• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERUBAHAN PERUNTUKAN LAHAN PERTANIAN DAN PERGESERAN IMPLEMENTASI KONSEP TRI HITA KARANA (Studi Kasus Pada Petani Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali) Repository - UNAIR REPOSITORY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "PERUBAHAN PERUNTUKAN LAHAN PERTANIAN DAN PERGESERAN IMPLEMENTASI KONSEP TRI HITA KARANA (Studi Kasus Pada Petani Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali) Repository - UNAIR REPOSITORY"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

PERUBAHAN PERUNTUKAN LAHAN PERTANIAN DAN

PERGESERAN IMPLEMENTASI KONSEP TRI HITA KARANA

(Studi Kasus Pada Petani Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten

Gianyar, Provinsi Bali)

SKRIPSI

.

Disusun oleh Ni Wayan Widnyani NIM. 071211432011

DEPARTEMEN SOSIOLOGI

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS AIRLANGGA

(2)

HALAMAN PERNYATAAN

TIDAK MELAKUKAN PLAGIAT

Bagian atau keseluruhan isi Skripsi ini tidak pernah diajukan untuk mendapatkan gelar akademis pada bidang stusi dan/atau universitas lain dan tidak pernah dipublikasikan/ditulis oleh individu selain penyusunan kecuali bila dituliskan dengan format kutipan dalam isi Skripsi.

Apabila ditemukan bukti bahwa pernyataan saya tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi sesuai ketentuan yang berlaku di Universitas Airlangga.

Surabaya, Desember 2015

(3)

PERUBAHAN PERUNTUKAN LAHAN PERTANIAN DAN

PERGESERAN IMPLEMENTASI KONSEP TRI HITA KARANA

(Studi Kasus Pada Petani Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten

Gianyar, Provinsi Bali)

SKRIPSI

. Maksud: sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan studi S1 pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga.

Disusun oleh Ni Wayan Widnyani NIM. 071211432011

DEPARTEMEN SOSIOLOGI

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS AIRLANGGA

(4)

HALAMAN PERSEMBAHAN

Skripsi ini penulis persembahkan kepada seluruh pihak terkait yang telah membantu dan mengharapkan terselesaikannya tulisan ini. Penulis mempersembahkan dan menyampaikan rasa terimakasih kepada:

1. Ayah dan Ibu yang tiada henti memberikan dukungan moril sekaligus materil. Terimakasih atas segala pengorbanan yang telah diberikan selama ini. Terimakasih pula dukungan, semangat, kasih sayang, dan doa yang senantiasa tercurahkan

2. Adik saya, I Nengah Budiarta yang juga selalu mendorong agar skripsi ini cepat terselesaikan

3. Teman dekat, kekasih, pacar, sahabat saya Amirul Rifqy Luqmana yang selalu mengingatkan, memotivasi, membantu semua kebutuhan yang sukar saya dapatkan. Menjadikan hal yang saya anggap sulit menjadi mudah, menerima dengan sabar segala emosi saya ketika mencapai titik frustasi dan down saat proses penyusunan skripsi.

4. Kedua teman saya Hilda Reshtyanti dan Rochma Ayu Kartika yang selalu menemani, memberikan support, mendengarkan keluh kesah saya, dan menghibur saya. Membangun pertemanan yang sehat dan positif selama 3,5 tahun ini bersama.

5. Kepada teman satu grup mixed method yang senantiasa bertukar informasi terkait penyusunan skripsi ini

(5)

8. Para petani yang bersedia saya mintai waktu untuk wawancara, terimakasih telah meluangkan waktunya dan mau menjadi informan maupun responden dalam penelitian ini

9. Om dan tante saya yang telah memfasilitasi dan memberikan akomodasi selama saya melakukan penelitian di Bali. Terutama om saya yang siap sedia mengawal saya ketika mengalami kesulitan dalam pengurusan perijinan

10.Unyil, Kemprit, Ben, Maya, Della yang telah memberikan support dan mau mendengarkan keluh kesah saya.

(6)

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING

PERUBAHAN PERUNTUKAN LAHAN PERTANIAN DAN

PERGESERAN IMPLEMENTASI KONSEP TRI HITA KARANA

(Studi Kasus Pada Petani Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten

Gianyar, Provinsi Bali)

Skripsi ini telah memenuhi persyaratan dan disetujui untuk diujikan.

Surabaya, Desember 2015

(7)

HALAMAN PENGESAHAN PANITIA PENGUJI

Skripsi ini telah diujikan dan disahkan dihadapan Komisi Penguji

Program Studi Sosiologi Departemen Sosiologi

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga

Pada hari : Tanggal : Pukul :

Komisi Penguji dari: Ketua Penguji

( Prof. Dr. Ida Bagus Wirawan, Drs., SU ) NIP. 194908311979011001

Anggota Anggota

(8)

ABSTRAK

Penelitian ini berfokus pada hubungan perubahan peruntukan lahan pertanian dan pergeseran implementasi konsep Tri Hita Karana yang terjadi pada masyarakat petani Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali. Tujuan

penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan peruntukan lahan pertanain

yang terjadi serta implementasi konsep THK. Dan juga, penelitian ini bertujuan untuk menggali pengaruh perubahan peruntukan lahan pertanian tersebut terhadap implementasi konsep THK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran dengan desain penelitian triangulasi konkruen. Populasi dalam penelitian ini meliputi petani yang lahannya mengalami perubahan peruntukan dan yang tidak mengalami perubahan peruntukan, dengan jumlah responden sebanyak tigapuluh responden. Sedangkan informan dalam penelitian ini berjumlah empat orang meliputi pekaseh, pedande, petani yang lahannya mengalami perubahan dan petani yang lahannya belum mengalami perubahan peruntukan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lahan pertanian yang mengalami perubahan peruntukan mempengaruhi implementasi konsep THK. Hubungan prahyangan, pawongan, dan palemahan menjadi terganggu tetapi dapat kembali mencapai keseimbangan dalam sistem sosial.

(9)

ABSTRACT

This research is focused on the relation of agricultural land allocation change and Tri Hita Karana concept implementation shifting that happened to farmer community in Ubud village, Ubud subdistrict, Gianyar district, Province of Bali. The purpose of this research is describing the change of agricultural land allocation which happened and the implementation shifting of THK. Furthermore, this research also digging the impact of agricultural land allocation change to the implementation of THK. The method used in this research is mixed method with congruent triangulation research design. The population in this research including the farmer whose land experiencing the allocation change and the farmer who doesn't with total of 30 respondent. While the informan in this research in total is four person including pekaseh, pedande, the farmer whose land experiencing the allocation change and the farmer who doesn't. The result of this research shows that the agricultural land which experiencing the allocation change is affecting the thk concept implementation. The relation of prahyangan, pawongan and palemahan is disturbed but can reach its balance state again in the social system. the new balance achievement designate the orientation change from cultural to economics.

(10)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat dan karunia yang telah diberikan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Perubahan Peruntukan Lahan Pertanian dan Pergeseran

Implementasi Konsep Tri Hita Karana (Studi Kasus Pada Petani Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali)”. Permasalahan yang diangkat dalam peneiltian ini berangkat dari realitas sosial yang terjadi di masyarakat petani yang lahan pertaniannya mengalami perubahan peruntukan dan berkaitan erat dengan pergeseran implementasi Tri Hita Karana. Seiring dengan pesatnya sektor pariwisata menyebabkan lahan pertanian menjadi semakin menyimpit dan mempengaruhi kehidupan sosial religius masyarakat. Oleh karena itu diperlukan kebijakan yang tepat dan upaya nyata untuk pengangan masalah.

Ucapan terimakasih penulis ucapkan kepada Bapak Drs. Doddy Sumbodo Singgih M.Si selaku dosen pembimbing yang telah membantu dan memberikan inspirasi dalam penyelesaian penulisan skripsi ini. Ucapan terimakasih juga penulis sampaikan kepada seluruh pihak yang telah membantu serta memberikan dukungan dalam proses penyusunan skripsi ini. Penulis berharap skripsi ini dapat diterima dan bermanfaat bagi seluruh pihak terkait dan pembaca.

Surabaya, Desember 2015

(11)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL DALAM i

HALAMAN PERNYATAAN TIDAK MELAKUKAN PLAGIAT ii

HALAMAN JUDUL DALAM 2 iii

HALAMAN PERSEMBAHAN iv

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING vi

HALAMAN PENGESAHAN PANITIA PENGUJI vii

(12)
(13)

BAB V ANALISIS DESKRIPTIF HASIL PENELITIAN 57

5.1 Kedudukan dan Fungsi Lahan Pertanian di Kelurahan Ubud 57

5.2 Perubahan Peruntukan Lahan Pertanian di Kelurahan Ubud 58

5.3 Konsep Tri Hita Karana dalam Pelaksanaan Kegiatan Pertanian 65

5.4 Pergeseran Implementasi Konsep Tri Hita Karana dalam Pelaksanaan Kegiatan Pertanian 67

BAB VI INTERPRETASI TEORITIK 86

6.1 Interpretasi Teoritik 86

6.1.1 Pendekatan Perubahan Sosial dan Kebudayaan 86

6.1.2 Pendekatan Teori Sistem walter Buckley 96

6.2 Hubungan Pengaruh Perubahan Peruntukan Lahan Pertanian dan Implementasi Konsep Tri Hita Karana 100

BAB VII PENUTUP 102

7.1 Kesimpulan 102

7.2 Saran 104

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan pertama untuk menganalisis persepsi manajemen hotel tentang pelaksanaan Tri Hita Karana Award dalam dunia pariwisata di Bali, kedua untuk menentukan

Implementasi yang bisa ditarik dari konsep Tri Hita Karana bagi para pengelola dan insan pariwisata saat ini adalah lebih memperhatikan usaha pelestarian bagi alam

Tingkat penerapan petani tentang Tri Hita Karana di Subak Mungkagan untuk menunjang pertanian tanaman pangan berkelanjutan, di Desa Sembung, Kecamatan Mengwi,

Kepariwisataan Budaya Bali adalah kepariwisataan yang berlandaskan kebudayaan Bali yang dijiwai oleh ajaran agama Hindu dan konsep Tri Hita Karana (THK) sebagai potensi

Discovery Kartika Plaza Hotel yang dikenal karena implementasi CSR berland- askan budaya Tri Hita Karana (harmonisa- sasi dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam)

Upaya untuk mencapai sasaran dalam penguatan peran adat dalam menjaga lingkungan berlandaskan falsafah Tri Hita Karana di desa adat Batuan Kecamatan Sukawati

Bali pada masa lalu mempunyai bentuk rumah dan perumahan yang didasari oleh konsep Tri Hita Karana, dalam pengaturan ruang, tata letak, bentuk, serta penggunaan bahan,

Discovery Kartika Plaza Hotel yang dikenal karena implementasi CSR berland- askan budaya Tri Hita Karana (harmonisa- sasi dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam)