i
LAPORAN HASIL PENELITIAN
ANALISIS HASIL UJIAN AKHIR NASIONAL (UAS) TAHUN 2010 PADA MATA PELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
TINGKAT SMA DI KALIMANTAN TENGAH
Oleh
Muston N.M. Sitohang, S.Pd.
KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL
BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA BALAI BAHASA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
2011
BB
Kalteng
ii DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL
ABSTRAK ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
DAFTAR ISI ... iv
DAFTAR TABEL ... vi
BAB I PENDAHULUAN ... 1.1. Latar Belakang ... 1
1.2. Masalah Penelitian ... 4
1.3. Tujuan Penelitian ... 4
1.4. Manfaat Penelitian ... 4
1.5. Pembatasan Penelitian ... 5
BAB II KAJIAN TIORI ... 6
2.1. Pembelajaran Bahasa ... 6
2.2. Penilaian dalam Pembelajaran Bahasa ... 8
2.2.1. Proses Belajar Mengajar sebagai Objek Penilaian ... 8
2.2.2. Tujuan dan Dimensi Penilaian Proses Belajar Mengajar ... 10
2.2.3. Teknik dan Bentuk Penilaian Kemampuan Berbahasa ... 14
2.3. Penyusunan Butir Soal ... 27
2.4. Analisis Butir Soal ... 34
BAB III METODE DAN TEKNIK PENELITIAN... 36
3.1. Metode Penelitian... 36
3.2. Tenik Penelitian ... 36
3.3. Data dan Sumber Data ... 36
3.3.1. Data ... 36
3.3.2. Sumber Data ... 37
3.4. Jadwal Penelitian ... 37
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 38
BB
Kalteng
iii
4.1. Hasil ... 38 4.1.1. Paparan Data ... 38 4.1.1.1 Hasil Ujian Akhir Nasional Jenjang SMA pada Mata Pelajaran
Bahasa Indonesia di Kalimantan Tengah ... 38 4.1.1.2. Distribusi Butir Soal Bahasa Indonesia dalam Naskah Soal Ujian
Akhir Nasional Jenjang SMA di Kalimantan Tengah ... 40 4.1.2. Persentase Penguasaan Materi Soal Bahasa Indonesia dalam
Ujian Akhir Nasional Tahun 2010... 41 4.1.2.1. Persentase Penguasaan Materi Soal Bahasa Indonesia dalam
untuk Program IPA dalam Ujian Akhir Nasional Tahun 2010 ... 41 4.1.2.2. Persentase Penguasaan Materi Soal Bahasa Indonesia dalam
untuk Program IPS dalam Ujian Akhir Nasional Tahun 2010 ... 44 4.2. Pembahasan ... 46
4.2.1. Identifikasi Kesulitan Peserta Didik dalam Mengerjakan Soal Mata Pelajaran
Bahasa Indonesia Program IPA pada Ujian Akhir Nasional Tahun 201046 4.2.2. Identifikasi Kesulitan Peserta Didik dalam Mengerjakan Soal Mata Pelajaran
Bahasa Indonesia Program IPS pada Ujian Akhir Nasional Tahun 201050 BAB V PENUTUP ... 55 5.1. Kesimpulan ... 55 5.2. Saran ... 56
DAFTAR PUSTAKA
BB
Kalteng
iv
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Nilai Rata-rata Ujian Akhir Nasional SMA Tahun 2008--2010 ... 3 Tabel 2. Jadwal Kegiatan Penelitian ... 37 Tabel 3. Distribusi Nilai Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Jenanjg SMA Program IPA
pada Ujian Akhir Nasional Tahun Ajaran 2009/2010 ... 38 Tabel 4. Distribusi Nilai Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Jenanjg SMA Program IPS
pada Ujian Akhir Nasional Tahun Ajaran 2009/2010 ... 39 Tabel 5. Presentase Penguasaan Materi Soal Bahasa Indonesia pada Ujian Akhir
Nasional Tahun Ajaran 2009/2010 Program IPA ... 42 Tabel 6. Presentase Penguasaan Materi Soal Bahasa Indonesia pada Ujian Akhir
Nasional Tahun Ajaran 2009/2010 Program IPS... 44
BB
Kalteng
1 BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dan Keputusan Mendiknas No 153/U/2003 tentang Ujian Akhir Nasional (UAN) merupakan dasar penyelenggaraan Ujian Akhir Nasional (UAN) yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. Mutu pendidikan nasional dan pengajaran perlu dipantau terus-menerus dalam setiap tahap dan langkah kegiatan pendidikan. Pantauan itu ditujukan sebagai upaya pengendalian mutu pendidikan dan lebih jauh sebagai penjaminan mutu pendidikan. Upaya inilah yang dimaksud dalam UU No. 20 tahun 2003 dan Kepmendiknas No. 153/U/2003 dan dikenal dengan Ujian Akhir Nasional (UAN/UN). UN merupakan fungsi pengendalian mutu pendidikan (educational quality control) dan fungsi penjaminan mutu pendidikan (educational quality assurance). Hasil UN digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk; (1) Pemetaan mutu satuan dan/atau program pendidikan; (2) Seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya; (3) Penentuan kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan pendidikan; (4) Pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan (Permendiknas No. 34/2007)
Kebijakan penyelenggaraan UAN menimbulkan pro dan kontra dikalangan masyarakat. Meskipun terjadi beberapa kesenjangan dan kontroversi dikalangan pakar pendidikan, pendidik/guru, siswa dan masyarakat namun tidak menggoyahkan niat pemerintah untuk tetap melaksanakan UAN. Tahun 2003 merupakan awal dilaksanakannya UAN untuk tingkat SMA/MA dengan persyaratan minimal nilai
BB
Kalteng
2
kelulusan 3,01, yang artinya nilai di bawah 3,01 dinyatakan tidak lulus. Kemudian untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional, standar kelulusan dinaikkan menjadi 4,01 dan sebenarnya standar kelulusan ini masih lebih rendah dibanding negara- negara lain. Pada tahun 2005 UAN diganti dengan UN dan menaikkan standar kelulusan menjadi 4,25. Kemudian tahun 2006, standar kelulusan dinaikkan lagi menjadi 4,50. Ujian Nasional tahun 2007 terjadi beberapa perubahan tentang standar kelulusan yaitu harus memiliki nilai rata-rata seluruh mata pelajaran yang diujikan minimal 5,00 dengan nilai tiap mata pelajaran tidak ada di bawah 4,25.
Kalaupun memiliki nilai 4,00 pada salah satu mata pelajaran yang diujikan, nilai dua mata pelajaran lainnya yang diujikan harus 6,00. sedangkan di tingkat SMK harus menggunakan ujian kompetensi. Semakin ruwet saja standar kelulusan tahun 2007, namun pemerintah merasa standar ini lebih luwes karena ada beberapa kategori yang dinyatakan lulus. Namun tidak akan diadakan ujian ulang bagi siswa yang tidak lulus berarti mereka harus menempuh ujian paket B dan C.
Pada UN tahun 2008, mata pelajaran yang diujikan untuk tingkat SMA/MA bertambah menjadi 6 mata pelajaran. Untuk program IPA, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. Pada program IPS, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ekonomi, Sosiologi, dan Geografi. Pada program Bahasa, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Sastra Indonesia, Antropologi, dan Bahasa Asing lainnya. Nilai standar kelulusanpun mengalami kenaikan menjadi 5,25.
Selanjutnya pada tahun 2009 dan 2010, dengan jumlah mata pelajaran yang sama, pemerintah menaikan nilai standar kelulusan menjadi 5,50.
BB
Kalteng
3
Mata pelajaran Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran yang diujinasionalkan. Pada beberapa tahun belakangan ini terjadi kecenderungan penurunan nilai hasil Ujian Akhir Nasional pada mata pelajaran ini. Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan, ada sebanyak 73 persen siswa tingkat SMA/SMK/MA tidak lulus mata pelajaran Bahasa Indonesia (Kompas,16 Mei 2010). Kondisi demikian ternyat tidak hanya erjadi secara nasional saja, namun juga terjadi hampir disemua provinsi di Indonesia. Termasuk juga Provinsi Kalimantan Tengah.
Berdasarkan hasil data pendahuluan yang diperoleh oleh peneliti, berikut nilai rata-rata hasil Ujian Akhir Nasional mata pelajaran bahasa Indonesia tingkat SLTA di Kalimantan Tengah tahun selama tiga tahun adalah sebagai berikut.
Tahun Rata-rata nilai mata pelajaran bahasa Indonesia
Standar Kelulusan Program
IPA IPS Bahasa
2008 7,56 6,72 7,10 5,25
2009 7,03 6,39 6,91 5,50
2010 6,20 6,30 5,80 5,50
1.2. Masalah Penelitian
Pokok masalah yang akan dikaji pada penelitian ini adalah berhubungan dengan rendahnya nilai Ujian Akhir Nasional pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Masalah- masalah tersebut dirumuskan sebagai berikut:
1. Bagaimana nilai siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia tingkat SLTA dalam Ujian Akhir Nasional di Kalimantan Tengah tahun 2010?
BB
Kalteng
4
2. Faktor-faktor apa yang mempengaruhi rendahnya nilai Ujian Akhir Nasional tingkat SLTA pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Kalimantan Tengah tahun 2010?
1.3. Tujuan Penelitian
Penelitian ini secara umum untuk mengetahui nilai siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam Ujian Akhir Nasional di Kalimantan Tengah tahun 2010.
Secara khusus adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi rendahnya nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia pada Ujian Akhir Nasional di Kalimantan Tengah pada tahun 2010.
1.4. Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini pada umumnya diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas mengenai tingkat keberhasilan siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada Ujian Akhir Nasional di Kalimantan Tengah tahun 2010.
Secara khusus hasil penelitian yang berkaitan dengan rendahnya nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia pada Ujian Akhir Nasional di Kalimantan Tengah pada tahun 2010 memberikan masukan kepada pengambil kebijakan yang terutama pada pengembangan soal dalam Ujian Akhir Nasional.
1.5. Pembatasan Penelitian
Penelitian ini akan hanya membahas mengenai faktor-faktor penyebab rendahnya nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia pada Ujian Akhir Nasional di Kalimantan Tengah tahun 2010 yang dikaitkan dengan teknik penilaian dan alat uji tes yang digunakan pada saat Ujian Akhir Nasional.