ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh implementasi
balanced scorecard terhadap peningkatan kinerja perusahaan dan untuk mengetahui sebesar besar pengaruh implementasi balanced scorecard terhadap peningkatan kinerja perusahaan PT. Almega Sejahtera Bandung. Data penelitian berupa data primer yang diperoleh dengan cara penyebaran kuesioner tertutup kepada karyawan PT Almega Sejahtera. Selanjutnya, data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis regresi sederhana dengan program SPSS. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh implementasi balanced scorecard
terhadap peningkatan kinerja perusahaan. Implementasi balanced scorecard
memiliki kemampuan yang besar dalam menjelaskan peningkatan kinerja perusahaan. Tingkat pengaruh yang dihasilkan oleh variabel implementasi
balanced scorecard terhadap peningkatan kinerja perusahaan ditunjukkan oleh koefisien determinasi sebesar 69,7% sedangkan sisanya 30,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
viii
Universitas Kristen Maranatha
ABSTRACT
This study aims to determine whether there is an effect of balanced scorecard implementation to improvement of company’s performance, and to determine the influence of balanced scorecard implementation to improvement of company’s performance on PT. Almega Sejahtera Bandung. The research data used is primary data obtained by distributing enclosed questionnaires to employees of PT Almega Sejahtera. Furthermore, research data are analyzed using simple regression analysis with SPSS program. Statistical analysis showed there is significant effect of balanced scorecard implementation to improvement of company’s performance. Implementation of balanced scorecard has great capability in explaining the increase of company's performance. The degree of influence generated by variable balanced scorecard implementation to improving company's performance showed by coefficient of determination 69.7% while the remaining 30.3% is influenced by other factors not examined.
DAFTAR ISI
2.3 Pengaruh Implementasi Balanced Scorecard Terhadap Meningkatnya Kinerja Perusahaan... 41
x
4.1.3 Tanggapan Responden Mengenai Implementasi Balanced Scorecard ... 63
4.1.3.1 Perspektif Keuangan ... 63
4.1.3.2 Perspektif Pelanggan ... 67
4.1.3.3 Perspektif Proses Bisnis Internal ... 70
4.1.3.4 Prespektif Pembelajaran dan Pertumbuhan ... 74
4.1.4 Tanggapan Responden Mengenai Peningkatan Kinerja Perusahaan (Y) ... 78
4.1.5 Analisis Pengaruh Implementasi Balanced Scorecard Terhadap Peningkatan Kinerja Perusahaan ... 91
4.1.5.1 Uji Normalitas Data ... 91
DAFTAR GAMBAR
Halaman
xii
Tabel 4.4 Hasil Uji Validitas Perspektif Pembelajaran Dan Pertumbuhan ... 61
Tabel 4.5 Hasil Uji Validitas Peningkatan Kinerja Perusahaan (Y) ... 62
Tabel 4.6 Hasil Uji Reliabilitas Kuesioner Penelitian ... 63
Tabel 4.7 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Keuangan Pernyataan 1 ... 64
Tabel 4.8 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Keuangan Pernyataan 2 ... 64
Tabel 4.9 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Keuangan Pernyataan 3 ... 65
Tabel 4.10 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Keuangan Pernyataan 4 ... 65
Tabel 4.11 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Keuangan Pernyataan 5 ... 66
Tabel 4.12 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Keuangan Pernyataan 6 ... 66
Tabel 4.13 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pelanggan Pernyataan 7 ... 67
Tabel 4.14 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pelanggan Pernyataan 8 ... 67
Tabel 4.15 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pelanggan Pernyataan 9 ... 68
Tabel 4.16 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pelanggan Pernyataan 10 ... 68
Tabel 4.17 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pelanggan Pernyataan 11 ... 69
Tabel 4.18 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pelanggan Pernyataan 12 ... 69
Tabel 4.19 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Proses Bisnis Internal Pernyataan 13 ... 70
Tabel 4.20 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Proses Bisnis Internal Pernyataan 14 ... 71
Tabel 4.21 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Proses Bisnis Internal Pernyataan 15 ... 71
Internal Pernyataan 17 ... 72 Tabel 4.24 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Proses Bisnis
Internal Pernyataan 18 ... 73 Tabel 4.25 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pembelajaran
dan Pertumbuhan Pernyataan 19 ... 74 Tabel 4.26 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pembelajaran
dan Pertumbuhan Pernyataan 20 ... 74 Tabel 4.27 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pembelajaran
dan Pertumbuhan Pernyataan 21 ... 75 Tabel 4.28 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pembelajaran
dan Pertumbuhan Pernyataan 22 ... 76 Tabel 4.29 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pembelajaran
dan Pertumbuhan Pernyataan 23 ... 76 Tabel 4.30 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pembelajaran
dan Pertumbuhan Pernyataan 24 ... 77 Tabel 4.31 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pembelajaran
dan Pertumbuhan Pernyataan 25 ... 77 Tabel 4.32 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja
Perusahaan Pernyataan 1 ... 78 Tabel 4.33 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja
Perusahaan Pernyataan 2 ... 79 Tabel 4.34 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja
Perusahaan Pernyataan 3 ... 79 Tabel 4.35 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja
Perusahaan Pernyataan 4 ... 80 Tabel 4.36 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja
Perusahaan Pernyataan 5 ... 80 Tabel 4.37 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja
Perusahaan Pernyataan 6 ... 81 Tabel 4.38 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja
Perusahaan Pernyataan 7 ... 82 Tabel 4.39 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja
Perusahaan Pernyataan 8 ... 82 Tabel 4.40 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja
Perusahaan Pernyataan 9 ... 83 Tabel 4.41 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja
Perusahaan Pernyataan 10 ... 83 Tabel 4.42 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja
Perusahaan Pernyataan 11 ... 84 Tabel 4.43 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja
Perusahaan Pernyataan 12 ... 85 Tabel 4.44 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja
Perusahaan Pernyataan 13 ... 85 Tabel 4.45 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja
Perusahaan Pernyataan 14 ... 86 Tabel 4.46 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja
xiv
Universitas Kristen Maranatha
Perusahaan Pernyataan 16 ... 87
Tabel 4.48 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja Perusahaan Pernyataan 17 ... 88
Tabel 4.49 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja Perusahaan Pernyataan 18 ... 88
Tabel 4.50 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja Perusahaan Pernyataan 19 ... 89
Tabel 4.51 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja Perusahaan Pernyataan 20 ... 89
Tabel 4.52 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja Perusahaan Pernyataan 21 ... 90
Tabel 4.53 Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Kinerja Perusahaan Pernyataan 22 ... 90
Tabel 4.54 Hasil Uji Normalitas ... 92
Tabel 4.55 Hasil Analisis Regresi Sederhana ... 93
Tabel 4.56 ANOVAa ... 95
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran A Kuesioner ... 104
Lampiran B Skor Jawaban Responden ... 109
Lampiran C Tanggapan Responden ... 113
Lampiran E Hasil Olah Data SPSS 20 ... 122
Universitas Kristen Maranatha 1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penelitian
Pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di indonesia yang terus
bergerak ke arah yang lebih baik mendorong perusahaan untuk terus berkembang.
hal ini disebabkan karena adanya perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan
yang bisa dibilang semakin berkembang pesat seiring perubahan zaman. Penting
bagi perusahaan untuk terus bertahan. Oleh sebab itu penting bagi perusahaan
untuk mengikuti perubahan yang terjadi sehingga dapat bersaing dengan
perusahaan lainnya (Mulyadi, 2001). Persaingan global ini memberikan banyak
pilihan bagi konsumen,dimana mereka sadar biaya (cost conscious) dan sadar nilai (value conscious) dalam meminta produk dan jasa yang berkualitas tinggi
(Mulyadi, 2001:11).
Dewasa ini banyak perusahaan mengukur kinerjanya berdasarkan pada
tolak ukur keuangan saja. Padahal dalam menghadapi lingkungan bisnis yang
semakin sulit saat ini, penilaian kinerja dari segi keuangan saja sudah tidak lagi
memadai. Ukuran kinerja keuangan mengandalkan informasi yang dihasilkan dari
sistem akuntansi tersebut berjangka pendek. Hal ini menyebabkan pengukuran
kinerja yang berfokus pada keuangan akan berjangka pendek pula (Edwin dan Se
Tin, 2011).
Oleh sebab itu agar perusahaan dapat dibilang sukses maka perusahaan
Bab I Pendahuluan 2
jangka panjang serta jangka pendeknya sehingga memunculkan model baru sistem
pengukuran kinerja salah satu contohnya adalah balanced scorecard. dengan mempertahankan ukuran keuangan dari performa sebelumnya, balanced scorecard memberikan drover tambahan berupa konsumen, proses bisnis internal dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. (Kaplan dan Norton, 1992).
Kaplan dan Norton tahun 1992 memperkenalkan sebuah model
pengukuran yang menggunakan aspek keuangan dan juga aspek non keuangan
yang dikenal dengan nama Balanced Scorecard (BSC). Balanced Scorecard
merupakan sebuah konsep manajemen yang mengukur kinerja perusahaan melalui
empat perspektif yaitu:
1. Perspektif Keuangan ( Financial Perspective ) 2. Perspektif Pelanggan ( Costumer Perspective )
3. Perspektif Bisnis Internal ( Internal Business Perspective )
4. Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan ( Learning and Growth Perspective )
Balanced scorecard sebaiknya dipakai sebagai alat yang selalu harus disesuaikan dengan perubahan lingkungan dengan tujuan pokok untuk
meningkatkan kinerja individu dalam mencapai tujuan perusahaan yang maksimal
dan mengkomunikasikan akan visi dan misi perusahaan ke dalam seperangkat
ukuran kinerja yang terpadu, Balanced Scorecard menerjemahkan misi dan strategi ke dalam berbagai tujuan dan ukuran yang tersusun ke dalam empat
Bab I Pendahuluan 3
Universitas Kristen Maranatha
faktor pendorong tercapainya hasil tersebut, dan antara ukuran objektif yang keras
dengan ukuran subjektif yang lebih lunak (Kaplan dan Norton, 1996).
Balanced Scorecard tidak hanya sebuah indikator dari sistem penilaian, tapi juga sebuah indikator dari sistem manajemen strategi. Penggunaan Balanced Scorecard mematahkan sistem tradisional yang hanya menggunakan indikator keuangan saja dalam pengukuran kinerja (Yansheng dan Longyi, 2009).
Balanced Scorecard merupakan alat dari akuntansi manajemen yang sudah diterima secara mendunia, yang mengusulkan bahwa pengukuran kinerja
keuangan juga harus diukur dengan menggunakan pengukuran dari kinerja non
keuangan, sehingga kinerja institusi akan diukur dari berbagai dimensi dan bisa
memberikan hasil yang lebih fokus pada strategi institusi tersebut. Dengan adanya
Balanced Scorecard untuk peningkatan kinerja perusahaan, maka setiap individu akan semakin termotivasi dalam meningkatkan kinerjanya.
Dari semua hal ini, penulis tertarik dengan penerapan/implementasi
Balanced Scorecard. Bagaimana perusahaan tersebut tidak hanya mementingkan dari segi keuangannya saja tetapi menyeimbangkan juga dari segi non
keuangannya. Maka setelah menerapkan Balanced Scorecard tersebut diharapkan setiap unit dan divisi yang ada di dalam perusahaan dapat menyelaraskan
aktivitasnya dengan strategi yang dijalankan oleh perusahaan. Sehingga
perusahaan dapat terbantu untuk melakukan perbaikan terhadap aktivitas-aktivitas
bisnisnya dalam mencapai tujuan yang jelas (Hansen dan Mowen,2005). Latar
belakang inilah yang membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang
Bab I Pendahuluan 4
1.2 Indentifikasi Masalah
Dari uraian latar belakang di atas penulis mengambil perumusan masalah:
1. Apakah terdapat pengaruh implementasi balanced scorecard terhadap peningkatan kinerja perusahaan PT. Almega Sejahtera Bandung?
2. Seberapa besar pengaruh implementasi balanced scorecard terhadap peningkatan kinerja perusahaan PT. Almega Sejahtera Bandung?
1.3 Tujuan Penelitian
Adapun maksud dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk
mengumpulkan data-data yang berhubungan dengan pengaruh Balanced Scorecard dalam peningkatan kinerja perusahaan PT. Almega Sejahtera Bandung.
Berdasarkan indentifikasi masalah yang telah dikemukakan diatas, maka
tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Mengetahui apakah terdapat pengaruh implementasi balanced scorecard
terhadap peningkatan kinerja perusahaan PT. Almega Sejahtera Bandung.
2. Mengetahui sebesar besar pengaruh implementasi balanced scorecard
terhadap peningkatan kinerja perusahaan PT. Almega Sejahtera Bandung.
1.4 Manfaat Penelitian
1. Bagi Penulis
Penelitian ini diharapkan memberikan pengetahuan lebih kepada penulis
tentang peranan balanced scorecard bagi perusahaan dan balanced scorecard dapat dijadikan alat utama dalam perusahaan.
Bab I Pendahuluan 5
Universitas Kristen Maranatha
Memberikan gambaran besar tentang balanced scorecard secara lebih mendalam dan mendetail dibanding dengan penelitian lainnya,
memberikan bahan referensi atau tambahan informasi yang diperlukan
untuk pengembangan penelitian.
3. Bagi Perusahaan
Penulis berharap penelitian ini dapat bermanfaat bagi perusahaan yang
telah diteliti sehingga perusahaan tidak memperhatikan aspek
keuangannya saja.
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada bab sebelumnya
tentang pengaruh implementasi balanced scorecard terhadap peningkatan kinerja perusahaan PT Almega Sejahtera Bandung, penulis menarik kesimpulan sebagai
berikut:
1. Hasil uji statistik membuktikan terdapat pengaruh implementasi balanced scorecard terhadap peningkatan kinerja perusahaan. Hal ini ditunjukkan nilai signifikansi variabel independen sebesar 0,000 yang lebih kecil dari tingkat
signifikansi penelitian sebesar 0,05. Penelitian ini juga menunjukkan korelasi
yang sangat kuat antara implementasi balanced scorecard dengan peningkatan kinerja perusahaan, apabila implementasi balanced scorecard
ditingkatkan maka kinerja perusahaan juga akan mengalami peningkatan
secara signifikan.
2. Tingkat pengaruh yang dihasilkan oleh variabel implementasi balanced scorecard ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,697 (69,7%). Hasil ini menunjukkan bahwa implementasi balanced scorecard memiliki kemampuan yang besar dalam menjelaskan peningkatan kinerja perusahaan PT Almega Sejahtera Bandung. Besarnya pengaruh
implementasi balanced scorecard terhadap peningkatan kinerja perusahaan adalah sebesar 69,7% sedangkan sisanya 30,3% dipengaruhi oleh faktor lain
Bab V Penutup 99
Universitas Kristen Maranatha
5.2 Keterbatasan
Pada penelitian ini, masih terdapat beberapa keterbatasan. Keterbatasan
tersebut antara lain :
1. Penelitian ini hanya memasukkan satu variabel independen.
2. Penelitian ini belum menggunakan variabel kontrol atau moderasi.
5.3 Saran
Beberapa saran yang dapat diberikan sehubungan dengan hasil penelitian
ini adalah sebagai berikut :
1. Perusahaan harus terus mengembangkan implementasi balanced scorecard
dengan melakukan evaluasi secara rutin terutama dalam perspektif pelanggan
agar perusahaan bisa memperkuat pangsa pasar dari jumlah pelanggan dan
meningkatkan volume penjualan unit produknya. Dengan demikian,
diharapkan kinerja perusahaan bisa terus mengalami peningkatan.
2. Peneliti selanjutnya bisa memasukkan variabel lain yang diduga berpengaruh
kuat terhadap peningkatan kinerja perusahaan. Atau menambahkan variabel
moderasi sistem pengendalian manajemen sehingga gambaran pengaruh
PENGARUH IMPLEMENTASI BALANCED SCORECARD
TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PERUSAHAAN
(Studi Kasus pada PT. Almega Sejahtera Bandung)
TUGAS AKHIR
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat menempuh
Sidang Sarjana Strata 1 (S-1)
Oleh:
MELLISA SUSANTO
1251172
PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA
BANDUNG
v
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena
berkat rahmat dan tuntunan-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas akhir dengan
judul “PEGARUH IMPLEMENTASI BALANCED SCORECARD TERHADAP
PENINGKATAN KINERJA PERUSAHAAN”. Tugas akhir ini diajukan untuk memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Program
Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha.
Penulis menyadari bahwa dalam menyusun tugas akhir ini penulis banyak
mendapat bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pada
kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan
yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan,
khusus nya kepada :
1. Orang tua dan keluarga yang tiada henti selalu mendukung dan selalu ada
saat penulis membutuhkan berbagai macam dukungan.
2. Bapak Dr. Mathius Tandiotong, S.E., M.M., Ak., CA., selaku Dekan
Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha.
3. Ibu Elyzabet Indrawati Marpaung, S.E., M.Si., Ak., CA., selaku Ketua
Program Studi Akuntansi Universitas Kristen Maranatha.
4. Bapak Antonius, S.E., M.M., Ak., CA., selaku dosen pembimbing yang
telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membimbing penulis dari awal
penusunan tugas akhir ini sampai selesai.
5. Ibu Endah Purnama Sari Eddy, S.E., M.Ak., Ak., BKP., CA., selaku dosen
wali yang banyak membantu penulis selama ini, tetap sabar menghadapi
penulis, dan selalu mau membantu penulis jika penulis meminta saran dan
dukungan.
6. Seluruh dosen pengajar dan karyawan TU Fakultas Ekonomi yang telah
memberikan bantuan kepada penulis selama penulis menuntut ilmu di
7. Samuel Atmadjaja yang tercinta, terimakasih sudah memberikan bantuan
dan memberikan semangat dalam masa-masa pembuatan tugas akhir ini.
8. Verawati Atmadjaja yang terkasih , terimakasih sudah memberikan bantuan
dan membantu melancarkan penelitian di perusahaan yang saya teliti dalam
masa-masa pembuatan tugas akhir ini.
9. Teman-teman seperjuangan saya yang terkasih Sherly Sutanto, Fitrianca
Putrie, Agnar Feliana, Dhella Wulantdari, Victor Hosea Setiawan dan
teman-teman lain yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu yang telah
memberikan motivasi kepada penulis dalam mengerjakan tugas akhir ini.
Semoga tugas akhir ini dapat berguna dan memberi nilai tambah serta
wacana baru bagi semua pihak yang membaca.
Bandung, Juli 2016
Penulis,
(Mellisa Susanto)
Universitas Kristen Maranatha 100
DAFTAR PUSTAKA
Anthony, N. & Govindarajan, V. (2005). Management Control System. Edisi Kesebelas. Terjemahan F.X. Kurniawan Tjakrawala dan Krista. Jakarta: Salemba Empat.
Atkinson, A.A., R.J. Banker, R.S. Kaplandan S.M. Young. (2000). Management Accounting. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.
Azwar, Saifuddin. (2006). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.
Ghozali, Imam. (2006). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Cetakan Keempat. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Ghozali, Imam. (2009). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Edisi Keempat. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hansen, D. R. & Maryanne M. Mowen. (2005). Akuntansi Manajemen. Jakarta: Erlangga.
Hansen, D. R. & Maryanne M. Mowen. (2005). Akuntansi Manajemen. Buku 2. Jakarta: Erlangga.
Helfert, Erich A. (1996).Teknik Analisis Keuangan. Jakarta: Erlangga.
Kaplan, Robert S. & David P. Norton. (1992). The Balanced Scorecard: Measures that Drive Performance, Harvard Business Review, January-February, pp. 71-9.
Kaplan, Robert S. & David P. Norton. (1996). Balanced Scorecard: Translating Strategy Into Action. Boston: Havard Business School Press.
Kaplan, Robert S. & David P. Norton. (2000). Balanced Scorecard Menerapkan Strategi Menjadi Aksi. Terjemahan. Jakarta: Erlangga.
Kaplan, Robert S. & david P. Norton. (2001). The Strategy Focused Organization: How Balance Scorecard Companies Thrive in The Bussines Enviroment. Boston: Harvard Business Scholl Press.
Daftar Pustaka 101
Kuncoro, Mudrajat, (2007). Metode Kuantitatif, Teori dan Aplikasi untuk Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Lestary, Detry. (2008). Pengaruh Penerapan Balanced Scorecard terhadap Kinerja Manajer (Studi Kasus Pada PT PINDAD Persero). Skripsi. Universitas Widyatama Bandung.
Lianrizki, Galih Prakasa. (2011). Pengaruh Penerapan Balanced Scorecard Terhadap Keefektifan Sistem Pengukuran Kinerja (Sebuah Studi pada Perusahaan Star Auto Centre di Bandung). Skripsi. Universitas Kristen Maranatha.
Mahsun, Mohammad. (2009). Pengukuran Kinerja Sektor Publik. Edisi Ketiga. Yogyakarta: BPFE.
Moeheriono. (2009). Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi. Bogor: Ghalia Indonesia.
Mulyadi. (1997). Akuntansi Manajemen: Konsep, Manfaat dan Rekayasa. Edisi 8. Yogyakarta: STIE-YKPN.
Mulyadi. (1999). Strategic Management System Dengan Pendekatan Balanced Scorecard (Bagian Pertama Dari Dua Tulisan), Usahawan, No 02, Tahun XXVIII, Februari, Halaman 39-46.
Mulyadi. (2001). Akuntansi Manajemen. Edisi 3. Jakarta: Salemba Empat.
Mulyadi & Setiawan, J. (1999). Sistem Perencanaan dan Pengendalian Manajemen. Cetakan ke 2. Yogyakarta: Aditya Media.
Mulyadi & Setiawan, J. (2000). Sistem Perencanaan dan Pengendalian Manajemen. Cetakan ke 2. Yogyakarta: Aditya Media.
Nazir, Moh. (1999). Metode Penelitian. Cetakan Ketiga, Jakarta: Ghalia. Indonesia.
Notoatmodjo, Soekidjo. (2009). Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta.
Radithya, Edwin & Se Tin. (2011). Evaluasi Penerapan Balance Scorecard Terhadap Efisiensi Kinerja Karyawan Di Divisi Penjualan PT. AUTO 2000. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 2 (06), September-Desember 2011.
Daftar Pustaka 102
Universitas Kristen Maranatha
Schuler, R.S. & Jackson, S.E. (1996). Manajemen Sumber Daya Manusia Menghadapi Abad ke 21. Edisi Keenam, Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
Sedarmayanti. (2001). Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Bandung: Maju Mandiri.
Sedarmayanti. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia, Reformasi Birokrasi dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Cetakan kelima. Bandung: Refika Aditama.
Simamora, H. (1995). Manajemen Sumberdaya Manusia. Edisi Kesatu. Yogyakarta: STIE YPKN.
Simanjuntak, Payaman J. (2005). Manajemen dan Evaluasi Kinerja. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Sinambela, Lijan Poltak. (2012). Kinerja Pegawai: Teori, Pengukuran, dan Implikasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sjahrial, Dermawan dan Djahotman Purba. (2012). Akuntansi Manajemen. Edisi Pertama.Jakarta:Mitra Wacana Media.
Soetjipto, Budi W. (1997). Mengukur Kinerja Bisnis dengan Balanced Scorecard. Usahawan no. 6, Tahun XXVI, Juni, Halaman 21-25.
Sugiyono. (2001) Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2005). Metode Penelitian Bisnis. Cetakan Kedelapan. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2006). Statistika Untuk Penelitian. Cetakan Ketujuh. Bandung: Alfabeta.
Sugiono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Cetakan Keduabelas. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono (2013). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Cetakan Ke-4. Bandung: Alfabeta.
Sunjoyo et al. (2013). Aplikasi SPSS untuk Smart Riset. Cetakan Kedua. Bandung: Alfabeta.
Tunggal, Amin Widjaja. (2001). Pengukuran Kinerja dengan Balanced Scorecard. Jakarta: Harvarindo.
Daftar Pustaka 103
Williams, Richard R. (2002). Managing Employee Performance: Design and Implementation in Organizations. London: Thomson Learning.
Zhang, Yansheng dan Li, Longyi. (2009). Study on Balanced Scorecard of Commercial Bank in Performance Management System. Proceedings of the 2009 International Symposium on Web Information Systems and