• Tidak ada hasil yang ditemukan

RUBRIK PENILAIAN PROGRAM DAN SATUAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI ( PAUD )

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RUBRIK PENILAIAN PROGRAM DAN SATUAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI ( PAUD )"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

RUBRIK PENILAIAN PROGRAM DAN SATUAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

( PAUD )

BADAN AKREDITASI NASIONAL PENDIDIKAN NONFORMAL ( BAN-PNF )

Komplek Ditjen Dikdas dan Ditjen Dikmen Kemendikbud, Gedung F Lantai 2 Jl. RS Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan 12410

Telepon: (021) 93827669 Faks: (021) 7698141 e-mail: [email protected]

website: www.banpnf.or.id

(2)

RUBRIK PENILAIAN PROGRAM DAN SATUAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

INDIKATOR NOMOR BUTIR

RENTANG SKOR

4 3 2 1 0

1.1.1 Pencapaian Perkemban gan

1 Memiliki dokumen Pencapaan Perkembangan Anak berdasarkan atas 6 aspek lingkup perkembangan (nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif,bahasa, sosial-emosional dan seni)

Memiliki dokumen Pencapaan Perkembangan Anak berdasarkan atas 5 dari 6 aspek lingkup perkembangan (nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif,bahasa, sosial-emosional dan seni)

Memiliki dokumen Pencapaan Perkembangan Anak berdasarkan atas 3-4 dari 6 aspek lingkup perkembangan (nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif,bahasa, sosial- emosional dan seni)

Memiliki dokumen Pencapaan Perkembangan Anak berdasarkan atas 1-2 dari 6 aspek lingkup perkembangan (nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif,bahasa, sosial- emosional dan seni)

Tidak memiliki dokumen Pencapaan Perkembangan Anak berdasarkan 6 aspek lingkup perkembangan (nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif,bahasa, sosial- emosional dan seni) 1.1.2 Pencapaian

Perkemban gan Sesuai Kelompok Usia

2 Memiliki 100% dokumen Pencapaian Perkembangan Anak yang dikelompokan berdasarkan atas kelompok usia .

Memiliki ≥75% dokumen Pencapaian Perkembangan Anak yang dikelompokan berdasarkan atas kelompok usia .

Memiliki ≥50% sampai <75%

dokumen Pencapaian Perkembangan Anak yang dikelompokan berdasarkan atas kelompok usia .

Memiliki < 50% dokumen Pencapaian Perkembangan Anak yang dikelompokan berdasarkan atas kelompok usia .

Memiliki dokumen Pencapaian Perkembangan Anak tetapi tidak dikelompokan berdasarkan atas kelompok usia .

1.1.2 Pendokume ntasian Pencapaian Perkemban gan

3 Pencapaian Perkembangan Anak didokumentasikan dalam 4 bentuk rekaman harian, mingguan, bulanan dan semesteran

Pencapaian Perkembangan Anak didokumentasikan 3 bentuk diantara 4 bentuk rekaman, yaitu harian, mingguan, bulanan dan semesteran

Pencapaian Perkembangan Anak didokumentasikan dalam 2 bentuk diantara 4 bentuk rekaman, yaitu harian, mingguan, bulanan dan semesteran

Pencapaian Perkembangan Anak didokumentasikan dalam 1 bentuk diantara 4 bentuk rekaman, yaitu harian, mingguan, bulanan dan semesteran

Tidak ada dokumentasi Pencapaian Perkembangan Anak dalam bentuk apapun

2.1.1 Struktur

Kurikulum 4 Memiliki dokumen kurikulum

operasional yang mencakup 6 aspek lingkup

pengembangan (nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial- emosional dan seni)

Memiliki dokumen kurikulum operasional yang mencakup 5 dari 6 aspek lingkup pengembangan (nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial- emosional dan seni)

Memiliki dokumen kurikulum operasional yang mencakup 3-4 dari 6 aspek lingkup

pengembangan (nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional dan seni)

Memiliki dokumen kurikulum operasional yang mencakup 1-2 dari 6 aspek lingkup

pengembangan (nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional dan seni)

Tidak memiliki dokumen kurikulum operasional yang mencakup 6 aspek lingkup pengembangan (nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional dan seni)

5 Ke-6 aspek lingkup perkembangan dilaksanakan dengan penerapan terpadu, berpendekatan tematik, melalui bermain dan pembiasaan

Ke-6 aspek lingkup perkembangan dilaksanakan dengan penerapan terpadu, berpendekatan tematik, melalui bermain

Ke-6 aspek lingkup perkembangan dilaksanakan dengan penerapan terpadu, tanpa berpendekatan tematik, melalui pembiasaan

Ke-6 aspek lingkup perkembangan dilaksanakan dengan penerapan terpadu tanpa tematik melaui bermain

Ke-6 aspek lingkup perkembangan dilaksanakan tidak terpadu dan tanpa pendekatan tematik,

2.1.2 Acuan

Kurikulum 6 Memiliki kurikulum mengacu

pada standar nasional, lokal/daerah, dan internasional

Memiliki kurikulum mengacu hanya pada 2 standar dari nasional, lokal/daerah atau internasional

Memiliki kurikulum mengacu pada hanya satu standar dari nasional, lokal/daerah atau internasional

Memiliki kurikulum tetapi tanpa mengacu pada standar nasional, lokal/daerah, ataupun internasional

Tidak memiliki kurikulum

2.1.3 Peninjauan

Kurikulum 7 Frekuensi peninjauan kurikulum operasional dilakukan 1 tahun sekali dengan dokumen pendukung (berita acara, penerapan perubahannya, dokumentasi proses dll),

Frekuensi peninjauan kurikulum operasional dilakukan 2 tahun sekali dengan dokumen pendukung (berita acara, penerapan perubahannya, dokumentasi proses dll),

Frekuensi peninjauan kurikulum operasional dilakukan 3 tahun sekali dengan dokumen pendukung (berita acara, penerapan perubahannya, dokumentasi proses dll) .

Frekuensi peninjauan kurikulum operasional dilakukan lebih dari 3 tahun sekali dengan dokumen pendukung (berita acara, penerapan perubahannya, dokumentasi proses dll) .

Tidak melakukan peninjauan kurikulum operasional

(3)

2.2.1 Layanan Menurut Kelompok Usia

8 Pemberian layanan 100%

didasarkan atas kelompok usia anak

Pemberian layanan ≥75%

didasarkan atas kelompok usia .

Pemberian layanan ≥50%

sampai <75% didasarkan atas kelompok usia .

Pemberian layanan < 50%

didasarkan atas kelompok usia Pemberian layanan tidak didasarkan atas kelompok usia anak

2.2.2 Beban

Belajar 9 Alokasi waktu efektif per hari dalam hitungan menit menurut layanan usia sesuai standar meliputi:

≥ 120 menit untuk sejak lahir - 2 tahun; ≥ 150 menit untuk 2 - 4 tahun;

≥ 180 menit untuk 5 – 6 tahun

Alokasi waktu efektif per hari dalam hitungan menit menurut layanan usia ≥75%

sesuai standar

Alokasi waktu efektif per hari dalam hitungan menit menurut layanan usia ≥50% sampai 75% sesuai standar

Alokasi waktu efektif per hari dalam hitungan menit menurut layanan usia < 50% sesuai standar

Alokasi waktu efektif per hari dalam hitungan menit tidak ditentukan secara tepat dan tidak memadai di semua layanan

10 Alokasi waktu efektif per minggu dalam hitungan menit menurutlayanan usia sesuai standar meliputi:

≥ 120 menit untuk lahir - 2 tahun;

360 menit untuk 2 - 4 tahun;

540 menit untuk usia 4 - 6 tahun; 900 menit untuk 4-6 tahun

Alokasi waktu efektif per minggu dalam hitungan menit menurut layanan usia ≥75%

sesuai standar

Alokasi waktu efektif per minggu dalam hitungan menit menurut layanan usia ≥50% sampai 75% sesuai standar

Alokasi waktu efektif per minggu dalam hitungan menit menurut layanan usia < 50% sesuai standar

Alokasi waktu efektif per minggu dalam hitungan menit menurut layanan usia tidak memadai di semua layanan

2.2.3 Rombongan

Belajar 11 Rasio antara pendidik dan

peserta didik pada program PAUD menurut kelompok usia anak 100% tepat dan sesuai standar:

Kelompok usia sejak lahir – 1 tahun 1: 4 anak

Kelompok usia 1 - 2 tahun 1: 6 anak

Kelompok usia 2 ≤ 3 tahun 1 : 8 anak

Kelompok usia 3 ≤ 4 tahun 1 : 10 anak

Kelompok usia 4 ≤ 5 tahun 1 : 12 anak

Kelompok usia 5 ≤ 6 tahun 1 : 15 anak

Rasio antara pendidik dan peserta didik pada program PAUD menurut kelompok usia anak ≥75% sesuai standar:

Rasio antara pendidik dan peserta didik pada program PAUD menurut kelompok usia anak ≥50% sampai 75% sesuai standar:

Rasio antara pendidik dan peserta didik pada program PAUD menurut kelompok usia anak < 50% sesuai standar:

Rasio antara pendidik dan peserta didik pada program PAUD menurut kelompok usia anak tidak sesuai standar:

2.3.1 Aspek Perkembangan

12 menggunakan 6 aspek pengembangan secara terpisah

menggunakan 5 dari 6 aspek pengembangan secara terpisah

menggunakan 3-4 dari 6 aspek

pengembangan secara terpisah menggunakan 1-2 dari 6 aspek

pengembangan secara terpisah Tidak menggunakan aspek pengembangan secara terpisah 2.4.1 Bentuk dan

Substansi Kalender Pendidikan

13 Memiliki kalender pendidikan pada tahun berjalan yang dibuat sendiri dan digunakan dalam perencanaan,

Memiliki kalender pendidikan pada tahun berjalan yang tidak dibuat sendiri dan digunakan dalam

Memiliki kalender pendidikan yang tahunnya tidak pada tahun berjalan tetapi dibuat sendiri

Memiliki kalender pendidikan yang tahunnya tidak pada tahun berjalan dan tidak dibuat sendiri

Tidak memiliki kalender pendidikan pada tahun berjalan

(4)

pelaksanaan dan evaluasi program dan kegiatan tahunan

perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program dan kegiatan tahunan 14 Memiliki kalender pendidikan

pada tahun berjalan dan dibuat sendiri yang mencakup ke-lima unsur yaitu: penetapan awal tahun ajaran, waktu efektif pembelajaran, hari-hari libur, penetapan akhir tahun ajaran dan penetapan waktu penyerahan laporan berkala.

Memiliki kalender pendidikan pada tahun berjalan dan dibuat sendiri yang mencakup 4 unsur dari ke- lima unsur yaitu: penetapan awal tahun ajaran, waktu efektif pembelajaran, hari-hari libur, penetapan akhir tahun ajaran dan penetapan waktu penyerahan laporan berkala.

Memiliki kalender pendidikan pada tahun berjalan dan dibuat sendiri yang mencakup 3 unsur dari ke-lima unsur yaitu:

penetapan awal tahun ajaran, waktu efektif pembelajaran, hari- hari libur, penetapan akhir tahun ajaran dan penetapan waktu penyerahan laporan berkala.

Memiliki kalender pendidikan pada tahun berjalan dan dibuat sendiri yang mencakup 2 atau 1 dari ke-lima unsur yaitu:

penetapan awal tahun ajaran, waktu efektif pembelajaran, hari- hari libur, penetapan akhir tahun ajaran dan penetapan waktu penyerahan laporan berkala.

Tidak memiliki kalender pendidikan pada tahun berjalan.

2.4.2 Sosialisasi Kalender Pendidikan

15 Melakukan sosialisasi kalender pendidikan melalui media/ kegiatan meliputi pertemuan dengan orangtua, ditempelkan di dinding, radio, media elektronik/non- elektronik

Melakukan sosialisasi kalender pendidikan melalui 3 dari 4 media/ kegiatan meliputi pertemuan dengan orangtua, ditempelkan di dinding, radio, media elektronik/non-elektronik

Melakukan sosialisasi kalender pendidikan melalui 2 dari 4 media/ kegiatan meliputi pertemuan dengan orangtua, ditempelkan di dinding, radio, media elektronik/non-elektronik

Melakukan sosialisasi kalender pendidikan melalui 1 dari 4 media/ kegiatan meliputi pertemuan dengan orangtua, ditempelkan di dinding, radio, media elektronik/non-elektronik

Tidak melakukan sosialisasi kalender pendidikan.

3.1.1 Rencana Kegiatan Semester

16 Memiliki Rencana Kegiatan Semester (RKS) yang memuat 6 hal , yaitu: tema bulanan, sub-tema, strategi pembelajaran, capaian aspek perkembangan, evaluasi pembelajaran bulanan dan alokasi waktu

Memiliki Rencana Kegiatan Semester (RKS) yang memuat 5 dari 6 hal , yaitu:

tema bulanan, sub-tema, strategi pembelajaran, capaian aspek perkembangan, evaluasi pembelajaran bulanan dan alokasi waktu

Memiliki Rencana Kegiatan Semester (RKS) yang memuat 4 dari 6 hal , yaitu:tema bulanan, sub-tema, strategi pembelajaran, capaian aspek perkembangan, evaluasi pembelajaran bulanan dan alokasi waktu

Memiliki Rencana Kegiatan Semester (RKS) yang memuat 3 dari 6 hal , yaitu: tema bulanan, sub-tema, strategi

pembelajaran, capaian aspek perkembangan, evaluasi pembelajaran bulanan dan alokasi waktu

Tidak membuat RKS tertulis

3.1.2 Rencana Kegiatan Mingguan

17 Memiliki Rencana Kegiatan Mingguan (RKM) yang memuat 4 hal, yaitu tujuan pembelajaran, strategi pembelajaran, materi pembelajaran dan alokasi waktu

Memiliki Rencana Kegiatan Mingguan (RKM) yang memuat 3 dari 4 hal, yaitu tujuan pembelajaran, strategi pembelajaran, materi pembelajaran dan alokasi waktu

Memiliki Rencana Kegiatan Mingguan (RKM) yang memuat 2 dari 4 hal, yaitu tujuan pembelajaran, strategi pembelajaran, materi pembelajaran dan alokasi waktu

Memiliki Rencana Kegiatan Mingguan (RKM) yang memuat 1 dari 4 hal, yaitu tujuan pembelajaran, strategi pembelajaran, materi pembelajaran dan alokasi waktu

Tidak membuat RKM tertulis

3.1.3 Rencana Kegiatan Harian

18 Memiliki Rencana Kegiatan Harian (RKH) yang memuat 8 hal, yaitu: tanggal, bulan dan tahun penggunaan RKH, tema/sub-tema, alokasi waktu, materi pembelajaran, strategi pembelajaran, APE dan sumber belajar di lingkungan, dan penilaian

Memiliki Rencana Kegiatan Harian (RKH) yang memuat 6 dari 8 hal, yaitu: tanggal, bulan dan tahun penggunaan RKH, tema/sub-tema, alokasi waktu, materi pembelajaran, strategi pembelajaran, APE dan sumber belajar di lingkungan, dan penilaian

Memiliki Rencana Kegiatan Harian (RKH) yang memuat 4 dari 8 hal, yaitu: tanggal, bulan dan tahun penggunaan RKH, tema/sub-tema, alokasi waktu, materi pembelajaran, strategi pembelajaran, APE dan sumber belajar di lingkungan, dan penilaian

Memiliki Rencana Kegiatan Harian (RKH) yang memuat 2 atau 1 dari 8 hal, yaitu: tanggal, bulan dan tahun penggunaan RKH, tema/sub-tema, alokasi waktu, materi pembelajaran, strategi pembelajaran, APE dan sumber belajar di lingkungan, dan penilaian

Tidak membuat RKH tertulis

(5)

3.1.4 Program Holistik Integratif

19 Mempunyai program holistik integratif yang mencakup 5 hal, yaitu: kesehatan, gizi, rangsangan pendidikan, pengasuhan dan perlindungan

Mempunyai program holistik integratif yang mencakup 4 dari 5 hal, yaitu: kesehatan, gizi, rangsangan pendidikan, pengasuhan dan

perlindungan

Mempunyai program holistik integratif yang mencakup 3 dari 5 hal, yaitu: kesehatan, gizi, rangsangan pendidikan, pengasuhan dan perlindungan

Mempunyai program holistik integratif yang mencakup 2 atau 1 dari 5 hal, yaitu: kesehatan, gizi, rangsangan pendidikan, pengasuhan dan perlindungan

Tidak mempunyai program holistik integratif.

20 Memuat unsur holistik integratif dengan membuat catatan tertulis tentang 5 hal, yaitu: riwayat kesehatan anak, riwayat imunisasi anak, deteksi dini tumbuh kembang anak, anak memmerlukan perhatian khusus dan waktu kunjungan waktu kesehatan.

Memuat unsur holistik integratif dengan membuat catatan tertulis tentang 4 dari 5 hal, yaitu: riwayat kesehatan anak, riwayat imunisasi anak, deteksi dini tumbuh kembang anak, anak memmerlukan perhatian khusus dan waktu kunjungan waktu kesehatan.

Memuat unsur holistik integratif dengan membuat catatan tertulis tentang 3 dari 5 hal, yaitu:

riwayat kesehatan anak, riwayat imunisasi anak, deteksi dini tumbuh kembang anak, anak memmerlukan perhatian khusus dan waktu kunjungan waktu kesehatan.

Memuat unsur holistik integratif dengan membuat catatan tertulis tentang 2 atau 1 dari 5 hal, yaitu: riwayat kesehatan anak, riwayat imunisasi anak, deteksi dini tumbuh kembang anak, anak memmerlukan perhatian khusus dan waktu kunjungan waktu kesehatan.

Tidak memuat unsur holistik integratif.

3.2.1 Penataan Lingkungan Main

21 Melaksanakan pembelajaran dengan suasana bermain yang berciri 5, yaitu aman, nyaman, bersih, sehat dan menarik

Melaksanakan pembelajaran dengan suasana bermain yang berciri 4 dari 5, yaitu aman, nyaman, bersih, sehat dan menarik

Melaksanakan pembelajaran dengan suasana bermain yang berciri 3 dari 5, yaitu aman, nyaman, bersih, sehat dan menarik

Melaksanakan pembelajaran dengan suasana bermain yang berciri 2 atau 1 dari 5, yaitu aman, nyaman, bersih, sehat dan menarik

Tidak melaksanakan pembelajaran dengan suasana bermain yang berciri 5, yaitu aman, nyaman, bersih, sehat dan menarik

3.2.2

Pengorganisasian Kegiatan

22 Melaksanakan kegiatan pembelajaran di 5 alternatif ruang belajar, yaitu: di dalam dan luar ruang/kelas dengan APE, di dalam dan luar ruang/kelas, di dalam ruang/kelas, di luar ruang/kelas dan di luar lingkungan PAUD

Melaksanakan kegiatan pembelajaran di 4 dari 5 alternatif ruang belajar, yaitu: di dalam dan luar ruang/kelas dengan APE, di dalam dan luar ruang/kelas, di dalam ruang/kelas, di luar ruang/kelas dan di luar lingkungan PAUD

Melaksanakan kegiatan pembelajaran di 3 dari 5 alternatif ruang belajar, yaitu: di dalam dan luar ruang/kelas dengan APE, di dalam dan luar ruang/kelas, di dalam ruang/kelas, di luar ruang/kelas dan di luar lingkungan PAUD

Melaksanakan kegiatan pembelajaran di 2 dari 5 alternatif ruang belajar, yaitu: di dalam dan luar ruang/kelas dengan APE, di dalam dan luar ruang/kelas, di dalam ruang/kelas, di luar ruang/kelas dan di luar lingkungan PAUD

Tidak melaksanakan kegiatan pembelajaran di 5 alternatif ruang belajar, yaitu: di dalam dan luar ruang/kelas dengan APE, di dalam dan luar ruang/kelas, di dalam ruang/kelas, di luar ruang/kelas dan di luar lingkungan PAUD

23 Mengorganisasiskan kegiatan pembelajaran dengan 3 kegiatan pokok (pembukaan, inti dan penutup) yang

diorganisasikan pada kelompok kecil homogen

Mengorganisasiskan kegiatan pembelajaran dengan 3 kegiatan pokok (pembukaan, inti dan penutup) yang diorganisasikan pada kelompok kecil heterogen

Mengorganisasiskan kegiatan pembelajaran dengan 3 kegiatan pokok (pembukaan, inti dan penutup) yang diorganisasikan pada kelompok besar homogen

Mengorganisasiskan kegiatan pembelajaran dengan 3 kegiatan pokok (pembukaan, inti dan penutup) yang

diorganisasikan pada kelompok besar heterogen

Tidak mengorganisasiskan kegiatan pembelajaran dengan 3 kegiatan pokok.

3.3.1 Waktu

Penilaian 24 Melaksanakan penilaian proses dan hasil pembelajaran dalam bentuk 4 satuan waktu, yaitu:

setiap hari, setiap minggu, setap bulan dan setiap semester

Melaksanakan penilaian proses dan hasil pembelajaran dalam bentuk 3 dari 4 satuan waktu, yaitu: setiap hari, setiap minggu, setap

Melaksanakan penilaian proses dan hasil pembelajaran dalam bentuk 2 dari 4 satuan waktu, yaitu: setiap hari, setiap minggu, setap bulan dan setiap semester

Melaksanakan penilaian proses dan hasil pembelajaran dalam bentuk 1 dari 4 satuan waktu, yaitu: setiap hari, setiap minggu, setap bulan dan setiap semester

Tidak melaksanakan penilaian proses dan hasil pembelajaran dalam bentuk satuan waktu

(6)

bulan dan setiap semester 3.3.2 Teknik

Penilaian 25 Melaksanakan penilaian proses pembelajaran dengan 5 teknik penilaian, yaitu: observasi, catatan anekdot, hasil karya, unjuk kerja dan portofolio

Melaksanakan penilaian proses pembelajaran dengan 4 dari 5 teknik penilaian, yaitu:

observasi, catatan anekdot, hasil karya, unjuk kerja dan portofolio

Melaksanakan penilaian proses pembelajaran dengan 3 dari 5 teknik penilaian, yaitu: observasi, catatan anekdot, hasil karya, unjuk kerja dan portofolio

Melaksanakan penilaian proses pembelajaran dengan 2 atau 1 dari 5 teknik penilaian, yaitu:

observasi, catatan anekdot, hasil karya, unjuk kerja dan portofolio

Tidak menggunakan proses pembelajaran dengan berbagai teknik penilaian

4.1.1 Kualifikasi Akademik Pendidik

26 Memiliki pendidik berkualifikasi S1 PAUD/ psikologi

Memiliki pendidik berkualifikasi S1 Pendidikan

Memiliki pendidik berkualifikasi S1 non kependidikan / D2 PGTK

Memiliki pendidik berkualifikasi Diploma 1,2,3 non

kependidikan/SLTA/SPG

Tidak memiliki pendidik berkualifikasi SLTA 4.1.2 Kompetensi

Pendidik 27

Memiliki sertifikat pelatihan PAUD , minimal 3 kali dengan pengalaman kerja minimal 4 tahun atau memiliki sertifikat pelatihan 4 kali dengan pengalaman kerja minimal 3 tahun

Memiliki sertifikat pelatihan PAUD , minimal 2 kali, dengan pengalaman kerja minimal 3 tahun atau memiliki sertifikat pelatihan PAUD , minimal 3 kali, dengan pengalaman kerja minimal 2 tahun

Memiliki sertifikat pelatihan PAUD , minimal 1 kali, dengan

pengalaman kerja minimal 2 tahun atau memiliki sertifikat pelatihan PAUD , minimal 2 kali, dengan pengalaman kerja minimal 1 tahun

Memiliki sertifikat pelatihan PAUD , minimal 1 kali, dengan pengalaman kerja minimal 1 tahun

Tidak pernah mengikuti pelatihan PAUD.

4.2.1 Kualifikasi Akademik Tenaga Kependidikan

28

Memiliki tenaga kependidikan berkualifikasi S1 Kependidikan

Memiliki tenaga kependidikan berkualifikasi S1 non kependidikan

Memiliki tenaga kependidikan

berkualifikasi D2 Memiliki tenaga kependidikan berkualifikasi SLTA

Tidak memiliki tenaga kependidikan berkualifikasi SLTA

4.2.2 Kompetensi Tenaga Kependidikan

29 Memiliki sertifikat pelatihan PAUD, manajemen, kepemimpinan dan kewirausahaan pendidikan.

Memiliki sertifikat pelatihan PAUD, manajemen dan kepemimpinan

Memiliki sertifikat pelatihan PAUD

dan manajemen Memiliki sertifikat pelatihan

PAUD Tidak memiliki sertifikat

pelatihan manajemen

(7)

5.1.1 Sarana

Pendidikan 30 Memiliki sarana pendidikan yang terdiri atas 7 jenis, yaitu:

sarana bermain luar, sarana bermain dalam, buku, gambar- gambar, tape recorder (khusus untuk TPA memiliki ruang tidur dan ruang makan)

Memiliki sarana pendidikan yang terdiri atas 5 dari 7 jenis, yaitu:

sarana bermain luar, sarana bermain dalam, buku, gambar-gambar, tape recorder, (khusus untuk TPA memiliki ruang tidur dan ruang makan)

Memiliki sarana pendidikan yang terdiri atas 3 dari 7 jenis, yaitu:

sarana bermain luar, sarana bermain dalam, buku, gambar- gambar, tape recorder, (khusus untuk TPA memiliki ruang tidur dan ruang makan)

Memiliki sarana pendidikan yang terdiri atas 2 atau 1 dari 7 jenis, yaitu: sarana bermain luar, sarana bermain dalam, buku, gambar-gambar, tape recorder, (khusus untuk TPA memiliki ruang tidur dan ruang makan)

Tidak memiliki sarana pendidikan yang terdiri atas 7 jenis.

5.1.2 Sarana Pembelajaran

31 Memiliki sarana pembelajaran yang meliputi 10 jenis, yaitu:

balok, puzzle, alat bermain ukuran, alat bermain

keaksaraan, alat bermain peran, alat berman sensorimotor, alat pengukur berat badan, alat pengukur tinggi badan dan perlengkapan cuci tangan

Memiliki sarana pembelajaran yang meliputi 7 dari 10 jenis, yaitu: balok, puzzle, alat bermain ukuran, alat bermain keaksaraan, alat bermain peran, alat berman sensorimotor, alat pengukur berat badan, alat pengukur tinggi badan dan perlengkapan cuci tangan

Memiliki sarana pembelajaran yang meliputi 4 dari 10 jenis, yaitu:

balok, puzzle, alat bermain ukuran, alat bermain keaksaraan, alat bermain peran, alat berman sensorimotor, alat pengukur berat badan, alat pengukur tinggi badan dan perlengkapan cuci tangan

Memiliki sarana pembelajaran yang meliputi 1 dari 10 jenis, yaitu: balok, puzzle, alat bermain ukuran, alat bermain keaksaraan, alat bermain peran, alat berman sensorimotor, alat pengukur berat badan, alat pengukur tinggi badan dan perlengkapan cuci tangan

Tidak memiliki sarana pembelajaran yang meliputi 10 jenis.

5.2.1 Lahan 32 Memiliki luas lahan 500 m² atau

lebih Memiliki luas lahan

antara 300 – 400 m² Memiliki luas lahan antara 200-300

m² Memiliki luas lahan antara 100-

200 m² Memiliki luas lahan di bawah

100 m2 5.2.2 Gedung 33 Memiliki gedung yang jenis dan

jumlah ruangnya terdiri atas 6 jenis, yaitu: ruang kelas/belajar, kantor, ruang guru, gudang, toilet dan ruang serba guna

Memiliki gedung yang jenis dan jumlah ruangnya terdiri atas 4 dari 6 jenis, yaitu: ruang kelas/belajar, kantor, ruang guru, gudang, toilet dan ruang serba guna

Memiliki gedung yang jenis dan jumlah ruangnya terdiri atas 2 dari 6 jenis, yaitu: ruang kelas/belajar, kantor, ruang guru, gudang, toilet dan ruang serba guna

Memiliki gedung yang jenis dan jumlah ruangnya terdiri atas 1 dari 6 jenis, yaitu: ruang kelas/belajar, kantor, ruang guru, gudang, toilet dan ruang serba guna

Tidak memiliki gedung yang jenis dan jumlahnya beragam sesuai dengan keperluan

34 Memiliki ruang dan halaman bermain yang memenuhi 6 persyaratan, yaitu: keamanan, kebersihan, kesehatan, kenyamanan dan keindahan

Memiliki ruang dan halaman bermain yang memenuhi 4 dari 6 persyaratan, yaitu:

keamanan, kebersihan, kesehatan, kenyamanan dan keindahan

Memiliki ruang dan halaman bermain yang memenuhi 2 dari 6 persyaratan, yaitu: keamanan, kebersihan, kesehatan, kenyamanan dan keindahan

Memiliki ruang dan halaman bermain yang memenuhi 1 dari 6 persyaratan, yaitu: keamana, kebersihan, kesehatan, kenyamanan dan keindahan

Tidak memiliki ruang dan halaman bermain yang memenuhi 6 persyaratan, yaitu:

keamanan, kebersihan, kesehatan, kenyamanan dan keindahan

5.2.3 Status

Kepemilikan 35 Gedung milik sendiri yang dibuktikan dengan dokumen yang sah

Gedung milik pemerintah yang dibuktikan dengan dokumen yang sah

Gedung digunakan tentative (pinjam pakai) yang dibuktikan dengan dokumen yang sah

Gedung digunakan tentative

tanpa dokumen yang sah Tidak memiliki gedung yang tetap untuk belajar 5.2.4 Prasarana

Instalasi 36 Memiliki prasarana instalasi

dalam 4 jenis peralatan, yaitu: Memiliki prasarana

instalasi dalam 3 dari 4 Memiliki prasarana instalasi dalam

2 dari 4 jenis peralatan, yaitu: Memiliki prasarana instalasi

dalam 1 dari 4 jenis peralatan, Tidak memiliki prasarana instalasi

(8)

listrik/penerangan lain, air, alat

komunikasi (telepon,HP) internet jenis peralatan, yaitu:

listrik/penerangan lain, air, alat komunikasi (telepon,HP) internet

listrik/penerangan lain, air, alat

komunikasi (telepon,HP) internet yaitu: listrik/penerangan lain, air, alat komunikasi (telepon,HP) internet

6.1.1 Visi, Misi dan

Tujuan 37 Memiliki rumusan visi yang

bercirikan 5, yaitu: singkat padat, realistik, visioner, antisipatif dan terukur secara t jelas

Memiliki rumusan visi yang bercirikan 4 dari 5, yaitu: singkat padat, realistik, visioner, antisipatif dan terukur secara jelas

Memiliki rumusan visi yang bercirikan 3 dari 5, yaitu: singkat padat, realistik, visioner, antisipatif dan terukur secara jelas

Memiliki rumusan visi yang bercirikan 2 atau 1 dari 5, yaitu:

singkat padat, realistik, visioner, antisipatif dan terukur jelas

Tidak memiliki rumusan visi yang yang bercirikan 5 aspek

38 Memiliki rumusan misi yang bercirikan 5, yaitu: singka padat, realistik, konsisten dengan visi, programatik dan terukur secara jelas

Memiliki rumusan misi yang bercirikan 4 dari 5, yaitu: singkat padat, realistik, konsisten dengan visi, programatik dan terukur secara jelas

Memiliki rumusan misi yang bercirikan 5, yaitu: singkat padat, realistik, konsisten dengan visi, programatik dan terukur secara jelas

Memiliki rumusan misi yang bercirikan 5, yaitu: singkat padat, realistik, konsisten dengan visi, programatik dan terukur secara jelas

Tidak memiliki rumusan misi yang jelas

39 Memiliki rumusan tujuan yang bercirikan 5, yaitu :konsisten dengan visi, konsisten dengan misi, realistik, lugas dan terukur dengan jelas

Memiliki rumusan tujuan yang bercirikan 4 dari 5, yaitu :konsisten dengan visi, konsisten dengan misi, realistik, lugas dan terukur dengan jelas

Memiliki rumusan tujuan yang bercirikan 3 dari 5, yaitu :konsisten dengan visi, konsisten dengan misi, realistik, lugas dan terukur dengan jelas

Memiliki rumusan tujuan yang bercirikan 2 atau 1 dari 5, yaitu :konsisten dengan visi, konsisten dengan misi, realistik, lugas dan terukur dengan jelas

Tidak memiliki rumusan tujuan yang jelas

6.1.2 Sosialisasi Visi, Misi dan Tujuan

40 Sosialisasi visi, misi dan tujuan dilakukan melalui 6 media atau kegiatan, seperti media cetak (leaflet, brochure, banner), rapat orangtua, rapat kerja lembaga, media on line (web) dan ditempel di papan pengumuman.

Sosialisasi visi, misi dan tujuan dilakukan melalui 4 dari 6 media atau kegiatan, seperti media cetak (leaflet, brochure, banner), rapat orangtua, rapat kerja lembaga, media on line (web) dan ditempel di papan pengumuman.

Sosialisasi visi, misi dan tujuan dilakukan melalui 2 dari 6 media atau kegiatan, seperti media cetak (leaflet, brochure, banner), rapat orangtua, rapat kerja lembaga, media on line (web) dan ditempel di papan pengumuman.

Sosialisasi visi, misi dan tujuan dilakukan melalui 1 dari 6 media atau kegiatan, seperti media cetak (leaflet, brochure, banner), rapat orangtua, rapat kerja lembaga, media on line (web) dan ditempel di papan pengumuman.

Tidak menyosialisasikan visi, misi dan tujuan

6.1.3 Rencana Kerja Tahunan

41 Memiliki Rencana Kerja Tahunan yang memuat 5 unsur, yaitu: tujuan, kebijakan, program/kegiatan, milestone, pembiayaan

Memiliki Rencana Kerja Tahunan yang memuat 4 dari 5 unsur, yaitu:

tujuan, kebijakan, program/kegiatan, milestone, pembiayaan

Memiliki Rencana Kerja Tahunan yang memuat 3 dari 5 unsur, yaitu:

tujuan, kebijakan, program/kegiatan, milestone, pembiayaan

Memiliki Rencana Kerja Tahunan yang memuat 2 atau 1 dari dari 5 unsur, yaitu: tujuan, kebijakan, program/kegiatan, milestone, pembiayaan

Tidak memiliki Rencana Kegiatan Tahunan

6.1.4 Rencana Kerja Lima Tahunan

42 Memiliki Rencana Kerja Lima Tahunan yang memuat 5 unsur, yaitu: tujuan, kebijakan, program/kegiatan, milestone dan pembiayaan

Memiliki Rencana Kerja Lima Tahunan yang memuat 4 dari 5 unsur, yaitu: tujuan, kebijakan, program/kegiatan, milestone dan pembiayaan

Memiliki Rencana Kerja Lima Tahunan yang memuat 3 dari 5 unsur, yaitu: tujuan, kebijakan, program/kegiatan, milestone dan pembiayaan

Memiliki Rencana Kerja Lima Tahunan yang memuat 2 atau 1 dari dari 5 unsur, yaitu: tujuan, kebijakan, program/kegiatan, milestone dan pembiayaan

Tidak memiliki Rencana Kegiatan Lima Tahunan

(9)

6.2.1 Struktur

Organisasi 43 Memiliki struktur organisasi yang memuat 4 unsur organisasi, yaitu: personalia, jabatan personalia, alur tanggung jawab, identitas personalia

Memiliki struktur organisasi yang memuat 3 dari 4 unsur organisasi, yaitu: personalia, jabatan personalia, alur tanggung jawab, identitas personalia

Memiliki struktur organisasi yang memuat 2 dari 4 unsur organisasi, yaitu: personalia, jabatan personalia, alur tanggung jawab, identitas personalia

Memiliki struktur organisasi yang memuat 1 dari 4 unsur organisasi, yaitu: personalia, jabatan personalia, alur tanggung jawab, identitas personalia

Tidak memiliki struktur organisasi yang memuat 4 unsur organisasi.

44 Memiliki deskripsi tugas yang mencerminkan 5 kriteria , yaitu:

jelas, lugas, inspiratif, komprehensif dan sinambung

Memiliki deskripsi tugas yang mencerminkan 4 dari 5 kriteria, yaitu:

jelas, lugas, inspiratif, komprehensif dan sinambung

Memiliki deskripsi tugas yang mencerminkan 3 dari 5 kriteria, yaitu: jelas, lugas, inspiratif, komprehensif dan sinambung

Memiliki deskripsi tugas yang mencerminkan 2 atau 1 dari 5 kriteria , yaitu: jelas, lugas, inspiratif, komprehensif dan sinambung

Tidak memiliki deskripsi tugas yang jelas, lugas, inspiratif, komprehensif dan snambung.

6.2.2 Jaringan

Kemitraan 45 Memiliki jaringan

kerjasama/kemitraan dengan pihak lain berpinsipkan 5 poin, yaitu: formal, saling menguntungkan, relevan, kolaboratif dan berkelanjutan

Memiliki jaringan kerjasama/kemitraan dengan pihak lain berpinsipkan 4 dari 5 poin, yaitu: formal, saling menguntungkan, relevan, kolaboratif dan berkelanjutan

Memiliki jaringan

kerjasama/kemitraan dengan pihak lain berpinsipkan 3 dari 5 poin, yaitu: formal, saling menguntungkan, relevan, kolaboratif dan berkelanjutan

Memiliki jaringan

kerjasama/kemitraan dengan pihak lain berpinsipkan 2 atau 1 dari 5 poin, yaitu: formal, saling menguntungkan, relevan, kolaboratif dan berkelanjutan

Tidak memiliki jaringan kerjasama/kemitraan dengan pihak lain .

6.3.1 Panduan

Pelaksanaan 46 Memiliki buku panduan yang meliputi 5 jenis, yaitu : panduan pelaksanaan pembelajaran, panduan pengembangan kurikulum, panduan

penggunaan sarana prasarana, panduan administrasi dan ketatausahaan dan panduan program keorangtuaan.

Memiliki buku panduan yang meliputi 4 dari 5 jenis, yaitu : panduan pelaksanaan pembelajaran, panduan pengembangan kurikulum, panduan penggunaan sarana prasarana, panduan administrasi dan ketatausahaan dan panduan program keorangtuaan.

Memiliki buku panduan yang meliputi 3 dari 5 jenis, yaitu : panduan pelaksanaan pembelajaran, panduan pengembangan kurikulum, panduan penggunaan sarana prasarana, panduan administrasi dan ketatausahaan dan panduan program keorangtuaan.

Memiliki buku panduan yang meliputi 2 atau 1 5 jenis, yaitu : panduan pelaksanaan pembelajaran, panduan pengembangan kurikulum, panduan penggunaan sarana prasarana, panduan

administrasi dan ketatausahaan dan panduan program keorangtuaan.

Tidak memiliki buku panduan yang meliputi 5 jenis tersebut.

6.3.2 Pengadministra- sian

47 Memiliki buku administrasi dalam 5 kategori, yaitu: buku induk anak didik, buku kas, buku surat masuk dan keluar, buku inventaris barang dan buku tamu

Memiliki buku

administrasi dalam 4 dari 5 kategori, yaitu: buku induk anak didik, buku kas, buku surat masuk dan keluar, buku inventaris barang dan buku tamu

Memiliki buku administrasi dalam 3 dari 5 kategori, yaitu: buku induk anak didik, buku kas, buku surat masuk dan keluar, buku inventaris barang dan buku tamu

Memiliki buku administrasi dalam 2 atau 1 dari 5 kategori, yaitu: buku induk anak didik, buku kas, buku surat masuk dan keluar, buku inventaris barang dan buku tamu

Tidak memiliki buku administrasi dalam 5 kategori.

(10)

6.3.3 Sistem Informasi Manajemen

48 Memiliki sistem informasi manajemen yang meliputi 11 jenis, yaitu: papan

pengumuman, brosur/selebaran, buku panduan satuan, penyebarluasan informasi satuan melui media cetak (koran,majalah dll), penyebarluasan informasi satuan melalui media elektronik (tv, blog, sms dll), pengelolaan data peserta didik, pengelolaan data guru, pencatatan pembayaran uang SPP, pencetakan kutansi pembayaran dan pengelolaan penilaian

Memiliki sistem informasi manajemen yang meliputi 8 dari 11 jenis, yaitu: papan pengumuman, brosur/selebaran, buku panduan satuan, penyebarluasan informasi satuan melui media cetak (koran,majalah dll), penyebarluasan informasi satuan melalui media elektronik (tv, blog, sms dll),

pengelolaan data peserta didik, pengelolaan data guru, pencatatan pembayaran uang SPP, pencetakan kutansi pembayaran dan pengelolaan penilaian

Memiliki sistem informasi manajemen yang meliputi 5 dari 11 jenis, yaitu: papan pengumuman, brosur/selebaran, buku panduan satuan, penyebarluasan informasi satuan melui media cetak (koran,majalah dll),

penyebarluasan informasi satuan melalui media elektronik (tv, blog, sms dll), pengelolaan data peserta didik, pengelolaan data guru, pencatatan pembayaran uang SPP, pencetakan kutansi pembayaran dan pengelolaan penilaian

Memiliki sistem informasi manajemen yang meliputi 2 atau 1 jenis, yaitu: papan

pengumuman, brosur/selebaran, buku panduan satuan, penyebarluasan informasi satuan melui media cetak (koran,majalah dll), penyebarluasan informasi satuan melalui media elektronik (tv, blog, sms dll), pengelolaan data peserta didik, pengelolaan data guru, pencatatan pembayaran uang SPP, pencetakan kutansi pembayaran dan pengelolaan penilaian

Tidak memiliki sistem informasi manajemen.

6.4.1 Penjadwalan 49 Melakukan pengawasan terhadap proses dan hasil pelaksanaan program dengan 4 frekuensi waktu, yaitu; satu tahun tiga kali, satu semester sekali, satu tahun sekali dan satu tahun dua kali.

Melakukan pengawasan terhadap proses dan hasil pelaksanaan program dengan 3 dari 4 frekuensi waktu, yaitu;

satu tahun tiga kali, satu semester sekali, satu tahun sekali dan satu tahun dua kali.

Melakukan pengawasan terhadap proses dan hasil pelaksanaan program dengan 2 dari 4 frekuensi waktu, yaitu; satu tahun tiga kali, satu semester sekali, satu tahun sekali dan satu tahun dua kali.

Melakukan pengawasan terhadap proses dan hasil pelaksanaan program dengan 1 dari 4 frekuensi waktu, yaitu;

satu tahun tiga kali, satu semester sekali, satu tahun sekali dan satu tahun dua kali.

Tidak melakukan pengawasan terhadap proses dan hasil pelaksanaan program

6.4.2 Pelaporan 50 Memiliki laporan hasil pengawasan yang mengandung 5 uraian singkat tentang masalah yang ditemukan, penyebab terjadinya masalah, solusi terhadap masalah, kendala dalam pelaksanaan dan tindak lanjut dari hasil solusi yang diberikan

Memiliki laporan hasil pengawasan yang mengandung 4 dari 5 uraian singkat tentang masalah yang ditemukan, penyebab terjadinya masalah, solusi terhadap masalah, kendala dalam pelaksanaan dan tindak lanjut dari hasil solusi yang diberikan

Memiliki laporan hasil pengawasan yang mengandung 3 dari 5 uraian singkat tentang masalah yang ditemukan, penyebab terjadinya masalah, solusi terhadap masalah, kendala dalam pelaksanaan dan tindak lanjut dari hasil solusi yang diberikan

Memiliki laporan hasil pengawasan yang mengandung 2 atau 1 dari 5 uraian singkat tentang masalah yang ditemukan, penyebab terjadinya masalah, solusi terhadap masalah, kendala dalam pelaksanaan dan tindak lanjut dari hasil solusi yang diberikan

Tidak memiliki laporan hasil pengawasan

6.5.1 Unsur

Penilaian 51 Memiliki penilaian terhadap hasil kerja yang meliputi 5 unsur, yaitu: kesesuaian dengan visi,misi dan tujuan, kesesuaian dengan rencana kerja,

Memiliki penilaian terhadap hasil kerja yang meliputi 4 dari 5 unsur, yaitu: kesesuaian dengan visi,misi dan

Memiliki penilaian terhadap hasil kerja yang meliputi 3 dari 5 unsur, yaitu: kesesuaian dengan visi,misi dan tujuan, kesesuaian dengan rencana kerja, kesesuaian dengan

Memiliki penilaian terhadap hasil kerja yang meliputi 2 atau 1 dari 5 unsur, yaitu: kesesuaian dengan visi,misi dan tujuan, kesesuaian dengan rencana

Tidak memiliki penilaian terhadap hasil kerja .

(11)

6.5.3

Penghargaan 53 Penerimaan penghargaan yang pernah diperoleh pada 4 tingkatan, seperti lokal, provinsi/regional, nasional dan internasional

Penerimaan penghargaan yang pernah diperoleh pada 3 dari 4 tingkatan, seperti lokal, provinsi/regional, nasional dan internasional

Penerimaan penghargaan yang pernah diperoleh pada 2 dari 4 tingkatan, seperti lokal, provinsi/regional, nasional dan internasional

Penerimaan penghargaan yang pernah diperoleh pada 1 dari 4 tingkatan, seperti lokal, provinsi/regional, nasional dan internasional

Tidak pernah menerima penghargaan pada tingkat apapun.

7.1.1 Jenis

Pembiayaan 54 Perencanaan jenis pembiayaan dilakukan dalam 4 jenis cakupan , yaitu biaya investasi, biaya operasional, biaya personal dan tak terduga

Perencanaan jenis pembiayaan dilakukan dalam 3 dari 4 jenis cakupan , yaitu biaya investasi, biaya operasional, biaya personal dan tak terduga

Perencanaan jenis pembiayaan dilakukan dalam 2 dari 4 jenis cakupan , yaitu biaya investasi, biaya operasional, biaya personal dan tak terduga

Perencanaan jenis pembiayaan dilakukan dalam 1 dari 4 jenis cakupan , yaitu biaya investasi, biaya operasional, biaya personal dan tak terduga

Tidak memiliki perencanaan jenis pembiayaan.

7.1.2 Sumber

Pembiayaan 55 Sumber dana per tahun meliputi 5 sumber, yaitu: pemerintah, yayasan, orangtua/masyarakat, perusahaan (CSR), dan swadana/unit usaha

Sumber dana per tahun meliputi 4 dari 5 sumber, yaitu: pemerintah, yayasan, orangtua/

masyarakat, perusahaan (CSR), dan swadana/unit usaha

Sumber dana per tahun meliputi 3 dari 5 sumber, yaitu: pemerintah, yayasan, orangtua/ masyarakat, perusahaan (CSR), dan swadana/unit usaha

Sumber dana per tahun meliputi 2 atau 1 dari 5 sumber, yaitu:

pemerintah, yayasan, orangtua/

masyarakat, perusahaan (CSR), dan swadana/unit usaha

Tidak memiliki sumber dana per tahun.

kesesuaian dengan sasaran, kesesuaian waktu dan ketepatan dalam penyelesaian masalah

tujuan, kesesuaian dengan rencana kerja, kesesuaian dengan sasaran, kesesuaian waktu dan ketepatan dalam penyelesaian masalah

sasaran, kesesuaian waktu dan ketepatan dalam penyelesaian masalah

kerja, kesesuaian dengan sasaran, kesesuaian waktu dan ketepatan dalam penyelesaian masalah

6.5.2

Pendokumentasian 52 Pendokumentasian hasil penilaian dilakukan dalam 4 bentuk catatan, seperti: catatan yang dianalisis dan dilaporkan, catatan yang dianalisis tidak dilaporkan, catatan dilaporkan tanpa analisis dan catatan tidak dianalisis dan tidak dilaporkan

Pendokumentasian hasil penilaian dilakukan dalam 3 dari 4 bentuk catatan, seperti: catatan yang dianalisis dan dilaporkan, catatan yang dianalisis tidak dilaporkan, catatan dilaporkan tanpa analisis dan catatan tidak dianalisis dan tidak dilaporkan

Pendokumentasian hasil penilaian dilakukan dalam 2 dari 4 bentuk catatan, seperti: catatan yang dianalisis dan dilaporkan, catatan yang dianalisis tidak dilaporkan, catatan dilaporkan tanpa analisis dan catatan tidak dianalisis dan tidak dilaporkan

Pendokumentasian hasil penilaian dilakukan dalam 1 dari 4 bentuk catatan, seperti:

catatan yang dianalisis dan dilaporkan, catatan yang dianalisis tidak dilaporkan, catatan dilaporkan tanpa analisis dan catatan tidak dianalisis dan tidak dilaporkan

Tidak mendokumentasikan hasil penilaian.

(12)

7.2.1 Laporan Penggunaan

56 Pelaporan alokasi penggunaan dana per tahun dilakukan kepada 5 pihak, seperti yayasan, orangtua, Dinas Pendidikan, perusahaan (CSR) dan donatur

Pelaporan alokasi penggunaan dana per tahun dilakukan kepada 4 dari 5 pihak, seperti yayasan, orangtua, Dinas Pendidikan, perusahaan (CSR) dan donatur

Pelaporan alokasi penggunaan dana per tahun dilakukan kepada 3 dari 5 pihak, seperti yayasan, orangtua, Dinas Pendidikan, perusahaan (CSR) dan donatur

Pelaporan alokasi penggunaan dana per tahun dilakukan kepada 2 atau 1 dari 5 pihak, seperti yayasan, orangtua, Dinas Pendidikan, perusahaan (CSR) dan donatur

Tidak melaporkan alokasi penggunaan dana kepada berbagai pihak

7.2.2

Pengadministrasi an

57 Pembukuaan terkait pembiayaan yang dimiliki meliputi 5 jenis, yaitu: buku kas, buku khusus pengeluaran lembaga, buku khusus penerimaan lembaga, buku khusus honor/gaji dan buku inventaris kekayaan

Pembukuaan terkait pembiayaan yang dimiliki meliputi 4 dari 5 jenis, yaitu: buku kas, buku khusus pengeluaran lembaga, buku khusus penerimaan lembaga, buku khusus honor/gaji dan buku inventaris kekayaan

Pembukuaan terkait pembiayaan yang dimiliki meliputi 3 dari 5 jenis, yaitu: buku kas, buku khusus pengeluaran lembaga, buku khusus penerimaan lembaga, buku khusus honor/gaji dan buku inventaris kekayaan

Pembukuaan terkait pembiayaan yang dimiliki meliputi 2 atau 1 dari 5 jenis, yaitu: buku kas, buku khusus pengeluaran lembaga, buku khusus penerimaan lembaga, buku khusus honor/gaji dan buku inventaris kekayaan

Tidak memiliki buku pembukuan terkait dengan pembiayaan.

8.1.1 Panduan

Penilaian 58 Memiliki panduan penilaian yang memuat 5 aspek penting, yaitu:

tujuan penilaian, prinsip dasar penilaian, prosedur penilaian, bentuk dan teknik penilaian dan penyekoran

Memiliki panduan penilaian yang memuat 4 dari 5 aspek penting, yaitu: tujuan penilaian, prinsip dasar penilaian, prosedur penilaian, bentuk dan teknik penilaian

Memiliki panduan penilaian yang memuat 3 dari 5 penting, yaitu:

tujuan penilaian, prinsip dasar penilaian, prosedur penilaian,

Memiliki panduan penilaian yang memuat 2 atau 1 dari 5 penting, yaitu: tujuan penilaian dan prinsip dasar penilaian

Tidak memiliki panduan penilaian.

8.2.1 Teknik

Penilaian 59 Pelaksanaan penilaian

dilakukan dengan 5 teknik penilaian, yaitu: observasi, catatan anekdot, portofolio, percakapan/dialog dan laporan orangtua

Pelaksanaan penilaian dilakukan dengan 4 dari 5 teknik penilaian, yaitu:

observasi, catatan anekdot, portofolio, percakapan/dialog dan laporan orangtua

Pelaksanaan penilaian dilakukan dengan 3 dari 5 teknik penilaian, yaitu: observasi, catatan anekdot, portofolio, percakapan/dialog dan laporan orangtua

Pelaksanaan penilaian dilakukan dengan 2 atau 1 dari 5 teknik penilaian, yaitu:

observasi, catatan anekdot, portofolio, percakapan/dialog dan laporan orangtua

Tidak melakukan penilaian dengan berbagai teknik penilaian

8.2.2 Laporan 60 Hasil penilaian dilaporkan kepada orangtua peserta didik menggunakan frekuensi waktu, yaitu: setiap minggu, setiap bulan, setiap semester dan pertahun

Hasil penilaian dilaporkan kepada orangtua peserta didik menggunakan frekuensi waktu 3 dari 4, yaitu:

setiap minggu, setiap bulan dan setiap semester dan pertahun

Hasil penilaian dilaporkan kepada orangtua peserta didik menggunakan frekuensi waktu 2 dari 4, yaitu: setiap minggu dan setiap bulan dan setiap semester dan pertahun

Hasil penilaian dilaporkan kepada orangtua peserta didik menggunakan frekuensi waktu, yaitu: setiap minggu dan setiap bulan dan setiap semester dan pertahun

Tidak melaporkan hasil penelian kepada orangtua peserta didik

Referensi

Dokumen terkait

Studi dokumen yang dilakukan peneliti diperoleh hasil bahwa terdapat kesesuaian antara visi, misi dan tujuan Program Cerdas Sultraku yang tertulis pada dokumen Peraturan

Mencatat semua hasil perkembangan anak dengan menggunakan instrumen penilaian, seperti observasi, percakapan, unjuk kerja, hasil karya, dan melakukan pencatatan terhadap sikap

Misi 1 : Meningkatkan Kualitas SDM yang Agamis, Cerdas, Kreatif, Inovatif dan Bermoral melalui Peningkatan Kualitas Layanan Pendidikan, Kesehatan dan Pembinaan Keagamaan Tujuan 1

Perencanaan program satuan pendidikan meliputi perumusan visi, misi, tujuan, dan rencana kerja sekolah (Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar

Rencana Strategis Direktorat Penguatan Penerapan Standar dan Panilaian Kesesuaian (Renstra PPSPK) Tahun 2020-2024 memuat turunan dari visi dan misi BSN, tujuan,

Dalam rencana Kerja Tahunan Program Studi mencakup visi, misi, tujuan, profil Lulusan, Kondisi Prodi PTI saat ini: Mahasiswa, Dosen, Tenaga Admisistrasi, HMPS, Penelitian

(2015: 47) menyatakan bahwa” kurikulum PAUD holistik-integratif adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan ajar serta cara yang

Rencana program kerja Unit Penjaminan Mutu Prodi D III Keperawatan Ende No Bentuk kegiatan Catatan 1 Pelaksanaan penyusunan Visi Misi Tujuan Sasaran VMTS Prodi Visi Misi Tujuan