• Tidak ada hasil yang ditemukan

S SDT 1005615 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S SDT 1005615 Chapter5"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

99

Rizki Yulia Rahayu , 2014

MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI KELAS X DI SMA NEGERI 2 CIMAHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB V

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

A. KESIMPULAN

Berdasarkan uraian dan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa

model pembelajaran project based learning dalam pembelajaran seni tari kelas X

di SMA Negeri 2 Cimahi, mampu membangkitkan semangat belajar siswa dalam

pembelajaran seni tari.Hal ini dibuktikan ketika siswa mampu melewati tahapan

pembelajaran model project based learning seperti penentuan pertanyaan

mendasar, mendesain rencana proyek, membuat jadwal, memonitor dan

kemajuan proyek, menguji hasil serta evaluasi pengalaman. Bagi siswa kelas X

IPA 5 pembelajaran seni tari menggunakan model project based learning dapat

meningkatkan kreativitas yang dimiliki siswa karena dengan bahan ajar

pergelaran tari siswa dituntut membuat sebuah proyek yaitu pergelaran tari

dengan topik boneka barbie yang berjudul barbie in the 11 dancing princess,

siswa diberikan kebebasan untuk menentukan tema yang akan dipilih

dalampergelaran tari, selain itu siswa juga diberikan kebebasan untuk

mengeksplorasi gerak sesuai dengan alur cerita yang telah dibuat. Dalam

membuat pergelaran tari harus pandai dalam menentukan alur cerita dan memilih

gerak agar penonton dapat memahami alur cerita yang dibuat. Pembelajaraan seni

tari dengan bahan ajar tari bercerita pada siswa kelas X IPA 5 dilaksanakan

sebanya tiga kali pertemuan dengan beberapa tahapan pembelajaran.

Pembelajaran seni tari dengan bahan ajar pergelaran tari ini diberikan secara

kelompok yang mana setiap kelompok harus mempunyai alur cerita yang

berkesinambungan dari kelompok satu ke kelompok lainnya. Hal ini dapat

membuat siswa lebih kompak, mampu berdiskusi dan bekerja sama.

Dalam pembelajaran seni tari dengan model pembelajaran project based

learning penilaian dibagi tiga aspek yaitu pengolaan, relevansi, dan keaslian.

Penilaianpengelolaan dinilai dari bagaimana cara siswa menentukan tema,

(2)

100

Rizki Yulia Rahayu , 2014

MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI KELAS X DI SMA NEGERI 2 CIMAHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

laporan kelompok. Penilaian relevansi dinilai dari kemampuan siswa

dalammemahami materi pembelajaran, menyelaraskan dengan musik pengiring,

tepat irama dengan ketukan, membuat pola lantai sesuai dengan gerakandan

mengeksplorasi gerak sesuai dengan alur cerita. Penilaian keaslian dinilai dari

keaslian pembuatan karya daan laporan individu yang dibuat oleh siswa.Adapun

nilai keseluruhan siswa dari ketiga aspek tersebut, yang mendapat nilai A

sebanyak 14 orang atau 70% sedangkan yang mendapat nilai B sebanyak 6 orang

atau 30%.

Dengan demikian penelitian ini memberikan hasil yaitu bahan ajar

pergelaran tari yang dilakukan siswa kelas X dengan model pembelajaran project

based learning menjadikan siswa mampu dalam membuat sebuah proyek yaitu

karya tari dengan melalui beberapa tahapan model project based learning.

B. REKOMENDASI

Berdasarkan hasil kesimpulan di atas dalam pembelajaran pergelaran tari

peneliti dapat memberikan rekomendasi sebagai berikut :

1. Bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Seni Tari diharapkan karya ilmiah ini

dapat menjadi salah satu bagian kecil dari pengetahuan mengenai

pembelajaran yang diberikan untuk siswa SMA kelas X. Selain itu,

diharapkan mahasiswa seni tari dapat terinspirasi untuk melakukan penelitian

selanjutnya yang lebih mendalam tentang pembelajaran tari menggunakan

model pembelajaran project based learning.

2. Bagi Jurusan Pendidikan Seni Tari UPI, karya tulis ilmiah ini diharapkan

dapat mengembangkan dan dijadikan sumber penelitian pada tingkat Jurusan

Pendidikan Seni Tari.

3. Bagi guru seni tari, diharapkan dapat menyesuaikan pembelajaran seni tari

dengan silabus, meningkatkan kerjasama, kekompakan serta tanggungjawab

terhadap siswa.

4. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan menerapkan model pembelajaran

(3)

101

Rizki Yulia Rahayu , 2014

MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI KELAS X DI SMA NEGERI 2 CIMAHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

sekolah lain, agar diketahui bagaimana proses pembelajaran ini dilakukan

Referensi

Dokumen terkait

Dan menjadikan penelitian ini sebagai studi pendahuluan untuk memahami penerapan model project based learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada

Peningkatan kemampuan membuat model matematika siswa pada kelas yang memperoleh pembelajaran dengan model Problem Based Learning lebih baik daripada siswa pada kelas

Penerapan model project based learning untuk meningkatkan self-regulated learning siswa dalam pembelajaran matematika1. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |

Hal ini terbukti bahwa model pembelajaran project based learning mampu meningkatkan aspek afektif, kognitif, dan psikomotor siswa dengan hasil > 75% siswa didalam tes

dahulu sudah berbeda bentuk dengan busana tari Cokek yang digunakan

Penerapan Tari Kawit Untuk Meningkatkan Kemampuan Teknik Gerak Pada Siswa Tingkat Menengah Di Padepokan Surya Medal Putera Wirahma. Universitas Pendidikan Indonesia

PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS PENDEKATAN SCIENTIFICUNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN SENI TARI PADA KURIKULUM 2013 DI KELAS VII SMP N 15 BANDUNG.. Universitas

project based learning untuk meningkatkan motivasi belajar siswa telah dilaksankan dan masuk dalm kategori “Baik.” Hal ini dibuktikan dengan hasil presentasi yang dari