• Tidak ada hasil yang ditemukan

S BIO 1006883 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S BIO 1006883 Chapter5"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Rabbani, Nur Rahim 2014

KINETIKA PERTUMBUHAN DAN ISOLASI GENOMIK KONSORSIUM BAKTERI HYDROTHERMAL VENT KAWIO MENGGUNAKAN MEDIUM MODIFIKASI LB Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian tentang kinetika pertumbuhan dan isolasi genomik konsorsium bakteri asal perairan hydrothermal vent Kawio pada medium modifikasi Luria Bertani, dapat disimpulkan bahwa:

1. Kurva pertumbuhan menunjukkan empat fase yang terdiri dari fase lag, fase

logaritma atau eksponensial, fase stasioner dan fase kematian. Fase logaritmik terjadi dari waktu pertumbuhan jam ke-2 hingga jam ke-12. Nilai OD maksimum mencapai 0,576 dengan berat basah dan berat kering sel berturut-turut sebesar 57 g/l dan 6 g/l.

2. Laju pertumbuhan spesifik dari konsorsium bakteri termofilik hydrothermal vent Kawio adalah 0,2 jam-1.

3. Secara kuantitatif pada hasil spektrofotometri yang telah dilakukan, rasio konsorsium bakteri termofilik hydrothermal vent Kawio yang didapat yaitu 1,294 dengan konsentrasi 52,5 ng/µl. Sedangkan secara kualitatif DNA genom diketahui memiliki ukuran lebih dari 10000 bp.

B. Saran

Berdasarka npenelitian yang telah dilakukan, saran untuk penelitian selanjutnya yaitu perlu dilakukan PCR untuk mengidentifikasi enzim-enzim termostabil yang potensinya dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang. Selain itu disarankan jugapenelitian lebih lanjut mengenai karakteristik spesifik dari konsorsium bakteri asal perairan hydrothermal vent Kawio selain ditinjau dari segi kinetika pertumbuhannya. Untuk mendapatkan nilai kemurnian yang tinggi,

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, dapat dirumuskan masalah dari penelitian ini, yaitu: “ Bagaimana kinetika pertumbuhan dan hasil isolasi

Pada penelitian ini digunakan medium Luria Bertani Broth (LB) yang sudah terdapat isolat bakteri Chromobacterium violaceum CV026 kemudian diberi ekstrak kasar supernatan

Beberapa bahan yang digunakan diantaranya adalah bahan-bahan untuk pembuatan medium Luria Bertani dan King’s B, yaitu tripton, yeast extract , NaCl, agar bakteriologi,

Isolasi DNA Genom Bakteri Termofilik Sumber Air Panas Ciengang, Kawah Darajat dan Hydrothermal Vent Kawio.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

AKTIVITAS ANTIFUNGI ISOLAT BAKTERI ENDOFIT AKAR TANAMAN OBAT TERHADAP CANDIDA ALBICANS DAN TRICHOPHYTON MENTAGROPHYTES.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

Selanjutnya untuk mengamati laju pertumbuhan konsorsium bakteri dari perairan hydrothermal vent Kawio dilakukan dengan mengambil 10% (v/v) hasil enrichment ke