• Tidak ada hasil yang ditemukan

eBook Tambang Terbuka

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "eBook Tambang Terbuka"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

IRFAN – Universitas Palangkaraya |http://dunia-atas.blogspot.com 1 I. Pengertian Tambang Terbuka

Tambang Terbuka (open pit mine) adalah bukaan yang dibuat dipermukaan tanah, betujuan untuk mengambil bijih dan akan dibiarkan tetap terbuka (tidak ditimbun kembali) selama pengambila bijih masih berlangsung.

Penambangan dengan metode tambag terbuka adalah suatu kegiatan penggalian bahan galian seperti batubara, ore (bijih), batu dan sebagainya dimana para pkerja secara langsung

berhubungna dengan udara luar dan iklim. Tambang terbuka (open pit mining) juga disebut degna open cut mining, adalah metode penambangan yang dipakai untuk menggali mineral deposit yang ada pada suatu batuan yang berada atau dekat permukaan.

Metode ini cocok dipakai untuk ore bodies yang berbentuk horizontal yang memungkinkan produkssi tinggi dengan ongkos rendah. Walaupun “stripping” termsuk dalam penambangan terbuka, namun strip minig biasanya dipakai untuk penambangan batubara dan quarry mining yang dipakai berhubungan dengan produksi non-metalic minerals, seperti dimension stone, rock aggregates,dll.

(2)

IRFAN – Universitas Palangkaraya |http://dunia-atas.blogspot.com 2 II. Pengelompokan Tambang Terbuka

Pada prinsipnya tambang terbuka dapat digolongkan ke dalam empat golongan : a. Open pit/Open mine/Open cut/Open cast

Adalah tambang terbuka yang diterpakan pada penambangan ore (bijih). Misalnya nikel, tembaga, dan lain-lain.

Tambang nikel GPS adalah salah satu tambang nikel yang berada di Maluku b. Strip Mine

Penerapan khusus endapan horizontal/sub-horizontal terutama untuk batubara, dapat juga endapan garam yang mendatar. Contoh Tambang Batubara di Tanjung Enim.

Tambang Batubara di Tanjung Enim c. Quarry

AdalahTambang terbuka yang diterapkan pada endapan mineral industri (industrial mineral). Contoh Tambang batu pualam di Tulung Agung.

d. Alluvial mining

Dapat dikatakan sebagai “placer Mining” ataupun di Australia disebut “Beach-mine” yaitu cara penambangan untuk endapan placer atau alluvial. Contoh tambang Cassiterite di Pulau Bangka, belitung dan sekitarnya.

(3)

IRFAN – Universitas Palangkaraya |http://dunia-atas.blogspot.com 3 III. Aktivitas Pertambangan Pada Tambang Terbuka

a) TAHAP PERSIAPAN

Kegiatan – kegiatan yang dilakukan pada awal proses pengambilan atau penambangan bahan galian terdiri dari tahap persiapan (pra penambangan), Kegiatan tersebut meliputi :

1. Pembuatan Jalan Rintasan

Jalan rintasan berfungsi sebagai jalur lewatnya alat – alat berat ke lokasi tambang, kemudian dikembangkan sebagai jalan angkut material dari front penambangan ke lokasi pabrik peremukan. Pembuatan jalan diguna-kan dengan memakai Bulldozer yang nantinya digunakan pula sebagai pengupasan lapisan penutup.

2. Pembersihan Lahan

Pekerjaan ini dilakukan sebelum tahap pengupasan lapisan tanah penutup dimulai. Pekerjaan ini meliputi pembabatan dan pengumpulan pohon yang tumbuh pada permukaan daerah yang akan ditambang dengan tujuan untuk membersihkan daerah tambang tersebut sehingga kegiatan penambangan dapat dilakukan dengan mudah tanpa harus terganggu dengan adanya gangguan tetumbuhan yang ada didaerah penambangan.

Kegiatan pembersihan ini dilakukan dengan menggunakan Bulldozer. Pembersihan dilakukan pada daerah yang akan ditambang yang mempunyai ketebalan overburden beberapa meter dengan menggunakan Bulldozer dan dilakukan secara bertahap sesuai dengan pengupasan lapisan tanah penutup.

(4)

IRFAN – Universitas Palangkaraya |http://dunia-atas.blogspot.com 4 3. Pengupasan Tanah Penutup

Pembuangan lapisan tanah penutup dimaksudkan untuk membersihkan endapan batu gamping yang akan digali dari semua macam pengotor yang menutupi permukaanya, sehingga akan mempermudah pekerjaan penggaliannya disamping juga

hasilnya akan relatif lebih bersih.

Lapisan tanah penutup pada daerah proyek terdiri atas dua jenis yaitu top soil dan lapisan overburden sehingga lapisan dilakukan terhadap lapisan top soil terlebih dahulu dan ditempatkan pada suatu daerah tertentu untuk tujuan reklamasi nantinya. Setelah lapisan top soil terkupas, selanjutnya dilakukan pengupasan pada lapisan overburden lalu didorong dan ditempatkan pada daerah tertentu dan sebagian lagi digunakan sebagai pengeras jalan. Kegiatan pengupasan dilakukan secara bertahap dengan menggunakan bulldozer

4. Persiapan Peralatan Tambang

Penambangan yang akan dilakukan difokuskan dengan menggunakan peralatan mekanis. Adapun alat yang digunakan diperlukan untuk menunjang kegiatan penambangan, yaitu :

 Bulldozer, yang digunakan untuk pembersihan lahan dan pengupasan lapisan tanah penutup.

(5)

IRFAN – Universitas Palangkaraya |http://dunia-atas.blogspot.com 5 pembongkaran keatas alat angkut.

Gambar Loader

 Dump Truck (Mining Truck) yang digunakan sebagai alat angkut hasil front penambangan ke tempat pabrik peremukan/penggerusan.

Gambar Dump Track

 Crushing Plant, yaitu suatu unit pengolahan yang berfungsi sebagai alat preparasi batu gamping dari front penambangan guna mendapatkan ukuran butiran yang diinginkan oleh pasar.

Gambar Crushing Plant

Gambar Drigline

(6)

IRFAN – Universitas Palangkaraya |http://dunia-atas.blogspot.com 6

Gambar Bucket Power Excavator

 Pembangkit Listrik, berfungsi sebagai sumber tenaga listrik yang akan dipakai sebagai penerangan, untuk alat pengolahan dan menggerakkan alat – alat yang bekerja didalam pabrik.

 Pompa Air, digunakan untuk memompa atau mengambil air guna memenuhi kebutuhan peralatan dan karyawan.

5. Persiapan Pabrik Peremukan

Pabrikan peremukan ini harus dibuat cukup luas agar dapat menampung material hasil penambangan sebelum proses peremukan. Dan proses ini terbagi lagi menjadi beberapa tahapan.

 Pemilihan Lokasi Peremukan dan Stock File

Pemilihan lokasi biasanya bedasarkan topografi daerahnya yang agak landai . Lokasi pabrik dipilih daerah yang relatif datar dan tanpa vegetasi sehingga hanya perlu proses atau pekerjaan perataan seperlunya saja. dan dekat dengan Infrastruktur yang ada seperti jalan, dan penerangan

 Pemasangan Alat Pada Pabrik Peremukan

Untuk penempatan mesin peremuk dibutuhkan pondasi yang cukup kuat agar dapat bertahan cukup lama sesuai dengan proyek yang diselenggarakan dan masalah konstruksi pondasi diborongkan kepada pihak kontraktor dengan pihak pemasok mesin peremuk sebagai konsultan

 Letak kantor

 Pusat Perawatan Alat

 Penerangan

 Sumber Air

(7)

IRFAN – Universitas Palangkaraya |http://dunia-atas.blogspot.com 7 penutup pada bagian atas cadangan batugamping terlaksana (arah kemajuan penambangan dari kontur atas ke bawah). Maka dapat dimulai kegiatan operasi penambangan.Kegiatan penambangan terbagi atas tiga kegiatan, yaitu pembongkaran, pemuatan dan pengangkutan. Adapun rincian dari ketiga kegiatan tersebut adalah: 1. Pembongkaran

Pembongkaran merupakan kegiatan untuk memisahkan antara endapan bahan galian dengan batuan induk yang dilakukan setelah pengupasan lapisan tanah penutup endapan batugamping tersebut selesai. Pembongkaran dapat dilakukan dengan menggunakan peledakan, peralatan mekanis maupun peralatan non mekanis.

2. Pemuatan

Pemuatan adalah kegiatan yang dilakukan untuk memasukkan atau mengisikan material atau endapan bahan galian hasil pembongkaran ke dalam alat angkut. Kegiatan pemuatan dilakukan setelah kegiatan penggusuran, pemuatan dilakukan dengan menggunakan alat muat Wheel Loader dan diisikan ke dalam alat angkut.

Kegiatan pemuatan bertujuan untuk memindahkan batugamping hasil pembongkaran kedalam alat angkut. Pengangkutan dilakukan dengan sistem siklus, artinya truck yang telah dimuati langsung berangkat tanpa harus menunggu truck yang lain dan setelah membongkar muatan langsung kembali ke lokasi penambangan untuk dimuati kembali.

(8)

IRFAN – Universitas Palangkaraya |http://dunia-atas.blogspot.com 8 Pengangkutan adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengangkut atau membawa material atau endapan bahan galian dari front penambangan dibawa ke tempat pengolahan untuk proses lebih lanjut. Kegiatan pengangkutan menggunakan Dump Truck yang kemudian dibawa ke tempat pengolahan untuk dilakukan proses peremukan (crushing), jumlah truk yang akan digunakan tergantung dari banyaknya material batugamping hasil peledakan yang akan diangkut.

c). PENGOLAHAN DAN PEMASARAN 1. Pengolahan,

Yaitu kegiatan yang bertujuan untuk menaikkan kadar atau mempertinggi mutu bahan galian yang dihasilkan dari tambang sampai memenuhi persyaratan untuk diperdagangkan atau dipakai sebagai bahan baku untuk bahan industri lain.

2. Pemasaran

Yaitu kegiatan yang bertujuan untuk menjual suatu produk kepada para pemakai produk atau konsumen dengan harga yang telah ditentukan atau berdasarkan atas perjanjian antara kedua belah pihak yang bersangkutan. Kegiatan pemasaran dilakukan setelah kegiatan pengolahan atau setelah syarat-syarat yang telah ditentukan oleh konsumen terhadap mutu produk terpenuhi.

d). REKLAMASI

Reklamasi merupakan pekerjaan-pekerjaan yang bertujuan untuk memperbaiki atau mengembalikan tata lingkungan hidup agar lebih berdaya guna. Usaha ini harus dilakukan setiap pengusaha (pengusaha pertambangan) sesuai peraturan pemerintah yang berlaku.

(9)

IRFAN – Universitas Palangkaraya |http://dunia-atas.blogspot.com 9  (http://marwanminer.blogspot.com/2010/02/tambang-terbuka.html)  (http://www.senyawa.com/2010/05/tambang-terbuka-open-pit.html)  (http://ssokoj.blogspot.com/2009/08/surface-mining.html)  (http://zakaria-jaya.blogspot.com/2009/12/tambang-terbuka-surface-mining.html)  (http://coalmodel.blogspot.com/)  (http://www.senyawa.com/2010/01/jenis-dan-fungsi-alat-berat.html)  (http://bortambang.naikdaun.com/2010/08/bucket-wheel-excavator-alat-tambang-raksasa/)  (http://sanggapramana.wordpress.com/category/alat-berat/)

(10)

IRFAN – Universitas Palangkaraya |http://dunia-atas.blogspot.com 10

Nama

:

IRFAN

TTl

:

Sampit, 19 Mei 1992

Status : Mahasiswa/ S1 Teknik Pertambangan Universitas : Universitas Palangkaraya – 2010/2011

Gambar

Gambar Bulldozer
Gambar Crushing Plant

Referensi

Dokumen terkait

PDAM Kota salatiga adalah perusahaan daerah air minum yang bekerja untuk menyediakan air bersih di kota Salatiga. Proses pencatatan meter di PDAM Kota Salatiga masih dilakukan

Penentuan daerah-daerah pengembangan Gandum di Indonesia seperti di Provinsi Sulawesi Utara penting untuk dilakukan dengan menggunakan model simulasi.. Model ini

Perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan variabel-variabel lain agardapat terinventarisir berbagai variabel yang dapat mempengaruhi atau mempunyai

Mengingat peran dan fungsi Rencana Kerja SKPD Sekretariat Daerah Kota Semarang, maka proses penyusunannya dilakukan secara terrencana, bertahap dan sistematis yang didasarkan

(3) Kewajiban Pemerintah Daerah untuk menambahkan modal disetor dalam rangka memenuhi modal dasar sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dapat dilakukan secara bertahap

Untuk pengujiaan tarik menggunakan kaca dengan ketebalan 4 mm dengan ukuran 225 x 130 mm dan mempunyai daerah pencetakan 165 x 70 mm, untuk pengujian impak menggunakan kaca

Untuk pengujiaan tarik menggunakan kaca dengan ketebalan 4 mm dengan ukuran 225 x 130 mm dan mempunyai daerah pencetakan 165 x 70 mm, untuk pengujian impak menggunakan kaca

Cara pembinaan masyarakat dapat dilakukan secara bertahap yakni, dilakukan sebelum daerah menjadi obyek agro wisata dan setelah daerahnya menjadi obyek agro wisata,