(8 OKTOBER 2021 - 14 OKTOBER 2021)
SOAL UU KESEHATAN
1. Siapa yang seharusnya bertanggung jawab melakukan upaya pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan penyakit menular serta akibat yang ditimbulkan?
a. Masyarakat dan tenaga kesehatan
b. Tenaga kesehatan dan tenaga non kesehatan c. Pemerintah
d. Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat e. Tenaga kesehatan
Jawaban: D Pembahasan
BAB X PENYAKIT MENULAR DAN TIDAK MENULAR Bagian Kesatu Penyakit Menular
Pasal 152 (1) Pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat bertanggung jawab melakukan upaya pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan penyakit menular serta akibat yang ditimbulkannya
Sumber
https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/UU_36_2009_Kesehatan.pdf
2. Lingkungan sehat mencakup lingkungan pemukiman, tempak kerja, tempat rekreasi, serta tempat dan fasilitas umum. Lingkungan sehat bebas dari unsur-unsur yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan antara lain, kecuali…
a. Limbah cair, limbah padat, limbah gas
b. Sampah yang tidak diproses sesuai dengan persyaratan c. Binatang pembawa penyakit
d. Kebisingan yang melebihi ambang batas e. Pohon besar yang membahayakan
Jawaban: E Pembahasan
Lingkungan sehat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) bebas dari unsur-unsur yang menimbulkan gangguan kesehatan, antara lain: a. limbah cair; b. limbah padat; c. limbah gas;
d. sampah yang tidak diproses sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan pemerintah; e.
binatang pembawa penyakit; f. zat kimia yang berbahaya; g. kebisingan yang melebihi ambang batas; h. radiasi sinar pengion dan non pengion; i. air yang tercemar; j. udara yang tercemar; dan k. makanan yang terkontaminasi.
Sumber
https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/UU_36_2009_Kesehatan.pdf
3. Pembangunan kesehatan diselenggarakan dengan berasaskan, kecuali…
a. Perikemanusiaan, keseimbangan, manfaat
b. Perlindungan, penghormatan terhada hak dan kewajiban c. Keadilan
d. Gender dan nondiskriminatif dan norma-norma agama e. Keselarasan, kesejahteraan, dan kehormatan
Jawaban: E Pembahasan
Pembangunan kesehatan diselenggarakan dengan berasaskan perikemanusiaan, keseimbangan, manfaat, pelindungan, penghormatan terhadap hak dan kewajiban, keadilan, gender dan nondiskriminatif dan norma-norma agama
Sumber
https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/UU_36_2009_Kesehatan.pdf
4. Setiap orang berhak atas kesehatan, tercantum dalam Undang-Undang No 36 Tahun 2009 Pasal…
a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5
Jawaban: D Pembahasan
BAB III HAK DAN KEWAJIBAN Bagian Kesatu
Hak Pasal 4
Setiap orang berhak atas kesehatan Sumber
https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/UU_36_2009_Kesehatan.pdf
5. Setiap orang berhak menerima atau menolah sebagian atau seluruh tindakan pertolongan yang akan diberikan kepadanya setelah menerima dan memahami informasi mengenai tindakan tersebut secara lengkap adapun hak menerima atau menolak sebagaimana dimaksud tidak berlaku pada…
a. Dalam keadaan gawat darurat
b. Dalam situasi dan kondisi keterpaksaan
c. Penderita dengan penyakit yang dapat secara cepat menular ke dalam masyarakat luas d. Keadaan sehat
e. Keadaan sadar
Jawaban: C Pembahasan
Paragraf Kedua Perlindungan Pasien Pasal 56
(1) Setiap orang berhak menerima atau menolak sebagian atau seluruh tindakan pertolongan yang akan diberikan kepadanya setelah menerima dan memahami informasi mengenai tindakan tersebut secara lengkap.
(2) Hak menerima atau menolak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak berlaku pada: a.
penderita penyakit yang penyakitnya dapat secara cepat menular ke dalam masyarakat yang lebih luas; b. keadaan seseorang yang tidak sadarkan diri; atau c. gangguan mental berat.
Sumber
https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/UU_36_2009_Kesehatan.pdf
6. Pelayanan kesehatan dalam keluarga berencana dimaksudkan untuk…
a. Pengaturan kehamilan bagi PUS untuk membentuk generasi penerus yang sehat dan cerdas b. Penghentian kehamilan bagi PUS untuk membentuk generasi penerus yang sehat dan
cerdas
c. Penambahan kehamilan bagi PUS untuk membentuk generasi penerus yang sehat dan cerdas
d. Pengurangan kehamilan bagi PUS untuk membentuk generasi yang sehat dan cerdas e. Penjaminan kehamilan bagi PUS untuk membentuk generasi yang sehat dan cerdas
Jawaban: A Pembahasan
Pelayanan kesehatan dalam keluarga berencana dimaksudkan untuk pengaturan kehamilan bagi pasangan usia subur untuk membentuk generasi penerus yang sehat dan cerdas.
Sumber
https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/UU_36_2009_Kesehatan.pdf
7. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut dilakukan untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam bentuk peningkatan kesehatan gigi, pencegahan penyakit gigi, pengobatan penyakit gigi, dan pemulihan kesehatan gigi terdapat dalam Undang-Undang No 36 Tahun 2009…
a. Pasal 90 b. Pasal 91 c. Pasal 92
d. Pasal 93 e. Pasal 94
Jawaban: D Pembahasan
Bagian Kedua Belas Kesehatan Gigi dan Mulut Pasal 93 (1) Pelayanan kesehatan gigi dan mulut dilakukan untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam bentuk peningkatan kesehatan gigi, pencegahan penyakit gigi, pengobatan penyakit gigi, dan pemulihan kesehatan gigi oleh Pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau masyarakat yang dilakukan secara terpadu, terintegrasi dan berkesinambungan.
Sumber
https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/UU_36_2009_Kesehatan.pdf
8. Kesehatan matra sebagai bentuk khusus upaya kesehatan diselenggarakan untuk mewujudkan derajat yang setinggi-tingginya dalam lingkungan matra yang serba berubah maupun di lingkungan darat, laut, dan udara. Kesehatan matra tersebut meliputi…
a. Kesehatan tenaga professional, kesehatan masyarakat
b. Kesehatan lapangan, kesehatan kelautan dan bawah air, serta kesehatan kedirgantaraan c. Kesehatan maritim
d. Kesehatan tenaga pegawai negeri sipil, kesehatan tenaga professional e. Seluruh kesehatan pegawai pemerintah maupun swasta
Jawaban: B Pembahasan
(1) Kesehatan matra sebagai bentuk khusus upaya kesehatan diselenggarakan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dalam lingkungan matra yang serba berubah maupun di lingkungan darat, laut, dan udara. (2) Kesehatan matra meliputi kesehatan lapangan, kesehatan kelautan dan bawah air, serta kesehatan kedirgantaraan. (3) Penyelenggaraan kesehatan matra harus dilaksanakan sesuai dengan standar dan persyaratan.
Sumber
https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/UU_36_2009_Kesehatan.pdf
9. Upaya perbaikan gizi dilakukan pada seluruh siklus kehidupan sejak dalam kandungan sampai dengan lanjut usia dengan prioritas kepada kelompok rawan, kecuali…
a. Bayi dan balita b. Remaja perempuan c. Ibu hamil
d. Ibu bersalin e. Ibu menyusui
Jawaban: D
Pembahasan
(1) Upaya perbaikan gizi dilakukan pada seluruh siklus kehidupan sejak dalam kandungan sampai dengan lanjut usia dengan prioritas kepada kelompok rawan: a. bayi dan balita; b.
remaja perempuan; dan c. ibu hamil dan menyusui Sumber
https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/UU_36_2009_Kesehatan.pdf
10. Seseorang yang dengan sengaja melakukan bedah plastik dan rekonstruksi untuk tujuan mengubah identitas seseorang maka…
a. Diperbolehkan b. Dianjurkan c. Sangat dianjurkan d. Diancam pidana
e. Sesuai kebutuhan, tidak dianjurkan tidak dilarang
Jawaban: D Pembahasan
Setiap orang yang dengan sengaja melakukan bedah plastik dan rekonstruksi untuk tujuan mengubah identitas seseorang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 diancam dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)
Sumber
https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/UU_36_2009_Kesehatan.pdf
11. Fungsi sistem jantung-sirkulasi dan sistem pernafasan terbukti telah berhenti secara permanen, atau apabila kematian batang otak telah dapat dibuktikan merupakan pengertian dari…
a. Seseorang dinyatakan kritis b. Seseorang dinyatakan koma c. Seseorang dinyatakan mati d. Seseorang dinyatakan mati suri e. Seseorang dinyatakan gawat darurat
Jawaban: C Pembahasan
Seseorang dinyatakan mati apabila fungsi sistem jantungsirkulasi dan sistem pernafasan terbukti telah berhenti secara permanen, atau apabila kematian batang otak telah dapat dibuktikan.
Sumber
https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/UU_36_2009_Kesehatan.pdf
12. Siapa yang wajib melakukan pengobatan dan perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan bagi penderita gangguan jiwa yang terlantar, menggelandang, mengancam keselamatan dirinya dan/atau orang lain, dan/atau mengganggu ketertiban, dan/atau keamanan umum?
a. Tenaga kesehatan b. Tenaga profesional
c. Satpol PP, warga, tenaga kesehatan
d. Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat e. Semua pihak dari semua kalangan
Jawaban: D Pembahasan
Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat wajib melakukan pengobatan dan perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan bagi penderita gangguan jiwa yang terlantar, menggelandang, mengancam keselamatan dirinya dan/atau orang lain, dan/atau mengganggu ketertiban dan/atau keamanan umum
Sumber
https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/UU_36_2009_Kesehatan.pdf
13. Uji coba pada manusia harus dilakukan dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan yang bersangkutan. Penelitian dan pengembangan yang menggunakan manusia sebagai subjek harus mendapatkan…
a. Surat ijin b. Surat kuasa c. Informed consent d. Informed choice e. Surat perjanjian
Jawaban: C Pembahasan
Uji coba pada manusia harus dilakukan dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan yang bersangkutan. Penelitian dan pengembangan yang menggunakan manusia sebagai subjek harus mendapat informed consent. Sebelum meminta persetujuan subyek penelitian, peneliti harus memberikan informasi mengenai tujuan penelitian dan pengembangan kesehatan serta penggunaan hasilnya, jaminan kerahasiaan tentang identitas dan data pribadi, metode yang digunakan, risiko yang mungkin timbul dan hal lain yang perlu diketahui oleh yang bersangkutan dalam rangka penelitian dan pengembangan kesehatan.
Sumber
https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/UU_36_2009_Kesehatan.pdf
14. Yang dimaksud dengan pemberian air susu ibu eksklusif dalam ketentuan ini adalah pemberian hanya air susu ibu selama 6 bulan, dan dapat terus dilanjurkan sampai dengan usia…
a. 1 tahun b. 2 tahun c. 3 tahun d. 4 tahun e. 5 tahun
Jawaban: B Pembahasan
Yang dimaksud dengan “pemberian air susu ibu ekslusif” dalam ketentuan ini adalah pemberian hanya air susu ibu selama 6 bulan, dan dapat terus dilanjutkan sampai dengan 2 (dua) tahun dengan memberikan makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) sebagai tambahan makanan sesuai dengan kebutuhan bayi.
Sumber
https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/UU_36_2009_Kesehatan.pdf
15. Aborsi hanya dapat dilakukan … kecuali …
a. Sebelum kehamilan berumur 6 minggu dalam hal kedaruratan medis
b. Oleh tenaga kesehatan yang memiliki keterampilan, kewenangan yang memiliki sertifikat yang ditetapkan oleh menteri
c. Dengan izin suami kecuali korban perkosaan d. Dengan persetujuan ibu hamil yang bersangkutan e. Dengan persetujuan kepala desa, RT, dan RW
Jawaban: E Pembahasan
Larangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dikecualikan berdasarkan: a. indikasi kedaruratan medis yang dideteksi sejak usia dini kehamilan, baik yang mengancam nyawa ibu dan/atau janin, yang menderita penyakit genetik berat dan/atau cacat bawaan, maupun yang tidak dapat diperbaiki sehingga menyulitkan bayi tersebut hidup di luar kandungan; atau b.
kehamilan akibat perkosaan yang dapat menyebabkan trauma psikologis bagi korban perkosaan.
Aborsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 hanya dapat dilakukan: a. sebelum kehamilan berumur 6 (enam) minggu dihitung dari hari pertama haid terakhir, kecuali dalam hal kedaruratan medis; b. oleh tenaga kesehatan yang memiliki keterampilan dan kewenangan yang memiliki sertifikat yang ditetapkan oleh menteri; c. dengan persetujuan ibu hamil yang bersangkutan; d. dengan izin suami, kecuali korban perkosaan; dan e. penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Menteri.
Sumber
https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/UU_36_2009_Kesehatan.pdf
SOAL KALENDER KESEHATAN
1. Hari Kesehatan Sedunia (World Health Day) diperingati setiap tanggal…
a. 5 April b. 6 April c. 7 April d. 8 April e. 9 April
Jawaban: C Pembahasan
Hari kesehatan sedunia diperingati pada tanggal 7 April.
Sumber
https://www.who.int/westernpacific/news/events/world-health-day
2. Hari kesehatan sedunia pertama kali diperingati pada tahun…
a. 1940 b. 1941 c. 1945 d. 1950 e. 1951
Jawaban: D Pembahasan
Hari kesehatan sedunia pertama kali dicanangkan pada tahun 1948 namun mulai diperingati pada tahun 1950.
Sumber
https://www.who.int/westernpacific/news/events/world-health-day
3. Hari kesehatan dunia pada tanggal 7 April 2019 diperingati dengan tema…
a. Kesehatan yang baik menambah masa hidup b. Keamanan makanan dari pertanian sampai piring c. Menghentikan kenaikan, mengalahkan diabetes d. Kesehatan untuk semua
e. Cakupan kesehatan Universal : semua orang, dimana saja
Jawaban: E Pembahasan
Hari kesehatan Sedunia pada tahun 2019 diperingati dengan tema cakutan kesehatan universal satau Universal Health Coverate : everyone, everywhere.
Sumber
https://www.who.int/campaigns/world-health-day/2019
4. Hari kesehatan Nasional (HKN) diperingati setiap tanggal … a. 7 April
b. 12 November c. 5 Mei
d. 20 Juni e. 13 Agustus
Jawaban: B Pembahasan
Hari kesehatan nasional diperingati setiap tanggal 12 November Sumber
https://promkes.kemkes.go.id/buku-panduan-hari-kesehatan-nasional-hkn-ke-56
5. Tema Hari Kesehatan Nasional 2019 adalah…
a. Generasi Sehat, Indonesia Unggul b. Aku Cinta Sehat
c. Ayo Hidup Sehat Mulai Dari Kita d. Keluarga Sehat Indonesia Kuat e. Indonesia Cinta Sehat
Jawaban: A Pembahasan
Sumber
https://promkes.kemkes.go.id/hari-kesehatan-nasional-hkn-ke-55-tahun-2019-generasi- sehat-indonesia-unggul
6. Kampanye “Zero Malaria Starts With Me” menjadi tema utama yang diangkat di Hari Malaria Sedunia tahun 2019 yang diselenggarakan pada tanggal…
a. 02 April b. 05 April c. 08 April d. 25 April e. 29 April
Jawaban: D Pembahasan
Kontrol malaria adalah salah satu program terlama yang dimiliki oleh Kementerian Kesehatan RI. Pada tahun 2019 diperingati pada tanggal 25 April 2019
Sumber
https://www.who.int/indonesia/news/feature-stories/detail/zero-malaria-starts-with-me- history-of-malaria-elimination-in-indonesia-helps-to-shape-a-malaria-free-future
7. Kesehatan jiwa diperingati setiap tanggal…
a. 10 Oktober b. 11 Oktober c. 12 Oktober d. 13 Oktober e. 14 Oktober
Jawaban: A Pembahasan
Hari kesehatan Jiwa Sedunia diperingati setiap tanggal 10 Oktober Sumber
https://promkes.kemkes.go.id/agenda/hari-kesehatan-jiwa-sedunia
8. Tema Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tahun 2019 adalah…
a. Generasi Mudah Yang Bahagia, Tangguh, dan Sehat Jiwa Menghadapi Perubahan Dunia (Young People and Mental Health in A Chaning World)
b. Kesehatan Mental di Lingkungan Kerja (Mental Health in the Workplace)
c. Promosi Kesehatan Jiwa dan Pencegahan Bunuh Diri (Mental Health Promotion and Suicide Prevention)
d. Martabat Dalam Kesehatan Jiwa : Pertolongan Pertama Psikologis dan Kesehatan Jiwa Bagi Semua (Diginity in Mental Health: Psychological & Mental Health First Aid For All)
e. Hidup dengan Schizophrenia (Living with Schizophrenia)
Jawaban: C Pembahasan
Pada tahun 2019 Hari kesehatan Jiwa sedunia mengambil tema pencegahan bunuh diri.
Sumber
9. Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Tahun 2019 diperingati dengan tema “Clean Hands for All”
yang diperingati pada tanggal…
a. 27 Januari 2019 b. 04 Februari 2019 c. 24 Juni 2019 d. 28 September 2019 e. 15 Oktober 2019 Jawaban: E
Pembahasan
Hari cuci tangan pakai sabun sedunia dimaksudkan untuk melakukan pencegahan penyakit terutama penyakit tidak menular. Diperingati setiap tanggal 15 Oktober.
Sumber
https://promkes.kemkes.go.id/hari-cuci-tangan-pakai-sabun-sedunia
10. 1. 25 Januari : Hari Gizi Nasional 2. 13 Februari : Hari Kondom Sedunia 3. 02 Desember : Hari AIDS Sedunia 4. 17 April : Hari Hemofilia Sedunia 5. 18 April : Hari Diabetes Nasional 6. 0-07 Agustus : Pekan ASI Sedunia 7. 30 September : Hari Jantung Sedunia Yang betul dari data diatas adalah…
a. 1, 2, 3, dan 4 b. 1, 2, dan 3 c. 1,2, 4, dan 5 d. 3 dan 7 e. 1, 2, 6, dan 7 Jawaban: C Pembahasan
Sumber
https://promkes.kemkes.go.id/
11. Wanita lanjut usia yang sudah tidak menstruasi atau memasuki masa menopause memiliki banyak keluhan seperti sensasi panas (hot flashes), masalah pada saluran kemih, sulit tidur, vagina kering, dan masalah psikologis lainnya. Untuk saling menguatkan wanita di seluruh dunia maka diperingati hari menopause sedunia yang jatuh pada tanggal…
a. 20 Oktober b. 19 Oktober c. 18 Oktober d. 17 Oktober e. 16 Oktober
Jawaban: C Pembahasan
Hari menopause sedunia diperingati setiap tanggal 18 Oktober. Pada tahun 2021 peringatan ini mengambil tema Kesehatan tulang.
Sumber
12. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) didirikan pada tahun 1950. IDI adalah satu-satunya organisasi di seluruh wilayah Indonesia seperti yang termaktub dalam Undang-Undang Praktek Kedokteran No. 29 tahun 2004. IDI di dirikan pada tanggal?
a. 24 Oktober b. 25 Oktober c. 26 Oktober d. 27 Oktober e. 28 Oktober
Jawaban: A Pembahasan
Ikatan Dokter Indonesia pertama kali didirikan pada tanggal 24 Oktober 1950. Anggaran dasarnya pertama kali dibuat pada tahun 1952.
Sumber
http://www.idionline.org/about/about-idi/
13. 4 Februari diperingati sebagai hari…
a. Hari Kanker Anak Sedunia b. Hari Kanker Sedunia c. Hari Kanker Anus d. Hari Kanker Tulang e. Hari Kanker Pankreas
Jawaban: B Pembahasan
Hari Kanker Sedunia Diperingati pada Tanggal 4 Februari. Hari ini dimaksudkan untuk meningkatkan kseadaran mengenai kanker dan meningkatkan deteksi, pengobatan dan pencegahan terhadap kanker.
Sumber
https://www.worldcancerday.org/
14. Hari yang diperingati untuk meningkatkan kesadaran publik dan menciptakan suara global tunggal untuk advokasi, hal, inklusi dan kesejahteraan orang dengan kelainan. Kondisi keterbelakangan fisik dan mental pada anak yang disebabkan karena adanya kelainan genetic pada kromosom. Hari ini diperingati pada tanggal 21 Maret setiap tahunnya. Apa yang diperingati setiap tanggal 21 Maret?
a. Hari Penyakit Langka
b. Hari Down Syndrome Sedunia c. Purple Day For Epilepsy d. Hari Meningitis Sedunia
e. Hari Cerebral Palsy Sedunia
Jawaban: B Pembahasan
Hari Sindroma Down sedunia diperingati pada tanggal 21 Maret, pertama kali diperingati pada tahun 2006. Tanggal 21 dipilih karena triplikasi pada kromosom 21 menyebabkan terjadinya Sindroma Down.
Sumber
https://www.worlddownsyndromeday.org/
15. Hari diabetes sedunia diperingati setiap tanggal…
a. 17 November b. 01 Januari c. 14 November d. 20 Maret e. 08 Maret
Jawaban: C Pembahasan
Hari Diabetes Sedunia diperingati pada tanggal 14 November sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran pada Diabetes Melitus.
Sumber
https://worlddiabetesday.org/
16. Syarat air bersih adalah jernih tidak keruh, tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau, suhu normal, dan pH netral. Hari air diperingati setiap tanggal…
a. 01 Maret b. 03 Maret c. 22 Maret d. 24 Maret e. 26 Maret
Jawaban: C Pembahasan
Hari Air Sedunia diperingati 22 Maret 1993 sebagai perayaan pertama kali hari Air Sedunia.
Pertama kali ditetapkan oleh PBB bersama dengan negara-negara lain.
Sumber
https://sda.pu.go.id/balai/bbwssumatera8/2021/04/28/peringatanhari-air-seduniaworld- waterday/#:~:text=Sidang%20tersebut%20direspon%20Majelis%20Umum,Air%20Sedunia
%20dengan%20berbagai%20tema.
17. 3 M Plus yaitu menguras tempat penampungan air, menutup temat penampungan air, mengubur barang bekas, dan plus yaitu hindari gigitan nyamuk, tidur menggunakan kelambu,
menyalakan obat nyamuk. Adalah cara untuk mencegah demam berdarah. Untuk meningkatkan kesadaran akan demam berdarah, diperingati Hari Demam Berdarah Nasional setiap tanggal…
a. 19 April b. 22 April c. 24 April d. 25 April e. 29 April
Jawaban: B Pembahasan
Hari Demam Berdarah Nasional diperingati setiap tanggal 22 April.
Sumber
https://promkes.kemkes.go.id/hari-demam-berdarah
18. Tahun 2019 terdapat peringatan hari kesehatan pada tanggal 5 Mei. Dengan slogan yaitu STOP
S : Segera Nilai Gejala T : Test Respon Obat
O : Observasi dan Kaji Kembali
P : Pemberian Obat yang Tepat dan Rasional Hal-hal diatas adalah peringatan hari…
a. Hari diabetes b. Hari hipertensi c. Hari stoke d. Hari kolesterol e. Hari asma
Jawaban: E Pembahasan
Sumber
https://dinkes.banjarmasinkota.go.id/2021/05/05-mei-2021-hari-
asmasedunia.html#:~:text=Petugas%20Pelacakan%20Tracer,Peringatan%20Hari%20Asma
%20Sedunia%20diperingati%2005%20Mei%202021%20bertujuan%20untuk,penyandang%
20penyakit%20ini%20dan%20keluarganya.
19. Penyakit Lupus atau biasa disebut seribu wajah yang menyerang sistem kekebalan tubuh diperingati setiap tanggal…
a. 10 Mei b. 14 Mei c. 17 Mei d. 18 Mei
e. 20 Mei
Jawaban: A Pembahasan
Hari lupus sedunia diperingati setiap tanggal 10 Mei. Lupus merupakn penyakit autoimun yang dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas pada pasien.
Sumber
http://p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/pusat-/hari-lupus-sedunia-2019-ayo-bergandeng- tangan-dan-tetap-tegar-menghadapi-lupus
20. Hari Hipertensi Dunia 2019 mengusung tema Nasional “Know Your Number, Kendalikan Tekanan Darahmu dengan CERDIK”. Tema ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat bahwa hipertensi dapat dicegah dan diobati. Tema tersebut juga menegaskan agar setiap orang melakukan pengukuran tekanan darah secara berkala dan mencegah serta mengendalikan hipertensi. Hari hipertensi dunia tersebut diperingati setiap tanggal…
a. 17 Mei b. 26 Juni c. 28 Juli
d. 06 September e. 03 September Jawaban: A
Pembahasan
Sumber
http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic/hari-hipertensi-sedunia-17-mei-2019
SOAL PUSKESMAS
1. Lambang Puskesmas harus diletakkan di depan banguan yang mudah terlihat dari jarak jauh oleh masyarakat. Arti lambang Puskesmas tersebut dilihat dari bentuk segi enam (hexagonal), melambangkan kecuali…
a. Keterpaduan yang terintegrasi dari 6 prinsip yang melandasi Puskesmas
b. Kesinambungan yang terintegrasi dari 6 prinsip yang melandasi penyelenggaraan Puskesmas
c. Makna pemerataan pelayanan kesehatan yang mudah di akses masyarakat d. Pergerakan dan pertanggung jawaban Puskesmas di wilayah kerjanya e. Bersatu dan saling mengelilingi dalam gotong royong untuk sehat bersama Jawaban: E
Pembahasan
a. Bentuk segi enam (hexagonal), melambangkan:
1. Keterpaduan dan kesinambungan yang terintegrasi dari 6 prinsip yang melandasi penyelenggaraan Puskesmas.
2. Makna pemerataan pelayanan kesehatan yang mudah di akses masyarakat.
3. Pergerakan dan pertanggung jawaban Puskesmas di wilayah kerjanya.
Sumber
http://pkmguntur2.demakkab.go.id/?p=43
2. Irisan dua buah bentuk lingkaran melambangkan dua unsur upaya kesehatan, yaitu:
a. Bekerjasama lintas program dan lintas sektor agar tercapai tujuan bersama
b. Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah dan menanggulangi timbulnya masalah kesehatan masyarakat dan perseorangan
c. Bersatu padu bekerjasama masyarakat dan tim medis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan
d. Pelayanan kesehatan lebih mengutamakan 2 hal penting yaitu promotif dan preventif e. Saling bersatu sama lain agar menjadi tim tenaga medis yang kuat
Jawaban: B Pembahasan
b. Irisan dua buah bentuk lingkaran melambangkan dua unsur upaya kesehatan, yaitu:
1. Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah dan menanggulangi timbulnya masalah kesehatan masyarakat.
2. Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah dan menanggulangi timbulnya masalah kesehatan perorangan.
Sumber
http://pkmguntur2.demakkab.go.id/?p=43
3. Tenaga non kesehatan dalam Puskesmas berperan pada, kecuali…
a. Mendukung kegiatan ketatausahaan b. Administrasi keuangan
c. Pelayanan primer d. Sistem informasi
e. Kegiatan operasional lain di Puskesmas
Jawaban: C Pembahasan
Tenaga non kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) harus dapat mendukung kegiatan ketatausahaan, administrasi keuangan, sistem informasi, dan kegiatan operasional lain di Puskesmas.
Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
4. Persyaratan jenis tenaga kesehatan lainnya dalam Puskesmas adalah, kecuali…
a. Perawat b. Bidan
c. Dokter Hewan d. Nutrisionis
e. Ahli Teknologi Laboratorium Medik
Jawaban: C Pembahasan
Jenis Tenaga Kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) paling sedikit terdiri atas: a.
dokter atau dokter layanan primer; b. dokter gigi; c. perawat; d. bidan; e. tenaga kesehatan masyarakat; f. tenaga kesehatan lingkungan; g. ahli teknologi laboratorium medik; h. tenaga gizi; dan i. tenaga kefarmasian
Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
5. 1) Puskesmas kawasan perkotaan 2) Puskesmas kawasan pedesaan
3) Puskesmas kawasan terpencil dan sangat terpencil 4) Puskesmas rawat inap
5) Puskesmas non rawat inap
Berdasarkan karakteristik wilayah kerjanya, Puskesmas dikategorikan menjadi?
a. 1, 2, dan 3 b. 1 dan 3 c. 2 dan 4 d. 4
e. Semua benar
Jawaban: A Pembahasan
Berdasarkan karakteristik wilayah kerjanya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20, Puskesmas dikategorikan menjadi: a. Puskesmas kawasan perkotaan; b. Puskesmas kawasan pedesaan; dan c. Puskesmas kawasan terpencil dan sangat terpencil.
Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
6.
1) Berada di wilayah yang sulit dijangkau atau rawan bencana, pulai kecil, gugus pulau, atau pesisir
2) Akses transportasi umum rutin 1 kali dalam 1 minggu, jarak tempuh pulang pergi dari ibukota kabupaten memerlukan waktu lebih dari 6 jam, dan transportasi yang ada sewaktu- waktu dapat terhalang iklim dan cuaca
3) Kesulitan pemenuhan bahan pokok dan kondisi keamanan yang tidak stabil Karakteristik Puskesmas yang disebutkan diatas sesuai dengan?
a. Puskesmas kawasan perkotaan b. Puskesmas kawasan pedesaan
c. Puskesmas kawasan terpencil dan sangat terpencil d. Puskesmas rawat inap
e. Puskesmas DTP
Jawaban: C Pembahasan
Puskesmas kawasan terpencil dan sangat terpencil sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 huruf c merupakan Puskesmas yang wilayah kerjanya meliputi kawasan dengan karakteristik sebagai berikut: a. berada di wilayah yang sulit dijangkau atau rawan bencana, pulau kecil, gugus pulau, atau pesisir; b. akses transportasi umum rutin 1 kali dalam 1 minggu, jarak tempuh pulang pergi dari ibukota kabupaten memerlukan waktu lebih dari 6 jam, dan transportasi yang ada sewaktu-waktu dapat terhalang iklim atau cuaca; dan c. kesulitan pemenuhan bahan pokok dan kondisi keamanan yang tidak stabil.
Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
7. Sesuai dengan Permenkes RI Nomor 75 tahun 2014 tentang Puskesmas, bahwa Puskesmas harus didirikan disetiap…
a. Desa atau Kampung b. Kabupaten
c. Kota d. Kecamatan
Jawaban: D Pembahasan
BAB III PERSYARATAN Pasal 9 (1) Puskesmas harus didirikan pada setiap kecamatan.
Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
8. Fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif di wilayah kerjanya adalah definisi dari…
a. Pusat Kesehatan Fasilitas b. Fasilitas Pelayanan Kesehatan c. Upaya Kesehatan Masyarakat d. Upaya Kesehatan Perseorangan e. Tenaga Kesehatan
Jawaban: A Pembahasan
Pusat Kesehatan Masyarakat yang selanjutnya disebut Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
9. Suatu kegiatan dan/atau serangkaian kegiatan pelayanan kesehatan yang digujukan untuk peningkatan, pencegahan, penyembuhan penyakit, pengurangan penderitaan akibat penyakit dan memulihkan kesehatan perseorangan, adalah pengertian dari…
a. UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat) b. UKP (Upaya Kesehatan Perseorangan) c. Puskesmas
d. Dinas Kesehatan e. Tenaga Kesehatan
Jawaban: B Pembahasan
. Upaya Kesehatan Perseorangan yang selanjutnya disingkat UKP adalah suatu kegiatan dan/atau serangkaian kegiatan pelayanan kesehatan yang ditujukan untuk peningkatan, pencegahan, penyembuhan penyakit, pengurangan penderitaan akibat penyakit dan memulihkan kesehatan perseorangan
Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
10. Suatu kerja pemerintahan daerah kabupaten/kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan urusan pemerintah dalam bidang kesehatan di kabupaten/kita adalah pengertian dari…
a. UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat) b. UKP (Upaya Kesehatan Perseorangan) c. Puskesmas
d. Dinas Kesehatan e. Tenaga Kesehatan
Jawaban: D Pembahasan
Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota adalah satuan kerja pemerintahan daerah kabupaten/kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan urusan pemerintahan dalam bidang kesehatan di kabupaten/kota.
Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
11. Penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang mengatur pelimpahan tugas dan tanggung jawab pelayanan kesehatan secara timbal balik vertikal maupun horizontal, adalah…
a. Akreditasi Puskesmas b. Sistem Rujukan
c. Pelayanan Kesehatan Puskesmas d. Registrasi
e. Instansi Pemberi Izin
Jawaban: B Pembahasan
Sistem Rujukan adalah penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang mengatur pelimpahan tugas dan tanggungjawab pelayanan kesehatan secara timbal balik baik vertikal maupun horizontal
Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
12. Proses pendaftaran Puskesmas yang meliputi pengajuan dan pemberian kode Puskesmas…
a. Akreditasi Puskesmas b. Sistem Rujukan
c. Pelayanan Kesehatan Puskesmas d. Registrasi
e. Instansi Pemberi Izin
Jawaban: D Pembahasan
Registrasi adalah proses pendaftaran Puskesmas yang meliputi pengajuan dan pemberian kode Puskesmas
Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
13. Suatu tatanan yang menyediakan informasi untuk membantu keputusan pengambilan keputusan dalam melaksanakan manajemen Puskesmas untuk mencapai sasaran kegiatannya, adalah…
a. Sistem Informasi Puskesmas b. Instansi Pemberi Izin
c. Media Sosial Puskesmas
d. Pelayanan Kesehatan Puskesmas e. Kuesioner Keluhan Masyarakat
Jawaban: A Pembahasan
Sistem Informasi Puskesmas adalah suatu tatanan yang menyediakan informasi untuk membantu proses pengambilan keputusan dalam melaksanakan manajemen Puskesmas dalam mencapai sasaran kegiatannya.
Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
14. Pembangunan kesehatan yang diselenggarakan di Puskesmas bertujuan untuk mewujudkan wilayah kerja Puskesmas yang sehat, dengan masyarakat yang… kecuali:
a. Memiliki perilaku sehat yang meliputi kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat b. Mampu menjangkau Pelayanan Kesehatan bermutu
c. Hidup dalam lingkungan sehat
d. Memiliki derajat kesehatan yang optimal, baik individu, keluarga, kelompok dan masyarakat
e. Mampu mengelola kegiatan di masyarakat
Jawaban: E Pembahasan
(1) Pembangunan kesehatan yang diselenggarakan di Puskesmas bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang:
a. memiliki perilaku sehat yang meliputi kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat;
b. mampu menjangkau pelayanan kesehatan bermutu c. hidup dalam lingkungan sehat; dan
d. memiliki derajat kesehatan yang optimal, baik individu, keluarga, kelompok dan masyarakat
Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
15. Prinsip penyelenggaraan Puskesmas meliputi, kecuali…
a. Paradigma sehat
b. Pertanggungjawaban wilayah c. Kemandirian petugas
d. Ketersediaan akses pelayanan kesehatan e. Teknologi tepat guna
Jawaban: C Pembahasan
(1) Prinsip penyelenggaraan Puskesmas meliputi:
a. paradigma sehat;
b. pertanggungjawaban wilayah;
c. kemandirian masyarakat;
d. pemerataan;
e. teknologi tepat guna; dan
f. keterpaduan dan kesinambungan.
Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
16. Puskesmas mendorong seluruh pemangku kepentingan berpartisipasi dalam upaya mencegah dan mengurangi risiko kesehatan yang dihadapi individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat melalui Germas, merupakan prinsip dari…
a. Paradigma sehat
b. Pertanggungjawaban wilayah c. Kemandirian petugas
d. Ketersediaan akses pelayanan kesehatan e. Teknologi tepat guna
Jawaban: A Pembahasan
Berdasarkan prinsip paradigma sehat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, Puskesmas mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk berkomitmen dalam upaya mencegah dan mengurangi resiko kesehatan yang dihadapi individu, keluarga, kelompok dan masyarakat Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
17. Puskesmas mengintegrasikan dan mengoordinasikan UKM dan UKP lintas program dan lintas sektor serta melaksanakan Sistem Rujukan yang didukung dengan manajemen Puskesmas, merupakan prinsip dari…
a. Pertanggungjawaban wilayah b. Kemandirian petugas
c. Ketersediaan akses pelayanan kesehatan d. Teknologi tepat guna
e. Keterpaduan & Kesinambungan
Jawaban: E Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
18. Berikut ini yang tidak termasuk dalam persyaratan pendirian Puskesmas adalah…
a. Puskesmas harus didirikan pada setiap kecamatan
b. Dalam kondisi tertentu, pada 1 (satu) kecamatan dapat didirikan lebih dari 1 (satu) Puskesmas
c. Kondisi tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan berdasarkan pertimbangan kebutuhan pelayanan, jumlah penduduk, dan aksesibilitas
d. Puskesmas harus memenuhi persyaratan lokasi, bangunan, prasarana, peralatan, ketenagaan, kefarmasian dan laboratorium klinik
e. Memiliki minimal cukup SDM dalam pelayanan
Jawaban: E Pembahasan
Berdasarkan prinsip keterpaduan dan kesinambungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf f, Puskesmas mengintegrasikan dan mengoordinasikan penyelenggaraan UKM dan UKP lintas program dan lintas sektor serta melaksanakan Sistem Rujukan yang didukung dengan manajemen Puskesmas.
Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
19. Berikut ini persyaratan lokasi puskesmas, harus memperhatikan hal-hal berikut, kecuali…
a. Geografis
b. Aksesabilitas untuk jalur transportasi
c. Kontur tanah d. Fasilitas lapangan e. Fasilitas keamanan
Jawaban: D Pembahasan
(1) Lokasi pendirian Puskesmas harus memenuhi persyaratan:
a. geografis;
b. aksesibilitas untuk jalur transportasi;
c. kontur tanah;
d. fasilitas parkir;
e. fasilitas keamanan;
f. ketersediaan utilitas publik;
g. pengelolaan kesehatan lingkungan; dan h. kondisi lainnya
Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
20. Persyaratan prasarana Puskesmas memperhatikan hal sebagai berikut, kecuali…
a. Sistem penghawaan b. Sistem pencahayaan
c. Sistem air bersih, sanitas, hygiene d. Sistem kelistrikan
e. Sistem lalu lintas
Jawaban: E Pembahasan
(1) Puskesmas harus memiliki prasarana yang berfungsi paling sedikit terdiri atas:
a. sistem penghawaan (ventilasi);
b. sistem pencahayaan;
c. sistem sanitasi;
d. sistem kelistrikan;
e. sistem komunikasi;
f. sistem gas medik;
g. sistem proteksi petir;
h. sistem proteksi kebakaran;
i. sistem pengendalian kebisingan;
j. sistem transportasi vertikal untuk bangunan lebih dari 1 (satu) lantai;
k. kendaraan Puskesmas keliling; dan
l. kendaraan ambulans.
Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
21. 1. Pelayanan kesehatan kerja 2. Pelayanan kesehatan olahraga 3. Pelayanan kesehatan jiwa 4. UKS
Yang termasuk bentuk pelayanan UKM (pengembangan) adalah…
a. 1, 2 dan 3 b. 1 dan 3 c. 2 dan 4 d. 4
e. Semua benar
Jawaban: A Pembahasan
Penanggungjawab UKM Pengembangan Membawahi upaya pengembangan yang dilakukan Puskesmas, antara lain:
a. pelayanan kesehatan jiwa
b. pelayanan kesehatan gigi masyarakat
c. pelayanan kesehatan tradisional komplementer d. pelayanan kesehatan olahraga
e. pelayanan kesehatan indera f. pelayanan kesehatan lansia g. pelayanan kesehatan kerja h. pelayanan kesehatan lainnya Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
22. 1. Rawat jalan
2. Pelayanan gawat darurat 3. Pelayanan persalinan normal 4. Home Care
Yang termasuk bentuk pelayanan UKP yaitu…
a. 1, 2, dan 3 b. 1 dan 3
c. 2 dan 4 d. 4
e. Semua benar
Jawaban: E Pembahasan
Upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dilaksanakan dalam bentuk:
a. rawat jalan;
b. pelayanan gawat darurat;
c. pelayanan satu hari (one day care);
d. home care; dan/atau
e. rawat inap berdasarkan pertimbangan kebutuhan pelayanan kesehatan.
Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
23. Dalam rangka meningkatkan aksesabilitas pelayanan, Puskesmas didukung oleh jaringan pelayanan Puskesmas, yang termasuk jaringan puskesmas…
a. Klinik
b. Puskesmas Pembantu c. Rumah Sakit
d. Laboratorium e. Apotek
Jawaban: B Pembahasan
(1)Dalam rangka meningkatkan aksesibilitas pelayanan, Puskesmas didukung oleh jaringan pelayanan Puskesmas dan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan.
(2) Jaringan pelayanan Puskesmas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas Puskesmas pembantu, Puskesmas keliling, dan bidan desa.
(3) Jejaring fasilitas pelayanan kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas klinik, rumah sakit, apotek, laboratorium, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Sumber
PMK No 75 Tahun 2014
24. Yang tidak termasuk 6 program pokok Puskesmas adalah…
a. Promosi kesehatan
b. Kesehatan lingkungan
c. Pencegahan pemberantasan penyakit d. Kesehatan remaja
e. Kesehatan keluarga dan reproduksi A Jawaban: D
Pembahasan
Enam Program Pokok Puskesmas adalah 1. Promosi kesehatan
2. Pencegahan penyakit menular 3. Program pengobatan
4. Kesehatan ibu dan anak 5. Upaya peningkatan gizi 6. Kesehatan lingkungan
Sumber
https://dikes.badungkab.go.id/puskesmaskutaselatan/page/read/129
SOAL RUMAH SAKIT
1. Berdasarkan pengelolaannya rumah sakit dapat dibagi menjadi?
a. Rumah sakit publik dan rumah sakit privat b. Rumah sakit umum dan rumah sakit khusus c. Rumah sakit umum dan rumah sakit ibu-anak d. Rumahs sakit umum dan rumah sakit TNI/POLRI e. Rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta
Jawaban: A Pembahasan
Berdasarkan pengelolaannya Rumah Sakit dapat dibagi menjadi Rumah Sakit publik dan Rumah Sakit privat
Sumber
UU No 44 Tahun 2019
2. Berdasarkan jenis pelayanan yang diberikan, rumah sakit dikategorikan?
a. Rumah sakit umum dan rumah sakit khusus b. Rumah sakit publik dan rumah sakit privat c. Rumah sakit umum dan rumah sakit ibu-anak d. Rumah sakit umum dan rumah sakit TNI/POLRI e. Rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta
Jawaban: A Pembahasan
Pasal 24 (1) Dalam rangka penyelenggaraan pelayanan kesehatan secara berjenjang dan fungsi rujukan, rumah sakit umum dan rumah sakit khusus diklasifikasikan berdasarkan fasilitas dan kemampuan pelayanan Rumah Sakit.
Sumber
UU No 44 Tahun 2019
3. Izin rumah sakit kelas A dan rumah sakit penanaman modal asing atau penanaman modal dalam negeri diberikan oleh?
a. Presiden b. Menteri
c. Pemerintah Provinsi
d. Pemerintah Kabupaten/Kota
e. Pemerintah Pusat
Jawaban: B Pembahasan
Pasal 26 (1) Izin Rumah Sakit kelas A dan Rumah Sakit penanaman modal asing atau penanaman modal dalam negeri diberikan oleh Menteri setelah mendapatkan rekomendasi dari pejabat yang berwenang di bidang kesehatan pada Pemerintah Daerah Provinsi.
Sumber
UU No 44 Tahun 2019
4.
1) Pemerintah
2) Organisasi Profesi 3) Asosiasi Perumahsakitan 4) Tokoh Masyarakat
Keanggotaan dewan pengawasan rumah sakit terdiri dari?
a. 1, 2, dan 3 b. 1 dan 3 c. 2 dan 4 d. 4
e. 1, 2, 3, dan 4
Jawaban: E Pembahasan
Keanggotaan Dewan Pengawas Rumah Sakit terdiri dari unsur pemilik Rumah Sakit, organisasi profesi, asosiasi perumahsakitan, dan tokoh masyarakat
Sumber
UU No 44 Tahun 2019
5. Berdasarkan Permenkes No 30 Tahun 2019 tentang klasifikasi dan perizinan RS. Ynag dapat mendirikan Rumah Sakit adalah?
a. Pemerintah Pusat b. Pemerintah Daerah c. Swasta
d. A, B, C benar e. Menteri Kesehatan Jawaban: D
Pembahasan Pasal 2
Rumah Sakit dapat didirikan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, atau swasta.
Sumber
PMK No. 30 tahun 2019
6. Mengenai bentuk dan jenis pelayanan. Yang tidak termasuk kedalam bentuk Rumah Sakit adalah?
a. Rumah sakit pendidikan b. Rumah sakit bergerak c. Rumah sakit statis d. Rumah sakit lapangan
e. Rumah sakit bergerak, statis, dan lapangan
Jawaban: A Pembahasan
BAB II BENTUK DAN JENIS PELAYANAN Bagian Kesatu Bentuk
Pasal 5
(1) Rumah Sakit dapat berbentuk Rumah Sakit statis, Rumah Sakit bergerak, dan Rumah Sakit lapangan.
Sumber
PMK No. 30 tahun 2019
7. Pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Rumah Sakit umum dan Rumah Sakit khusus sama- sama memberikan pelayanan paling sedikit terdiri atas?
a. Pelayanan medik
b. Pelayanan keperawatan dan kebidanan c. Pelayanan penunjang medik
d. Pelayanan penunjang non medik e. Semua benar
Jawaban: E Pembahasan
(2) Pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Rumah Sakit umum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit terdiri atas: a. pelayanan medik; b. pelayanan keperawatan dan kebidanan; c. pelayanan penunjang medik; dan d. pelayanan penunjang nonmedik.
Pasal 15 (1) Pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Rumah Sakit khusus paling sedikit terdiri atas: a. pelayanan medik; b. pelayanan keperawatan dan/atau kebidanan; c. pelayanan penunjang medik; dan d. pelayanan penunjang nonmedik.
Sumber
PMK No. 30 tahun 2019
8. Pelayanan medik sebagaimana dimaksud dalam Permenkes nomor 30 tahun 2019 pasal 7 ayat (2) huruf a, terdiri atas, kecuali?
a. Pelayanan medik dasar b. Pelayanan medik umum c. Pelayanan medik spesialis d. Pelayanan medik subspesialis
e. Pelayanan medik umum, spesialis, dan subspesialis
Jawaban: A Pembahasan Pasal 7
(1) Rumah Sakit umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf a memberikan pelayanan kesehatan pada semua bidang dan jenis penyakit. (
2) Pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Rumah Sakit umum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit terdiri atas: a. pelayanan medik; b. pelayanan keperawatan dan kebidanan; c. pelayanan penunjang medik; dan d. pelayanan penunjang nonmedik.
Sumber
PMK No. 30 tahun 2019
9. Ada beberapa jenis RS Khusus sebagaimana dimaksud dalam Permenkes nomor 30 tahun 2019, pasal…
a. 14 b. 13 c. 12 d. 11 e. 10
Jawaban: A Pembahasan
(1) Rumah Sakit khusus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 terdiri atas Rumah Sakit khusus: a. ibu dan anak; b. mata; c. gigi dan mulut; d. ginjal; e. jiwa; f. infeksi; g. telinga-
hidung-tenggorok kepala leher; h. paru; i. ketergantungan obat; j. bedah; k. otak; l. orthopedi;
m. kanker; dan n. jantung dan pembuluh darah.
Sumber
PMK No. 30 tahun 2019
10. Dalam rangka penyelenggaraan pelayanan kesehatan secara berjenjang dan fungsi rujukan, Rumah Sakit Umum dan Rumah Sakit Khusus diklasifikasikan berdasarkan kriteria bangunan dan prasarana, kemampuan pelayanan, sumber daya manusia, dan peralatan. Klasifikasi Rumah Sakit Umum terdiri atas…
a. Rumah Sakit Umum kelas A b. Rumah Sakit Umum kelas B c. Rumah Sakit Umum kelas C d. Rumah Sakit Umum kelas D e. Semua benar
Jawaban: E Pembahasan
Klasifikasi Rumah Sakit umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 terdiri atas: a. Rumah Sakit umum kelas A; b. Rumah Sakit umum kelas B; c. Rumah Sakit umum kelas C; dan d.
Rumah Sakit umum kelas D Sumber
PMK No. 30 tahun 2019
11. Terkait RS Khusus, yang melakukan pelayanan spesialis dan subspesialis serta pelayanan medik spesialis dasar dan spesialis lain yang menunjang kekhususannya yang terbatas.
Dilakukan oleh RS Khusus kelas?
a. RS Khusus kelas A b. RS Khusus kelas B c. RS Khusus kelas C d. RS Khusus kelas D e. Semua benar
Jawaban: B Pembahasan
Rumah Sakit khusus kelas B sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 ayat (1) huruf b merupakan Rumah Sakit khusus yang mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medik
spesialis dan subspesialis sesuai kekhususanya, serta pelayanan medik spesialis dasar dan spesialis lain yang menunjang kekhususannya yang terbatas
Sumber
PMK No. 30 tahun 2019
12. Terkait RS khusus yang melakukan pelayanan Ibu dan Anak?
a. RS Khusus kelas A b. RS Khusus kelas B c. RS Khusus kelas C d. RS Khusus kelas D e. Semua benar
Jawaban: C Pembahasan
Rumah Sakit khusus kelas C sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c hanya untuk Rumah Sakit khusus ibu dan anak
Sumber
PMK No. 30 tahun 2019
13. Permenkes RI tentang pelayanan transfuse dan Bank Darah Rumah Sakit diatur dalam…
a. Permenkes 83 tahun 2014 b. Permenkes 42 tahun 2015 c. Permenkes 3 tahun 2020 d. Permenkes 4 tahun 2018 e. Permenkes 72 tahun 2016
Jawaban: A Pembahasan
Sumber
http://satudata.semarangkota.go.id/adm/file/20171005084115PERMENKEMENKESNomor 83Tahun2014kemenkesno83th2014.pdf
14. Permenkes RI tentang akreditasi rumah sakit diatur dalam permenkes…
a. Nomor 34 tahun 2017 b. Nomor 27 tahun 2019 c. Nomor 43 tahun 2019 d. Nomor 9 tahun 2014 e. Nomor 28 tahun 2011
Jawaban: A Pembahasan
Sumber
Permenkes 34 tahun 2017
15. Permenkes RI yang mengatur tentang klasifikasi rumah sakit diatur dalam permenkes…
a. Nomor 30 tahun 2019 b. Nomor 27 tahun 2019 c. Nomor 72 tahun 2016 d. Nomor 34 tahun 2017 e. Nomor 4 tahun 2018 Jawaban: A
Pembahasan
Sumber
https://dinkes.kalbarprov.go.id/wp-content/uploads/2018/08/pmk342017_akreditasirs.pdf
16. Tugas Rumah Sakit adalah…
a. Memberikan pelayanan kesehatan perorangan secara mandiri b. Memberikan pelayanan kesehatan keluarga secara mandiri c. Memberikan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna d. Memberikan pelayanan kesehatan perorangan secara umum e. Memberikan pelayanan kesehatan perorangan secara khusus
Jawaban: C Pembahasan
BAB III TUGAS DAN FUNGSI
Pasal 4 Rumah Sakit mempunyai tugas memberikan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna.
Sumber
UU No. 44 Tahun 2019
17. Dibawah ini merupakan fungsi rumah sakit, kecuali…
a. Penyelenggaraan pelayanan pengobatan dan pemulihan kesehatan b. Pemeriharaan dan peningkatan kesehatan perorangan
c. Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia
d. Penyelenggaraan penelitian dan pengembangan teknologi dibidang kesehatan e. Perlindungan terhadap keselamatan pasien, masyarakat dan lingkungan rumah sakit
Jawaban: E Pembahasan
Untuk menjalankan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4, Rumah Sakit mempunyai fungsi : a. penyelenggaraan pelayanan pengobatan dan pemulihan kesehatan sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit;
b. pemeliharaan dan peningkatan kesehatan perorangan melalui pelayanan kesehatan yang paripurna tingkat kedua dan ketiga sesuai kebutuhan medis;
c. penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia dalam rangka peningkatan kemampuan dalam pemberian pelayanan kesehatan; dan
d. penyelenggaraan penelitian dan pengembangan serta penapisan teknologi bidang kesehatan dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan dengan memperhatikan etika ilmu pengetahuan bidang kesehatan;
Sumber
PMK No. 30 tahun 2019
18. Dibawah ini merupakan organisasi yang harus dimiliki oleh Rumah Sakit, kecuali…
a. Efisien b. Akuntabel c. Efektif d. Paripurna
e. Efektif dan akuntabel Jawaban: D
Pembahasan
Bagian Kesatu Pengorganisasian Pasal 33 (1) Setiap Rumah Sakit harus memiliki organisasi yang efektif, efisien, dan akuntabel
Sumber
UU No. 44 Tahun 2019
19. Dalam meningkatkan upaya pelayanan, Rumah Sakit wajib melakukan akreditasi berkala minimal
a. 2 tahun sekali b. 3 tahun sekali c. 4 tahun sekali d. 5 tahun sekali e. 7 tahun sekali Jawaban: B Pembahasan
Pasal 3 (1) Setiap Rumah Sakit wajib terakreditasi. (2) Akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diselenggarakan secara berkala paling sedikit setiap 3 (tiga) tahun
Sumber
PMK No. 34 Tahun 2017
20. Izin operasional Rumah Sakit diberikan dalam jangka waktu…
a. 1 tahun b. 2 tahun c. 3 tahun d. 4 tahun e. 5 tahun Jawaban: E
Pembahasan
(1)Setiap Rumah Sakit wajib terakreditasi. (2) Akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diselenggarakan secara berkala paling sedikit setiap 3 (tiga) tahun. (3) Akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Rumah Sakit paling lama setelah beroperasi 2 (dua) tahun sejak memperoleh izin operasional untuk pertama kali.
Sumber
PMK No. 34 Tahun 2017