• Tidak ada hasil yang ditemukan

Manajemen Perubahan Implementasi Tata Ke (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Manajemen Perubahan Implementasi Tata Ke (1)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

SERI 999 E-ARTIKEL SISTEM DAN TEKNOLOGI INFORMASI PROF. RICHARDUS EKO INDRAJIT

Bagi organisasi yang ingin menerapkan standar tata kelola teknologi informasi, dibutuhkan suatu strategi implementasi yang efektif. ISACA/ITGI melalui kerangkanya COBIT versi 5 memperkenalkan sebuah kerangka komprehensif yang terdiri dari 7 (tujuh) langkah.

!

!

!

Pertama, organisasi yang bersangkutan harus memamahi secara persis mengapa ingin menerapkan tata kelola teknologi informasi yang baik. Ada banyak pemicunya yang membuat manajemen ingin segera menerapkannya, seperti: adanya risiko besar hasil audit, tindak lanjut merger dan akuisisi, implementasi aplikasi teknologi informasi yang gagal, keluhan layanan perusahaan dari pelanggan, besarnya biaya pemeliharaan teknologi, seringnya terjadi permasalahan di bidang teknologi, dan lain sebagainya. Dalam konteks inilah secara sadar organisasi memutuskan untuk menerapkan standar tata kelola yang baik agar teknologi informasi benar-benar memberikan manfaat bagi organisasi sebagaimana mestinya.

!

Kedua, organisasi melakukan kajian terhadap kondisi terkini/termutakhir organisasi yang

bersangkutan. Tujuannya adalah untuk mendentifikasikan berbagai fakta terkait dengan isu

maupun permasalahan yang ada. Contohnya adalah: frekuensi aplikasi atau infrastruktur sering mengalami gangguan, banyaknya jumlah insiden yang terjadi setiap bulannya terkait dengan

HALAMAN DARI 1 2 (C) COPYRIGHT BY RICHARDUS EKO INDRAJIT, 2013

!

Manajemen Perubahan Implementasi Tata Kelola

oleh Prof. Richardus Eko Indrajit - [email protected]

!

EKOJI

999

Nomor 436, 18 November 2013

Artikel ini merupakan satu dari 999 bunga rampai pemikiran Prof. Richardus Eko Indrajit di bidang sistem dan

(2)

SERI 999 E-ARTIKEL SISTEM DAN TEKNOLOGI INFORMASI PROF. RICHARDUS EKO INDRAJIT

implementasi teknologi informasi, kinerja layanan/dukungan teknologi yang buruk, sumber daya manusia maupun pengguna yang berkualitas rendah, dan lain sebagainya.

!

Ketiga, organisasi mendefinisikan keadaan di masa mendatang yang diinginkannya - terkait dengan

manajemen tata kelola teknologi informasi. Misalnya adalah menginginkan agar: total investasi teknologi informasi yang telah dikeluarkan jauh lebih kecil dibandingkan manfaat yang diperoleh, seluruh pengguna atau user di perusahaan sangat handal dalam menggunakan teknologi, infrastruktur teknologi informasi dapat menjangkau seluruh cabang perusahaan, kinerja layanan help desk sangat prima, dan lain sebagainya.

!

Keempat, organisasi membuat perencanaan langkah-langkah yang akan diambil untuk menjembatani antara keadaan saat ini dengan kondisi yang diinginkan. Program dimaksud biasanya berupa peta pandu atau roadmap.

!!

--- akhir dokumen ---

!

Referensi

Dokumen terkait

Dalam rangka menjamin pasien memperoleh pelayanan asuhan keperawatan berkualitas, maka perawat sebagai pemberi pelayanan harus bermutu, kompeten, etis

35 Virolaisten ja suomalaisten nuorten käsitykset olivat myös hyvin samansuuntaisia kuin Encountering Diversity in Education (EDEN) -projektin tulosten pohjalta

Sedangkan tingkat kehijauan daun, jumlah polong isi, bobot 100 butir, dan hasil biji kacang tanah pada pola tanam monokultur lebih tinggi dibanding pola tanam tumpangsari

Hasil menunjukkan bahwa faktor yang berperan pada status gizi balita menurut kelompok pembangunan wilayah seperti bidang ekonomi dan sosial yaitu jumlah penduduk miskin

Manajemen sering diartikan sebagai seni untuk melaksanakan suatu pekerjaan melalui orang lain atau sekelompok orang yang memiliki wewenang dan tanggung jawab untuk mengelola

Peran serta masyarakat dan partisipasinya dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan pemerintahan desa dari seluruh aspeknya, tidak akan dapat berjalan secara maksimal, bilamana

Meskipun terdapat jendela pada sisi selatan ruang kapel yaitu jendela kaca mati dan jendela tolak keluar, namun intensitas cahaya yang masuk merupakan cahaya pantul yang

Dengan teori ini, penulis akan membahas bagaimana perubahan yang terjadi dalam sebuah kebudayaan, terutama dalam eksistensi dan perkembangan seni bonsai yang terjadi di