• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMK Negeri 1 Malang

Mata Pelajaran/Mata Diklat : Administrasi Keuangan

Kelas/ Semester : XI/Semester 2

Alokasi Waktu : 2x45 menit

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar

Kompetensi Inti Kompetensi Dasar

1. Menghayati dan mengamalkan

ajaran agama yang dianutnya

1.1.Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya

1.2.Menyakini penerapan administrasi keuangan dalam berbagai aktivitas merupakan salah satu perintah Tuhan

1.3.Menyakini bahwa bekerja dalam bidang administrasi keuangan adalah salah satu bentuk pengalaman perintah Tuhan yang harus dilakukan secara sungguh-sungguh

2. Mengembangkan perilaku

(jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah

lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan

2.1.Memiliki motivasi internal dan menunjukkan

rasa ingin tahu dalam pembelajaran

menyiapkan, menggunakan administrasi

keuangan

2.2.Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah

lingkungan, gotong royong) dalam

melakukan pembelajaran sebagai bagian darii sikap ilmiah

2.3.Memiliki sikap proaktif dalam melakukan kegiatan administrasi keuangan

(2)

alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

4. Mengolah, menalar, dan

menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan diri yang

dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif dan mampu

melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan langsung

4.6.Membuat laporan keuangan sesuai standar yang berlaku

Indikator:

a. Siswa dapat mendefinisikan tentang laporan keuangan b. Siswa dapat menjelaskan tujuan laporan keuangan

c. Siswa dapat mendemonstrasikan cara menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar

d. Siswa dapat menyebutkan pemakai laporan keuangan

e. Siswa dapat menyebutkan karakteristik kualitatif laporan keuangan

I. Tujuan

a. Mendefinisikan tentang laporan keuangan

b. Menjelaskakan tujuan laporan keuangan

c. Mendemonstrasikan cara menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar

d. Mengetahui siapa saja pemakai laporan keuangan

e. Mengetahui karakteristik kualitatif laporan keuangan

(3)

III.Metode Pembelajaran, Media dan Sumber Belajar

1. Pendekatan : Saintifik

2. Metode : Metode ceramah

Metode tanya jawab Penugasan

3. Model pembelajaran : Talking stik

4. Media : LCD Proyektor dan papan tulis

5. Sumber belajar : Jusup, Al Haryono. 2011. Dasar-Dasar Akuntansi Jilid 1.

Yogyakarta:Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi

IV. Langkah-langkah Pembelajaran

Tahap DESKRIPSI KEGIATAN Waktu

(menit)

Awal

Orientasi

a. Membuka pelajaran dengan mengucapkan

salam dan berdoa bersama

b. Memeriksa kehadiran peserta didiik Apersepsi

Peserta didik diminta memberikan contoh laporan dalam kehidupan sehari-hari.

Motivasi

Guru memberikan motivasi pentingnya materi ini. Dan siswa menyimak penjelasan guru.

Pemberian Acuan

Guru menjelaskan kepada peserta didik tujuan dari pembelajarann tentang materi ini.

20 menit

Inti

a. Mengamati

Mengamati contoh laporan keuangan dari instansi/perusahaan

b. Menanya

(4)

Memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan contoh laporan keuangan

c. Eksperimen/explore

Menggunakan contoh laporan keuangan untuk mengenal cara menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar

d. Asosiasi

Mengemukakan hal-hal yang berkaitan dengan tujuan laporan keuangan

e. Komunikasi

Mempresentasikan hasil menyusun laporan keuangan

Penutup

a. Peserta didik memberikan kesimpulan hasil pembelajaran pada pertemuan ini

b. Guru menyampaikan materi berikutnya yang

akan diajarkan.

c. Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan

memberikan pesan agar selalu belajar dan semangat

20 menit

V. Penilaian

1. Jenis/Teknik Penilaian

a. Pengetahuan : tes tulis/lisan/praktik/penugasan

b. Sikap : skala sikap (terlampir)

2. Prosedur Penilaian

No. Aspek yang Dinilai Teknik Penilaian Waktu

Penilaian 1 Sikap a. Kerjasama b. Pro Aktif Pengamatan/Observasi Selama pelajaran

(5)

c. Toleransi

2. Pengetahuan

a. Menyimpulkan pengertian laporan

keuangan

b. Menjelaskan tujuan pembuatan

laporan keuangan

c. Menjelaskan jenis laporan

keuangan

d. Menyebutkan pemakai laporan

keuangan

e. Menjelaskan karakteristik

kualitatif laporan keuangan

Tes tulis Akhir

Pembelajaran

Malang, November 2015 Praktikan,

Hesyi Dwi Wahyuni NIM 130412604584

(6)

Lampiran I

LAPORAN KEUANGAN SESUAI DENGAN STANDAR

A. Pengertian Laporan Keuangan

Laporan keuangan merupakan laporan tertulis yang memberikan informasi kuantitatif tentang posisi keuangan dan perubahan-perubahannya, serta hasil yang dicapai selama periode tertentu. Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan merupakan bagian dari pelaporan keuangan, yaitu segala aspek (lembaga yang terlibat [misalnya penyusunan standar, badan pengawas dari pemerintah atau pasar modal, organisasi profesi, dan entitas pelapor], peraturan yang berlaku termasuk PABU[Prinsip Akuntansi Berterima Umum]) yang berkaitan dengan penyediaan dan penyampaian infotmasi keuangan. Secara umum, laporan keuangan meliputi: neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas (modal), laporan arus kas/laporan arus dana, dan catatan dan laporan lain serta materi penjelasan.

Pada umumnya laporan keuangan disusun setiap satu tahun sekali, namun ada pula perusahaan yang menyusun laporan keuangan tiap kuartal, bahkan tiap bulan.

B. Tujuan Laporan Keuangan

Menurut Standar Akuntansi Keuangan tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan. Laporan keuangan tidak menyediakan semua informasi yang mungkin dibutuhkan pemakai dalam mengambil keputusan ekonomi karena secara umum menggambarkan pengaruh keuangan dan kejadian masa lalu, dan

(7)

tidak diwajibkan untuk menyediakan informasi nonkeuangan. Menurut M. Sadeli, tujuan laporan keuangan meliputi:

1. Menyediakan informasi yang dapat diandalkan tentang kekayaan dan kewajiban

2. Menyajikan informasi yang dapat diandalkan tentang perubahan kekayaan bersih perusahaan sebagai hasil dari kegiatan usaha

3. Menyajikan informasi yang dapat diandalkan tentang perubahan kekayaan bersih yang bukan berasal dari kegiatan usaha

4. Menyajikan informasi yang dapat membantu para pemakai dalam menaksir kemampuan perusahaan memperoleh laba

5. Menyajikan informasi lain yang sesuai atau relevan dengan keperluan para pemiliknya

C. Menyusun Laporan Keuangan Sesuai dengan Standar

Laporan keuangan secara umum terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan arus kas dan catatan dan laporan lain serta materi penjelasan. Namun, pada pembahasan ini akan dipelajari terkait dengan neraca, laporan laba rugi dan laporan modal.

1. Neraca

Neraca atau laporan posisi keuangan adalah suatu daftar yang menggambarkan aset (harta kekayaan), kewajiban, dan modal (ekuitas) yang dimiliki oleh suatu entitas (perusahaan) pada suatu saat tertentu.

Judul suatu neraca terdiri atas nama entitas atau perusahaan, nama laporan, dan tanggal neraca. Untuk badan atau isi laporan terdiri atas tiga bagian, yaitu:

a. Aset, yaitu sumber-sumber ekonomi yang dimiliki perusahaan yang biasa dinyatakan dalam satuan uang.

b. Kewajiban, yaitu utang yang harus dibayar oleh perusahaan dengan uang atau jasa pada suatu saat tertentu dimasa yang akan datang atau tagihan para kreditur kepada perusahaan.

c. Modal atau ekuitas, merupakan hak pemilik perusahaan atas kekayaan (aset) perusahaan. Modal dicantumkan dalam neraca dibawah kewajiban.

(8)

2. Laporan laba rugi

Laporan laba rugi disusun dengan maksud untuk menggambarkan hasil operasi perusahaan dalam suatu periode waktu tertentu. Hasil operasi perusahaan diukur dengan membandingkan antara penghasilan perusahaan dengan beban yang dikeluarkan untuk memperoleh penghasilan tersebut. Apabila penghasilan lebih besar daripada beban, perusahaan dinyatakan memperoleh laba, dan apabila sebaliknya maka perusahaan menderita rugi.

Laporan laba rugi harus diberi judul, yang terdiri atas: nama perusahaan, nama laporan, dan periode laporan. Isi laporan laba rugi terdiri atas tiga komponen pokok, yaitu penghasilan beban dan laba atau rugi.

3. Laporan perubahan modal

Informasi tentang perubahan modal pemilik biasanya dituangkan dalam sebuah laporan yang disebut laporan perubahan modal. Modal ini bisa bertambah karena adanya tambahan investasi oleh pemilih perusahaan dan karena perusahaan mendapatkan laba. Modal ini juga bisa berkurang karena pemilik melakukan pengambilan aset perusahaan untuk keperluan pribadi dan karena perusahaan menderita rugi.

Laporan perubahan modal sering disebut sebagai “jembatan” antara laporan laba rugi dengan neraca. Pengaruh laba atau rugi terhadap modal diperhitungkan dalam laporan perubahan modal.

D. Pemakai Laporan Keuangan

Laporan keuangan disajikan kepada banyak pihak yang berkepentingan termasuk manajemen, kreditur, pemerintah, dan pihak-pihak lainnya yang penting. Berikut beberapa kebutuhan pemakai laporan keuangan (menurut Standar Akuntansi Keuangan) meliputi:

1. Investor

Para investor mengetahui laporan keuangan untuk membantu menentukan apakah harus membeli, menahan, atau menjual investasi yang tersebut juga untuk menilai kemampuan perusahaan untuk membayar deviden.

(9)

2. Karyawan

Dengan adanya laporan keuangan ini karyawan dan kelompok-kelompok yang mewakili mereka bisa mengetahui stabilitas dan profitabilitas perusahaan dan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memberikan balas jasa, manfaat pensiun, dan kesempatan kerja.

3. Pemberi Pinjaman

Pemberi pinjaman tertarik dengan informasi keuangan perusahaan yang memungkinkan pemberi pinjaminan untuk memutuskan apakah pinjaman serta bunganya dapat dibayar pada saat jatuh tempo.

4. Pemasok dan Kreditur Usaha Lainnya

Pemasok dan kreditur usaha lainnya tertarik dengan informasi keuangan yang memungkinkan mereka untuk memutuskan apakah jumlah yang terhutang akan dibayar pada saat jatuh tempo atau tidak.

5. Pelanggan

Para pelanggan ini berkepentingan dengann informasi mengenai kelangsungan hidup perusahaan, terutama kalau mereka terlibat dalam perjanjian jangka panjang atau tergantung pada perusahaan.

6. Pemerintah

Pemerintah membutuhkan informasi (laporan keuangan) untuk mengatur aktivitas perusahaan, menetapkan kebijakan pajak dan sebagai dasar untuk menyusun statistik pendapatan nasional dan statistika lainnya.

7. Masyarakat

Laporan keuangan dapat membantu masyarakat dengan menyediakan informasi kecenderungan (trend) dan perkembangan terakhir kemakmuran perusahaan serta rangkaian aktivitas perusahaan.

E. Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan

Karakteristik kualitatif merupakan ciri khas yang membuat informasi dalam laporan keuangan berguna bagi si pemakainya. Berikut karakteristiik kualitatif, yang meliputi:

(10)

1. Dapat Dipahami

Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan dapat dipahami peserta dan bentuk serta istilahnya disesuaikan dengan batas para pengguna.

2. Relevan

Laporan keuangan dianggap relevan jika informasi yang disajikan didalamnya dapat mempengaruhi keputusan pengguna.

3. Keandalan

Informasi dalam laporan keuangann bebas dari pengertian yang menyesatkan dan kesalahan material.

4. Dapat diperbandingkan

Informasi yang disajikan akan lebih berguna bila diperbandingkan dengan laporan keuangan pada periode sebelumnya.

(11)

Lampiran II

A. PENILAIAN SIKAP

FORMAT PENGAMATAN PERILAKU BERKARAKTER

Siswa: Kelas: Tanggal:

Petunjuk:

Untuk setiap perilaku berkarakter berikut ini, berilah penilaian atas perilaku berkarakter siswa menggunakan skala berikut ini:

D=Memerlukan perbaikan C=Menunjukkan kemajuan

B=Memuaskan A=Sangat baik Format Pengamatan Perilaku Berkarakter

No. Rincian Tugas Kinerja (RTK) Memerlukan perbaikan (D) Menunjukkan kemajuan (C) Memuaskan (B) Sangat baik (A) 1. Teliti, tekun, cekatan 2. Jujur 3. Loyal 4. Disiplin 5. Dapat dipercaya 6. Dapat menyimpan rahasia 7. Kreatif-inovatif Malang, November 2015 Guru ( )

(12)

FORMAT PENGAMATAN KETERAMPILAN SOSIAL

Siswa: Kelas: Tanggal:

Petunjuk:

Untuk setiap keterampilan sosial berikut ini, berilah penilaian atas keterampilan sosial siswa itu dengan menggunakan skala berikut ini:

D=Memerlukan perbaikan C=Menunjukkan kemajuan

B=Memuaskan A=Sangat baik Format Pengamatan Keterampilan Sosial

No. Rincian Tugas Kinerja (RTK) Memerlukan perbaikan (D) Menunjukkann kemajuan (C) Memuaskan (B) Sangat baikn (A) 1. Berkomunikasi 2. Bekerjasama 3. Melayani Malang, November 2015 Guru ( )

(13)

B. PENILAIAN PENGETAHUAN Indikator Pencapaian Kompetensi No. Soal Bentuk

Soal Instrumen Skor

Pertemuan 1 Menjelaskan

pengertian laporan keuangan

1 Isian Jelaskan pengertian laporan

keuangan yang kamu ketahui!

2 Menyebutkan tujuan laporan keuangan menurut M. Sadeli

2 Isian Sebutkan tujuan laporan keuangan

menurut M. Sadeli harus dibuat!

5

Menyebutkan pemakai laporan keuangan

3 Isian Siapa saja pemakai dari laporan

keuangan?

5

Membuat laporan keuangan

4 Praktik Susunlah laporan laba rugi, laporan

perubahan modal, dan neraca per 31 Juli 2014 untuk kantor pengacara milik Marlina!

Berikut transaksi-transaksi

kantor pengacara pata tanggal 1 Juli 2014:

a. Menyerahkan kas sebesar

Rp 10.000.000 sebagai

setoran modal

b. Membayar sewa kanor

bulan Juli Rp 800.000

(14)

c. Membeli peralatan kantor secara kredit seharga Rp 3.000.000

d. Memberikan jasa kepada

klien secara tunai Rp

1.500.000

e. Meminjam uang dari bank sebesar Rp 700.000 dengan menyerahkan sebuah wesel

f. Memberikan jasa kepada

klien secara kredit Rp 2.000.000

g. Membayar beban-beban

sebagai berikut: gaji

pegawai Rp 500.000, beban listrik Rp 300.000, dan beban telepon Rp 100.000

Kunci Jawaban:

1. Laporan keuangan merupakan laporan tertulis yang memberikan informasi

kuantitatif tentang posisi keuangan dan perubahan-perubahannya, serta hasil yang dicapai selama periode tertentu

2. Tujuan laporan keuangan menurut M. Sadeli

b. Menyediakan informasi yang dapat diandalkan tentang kekayaan dan kewajiban

c. Menyajikan informasi yang dapat diandalkan tentang perubahan kekayaan

bersih perusahaan sebagai hasil dari kegiatan usaha

d. Menyajikan informasi yang dapat diandalkan tentang perubahan kekayaan

bersih yang bukan berasal dari kegiatan usaha

e. Menyajikan informasi yang dapat membantu para pemakai dalam menaksir

(15)

f. Menyajikan informasi lain yang sesuai atau relevan dengan keperluan para pemiliknya

3. Orang yang memakai laporan keuangan adalah investor, karyawan, pemberi

pinjaman, pemasok dan kredit usaha lainnya, pelanggan, pemerintah, dan masyarakat.

4. Berikut laporan keuangan yang meliputi:

a. Laporan Laba Rugi

KANTOR PENGACARA MARINA S.H. Laporan Laba Rugi

Untuk bulan yang berakhir tanggal 31 Juli 2014 Pendapatan jasa Beban-beban operasi Beban sewa Beban gaji Beban listrik Beban telepon Jumlah Rp 800.000 500.000 300.000 100.000 Rp 3.500.000 Rp 4.700.000 Laba bersih Rp 1.800.000

b. Laporan perubahan modal

KANTOR PENGACARA MARINA S.H. Laporan Laba Rugi

Untuk bulan yang berakhir tanggal 31 Juli 2014 Modal, 1 Juli 2014

Ditambah: laba bersih bulan Juli 2014

Rp 10.000.000 1.800.000

(16)

c. Neraca

KANTOR PENGACARA MARINA S.H. Neraca 31 Juli 2014 Aset Kewajiban Kas Piutang usaha peralatan Rp 10.500.000 2.000.000 3.000.000 Utang wesel Utang usaha Jumlah kewajiban Rp 700.000 3.000.000 Rp 3.700.000 Modal Jumlah aset Rp 15.500.000 Modal, Marina

Jumlah kewajiban & modal

Rp 11.800.000

Rp 15.500.000

Hasil nilai pengetahuann dikonversi sebagai berikut:

INTERVAL HASIL KONVERSI PREDIKAT

96-100 4.00 A 91-95 3.66 A- 86-90 3.33 B+ 81-85 3.00 B 75-80 2.66 B- 70-74 2.33 C+ 65-69 2.00 C 60-64 1.66 C- 55-59 1.33 D+ ≤ 54 1.00 D

(17)

C. PENILAIAN PSIIKOMOTOR

Format asesmen kinerja psikomotor

No. Rincian Tugas Kinerja Skor

maksimum

Skor asesmen Oleh siswa

sendiri

Oleh guru

1. Menyiapkan rangkaian laporan

keuangan 20

2. Mengidentifikasikan kemampuan

kerjasama dalam kelompok 20

3. Mengidentifikasikan hal-hal yang

penting untuk diperhatikan dan dilaksanakan dalam membuat laporan keuangan

20

4. Mengidentifikasikan ketrampilan

dalam membuat laporan keuangan 20

5. Mengidentifikasikan kerapiah

dalam menulis laporan keuangan 20

Skor total 100

Malang, November 2015

Siswa Guru

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan akuntansi komersial adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah

Laporan keuangan ini dibuat oleh seorang manajer dengan tujuan untuk menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi

1) Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat

Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai

Laporan keuangan disusun dengan tujuan untuk menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja dan perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang

Tujuan utama laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu partai politik untuk

Tujuan laporan keuangan menurut (Ikatan Akuntansi Indonesia, 2013) adalah menyediakan informasi laporan posisi keuangan, laporan kinerja keuangan, dan laporan arus

Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi