ANALISIS SISTEM DRAINASE KOTA TONDANO (STUDI KASUS KOMPLEKS KANTOR BUPATI MINAHASA)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Kondisi sistem drainase yang ada pada Kota Unaaha dapat dikatakan kurang memadai dalam menampung debit pembuangan baik debit yang berasal dari limbah buangan rumah tangga
Selanjutnya dilihat dari sasaran lokasi pembuangan air bekas buangan/limbah selain tinja yang berasal dari dapur, kamar mandi, tempat cuci pakaian dan wastafel secara keseluruhan
dengan baik sehingga menyulitkan air mengalir dari jalan menuju saluran
Analisis hidraulika dilakukan untuk mengetahui kondisi saluran eksisting di lokasi penelitian apakah mampu menampung debit air yang masuk di saluran tersebut
Kinerja sistem drainase di saluran Parit Bansir di tinjau dari pengaruh pasang surut, tidak cukup baik dikarenakan di beberapa titik dimensi penampang tidak mempunyai
Setiap sub DAS memiliki saluran drainase yang berfungsi mengalirkan air menuju Sungai Ampal, namun pada kenyataannya kapasitas saluran drainase sekunder pada beberapa sub DAS Ampal
Salah satu fungsi saluran drainase yaitu sebagai pengendali air ke permukaan untuk memperbaiki daerah genangan air/banjir, akan tetapi fungsi saluran drainase di jalan Harmonika Baru
Dari hasil running simulation diatas, dapat disimpulkan pada lokasi penelitian terjadi limpasan dari masing-masing subcatchment dengan rata-rata 69.14 mm, kecepatan dibeberapa saluran