ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
E-LEARNING PADA SMAN 3 JAKARTA
Firdaus Nurrahman
Universitas Bina Nusantara
Taman Villa Baru Jl. Villa tengah F8 F 008 Bekasi 0812-9829-8494
Paradita Indra Bastari
Universitas Binsa Nusantara Taman Harapan Baru Blk. K5 016 Bekasi
0812-9439-8891 [email protected]
Muhammad Kahfi Firdaus
Universitas Binsa Nusantara
Jl.P.Biak 1 No.168 Kel. Aren Jaya, Perumnas 3 Bekasi 0812-9393-7724
William Suryaditana, S.Kom., MMSI
Dosen Pembimbing Universitas Bina Nusantara
Abstract
The purpose of this paper is to analyze the system and designing applications web-based E-Learning in SMAN 3 Jakarta in order to assist in the process of teaching and learning activities (KBM). With this application, is expected to help the problems faced by teachers and students if the teacher was unable to attend class and also help outside school hours and of course to facilitate teachers in the delivery of materials to the students. The result achieved is the availability of applications supporting teaching and learning activities that can be obtained without time and space bound. Conclusion with the web-based E-Learning This is to facilitate the communication of teachers and students, the provision of material, then giving the task and collecting assignments, as well as facilitate informed grades.
Keywords : E-Learning, web, kegiatan belajar mengajar(KBM), system, application
Abstrak
Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk menganalisis system dan merancang aplikasi E-Learning berbasis web pada SMAN 3 Jakarta agar dapat membantu dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan dapat membantu masalah yang dihadapi guru dan siswa apabila guru berhalangan hadir dikelas dan juga membantu di luar jam pelajaran dan tentunya untuk memudahkan guru dalam pemberian materi kepada siswa. Hasil yang dicapai adalah ketersediaan aplikasi pendukung kegiatan belajar mengajar yang dapat diperoleh tanpa terikat waktu dan tempat. Kesimpulan dengan adanya E-Learning berbasis web ini adalah memudahkan komunikasi guru dan siswa, pemberian materi, kemudian pemberian tugas dan pengumpulan tugas, serta memudahkan penginformasian nilai.
Kata Kunci : E-Learning, web, kegiatan belajar mengajar(KBM), system, aplikasi
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Sekolah adalah sarana belajar yang didirikan oleh pemerintah maupun pihak swasta. Pada tahun 1954, SMA Negeri 3 Jakarta didirikan di Jl. Setiabudi, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia. Sekolah ini mempunyai 9 kelas setiap tingkat regular dan 2 kelas tingkat Internasional.
Dengan kemajuan teknologi, dunia pendidikan dapat memanfaatkan teknologi informasi berbasis elektronik maupun internet yaitu dengan menerapkan e-learning. e-learning memungkinkan para siswa dan siswi untuk dapat memanfaatkan waktunya dengan baik untuk memperdalam ilmu pengetahuan yang dapat mereka dapatkan, dan dapat di arahkan. Melalui e-learning diharapkan segala keterbatasan yang menghambat perluasan pengetahuan dapat diminimalisasikan sehingga pengetahuan yang didapat lebih luas, tidak terbatas dan dapat diarahkan.
Sistem informasi merupakan kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas manusia yang menggunakan teknologi tersebut untuk mendukung operasi dan manajemen dalam mendukung pengambilan keputusan. Perkembangan sistem informasi dewasa ini semakin tumbuh berkembang. dimana banyak sekali inovasi-inovasi maupun gagasan-gagasan yang lahir sebagai akibat dari terus berkembangnya teknologi. Aktivitas dan berbagai kegiatan dalam kehidupan sehari-hari, terhubung dengan teknologi informasi. Tidak hanya terhubung dengan komputerisasi, teknologi informasi saat ini semakin mudah dijumpai sepertihalnya perkembangan smartphone, tablet dan device lainnya.
Electronic Learning atau di sebut e-learning dapat diartikan sebagai proses pembelajaran
siswa siswi dengan menggunakan suatu media elektronik yaitu komputer dan elektronik lainya yang dapat mengakses internet. Dimana melalui penerapan e-learning para murid dapat dengan mandiri memperoleh bahan materi yang diajarkan di sekolah, untuk dapat dipelajari dirumah / diluar jam kelas. Sehingga waktu belajar menjadi lebih banyak dan juga pengetahuan yang didapat siswa bertambah.
Selama ini metode belajar mengajar masih dilakukan secara konvensional, dimana guru mengajar dan siswa belajar dilaksanakan didalam ruang kelas dengan jam belajar yang sudah ditetapkan. Namun SMA Negeri 3 Jakarta mengalami kekurangan sumber daya pengajar, sehingga mempengaruhi nilai akademis para siswa, dan siswi SMA Negeri 3 Jakarta. Terbatasnya waktu bila siswa ingin mengulang kembali belajar mengenai salah satu materi dengan Guru yang bersangkutan. Tentu SMA Negeri 3 Jakarta perlu untuk meningkatkan kualitas manajemen pendidikan dan pengolahan sumber daya eksternal maupun internal. Berdasarkan hasil observasi pada SMA Negeri 3
Jakarta, penerapan e-learning pada SMA Negeri 3 Jakarta dapat menjadi solusi permasalahan yang ada dan dapat mendukung sistem belajar-mengajar yang telah berjalan saat ini.
Dalam mendukung salah satu misi dari SMA Negeri 3 Jakarta yang berisikan meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju sekolah berwawasan global, sebuah sistem pembelajaran
e-learning berbasis web dapat diterapkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Selain itu
implementasi aplikasi berbasis web pun tidak sulit untuk diakses oleh siapa saja yang terhubung dengan internet.
Oleh karena itu skripsi ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan juga perancangan sistem
e-learning pada SMA Negeri 3 Jakarta dengan judul skripsi “ANALISIS DAN PERANCANGAN
SISTEM E-LEARNING PADA SMAN 3 JAKARTA” dengan penerapan e-learning ini diharapkan dapat mendukung serta meningkatkan kualitas belajar mengajar didalam SMA Negeri 3 Jakarta tersebut
Landasan Teori
secara garis besar dapat diambil kesimpulan dari penyataan menurut Horton (2012, p1),
“Learning is the use of electronic technologies to create learning experiences”. Dapat di artikan E-Learning adalah suatu penggunaan teknologi elektronik untuk menciptakan pengalaman belajar
Internet terkadang hanya disebut Net, adalah suatu jaringan global yang menghubungkan jutaan komputer. (Shelly, Wells, & Campbell, Adobe® Dreamweaver® CS5: Comprehensive, 2012, p2).
Menurut Shelly, Wells, & Campbell (2012, p2) World Wide Web, juga disebut Web, adalah salah satu layanan yang lebih populer di internet. Web terdiri dari sebuah sistem server jaringan global, juga dikenal sebagai web server, yang khusus mendukung dokumen yang diformat dan menyediakan cara untuk berbagi sumber ini dengan banyak orang dalam waktu yang bersamaan.
Menurut Turban, Rainer, dan Potter (2005 p483) Website secara bersamaan, merupakan semua halaman web dari sebuah perusahaan atau individu tertentu.
Menurut Turban, Rainer, dan Potter (2005 p483) “HyperText Transfer Protocol (HTTP) adalah merupakan komunikasi standar yang digunakan untuk mentransfer halaman melalui WWW pada internet. HTTP mendefinisikan bagaimana cara format pesan, pengiriman pesan, pada web server dan browser tersebut dapat merespon dari perintah yang diberikan”. Fungsi HTTP adalah menetapkan bagaimana pesan diformat dan ditransmisikan, dan tindakan apa dari web server dan browser untuk merespon berbagai perintah.
Menurut Turban, Rainer, dan Potter (2005 p483) “Uniform Resource Locator (URL) adalah kumpulan huruf yang dapat mengidentifikasikan alamat pada sumber daya yang spesifik disebuah web”. Fungsi dari URL adalah sebagai petunjuk/pembeda setiap halaman situs di web.
Menurut Welling dan Thomson (2008 p2) “Hypertext Preprocessor (PHP) adalah bahasa server-side scripting yang dirancang khusus untuk sebuah web. Dalam sebuah halaman HTML, pengguna dapat memasukan PHP code yang akan dieksekusi setiap waktu pada halaman yang dikunjungi. PHP code pengguna diartikan pada sebuah web server dan di-generate oleh HTML atau keluaran lainnya yang akan pengunjung lihat”. Maksud dari server-side scripting pada kutipan diatas adalah merupakan sebuah teknologi scripting atau pemrograman web dimana script dikompilasi atau diterjemahkan didalam server. Dengan server-side scripting, memungkinkan untuk menghasilkan halaman web yang dinamis.
Satzinger, Jackson, & Burd (2011, p46) menyatakan Unified Modeling Language (UML) adalah suatu rangkaian standar konstruksi model dan notasi yang di definisikan oleh Object Management Group (OMG).
Menurut Welling dan Thomson (2008 p3) “MySQL sangat cepat, kuat, dan mempunyai relational database management system (RDBMS). Sebuah basis data yang memungkinkan Anda dengan efisien menyimpan, mencari, menyortir, dan mengambil data.
Menurut Singh (2011, p7) database didefinisikan sebagai sebuah kumpulan data logika terkait disimpan bersama-sama yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi dari suatu organisasi.
Use case diagram menggambarkan interaksi antara sistem dan sistem eksternal, serta
kostumer. Menurut Whitten dan Bentley (2007 p382).
Menurut Whitten dan Bentley (2007 p382) menjelaskan bahwa “Class diagram menggambarkan struktur dari sistem. Serta menampilkan class object yang berada di dalam sistem serta hubungan antara objek tersebut dan objek lainnya”. Class diagram adalah diagram yang dipakai untuk menjabarkan struktur dari suatu sistem. Class yang ada tersebut, menjelaskan mengenai struktur dan kegiatan secara umum yang dilakukan oleh serangkaian objek.
METODOLOGI PENELITIAN
Metodologi penelitian yang digunakan pada skripsi ini yaitu metodelogi pengumpulan data dan metode analisis dan perancangan. Metodelogi pengumpulan data terdiri dari studi pustaka, dan studi lapangan.
Studi pustaka penelitian ini menggunakan berbagai sumber untuk memperoleh informasi dan teori yang terkait dengan penelitian. Sumber tersebut adalah dengan membaca buku, jurnal, dan website.
Studi lapangan pada penelitian ini dibagi menjadi 2 proses yaitu pertama dengan proses wawancara yang dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kegiatan belajar – mengajar, wawancara ini dilakukan dengan guru – guru SMA Negeri 3 Jakarta. Proses yang kedua adalah Kuesioner yang dilakukan untuk mendapatkan data dan kebutuhan siswa akan materi pembelajaran dan data siswa terhadap website e-learning yang akan dikembangkan pada SMA Negeri 3 Jakarta.
Penulisan metode analisa dan perancangan ini dilakukan dengan menganalisa sistem yang berjalan dan mengidentifikasi berbagai macam kebutuhan informasi yang diperlukan untuk pengembangan system informasi kegiatan belajar – mengajar SMAN 3 Jakarta. Penulisan ini menggunakan metode perancangan Satzinger “Object-Oriented Analysis and Design with the Unified
Process” yang mencakup sebagai berikut activity diagram, Event Table, Usecase Diagram, Usecase Description, Class Diagram, First Cut Class Diagram, Multilayer Sequence Diagram, Communication Diagram, Updated Class Diagram
Sedangkan metode perancangan e-learning yang digunakan adalah metode Analyze, Design, Build and Evaluation (ADBE) sesuai dengan teori yang diterapkan oleh William Horton, yaitu menganalisa proses pembelajaran terkait, merancang sebuah Learning Management System, membangun sistem, dan melakukan evaluasi.
HASIL DAN BAHASAN
Gambaran Umum Sistem Berjalan
Pada tahun 1950 sekolah VHC merupakan 2 sekolah. Yang pagi dibawah pimpinan Hr. Bruyn berdomisili di Jl. Diponegoro yang dan diberi nama SMA Istimewa. pada tahun 1951, kepemimpinan SMA Istimewa diserahkan kepada Bp. Ibnu Tadjie dan diberi nama SMA Negeri V ABC. karena Bp. Ibnu Tadjie merangkap sebagai anggota DPRS, maka pimpinan sekolah diserahkan kepada Bapak Benyamin Prawirohatmojo, yang lebih dikenal dengan panggilan Pak Ben. Beberapa waktu kemudian SMA V ABC dipecah lagi menjadi 2, yang salah satunya adalah SMA II B yang berdomisili di Jl. Batu dan dipimpin oleh Bapak Arjo.
Pada tahun 1954 SMA II B pindah kegedung baru jl. Setiabudi II, yang sebetulnya selesai dibangun pada tahun 1953. Atas prakarsa Inspeksi pusat dan Guru SMA II B , sekolah ini kemudian dijadikan model, yang kemudian menjadi contoh bagi SMA-SMA di seluruh Indonesia. karenanya dalam segala hal, sekolah ini mendapat fasilitas dari insfeksi pusat, sehingga dapat mengadakan percobaan dan pratikum sendiri. Sekolah ini akhirnya diberi nama baru yaitu SMA Teladan Bagian B. Teladan bagian C terdapat di Surabaya. Pada perkembangannya selanjutnya sekolah ini dikenal dengan nama SMAN 3 Teladan.
Selanjutnya secara berturut-turut sekolah ini dipimpin oleh Bp. Soegijanto, Bp. Tan Kiong Oey, Bp. Jasin Arifin, Bp. J. Alfons, Bp. Joko Soedibjo, Bp. Tommy N.S, Ibu Pratiwi, Bp. Djoko
Waliadi, Bp. Rosman Harahap, Bp. N.T. Padidi, Bp. Joelius Joesoep, Bp. Soetopo, Bp. Asrul Chatib, Bp. Tatang Sutarsa, Bp. Sidik Yasin, Bp. Suyitno , Dra Wieke Salehani.M.Pd ,Drs Edi Sumarto. Drs Edi Sumarto digantikan oleh Ibu Dra Ni Ketut Diah Chaerani Sebelumnya adalah kepala SMAN 29 Jakarta selatan Sejak kehadirannya Di SMAN 3 Jakarta, ibu Diah langsung mengadakan pembenahan dalam berbagi bidang terutama kedisiplinan terhadap anak juga kepada Guru demi kemajuan SMAN 3 ke depan.
Itu pula yang telah dilakukan oleh para pendahulunya. SMAN 3 Jakarta masih akan melanjutkan sejarahnya yang panjang. Mudah-mudahan sekolah ini akan terus mengalami kemajuan yang sangat berarti, demi pencapain prestasi dan prestise yang membanggakan.
Pada setiap harinya, guru akan masuk pada saat jam pelajaran dimulai. Namun jika guru berhalangan untuk menghadiri kelas, kelas akan kosong pada jam pelajaran tersebut tetapi jika guru dapat menghadiri kelas, maka guru akan menanyakan kepada siswa pekerjaan rumah yang sudah di berikan untuk dikumpulkan, jikalau tidak ada pekerjaan rumah yang diberikan guru akan langsung masuk kedalam penyampaian materi. Siswa pun dipersilahkan untuk mencatat materi yang di jelaskan oleh guru tersebut. Selesainya menyampaikan materi guru akan mempersilahkan para siswa untuk bertanya, yang mana jika ada pertanyaan guru akan memberikan jawaban, dan memberi kesempatan kepada siswa lainnya untuk bertanya. Tetapi jika tidak ada pertanyaan dari siswa, guru akan memberikan tugas kepada siswanya dan siswa akan mengerjakan dan tugas yang di berikan lalu mengumpulkan jawaban tugas mereka kepada guru. Guru pun memeriksa jawaban para siswa.
Proses Belajar - Mengajar yang sedang berjalan
Guru Siswa
Ph
as
e
Menghadiri kelas
/Guru bisa menghadiri kelas?
/Tidak
/Bisa
/Ada pekerjaan rumah?
/Ada Mengumpulkan Pekerjaan rumah /Tidak Menyampaikan Materi Mencatat Materi Mengajukan Pertanyaan /Ada Pertanyaan? /Ada Menjawab Pertanyaan Memberikan Tugas /Tidak Mengerjakan Tugas yang diberikan Mengumpulkan Jawaban Tugas Memeriksa Jawaban Jam pelajaran dimulai
Pengembangan Aplikasi
Pertama-tama guru akan masuk ke kelas, jika jam pelajaran sudah di mulai dan guru bisa hadir maka akan dilakukan pembelajaran konvensional seperti biasanya, tetapi jika guru tidak dapat hadir pada kelas tersebut siswa di himbau untuk membuka website e-learning. Yang harus dilakukan oleh siswa yaitu login, diteruskan dengan mengakses halaman materi yang sudah disediakan pada
website tersebut, siswa akan memahami materi-materi pelajaran yang diakses. Jika ada pertanyaan
siswa dapat mengakses halaman forum untuk memberikan pertanyaan yang mana guru harus menjawab pertanyaan tersebut di halaman forum tersebut. Setelah kiranya siswa cukup memahami materi tersebut, siswa dituntut untuk mengakses halaman tugas, jika tidak ada tugas siswa dapat mengulang materi yang telah di pelajari tadi namun jika siswa mendapat tugas, siswa harus mengerjakan tugas dan mengunggah jawaban tugas. Dengan itu guru akan mengunduh jawaban tugas yang telah dikerjakan oleh siswa lalu guru akan memeriksa jawabannya.
Proses belajar - mengajar yang diusulkan
Guru Siswa
Jam Pelajaran dimulai /Guru bisa menghadiri kelas?
/Tidak /Bisa Siswa Login Mengakses Halaman Materi Mempelajari Materi /Ada Pertanyaan? Mengakses Halaman Tugas /Ada Tugas? /Tidak /Ada Mengerjakan Tugas Mengajar Mengupload Jawaban Tugas Mendownload Jawaban Tugas Memeriksa Jawaban /Tidak Mengakses halaman Forum /Ada Memposting pertanyaan Menjawab Pertanyaan
SIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
• Penggunaan sistem pembelajaran berbasis web ini akan sangat membantu para guru dan para murid dalam kegiatan belajar mengajarnya karena dengan adanya sistem pembelajaran ini memungkinkan para murid untuk melanjutkan kegiatan belajar meskipun guru tidak dapat hadir ke kelas, membantu guru dalam menginformasikan nilai, membantu guru dalam mempermudah pemberian tugas-tugas latihan, serta membantu murid-murid dalam memperdalam materi matematika.
• Sistem ini akan membuat murid merasa terbantu untuk belajar diluar kelas seperti dirumah, atau ditempat manapun dikarenakan murid akan mudah dalam mengakses materi-materi yang nantinya akan mereka gunakan dalam proses belajar, mengerjakan tugas.
• Dengan adanya sistem ini, para guru juga akan terbantu dalam hal pemberian nilai, serta murid untuk melihat nilai-nilai mereka.
Saran
• Memberikan pelatihan/pengarahan kepada guru tentang bagaimana cara menggunakan/mengoperasikan sistem pembelajaran berbasis web ini, dan selalu meminta bantuan Administrator jika terdapat kesulitan-kesulitan di kemudian hari.
• Selalu memantau kinerja sistem, apabila sistem isi sudah tidak mampu lagi memberikan manfaat sesuai dengan yang diinginkan dalam menunjang kegiatan belajar mengajar, maka perlu perancangan ulang oleh peneliti berikutnya sesuai dengan tingkat kebutuhan Sekolah SMA Negeri 3 Jakarta.
REFERENSI
Al Fatta, Hanif. 2007. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi. Yogyakarta : Andi. Keesman, Karel J. 2011. System Identification. Penerbit Springer.
Rainer, Rex Kelly, & Cegielski, Casey G. 2011. Introduction to Information System. Penerbit John Wiley & Sons, Incorporated.
Satzinger, John W., Jackson, Robert B, & Burd, Stephen D. 2011. Systems Analysis
and Design in a Changing World 6th Edition. Penerbit Course Technology.
Horton, William. 2012. E-Learning by Design second edition. Penerbit Pfeiffer. Satzinger, John W., Jackson, Robert B,& Burd Stephen D. 2005. Object-Oriented
Analysis & Design with the Unified Process. Penerbit Cengange Learning.
Welling, Luke., Thomson, Laura. 2008. PHP and MySQL Web Development. Penerbit Addison-Wesley Professional.
Carlos Coronel (Author), Steven Morris (Author), Peter Rob 2012. Database
Systems: Design, Implementation, and Management. Penerbit Cengage Learning.
RIWAYAT PENULIS
Firdaus Nurrahman, Lahir di Bekasi pada 15 Januari 1992, penulis menamatkan pendidikan sarjana
(S1) Universitas Bina Nusantara dalam bidang Sistem Informasi pada tahun 2015
Paradita Indra Bastari, Lahir di Bogor pada 31 Oktober 1991, penulis menamatkan pendidikan
sarjana (S1) Universitas Bina Nusantara dalam bidang Sistem Informasi pada tahun 2015
Muhammad Kahfi Firdaus, Lahir di Bekasi pada 20 Oktober 1992, penulis menamatkan pendidikan