• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI CILACAP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI CILACAP"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Cilacap No. 28/04/3301/Th.III, 02 Mei 2016 Halaman 1 No. 28/04/3301/Th.III, 02 Mei 2016

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

DI CILACAP

Bulan April 2016 Deflasi 0,38 persen

 Pada bulan Arpil 2016 Kota Cilacap mengalami deflasi sebesar 0,38 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 124,84.

 Deflasi Kota Cilacap bulan April 2016 terjadi terutama disebabkan oleh adanya penurunan indeks pada dua kelompok pengeluaran yaitu kelompok bahan makanan yang mengalami penurunan indeks harga konsumen sebesar 0,82 persen dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan mengalami deflasi sebesar 2,25 persen. Sedangkan lima kelompok pengeluaran lainnya mengalami inflasi yaitu : kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 0,17 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar mengalami inflasi sebesar 0,09 persen; kelompok sandang mengalami inflasi sebesar

0,01 persen; kelompok kesehatan mengalami inflasi sebesar 0,29 persen; dan

kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga yang mengalami inflasi sebesar 0,02 persen

 Komoditas yang memberikan andil terhadap terjadinya deflasi antara lain berturut-turut dari lima terbesar adalah beras, bensin, cabai merah, cabai rawit dan angkutan

antar kota.

 Laju inflasi Kota Cilacap tahun kalender ( April 2016 terhadap Desember 2015) sebesar 0,38 persen dan laju inflasi tahun ke tahun “year on year“ (April 2016 terhadap April 2015) sebesar 3,38 persen.

 Dari 82 kota IHK Nasional 6 kota diantaranya berada di Jawa Tengah. Seluruh kota IHK dari Provinsi Jawa Tengah mengalami deflasi yaitu Kota Kudus sebesar 0,63 persen, Kota Tegal sebesar 0,63 persen, Kota Semarang sebesar 0,50 persen, Kota Purwokerto sebesar 0,45 persen, Kota Cilacap sebesar 0,38 persen dan Kota Surakarta sebesar 0,19 persen.

(2)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Cilacap No. 28/04/3301/Th.III, 02 Mei 2016 Halaman 2 Indeks harga konsumen merupakan salah satu indikator ekonomi yang sering digunakan untuk mengukur tingkat perubahan harga (inflasi/deflasi) di tingkat konsumen, khususnya di daerah perkotaan. Perubahan IHK dari waktu ke waktu menunjukkan pergerakan harga dari paket komoditas yang dikonsumsi oleh rumahtangga.

Pada bulan April 2016 dari enam kota SBH di Jawa Tengah seluruhnya mengalami deflasi yakni Kota Cilacap deflasi sebesar 0,38 persen dengan IHK 124,84; Kota Purwokerto deflasi sebesar 0,45 persen dengan IHK sebesar 120,76; Kota Kudus deflasi sebesar 0,63 persen dengan IHK 128,35; Kota Surakarta deflasi sebesar 0,19 persen dengan IHK sebesar 120,59, Kota Semarang deflasi sebesar 0,50 persen dengan IHK sebesar 121,74 dan Kota Tegal mengalami deflasi sebesar 0,63 persen dengan IHK sebesar 119,37.

Gambar 1.

Inflasi Kota Cilacap Bulan April 2016 Menurut Kelompok Pengeluaran

(Tahun 2012 = 100)

Perkembangan harga berbagai komoditas pada April 2016 secara umum di Kota Cilacap terjadi perubahan indeks harga di seluruh kelompok pengeluaran. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kabupaten Cilacap yang bertolak dari hasil survei harga konsumen, bahwa pada bulan April 2016 terjadi deflasi sebesar 0,38 persen atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 125,32 pada Maret 2016 menjadi 124,84 pada bulan April 2016. Laju inflasi Kota Cilacap tahun kalender (April 2016 terhadap Desember

UMUM; -0,38 Bhn Mkn; -0,82 Mak Jadi; 0,17 Perumahan; 0,09 Sandang; 0,01 Kesehatan; 0,29 Pendidikan; 0,02 Transpor; -2,25 -2,5 -2 -1,5 -1 -0,5 0 0,5

(3)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Cilacap No. 28/04/3301/Th.III, 02 Mei 2016 Halaman 3 2015) sebesar 0,38 persen, dan laju inflasi YoY “year on year“ (April 2016 terhadap April 2015) sebesar 3,38 persen.

Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga pada bulan April 2016 diantaranya adalah beras, bensin, cabai merah, cabai rawit, angkutan antar kota, jeruk,

tarip listrik, terong panjang, keramik, daging ayam ras, udang basah, kentang, solar, ketimun, anggur, kecangan, pepaya, cumi-cumi, emas perhiasan, tarip kendaraan travel, minyak goring, sandal karet, susu untuk balita, cat tembok, lele, kulkas/lemari es, cabai hijau, sepatu, minyak rambut, flash disk, telepon seluler, susu untuk bayi, celana panjang katun, cat kayu/cat besi, paku dan obat batuk.

Selain itu pada bulan April 2016 beberapa komoditas yang mengalami kenaikan

harga diantaranya adalah bawang merah, daging ayam kampung, bawang putih, tomat

sayur, kangkung, gula pasir, kontrak rumah, upah pembantu rumahtangga, sabun detergen bubuk/cair, kembung/gembung/banyar/gembolo/aso-aso, labu siam/jipang, besi beton, mie kering instan, sawi putih, tomat buah, pir, rokok kretek, buncis, obat gosok, shampo, apel, telur ayam ras, kopi bubuk, obat dengan resep, kol putih/kubis, pembersih lantai, martabak, belanak, baju kaos berkerah pria, rokok kretek filter, kusen, pengharum/pelembut cucian, wortel, montok, kerupuk udang, bandeng pindang, mesin cuci, bawal, sabun wajah, sabun cair,/cuci piring, mie, gula merah, kacang panjang, bayam, kue basah, mujair, sabun mandi, celana dalam wanita, bahan baju katun, payung, televisi berwarna, pembasmi nyamuk bakar, sepatu olah raga pria, ice cream, celana panjang jeans, sikat gigi, kaos dalam/singlet, semen, minuamn kesegaran, penyegar ruangan, kelapa, majalah berkala/dewasa, sabun mandi cair, hand body lotion, pompa air listrik, garam, tauge,/kecambah, bahan bakar rumah tangga, emping mentah, ikan asin belah, daging sapi, tepung terigu, ban luar motor, obat flu, celana dalam pria, setrika, rokok putih, susu cair kemasan, susu untuk tulang/manula, dan mie telor.

Pada bulan ini juga terdapat beberapa komoditas yang stabil diantaranya adalah bakso, tetelan sapi, gurameh, bandeng presto, ikan dalam kaleng dan lain-lain.

(4)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Cilacap No. 28/04/3301/Th.III, 02 Mei 2016 Halaman 4 Th. Kalender 2) YoY 3) (2) (3) (4) (5) (6) (7) UMUM / TOTAL 120,76 124,37 124,84 -0,38 0,38 3,38 I BAHAN MAKANAN 118,75 127,54 129,13 -0,82 1,25 8,74

II MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU

128,75 132,38 134,61 0,17 1,68 4,55

III PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS & BHN BAKAR

122,09 123,72 123,98 0,09 0,21 1,55

IV SANDANG 108,88 109,79 111,00 0,01 1,10 1,95

V KESEHATAN 110,35 113,33 114,21 0,29 0,78 3,50

VI PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAHRAGA

115,77 118,88 119,17 0,02 0,24 2,94

VII TRANSPOR, KOMUNIKASI & JASA KEUANGAN 124,17 125,27 120,96 -2,25 -3,44 -2,59 TABEL 1. KELOMPOK/SUB KELOMPOK (1) % Perub IHK 1) Inflasi

INDEKS HARGA KONSUMEN DAN LAJU INFLASI KOTA CILACAP

IHK Desember 2015 BULAN APRIL 2016 (TAHUN DASAR 2012 = 100) IHK April 2015 IHK April 2016

1) Persentase perubahan IHK April 2016 terhadap IHK bulan sebelumnya 2) Persentase perubahan IHK April 2016 terhadap IHK Desember 2015 3) Persentase perubahan IHK April 2016 terhadap IHK April 2015

Gambar 2.

Inflasi Kota Cilacap Tahun ke Tahun (YoY) Bulan April 2016 Menurut Kelompok Pengeluaran

(Tahun 2012 = 100) 3,38 8,74 4,55 1,55 1,95 3,5 2,94 -2,59 -4 -2 0 2 4 6 8 10 UMUM Bahan

(5)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Cilacap No. 28/04/3301/Th.III, 02 Mei 2016 Halaman 5

URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN 1. KELOMPOK BAHAN MAKANAN

Pada bulan April 2016 kelompok bahan makanan mengalami deflasi 0,82 persen; atau terjadi penurunan indeks harga konsumen dari bulan Maret 2016 sebesar 130,20 menjadi 129,13 pada bulan April 2016. Kelompok bahan makanan terdiri dari 11 subkelompok pengeluaran, 4 sub kelompok mengalami deflasi, 6 sub kelompok mengalami inflasi dan 1 subkelompok stabil.

Deflasi pada kelompok bahan makanan tertinggi pada sub kelompok padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya yang mengalami deflasi sebesar 3,89 persen. Subkelompok lainnya yang mengalami deflasi adalah subkelompok bumbu-bumbuan deflasi sebesar 2,43 persen; subkelompok buah-buahan deflasi sebesar

0,88 persen; dan

subkelompok lemak dan minyak deflasi sebesar 0,19 persen. Subkelompok yang mengalami inflasi atau kenaikan indeks harga konsumen yaitu subkelompok sayur-sayuran mengalami kenaikan indeks/inflasi sebesar 4,54 persen; subkelompok daging dan hasil-hasilnya mengalami inflasi sebesar 2,50 persen; subkelompok bahan makanan lainnya inflasi sebesar 1,84 persen; subkelompok ikan segar inflasi sebesar 0,49 persen; subkelompok ikan diawetkan inflasi sebesar 0,46 persen; dan subkelompok telur, susu dan hasil-hasilnya

Kelompok/Subkelompok Pengeluaran IHK Bulan April 2016 % Perubahan Inflasi Th. Kalender Inflasi YoY BAHAN MAKANAN 129,13 -0,82 1,25 3,38 Padi-padian, Umbi-umbian dan hasilny a 120,23 -3,89 -4,03 8,74 Daging dan hasil-hasilny a 145,76 2,50 -1,16 2,73

Ikan segar 109,12 0,49 2,02 12,33

Ikan diaw etkan 125,28 0,46 0,65 3,40 Telur, susu, dan hasilny a 111,8 0,17 -3,94 4,50 Say ur-say uran 110,21 4,54 1,54 0,75 Kacang-kacangan 137,75 0,00 0,08 19,20

Buah-buahan 182,73 -0,88 3,85 0,02

Bumbu-bumbuan 173,31 -2,43 23,14 11,66 Lemak dan Miny ak 97,99 -0,19 -0,93 40,12 Bahan makanan lainny a 138,46 1,84 4,35 3,91

T a b e l 2

I H K d a n I n fl a s i K o t a Ci l a c a p M e n u r u t K e l o m p o k Ba h a n M a ka n a n

b u l a n A p r i l 2016 (T a h u n 2012=100)

(6)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Cilacap No. 28/04/3301/Th.III, 02 Mei 2016 Halaman 6 mengalami inflasi sebesar 0,17 persen. Satu subkelompok yakni kacang-kacangan pada bulan April stabil.

Komoditas yang mengalami penurunan harga sehingga berperan menimbulkan perubahan pada angka indeks harga konsumen kelompok bahan makanan di bulan April 2016 diantaranya adalah beras, cabai merah, cabai rawit,

jeruk, terong panjang, daging ayam ras, udang basah, kentang, ketimun, anggur, kecangan, pepaya, cumi-cumi, minyak goring, susu untuk balita, lele, cabai hijau dan susu untuk bayi. Sedangkan komoditas yang mengalami kenaikan harga diantaranya

adalah bawang merah, daging ayam kampung, bawang putih, tomat sayur, kangkung,

kembung/gembung/banyar/gembolo/aso-aso, labu siam/jipang, mie kering instan, sawi putih, tomat buah, pir, buncis, apel, telur ayam ras, kol putih/kubis, belanak, wortel, montok, kerupuk udang, bandeng pindang, bawal, gula merah, kacang panjang, bayam, mujair, kelapa, tauge,/kecambah, garam, daging sapi, ikan asin belah, emping mentah, mie telor, susu untuk tulang/manula, dan susu cair kemasan.

2. KELOMPOK MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK DAN TEMBAKAU

Pada bulan April 2016 kelompok makanan jadi, minuman rokok dan tembakau mengalami inflasi 0,17 persen; atau terjadi kenaikan indeks dari bulan Maret 2016 sebesar 134,38 menjadi 134,61 di bulan April 2016. Dari tiga subkelompok, semua subkelompok mengalami inflasi yaitu subkelompok makanan jadi mengalami inflasi sebesar 0,05 persen; subkelompok minuman yang tidak beralkohol inflasi sebesar 0,64 persen dan subkelompok tembakau dan minuman beralkohol mengalami inflasi sebesar 0,19 persen.

Komoditas yang berperan menimbulkan kenaikan harga pada kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau di bulan April 2016 diantaranya

Komoditas IHK Inflasi Inflasi Thn. Kalender

Inflasi YoY MAKANAN JADI, MINUMAN, 134,61 0,17 1,68 4,55 ROKOK DAN TEMBAKAU

Makanan Jadi 131,52 0,05 0,95 2,25 Minuman Yang Tidak Beralkohol 131,83 0,64 1,93 5,04 Tembakau Dan Minuman Beralkohol 145,92 0,19 3,51 10,83

Tabel 3. IHK dan Inflasi Kota Cilacap

Menurut Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau April 2016

(7)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Cilacap No. 28/04/3301/Th.III, 02 Mei 2016 Halaman 7 Komoditas IHK Inflasi Inflasi Thn.

Kalender Inflasi

YoY PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS & BHN BAKAR 123,98 0,09 0,21 1,55

Biaya Tempat Tinggal 118,88 0,06 -0,32 -0,06

Bahan Bakar, Penerangan Dan Air 129,44 -0,53 -1,21 0,47

Perlengkapan Rumahtangga 125,29 0,06 1,33 3,64

Penyelenggaraan Rumahtangga 133,51 1,24 3,76 7,93

(Tahun 2012 = 100) Tabel 4. IHK dan Inflasi Kota Cilacap

Menurut Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar Bulan April 2016

adalah gula pasir, rokok kretek, kopi bubuk, martabak, rokok kretek filter, mie, kue

basah, ice cream, minuman kesegaran dan rokok putih.

3. KELOMPOK PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS DAN BAHAN BAKAR

Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar selama bulan April 2016 mengalami inflasi sebesar 0,09 persen; atau terjadi kenaikan indeks dari bulan Maret 2016 sebesar 123,87 menjadi 123,98 pada April 2016. Dari empat subkelompok pengeluaran yang ada, tiga subkelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yakni subkelompok biaya tempat tinggal deflasi sebesar 0,06 persen,

subkelompok perlengkapan rumah tangga mengalami inflasi sebesar 0,06 persen; dan subkelompok penyelenggaraan rumah tangga inflasi sebesar 1,24 persen. Satu subkelompok yaitu subkelompok bahan bakar, penerangan dan air deflasi sebesar 0,53 persen.

Inflasi selama bulan April 2016 pada kelompok perumahan, listrik, gas dan air minum dipicu oleh perubahan/kenaikan indeks harga konsumen pada beberapa komoditas diantaranya adalah komoditas kontrak rumah, sabun detergen bubuk/cair,

upah pembantu rumahtangga, besi beton, pembersih lantai, kusen,

pengharum/pelembut cucian, mesin cuci, sabun cair/cuci piring, pembasmi nyamuk bakar, semen, penyegar ruangan, pompa air listrik, bahan bakar rumahtangga dan setrika. Disamping itu ada beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga

diantaranya tarip listrik, keramik, cat tembok, kulkas/lemari es, paku dan cat kayu/cat

(8)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Cilacap No. 28/04/3301/Th.III, 02 Mei 2016 Halaman 8

Komoditas IHK Inflasi Inflasi Thn.

Kalender Inflasi YoY SANDANG 111,00 0,01 1,10 1,95 Sandang laki-laki 112,29 0,08 1,36 1,78 Sandang wanita 121,83 0,15 0,89 2,82 Sandang anak-anak 113,51 -0,04 0,52 1,57

Barang pribadi dan sandang lain 99,88 -0,12 1,66 1,64

(Tahun 2012 = 100) Tabel 5. IHK dan Inflasi Kota Cilacap Menurut Kelompok Sandang Bulan April 2016

4. KELOMPOK SANDANG

Kelompok sandang selama bulan April 2016 mengalami inflasi sebesar 0,01 persen atau terjadi kenaiknan indeks harga konsumen dari bulan Maret 2016 sebesar 110,99 menjadi 111,00 di bulan April 2016. Dari empat subkelompok pengeluaran dua subkelompok mengalami inflasi yakni subkelompok pengeluaran sandang laki-laki yang mengalami inflasi sebesar 0,08 persen; dan subkelompok sandang wanita mengalami inflasi sebesar 0,15 persen. Sedangkan dua subkelompok lainnya yakni subkelompok sandang anak-anak wanita mengalami deflasi sebesar 0,04 persen dan subkelompok barang pribadi dan sandang lain mengalami deflasi sebesar 0,12 persen.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga selama bulan April 2016 dalam kelompok pengeluaran ini antara lain adalah baju kaos berkerah pria, bahan baju

katun, celana dalam wanita, payung, celana panjang jeans wanita, kaos dalam/ singlet dan celana dalam pria. Disamping itu ada komoditas yang mengalami

penurunan harga yaitu emas perhiasan, sandal karet, sepatu dan celana panjang

katun.

5. KELOMPOK KESEHATAN

Kelompok kesehatan selama bulan April 2016 mengalami perubahan indeks harga konsumen/inflasi sebesar 0,29 persen dengan angka Indeks Harga Konsumen di bulan April 2016 sebesar 114,21. Angka indeks ini naik dibandingkan kondisi bulan

(9)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Cilacap No. 28/04/3301/Th.III, 02 Mei 2016 Halaman 9 sebelumnya Maret 2016 yang sebesar 113,88. Dari empat subkelompok pengeluaran, dua subkelompok mengalami inflasi yaitu subkelompok obat-obatan (0,76 persen) dan subkelompok perawatan jasmani dan kosmetika (0,41 persen). Sedangkan dua subkelompok lainnya yaitu subkelompok jasa kesehatan dan subkelompok perawatan jasmani dan kosmetika selama bulan April 2016 stabil. Inflasi tahun kalender dan inflasi tahun ke tahun year on year (YoY) pada kelompok pengeluaran ini masing-masing sebesar 0,78 persen dan YoY sebesar 3,50 persen.

6. KELOMPOK PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAHRAGA

Kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga selama bulan April 2016 mengalami perubahan indeks harga konsumen/inflasi sebesar 0,02 persen dengan IHK sebesar 119,17. Dari lima subkelompok pengeluaran, dua subkelompok pengeluaran mengalami inflasi yakni subkelompok rekreasi yang mengalami inflasi sebesar 0,04 persen; dan subkelompok olah raga inflasi sebesar 0,45 persen. Subkelompok yang stabil selama bulan April yaitu subkelompok pendidikan, subkelompok kursus-kursus/pelatihan dan subkelompok perlengkapan/peralatan pendidikan. Inflasi tahun kalender maupun inflasi tahun ke tahun (YoY) pada kelompok pendidikan bulan April 2016 masing-masing sebesar 0,24 persen dan 2,94 persen. Selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 6.

(10)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Cilacap No. 28/04/3301/Th.III, 02 Mei 2016 Halaman 10

Komoditas IHK Inflasi Inflasi th.

Kalender Inflasi YoY KESEHATAN 114,21 0,29 0,78 3,50 Jasa Kesehatan 107,07 0,00 0,27 1,26 Obat-obatan 117,56 0,76 0,47 7,63

Jasa Perawatan Jasmani 131,18 0,00 3,97 7,98

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 120,14 0,41 1,16 3,16

PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAHRAGA 119,17 0,02 0,24 2,94

Jasa Pendidikan 115,56 0,00 0,00 2,57

Kursus-Kursus / Pelatihan 143,25 0,00 0,70 12,97

Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 115,00 0,00 -0,16 -0,22

Rekreasi 122,06 0,04 0,85 0,67

Olahraga 141,58 0,45 2,25 18,50

(Tahun 2012 = 100) Tabel 6.

IHK dan Inflasi Kota Cilacap

Kelompok Kesehatan dan Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga Bulan April 2016

Komoditas IHK Inflasi Inflasi th. Kalender

Inflasi YoY TRANSPOR, KOMUNIKASI & JASA KEUANGAN 120,96 -2,25 -3,44 -2,59

Transpor 134,36 -3,46 -5,61 -4,33

Komunikasi Dan Pengiriman 98,41 -0,01 0,14 -0,76

Sarana Dan Penunjang Transpor 110,88 0,01 1,97 4,04

Jasa Keuangan 125,57 0,00 1,82 1,82

(Tahun 2012 = 100) Tabel 7.

IHK dan Inflasi Kota Cilacap

Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan Bulan April 2016

7. KELOMPOK TRANSPOR, KOMUNIKASI DAN JASA KEUANGAN

Kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan selama bulan April 2016 mengalami deflasi sebesar 2,25 persen; atau terjadi penurunan indeks harga konsumen dari bulan Maret 2016 sebesar 123,74 menjadi 120,96 di bulan April 2016. Dari empat subkelompok yang ada, dua subkelompok mengalami deflasi yakni subkelompok transport deflasi sebesar 3,46 dan subkelompok komunikasi dan pengiriman deflasi sebesar 0,01 persen. Satu subkelompok mengalami inflasi yaitu

(11)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Cilacap No. 28/04/3301/Th.III, 02 Mei 2016 Halaman 11 subkelompok sarana dan penunjang transport mengalami inflasi sebsar 0,01 persen, sedangkan satu subkelompok jasa keuangan stabil selama bulan April 2016. Inflasi tahun kalender dan inflasi tahun ke tahun (YoY) kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan masing-masing sebesar -3,44 persen dan -2,59 persen. Selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 7.

Gambar 3.

Inflasi 6 Kota Di Jawa Tengah Bulan April 2016 (Tahun 2012 = 100) -0,70 -0,60

-0,50

-0,40

-0,30 -0,20 -0,10 0,00 Cilacap; 0,38 Purwokerto; 0,45 Kudus; 0,63 Surakarta; 0,19 Semarang; 0,50 Tegal; 0,63

(12)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Cilacap No. 28/04/3301/Th.III, 02 Mei 2016 Halaman 12 Kota Cilacap Kota Purwokerto Kota Kudus Kota Surakarta Kota Semarang Kota Tegal Jawa Tengah Nasional (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) Jan 2015 -0,26 -0,13 -0,36 -0,20 -0,48 -0,10 -0,35 -0,24 Feb 2015 -0,12 -0,67 -0,39 -0,91 -0,67 -0,35 -0,62 -0,36 Mart 2015 0,01 0,05 -0,02 0,12 0,25 0,18 0,16 0,17 Aprl 2015 0,02 0,15 0,21 0,35 0,17 -0,10 0,17 0,36 Mei 2015 0,47 0,47 0,45 0,37 0,54 0,74 0,51 0,49 Juni 2015 0,43 0,57 0,56 0,53 0,64 0,89 0,61 0,54 Juli 2015 0,99 0,84 0,88 0,96 0,91 0,93 0,92 0,93 Agst 2015 0,24 0,13 0,60 0,19 0,28 0,38 0,29 0,39 Sept 2015 0,06 -0,02 0,28 -0,45 -0,18 -0,14 -0,15 -0,05 Okt 2015 -0,23 0,02 -0,11 0,26 -0,16 0,29 -0,04 -0,08 Nov 2015 0,20 0,16 0,21 0,32 0,21 0,24 0,23 0,21 Des 2015 0,80 0,93 0,93 0,99 1,04 0,94 0,99 0,96 Th Kal Des '15 2,63 2,52 3,28 2,56 2,56 3,95 2,73 3,35 YoY Des 2015 2,63 2,52 36,28 2,56 2,56 3,95 2,73 3,35 Jan 2016 0,76 0,57 0,44 0,52 0,39 0,62 0,48 0,51 Feb 2016 -0,11 -0,29 -0,23 -0,11 -0,30 -0,21 -0,24 -0,09 Mart 2016 0,11 0,55 0,51 0,42 0,39 0,32 0,39 0,19 Apr 2016 -0,38 -0,45 -0,63 -0,19 -0,50 -0,63 -0,46 -0,45 Th Kal Mart '16 0,38 0,37 0,09 0,63 -0,02 0,09 0,17 0,16 YoY Mart 2016 3,38 3,51 3,95 3,87 3,29 4,44 3,56 3,60 Bula n La ju Infla si Ta bel 8. La ju Infla si 6 Kota SBH di Ja wa Tenga h, Infla si Ja wa Tenga h da n Infla si Na siona l

(13)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Cilacap No. 28/04/3301/Th.III, 02 Mei 2016 Halaman 13

NO. KOTA IHK % Perub. NO. KOTA IHK % Perub.

(1) (2) (3) (4) (1) (2) (3) (4)

1 MEULABOH 122,01 -0,14 42 KEDIRI 120,73 -0,45

2 BANDA ACEH 115,46 -1,09 43 MALANG 123,20 -0,40

3 LHOKSEUMAWE 117,80 -0,39 44 PROBOLINGGO 121,34 -0,16

4 SIBOLGA 124,29 -1,79 45 MADIUN 120,67 -0,08

5 PEMATANG SIANTAR 126,20 -0,66 46 SURABAYA 122,49 -0,15

6 MEDAN 125,87 -1,22 47 TANGERANG 130,20 -0,66 7 PADANGSIDIMPUAN 120,67 -0,69 48 CILEGON 126,31 -0,50 8 PADANG 127,72 -0,92 49 SERANG 129,22 -0,70 9 BUKITTINGGI 121,09 -1,59 50 SINGARAJA 131,14 -0,06 10 TEMBILAHAN 127,02 -0,36 51 DENPASAR 120,08 -0,20 11 PEKANBARU 121,61 -1,26 52 MATARAM 121,80 -0,51 12 DUMAI 123,43 -0,64 53 BIMA 126,99 -0,12 13 BUNGO 121,23 -0,12 54 MAUMERE 117,16 -0,29 14 JAMBI 121,01 -1,45 55 KUPANG 125,75 0,09 15 PALEMBANG 120,82 -0,19 56 PONTIANAK 129,89 -0,51 16 LUBUKLINGGAU 120,37 -0,75 57 SINGKAWANG 122,66 -0,19 17 BENGKULU 128,10 -0,84 58 SAMPIT 123,27 -0,46

18 BANDAR LAMPUNG 123,26 -0,76 59 PALANGKARAYA 120,34 -0,29

19 METRO 130,78 -0,80 60 TANJUNG 124,17 -0,16

20 TANJUNG PANDAN 126,79 -0,66 61 BANJARMASIN 122,84 0,04 21 PANGKAL PINANG 124,55 -0,95 62 BALIKPAPAN 126,16 -0,40

22 BATAM 121,88 -0,85 63 SAMARINDA 126,16 -0,30

23 TANJUNG PINANG 122,47 -1,39 64 TARAKAN 132,98 0,45

24 DKI JAKARTA 123,41 -0,27 65 MANADO 122,84 -0,87

25 BOGOR 122,58 -0,33 66 PALU 123,76 -0,53 26 SUKABUMI 122,01 -0,50 67 BULUKUMBA 126,65 -0,42 27 BANDUNG 122,21 -0,17 68 WATAMPONE 118,06 -0,18 28 CIREBON 119,11 -0,14 69 MAKASSAR 123,91 -0,39 29 BEKASI 119,94 -0,61 70 PARE-PARE 119,14 -0,53 30 DEPOK 121,50 -0,36 71 PALOPO 121,15 -0,37 31 TASIKMALAYA 121,62 -0,32 72 KENDARI 119,43 -0,62 32 CILACAP 124,84 -0,38 73 BAU-BAU 126,00 -0,74 33 PURWOKERTO 120,76 -0,45 74 GORONTALO 120,11 -0,32 34 KUDUS 128,35 -0,63 75 MAMUJU 122,12 -0,09 35 SURAKARTA 120,59 -0,19 76 AMBON 120,67 -1,07 36 SEMARANG 121,74 -0,50 77 TUAL 136,09 0,22 37 TEGAL 119,37 -0,63 78 TERNATE 127,71 0,05 38 YOGYAKARTA 120,81 -0,16 79 MANOKWARI 115,89 -0,17 39 JEMBER 120,43 -0,46 80 SORONG 123,97 -0,44 40 BANYUWANGI 120,45 -0,61 81 MERAUKE 127,22 -0,66 41 SUMENEP 120,33 -0,39 82 JAYAPURA 124,68 -0,32

INFLASI 82 KOTA DI INDONESIA BULAN : MARET 2016

Referensi

Dokumen terkait

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model yang dikembangkan dapat digunakan untuk menggolongkan mangga Gedong gincu berdasarkan rasio kandungan gula asam dengan

Composite yang dilakukan pada Adobe After Effect merupakan penggabungan semua bahan grafis yang sudah dianimasikan satu persatu dengan background dan pemberian transisi

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran Fisika berupa permainan Gasik pada pokok materi Cahaya untuk siswa SMP kelas VIII dengan kriteria

Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas model Kurt Lewin yang dilakukan sebanyak dua siklus untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep siswa materi

H0: Hubungan daya tarik pesan moral iklan Traveloka dengan minat pelanggan yang tidak signifikan.. H1: Hubungan daya tarik pesan moral iklan Traveloka dengan minat

Secara singkat bilangan muncul akibat kebutuhan manusia. Bilangan yang pertama kali dikenal adalah bilangan asli. Bilangan ini muncul akibat kebutuhan manusia

Sistematika penulisan artikel kupasan terdiri dari : Judul dan Nama Penulis lengkap dengan alamat pos (ditulis sentris), diikuti oleh Abstract (dengan keywords); Abstrak (dengan

Adapun batasan masalah dalam pembuatan laporan berdasarkan dengan kerja praktek yang telah dilakukan yaitu, penulis hanya melakukan analisis pada prosedur pengiriman paket di