KUMPULAN ABSTRAK JURNAL
KOLEKSI E-DEPOSIT PERPUSTAKAAN
NASIONAL
TEMA BIOLOGI
2020
PENYUSUN : SURYANI KUSUMADEWI
PENYUNTING : RUDI HERNANDA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KECAKAPAN SOSIAL SISWA DI MTS NEGERI 1 RANTAUPRAPAT
Maharani Gultom, Ika Chastanti
ABSTRACT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dan kecakapn sosial siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inquiry dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan Pretest- Posttest Group Design. Variabel penelitian meliputi variabel bebas (model pembelajaran) dan variabel terikat (hasil belajar dan kecakapan sosial siswa). Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Hipotesis dengan uji-t untuk mengetahui hasil belajar dan kecakapan sosial siswa kelas eksperimen dengan model pembelajaran inquiry dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data yang diperoleh adalah data hasil belajar dari tes yang berkonten biologi dan data kecakapan sosial dari angket. Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya pengaruh model pembelajaran inquiry terhadap hasil belajar dan kecakapan sosial siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah model pembelajaran inquiry berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa dan kecakapan sosial siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Rantauprapat.
Kata Kunci : Inquiry, Hasil Belajar, Kecakapan Sosial, Biologi
Nama Jurnal : Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Volume : VOL 5, NO 2 (2019)
SUMBER PAKAN LEBAH MADU (APIS CERANA FAB.) DI KECAMATAN RANTAU SELATAN, KABUPATEN LABUHANBATU
Miftahul Jannah Nasution
ABSTRACT
Lebah madu merupakan hewan serangga bersayap, yang merupakan penghasil madu yang sangat berguna manusia. Lebah mengambil bagian dari tumbuhan yang menjadi makanan bagi lebah yaitu cairan manis yang disebut dengan nektar, tepung sari atau polen yang terdapat pada tanaman dan bunga. Potensi jenis tanaman sebagai sumber pakan lebah saat ini diyakini cukup besar, tetapi selama ini belum ada laporan hasil penelitian sebagai sumber informasi terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pakan lebah madu Apis cerana yang ada di wilayah Rantau Selatan Kota Rantauprapat Kabupaten Labuhan Batu. Pengambilan sampel sumber pakan dilakukan dengan mengamati tumbuhan yang dihinggapi lebah mencari makan. Jenis tanaman tersebut diambil sampelnya untuk dilakukan identifikasi. Berdasarkan hasil penelitian ada 18 jenis tumbuhan yang menjadi sumber pakan lebah madu Apis cerana yaitu: Seri (Muntingia calabura), Kelapa Gading (Cocos nucifera), Rimbang (Solanum torvum), Akasia (Acacia auriculiformis), Jambu air (Syzygium aquerum), Putri Malu (Mimosa pudica), Ketapang (Terminalia catappa), Apadan (Microcos tomentos), Rumput Israel (Asystasia gangetica), Palem Putri (Veitchia merrilli), Melati air (Eugenia aquea), Jeruk Purut (Citrus hystrix), Palem Raja (Roytonea regia), Bunga Dadap (Erythrina cristagali), Mangga (Mangifera indica), Kelapa Hibrida (Cocos nucifera), Kelengkeng (Dimocarpus longan), dan Randa Tapak (Taraxacum officinale).
Kata Kunci : Apis cerana, sumber pakan, identifikasi.
Nama Jurnal : Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Volume: Volume 5, No. 1, Maret 2019
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGUNAKAN METODE GUIDED DISCOVERY LEARNING PADA MATERI VIRUS KELAS X
MAS DARUL FALAH
Zunaidy Hasibuan
ABSTRACT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada tindakan kelas dengan metode guided discovery learning pada materi virus kelas X MAS Darul Falah.
Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Sample Penelitian ini adalah siswa kelas X MAS Darul Falah yang berjumlah 30 siswa. Pada siklus pertama Hasil belajar biologi dengan menggunakan metode guided discovery learning pada tindakan kelas masih rendah karena dari 30 siswa yang mengikuti tes belajar awal, hanya 13 siswa yang tuntas 43,33 % . Pada tes hasil belajar pada siklus ke II ini yang mana hasil belajar siswa meningkat dari nilai 56,5 pada pertemuan I menjadi 70,83 pada pertemuan ke II ini dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 25 orangatau atau sekitar 83,33 % . Dari peningkatan hasil belajar siswa dari nilai 70,83 pada pertemuan II menjadi 74,83 pada pertemuan III dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 27 orang dengan demikian dapat diketahui persentasi ketuntasannya sekitar 90,00%. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat ditarik kesimpulan bahwa upaya meningkatkan hasil belajar siswa dengan metode guided discovery learning pada tindakan kelas dapat meningkatkan hasil belajar biologi.
Kata Kunci : Guided Discovery Learning, Peningkatan Hasil Belajar.
Nama Jurnal : Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Volume: Volume 5, No. 1, Maret 2019
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJAR DENGAN PENERAPAN METODE EKSPOSITORI BERBASIS PETA PIKIRAN DAN PETA KONSEP PADA
MATERI KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP DALAM KELESTARIAN EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 3 BILAH HULU
Siti Suharni
ABSTRACT
Tujuan penelitian ini dalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan penerapan metode ekspositori berbasis peta pikiran dan peta konsep pada kompetensi dalam ekosistem di Kelas VII SMP Negeri 3 Bilah Hulu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII yang terdiri dari 3 kelas berjumlah 135 orang. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VII-1 dan VII-3, yang diambil secara acak kelas VII-1 sebagai kelas eksperimen 1 dan Kelas VII-3 sebagai kelas eksperimen 2. Setelah dilakukan pembelajaran, kedua kelas diberikan post-test yang bertujuan untuk mengukur hasil belajar siswa setelah diberikan perlakuan. Nilai rata-rata kelas yang menggunakan pendekatan pembelajaran dengan peta pikiran (Eksperimen 2) yaitu 64,75. Dengan menggunakan uji hipotesis dengan uji t dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan penerapan metode ekspositori berbasis peta pikiran dan peta konsep atau lebih tinggi hasil belajar siswa yang diajar dengan penerapan metode peta pikiran daripada peta konsep pada kompetensi dasar mengidentifikasi keanekaragaman makhluk hidup dalam kelestarian ekosistem di Kelas VII SMP Negeri 3 Bilah Hulu.
Kata Kunci : Metode Ekspositori, Pelestarian Ekosistem
Nama Jurnal : Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Volume: VOL 1, NO 2 (2015)
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI MANUSIA KELAS XI IPA SMA
NEGERI 1 SILANGKITANG
Nurhakima Ritonga
ABSTRACT
Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang diajar dengan Media Torso dan Media Gambar Pada materi Sistem Reproduksi Manusia Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Silangkitang. Penelitian ini dilakukan pada dua kelas yang berbeda masing-masing berjumlah 35 orang sehingga total sampel 70 orang. Pada kelas pertama permbelajaran dilakukan dengan cara menggunakan media torso sedangkan pada kelas yang kedua pembelajaran dilakukan dengan menggunakan media gambar, untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan digunakan uji statistic t. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan media torso dan media gambar, nilai rata-rata siswa yang diajar dengan menggunakan media torso ( 1=6,423; SD=1,92) lebih tinggi bila dibandingkan dengan nilai rata- rata siswa yang diajar dengan media gambar ( 2=5,52; SD=1,59). Uji hipotesis menunjukkan (thitung=2,1591 > ttabel=1,9974). Dengan taraf α=0,05 diterima Ha jika ttabel terletak diantara - 1,9974 sampai dengan +1,9974, dan Ha jika harga ttabel diluar dari harga-harga tersebut. Karena ttabel = 2,1591 terletak diluar -1,9974 sampai dengan +1,9974, maka dalam penelitian ini Ho ditolak dan sekaligus menerima Ha. Hal ini membuktikan hasil belajar siswa yang diajar dengan media torso lebih tinggi dari pada media gambar Pada materi Sistem Reproduksi Manusia Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Silangkitang.
Kata Kunci : Hasil Belajar Siswa, Materi Sistem Reproduksi
Nama Jurnal : Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Volume: Vol 2, No 2 (2016)
PERBEDAAN PEMBELAJARAN DENGAN METODE INSIDE OUTSIDE DAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA DI KELAS XI SMA SWASTA KUSUMA BANGSA
LONDUT KABUPATEN LABUHANBATU UTARA
Zunaidy Abdullah Siregar
ABSTRACT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang nyata antara hasil belajar siswa yang diberi pembelajaran dengan metode kooperatif jigsaw dengan pembelajaran dengan metode Inside Outside pada Kompetensi Dasar sistem pencernaan makanan pada manusia di kelas XI SMA Swasta Kusuma Bangsa Londut. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang dilakukan terhadap siswa kelas XI SMA Swasta Kusuma Bangsa Londut sebagai populasinya. Sampel diambil dua belas yaitu kelas dengan pembelajaran menggunakan metode kooperatif jigsaw sebagai kelas eksperimen dan kelas dengan pembelajaran Inside Outside sebagai kelas kontrol. Keberhasilan pembelajaran dengan metode kooperatif jigsaw dan konvensional dalam meningkatkan penguasaan materi sistem pencernaan makanan pada manusia diketahui dari kemampuan siswa mengerjakan tes hasil belajar sebanyak 20 soal berbentuk objektif dengan 4 opsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan metode kooperatif jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar. Mean dan standar deviasi untuk kelas eksperimen adalah 13.350 dan 2,887 sedangkan untuk kelas kontrol 11,275 dan 2,641. Analisis statistik mnunjukkan rata-rata hasil belajar siswa dengan pembelajaran kooperatif jigsaw lebih tinggi dari pada pembelajaran cara Indiside Outside.
Kata Kunci : Metode Belajar Inside, Metode Belajar Outside
Nama Jurnal : Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Volume: Vol 2, No 2 (2016)
ANALISIS PEMAHAMAN ORIENTASI PENDIDIKAN SEKS DI KALANGAN SISWA
Ika Chastanti, Widya Lestari
ABSTRACT
Pendidikan seks merupakan salah satu untuk mengurangi dan mencegah penyakit seks.
Pendidikan seks dapat diterapkan dalam kurikulum, biologi merupakan salah satu pembelajaran yang dapat dilakukan untuk menambah pengetahuan seks kepada siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan In-depth Interview kepada guru dan siswa dan memberikan kuesioner untuk mengetahui pengetahuan seks siswa. Teknik pengambilan sampling dilakukan dengan metode Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih banyak yang belum memahami mengenai seks, dan pubertas antara laki-laki dan perempuan. Pendidikan seks sudah diajarkan melalui pembelajaran biologi tetapi belum sepenuhnya diterapkan karena guru masih belum memahami mengenai pendidikan seks.
Kata Kunci : Pendidikan Seks di Kalangan Siswa
Nama Jurnal : Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Volume: Vol 4, No 1 (2018)
Doi/link pdf: http://jurnal.ulb.ac.id/index.php/nukleus
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KARAKTER SISWA DI SMA NEGERI 1
SILANGKITANG KABUPATEN LABUHAN BATU SELATAN
Zunaidy Abdullah Siregar
ABSTRACT
Penelitian bertujuan untuk mengetahui; (1) Pengaruh model pembelajran Numbered Head Together, dan pembelajaran konvensional terhadap karakter siswa pada materi Sistem Pernapasan di kelas XI SMA Negeri 1 Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dan populasi penelitian sebanyak 3 kelas dan 2 kelas sebagai sampel penelitian yang ditentukan secara acak dengan teknik cluster random sampling. Satu kelas sebagi kelas eksperimen yang diajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together dan karakter, sedangkan 1 kelas sebagai kontrol yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian menggunakan tes hasil belajar sebanyak 40 soal dalam bentuk pilihan berganda dan Tes karakter disiplin siswa. Hasil Pretests belajar biologi siswa dikelas eksperimen diperoleh nilai tertinggi 57 dan terendah 33 dengan rata- rata nilai standart deviasi 39.58.
Kata Kunci : Metode Pembelajaran Numbered Head Together
Nama Jurnal : Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Volume: Vol 4, No 1 (2018)
Doi/link pdf: http://jurnal.ulb.ac.id/index.php/nukleus
DISTRIBUSI SPASIAL DAN KARAKTERISTIK HABITAT UDANG KELONG (PENAEUS INDICUS) PADA PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE SICANANG-
BELAWAN, SUMATERA UTARA
Rivo Hasper Dimenta, Rusdi Machrizal, Khairul Khairul
ABSTRACT
Perairan ekosistem mangrove Sicanang-Belawan merupakan salah satu wilayah pasang-surut yang dipengaruhi oleh arus dari sungai Belawan dan arus laut pantai timur Sumatera yang mempengaruhi adanya perbedaan karakteristik habitat yang berdampak pada sebaran kelimpahan udang kelong (P. indicus). Penelitian bertujuan untuk mengetahui distribusi spasial dan karakteristik habitat udang kelong menerapkan metode deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan September - November 2017 di sekitar perairan ekosistem mangrove Sicanang- Belawan. Alat tangkap udang menggunakan jaring ambai berbahan nilon polyfilament. Stasiun pengamatan ditentukan menggunakan metode purposive random sampling. Analisa data menggunakan metode statitik multivariabel yang didasarkan pada Analisis Komponen Utama (Principal Component Analysis, PCA) dan Analisis Korelasi (Corresponden Analysis, CA). Hasil analisis PCA menunjukkan bahwa parameter lingkungan membentuk pengelompokkan yang mampu menggambarkan karakteristik habitat udang kelong (P. indicus). Habitat dikelompokan menjadi tiga kelompok karakter, yaitu kelompok habitat dekat daratan (asosiasi stasiun 1, 4 dan 5), kelompok habitat dekat estuaria (asosiasi stasiun 2), dan kelompok habitat dekat aliran sungai besar Belawan (asosiasi stasiun 3). Hasil analisis CA menunjukkan bahwa letak lokasi sampling terbukti mempengaruhi pengelompokkan dari distribusi populasi udang kelong (P.indicus) berdasarkan ukuran, jenis kelamin dan tingkat kematangan gonadnya
Kata Kunci : Distribusi Parsial, Karakteristik Udang Kelong.
Nama Jurnal : Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Volume: Vol 4, No 1 (2018)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KINGDOM PLANTAE DI KELAS X SMA
NEGERI 2 RANTAU UTARA
Maharani Gultom
ABSTRACT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar biologi siswa dengan penggunaan model pembelajaran Mind Mapping pada materi pokok Kingdom Plantae di Kelas X IPA SMA Negeri 2 Rantau Utara Tahun Pembelajaran 2016/2017. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA SMA Negeri 2 Rantau Utara Tahun Pembelajaran 2016/2017.
Kata Kunci : Pembelajaran Mind Mapping
Nama Jurnal : Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Volume: Vol 4, No 1 (2018)
Doi/link pdf: http://jurnal.ulb.ac.id/index.php/nukleus