• Tidak ada hasil yang ditemukan

Siaran Pers Mulai 1 Januari Bayar Pajak Melalui E Billing

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Siaran Pers Mulai 1 Januari Bayar Pajak Melalui E Billing"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Informasi lebih lanjut hubungi:

Mekar Satria Utama

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Gedung Utama Lantai 16, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Jalan Gatot Subroto Kavling 40-42, Jakarta

Telepon: 021 5250208

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

DIREKTORAT PENYULUHAN PELAYANAN DAN HUBUNGAN MASYARAKAT JALAN JENDERAL GATOT SUBROTO NO. 40-42, JAKARTA 12190, KOTAK POS 124

TELEPON (021) 5250208, 5251609 ext 51633; FAKSIMILE (021) 5736088; SITUS www.pajak.go.id LAYANAN INFORMASI DAN KELUHAN KRING PAJAK (021) 500200;

EMAIL pengaduan @pajak.go.id

KETERANGAN PERS

Mulai 1 Januari 2016, Bayar Pajak Secara Online Melalui E-Billing

Jakarta, 30 Desember 2015 – Sistem pembayaran pajak yang berbasis manual atau hard copy yang selama ini dilayani oleh hampir semua Bank swasta dan Bank BUMN serta Kantor Pos akan berakhir pada 31 Desember 2015. Selanjutnya mulai 1 Januari 2016 pembayaran pajak dilakukan secara online melalui E-Billing.

Untuk mengakomodasi peralihan cara pembayaran pajak dari sistem manual ke sistem online melalui E-Billing, maka bank BUMN yaitu Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Tabungan Negara serta PT Pos Indonesia masih terus melayani pembayaran pajak secara manual hanya sampai tanggal 30 Juni 2016.

Pemberlakuan sistem E-Billing merupakan wujud peningkatan layanan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak bagi Wajib Pajak yang dimaksudkan untuk memberikan kemudahan, kenyamanan dan keamanan dalam membayar pajak. Secara spesifik, manfaat dari E-Billing adalah:

1. memudahkan Wajib Pajak melakukan pembayaran pajak;

2. Pembayaran dapat dilakukan kapanpun (24 jam online) dan dimanapun; 3. menghindari terjadinya kesalahan transaksi seperti transaksi unmatched, dan

4. transaksi terjadi secara real-time sehingga data langsung tercatat di sistem Ditjen Pajak. Untuk dapat menggunakan sistem E-Billing, Wajib Pajak perlu melakukan pendaftaran terlebih dahulu di alamat http://sse.pajak.go.id dengan memasukkan nomor NPWP dan alamat email. Selanjutnya, Wajib Pajak tidak lagi menggunakan formulir setoran pajak melainkan mengisi data setoran pajak di alamat http://sse.pajak.go.id. Apabila data pembayaran pajak sudah benar, klik “Terbitkan Kode Billing”. Kode Billing ini digunakan untuk melakukan pembayaran di Teller Bank/Pos Persepsi, ATM reguler, MiniATM, atau internet banking.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi kebermanfaatan WPOP dengan penggunaan e-Billing sebagai sarana pembayaran pajak termasuk dalam kriteria sangat setuju

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kegunaan dan kemudahan pembayaran pajak terhadap penerapan e -billing di Kota Palembang.Dimana penelitian

Solusi dalam mengatasi permasalahan sistem e-billing di KPP Pratama Surakarta yaitu sosialisasi dan edukasi penting diberikan kepada wajib pajak karena bertujuan agar

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kegunaan dan kemudahan pembayaran pajak terhadap penerapan e -billing di Kota Palembang.Dimana penelitian

1) Prosedur atas pembayaran pajak menggunakan e-Billing yang dilakukan oleh Wajib Pajak (WP) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Bandung. 2) Hambatan-hambatan yang muncul

Jakarta–Sinergi BUMN yang terdiri dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk., bersama 4 Bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) yaitu Bank BRI, Bank Mandiri,

Tidak perlu lagi membawa lembaran SSP (Surat Setoran Pajak) ke Bank atau Kantor Pos. Kita cukup membawa catatan kecil berisi Kode Billing untuk melakukan transaksi pembayaran

Pak Syamsul menuturkan tepatnya pada 1 Juli 2016 sistem pembayaran pajak secara elektronik ini dijalankan di KPP Pratama Metro, yang merupakan bagian dari sistem penerimaan negara