• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sosialisasi Ekonomi Islam melalui Pengem

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Sosialisasi Ekonomi Islam melalui Pengem"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

(1)

SOSIALISASI EKONOMI ISLAM

MELALUI PENGEMBANGAN KOMPETENSI INTI, KOMPETENSI DASAR, SILABUS DAN BAHAN AJAR KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN

EKONOMI

DI TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS KELAS X

Karya tulis ilmiah ini disusun untuk mengikuti Sharia Paper Competition SENSATION

2014 yang diadakan oleh SEF Universitas Gajah Mada

Disusun oleh:

1. Anis Parwati (132231083)

2. Dewi Setya (132221003)

3. Zulfikar Adib Agamawan (122231166)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SURAKARTA

(2)

LEMBAR PENGESAHAN

Paper dengan Judul:

Sosialisasi Ekonomi Islam Melalui Pengembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi di Tingkat Sekolah

Menengah Atas Kelas X

Oleh :

1. Anis Parwati (132231083)

2. Dewi Setya (132221003)

3. Zulfikar Adib Agamawan (122231166)

Telah diperiksa dan disetujui sebagai salah satu syarat mengikuti SHARIAH PAPER COMPETITION (SHAPEC) SENSATION yang diadakan oleh SEF UGM pada tanggal

1-3 Oktober 2014

(3)

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahhirobbil’alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW utusan dan manusia pilihan-Nya. Dengan pertolongan dan hidayah-Nya karya tulis yang berjudul Sosialisasi Ekonomi Islam melalui Pengembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan bahan ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi di Tingkat Sekolah Menengah Atas Kelas X dapat terselesaikan.

Latarbelakang penulisan karya ilmiah ini karena Ekonomi Islam belum banyak diketahui oleh generasi muda terutama siswa tingkat SMA. Salah satu sebabnya adalah belum dimasukkannya materi tentang ekonomi Islam kedalam kurikulum di SMA sedangkan muatan materi tentang ekonomi Islam di SMA sangat dibutuhkan sebagai sarana sosialisasi. Maka dari itu perlu dilakukan sosialisasi ekonomi Islam melalui jalur pendidikan di tingkat SMA. Sosialisasi dapat dilakukan dengan memasukkan materi-materi ekonomi Islam pada kompetensi inti, kompetensi dasar, silabus dan bahan ajar.

Karya tulis ini bersumber dari berbagai literatur dan didukung dari berbagai pihak sebagai data pelengkap untuk menyelesaikan karya tulis ini. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian karya ini.

Akhir kata semoga karya tulis ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, institusi akademik, pemerintahan dan mahasiswa khususnya untuk menambah khasanah keilmuan. Kritik dan saran dari pembaca sangat kami harapkan untuk lebih sempurnanya karya tulis selanjutnya.

(4)

DAFTAR ISI

Halaman Judul ... 1

Lembar Pengesahan ... 2

Kata Pengantar ... 3

Daftar Isi ... 4

Daftar Tabel ... 5

Abstraksi ... 6

Bab 1 Pendahuluan A. Latar belakang ... 7

B. Rumusan Masalah ... 8

C. Tujuan ... 8

D. Kerangka Pemikiran... 8

Bab II Landasan Teori A. Pengertian Ekonomi Islam... 9

B. Kompetensi inti, kompetensi dasar dan silabus... 9

C. Pengembangan Bahan Ajar... 12

D. Kurikulum 2013... 13

Bab III Metode Penelitian A. Pendekatan dan Rancangan Penyusunan... 14

B. Sumber data... ... 14

Bab IV Pembahasan A. Pengembangan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar... 16

B. Pengembangan Silabus... 19

C. Pengembangan Bahan Ajar Ekonomi Kelas X... 31

Bab V Penutup A. Kesimpulan ... 34

B. Saran ... 34

(5)

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Kompetensi Inti... 10

Tabel 2. Kompetensi dasar...11

Tabel 3. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar 1...16

Tabel 4. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar 2...17

Tabel 5. Kompetensi Inti dan Kompetensi dasar 3...18

Tabel 6. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar 4...18

Tabel 7. Pengembangan silabus 3.3...19

Tabel 8.. pengembangan silabus 3.4...21

Tabel 9. Pengembangan silabus 3.5...25

Tabel 10. Pengembangan silabus 3.6...27

(6)

Sosialisasi Ekonomi Islam melalui Pengembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus, dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi di Tingkat Sekolah

Menengah Atas Kelas X

Oleh:

1. Anis Parwati (132231083)

2. Dewi Setya (132221003)

3. Zulfikar Adib Agamawan (122231166)

Institut Agama Islam Negeri Surakarta

ABSTRACT

Indonesia is a country with a muslim population that is large enough. This should be encouraging growth of Islamic economic. The level of the introduction of Sharia bank of Indonesia society is high, but the level of knowledge is low. This is because socializing is still limited by the mass media and the establishment of Islamic banks. So that the level of understanding of the principles of Islamic economy is low. Socialization through educational trails only at the college level, and there has been no socialization at the level below. To socialize the economy of Islam on the high school level is carried out by developing basic competencies, core competencies, syllabus and learning materials. The writing of this paper uses the content analysis techniques. The material is made an analysis of the basic competencies, core competencies, syllabus, curriculum materials and 2013 economic subjects senior high school class of X. From the results of the analysis indicate that the material has not been about the Islamic economy. the analysis is done also produces development on each component. With the development expected to introduce Islamic Economics in high school level class x.

(7)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim yang cukup besar. Berdasarkan data dari BPS, jumlah penduduk Indonesia yang memeluk agama Islam pada tahun 2010 sebanyak 207.176.162 atau sekitar 87,18%.1 Kondisi tersebut

seharusnya dapat mempercepat pengembangan ekonomi Islam di Indonesia.

Tingkat pengenalan masyarakat Indonesia terhadap Ekonomi Islam cukup tinggi, akan tetapi tingkat pemahamannya masih rendah. Tingkat pengenalan masyarakat terhadap bank syariah cukup tinggi, yaitu Jabar: 88,6 persen, Jateng dan DIY: 71,2 persen, Jatim: 72 persen. 2 Pengenalan masyarakat terhadap bank syariah tersebut

banyak didapat melalui Informasi media massa, kegiatan sosialiasai dan mulai berdirinya kantor-kantor bank syariah baru. Akan tetapi tingkat pemahaman masyarakat tentang ekonomi Islam masih rendah. Bahkan hasil survey yang dilakukan oleh Departemen Riset SEF UGM mengenai sejauh mana pengetahuan ekonomi islam di kalangan mahasiswa serta preferensi mereka terhadap bank syariah di Indonesia dengan mengambil 172 responden mendapatkan hasil bahwa sebagian besar mahasiswa tidak mengetahui dasar ekonomi Islam.3 Hal ini disebabkan karena kurangnya sosialisasi

ekonomi Islam melalui jalur pendidikan.

Kurang maksimalnya sosialisasi ekonomi Islam salah satunya dikarenakan sosialisasi melalui pendidikan masih sebatas pada tingkat perguruan tinggi dan belum adanya sosialisasi pada jenjang pendidikan yang berada dibawahnya. Sehingga banyak generasi muda yang belum mengetahui tentang ekonomi Islam . Maka dari itu diperlukan peran pemerintah dalam sosialisasi melalui pendidikan khususnya di tingkat Sekolah Menengah Atas.

Sosialisasi ekonomi Islam harus dilakukan pada tingkat Sekolah Menengah Atas, supaya generasi muda lebih mengetahui tentang ekonomi Islam sedini mungkin. Siswa Sekolah Menengah Atas belum mengetahui ekonomi Islam karena kompetensi inti,

1http://dokumenpemudatqn.com/

2http://zonaekis.com/prospek-perbankan-syariah-ke-depan/

(8)

kompetensi dasar, silabus dan bahan ajar mata pelajaran ekonomi yang berlaku selama ini belum terdapat materi-materi tentang ekonomi Islam. Maka dari itu perlu dilakukan sosialisasi ekonomi Islam pada tingkat Sekolah Menengah Atas melalui jalur pendidikan dengan pengembangan kompentensi Inti, kompetensi dasar, silabus dan bahan ajar pada kurikulum 2013. Karya tulis dengan judul “Sosialisasi Ekonomi Islam Melalui Pengembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi di Tingkat Sekolah Menengah Atas Kelas X” dapat menjadi rekomendasi untuk mensosialisasikan ekonomi Islam di tingkat Sekolah Menengah Atas.

B. Rumusan Masalah

Bagaimana cara mensosialisasikan Ekonomi Islam melalui Pengembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi di Tingkat Sekolah Menengah Atas Kelas X?

C. Tujuan Penulisan

Mendiskripsikan cara sosialisasi Ekonomi Islam melalui Pengembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi di Tingkat Sekolah Menengah Atas Kelas X.

D. Kerangka Pemikiran

Sosialisasi Ekonomi Islam

pemerint ah

Masyarak at

Pendidika

(9)

BAB II

LANDASAN TEORI

A. Pengertian Sosialisasi Ekonomi Islam

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sosialisasi adalah: (1)usaha untuk mengubah milik perseorangan menjadi milik umum (milik negara); (2)upaya memasyarakatkan sesuatu sehinga menjadi dikenal, dipahami, dihayati oleh masyarakat; pemasyarakatan. Sementara menurut Muhammad Abdul Mannan, Ekonomi Islam merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang berasaskan norma dan nilai-nilai Islam. Jadi, sosialisasi ekonomi Islam adalah mengenalkan ilmu pengetahuan yang mempelajari masalah-masalh ekonomi rakyat yang berasaskan norma dan nilai-nilai Islam.

B. Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar dan Silabus 1. Kompetensi Inti

Kompetensi inti merupakan terjemahan atau operasionalisasi SKL (Standar Kompetensi Lulusan) dalam bentuk kualitas yang harus dimiliki mereka yang telah menyelesaikan pendidikan pada satuan pendidikan tertentu atau jenjang pendidikan tertentu, gambaran mengenai kompetensi utama yang dikelompokkan ke dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan (afektif, kognitif, dan psikomotorik) yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran. Kompetensi Inti harus menggambarkan kualitas yang seimbang antara pencapaian hard skills dan soft skills.

Kompetensi Inti berfungsi sebagai unsur pengorganisasi (organising element) kompetensi dasar. Kompetensi inti dirancang dalam empat kelompok yang saling terkait yaitu berkenaan dengan sikap keagamaan (kompetensi inti 1), sikap sosial (kompetensi 2), pengetahuan (kompetensi inti 3), dan penerapan pengetahuan (kompetensi 4).4

Kompetensi inti kurikulum 2013 mata pelajaran ekonomi kelas X Sekolah Menengah Atas sebagai berikut:

4

(10)

Tabel 1. Kompetensi inti

KOMPETENSI INTI

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

2. Menghayati, mengamalkan perilaku jujur, disiplin,tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

2. Pengertian Kompetensi Dasar

Kompetensi Dasar merupakan kompetensi setiap mata pelajaran untuk setiap kelas yang diturunkan dari Kompetensi Inti. Kompetensi Dasar adalah konten atau kompetensi yang terdiri atas sikap, pengetahuan, dan ketrampilan yang bersumber pada kompetensi inti yang harus dikuasai peserta didik. Kompetensi tersebut dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, kemampuan awal, serta ciri dari suatu mata pelajaran. 5

Kompetensi dasar dibagi menjadi empat kelompok sesuai dengan pengelompokkan kompetensi inti sebagai berikut:

a. kelompok 1: kelompok kompetensi dasar sikap spiritual dalam rangka menjabarkan KI-1;

b. kelompok 2: kelompok kompetensi dasar sikap sosial dalam rangka menjabarkan KI-2;

c. kelompok 3: kelompok kompetensi dasar pengetahuan dalam rangka menjabarkan KI-3; dan

d. kelompok 4: kelompok kompetensi dasar keterampilan dalam rangka menjabarkan KI-4.6

5http://smkplusqurrotaayungarut.blogspot.com/2013/06/pengertian-kompetensi-inti-dan.html/ 26 Agustus 2014/ 11:36

6

(11)

Kompetensi dasar kurikulum 2013 mata pelajaran ekonomi kelas X Sekolah Menengah Atas sebagai berikut:

Tabel 2. Kompetensi dasar

KOMPETENSI DASAR

1.1 Mensyukuri sumber daya sebagai karunia Tuhan YME dalam rangka pemenuhan kebutuhan

1.2 Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan produk bank dan lembaga keuangan bukan bank, serta dalam pengelolaan koperasi

4.1 Bersikap jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, kreatif, mandiri, kritis dan analitis dalam mengatasi permasalahan ekonomi

4.2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, mandiri, adil, berani, peduli dalam melakukan kegiatan ekonomi

4.3 Mendeskripsikan konsep ilmu ekonomi

4.4 Menganalisis masalah ekonomi dan cara mengatasinya 4.5 Menganalisis peran pelaku kegiatan ekonomi

4.6 Mendeskripsikan konsep pasar dan terbentuknya harga pasar dalam perekonomian

4.7 Mendeskripsikan bank, lembaga keuangan bukan bank, bank sentral dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 4.8 Mendeskripsikan sistem pembayaran dan alat pembayaran

4.9 Mendeskripsikan konsep manajemen

4.10 Mendeskripsikan konsep koperasi dan pengelolaan koperasi 4.11 Menyajikan konsep ilmu ekonomi

4.12 Melaporkan hasil analisis masalah ekonomi dan cara mengatasinya 4.13 Menyajikan peran pelaku kegiatan ekonomi

4.14 Melakukan penelitian tentang pasar dan terbentuknya harga pasar dalam perekonomian

4.15 Menyajikan peran dan produk bank, lembaga keuangan bukan bank, bank sentral dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 4.16 Menyimulasikan sistem pembayaran dan alat pembayaran

4.17 Menerapkan konsep manajemen dalam kegiatan sekolah 4.8. Menerapkan konsep koperasi dan pengelolaan koperasi sekolah

3. Silabus

Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Silabus merupakan seperangkat

(12)

rencana dan pengaturan tentang kegiatan pembelajaran, pengelolaan kelas, dan penilaian hasil belajar.7

C. Pengembangan Bahan Ajar

Bahan ajar atau materi pembelajaran (instructional materials) adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari siswa dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan. Secara terperinci, jenis-jenis materi pembelajaran terdiri dari pengetahuan (fakta, konsep, prinsip, prosedur), keterampilan, dan sikap atau nilai.8

Prinsip-prinsip dalam pemilihan materi pembelajaran meliputi: (a) prinsip relevansi, (b) konsistensi, dan (c) kecukupan. Prinsip relevansi artinya materi pembelajaran hendaknya relevan memiliki keterkaitan dengan pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar. Prinsip konsistensi artinya adanya keajegan antara bahan ajar dengan kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa. Misalnya, kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa empat macam, maka bahan ajar yang harus diajarkan juga harus meliputi empat macam. Prinsip kecukupan artinya materi yang diajarkan hendaknya cukup memadai dalam membantu siswa menguasai kompetensi dasar yang diajarkan. Materi tidak boleh terlalu sedikit, dan tidak boleh terlalu banyak. Jika terlalu sedikit akan kurang membantu mencapai standar kompetensi dan kompetensi dasar. Sebaliknya, jika terlalu banyak akan membuang-buang waktu dan tenaga yang tidak perlu untuk mempelajarinya.9

D. Kurikulum 2013

Kurikulum 2013 atau Pendidikan Berbasis Karakter adalah kurikulum baru yang dicetuskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk menggantikan

7http://snwulandari.blogspot.com/2012/05/pengertian-silabus-dan-rpp.html/

27 Agustus 2014/ 6:05

(13)

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Kurikulum 2013 merupakan sebuah kurikulum yang mengutamakan pemahaman, skill, dan pendidikan berkarakter, siswa dituntut untuk paham atas materi, aktif dalam berdiskusi dan presentasi serta memiliki sopan santun disiplin yang tinggi. Kurikulum ini menggantikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang diterapkan sejak 2006 lalu. Dalam Kurikulum 2013 mata pelajaran wajib diikuti oleh seluruh peserta didik di satu satuan pendidikan pada setiap satuan atau jenjang pendidikan dan mata pelajaran pilihan yang diikuti oleh peserta didik dipilih sesuai dengan pilihan mereka.10

(14)

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN A. Pendekatan dan Rancangan Penyusunan

Karya tulis ini berfokus pada pembahasan Sosialisasi Ekonomi Islam melalui Pengembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi di Tingkat Sekolah Menengah Atas Kelas X. Baik ditinjau dari konsep dasarnya, faktor pendukungnya, metode pelaksanaan, dan output yang dihasilkan dari program ini. Hal ini dilakukan agar ide yang digagas dalam karya tulis ini dapat dipahami secara komprehensif dan terpadu. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif. Adapun yang dimaksud dengan pendekatan kualitatif adalah prosedur penulisan yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari orang-orang dan pelaku yang diamati, didukung dengan studi literatur atau studi kepustakaan berdasarkan pendalaman kajian pustaka berupa data dan angka, sehingga realitas dapat dipahami dengan baik. (Diana: 2011)

B. Sumber Data

Data yang digunakan dalam penulisan adalah data sekunder, yaitu data yang berasal tidak langsung dari pihak yang bersangkutan (objek yang diteliti), melainkan berasal dari literatur-literatur kepustakaan, artikel–artikel dalam majalah, jurnal-jurnal penulisan yang berkaitan dan sumber media massa lainnya serta hasil penulisan terdahulu.

1. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan teknik studi pustaka. (Library research) atau collecting by librarydigunakan untuk pengumpulan dan penyusunan data yangdiperlukan. (Mestika, 2004:10).

2. Analisa Data

(15)

sering hanya dianalisis menurut isinya, dan karena itu analisis ini disebut analisis isi (content analysis).11

Pendapat ini seperti yang dikemukakan oleh Hadari Nawawi yang dikutip oleh Soejono dan Abdurahman bahwa analisis isi dalam penelitian dilakukan untuk mengungkapkan isi sebuah buku yang menggambarkan situasi penulis dan masyarakatnya pada waktu buku itu ditulis. Burhan Bungin mendefinisikan analisis isi (content analysis) adalah teknik penelitian untuk membuat inferensi-inferensi yang dapat ditiru (replicable), dan sahih data dengan memperhatikan konteksnya.

Dalam karya tulis ini buku yang dijadikan bahan analisis antara lain: a. Kompetensi inti kurikulum 2013 mata pelajaran ekonomi SMA kelas X b. Kompetensi dasar kurikulum 2013 mata pelajaran ekonomi SMA kelas X c. Silabus kurikulum 2013 mata pelajaran ekonomi SMA kelas X

d. Buku paket ekonomi SMA/MA kelas X karya Alam S sebagai bahan ajar mata pelajaran ekonomi

(16)

BAB IV PEMBAHASAN

Pengembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi SMA Kelas X dengan Ekonomi Islam

Sosialisasi Ekonomi Islam dilakukan dengan penegembangan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ekonomi Islam Kelas X. Hal ini dilakukan karena belum terdapatnya materi-materi tentang Ekonomi Islam. sehingga dengan pengembangan tersebut siswa SMA kelas X dapat mengenal ekonomi Islam sedini mungkin. Adapun KI, KD, Silabus dan Bahan Ajar Kurikulum 2013 yang perlu dikembangkan antara lain:

A. Pengembangan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar

1. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar 1

Pengembangan kompetensi inti poin 1 yaitu lebih menspesifikasikan dalam menghayati dan mengamalkan ajaran agama Islam dalam bidang ekonomi. Hal ini bertujuan agar dalam kegiatan ekonomi tidak keluar dari norma-norma syariah serta siswa mampu menerapkan ekonomi sesuai ajaran agamanya.

Pengembangan kompetensi dasar 1.2 yaitu penambahan pada lembaga keuangan syariah. Pengembangan dilakukan karena pada saat ini banyak berdiri lembaga keuangan syariah, sehingga perlu dikenalkan mengenai lembaga keuangan syariah baik bank maupun non bank. Selain lembaga tersebut dalam kompetensi dasar terdapat koperasi, sehingga perlu ditambahkan mengenai baitulmaal wa tamwil. Hal ini dikarenakan BMT merupakan badan yang berlandaskan koperasi. Sehingga siswa akan mengenal lembaga keuangan syariah dan mengetahui prinsip-prinsipnya.

Tabel 3.

Kompetensi inti dan kompetensi dasar 1

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya dalam bidang ekonomi

1.1 Mensyukuri sumber daya sebagai karunia Tuhan YME dalam rangka pemenuhan kebutuhan

(17)

2. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar 2

Kompetensi inti poin 2 berisi tentang sikap-sikap yang perlu ditanamkan untuk berinteraksi dengan kehidupan sosial. Sikap yang perlu ditanamkan yaitu jujur, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, mandiri, adil, berani, peduli dalam menghadapi lingkungan sosial. Pengembangan pada poin ini terdapat pada pengkhususan dalam penanaman sikap-sikap tersebut untuk menghadapi permasalahan ekonomi. Selain itu sifat-sifat tersebut juga sejalan dengan ajaran Islam, sehingga siswa mampu menanamkan sifat tersebut.

Tabel 4.

Kompetensi inti dan kompetensi dasar 2

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

3. Menghayati, mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan perekonomian dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

2.1 Bersikap jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, kreatif, mandiri, kritis dan analitis dalam mengatasi permasalahan ekonomi

3.2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, mandiri, adil, berani, peduli dalam melakukan kegiatan ekonomi

3. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar3

Pengembangan dalam kompetensi inti poin 3 yaitu pengkhususan dalam memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan, ilmu ekonomi untuk menghadapi fenomena-fenomena yang terjadi untuk memecahkan masalah ekonomi. Hal ini bertujuan agar siswa diarahkan memiliki kemampuan untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi.

Kompetensi dasar poin 3 tidak banyak mengalami pengembangan karena pengembangan kompetensi dasar poin 3 akan dilakukan pada silabus. Akan tetapi ada beberapa poin yang dilakukan pengembangan, yaitu kompetensi dasar poin 3.5 tentang pendiskripsian lembaga keuangan syariah dan badan-badan yang mendukungnya serta kompetensi dasar poin 3.8 tentang konsep dan pengelolaan

(18)

saat ini perkembangannya cukup pesat, sehingga siswa SMA mengetahui tentang lembaga keuangan syariah tersebut sedini mungkin.

Tabel 5.

Kompetensi inti dan kompetensi dasar 3

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural tentang ilmu ekonomi terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah perekonomian

3.1 Mendeskripsikan konsep ilmu ekonomi 3.2 Menganalisis masalah ekonomi dan cara

mengatasinya

3.3 Menganalisis peran pelaku kegiatan ekonomi 3.4 Mendeskripsikan konsep pasar dan

terbentuknya harga pasar dalam perekonomian 3.5 Mendeskripsikan bank baik konvensional

maupun syariah, lembaga keuangan bukan bank baik konvensional maupun syariah, bank sentral, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Dewan Pengawas Syariah (DPS)

3.6 Mendeskripsikan sistem pembayaran dan alat pembayaran

3.7 Mendeskripsikan konsep manajemen

3.8 Mendeskripsikan konsep koperasi dan pengelolaan koperasi serta baitulmaal wa tamwil

4. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar 4

Kompetensi inti 4 mengalami pengembangan dengan pengkhususan ke dalam ekonomi, hal ini bertujuan agar siswa mampu mengolah dan mengembangkan materi ekonomi yang dipelajari di sekolah. Sedangkan kompetensi dasar 4 lebih banyak mengalami perubahan pada silabus, akan tetapi ada poin yang mengalami pengembangan, yaitu 4.5. pengembangan poin tersebut dengan menambahkan lembaga keuangan syariah baik bank maupun non bank serta badan-badan yang berkaitan dengan lembaga tersebut, seperti Dewan Pengawas Syariah (DPS). Hal ini bertujuan agar siswa memahami lembaga-lembaga keuangan syariah dan badan-badan yang berkaitan dengannya.

Tabel 6.

Kompetensi inti dan kompetensi dasar 4

(19)

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari materi ekonomi yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu

menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

4.1 Menyajikan konsep ilmu ekonomi

4.2 Melaporkan hasil analisis masalah ekonomi dan cara mengatasinya

4.3 Menyajikan peran pelaku kegiatan ekonomi 4.4 Melakukan penelitian tentang pasar dan

terbentuknya harga pasar dalam perekonomian 4.5 Menyajikan peran dan produk bank baik

konvensional maupun syariah, lembaga keuangan bukan bank baik konvensional maupun syariah, bank sentral, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Dewan Pengawas Syariah (DPS)

4.6 Menyimulasikan sistem pembayaran dan alat pembayaran

4.7 Menerapkan konsep manajemen dalam kegiatan sekolah

4.8. Menerapkan konsep koperasi dan pengelolaan koperasi sekolah serta baitulmaal wa tamwil

B. Pengembangan Silabus

Silabus kurikulum 2013 mata pelajaran ekonomi terdiri dari delapan poin. Akan tetapi tidak semua poin mengalai pengembangan. Pengembangan silabus hanya terdapat dalam beberapa poin, yaitu:

1. Silabus poin 3.3

Pengembangan poin 3.3 terletak pada penambahan materi yaitu teori produksi Islami dan teori konsumsi Islami. Pengembangan tersebut dilakukan karena pada poin ini hanya terdapat mengenai rumah tangga konsumsi, rumah tangga produksi, dan rumah tangga negara, sehingga perlu ditambahkan mengenai materi tersebut. Penambahan materi tersebut dikarenakan agama islam juga mengatur tentang konsumsi dan produksi, hal ini bertujuan agar siswa mampu menerapkan ekonomi sesuai agamanya.

Tabel 7.

Pengembangan silabus 3.3

Kompetensi

Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar

3.3 Menganalisi kegiatan ekonomi (Rumah Tangga Konsumsi, Rumah Tangga Produksi, Pemerintah, dan Masyarakat Luar

Tes tertulis: Menilai kemampuan kognitif tentang peran pelaku kegiatan ekonomi dalam bentuk objektif dan

3 x 3 JP Buku paket ekonomi Kemendikbud Buku-buku

(20)

Kompetensi

Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar 4.3 Menyajikan

peran pelaku kegiatan

Negeri), peran pelaku kegiatan ekonomi, model diagram interaksi pelaku ekonomi/circulair flow diagramdari berbagai sumber belajar yang relevan

Menanya:

Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan pelaku-pelaku kegiatan ekonomi (Rumah Tangga Konsumsi, Rumah Tangga Produksi, Pemerintah, dan Masyarakat Luar Negeri), peran pelaku kegiatan ekonomi, model diagram interaksi pelaku ekonomi/ circulair flow diagram

Mengeksplorasi:

Mengumpulkan data/informasi tentang pelaku-pelaku kegiatan ekonomi, peran pelaku kegiatan ekonomi, model diagram interaksi pelaku

ekonomi/circulair flow diagramdari berbagai sumber belajar yang relevan

Mengasosiasi:

Menganalisis informasi dan data-data yang diperoleh dari bacaan maupun dari sumber-sumber terkait serta menentukan hubungan antara pelaku-pelaku kegiatan ekonomi, Peran pelaku kegiatan ekonomi, Model diagram interaksi pelaku ekonomi/ circulair flow diagramuntuk mendapatkan

uraian:

Unjuk kerja: Menilai kemampuan diskusi/presentasi menyajikan peran pelaku kegiatan ekonomi

Penilaian produk:

Menilai laporan dan bahan presentasi tentang peran pelaku kegiatan ekonomi dan model diagram interaksi pelaku ekonomi (circulair flow diagram)

Anecdotal Record untuk menilai ranah sikap keagamaan dan sikap sosial siswa selama proses pembelajaran

Ekonomi Islam penunjang yang relevan, contoh: ekonomi mikro islami (adiwarman karim:2012) Media

cetak/elektronik Narasumber Bila

(21)

Kompetensi

Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar simpulan tentang

peran pelaku kegiatan ekonomi

Mengomunikasikan

hasil analisis dan simpulan tentang peran pelaku kegiatan ekonomi dalam berbagai bentuk media (lisan dan tulisan)

2. Silabus 3.4

Silabus poin 3.4 terdapat dua materi pokok, yaitu pasar dalam perekonomian serta permintaan dan penawaran. Maka pengembangan yang bisa dilakukan dengan menambahkan materi, tentang mekanisme pasar islami. Pengembangan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pemahaman mengenai pasar islami. sehingga siswa mampu menerapkannya dalam kehidupan.

Tabel 8.

Pengembangan silabus 3.4

Kompetensi

Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar 3.4 Mendeskripsi

kan konsep pasar dan terbentuknya harga pasar dalam perekonomian

4.4 Melakukan penelitian tentang pasar dan

terbentuknya harga pasar dalam perekonomian

Pasar dalam perekonomian

 Pengertian pasar  Peran pasar

dalam  Pengertian

permintaan dan penawaran 

Faktor-Mengamati: Membaca peran pasar dalam perekonomian,

bentuk-bentuk pasar (output) dan ciri-cirinya,mekanisme pasar

Islamipengertian permintaan dan penawaran, faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran, kurva permintaan dan penawaran,

pergerakan di sepanjang kurva dan pergeseran kurva (permintaan dan penawaran), hukum permintaan dan penawaran serta asumsi-asumsinya,

Tes tertulis: Menilai kemampuan kognitif tentang pasar dalam kegiatan perekonomian dalam bentuk objektif dan uraian:

Penilaian projek : Menilai tugas melakukan penelitian sederhana tentang peran pasar dalam perekonomian

Penilaian produk: Menilai laporan hasil penelitian sederhana tentang

6 x 3 JP  Buku paket ekonomi Kemendikbud

Buku-buku ekonomi penunjang yang relevan

(22)

onsep-dasar-Kompetensi

Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar faktor yang  Pergerakan

di

 Pengertian elastisitas

proses terbentuknya harga

keseimbangan,

pengertian elastisitas dan macam-macam elastisitas, faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan dan penawarandari berbagai sumber belajar.

Menanya:

Mengajukan pertanyaan : peran pasar dalam perekonomian,

bentuk-bentuk pasar (output) dan ciri-cirinya, pengertian permintaan dan penawaran, faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran, kurva permintaan dan penawaran,

pergerakan di sepanjang kurva dan pergeseran kurva (permintaan dan penawaran), hukum permintaan dan penawaran serta asumsi-asumsinya,

proses terbentuknya harga

keseimbangan,

pengertian elastisitas dan macam-macam elastisitas, faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan dan penawaran. Mengeksplorasi:

Mengumpulkan data/informasi tentangperan pasar dalam

perekonomian,

bentuk-bentuk pasar (output) dan ciri-cirinya,pengertian permintaan dan

peran pasar dalam perekonomian Anecdotal Record untuk menilai ranah sikap keagamaan dan sikap sosial siswa selama proses pembelajaran

(23)

Kompetensi

Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar penawaran,

faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran, kurva permintaan dan penawaran,

pergerakan di sepanjang kurva dan pergeseran kurva (permintaan dan penawaran), hukum permintaan dan penawaran serta asumsi-asumsinya,

proses terbentuknya harga

keseimbangan,

pengertian elastisitas dan macam-macam elastisitas, faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan dan penawarandari beberapa sumber yang relevan

Mengasosiasi :

Menganalisis dan menyimpulkan informasi/dataserta membuat hubungan tentang peran pasar dalam

perekonomian,

bentuk-bentuk pasar (output) dan ciri-cirinya, pengertian permintaan dan penawaran, faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran, kurva permintaan dan penawaran,

pergerakan di sepanjang kurva dan pergeseran kurva (permintaan dan penawaran), hukum permintaan dan penawaran serta asumsi-asumsinya,

proses terbentuknya harga

(24)

Kompetensi

Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar pengertian elastisitas

dan macam-macam elastisitas, faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan dan penawaran. Mengomunikasika n

Menyampaikan hasil analisis dan simpulan dalam berbagai bentuk media serta melaporkan hasil penelitian tentang peran pasar dan terbentuknya harga pasar dalam perekonomian

3. Silabus 3.5

Pengembangan Silabus pada materi pokok terdapat pada poin 3.5 yaitu mengenai Bank Syari’ah dan lembaga keuangan syariah bukan bank. Pengembangan tersebut dilakukan karena pada saat ini banyak bermunculan bank syari’ah seperti Muamalat, BNI Syari’ah, BRI Syari’ah, Mandiri Syari’ah, juga lembaga keuangan syariah bukan bank seperti asuransi syariah, pasar modal syariah, dll, serta Dewan Pengawas Syariah. Maka dari itu silabus perlu dikembangkaan untuk mendukung siswa agar lebih mengenal tentang perbankan syari’ah dan lembaga keuangan syariah non-bank.

Tabel 9.

Pengembangan silabus 3.5

Kompetensi Dasar

Materi

Pokok Pembelajaran Penilaian

Alokasi

Waktu Sumber Belajar

3.5 Mendeskr

 Pengertian bank  Fungsi bank  Jenis, prinsip

kegiatan usaha,dan produk bank

Mengamati: pengertian bank baik syarah maupun konvensional dan lembaga keuangan bukanbank baik konvensinal maupun syariah,fungsi bank dan lembaga keuangan

Tes tertulis : Menilai kemampuan kognitif tentang bank dan lembaga keuangan bukan bank dalam

(25)

Kompetensi

Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar bank

sentral

4.5. Menyajikan peran dan Keuangan Bukan Bank (LKBB)

 Pengertian lembaga  Jenis, prinsip

kegiatan

 Pengertian bank sentral sebagai Bank Sentral Republik Indonesia  Stabilitas

sistem keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  Pengertian

OJK  Fungsi, tugas,

dan

bukan bankjenis, prinsip kegiatan usaha, dan produk bankdan lembaga keuangan bukan bank, pengertian bank sentral, fungsi, tugas dan wewenang Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik, Indonesia, stabilitas sistem keuangan, pengertian OJK, fungsi, tugas, dan wewenang OJK dengan

menggunakan berbagai sumber belajar yang relevan serta Dewan pengawas Syariah

Menanya:

bertanya dan berdiskusi untuk mendapatkan klarifikasi tentang pengertian bank baik konvensional maupun syariahdanlembaga keuangan bukan bank baik konvensional maupun syariah, fungsi bank dan lembaga keuangan bukan bank, jenis, prinsip kegiatan usaha, dan produk bankdan lembaga keuangan bukan bank, pengertian bank sentral,

fungsi, tugas dan wewenang Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia, stabilitas sistem keuangan, pengertian OJK, fungsi, tugas, dan wewenang OJK

serta Dewan Pengawas Syariah

Mengeksplorasi:

mengumpulkan data/informasi pengertian bank dan lembaga keuangan bukan bank, fungsi bank dan lembaga keuangan bukan bankjenis, prinsip kegiatan usaha, dan produk bankdan lembaga keuangan

bentuk objektif dan uraian

Unjuk kerja : Menilai kemampuan mendemontrasi kan fungsi dan produk bank dan lembaga keuangan bukan bank, OJK dan bank sentral

Penilaian produk: Menilai laporan dan bahan presentasi tentang peran dan produk bank dan bila memung kinkan)

 Undang-undang No. 23 Tahun 1999 junto UU No. 3 Tahun 2004 junto No. 6 Tahun 2009 tentang BI 

Undang-undang No.21 tahun 2011 tentang OJK 

Undang-undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan 

(26)

Kompetensi

Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar bukan bank, pengertian

bank sentral, fungsi, tugas dan wewenang Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia, stabilitas sistem keuangan, pengertian OJK, fungsi, tugas, dan wewenang OJK dari berbagai sumber belajar yang relevan

Mengasosiasi :

menganalisis dan menyimpulkan informasi/data serta menghubungkannya tentangpengertian bank dan lembaga keuangan bukan bank baik monvensional maupun syariah, fungsi bank dan lembaga keuangan bukan bank jenis, prinsip kegiatan usaha, dan produk bankdan lembaga keuangan bukan bank, pengertian bank sentral, fungsi, tugas dan wewenang Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia, stabilitas sistem keuangan, pengertian OJK, fungsi, tugas, dan wewenang OJK serta Dewan Pengawas

Syariahberdasarkan data/informasi yang sudah dikumpulkan

Mengomunikasikan:

Laporan dan

(27)

4. Silabus 3.6

Silabus 3.6 berisi tentang sistem pembayaran dan alat pembayaran serta uang. Maka dari itu pada poin ini bisa dilakukan pengembangan dengan menambahkan materi tentang teori uang dalam islam. Penambahan materi tentang teori uang menurut islam dilakukan karena Islam memiliki sejarah mata uang yang baik, yaitu dinar dan dirham. Sehingga perlu ditambahkan untuk menambah wawasan siswa.

Tabel 10.

Pengembangan silabus 3.6

Kompetensi Dasar

Materi

Pokok Pembelajaran Penilaian

Alokasi

Waktu Sumber Belajar 3.6 Mendeskripsik

Pembayaran dan Alat Pembayaran  Pengertian

Sistem raan sistem pembayaran nontunai oleh Bank Indonesia Uang

 Sejarah uang  Pengertian

uang  Teori Uang

dalam Islam

 Fungsi, jenis dan syarat uang  Unsur

pengaman uang rupiah  Pengelolaan uang rupiah oleh Bank Indonesia Alat pembayaran nontunai  Jenis-jenis

alat pembayaran nontunai

Mengamati: pengertian sistem pembayaran, peran Bank Indonesia dalam sistem pembayaran, penyelenggaraan sistem pembayaran nontunai oleh Bank Indonesia, sejarah uang, pengertian uang, fungsi, jenis dan syarat uang, unsur pengaman uang rupiah, pengelolaan uang rupiah oleh Bank Indonesia, dan jenis-jenis alat pembayaran nontunai dengan menggunakan berbagai sumber belajar yang relevan

Menanya:

bertanya dan berdiskusi untuk mendapatkan klarifikasi tentang pengertian sistem pembayaran, peran Bank Indonesia dalam sistem pembayaran, penyelenggaraan sistem pembayaran nontunai oleh Bank Indonesia, sejarah uang, pengertian uang, fungsi, jenis dan syarat uang, unsur pengaman uang rupiah, pengelolaan uang rupiah oleh Bank Indonesia, dan jenis-jenis alat

Tes tertulis: Menilai dalam bentuk objektif dan uraian

Unjuk kerja: Menilai laporan dan bahan Record untuk menilai ranah sikap keagamaan dan sikap sosial siswa selama proses pembelajaran

4 x 3 JP  Buku paket ekonomi Kemendikbud

Buku-buku ekonomi penunjang yang relevan

Buku-buku Ekonomi Islam penunjang yang relevan, contoh: ekonomi makro islami (adiwarman undang Republik Indonesia No. 7 tahun 2011 Tentang Mata Uang

 Peraturan Bank Indonesia No.6

/14/PBI/2004 tanggal 22 Juni 2004 tentang Pengeluaran, Pengedaran, Pencxabutan, Penarikan dan Pemusnahan Uang Rupiah  Peraturan

(28)

Kompetensi

Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar pembayaran nontunai.

Mengeksplorasi: mengumpulkan data/informasi tentang pengertian sistem pembayaran, peran Bank Indonesia dalam sistem pembayaran, penyelenggaraan sistem pembayaran nontunai oleh Bank Indonesia, sejarah uang, pengertian uang, fungsi, jenis dan syarat uang, unsur pengaman uang rupiah, pengelolaan uang rupiah oleh Bank Indonesia, dan jenis-jenis alat pembayaran nontunai dari berbagai sumber belajar yang relevan

Mengasosiasi:

menganalisis dan menyimpulkan informasi/data serta menghubungkannya tentang pengertian sistem pembayaran, peran Bank Indonesia dalam sistem pembayaran, penyelenggaraan sistem pembayaran nontunai oleh Bank Indonesia, sejarah uang, pengertianuang, fungsi, jenis dan syarat uang, unsur pengaman uang rupiah, pengelolaan uang rupiah oleh Bank Indonesia, dan jenis-jenis alat pembayaran nontunai berdasarkan

data/informasi yang sudah dikumpulkan

Mengomunikasikan

laporan dalam bentuk lisan dan tulisan, mempresentasikannya , serta

mensimulasikan sistem pembayaran dan alat pembayaran

Pengedaran Uang  Surat

Edaran Intern No.7/84/INTERN tanggal

(29)

Kompetensi

Dasar MateriPokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar di depan kelas.

5. Silabus 3.8

Silabus 3.8 mengalami pengembangan dengan menambahkan materi tentang

baitul mal wat tamwil (BMT). Penambahan materi ini dikarenakan pada poin 3.8 berisi materi tentang koperasi. BMT merupakan lembaga keuangan syariah yang memiliki landasan yang sama dengan koperasi. Sehingga koperasi dan BMT merupakan lembaga yang hampir sama.

Tabel 11.

Pengembangan silabus 3.8

Kompetensi

Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar

3.7 Mendeskripsikan konsep koperasi dan pengelolaan koperasi

4.8 Menerapkan konsep koperasi dan pengelolaan koperasi

Koperasi  Pengertian

koperasi  Asas koperasi 

Prinsip-prinsipkoperasi  Tujuan

koperasi  Jenis-jenis

koperasi  Selisih Hasil

Usaha (SHU) koperasi

Pengelolaan koperasi

 Peran koperasi  Perangkat

organisasi koperasi, prinsip-prinsip

koperasi,tujuan koperasi, jenis-jenis koperasi, Selisih Hasil Usaha (SHU) koperasi, peran koperasi, perangkat organisasi koperasi,

sumber permodalan koperasi, dan prosedur pendirian koperasi dengan menggunakan berbagai sumber belajar yang relevan

Menanya:

Mengajukan pertanyaanpengertian koperasi, asas koperasi, prinsip-prinsip

koperasi,tujuan koperasi, jenis-jenis koperasi, Selisih Hasil Usaha (SHU) koperasi, peran koperasi, perangkat organisasi

koperasi,sumber permodalan koperasi, dan prosedur pendirian koperasi

Testertulis

: Menilai kemampua n kognitif tentang ranah sikap keagamaan penunjang yang relevan Media

cetak/elektronik Undang-undang

No.17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian Keputusan

(30)

Kompetensi

Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar

Mengeksplorasi: Mengumpulkan data/informasi tentang pengertian koperasi,

asas koperasi, prinsip-prinsip

koperasi,tujuan koperasi, jenis-jenis koperasi, Selisih Hasil Usaha (SHU) koperasi. peran koperasi sekolah,

perangkat organisasi koperasi sekolah,

sumber permodalan koperasi sekolah, dan prosedur pendirian koperasi sekolah dari berbagai sumber belajar yang relevan

Mengasosiasi:

Menganalisis dan menyimpulkan informasi/data serta menghubungkannya tentang pengertian koperasi, asas koperasi, prinsip-prinsip

koperasi,tujuan koperasi, jenis-jenis koperasi, Selisih Hasil Usaha (SHU) koperasi, peran koperasi, perangkat organisasi koperasi, sumber permodalan koperasi, dan prosedur pendirian koperasi berdasarkan data/informasi yang sudah dikumpulkan

Mengomunikasikanr encana penerapan konsep koperasi dalam praktik pengelolaan Koperasi Siswa (KOPSIS)

pembelajar an

C. Pengembangan Bahan Ajar Ekonomi kelas X

(31)

komponen tersebut maka perlu disusun mengenai bahan ajar untuk mendukungnya. Adapun pengembangan bahan ajar yang dilakukan sebagai berikut:

1. Pengembangan BAB 3

Bab 3 dalam bahan ajar membahas tentang bab cara mengatasi masalah ekonomi. Dalam bab tersebut terdapat sub bab sistem ekonomi sebagai solusi masalah ekonomi. Dalam sub bab tersebut hanya terdapat empat sistem ekonomi, yaitu sistem ekonomi tradisional, sistem ekonomi komando, sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi campuran. Maka dari itu perlu ditambahkan sistem ekonomi Islam, penambahan sistem ekonomi Islam memuat pengertian, prinsip, tujuan, sejarah, riba. Pengembangan pada bagian ini bertujuan untuk mengenalkan ekonomi islam kepada siswa SMA kelas X.

2. Pengembangan BAB 4

Buku ajar ekonomi BAB 4 membahas tentang peran pelaku kegiatan ekonomi. Dalam bab ini terdapat beberapa sub bab, seperti rumah tangga konsumen, produsen, pemerintah dan luar negeri serta perilaku konsumen dan produsen. Pada bab ini berkaitan dengan pengembangan silabus 3.3, yaitu penambahan materi teori konsumsi islami dan teori produksi islami. Materi yang disampaikan dalam teori konsumsi islami antara lain pengantar fungsi kesejahteraan dan utilitas, barang halal dan haram, analisis kurva indifference serta cornersolution untuk pilihan halal-haram. Penambahan materi teori produksi islam akan disampaikan beberapa materi yaitu fungsi produksi, dampak riba, efisiensi produksi.

3. Pengembangan BAB 5

(32)

4. Pengembangan BAB 7

Pengembangan buku ajar pada bab 7 berkaitan dengan silabus poin 3.5. pada bab tersebut membahas tentang bank, lembaga keuangan bukan bank, dan otoritas jasa keuangan. Dengan demikian pengembangan pada bab ini adalah penambahan tentang bank syariah, lembaga keuangan syariah bukan bank, serta Dewan Pengawas Syariah. Materi yang ditambahkan adalah materi untuk pengenalan lembaga tersebut, seperti pengertian, landasan hukum, prinsip, tujuan dan sebagainya. Pengembangan pada bagian ini bertujuan untuk mengenalkan kepada siswa tentang penerapan sistem ekonomi Islam dalam kehidupan.

5. Pengembangan BAB 8

Bab 8 berisi tentang sistem dan alat pembayaran. Pengembangan ini berdasarkan pengembangan silabus poin 3.6, yaitu teori uang dalam islam. Adapun materi yang perlu disampaikan adalah konsep uang dalam islam, fungsi uang dalam islam, time value of money, economic value of time. Penambahan materi ini bertujuan untuk mengenalkan siswa terhadap konsep uang dalam islam.

6. Pengembangan BAB 10

(33)

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Sosialisasi ekonomi Islam harus dilakukan pada tingkat Sekolah Menengah Atas, karena selama ini pengenalan Ekonomi Islam didunia pendidikan masih sebatas pada tingkat perguruan tinggi. Dan belum adanya sosialisasi pada jenjang pendidikan yang berada dibawahnya, serta agar generasi muda lebih mengetahui tentang ekonomi Islam sedini mungkin. Melalui Pengembangan kompentensi Inti, kompetensi dasar, silabus dan bahan ajar mata pelajaran ekonomi kelas X pada kurikulum 2013 diharapkan peran pemerintah melalui jalur pendidikan dapat mengenalkan ekonomi Islam kepada masyarakat, khususnya generasi muda/pelajar. Pengembangan tersebut berupa:

1. Pengertian, prinsip, dan tujuan Ekonomi Islam 2. Teori produksi dan konsumsi Islami

3. Mekanisme pasar Islami

4. Teori permintaan dan penawaran Islami 5. Bank syari’ah

6. Lembaga keuangan syari’ah bukan bank

7. DPS (Dewan Pengawas syari’ah) serta perannya 8. Teori uang dalam Islam

9. BMT (Baitul maal wat Tamwil) serta pengelolaannya.

Bab-bab di atas disesuaikan dengan point-point materi bahasan pada kompetensi inti, kompetensi dasar, serta silabus pada kurikulum 2013 yang sebelumnya belum ada materi tentang Ekonomi Islam.

B. Saran

(34)

DAFTAR PUSTAKA

Alam, S. 2013. Ekonomi untuk SMA dan MA kelas X kurikulum 2013. Jakarta: Erlangga

Choir: Prospek Perbankan Syariah ke Depan ( http://zonaekis.com/prospek-perbankan-syariah-ke-depan/, 2010, diakses pada kamis 4 september 2014 pukul 10.00 WIB)

Departemen Riset SEF UGM: Preferensi Mahasiswa Terhadap Bank Syariah

Karim, Adiwarman. 2012. Ekonomi Mikro Islami. Jakarta: Rajagrafindo Persada

Sumadi Suryabrata, Metodologi Penelitian, (Jakarta: CV. Rajawali, 1983), halm. 94

http://dokumenpemudatqn.com/, diakses pada kamis 4 september 2014 pukul 10.00 WIB

http://jurnalekis.blogspot.com/2012/08/preferensi-mahasiswa-terhadap-bank.html, diakses pada kamis 4 september 2014 pukul 10.00 WIB)

http://www.m-edukasi.web.id/2013/06/kompetensi-inti-sma-ma-kurikulum-2013.html

diakses pada 26 Agustus 2014pukul 14:42

http://smkplusqurrotaayungarut.blogspot.com/2013/06/pengertian-kompetensi-inti-dan.html

diakses pada 26 Agustus 2014 pada 11:36

http://mgmpbasasundapwk.wordpress.com/2013/09/10/kurikulum-2013-kompetensi-inti-dan-kompetensi-dasar-mata-pelajaran-bahasa-sunda diakses pada 26 Agustus 2014 pukul 15:15

http://snwulandari.blogspot.com/2012/05/pengertian-silabus-dan-rpp.html diakses pada 27 Agustus 2014 pukul 6:05

http://puspita-novianti.blogspot.com/p/materi-bahan-ajar.html diakses pada 26 agustus 2014 pukul 11:58

http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/03/04/konsep-pengembangan-bahan-ajar-2

diakses pada 27 Agustus 2014 pukul 7:20

(35)

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

A. Identitas Diri

1. Nama Lengkap : Zulfikar Adib Agamawan

2. NIM : 122231166

3. Program Studi/ Jurusan : Perbankan syariah

4. Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Islam

5. Tempat dan Tanggal Lahir : Klaten, 19 juli 1994

6. Alamat : Barepan, Tarubasan, Karanganom, Klaten

7. E-mail : [email protected]

8. Nomor HP : 085728121273

9. Riwayat pendidikan : TK Pertiwi Barepan Cawas

SDN 1 Barepan Cawas

SDN 2 Tarubasan Karanganom SMPN 1 Karanganom

SMAN 1 Karanganom IAIN Surakarta

10. Karya tulis yang pernah dibuat :

-Mewujudkan masyarakat falaah: Fasilitasi Pemerintah, Partisipasi Masyarakat, Kendala dan Solusi.

-Murabahah sebagai primadona produk lembaga keuangan syariah yang humanis untuk merubah

outlook masyarakat.

11. Penghargaan : Juara 1 dalam “Paper Competition Sharia

Economist Training Komisariat Surakarta”

(36)

B. Identitas Diri 2

1. Nama Lengkap : Dewi Setya

2. NIM : 132221003

3. Program Studi/ Jurusan : Akuntansi Syariah

4. Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Islam

5. Tempat dan Tanggal Lahir : Karangayar, 15 November 1994

6. Alamat : Sindon RT2/3, Jatiharjo, Jatipuro, Karanganyar

7. E-mail : [email protected]

8. Nomor HP : 085728134989

9. Riwayat pendidikan : TK Jatiharjo

SDN 02 Jatiharjo SMPN 01 Jatipuro MAN Karanganyar IAIN Surakarta

10. Karya tulis yang pernah dibuat : a. Upaya Mengelola Umat Muslim Entrepreneur yang sesuai Etika Bisnis Islam sebagai Solusi Menghadapi Persaingan Pasar Bebas ASEAN 2015.

i. Langkah Strategis Umat Muslim Hijrah ke Bank Syariah. ii. Implementasi Sisstem Polder dalam Menangani Banjir Rob di

(37)

C. Identitas Diri

1. Nama Lengkap : Anis Parwati

2. NIM : 132231083

3. Program Studi/ Jurusan : Perbankan Syari’ah

4. Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Islam

5. Tempat dan Tanggal Lahir : Sragen, 13 Juni 1995

6. Alamat : Selorejo Wetan Rt. 31, Mojokerto,

Kedawung, Sragen, Jateng

7. E-mail : [email protected]

8. Nomor HP : 085867321703

9. Riwayat pendidikan : - TK Pertiwi II

- SD N Mojokerto 2 - SMP N 2 Kedawung - SMA N Kerjo - IAIN Surakarta

(38)

SILABUS

MATA PELAJARAN EKONOMI (PEMINATAN) Satuan Pendidikan : SMA / MA

Kelas : X (SEPULUH) Kompetensi Inti :

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya dalam bidang ekonomi

KI 2 : Menghayati, mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan perekonomian dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural tentang ilmu ekonomi terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah perekonomian

KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari materi ekonomi yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian

Aloka si Wakt

u

Sumber Belajar

(39)

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian

Aloka si Wakt

u

Sumber Belajar

1.3 Mengamalkan ajaran agama Islam dalam memanfaatkan produk bank baik konvensional

maupun syariah, lembaga keuangan bukan bank baik konvensional

maupun syariah, serta dalam pengelolaan koperasi dan baitulmaal wa tamwil

2.1 Bersikap jujur,

disiplin,tanggung jawab, peduli, kreatif,mandiri, kritis dan analitis dalam mengatasi

permasalahan ekonomi 2.2 Menunjukkan perilaku

jujur, disiplin, tanggung jawab, kerjakeras, sederhana, mandiri, adil, berani, peduli dalam melakukan kegiatan ekonomi

3.1 Mendeskripsikan Konsep Ekonomi Mengamati:

(40)

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian

4.1 Menyajikan konsep ilmu ekonomi

 Pembagian Ilmu ekonomi

 Prinsip ekonomi

Membacapengertian Ilmu ekonomi, pembagian Ilmu ekonomi, dan prinsip ekonomi dari berbagai sumber belajar yang relevan

Menanya :

Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan pengertian Ilmu ekonomi, pembagian Ilmu ekonomi, dan prinsip ekonomi

Mengeksplorasi:

Mengumpulkan data/informasi tentang pengertian Ilmu ekonomi, pembagian Ilmu ekonomi dan prinsip ekonomi dari

berbagai sumber yang relevan

Mengasosiasi :

Menganalisis dan menyimpulkan informasi/data serta membuat hubungan antara pengertian Ilmu ekonomi, pembagian Ilmu ekonomi, dan prinsip ekonomi

Mengomunikasikan:

hasil analisis dan simpulan tentang konsep dasar ilmu ekonomi dalam berbagai bentuk media(lisan dan tulisan)

Menilai kemampuan kognitif tentang konsep ekonomi dalam bentuk objektif dan uraian

Unjuk kerja: Menilai kemampuan diskusi/presentasimenyaj ikan konsep ilmu ekonomi

Penilaian produk: Menilai laporan dan bahan presentasi tentang konsep ilmu ekonomi

Anecdotal Record untuk menilai ranah sikap keagamaan dan sikap sosial siswa selama proses pembelajaran

Kemendikbud

Buku-buku ekonomi penunjang

3.2 Menganalisis masalah ekonomi dan cara mengatasinya

Masalah Ekonomi dan cara mengatasinya

Inti masalah ekonomi/Kelangkaan

Mengamati :

Membaca tentang inti masalah ekonomi/kelangkaan, pilihan, biaya peluang, skala prioritas, pengelolaan keuangan, cara mengatasi masalah pokok ekonomi(apa, bagaimana, untuk

Testertulis:

Menilai kemampuan kognitif tentang masalah ekonomi dan cara

4 x 3

JP paket ekonomi Buku Kemendikbud

(41)

Buku-Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian

4.2 Melaporkan hasil analisis masalah ekonomi dan cara mengatasinya

Pilihan

Biaya peluang

Skala prioritas

Pengelolaan keuangan

Permasalahan pokok ekonomi (apa, bagaimana, untuk siapa)

siapa), dengan menggunakan sistem ekonomiyang berlaku dari berbagai sumber belajar yang relevan

Menanya:

Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan inti masalah ekonomi/Kelangkaan, pilihan, biaya peluang, skala prioritas, pengelolaan keuangan, cara mengatasi masalah pokok ekonomi (apa, bagaimana, untuk siapa) dengan menggunakan sistem ekonomi yang berlaku

Mengeksplorasi:

Mengumpulkan data/informasi tentang inti masalah

ekonomi/Kelangkaan, pilihan, biaya peluang, skala prioritas, pengelolaan keuangan, cara mengatasi masalah pokok ekonomi (apa, bagaimana, untuk siapa) dengan

menggunakan sistem ekonomi yang berlaku dari berbagai

sumberyang relevan.

Mengasosiasi :

Menganalisis informasi dan data-data yang diperoleh dari bacaan maupun dari sumber-sumber terkait dan

menentukan hubungan antara inti masalah

ekonomi/Kelangkaan, pilihan, biaya peluang, skala prioritas, pengelolaan keuangan, cara mengatasi masalah pokok ekonomiuntuk mendapatkan simpulan dan membuat rencana pemecahan masalah ekonomi

Mengomunikasikan:

hasil analisis dan simpulan masalah ekonomi dan cara

mengatasinya dalam bentuk objektif dan uraian.

Unjuk kerja: Menilai kemampuan diskusi/presentasi laporan hasil analisis masalah ekonomi dan cara mengatasinya

Penilaian produk: Menilai hasil pembuatan tugas menyusun skala prioritas kebutuhan dan pengelolaan keuangan

Anecdotal Record untuk menilai ranah sikap keagamaan dan sikap sosial siswa selama proses pembelajaran

(42)

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian

Aloka si Wakt

u

Sumber Belajar

(43)

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar

3.3 Menganalisis peran pelaku kegiatan ekonomi

4.3 Menyajikan peran pelaku kegiatan ekonomi

Pelaku Kegiatan Ekonomi

 Pelaku-pelaku kegiatan ekonomi :Rumah Tangga Konsumsi (konsumen), Rumah Tangga Produksi (produsen), Pemerintah, dan Masyarakat Luar Negeri.

 Teori konsumsi Islami

 Teori produksi Islami

 Peran pelaku kegiatan ekonomi

 Model diagram interaksi antar pelaku ekonomi/ circulair flow diagram

Mengamati:

Pelaku-pelaku kegiatan ekonomi (Rumah Tangga Konsumsi, Rumah Tangga Produksi, Pemerintah, dan Masyarakat Luar Negeri), peran pelaku kegiatan ekonomi, model diagram interaksi pelaku ekonomi/circulair flow diagramdari berbagai sumber belajar yang relevan

Menanya:

Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan pelaku-pelaku kegiatan ekonomi (Rumah Tangga Konsumsi, Rumah Tangga Produksi, Pemerintah, dan Masyarakat Luar Negeri), peran pelaku kegiatan ekonomi, model diagram interaksi pelaku ekonomi/ circulair flow diagram

Mengeksplorasi:

Mengumpulkan data/informasi tentang pelaku-pelaku kegiatan ekonomi, peran pelaku kegiatan ekonomi, model diagram interaksi pelaku ekonomi/circulair flow diagramdari berbagai sumber belajar yang relevan

Mengasosiasi:

Menganalisis informasi dan data-data yang diperoleh dari bacaan maupun dari sumber-sumber terkait serta

Tes tertulis: Menilai kemampuan kognitif tentang peran pelaku kegiatan ekonomi dalam bentuk objektif dan uraian:

Unjuk kerja: Menilai kemampuan diskusi/presentasi menyajikan peran pelaku kegiatan ekonomi

Penilaian produk:

Menilai laporan dan bahan presentasi tentang peran pelaku kegiatan ekonomi dan model diagram interaksi pelaku ekonomi (circulair flow diagram)

Anecdotal Record untuk menilai ranah sikap keagamaan dan sikap sosial siswa selama proses pembelajaran penunjang yang relevan

 Media cetak/ elektronik

 Narasumber

 Bila

 memungkink

an dapat mengakses data dari internet, contoh:

(44)

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar menentukan hubungan antara

pelaku-pelaku kegiatan ekonomi, Peran pelaku-pelaku kegiatan ekonomi, Model diagram interaksi pelaku ekonomi/ circulair flow diagramuntuk mendapatkan simpulan tentang peran pelaku kegiatan ekonomi

Mengomunikasikan

(45)

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar

3.8 Mendeskripsikan konsep pasar dan terbentuknya harga pasar dalam perekonomian

4.4 Melakukan penelitian tentang pasar dan terbentuknya harga pasar dalam perekonomian

Pasar dalam perekonomian

Pengertian pasar

Peran pasar dalam perekonomian

Bentuk-bentuk pasar (output) dan ciri-cirinya

Mekanisme Pasar Islami

Permintaan dan penawaran

Pengertian permintaan dan penawaran

Teori permintaan dan penawaran Islami

Faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran

Kurva permintaan dan penawaran

Pergerakan di sepanjang kurva dan pergeseran kurva (permintaan dan penawaran)

Hukum permintaan dan penawaran serta asumsi-asumsinya

Proses terbentuknya harga keseimbangan

Pengertian elastisitas dan macam-macam

Mengamati:

Membaca peran pasar dalam perekonomian, bentuk-bentuk pasar (output) dan ciri-cirinya, pengertian permintaan dan penawaran, faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran,kurva permintaan dan penawaran, pergerakan di sepanjang kurva dan pergeseran kurva (permintaan dan penawaran), hukum permintaan dan penawaran serta asumsi-asumsinya,

proses terbentuknya harga

keseimbangan, pengertian elastisitas dan macam-macam elastisitas, faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan dan penawarandari berbagai sumber belajar.

Menanya:

Mengajukan pertanyaan : peran pasar dalam perekonomian, bentuk-bentuk pasar (output) dan ciri-cirinya, pengertian permintaan dan penawaran, faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran,kurva permintaan dan penawaran, pergerakan di sepanjang kurva dan pergeseran kurva (permintaan dan penawaran), hukum permintaan dan penawaran serta asumsi-asumsinya,

proses terbentuknya harga

keseimbangan, pengertian elastisitas dan macam-macam elastisitas, faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan

Tes tertulis: Menilai kemampuan kognitif tentang pasar dalam kegiatan perekonomian dalam bentuk objektif dan uraian:

Penilaian projek : Menilai tugas melakukan penelitian sederhana tentang peran pasar dalam perekonomian

Penilaian produk: Menilai laporan hasil penelitian sederhana tentang peran pasar dalam perekonomian

Anecdotal Record untuk menilai ranah sikap keagamaan dan sikap sosial siswa selama proses pembelajaran

(46)

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar elastisitas

Faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan dan penawaran

dan penawaran.

Mengeksplorasi:

Mengumpulkan data/informasi

tentangperan pasar dalam perekonomian,

bentuk-bentuk pasar (output) dan ciri-cirinya,pengertian permintaan dan penawaran, faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran,kurva permintaan dan penawaran, pergerakan di sepanjang kurva dan pergeseran kurva (permintaan dan penawaran), hukum permintaan dan penawaran serta asumsi-asumsinya,

proses terbentuknya harga

keseimbangan, pengertian elastisitas dan macam-macam elastisitas, faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan dan penawarandari beberapa sumber yang relevan

Mengasosiasi :

Menganalisis dan menyimpulkan informasi/dataserta membuat hubungan tentang peran pasar dalam

(47)

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar proses terbentuknya harga

keseimbangan, pengertian elastisitas dan macam-macam elastisitas, faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan dan penawaran.

Mengomunikasikan

(48)

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar

3.9 Mendeskripsikan bank baik konvensional maupun syariah, lembaga keuangan bukan bank baik konvensional maupun syariah, bank sentral, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Dewan Pengawas Syariah (DPS)

4.5. Menyajikan peran dan produk bank baik

konvensional maupun syariah, lembaga keuangan bukan bank baik

konvensional maupun syariah, bank sentral, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Dewan Pengawas Syariah (DPS)

Bank

Pengertian bank

Fungsi bank

Jenis, prinsip kegiatan usaha,dan produk bank

Bank Syari’ah

Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB)

Pengertian lembaga keuangan bukan bank

Fungsi lembaga keuangan bukan bank

Jenis, prinsip kegiatan usaha, dan produk lembaga keuangan bukan bank

Bank sentral

Pengertian bank sentral

Fungsi, tugas dan wewenang Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia

Stabilitas sistem keuangan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Pengertian OJK

Fungsi, tugas, dan

Mengamati: pengertian bank dan lembaga keuangan bukan bank, fungsi bank dan lembaga keuangan bukan bankjenis, prinsip kegiatan usaha, dan produk bankdan lembaga keuangan bukan bank, pengertian bank sentral,

fungsi, tugas dan wewenang Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia, stabilitas sistem keuangan,

pengertian OJK, fungsi, tugas, dan wewenang OJK dengan menggunakan berbagai sumber belajar yang relevan

Menanya:

bertanya dan berdiskusi untuk mendapatkan klarifikasi tentang

pengertian bank dan lembaga keuangan bukan bank, fungsi bank dan lembaga keuangan bukan bank, jenis, prinsip kegiatan usaha, dan produk bankdan lembaga keuangan bukan bank,

pengertian bank sentral, fungsi, tugas dan wewenang Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia, stabilitas sistem keuangan, pengertian OJK, fungsi, tugas, dan wewenang OJK

Mengeksplorasi:

mengumpulkan data/informasi pengertian bank dan lembaga keuangan bukan bank,

fungsi bank dan lembaga keuangan bukan bankjenis, prinsip kegiatan usaha, dan produk bankdan lembaga keuangan

Tes tertulis : Menilai kemampuan kognitif tentang bank dan lembaga keuangan bukan bank dalam bentuk objektif dan uraian

Unjuk kerja : Menilai kemampuan mendemontrasikan fungsi dan produk bank dan lembaga keuangan bukan bank, OJK dan bank sentral

Penilaian produk: Menilai laporan dan bahan presentasi tentang peran dan produk bank dan lembaga keuangan bukan bank

6 x 3 JP  Buku

paket ekonomi Kemendikbud

Buku-buku ekonomi penunjang bila memung kinkan)

Undang-undang No. 23 Tahun 1999 junto UU No. 3 Tahun 2004 junto No. 6 Tahun 2009 tentang BI

Gambar

Tabel 1.Kompetensi inti
Tabel 2.
Tabel 3. Kompetensi inti dan kompetensi dasar 1
Tabel 4.
+7

Referensi

Dokumen terkait

Identifikasi Keragaman Gen Leptin pada sapi Bali dan kambing Kacang (Polymorphism of Leptin Gene in Bali Cattle and Kacang Goat).. Fakultas Peternakan,

Dijaman yang serba modern ini, kini banyak aktivitas manusia yang berhubungan dengan sistem informasi. Tidak hanya di Negara-negara maju, di Indonesia pun sistem informasi

(Sinar Baru Algensindo, Bandung.. Masih minimnya aksesbilitas akan pelatihan ketrampilan sepatu lukis dan jenis ketrampilan lainnya dalam kegiatan untuk meningkatkan

Sedangkan pada hari ke 7 tempe terlihat ada kontaminasi dari jamur yang tidak diinginkan sehingga tempe terlihat berwarna kehitaman dan berbau amoniak atau berbau

diantaranya adalah dapat bekerja sebagai toksikan pada tanaman inang, efektif menyerang pertumbuhan dan perkembangan patogen namun tidak mempengaruhi pertumbuhan dan

Sutedi (2009: 219) perkembangan ekonomi global dan kemajuan teknologi yang demikian cepat membawa dampak timbulnya persaingan usaha yang begitu ketat dan terjadi di semua

Sistem yang kaya air, HETP structured packing cenderung lebih tinggi daripada untuk sistem packing cenderung lebih tinggi daripada untuk sistem nonaqueous.. Dengan sistem organik

Dalam penelitian ini peneliti memberikan solusi untuk mengatasi masalah-masalah diatas dengan cara menggunakan metode pembelajaran yang biasanya dengan lembar kerja anak