SOSIALISASI EKONOMI ISLAM
MELALUI PENGEMBANGAN KOMPETENSI INTI, KOMPETENSI DASAR, SILABUS DAN BAHAN AJAR KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN
EKONOMI
DI TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS KELAS X
Karya tulis ilmiah ini disusun untuk mengikuti Sharia Paper Competition SENSATION
2014 yang diadakan oleh SEF Universitas Gajah Mada
Disusun oleh:
1. Anis Parwati (132231083)
2. Dewi Setya (132221003)
3. Zulfikar Adib Agamawan (122231166)
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SURAKARTA
LEMBAR PENGESAHAN
Paper dengan Judul:
Sosialisasi Ekonomi Islam Melalui Pengembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi di Tingkat Sekolah
Menengah Atas Kelas X
Oleh :
1. Anis Parwati (132231083)
2. Dewi Setya (132221003)
3. Zulfikar Adib Agamawan (122231166)
Telah diperiksa dan disetujui sebagai salah satu syarat mengikuti SHARIAH PAPER COMPETITION (SHAPEC) SENSATION yang diadakan oleh SEF UGM pada tanggal
1-3 Oktober 2014
KATA PENGANTAR
Alhamdulillahhirobbil’alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW utusan dan manusia pilihan-Nya. Dengan pertolongan dan hidayah-Nya karya tulis yang berjudul Sosialisasi Ekonomi Islam melalui Pengembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan bahan ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi di Tingkat Sekolah Menengah Atas Kelas X dapat terselesaikan.
Latarbelakang penulisan karya ilmiah ini karena Ekonomi Islam belum banyak diketahui oleh generasi muda terutama siswa tingkat SMA. Salah satu sebabnya adalah belum dimasukkannya materi tentang ekonomi Islam kedalam kurikulum di SMA sedangkan muatan materi tentang ekonomi Islam di SMA sangat dibutuhkan sebagai sarana sosialisasi. Maka dari itu perlu dilakukan sosialisasi ekonomi Islam melalui jalur pendidikan di tingkat SMA. Sosialisasi dapat dilakukan dengan memasukkan materi-materi ekonomi Islam pada kompetensi inti, kompetensi dasar, silabus dan bahan ajar.
Karya tulis ini bersumber dari berbagai literatur dan didukung dari berbagai pihak sebagai data pelengkap untuk menyelesaikan karya tulis ini. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian karya ini.
Akhir kata semoga karya tulis ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, institusi akademik, pemerintahan dan mahasiswa khususnya untuk menambah khasanah keilmuan. Kritik dan saran dari pembaca sangat kami harapkan untuk lebih sempurnanya karya tulis selanjutnya.
DAFTAR ISI
Halaman Judul ... 1
Lembar Pengesahan ... 2
Kata Pengantar ... 3
Daftar Isi ... 4
Daftar Tabel ... 5
Abstraksi ... 6
Bab 1 Pendahuluan A. Latar belakang ... 7
B. Rumusan Masalah ... 8
C. Tujuan ... 8
D. Kerangka Pemikiran... 8
Bab II Landasan Teori A. Pengertian Ekonomi Islam... 9
B. Kompetensi inti, kompetensi dasar dan silabus... 9
C. Pengembangan Bahan Ajar... 12
D. Kurikulum 2013... 13
Bab III Metode Penelitian A. Pendekatan dan Rancangan Penyusunan... 14
B. Sumber data... ... 14
Bab IV Pembahasan A. Pengembangan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar... 16
B. Pengembangan Silabus... 19
C. Pengembangan Bahan Ajar Ekonomi Kelas X... 31
Bab V Penutup A. Kesimpulan ... 34
B. Saran ... 34
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Kompetensi Inti... 10
Tabel 2. Kompetensi dasar...11
Tabel 3. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar 1...16
Tabel 4. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar 2...17
Tabel 5. Kompetensi Inti dan Kompetensi dasar 3...18
Tabel 6. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar 4...18
Tabel 7. Pengembangan silabus 3.3...19
Tabel 8.. pengembangan silabus 3.4...21
Tabel 9. Pengembangan silabus 3.5...25
Tabel 10. Pengembangan silabus 3.6...27
Sosialisasi Ekonomi Islam melalui Pengembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus, dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi di Tingkat Sekolah
Menengah Atas Kelas X
Oleh:
1. Anis Parwati (132231083)
2. Dewi Setya (132221003)
3. Zulfikar Adib Agamawan (122231166)
Institut Agama Islam Negeri Surakarta
ABSTRACT
Indonesia is a country with a muslim population that is large enough. This should be encouraging growth of Islamic economic. The level of the introduction of Sharia bank of Indonesia society is high, but the level of knowledge is low. This is because socializing is still limited by the mass media and the establishment of Islamic banks. So that the level of understanding of the principles of Islamic economy is low. Socialization through educational trails only at the college level, and there has been no socialization at the level below. To socialize the economy of Islam on the high school level is carried out by developing basic competencies, core competencies, syllabus and learning materials. The writing of this paper uses the content analysis techniques. The material is made an analysis of the basic competencies, core competencies, syllabus, curriculum materials and 2013 economic subjects senior high school class of X. From the results of the analysis indicate that the material has not been about the Islamic economy. the analysis is done also produces development on each component. With the development expected to introduce Islamic Economics in high school level class x.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim yang cukup besar. Berdasarkan data dari BPS, jumlah penduduk Indonesia yang memeluk agama Islam pada tahun 2010 sebanyak 207.176.162 atau sekitar 87,18%.1 Kondisi tersebut
seharusnya dapat mempercepat pengembangan ekonomi Islam di Indonesia.
Tingkat pengenalan masyarakat Indonesia terhadap Ekonomi Islam cukup tinggi, akan tetapi tingkat pemahamannya masih rendah. Tingkat pengenalan masyarakat terhadap bank syariah cukup tinggi, yaitu Jabar: 88,6 persen, Jateng dan DIY: 71,2 persen, Jatim: 72 persen. 2 Pengenalan masyarakat terhadap bank syariah tersebut
banyak didapat melalui Informasi media massa, kegiatan sosialiasai dan mulai berdirinya kantor-kantor bank syariah baru. Akan tetapi tingkat pemahaman masyarakat tentang ekonomi Islam masih rendah. Bahkan hasil survey yang dilakukan oleh Departemen Riset SEF UGM mengenai sejauh mana pengetahuan ekonomi islam di kalangan mahasiswa serta preferensi mereka terhadap bank syariah di Indonesia dengan mengambil 172 responden mendapatkan hasil bahwa sebagian besar mahasiswa tidak mengetahui dasar ekonomi Islam.3 Hal ini disebabkan karena kurangnya sosialisasi
ekonomi Islam melalui jalur pendidikan.
Kurang maksimalnya sosialisasi ekonomi Islam salah satunya dikarenakan sosialisasi melalui pendidikan masih sebatas pada tingkat perguruan tinggi dan belum adanya sosialisasi pada jenjang pendidikan yang berada dibawahnya. Sehingga banyak generasi muda yang belum mengetahui tentang ekonomi Islam . Maka dari itu diperlukan peran pemerintah dalam sosialisasi melalui pendidikan khususnya di tingkat Sekolah Menengah Atas.
Sosialisasi ekonomi Islam harus dilakukan pada tingkat Sekolah Menengah Atas, supaya generasi muda lebih mengetahui tentang ekonomi Islam sedini mungkin. Siswa Sekolah Menengah Atas belum mengetahui ekonomi Islam karena kompetensi inti,
1http://dokumenpemudatqn.com/
2http://zonaekis.com/prospek-perbankan-syariah-ke-depan/
kompetensi dasar, silabus dan bahan ajar mata pelajaran ekonomi yang berlaku selama ini belum terdapat materi-materi tentang ekonomi Islam. Maka dari itu perlu dilakukan sosialisasi ekonomi Islam pada tingkat Sekolah Menengah Atas melalui jalur pendidikan dengan pengembangan kompentensi Inti, kompetensi dasar, silabus dan bahan ajar pada kurikulum 2013. Karya tulis dengan judul “Sosialisasi Ekonomi Islam Melalui Pengembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi di Tingkat Sekolah Menengah Atas Kelas X” dapat menjadi rekomendasi untuk mensosialisasikan ekonomi Islam di tingkat Sekolah Menengah Atas.
B. Rumusan Masalah
Bagaimana cara mensosialisasikan Ekonomi Islam melalui Pengembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi di Tingkat Sekolah Menengah Atas Kelas X?
C. Tujuan Penulisan
Mendiskripsikan cara sosialisasi Ekonomi Islam melalui Pengembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi di Tingkat Sekolah Menengah Atas Kelas X.
D. Kerangka Pemikiran
Sosialisasi Ekonomi Islam
pemerint ah
Masyarak at
Pendidika
BAB II
LANDASAN TEORI
A. Pengertian Sosialisasi Ekonomi Islam
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sosialisasi adalah: (1)usaha untuk mengubah milik perseorangan menjadi milik umum (milik negara); (2)upaya memasyarakatkan sesuatu sehinga menjadi dikenal, dipahami, dihayati oleh masyarakat; pemasyarakatan. Sementara menurut Muhammad Abdul Mannan, Ekonomi Islam merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang berasaskan norma dan nilai-nilai Islam. Jadi, sosialisasi ekonomi Islam adalah mengenalkan ilmu pengetahuan yang mempelajari masalah-masalh ekonomi rakyat yang berasaskan norma dan nilai-nilai Islam.
B. Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar dan Silabus 1. Kompetensi Inti
Kompetensi inti merupakan terjemahan atau operasionalisasi SKL (Standar Kompetensi Lulusan) dalam bentuk kualitas yang harus dimiliki mereka yang telah menyelesaikan pendidikan pada satuan pendidikan tertentu atau jenjang pendidikan tertentu, gambaran mengenai kompetensi utama yang dikelompokkan ke dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan (afektif, kognitif, dan psikomotorik) yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran. Kompetensi Inti harus menggambarkan kualitas yang seimbang antara pencapaian hard skills dan soft skills.
Kompetensi Inti berfungsi sebagai unsur pengorganisasi (organising element) kompetensi dasar. Kompetensi inti dirancang dalam empat kelompok yang saling terkait yaitu berkenaan dengan sikap keagamaan (kompetensi inti 1), sikap sosial (kompetensi 2), pengetahuan (kompetensi inti 3), dan penerapan pengetahuan (kompetensi 4).4
Kompetensi inti kurikulum 2013 mata pelajaran ekonomi kelas X Sekolah Menengah Atas sebagai berikut:
4
Tabel 1. Kompetensi inti
KOMPETENSI INTI
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati, mengamalkan perilaku jujur, disiplin,tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
2. Pengertian Kompetensi Dasar
Kompetensi Dasar merupakan kompetensi setiap mata pelajaran untuk setiap kelas yang diturunkan dari Kompetensi Inti. Kompetensi Dasar adalah konten atau kompetensi yang terdiri atas sikap, pengetahuan, dan ketrampilan yang bersumber pada kompetensi inti yang harus dikuasai peserta didik. Kompetensi tersebut dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, kemampuan awal, serta ciri dari suatu mata pelajaran. 5
Kompetensi dasar dibagi menjadi empat kelompok sesuai dengan pengelompokkan kompetensi inti sebagai berikut:
a. kelompok 1: kelompok kompetensi dasar sikap spiritual dalam rangka menjabarkan KI-1;
b. kelompok 2: kelompok kompetensi dasar sikap sosial dalam rangka menjabarkan KI-2;
c. kelompok 3: kelompok kompetensi dasar pengetahuan dalam rangka menjabarkan KI-3; dan
d. kelompok 4: kelompok kompetensi dasar keterampilan dalam rangka menjabarkan KI-4.6
5http://smkplusqurrotaayungarut.blogspot.com/2013/06/pengertian-kompetensi-inti-dan.html/ 26 Agustus 2014/ 11:36
6
Kompetensi dasar kurikulum 2013 mata pelajaran ekonomi kelas X Sekolah Menengah Atas sebagai berikut:
Tabel 2. Kompetensi dasar
KOMPETENSI DASAR
1.1 Mensyukuri sumber daya sebagai karunia Tuhan YME dalam rangka pemenuhan kebutuhan
1.2 Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan produk bank dan lembaga keuangan bukan bank, serta dalam pengelolaan koperasi
4.1 Bersikap jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, kreatif, mandiri, kritis dan analitis dalam mengatasi permasalahan ekonomi
4.2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, mandiri, adil, berani, peduli dalam melakukan kegiatan ekonomi
4.3 Mendeskripsikan konsep ilmu ekonomi
4.4 Menganalisis masalah ekonomi dan cara mengatasinya 4.5 Menganalisis peran pelaku kegiatan ekonomi
4.6 Mendeskripsikan konsep pasar dan terbentuknya harga pasar dalam perekonomian
4.7 Mendeskripsikan bank, lembaga keuangan bukan bank, bank sentral dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 4.8 Mendeskripsikan sistem pembayaran dan alat pembayaran
4.9 Mendeskripsikan konsep manajemen
4.10 Mendeskripsikan konsep koperasi dan pengelolaan koperasi 4.11 Menyajikan konsep ilmu ekonomi
4.12 Melaporkan hasil analisis masalah ekonomi dan cara mengatasinya 4.13 Menyajikan peran pelaku kegiatan ekonomi
4.14 Melakukan penelitian tentang pasar dan terbentuknya harga pasar dalam perekonomian
4.15 Menyajikan peran dan produk bank, lembaga keuangan bukan bank, bank sentral dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 4.16 Menyimulasikan sistem pembayaran dan alat pembayaran
4.17 Menerapkan konsep manajemen dalam kegiatan sekolah 4.8. Menerapkan konsep koperasi dan pengelolaan koperasi sekolah
3. Silabus
Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Silabus merupakan seperangkat
rencana dan pengaturan tentang kegiatan pembelajaran, pengelolaan kelas, dan penilaian hasil belajar.7
C. Pengembangan Bahan Ajar
Bahan ajar atau materi pembelajaran (instructional materials) adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari siswa dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan. Secara terperinci, jenis-jenis materi pembelajaran terdiri dari pengetahuan (fakta, konsep, prinsip, prosedur), keterampilan, dan sikap atau nilai.8
Prinsip-prinsip dalam pemilihan materi pembelajaran meliputi: (a) prinsip relevansi, (b) konsistensi, dan (c) kecukupan. Prinsip relevansi artinya materi pembelajaran hendaknya relevan memiliki keterkaitan dengan pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar. Prinsip konsistensi artinya adanya keajegan antara bahan ajar dengan kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa. Misalnya, kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa empat macam, maka bahan ajar yang harus diajarkan juga harus meliputi empat macam. Prinsip kecukupan artinya materi yang diajarkan hendaknya cukup memadai dalam membantu siswa menguasai kompetensi dasar yang diajarkan. Materi tidak boleh terlalu sedikit, dan tidak boleh terlalu banyak. Jika terlalu sedikit akan kurang membantu mencapai standar kompetensi dan kompetensi dasar. Sebaliknya, jika terlalu banyak akan membuang-buang waktu dan tenaga yang tidak perlu untuk mempelajarinya.9
D. Kurikulum 2013
Kurikulum 2013 atau Pendidikan Berbasis Karakter adalah kurikulum baru yang dicetuskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk menggantikan
7http://snwulandari.blogspot.com/2012/05/pengertian-silabus-dan-rpp.html/
27 Agustus 2014/ 6:05
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Kurikulum 2013 merupakan sebuah kurikulum yang mengutamakan pemahaman, skill, dan pendidikan berkarakter, siswa dituntut untuk paham atas materi, aktif dalam berdiskusi dan presentasi serta memiliki sopan santun disiplin yang tinggi. Kurikulum ini menggantikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang diterapkan sejak 2006 lalu. Dalam Kurikulum 2013 mata pelajaran wajib diikuti oleh seluruh peserta didik di satu satuan pendidikan pada setiap satuan atau jenjang pendidikan dan mata pelajaran pilihan yang diikuti oleh peserta didik dipilih sesuai dengan pilihan mereka.10
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN A. Pendekatan dan Rancangan Penyusunan
Karya tulis ini berfokus pada pembahasan Sosialisasi Ekonomi Islam melalui Pengembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi di Tingkat Sekolah Menengah Atas Kelas X. Baik ditinjau dari konsep dasarnya, faktor pendukungnya, metode pelaksanaan, dan output yang dihasilkan dari program ini. Hal ini dilakukan agar ide yang digagas dalam karya tulis ini dapat dipahami secara komprehensif dan terpadu. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif. Adapun yang dimaksud dengan pendekatan kualitatif adalah prosedur penulisan yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari orang-orang dan pelaku yang diamati, didukung dengan studi literatur atau studi kepustakaan berdasarkan pendalaman kajian pustaka berupa data dan angka, sehingga realitas dapat dipahami dengan baik. (Diana: 2011)
B. Sumber Data
Data yang digunakan dalam penulisan adalah data sekunder, yaitu data yang berasal tidak langsung dari pihak yang bersangkutan (objek yang diteliti), melainkan berasal dari literatur-literatur kepustakaan, artikel–artikel dalam majalah, jurnal-jurnal penulisan yang berkaitan dan sumber media massa lainnya serta hasil penulisan terdahulu.
1. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan teknik studi pustaka. (Library research) atau collecting by librarydigunakan untuk pengumpulan dan penyusunan data yangdiperlukan. (Mestika, 2004:10).
2. Analisa Data
sering hanya dianalisis menurut isinya, dan karena itu analisis ini disebut analisis isi (content analysis).11
Pendapat ini seperti yang dikemukakan oleh Hadari Nawawi yang dikutip oleh Soejono dan Abdurahman bahwa analisis isi dalam penelitian dilakukan untuk mengungkapkan isi sebuah buku yang menggambarkan situasi penulis dan masyarakatnya pada waktu buku itu ditulis. Burhan Bungin mendefinisikan analisis isi (content analysis) adalah teknik penelitian untuk membuat inferensi-inferensi yang dapat ditiru (replicable), dan sahih data dengan memperhatikan konteksnya.
Dalam karya tulis ini buku yang dijadikan bahan analisis antara lain: a. Kompetensi inti kurikulum 2013 mata pelajaran ekonomi SMA kelas X b. Kompetensi dasar kurikulum 2013 mata pelajaran ekonomi SMA kelas X c. Silabus kurikulum 2013 mata pelajaran ekonomi SMA kelas X
d. Buku paket ekonomi SMA/MA kelas X karya Alam S sebagai bahan ajar mata pelajaran ekonomi
BAB IV PEMBAHASAN
Pengembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi SMA Kelas X dengan Ekonomi Islam
Sosialisasi Ekonomi Islam dilakukan dengan penegembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi Islam Kelas X. Hal ini dilakukan karena belum terdapatnya materi-materi tentang Ekonomi Islam. sehingga dengan pengembangan tersebut siswa SMA kelas X dapat mengenal ekonomi Islam sedini mungkin. Adapun KI, KD, Silabus dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 yang perlu dikembangkan antara lain:
A. Pengembangan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
1. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar 1
Pengembangan kompetensi inti poin 1 yaitu lebih menspesifikasikan dalam menghayati dan mengamalkan ajaran agama Islam dalam bidang ekonomi. Hal ini bertujuan agar dalam kegiatan ekonomi tidak keluar dari norma-norma syariah serta siswa mampu menerapkan ekonomi sesuai ajaran agamanya.
Pengembangan kompetensi dasar 1.2 yaitu penambahan pada lembaga keuangan syariah. Pengembangan dilakukan karena pada saat ini banyak berdiri lembaga keuangan syariah, sehingga perlu dikenalkan mengenai lembaga keuangan syariah baik bank maupun non bank. Selain lembaga tersebut dalam kompetensi dasar terdapat koperasi, sehingga perlu ditambahkan mengenai baitulmaal wa tamwil. Hal ini dikarenakan BMT merupakan badan yang berlandaskan koperasi. Sehingga siswa akan mengenal lembaga keuangan syariah dan mengetahui prinsip-prinsipnya.
Tabel 3.
Kompetensi inti dan kompetensi dasar 1
KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya dalam bidang ekonomi
1.1 Mensyukuri sumber daya sebagai karunia Tuhan YME dalam rangka pemenuhan kebutuhan
2. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar 2
Kompetensi inti poin 2 berisi tentang sikap-sikap yang perlu ditanamkan untuk berinteraksi dengan kehidupan sosial. Sikap yang perlu ditanamkan yaitu jujur, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, mandiri, adil, berani, peduli dalam menghadapi lingkungan sosial. Pengembangan pada poin ini terdapat pada pengkhususan dalam penanaman sikap-sikap tersebut untuk menghadapi permasalahan ekonomi. Selain itu sifat-sifat tersebut juga sejalan dengan ajaran Islam, sehingga siswa mampu menanamkan sifat tersebut.
Tabel 4.
Kompetensi inti dan kompetensi dasar 2
KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR
3. Menghayati, mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan perekonomian dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
2.1 Bersikap jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, kreatif, mandiri, kritis dan analitis dalam mengatasi permasalahan ekonomi
3.2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, mandiri, adil, berani, peduli dalam melakukan kegiatan ekonomi
3. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar3
Pengembangan dalam kompetensi inti poin 3 yaitu pengkhususan dalam memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan, ilmu ekonomi untuk menghadapi fenomena-fenomena yang terjadi untuk memecahkan masalah ekonomi. Hal ini bertujuan agar siswa diarahkan memiliki kemampuan untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi.
Kompetensi dasar poin 3 tidak banyak mengalami pengembangan karena pengembangan kompetensi dasar poin 3 akan dilakukan pada silabus. Akan tetapi ada beberapa poin yang dilakukan pengembangan, yaitu kompetensi dasar poin 3.5 tentang pendiskripsian lembaga keuangan syariah dan badan-badan yang mendukungnya serta kompetensi dasar poin 3.8 tentang konsep dan pengelolaan
saat ini perkembangannya cukup pesat, sehingga siswa SMA mengetahui tentang lembaga keuangan syariah tersebut sedini mungkin.
Tabel 5.
Kompetensi inti dan kompetensi dasar 3
KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural tentang ilmu ekonomi terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah perekonomian
3.1 Mendeskripsikan konsep ilmu ekonomi 3.2 Menganalisis masalah ekonomi dan cara
mengatasinya
3.3 Menganalisis peran pelaku kegiatan ekonomi 3.4 Mendeskripsikan konsep pasar dan
terbentuknya harga pasar dalam perekonomian 3.5 Mendeskripsikan bank baik konvensional
maupun syariah, lembaga keuangan bukan bank baik konvensional maupun syariah, bank sentral, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Dewan Pengawas Syariah (DPS)
3.6 Mendeskripsikan sistem pembayaran dan alat pembayaran
3.7 Mendeskripsikan konsep manajemen
3.8 Mendeskripsikan konsep koperasi dan pengelolaan koperasi serta baitulmaal wa tamwil
4. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar 4
Kompetensi inti 4 mengalami pengembangan dengan pengkhususan ke dalam ekonomi, hal ini bertujuan agar siswa mampu mengolah dan mengembangkan materi ekonomi yang dipelajari di sekolah. Sedangkan kompetensi dasar 4 lebih banyak mengalami perubahan pada silabus, akan tetapi ada poin yang mengalami pengembangan, yaitu 4.5. pengembangan poin tersebut dengan menambahkan lembaga keuangan syariah baik bank maupun non bank serta badan-badan yang berkaitan dengan lembaga tersebut, seperti Dewan Pengawas Syariah (DPS). Hal ini bertujuan agar siswa memahami lembaga-lembaga keuangan syariah dan badan-badan yang berkaitan dengannya.
Tabel 6.
Kompetensi inti dan kompetensi dasar 4
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari materi ekonomi yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
4.1 Menyajikan konsep ilmu ekonomi
4.2 Melaporkan hasil analisis masalah ekonomi dan cara mengatasinya
4.3 Menyajikan peran pelaku kegiatan ekonomi 4.4 Melakukan penelitian tentang pasar dan
terbentuknya harga pasar dalam perekonomian 4.5 Menyajikan peran dan produk bank baik
konvensional maupun syariah, lembaga keuangan bukan bank baik konvensional maupun syariah, bank sentral, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Dewan Pengawas Syariah (DPS)
4.6 Menyimulasikan sistem pembayaran dan alat pembayaran
4.7 Menerapkan konsep manajemen dalam kegiatan sekolah
4.8. Menerapkan konsep koperasi dan pengelolaan koperasi sekolah serta baitulmaal wa tamwil
B. Pengembangan Silabus
Silabus kurikulum 2013 mata pelajaran ekonomi terdiri dari delapan poin. Akan tetapi tidak semua poin mengalai pengembangan. Pengembangan silabus hanya terdapat dalam beberapa poin, yaitu:
1. Silabus poin 3.3
Pengembangan poin 3.3 terletak pada penambahan materi yaitu teori produksi Islami dan teori konsumsi Islami. Pengembangan tersebut dilakukan karena pada poin ini hanya terdapat mengenai rumah tangga konsumsi, rumah tangga produksi, dan rumah tangga negara, sehingga perlu ditambahkan mengenai materi tersebut. Penambahan materi tersebut dikarenakan agama islam juga mengatur tentang konsumsi dan produksi, hal ini bertujuan agar siswa mampu menerapkan ekonomi sesuai agamanya.
Tabel 7.
Pengembangan silabus 3.3
Kompetensi
Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar
3.3 Menganalisi kegiatan ekonomi (Rumah Tangga Konsumsi, Rumah Tangga Produksi, Pemerintah, dan Masyarakat Luar
Tes tertulis: Menilai kemampuan kognitif tentang peran pelaku kegiatan ekonomi dalam bentuk objektif dan
3 x 3 JP Buku paket ekonomi Kemendikbud Buku-buku
Kompetensi
Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar 4.3 Menyajikan
peran pelaku kegiatan
Negeri), peran pelaku kegiatan ekonomi, model diagram interaksi pelaku ekonomi/circulair flow diagramdari berbagai sumber belajar yang relevan
Menanya:
Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan pelaku-pelaku kegiatan ekonomi (Rumah Tangga Konsumsi, Rumah Tangga Produksi, Pemerintah, dan Masyarakat Luar Negeri), peran pelaku kegiatan ekonomi, model diagram interaksi pelaku ekonomi/ circulair flow diagram
Mengeksplorasi:
Mengumpulkan data/informasi tentang pelaku-pelaku kegiatan ekonomi, peran pelaku kegiatan ekonomi, model diagram interaksi pelaku
ekonomi/circulair flow diagramdari berbagai sumber belajar yang relevan
Mengasosiasi:
Menganalisis informasi dan data-data yang diperoleh dari bacaan maupun dari sumber-sumber terkait serta menentukan hubungan antara pelaku-pelaku kegiatan ekonomi, Peran pelaku kegiatan ekonomi, Model diagram interaksi pelaku ekonomi/ circulair flow diagramuntuk mendapatkan
uraian:
Unjuk kerja: Menilai kemampuan diskusi/presentasi menyajikan peran pelaku kegiatan ekonomi
Penilaian produk:
Menilai laporan dan bahan presentasi tentang peran pelaku kegiatan ekonomi dan model diagram interaksi pelaku ekonomi (circulair flow diagram)
Anecdotal Record untuk menilai ranah sikap keagamaan dan sikap sosial siswa selama proses pembelajaran
Ekonomi Islam penunjang yang relevan, contoh: ekonomi mikro islami (adiwarman karim:2012) Media
cetak/elektronik Narasumber Bila
Kompetensi
Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar simpulan tentang
peran pelaku kegiatan ekonomi
Mengomunikasikan
hasil analisis dan simpulan tentang peran pelaku kegiatan ekonomi dalam berbagai bentuk media (lisan dan tulisan)
2. Silabus 3.4
Silabus poin 3.4 terdapat dua materi pokok, yaitu pasar dalam perekonomian serta permintaan dan penawaran. Maka pengembangan yang bisa dilakukan dengan menambahkan materi, tentang mekanisme pasar islami. Pengembangan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pemahaman mengenai pasar islami. sehingga siswa mampu menerapkannya dalam kehidupan.
Tabel 8.
Pengembangan silabus 3.4
Kompetensi
Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar 3.4 Mendeskripsi
kan konsep pasar dan terbentuknya harga pasar dalam perekonomian
4.4 Melakukan penelitian tentang pasar dan
terbentuknya harga pasar dalam perekonomian
Pasar dalam perekonomian
Pengertian pasar Peran pasar
dalam Pengertian
permintaan dan penawaran
Faktor-Mengamati: Membaca peran pasar dalam perekonomian,
bentuk-bentuk pasar (output) dan ciri-cirinya,mekanisme pasar
Islamipengertian permintaan dan penawaran, faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran, kurva permintaan dan penawaran,
pergerakan di sepanjang kurva dan pergeseran kurva (permintaan dan penawaran), hukum permintaan dan penawaran serta asumsi-asumsinya,
Tes tertulis: Menilai kemampuan kognitif tentang pasar dalam kegiatan perekonomian dalam bentuk objektif dan uraian:
Penilaian projek : Menilai tugas melakukan penelitian sederhana tentang peran pasar dalam perekonomian
Penilaian produk: Menilai laporan hasil penelitian sederhana tentang
6 x 3 JP Buku paket ekonomi Kemendikbud
Buku-buku ekonomi penunjang yang relevan
onsep-dasar-Kompetensi
Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar faktor yang Pergerakan
di
Pengertian elastisitas
proses terbentuknya harga
keseimbangan,
pengertian elastisitas dan macam-macam elastisitas, faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan dan penawarandari berbagai sumber belajar.
Menanya:
Mengajukan pertanyaan : peran pasar dalam perekonomian,
bentuk-bentuk pasar (output) dan ciri-cirinya, pengertian permintaan dan penawaran, faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran, kurva permintaan dan penawaran,
pergerakan di sepanjang kurva dan pergeseran kurva (permintaan dan penawaran), hukum permintaan dan penawaran serta asumsi-asumsinya,
proses terbentuknya harga
keseimbangan,
pengertian elastisitas dan macam-macam elastisitas, faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan dan penawaran. Mengeksplorasi:
Mengumpulkan data/informasi tentangperan pasar dalam
perekonomian,
bentuk-bentuk pasar (output) dan ciri-cirinya,pengertian permintaan dan
peran pasar dalam perekonomian Anecdotal Record untuk menilai ranah sikap keagamaan dan sikap sosial siswa selama proses pembelajaran
Kompetensi
Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar penawaran,
faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran, kurva permintaan dan penawaran,
pergerakan di sepanjang kurva dan pergeseran kurva (permintaan dan penawaran), hukum permintaan dan penawaran serta asumsi-asumsinya,
proses terbentuknya harga
keseimbangan,
pengertian elastisitas dan macam-macam elastisitas, faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan dan penawarandari beberapa sumber yang relevan
Mengasosiasi :
Menganalisis dan menyimpulkan informasi/dataserta membuat hubungan tentang peran pasar dalam
perekonomian,
bentuk-bentuk pasar (output) dan ciri-cirinya, pengertian permintaan dan penawaran, faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran, kurva permintaan dan penawaran,
pergerakan di sepanjang kurva dan pergeseran kurva (permintaan dan penawaran), hukum permintaan dan penawaran serta asumsi-asumsinya,
proses terbentuknya harga
Kompetensi
Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar pengertian elastisitas
dan macam-macam elastisitas, faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan dan penawaran. Mengomunikasika n
Menyampaikan hasil analisis dan simpulan dalam berbagai bentuk media serta melaporkan hasil penelitian tentang peran pasar dan terbentuknya harga pasar dalam perekonomian
3. Silabus 3.5
Pengembangan Silabus pada materi pokok terdapat pada poin 3.5 yaitu mengenai Bank Syari’ah dan lembaga keuangan syariah bukan bank. Pengembangan tersebut dilakukan karena pada saat ini banyak bermunculan bank syari’ah seperti Muamalat, BNI Syari’ah, BRI Syari’ah, Mandiri Syari’ah, juga lembaga keuangan syariah bukan bank seperti asuransi syariah, pasar modal syariah, dll, serta Dewan Pengawas Syariah. Maka dari itu silabus perlu dikembangkaan untuk mendukung siswa agar lebih mengenal tentang perbankan syari’ah dan lembaga keuangan syariah non-bank.
Tabel 9.
Pengembangan silabus 3.5
Kompetensi Dasar
Materi
Pokok Pembelajaran Penilaian
Alokasi
Waktu Sumber Belajar
3.5 Mendeskr
Pengertian bank Fungsi bank Jenis, prinsip
kegiatan usaha,dan produk bank
Mengamati: pengertian bank baik syarah maupun konvensional dan lembaga keuangan bukanbank baik konvensinal maupun syariah,fungsi bank dan lembaga keuangan
Tes tertulis : Menilai kemampuan kognitif tentang bank dan lembaga keuangan bukan bank dalam
Kompetensi
Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar bank
sentral
4.5. Menyajikan peran dan Keuangan Bukan Bank (LKBB)
Pengertian lembaga Jenis, prinsip
kegiatan
Pengertian bank sentral sebagai Bank Sentral Republik Indonesia Stabilitas
sistem keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pengertian
OJK Fungsi, tugas,
dan
bukan bankjenis, prinsip kegiatan usaha, dan produk bankdan lembaga keuangan bukan bank, pengertian bank sentral, fungsi, tugas dan wewenang Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik, Indonesia, stabilitas sistem keuangan, pengertian OJK, fungsi, tugas, dan wewenang OJK dengan
menggunakan berbagai sumber belajar yang relevan serta Dewan pengawas Syariah
Menanya:
bertanya dan berdiskusi untuk mendapatkan klarifikasi tentang pengertian bank baik konvensional maupun syariahdanlembaga keuangan bukan bank baik konvensional maupun syariah, fungsi bank dan lembaga keuangan bukan bank, jenis, prinsip kegiatan usaha, dan produk bankdan lembaga keuangan bukan bank, pengertian bank sentral,
fungsi, tugas dan wewenang Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia, stabilitas sistem keuangan, pengertian OJK, fungsi, tugas, dan wewenang OJK
serta Dewan Pengawas Syariah
Mengeksplorasi:
mengumpulkan data/informasi pengertian bank dan lembaga keuangan bukan bank, fungsi bank dan lembaga keuangan bukan bankjenis, prinsip kegiatan usaha, dan produk bankdan lembaga keuangan
bentuk objektif dan uraian
Unjuk kerja : Menilai kemampuan mendemontrasi kan fungsi dan produk bank dan lembaga keuangan bukan bank, OJK dan bank sentral
Penilaian produk: Menilai laporan dan bahan presentasi tentang peran dan produk bank dan bila memung kinkan)
Undang-undang No. 23 Tahun 1999 junto UU No. 3 Tahun 2004 junto No. 6 Tahun 2009 tentang BI
Undang-undang No.21 tahun 2011 tentang OJK
Undang-undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan
Kompetensi
Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar bukan bank, pengertian
bank sentral, fungsi, tugas dan wewenang Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia, stabilitas sistem keuangan, pengertian OJK, fungsi, tugas, dan wewenang OJK dari berbagai sumber belajar yang relevan
Mengasosiasi :
menganalisis dan menyimpulkan informasi/data serta menghubungkannya tentangpengertian bank dan lembaga keuangan bukan bank baik monvensional maupun syariah, fungsi bank dan lembaga keuangan bukan bank jenis, prinsip kegiatan usaha, dan produk bankdan lembaga keuangan bukan bank, pengertian bank sentral, fungsi, tugas dan wewenang Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia, stabilitas sistem keuangan, pengertian OJK, fungsi, tugas, dan wewenang OJK serta Dewan Pengawas
Syariahberdasarkan data/informasi yang sudah dikumpulkan
Mengomunikasikan:
Laporan dan
4. Silabus 3.6
Silabus 3.6 berisi tentang sistem pembayaran dan alat pembayaran serta uang. Maka dari itu pada poin ini bisa dilakukan pengembangan dengan menambahkan materi tentang teori uang dalam islam. Penambahan materi tentang teori uang menurut islam dilakukan karena Islam memiliki sejarah mata uang yang baik, yaitu dinar dan dirham. Sehingga perlu ditambahkan untuk menambah wawasan siswa.
Tabel 10.
Pengembangan silabus 3.6
Kompetensi Dasar
Materi
Pokok Pembelajaran Penilaian
Alokasi
Waktu Sumber Belajar 3.6 Mendeskripsik
Pembayaran dan Alat Pembayaran Pengertian
Sistem raan sistem pembayaran nontunai oleh Bank Indonesia Uang
Sejarah uang Pengertian
uang Teori Uang
dalam Islam
Fungsi, jenis dan syarat uang Unsur
pengaman uang rupiah Pengelolaan uang rupiah oleh Bank Indonesia Alat pembayaran nontunai Jenis-jenis
alat pembayaran nontunai
Mengamati: pengertian sistem pembayaran, peran Bank Indonesia dalam sistem pembayaran, penyelenggaraan sistem pembayaran nontunai oleh Bank Indonesia, sejarah uang, pengertian uang, fungsi, jenis dan syarat uang, unsur pengaman uang rupiah, pengelolaan uang rupiah oleh Bank Indonesia, dan jenis-jenis alat pembayaran nontunai dengan menggunakan berbagai sumber belajar yang relevan
Menanya:
bertanya dan berdiskusi untuk mendapatkan klarifikasi tentang pengertian sistem pembayaran, peran Bank Indonesia dalam sistem pembayaran, penyelenggaraan sistem pembayaran nontunai oleh Bank Indonesia, sejarah uang, pengertian uang, fungsi, jenis dan syarat uang, unsur pengaman uang rupiah, pengelolaan uang rupiah oleh Bank Indonesia, dan jenis-jenis alat
Tes tertulis: Menilai dalam bentuk objektif dan uraian
Unjuk kerja: Menilai laporan dan bahan Record untuk menilai ranah sikap keagamaan dan sikap sosial siswa selama proses pembelajaran
4 x 3 JP Buku paket ekonomi Kemendikbud
Buku-buku ekonomi penunjang yang relevan
Buku-buku Ekonomi Islam penunjang yang relevan, contoh: ekonomi makro islami (adiwarman undang Republik Indonesia No. 7 tahun 2011 Tentang Mata Uang
Peraturan Bank Indonesia No.6
/14/PBI/2004 tanggal 22 Juni 2004 tentang Pengeluaran, Pengedaran, Pencxabutan, Penarikan dan Pemusnahan Uang Rupiah Peraturan
Kompetensi
Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar pembayaran nontunai.
Mengeksplorasi: mengumpulkan data/informasi tentang pengertian sistem pembayaran, peran Bank Indonesia dalam sistem pembayaran, penyelenggaraan sistem pembayaran nontunai oleh Bank Indonesia, sejarah uang, pengertian uang, fungsi, jenis dan syarat uang, unsur pengaman uang rupiah, pengelolaan uang rupiah oleh Bank Indonesia, dan jenis-jenis alat pembayaran nontunai dari berbagai sumber belajar yang relevan
Mengasosiasi:
menganalisis dan menyimpulkan informasi/data serta menghubungkannya tentang pengertian sistem pembayaran, peran Bank Indonesia dalam sistem pembayaran, penyelenggaraan sistem pembayaran nontunai oleh Bank Indonesia, sejarah uang, pengertianuang, fungsi, jenis dan syarat uang, unsur pengaman uang rupiah, pengelolaan uang rupiah oleh Bank Indonesia, dan jenis-jenis alat pembayaran nontunai berdasarkan
data/informasi yang sudah dikumpulkan
Mengomunikasikan
laporan dalam bentuk lisan dan tulisan, mempresentasikannya , serta
mensimulasikan sistem pembayaran dan alat pembayaran
Pengedaran Uang Surat
Edaran Intern No.7/84/INTERN tanggal
Kompetensi
Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar di depan kelas.
5. Silabus 3.8
Silabus 3.8 mengalami pengembangan dengan menambahkan materi tentang
baitul mal wat tamwil (BMT). Penambahan materi ini dikarenakan pada poin 3.8 berisi materi tentang koperasi. BMT merupakan lembaga keuangan syariah yang memiliki landasan yang sama dengan koperasi. Sehingga koperasi dan BMT merupakan lembaga yang hampir sama.
Tabel 11.
Pengembangan silabus 3.8
Kompetensi
Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar
3.7 Mendeskripsikan konsep koperasi dan pengelolaan koperasi
4.8 Menerapkan konsep koperasi dan pengelolaan koperasi
Koperasi Pengertian
koperasi Asas koperasi
Prinsip-prinsipkoperasi Tujuan
koperasi Jenis-jenis
koperasi Selisih Hasil
Usaha (SHU) koperasi
Pengelolaan koperasi
Peran koperasi Perangkat
organisasi koperasi, prinsip-prinsip
koperasi,tujuan koperasi, jenis-jenis koperasi, Selisih Hasil Usaha (SHU) koperasi, peran koperasi, perangkat organisasi koperasi,
sumber permodalan koperasi, dan prosedur pendirian koperasi dengan menggunakan berbagai sumber belajar yang relevan
Menanya:
Mengajukan pertanyaanpengertian koperasi, asas koperasi, prinsip-prinsip
koperasi,tujuan koperasi, jenis-jenis koperasi, Selisih Hasil Usaha (SHU) koperasi, peran koperasi, perangkat organisasi
koperasi,sumber permodalan koperasi, dan prosedur pendirian koperasi
Testertulis
: Menilai kemampua n kognitif tentang ranah sikap keagamaan penunjang yang relevan Media
cetak/elektronik Undang-undang
No.17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian Keputusan
Kompetensi
Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar
Mengeksplorasi: Mengumpulkan data/informasi tentang pengertian koperasi,
asas koperasi, prinsip-prinsip
koperasi,tujuan koperasi, jenis-jenis koperasi, Selisih Hasil Usaha (SHU) koperasi. peran koperasi sekolah,
perangkat organisasi koperasi sekolah,
sumber permodalan koperasi sekolah, dan prosedur pendirian koperasi sekolah dari berbagai sumber belajar yang relevan
Mengasosiasi:
Menganalisis dan menyimpulkan informasi/data serta menghubungkannya tentang pengertian koperasi, asas koperasi, prinsip-prinsip
koperasi,tujuan koperasi, jenis-jenis koperasi, Selisih Hasil Usaha (SHU) koperasi, peran koperasi, perangkat organisasi koperasi, sumber permodalan koperasi, dan prosedur pendirian koperasi berdasarkan data/informasi yang sudah dikumpulkan
Mengomunikasikanr encana penerapan konsep koperasi dalam praktik pengelolaan Koperasi Siswa (KOPSIS)
pembelajar an
C. Pengembangan Bahan Ajar Ekonomi kelas X
komponen tersebut maka perlu disusun mengenai bahan ajar untuk mendukungnya. Adapun pengembangan bahan ajar yang dilakukan sebagai berikut:
1. Pengembangan BAB 3
Bab 3 dalam bahan ajar membahas tentang bab cara mengatasi masalah ekonomi. Dalam bab tersebut terdapat sub bab sistem ekonomi sebagai solusi masalah ekonomi. Dalam sub bab tersebut hanya terdapat empat sistem ekonomi, yaitu sistem ekonomi tradisional, sistem ekonomi komando, sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi campuran. Maka dari itu perlu ditambahkan sistem ekonomi Islam, penambahan sistem ekonomi Islam memuat pengertian, prinsip, tujuan, sejarah, riba. Pengembangan pada bagian ini bertujuan untuk mengenalkan ekonomi islam kepada siswa SMA kelas X.
2. Pengembangan BAB 4
Buku ajar ekonomi BAB 4 membahas tentang peran pelaku kegiatan ekonomi. Dalam bab ini terdapat beberapa sub bab, seperti rumah tangga konsumen, produsen, pemerintah dan luar negeri serta perilaku konsumen dan produsen. Pada bab ini berkaitan dengan pengembangan silabus 3.3, yaitu penambahan materi teori konsumsi islami dan teori produksi islami. Materi yang disampaikan dalam teori konsumsi islami antara lain pengantar fungsi kesejahteraan dan utilitas, barang halal dan haram, analisis kurva indifference serta cornersolution untuk pilihan halal-haram. Penambahan materi teori produksi islam akan disampaikan beberapa materi yaitu fungsi produksi, dampak riba, efisiensi produksi.
3. Pengembangan BAB 5
4. Pengembangan BAB 7
Pengembangan buku ajar pada bab 7 berkaitan dengan silabus poin 3.5. pada bab tersebut membahas tentang bank, lembaga keuangan bukan bank, dan otoritas jasa keuangan. Dengan demikian pengembangan pada bab ini adalah penambahan tentang bank syariah, lembaga keuangan syariah bukan bank, serta Dewan Pengawas Syariah. Materi yang ditambahkan adalah materi untuk pengenalan lembaga tersebut, seperti pengertian, landasan hukum, prinsip, tujuan dan sebagainya. Pengembangan pada bagian ini bertujuan untuk mengenalkan kepada siswa tentang penerapan sistem ekonomi Islam dalam kehidupan.
5. Pengembangan BAB 8
Bab 8 berisi tentang sistem dan alat pembayaran. Pengembangan ini berdasarkan pengembangan silabus poin 3.6, yaitu teori uang dalam islam. Adapun materi yang perlu disampaikan adalah konsep uang dalam islam, fungsi uang dalam islam, time value of money, economic value of time. Penambahan materi ini bertujuan untuk mengenalkan siswa terhadap konsep uang dalam islam.
6. Pengembangan BAB 10
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Sosialisasi ekonomi Islam harus dilakukan pada tingkat Sekolah Menengah Atas, karena selama ini pengenalan Ekonomi Islam didunia pendidikan masih sebatas pada tingkat perguruan tinggi. Dan belum adanya sosialisasi pada jenjang pendidikan yang berada dibawahnya, serta agar generasi muda lebih mengetahui tentang ekonomi Islam sedini mungkin. Melalui Pengembangan kompentensi Inti, kompetensi dasar, silabus dan bahan ajar mata pelajaran ekonomi kelas X pada kurikulum 2013 diharapkan peran pemerintah melalui jalur pendidikan dapat mengenalkan ekonomi Islam kepada masyarakat, khususnya generasi muda/pelajar. Pengembangan tersebut berupa:
1. Pengertian, prinsip, dan tujuan Ekonomi Islam 2. Teori produksi dan konsumsi Islami
3. Mekanisme pasar Islami
4. Teori permintaan dan penawaran Islami 5. Bank syari’ah
6. Lembaga keuangan syari’ah bukan bank
7. DPS (Dewan Pengawas syari’ah) serta perannya 8. Teori uang dalam Islam
9. BMT (Baitul maal wat Tamwil) serta pengelolaannya.
Bab-bab di atas disesuaikan dengan point-point materi bahasan pada kompetensi inti, kompetensi dasar, serta silabus pada kurikulum 2013 yang sebelumnya belum ada materi tentang Ekonomi Islam.
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
Alam, S. 2013. Ekonomi untuk SMA dan MA kelas X kurikulum 2013. Jakarta: Erlangga
Choir: Prospek Perbankan Syariah ke Depan ( http://zonaekis.com/prospek-perbankan-syariah-ke-depan/, 2010, diakses pada kamis 4 september 2014 pukul 10.00 WIB)
Departemen Riset SEF UGM: Preferensi Mahasiswa Terhadap Bank Syariah
Karim, Adiwarman. 2012. Ekonomi Mikro Islami. Jakarta: Rajagrafindo Persada
Sumadi Suryabrata, Metodologi Penelitian, (Jakarta: CV. Rajawali, 1983), halm. 94
http://dokumenpemudatqn.com/, diakses pada kamis 4 september 2014 pukul 10.00 WIB
http://jurnalekis.blogspot.com/2012/08/preferensi-mahasiswa-terhadap-bank.html, diakses pada kamis 4 september 2014 pukul 10.00 WIB)
http://www.m-edukasi.web.id/2013/06/kompetensi-inti-sma-ma-kurikulum-2013.html
diakses pada 26 Agustus 2014pukul 14:42
http://smkplusqurrotaayungarut.blogspot.com/2013/06/pengertian-kompetensi-inti-dan.html
diakses pada 26 Agustus 2014 pada 11:36
http://mgmpbasasundapwk.wordpress.com/2013/09/10/kurikulum-2013-kompetensi-inti-dan-kompetensi-dasar-mata-pelajaran-bahasa-sunda diakses pada 26 Agustus 2014 pukul 15:15
http://snwulandari.blogspot.com/2012/05/pengertian-silabus-dan-rpp.html diakses pada 27 Agustus 2014 pukul 6:05
http://puspita-novianti.blogspot.com/p/materi-bahan-ajar.html diakses pada 26 agustus 2014 pukul 11:58
http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/03/04/konsep-pengembangan-bahan-ajar-2
diakses pada 27 Agustus 2014 pukul 7:20
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
A. Identitas Diri
1. Nama Lengkap : Zulfikar Adib Agamawan
2. NIM : 122231166
3. Program Studi/ Jurusan : Perbankan syariah
4. Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Islam
5. Tempat dan Tanggal Lahir : Klaten, 19 juli 1994
6. Alamat : Barepan, Tarubasan, Karanganom, Klaten
7. E-mail : [email protected]
8. Nomor HP : 085728121273
9. Riwayat pendidikan : TK Pertiwi Barepan Cawas
SDN 1 Barepan Cawas
SDN 2 Tarubasan Karanganom SMPN 1 Karanganom
SMAN 1 Karanganom IAIN Surakarta
10. Karya tulis yang pernah dibuat :
-Mewujudkan masyarakat falaah: Fasilitasi Pemerintah, Partisipasi Masyarakat, Kendala dan Solusi.
-Murabahah sebagai primadona produk lembaga keuangan syariah yang humanis untuk merubah
outlook masyarakat.
11. Penghargaan : Juara 1 dalam “Paper Competition Sharia
Economist Training Komisariat Surakarta”
B. Identitas Diri 2
1. Nama Lengkap : Dewi Setya
2. NIM : 132221003
3. Program Studi/ Jurusan : Akuntansi Syariah
4. Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Islam
5. Tempat dan Tanggal Lahir : Karangayar, 15 November 1994
6. Alamat : Sindon RT2/3, Jatiharjo, Jatipuro, Karanganyar
7. E-mail : [email protected]
8. Nomor HP : 085728134989
9. Riwayat pendidikan : TK Jatiharjo
SDN 02 Jatiharjo SMPN 01 Jatipuro MAN Karanganyar IAIN Surakarta
10. Karya tulis yang pernah dibuat : a. Upaya Mengelola Umat Muslim Entrepreneur yang sesuai Etika Bisnis Islam sebagai Solusi Menghadapi Persaingan Pasar Bebas ASEAN 2015.
i. Langkah Strategis Umat Muslim Hijrah ke Bank Syariah. ii. Implementasi Sisstem Polder dalam Menangani Banjir Rob di
C. Identitas Diri
1. Nama Lengkap : Anis Parwati
2. NIM : 132231083
3. Program Studi/ Jurusan : Perbankan Syari’ah
4. Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Islam
5. Tempat dan Tanggal Lahir : Sragen, 13 Juni 1995
6. Alamat : Selorejo Wetan Rt. 31, Mojokerto,
Kedawung, Sragen, Jateng
7. E-mail : [email protected]
8. Nomor HP : 085867321703
9. Riwayat pendidikan : - TK Pertiwi II
- SD N Mojokerto 2 - SMP N 2 Kedawung - SMA N Kerjo - IAIN Surakarta
SILABUS
MATA PELAJARAN EKONOMI (PEMINATAN) Satuan Pendidikan : SMA / MA
Kelas : X (SEPULUH) Kompetensi Inti :
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya dalam bidang ekonomi
KI 2 : Menghayati, mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan perekonomian dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural tentang ilmu ekonomi terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah perekonomian
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari materi ekonomi yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Aloka si Wakt
u
Sumber Belajar
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Aloka si Wakt
u
Sumber Belajar
1.3 Mengamalkan ajaran agama Islam dalam memanfaatkan produk bank baik konvensional
maupun syariah, lembaga keuangan bukan bank baik konvensional
maupun syariah, serta dalam pengelolaan koperasi dan baitulmaal wa tamwil
2.1 Bersikap jujur,
disiplin,tanggung jawab, peduli, kreatif,mandiri, kritis dan analitis dalam mengatasi
permasalahan ekonomi 2.2 Menunjukkan perilaku
jujur, disiplin, tanggung jawab, kerjakeras, sederhana, mandiri, adil, berani, peduli dalam melakukan kegiatan ekonomi
3.1 Mendeskripsikan Konsep Ekonomi Mengamati:
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
4.1 Menyajikan konsep ilmu ekonomi
Pembagian Ilmu ekonomi
Prinsip ekonomi
Membacapengertian Ilmu ekonomi, pembagian Ilmu ekonomi, dan prinsip ekonomi dari berbagai sumber belajar yang relevan
Menanya :
Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan pengertian Ilmu ekonomi, pembagian Ilmu ekonomi, dan prinsip ekonomi
Mengeksplorasi:
Mengumpulkan data/informasi tentang pengertian Ilmu ekonomi, pembagian Ilmu ekonomi dan prinsip ekonomi dari
berbagai sumber yang relevan
Mengasosiasi :
Menganalisis dan menyimpulkan informasi/data serta membuat hubungan antara pengertian Ilmu ekonomi, pembagian Ilmu ekonomi, dan prinsip ekonomi
Mengomunikasikan:
hasil analisis dan simpulan tentang konsep dasar ilmu ekonomi dalam berbagai bentuk media(lisan dan tulisan)
Menilai kemampuan kognitif tentang konsep ekonomi dalam bentuk objektif dan uraian
Unjuk kerja: Menilai kemampuan diskusi/presentasimenyaj ikan konsep ilmu ekonomi
Penilaian produk: Menilai laporan dan bahan presentasi tentang konsep ilmu ekonomi
Anecdotal Record untuk menilai ranah sikap keagamaan dan sikap sosial siswa selama proses pembelajaran
Kemendikbud
Buku-buku ekonomi penunjang
3.2 Menganalisis masalah ekonomi dan cara mengatasinya
Masalah Ekonomi dan cara mengatasinya
Inti masalah ekonomi/Kelangkaan
Mengamati :
Membaca tentang inti masalah ekonomi/kelangkaan, pilihan, biaya peluang, skala prioritas, pengelolaan keuangan, cara mengatasi masalah pokok ekonomi(apa, bagaimana, untuk
Testertulis:
Menilai kemampuan kognitif tentang masalah ekonomi dan cara
4 x 3
JP paket ekonomi Buku Kemendikbud
Buku-Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
4.2 Melaporkan hasil analisis masalah ekonomi dan cara mengatasinya
Pilihan
Biaya peluang
Skala prioritas
Pengelolaan keuangan
Permasalahan pokok ekonomi (apa, bagaimana, untuk siapa)
siapa), dengan menggunakan sistem ekonomiyang berlaku dari berbagai sumber belajar yang relevan
Menanya:
Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan inti masalah ekonomi/Kelangkaan, pilihan, biaya peluang, skala prioritas, pengelolaan keuangan, cara mengatasi masalah pokok ekonomi (apa, bagaimana, untuk siapa) dengan menggunakan sistem ekonomi yang berlaku
Mengeksplorasi:
Mengumpulkan data/informasi tentang inti masalah
ekonomi/Kelangkaan, pilihan, biaya peluang, skala prioritas, pengelolaan keuangan, cara mengatasi masalah pokok ekonomi (apa, bagaimana, untuk siapa) dengan
menggunakan sistem ekonomi yang berlaku dari berbagai
sumberyang relevan.
Mengasosiasi :
Menganalisis informasi dan data-data yang diperoleh dari bacaan maupun dari sumber-sumber terkait dan
menentukan hubungan antara inti masalah
ekonomi/Kelangkaan, pilihan, biaya peluang, skala prioritas, pengelolaan keuangan, cara mengatasi masalah pokok ekonomiuntuk mendapatkan simpulan dan membuat rencana pemecahan masalah ekonomi
Mengomunikasikan:
hasil analisis dan simpulan masalah ekonomi dan cara
mengatasinya dalam bentuk objektif dan uraian.
Unjuk kerja: Menilai kemampuan diskusi/presentasi laporan hasil analisis masalah ekonomi dan cara mengatasinya
Penilaian produk: Menilai hasil pembuatan tugas menyusun skala prioritas kebutuhan dan pengelolaan keuangan
Anecdotal Record untuk menilai ranah sikap keagamaan dan sikap sosial siswa selama proses pembelajaran
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian
Aloka si Wakt
u
Sumber Belajar
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar
3.3 Menganalisis peran pelaku kegiatan ekonomi
4.3 Menyajikan peran pelaku kegiatan ekonomi
Pelaku Kegiatan Ekonomi
Pelaku-pelaku kegiatan ekonomi :Rumah Tangga Konsumsi (konsumen), Rumah Tangga Produksi (produsen), Pemerintah, dan Masyarakat Luar Negeri.
Teori konsumsi Islami
Teori produksi Islami
Peran pelaku kegiatan ekonomi
Model diagram interaksi antar pelaku ekonomi/ circulair flow diagram
Mengamati:
Pelaku-pelaku kegiatan ekonomi (Rumah Tangga Konsumsi, Rumah Tangga Produksi, Pemerintah, dan Masyarakat Luar Negeri), peran pelaku kegiatan ekonomi, model diagram interaksi pelaku ekonomi/circulair flow diagramdari berbagai sumber belajar yang relevan
Menanya:
Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan pelaku-pelaku kegiatan ekonomi (Rumah Tangga Konsumsi, Rumah Tangga Produksi, Pemerintah, dan Masyarakat Luar Negeri), peran pelaku kegiatan ekonomi, model diagram interaksi pelaku ekonomi/ circulair flow diagram
Mengeksplorasi:
Mengumpulkan data/informasi tentang pelaku-pelaku kegiatan ekonomi, peran pelaku kegiatan ekonomi, model diagram interaksi pelaku ekonomi/circulair flow diagramdari berbagai sumber belajar yang relevan
Mengasosiasi:
Menganalisis informasi dan data-data yang diperoleh dari bacaan maupun dari sumber-sumber terkait serta
Tes tertulis: Menilai kemampuan kognitif tentang peran pelaku kegiatan ekonomi dalam bentuk objektif dan uraian:
Unjuk kerja: Menilai kemampuan diskusi/presentasi menyajikan peran pelaku kegiatan ekonomi
Penilaian produk:
Menilai laporan dan bahan presentasi tentang peran pelaku kegiatan ekonomi dan model diagram interaksi pelaku ekonomi (circulair flow diagram)
Anecdotal Record untuk menilai ranah sikap keagamaan dan sikap sosial siswa selama proses pembelajaran penunjang yang relevan
Media cetak/ elektronik
Narasumber
Bila
memungkink
an dapat mengakses data dari internet, contoh:
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar menentukan hubungan antara
pelaku-pelaku kegiatan ekonomi, Peran pelaku-pelaku kegiatan ekonomi, Model diagram interaksi pelaku ekonomi/ circulair flow diagramuntuk mendapatkan simpulan tentang peran pelaku kegiatan ekonomi
Mengomunikasikan
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar
3.8 Mendeskripsikan konsep pasar dan terbentuknya harga pasar dalam perekonomian
4.4 Melakukan penelitian tentang pasar dan terbentuknya harga pasar dalam perekonomian
Pasar dalam perekonomian
Pengertian pasar
Peran pasar dalam perekonomian
Bentuk-bentuk pasar (output) dan ciri-cirinya
Mekanisme Pasar Islami
Permintaan dan penawaran
Pengertian permintaan dan penawaran
Teori permintaan dan penawaran Islami
Faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran
Kurva permintaan dan penawaran
Pergerakan di sepanjang kurva dan pergeseran kurva (permintaan dan penawaran)
Hukum permintaan dan penawaran serta asumsi-asumsinya
Proses terbentuknya harga keseimbangan
Pengertian elastisitas dan macam-macam
Mengamati:
Membaca peran pasar dalam perekonomian, bentuk-bentuk pasar (output) dan ciri-cirinya, pengertian permintaan dan penawaran, faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran,kurva permintaan dan penawaran, pergerakan di sepanjang kurva dan pergeseran kurva (permintaan dan penawaran), hukum permintaan dan penawaran serta asumsi-asumsinya,
proses terbentuknya harga
keseimbangan, pengertian elastisitas dan macam-macam elastisitas, faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan dan penawarandari berbagai sumber belajar.
Menanya:
Mengajukan pertanyaan : peran pasar dalam perekonomian, bentuk-bentuk pasar (output) dan ciri-cirinya, pengertian permintaan dan penawaran, faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran,kurva permintaan dan penawaran, pergerakan di sepanjang kurva dan pergeseran kurva (permintaan dan penawaran), hukum permintaan dan penawaran serta asumsi-asumsinya,
proses terbentuknya harga
keseimbangan, pengertian elastisitas dan macam-macam elastisitas, faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan
Tes tertulis: Menilai kemampuan kognitif tentang pasar dalam kegiatan perekonomian dalam bentuk objektif dan uraian:
Penilaian projek : Menilai tugas melakukan penelitian sederhana tentang peran pasar dalam perekonomian
Penilaian produk: Menilai laporan hasil penelitian sederhana tentang peran pasar dalam perekonomian
Anecdotal Record untuk menilai ranah sikap keagamaan dan sikap sosial siswa selama proses pembelajaran
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar elastisitas
Faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan dan penawaran
dan penawaran.
Mengeksplorasi:
Mengumpulkan data/informasi
tentangperan pasar dalam perekonomian,
bentuk-bentuk pasar (output) dan ciri-cirinya,pengertian permintaan dan penawaran, faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran,kurva permintaan dan penawaran, pergerakan di sepanjang kurva dan pergeseran kurva (permintaan dan penawaran), hukum permintaan dan penawaran serta asumsi-asumsinya,
proses terbentuknya harga
keseimbangan, pengertian elastisitas dan macam-macam elastisitas, faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan dan penawarandari beberapa sumber yang relevan
Mengasosiasi :
Menganalisis dan menyimpulkan informasi/dataserta membuat hubungan tentang peran pasar dalam
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar proses terbentuknya harga
keseimbangan, pengertian elastisitas dan macam-macam elastisitas, faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan dan penawaran.
Mengomunikasikan
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar
3.9 Mendeskripsikan bank baik konvensional maupun syariah, lembaga keuangan bukan bank baik konvensional maupun syariah, bank sentral, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Dewan Pengawas Syariah (DPS)
4.5. Menyajikan peran dan produk bank baik
konvensional maupun syariah, lembaga keuangan bukan bank baik
konvensional maupun syariah, bank sentral, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Dewan Pengawas Syariah (DPS)
Bank
Pengertian bank
Fungsi bank
Jenis, prinsip kegiatan usaha,dan produk bank
Bank Syari’ah
Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB)
Pengertian lembaga keuangan bukan bank
Fungsi lembaga keuangan bukan bank
Jenis, prinsip kegiatan usaha, dan produk lembaga keuangan bukan bank
Bank sentral
Pengertian bank sentral
Fungsi, tugas dan wewenang Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia
Stabilitas sistem keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Pengertian OJK
Fungsi, tugas, dan
Mengamati: pengertian bank dan lembaga keuangan bukan bank, fungsi bank dan lembaga keuangan bukan bankjenis, prinsip kegiatan usaha, dan produk bankdan lembaga keuangan bukan bank, pengertian bank sentral,
fungsi, tugas dan wewenang Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia, stabilitas sistem keuangan,
pengertian OJK, fungsi, tugas, dan wewenang OJK dengan menggunakan berbagai sumber belajar yang relevan
Menanya:
bertanya dan berdiskusi untuk mendapatkan klarifikasi tentang
pengertian bank dan lembaga keuangan bukan bank, fungsi bank dan lembaga keuangan bukan bank, jenis, prinsip kegiatan usaha, dan produk bankdan lembaga keuangan bukan bank,
pengertian bank sentral, fungsi, tugas dan wewenang Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia, stabilitas sistem keuangan, pengertian OJK, fungsi, tugas, dan wewenang OJK
Mengeksplorasi:
mengumpulkan data/informasi pengertian bank dan lembaga keuangan bukan bank,
fungsi bank dan lembaga keuangan bukan bankjenis, prinsip kegiatan usaha, dan produk bankdan lembaga keuangan
Tes tertulis : Menilai kemampuan kognitif tentang bank dan lembaga keuangan bukan bank dalam bentuk objektif dan uraian
Unjuk kerja : Menilai kemampuan mendemontrasikan fungsi dan produk bank dan lembaga keuangan bukan bank, OJK dan bank sentral
Penilaian produk: Menilai laporan dan bahan presentasi tentang peran dan produk bank dan lembaga keuangan bukan bank
6 x 3 JP Buku
paket ekonomi Kemendikbud
Buku-buku ekonomi penunjang bila memung kinkan)
Undang-undang No. 23 Tahun 1999 junto UU No. 3 Tahun 2004 junto No. 6 Tahun 2009 tentang BI