DAFTAR PUSTAKA
Agustian, A. G. (2007). Rahasia sukses membangun kecerdasan emosi dan spiritual: the ESQ way 165, Jakarta: ARGA
Agustian, A.G. (2009). Kecerdasan Emosi dan Spiritual. Jakarta: Arga
Ahmadi. (2009). Psikologi umum, Jakarta: Rineka Cipta
Arfiani, Y. (2014). Peran Komunikasi Orangtua Anak, Kecerdasan Emosi, Kecerdasan Spiritual Terhadap Perilaku Bullying. Tesis Program Studi Sains Psikologi UMS.
Arfiani. (2014). Peran Komunikasi Orangtua Anak, Kecerdasan Emosi, Kecerdasan Spiritual, Terhadap Perilaku Bullying. Naskah Publikasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Arikunto S. (2009). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Ed Revisi VI. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Astuti, P. R. (2008). Meredam Bullying: 3 Cara Efektif Menanggulangi Kekerasan pada Anak. Jakarta: Grasindo.
Blais. (2007). Praktik keperawatan profesional konsep perspektif, Edisi 4, Jakarta: EGC
BNN. (2012). Pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi remaja. Jakarta : BNN
Coloroso & Barbara. (2006). Peindasan, Tertindas, dan Penonton: Resep Memutus Rantai Kekerasan Anak Dari Prasekolah Hingga SMU. Jakarta : PT. Serambi Ilmu Semesta.
Coloroso, Barbara. (2007). Stop Bullying (Memutus Rantai Kekerasan Anak dari Prasekolah Hingga SMU). Jakarta: PT. Ikrar Mandiri abadi
Cotton, S., Kudel, I., Roberts, Y., Pallerla, H., Tsevat, J., Succop, P., et al. (2009). Spiritual wellbeing and mental health outcomes in adolescents with or without inflammatory bowel disease. Journal of Ado lescent Health, 44, 485–492
Djuwita, R. (2007). Masalah Tersembunyi Dalam Dunia Pendidikan Di Indonesia. Workshop Bullying. Jakarta: Universitas Indonesia (UI)
Dutkova. (2017). Is Spiritual Well-Being Among Adolescents Associatedwith a Lower Level of Bullying Behaviour? TheMediating Effect of Perceived Bullying Behaviourof Peers. J Relig HealthDOI 10.1007/s10943-017-0392-2
Flynt, S. W., & Morton, R. C. (2006). Elementary Principal’s Perception Of Bullying. Education, 2, 187-191.
Ginanjar, A. (2007). ESQ Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual (Berdasarkan 6 Rukun Iman Dan 5 Rukun Islam). Jakarta: Arga Wijaya Persada
Haynie, D.L., Nansel, T., Eitel, P., Crump, A.D., Saylor, K., Yu, K., & Simons-Morton, B. (2001). Bullies, Victims, and Bully/Victims: Distinct Groups of At-Risk Youth. Journal of Early Adolescence, Vol. 21, No.1, p. 29-49. Available. FTP:http://jea.sagepub.com/cgi/content/abstract/21/1/29.
Hemphill, S. A., Tollit, M., & Herrenkohl, T. I. (2014). Protective factors against the impact of school bullying perpetration and victimization on young adult externalizing and internalizing problems. Journal of School Violence, 13 (1), 125–145.
Hidayat, A. A. (2007). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisi Data.
Jakarta: Salemba Medika
Hurlock, E. B. (2004). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Ruang Kehidupan. Edisi 5. Jakarta: Erlangga
Hurlock, E. B. (2007). Psikologi Peerkembangan anak jilid 2. Jakarta: Erlangga.
Idrus, M. (2012). Kecerdasan Spiritual Mahasiswa Yogyakarta, Psikologi Phronesis. Jurnal Ilmiah dan Terapan, Vol. 4, No. 8, h. 72-91
Iman, E. (2005). Paradigma Baru Kecerdasan Emosional. Majalah Cakrawala TNI–AL
Imaroh. (2017). Hubungan Kecerdasan Spiritual Terhadap Risiko Perilaku Bullying Siswa Di Smk Yayasan Miftahul Jannah (Ymj) Ciputat. Skripsi. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Karina; Dwi , H., & Alfiasari. (2013). Perilaku Bullying dan Karakter Remaja Serta Kaitannya Dengan Karakteristik Keluarga dan Peer Group. Jurusan Ilmu Keluarga & Konseling Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor 6(1) Hal.20-29.
Mediating Effect of Perceived Bullying Behaviour of Peers. J Relig Health
DOI 10.1007/s10943-017-0392-2
Lestari. (2016). Hubungan Jenis Kelamin Dengan Perilaku Bullying Pada Anak Usia Sekolah Di Sd Muhammadiyah Mlangi Gamping Sleman Yogyakarta. Naskah Publikasi Universitas <Aisiyash Yogyakarta
Maramis. (2006). Ilmu perilaku dalam pelayanan kesehatan, Surabaya: Airlangga
Mirghafourvand, M., Mohammad-Alizadeh Charandabi, S., & Alizadeh Sharajabad, F. (2016). Spiritualwell-being and its predictors among Iranian adolescent girls, 2014–2015. International Journal of Children´ s Spirituality, 21 (2), 104–115
Moutappa, M., Valente, T., Gallaher, P., Rohrbach, L.N. & Unger, J.B. (2009). Social Network Predictors of Bullying and Victimization. Adolescence
Journal, Vol. 39, No. 154, p. 315-336. Available
FTP:http://proquest.umi.com/pqdweb?index=3&sid=9&srchmode=1&vins t=PROD&fmt=3&startpage=1&clientid=8028&vname=PQD&RQT=309 &did=733454521&scaling=FULL&ts=1219974975&vtype=PQD&rqt=30 9&TS=1219975018&clientId=8028.
Mudali. (2012). Quate: How High Is Yours Spiritual Intelligence. http://www.eng.usf.edu/gopalaks/articles/spiritual.html
Mukhoyyaroh, L. M. (2011). Hubungan tingkat kecerdasan Spiritual (SQ) Dengan Kecerdasan Siswa Menjauhi Perilaku Menyimpang pada Siswa Kelas VIII MTS Al-Uswah Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang Tahun 2011. Skripsi S1 Pendidikan Agama Islam STAIN Salatiga
Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Nursalam. (2008). Konsep & Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika
Olweus D. (1995). Bullying at school:basic fact and effect of a school based intervention program. J Child Psychol Psychiatry.35:171-90
Olweus, D. (1995). Bullying or Peer Abuse at School: Fact and Intervention. Massachusets: Blackwell Publisher.
Parker, J., Rubin, K. H., Erath, S., Wojslawowicz, J. C., & Buskirk, A. A. (2006). Hubungan teman dan psikopatologi perkembangan. Dalam D. Cicchetti & DD Cohen (Eds.), Psikologi perkembangan chopathology: risiko, gangguan, dan adaptasi. New York: Wiley
Putri, Nauli & Novayelinda. (2015). Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Bullying Pada Remaja. JOM 2(2)
Riauskina, I.I. (2005). Kekerasan Terselubung di Sekolah: Hazing & Bullying.
Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Rigby, K. (1994). Psychosocial Functioning in Families of Australian Adolescent Schoolchildren Involved in Bully/Victim Problems. Journal of Family Therapy, 16, 173-187.
Safaria, T. (2005). Interpersonal intellegence metode pengembangan kecerdasan interpersonal anak, Yogjakarta: Graha Ilmu
Safaria, T. (2007). Spritual intellegence metode pengembangan kecerdasan spiritual anak, Yogjakarta: Graha Ilmu
Saifullah, Ach & Maulana, N. A. (2005). Melejitkan potensi kecerdasan anak mewujudkan dambaan memiliki anak berakal brilian berhati gemilang,
Yogjakarta : Katahati
Sarwono, S. W. (2003). Psikologi remaja (Edisi Enam). Jakarta: Rieneka Cipta.
Saryono. (2009). Metodologi Penelitian Kesehatan Penuntun Praktis Bagi Pemula. Yogyakarta: Mitra Cendekia Press
Smith, J.D., Schneider, B. H., Smith, P. K., Ananiadov, K. (2004). The Effectiveness of Whole-School Antibullying Programs: A Synthesis of Evaluation Research. School Psychology Review, 33, 547-560.
Smith, L., Webber, R., & DeFrain, J. (2013). Spiritual well-being and its relationship to resilience in young people: A mixed methods case study.
Sage Open 1(2).
Soekanto, S. (2003). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Yayasan Penerbit Universitas Indonesia.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R & D. Cetakan Kedelapan. Bandung: Alfabeta
Sullivan, Keith. (2010). The Anti-Bullying Handbook. New Zealand: Oxford University Press
Sulvian, k., mark, c., & ginny, s. (2004). Bullying In Secondary Schools: What It Looks Like And Hoe To Manage It. Corwin press
Suyanto, M. (2006). 15 rahasia mengubah kegagalan menjadi kesuksesan dengan kecerdasan spiritual, Yogjakarta: ANDI
Taylor. (1997). Fundamentals of nursing : The Art and Science of Nursing Care,
Philadelphia: Lippincot
Toto & Tasmara. (2011). Kecerdasan ruhaniah transcendental intelligence membentuk kepribadian yang bertanggungjawab profesional dan berakhlak. Jakarta: Gema insani
Totura, C. M.W. (2013). Bullying and Victimization in Middle School: The Role of Individual Characteristics, Family Functioning, and School Contexts,
thesis. Florida: Univesity of South Florida.. Available
FTP:http://etd.fcla.edu/SF/SFE0000150/FinalMastersThesis.pdf.
Wahyuni, S., & Adiyanti, M. G.(2011). Correlation between Perception Toward Parents Authoritarian Parenting and Ability to Emphatize with Tendency of Bullying Behaviour on Teenagers. Jurnal Psikologi. 7, 2, 106-118. Desember. Fakultas Psikologi Universitas Sultan Syarif Kasim Riau.
Widi, N. (2008). Laws of spiritual, Jakarta: Bhuana Ilmu Populer
Wijayanti, A., & Uyun, Z. (2010|). Pengaruh Kecerdasan Spiritual Terhadap Kenakalan Remaja: Studi Kasus Pada Siswa Kelas 3 SLTP Muhammadiyah Masaran Sragen. Jurnal Tajadida
Wiyani, N. A. (2012). Save Our Children from School Bullying. Yogyakarta: Arruzz Media.
Yosep, Iyus. (2005). Pentingnya esq (emosional & spiritual quotion) bagi perawat dalam manajemen konflik: disampaikan pada acara cerdas, kreatif, dan mandiri (cerebri) kegiatan penerimaan mahasiswa baru. Bandung: FIK UNPAD
Yusuf, husmiati & Fahrudin, A. (2012). Perilaku Bullying : Asesmen Multidimensi dan Intervensi Sosial. Jurnal Psikologi UNDIP 11(2)
Yusuf, S. (2006). Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya
Yusuf, S. (2011). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosda-Karya
Zahrani. (2005). Konseling Terapi. Jakarta: Gema Insani