Jurnal Ekonomi Balance Fakultas Ekonomi Dan Bisnis
Volume 14 No 1 Tahun 2018ANALISIS PENGARUH BIAYA PEMASARAN TERHADAP PENJUALAN MOTOR PADA PT. SURACO JAYA ABADI
MOTOR CABANG GOWA
Salmah Mayang Sari1, Asriati2 , M. Hidayat3. Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Muhammadiyah Makassar ([email protected])
ABSTRAK
Analisis Pengaruh Biaya Pemasaran Terhadap PT.Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa. Pemasaran merupakan salah satu diantara beberapa kegiatan manajemen yang mempunyai peranan penting,karena merupakan penunjang langsung yang mempunyai kegiatan perusahaan dengan memmpertemukan produk perusahaan dengan pasar guna memuaskan kebutuhan pelanggan sehingga meningkatkan volume penjualan dari hasil penjualan yang maksimal dengan biaya-biaya yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya pemasaran terhadap penjualan motor pada PT.Suraco Jaya Abadi Motor.
Adapun periode pengamatan di mulai dari bulan Maret sampai dengan April 2016 yang menjadi objek penelitian adalah PT.Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa.
Untuk analisis data digunakan metode analisis deskriptif dan metode analisis regresi sederhana. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa dari keempat kegiatan promosi yang ada seperti periklanan, personal selling, promosi penjualan dan publisitas. Pt. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa hanya menggunakan dua macam jenis kegiatan promosi penjualan dan periklanan.
Kata Kunci: Pengaruh Biaya Pemasaran, Penjualan
PENDAHULUAN Latar Belakang
Perusahaan motor PT. Suraco Jaya Abadi Motor dalam menjalankan kegiatan usahanya tentunya harus merencanakan dan memperhitungkan dengan baik semua biaya operasional yang harus dikeluarkan seperti : Biaya pemasaran, biaya produksi, biaya umum administrasi dan biaya-biaya lainnya. Salah satu faktor paling penting yang mendapat perhatian penting dalam usaha dewasa ini adalah biaya pemasaran. Oleh karena itu pengeluaran untuk biaya pemasaran harus dipertimbangkan di satu pihak dan manfaat yang akan diperoleh dilain pihak. Untuk itulah dalam menunjang kegiatan-kegiatan pemasaran, perusahaan harus mengeluarkan sejumlah biaya-biaya pemasaran untuk mendapatkan pembeli atau pelanggan.
Kalkulasi biaya pemasaran yang tepat akan sangat berguna bagi perusahaan karena diharapkan dapat memberikan pengaruh yang berarti pada tingkat penjualan motor, disamping itu pentingnya pengalokasian biaya pemasaran dilakukan agar pihak manajemen dapat melakukan analisis serta berbagai kepentingan lainnya bagi perusahaan. Adapun biaya pemasaran yang dimaksudkan dalam penelitian ini adalah biaya yang dikeluarkan oleh PT Suraco Jaya Abadi Motor dalam melakukan kegiatan pemasarannya ( biaya promosi).
Hal inilah yang mendorong penulis membahas masalah tersebut, karena untuk mengetahui kuat tidaknya pengaruh biaya pemasaran terhadap volume penjualan.
Menurut Philip Kotler Pemasaran dalam bukunya Manajemen Pemasaran (1993 ; 5) didefenisikan bahwa Pemasaran adalah proses sosial dan managerial dengan nama individu dan kelompok mendapatkan upaya yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertukarkan produk dan nilai dengan individu dan Sedangkan pengertian pemasaran menurut William. M. Pride dalam bukunya Pemasaran, teori dan Praktek Sehari-hari (1995 : 4) mengemukakan pemasaran sebagai berikut; Pemasaran terdiri dari kegiatan-kegiatan para individu dan organisasi yang dilakukan untuk memudahkan atau mendukung hubungan pertukaran yang memuaskan dalam sebuah lingkungan yang dinamis melalui penciptaan, distribusi, promosi, penetapan harga untuk barang, jasa dan gagasan.
Biaya sebagai cost adalah nilai yang dikorbankan untuk memperoleh barang atau jasa, yang diukur dengan penurunan aktiva atau kenaikan kewajiban.
Ongkos sebagai expense adalah biaya yang bermanfaat dan telah dikorbankan apabila manfaat suatu barang atau jasa yang kelak digunakan, maka biaya barang atau jasa tersebut akan menjadi beban, sebaliknya biaya yang belum dikorbankan diklasifikasikan sebagai aktiva karena masih bermanfaat pada masa yang akan datang”. Berdasarkan latar belakang yang diuraikan diatas, maka masalah dalam pembahasan ini adalah , apakah biaya pemasaran berpengaruh terhadap penjualan motor pada PT Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa.
Untuk mengetahui pengaruh biaya pemasaran terhadap penjualan motor pada PT Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa.
Kegunaan Penelitian
1. Sebagai bahan pertimbangan pihak manajemen perusahaan sehubungan dengan pengaruh biaya pemasaran terhadap peningkatan penjualan motor pada PT Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa.
2. Sebagai referensi bagi pihak-pihak yang melakukan penelitian sehubungan dengan masalah yang sama.
Sehubugan dengan masalah pokok yang dihadapi oleh perusahaan, maka hipotesis yang penulis ajukan adalah :
“Diduga bahwa biaya pemasaran berpengaruh terhadap penjualan motor pada PT Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa”.
METODE PENELITIAN
Penelitian ini dilakukan dikota Makassar pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor yang beralamat di jalan Sultan Hasanuddin No.38 Gowa, sedangkan waktu penelitian dan penyusunan laporan diperkirakan kurang lebih dua bulan (April- Juni 2016). Untuk memberikan persamaan persepsi maka peneliti memberikan batasan definisi pemasaran dalam penelitian. Biaya Pemasaran adalah hasil prestasi kerja kegiatan usaha yang berkaitan dengan mengalirnya barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Penjualan adalah hasil yang dicapai sebagai imbalan jasa-jasa yang diselenggarakan, yang dilakukannya perniagaan dunia usaha.
Dalam usaha memperoleh data sehubungan dengan penulisan skripsi ini, maka digunakan metode pengumpulan data sebagai berikut :
1. Penelitian Kepustakaan (Library research), yaitu dengan pengumpulan data sekunder yang dilakukan untuk memperoleh keterangan dan data dari literartur yang berupa buku, makalah yang relefan dengan landasan teori masalah yang diteliti agar diperoleh suatu pemahaman yang mendalam serta menunjang proses pembahasan mengenai masalah-masalah yang telah diidentifikasikan.
2. Penelitian lapang (field research) yaitu penelitian yang dilakukan secara langsung pada PT Suraco Jaya Abadi Motor dengan melakukan wawancara dengan pimpinan serta karyawan yang terkait dengan penelitian ini.
Untuk menguji kebenaran hipotesis yang telah dikemukakan sebelumnya maka digunakan metode analisis sebagai berikut :
1. Analisis Deskriptif, digunakan untuk menjelaskan pengaruh biaya pemasaran terhadap penjualan motor pada PT Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa.
2. Analisis Regresi sederhana , menurut Hasan M. Iqbal ( 1999 : 112) digunakan Untuk mengukur keeratan (kekuatan) hubungan atau mengukur koefisien korelasi antara kedua variabel yaitu biaya pemasaran (X) dan volume penjualan (Y) maka digunakan analisis korelasi sederhana dengan menggunakan rumus sebagai berikut :
Untuk mengetahui besarnya pengariuh biaya pemasaran terhadap volume penjualan maka dipakai analisa regresi sederhana dengan rumus:
Y = a + b X Dimana :
Y = Penjualan Motor X = Biaya Pemasaran a dan b= Konstanta
a dan b adalah bilangan yang harus dicari dengan menggunakan rumus :
2
2 ( x)
x n
y x xy
b n
n x b a
y
Analisis trend, digunakan untuk meramalkan besarnya volume penjualan dimasa yang akan datang, digunakan metode least sguare dengan persamaan : Y = a + bX, dimana besarnya a dan b dapat Dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut :
) ( )
(
2 22 x n y y
x n
y x xy r n
n a
yDimana :
X= Biaya pemasaran
Y = Ramalan penjualan pada periode X a = nilai trend penjualan pada periode dasar b = pertambahan trend tahunan
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil Penelitian
Tabel 5.1
Biaya Promosi Penjualan, Biaya Periklanan Serta Volume Penjualan Pada PT Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa
Tahun 2012-2016 (Dalam Rupiah) Tahun Biaya Promosi
Penjualan
Biaya Periklanan
Total biaya Pemasaran
Penjualan
Dalam Unit
Dalam Rupiah
2012 2.784.615.078 1.016.321.00 0
3.800.938.090 30.711 315.509.787.722
2013 3.015.072.968 1.273.511.30 5
4.288.586.286 36.380 379.366.440.293
2014 3.009.010.403 955.698.695 3.964.711.112 28.472 300.482.719.605 2015 3.481.717.536 1.391.766.30
0
4.873.485.851 34.992 379.126.473.000
2016 3.314.241.881 924.608.900 4.238.852.797 41.224 459.358.842.355 Total 15.604.657.866 5.561.906.20
0
21.166.574.136 171.779 5.337.432.300
Sumber data : PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa x2
y b x
a. Promosi Penjualan
Promosi penjualan sebagai salah satu kegiatan promosi yang paling banyak menarik minat konsumen telah digunakan oleh PT. Suraco Jaya Abadi Motor untuk meningkatkan volume penjualannya. PT. Suraco Jaya Abadi Motor menyadari bahwa saat ini, kondisi masyarakat / Konsumen banyak yang tertarik oleh adanya hadiah-hadiah dan undian-undian, sehingga kesempatan ini tidak disia-siakan oleh perusahaan untuk melakukan promosi penjulan yang berupa Hadiah, Undian, dan Potongan Harga atau Discount. Upaya perusahaan dalam menyebar luaskan promosi penjualannya melalui kegiatan periklanan. Selain itu PT. Suraco Jaya Abadi Motor banyak mensponsori kegiatan-kegiatan sosial serta kegiatan olahraga yang diselenggarakan oleh instansi atau organisasi kemasyarakatan maupun organisasi pelajar dan mahasiswa.
Biaya yang telah dikeluarkan untuk kegaiatan promosi penjualan cukup besar dengan harapan bahwa jumlah yang telah dikeluarkan akan sebanding dengan volume penjulan perusahaan, dengan arti lain bahwa akan menghasilkan keuntungan yang besar bagi perusahaan. Tabel 2 berikut memperlihatkan perkembangan biaya promosi penjualan yang dikeluarkan oleh PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa untuk 5 (lima) tahun terakhir yang juga berfluktuasi seperti biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan periklanan.
Tabel 5.2
Perkembangan Biaya Promosi Penjualan Pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa
Tahun 2012-2016 Tahun Biaya Promosi
penjualan
Persentase (%)
Biaya Promosi Penjualan
(Rupiah)
2012 1.016.321.000
2013 1.273.511.305 25,31
2014 955.698.695 -24,96
2015 1.391.766.300 45,63
2016 924.608.900 -33,57
Rata-Rata 1.112.381.240 3,10
Sumber data : PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa
Berdasarkan tabel diatas, sama halnya dengan biaya periklanan maka biaya promosi penjulan juga mengalami fluktuasi, dimana pada tahun 2012 terjadi peningkatan sebesar 25,31% dan mengalami penurunan pada tahun 2014 sebesar 24,96%. Pada tahun 2015 terjadi peningkatan yakni sebesar 45,63%
dan kemudian turun kembali sebesar 33,57% pada tahun 2016. Tetapi secara rata-rata terlihat bahwa terjadi peningkatan sebesar 3,10% pertahun dengan biaya promosi penjualan rata-rata Rp. 1.112.381.240 pertahun.
b. Periklanan
Kegiatan promosi berupa periklanan yang dilakukan oleh PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa menggunakan beberapa media massa baik berupa media cetak maupun media komunikasi radio. Media cetak yang dipakai oleh PT. Suraco Jaya Abadi Motor adalah media cetak lokal yang terdiri dari Koran ( Surat kabar, majalah, dan tabloid ) . Selain media cetak tersebut PT. Suraco Jaya Abadi Motor di Makassar juga menggunakan yellow pages sebagai media untuk priklanan, sedangkan media komunikasi radio yang dipakai adalah stasiun radio lokal dengan materi iklan yang sangat menarik dan informatif. Setelah melakukan pengamatan dan pengumpulan data maka penulis melihat bahwa media yang paling banyak menarik perhatian konsumen adalah media cetak berupa Koran/ surat kabar, sedangkan media elektronik berupa radio. Adapun Koran dan Surat Kabar.
Dalam melakukan kegiatan promosi melalui periklanan perusahaan telah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dari tahun ke tahun mengalami fluktuasi, untuk lebih jelasnya maka penulis menyajikan perkembangan biaya periklanan yang dikeluarkan oleh PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa untuk 5 (lima) tahun terakhir, dari tahun 2012-2016 yang dapat dilihat pada tabel 3 berikut :
Tabel 5.3
Perkembangan Biaya Periklanan
Pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa Tahun 2012-2016 (Dalam Rupiah)
Tahun Biaya Periklanan Persentase (%)
(Rupiah) Biaya Periklanan
2012 2.784.615.078 -
2013 3.015.072.968 8,28
2014 3.009.010.403 -0,20
2015 3.481.717.536 15,71
2016 3.314.241.881 -4,81
Rata-Rata 3.120.931.573 4,74
Sumber data : PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa
Dari tabel 5.3 diatas dapat dilihat bahwa biaya periklanan yang dikeluarkan oleh PT. Suraco Jaya Abadi Motor rata-rata sebesar Rp.3.120.931.573 pertahun.
Persentase peningkatan biaya terlihat sangat meningkat di mana pada tahun 2013 terjadi peningkatan sebesar 8,28% dan 2014 terjadi penurunan sebesar 0,20% kemudian pada tahun 2015 mengalami kenaikan sebesar 15,71% dan turun sebesar 4,81 % pada tahun 2016. Walaupun terjadi fluktuasi perkembangan biaya tetapi secara rata-rata terjadi peningkatan sebesar 4,74%
per tahun. Penurunan yang terjadi pada tahun 2014 yakni sebesar 0,20% di sebabkan oleh kebijakan perusahaan yang berubah karena kurangnya volume penjualan pada tahun sebelumnya akibat dari banyaknya saingan dari produser produk sejenis yang banyak masuk ke Indonesia.
Dengan semakin banyaknya saingan tersebut perusahaan menyadari bahwa kegiatan periklanan perlu di tingkatkan untuk menarik minat konsumen sehingga pada tahun 20015 terjadi peningkatan sebesar 15,71 %. Terjadinya kenaikan biaya promosi penjualan dan biaya periklanan pada tahun 2015 yang terlihat pada tabel 2 dan tabel 3 diatas disebabkan oleh banyaknya pesaing baru sehingga perusahaan mengambil kebijakan untuk meningkatkan biaya promosi untuk dapat memenuhi target perusahaan Kebijakan meningkatkan biaya promosi yang diambil oleh perusahaan ternyata berakibat positif pada tingkat
penjualan PT. Suraco Jaya Abadi Motor. Perusahaan melihat menyadari semakin banyaknya pesaing tersebut maka perusahaan mengambil kebijakan untuk meningkatkan biaya promosi .
Analisis Perkembangan Volume Penjualan
Penjualan adalah merupakan salah satu indikator keberhasilan kegiatan perusahaan yang memiliki kedudukan penting dan sangat di perhatikan oleh pimpinan perusahaan yang selalu di kaji setiap saat. Dengan mengetahui situasi penjualan perusahaan dapat menentukan berbagai kebijakan salah satunya adalah kebijakan mengenai promosi. Berikut ini pada tabel 4 di perlihatkan perkembangan volume penjualan pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor lima tahun terakhir.
Tabel 5.4
Perkembangan Volume Penjualan
Pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa Tahun 2012-2016 (Dalam Rupiah)
Tahun Penjualan Perubahan
Dalam Unit
Dalam Rupiah (Rp) %
2012 30.711 315.509.787.722
2013 36.380 379.366.440.293 63.856.652.571 20,24 2014 28.472 300.482.719.605 -78.883.720.688 -20,79 2015 34.992 379.126.473.000 78.643.753.395 26,17 2016 41.224 459.358.842.355 80.232.369.355 21,16 Rata-
Rata
34.356 366.768.852.595 35.962.263.658 11,70
Sumber data : PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa
Berdasarkan Tabel 5.4 di atas, maka dapat diperoleh gambaran bahwa volume penjulan perusahaan dari tahun ke tahun mengalami fluktuasi, artinya terjadi kenaikan dan penurunan volume penjualan. Volume penjulan terbesar terjadi pada tahun 2016 yaitu sebesar Rp. 459.358.842.355 sedangkan penjulan terkecil terjadi pada tahun 2014 yaitu sebesar Rp. 300.482.719.605. Adapun rata-rata volume penjualan PT. Suraco Jaya Abadi Motor dari tahun 2012 s /d tahun 2016 adalah sebesar Rp. 366.768.852.595. Fluktuasi volume penjualan juga terlihat dengan jelas dimana pada tahun 2013 terjadi peningkatan sebesar
20,24% atau peningkatan sebesar Rp. 379.366.440.293. lalu mengalami peningkatan di tahun 2014 sebesar Rp. 300.482.719.605. Kemudian pada tahun 2015 dan 2016 mengalami peningkatan sebesar 26,17% dan 21,16% atau sebesar Rp. 379.126.473.000 dan Rp. 459.358.842.355. Walaupun terjadi perubahan yang naik turun tetapi secara rata-rata volume penjulan perusahaan meningkat sebesar 11,70% atau dengan nilai rupiah sebesar Rp.
366.768.852.595 pertahun. Perubahan naik turunnya volume penjualan tersebut bila dibandingkan dengan biaya promosi yang dilakukan oleh PT. Suraco Jaya Abadi Motor terlihat adanya hubungan yang erat seperti yang di sajikan pada table 5 berikut ini :
Tabel 5.5
Persentase Perubahan Volume Penjualan, Biaya Promosi Penjualan, dan Biaya Periklanan Tahun Perubahan Volume
Penjualan
Perubahan Biaya
Promosi Penjualan
Periklanan
2012 - - -
2013 20,24 25,31 8,28
2014 -20,79 -24,96 -0,2
2015 26,17 45,63 15,71
2016 21,16 -33,57 -4,81
Total 46,78 12,41 18,98
Sumber data : PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa
Berdasarkan dari tabel 5.5 diatas dapat dilihat bahwa ketika kegiatan promosi yang dilakukan perusahaan menurun maka volume penjualan juga mengalami penurunan, seperti terlihat pada tahun 2014 biaya promosi baik promosi penjualan maupun periklanan mengalami penurunan menyebabkan penurunan yang signifikan terhadap volume penjualan yakni sebesar 20,79% dan ketika kegiatan pemasaran meningkat yang ditandai dengan meningkatnya biaya promosi penjualan dan biaya periklanan berpengaruh positif terhadap volume penjualan, dimana mengalami peningkatan yang luar biasa yaitu sebesar 26,17 %. Dari uraian diatas maka dapat digambarkan bahwa perubahan volume
penjualan pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa dipengaruhi oleh perubahan biaya promosi.
Analisis Pengaruh biaya pemasaran terhadap Peningkatan Volume Penjualan Pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa.
Analisis Regresi sederhana , menurut Hasan M. Iqbal ( 1999 : 112) digunakan Untuk mengukur keeratan (kekuatan) hubungan atau mengukur koefisien korelasi antara kedua variabel yaitu biaya pemasaran (X) dan volume penjualan (Y)
Tabel 5.6 Hasil Uji Regresi Linear Sederhana
Coefficientsa
Model Unstandardized Coefficients Standardiz ed Coefficient
s
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant )
5753647763 0,641
332170375943 ,407
,173 ,874
biaya pemasar an
73,047 78,173 ,475 ,934 ,419
a. Dependent Variable: penjualan Output SPSS 23 (2016)
Berdasarkan hasil pengujian Uji regresi linear sederhana diperoleh bahwa biaya pemasaran memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap volume penjualan.
Pengujian pengaruh variabel biaya pemasaran terhadap volume penjualan dapat diketahui dengan melihat nilai t table sebesar 0,934 dengan signifikansi sebesar 0,419. Nilai signifikansi yang berada di bawah 0,05 yang menunjukkan adanya pengaruh yang tidak signifikan dari variabel biaya pemasaran terhadap volume penjualan. Sehingga hipotesis 1 yang menyatakan bahwa biaya pemasaran memiliki pengaruh terhadap volume penjualan ditolak. Uji Koefisien Determinas ( ) Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan biaya pemasaran terhadap volume panjualan.
Tabel 5.7 Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb
Model R R
Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
Durbin-Watson
1 ,47
5a
,225 -,033 6408305573 0,156
1,625
a. Predictors: (Constant), biaya pemasaran b. Dependent Variable: penjualan
Output SPSS 23 (2016)
Pada tabel di atas terlihat bahwa koefisien determinasi yang disesuaikan (R Square) sebesar 0,225 atau sebesar 22,5%. Ini menandakan bahwa pengaruh biaya pemasaran terhadap volume penjualan lemah karena dari 100%
pengaruhnya terhadap volume penjualan sebesar 22,5%. Berdasarkan pengolahan hasil data diatas, penelitian menunjukkan bahwa biaya pemasaran memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap volume penjualan pada PT.
Suraco Jaya Abadi Motor. Dan pada hasil pengujian uji regresi liner sederhana bahwa biaya pemasaran memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap volume penjualan.
Volume penjualan dapat diketahui dengan melihat nilai t table sebesar 0, 934 dengan signifikansi sebesar 0, 419. Nilai signifikansi yang berada diatas 0, 05 yang menunjukkan adanya pengaruh yang tidak signifikansi dari variabel biaya pemasaran terhadap volume penjualan. Sehingga hipotesis 1 yang menyatakan bahwa biaya pemasaran memiliki pengaruh terhadap volume penjualan tidak dapat diterima. Dengan demikian bahwa hipotesis sebelumnya tidak sesui dengan penelitian yang dilakukan.
PENUTUP
Simpulan
Berdasarkan dari uraian hasil analisis dan pembahasan yang telah dikemukakan sebelumnya, maka penulis menyimpulkan bahwa :
1. Hasil analisis kegiatan promosi menunjukkan bahwa dari keempat kegiatan promosi yang ada seperti periklanan , personal selling, promosi penjualan dan publisitas. PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa hanya menggunkan dua macam jenis kegiatan promosi yaitu promosi penjualan dan periklanan.
2. Kegiatan promosi melalui periklanan pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Gowa menggunakan media cetak dan media komunikasi radio yang sifatnya local.
3. Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan lemah antara biaya promosi dengan volume penjualan, hal ini diwakilkan oleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,475.
Saran
Dalam usaha mencapai tujuan yang diinginkan oleh perusahaan ,maka diajukan beberapa saran sebagai berikuS
1. Perusahaan penjualan PT. Suraco Jaya Abadi Motor Sedapat mungkin memberikan potongan harga untuk penjualan produk-produk baru dan murah serta menawarkan hadiah-hadiah yang menarik.
2. Perusahaan hendaknya tidak berhenti didalam promosi penjualan lewat pameran-pameran, karena kesan yang ditimbulkan dengan cara ini dapat menimbulkan pilihan untuk produk baru tersebut pada saat konsumen memutuskan untuk mengadakan pembelian.
3. Perusahaan didalam meningkatkan omset penjualan perlu dilakukan perluasan daerah pemasaran dan memperbanyak melakukan promosi secara gencar dan terus menerus.
DAFTAR PUSTAKA
Igbal M hasan, 1999, Pokok-pokok Materi Statistik I & II, Cetakan Pertama, Penerbit Bumi Aksara, Jakarta.
Kotler, Philip, 1997, Manajemen Pemasaran : Analisis Perencanaan, Implementasi dan Kontrol, Edisi Sembilan, Jilid I, Penerbit PT Prohalindo, Jakarta.
Pride M. William dan Ferrel, OC, 2005, Pemasaran : Teori dan Praktek Sehari- hari, Penerjemah : Wirajaya, Daniel, Edisi Tujuh, Jilid I, Penerbit Binarupa Aksara, Jakarta