KOMITMEN AFEKTIF DAN TURNOVER INTENTION DI KALANGAN PROFESIONAL KESEHATAN: PERAN KELELAHAN EMOSIONAL DAN DISENGAGEMENT
Teks penuh
Dokumen terkait
Hipotesis 6 yang menyatakan bahwa komitmen afektif kepada kelompok kerja akan berpengaruh secara tidak langsung terhadap intensi turnover dengan dimediasi oleh komitmen
(affective commitment), komitmen normatif (normative commitment ) dan komitmen berkelanjutan (continuance commitment) terhadap turnover intention dosen tetap STIE INABA
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada karyawan Rumah Sakit Umum Astrini Wonogiri mengenai pengaruh kecerdasan emosional, komitmen afektif, dan
karyawan. Hal tersebut berarti semakin tinggi komitmen organisasional karyawan maka akan semakin rendah turnover intention karyawan. 4) Kepuasan kerja memiliki pengaruh
Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan komitmen organisasional berpengaruh signifikan negatif terhadap turnover intention terhadap turnover intention,
Terdapat pengaruh antara kompensasi, kepuasan kerja, komitmen, lingkungan kerja dan stress kerjaterhadap turnover intention perawat rumah sakit Mitra Sejati dilihat dari
Penelitian mengenai keterkaitan antara perkembangan karir, komitmen organisasional, dan turnover intention, salah satunya telah dilakukan oleh Weng & McElroy (2012) yang
Kecocokan model Struktural, diagram koefisien jalur akhir Sumber: SmartPLS3 Keterangan • K : Komitmen • TI : Turnover Intention • KK : Kinerja Karyawan Hasil Uji Hipotesis