• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengertian Dan Fungsi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengertian Dan Fungsi"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

A.

A. PePengengertirtian dan dan Fan Fungungsisi 1

1.. PPeennggeerrttiiaann

Enzim merupakan katalis dalam sistem biologi. Enzim adalah protein yang dihasilkan oleh Enzim merupakan katalis dalam sistem biologi. Enzim adalah protein yang dihasilkan oleh organisme dan berfungsi sebagai katalisator hayati yang sangat efisien( Nugraha,Setya,dkk : 138. organisme dan berfungsi sebagai katalisator hayati yang sangat efisien( Nugraha,Setya,dkk : 138.

Enzim biasanya terdapat dalam sel dengan konsentrasi yang sangat rendah, dimana mereka Enzim biasanya terdapat dalam sel dengan konsentrasi yang sangat rendah, dimana mereka dapat meningkatkan la!u reaksi tanpa mengubah posisi kesetimbangan, artinya baik la!u reaksi ma!u dapat meningkatkan la!u reaksi tanpa mengubah posisi kesetimbangan, artinya baik la!u reaksi ma!u maupun la!u reaksi kebalikannya ditingkatkan

maupun la!u reaksi kebalikannya ditingkatkan dengan kelipatan yang sama ("hilip dengan kelipatan yang sama ("hilip #u$hel, %&&': )#u$hel, %&&': ) Enzim

Enzim adalah suatu adalah suatu senya*a orgsenya*a organik banik berupa erupa protein yprotein yang berfungang berfungsi sebagai si sebagai biokatalisator.biokatalisator. Enzim adalah biokatalisator organik yang dihasilkan organisme hidup di dalam protoplasma, yang Enzim adalah biokatalisator organik yang dihasilkan organisme hidup di dalam protoplasma, yang terdiri atas protein atau suatu senya*a yang berikatan dengan protein.

terdiri atas protein atau suatu senya*a yang berikatan dengan protein. %

%.. ++uunnggssii

Enzim mempunyai dua fungsi pokok sebagai berikut. Enzim mempunyai dua fungsi pokok sebagai berikut. a.

a. ememper$per$epaepat atau mt atau mempemperlaerlambambat reakt reaksi kimsi kimia.ia.

Enzim pada hakikatnya merupakan katalis efektif, yang bertanggung !a*ab bagi ter!adinya reaksi Enzim pada hakikatnya merupakan katalis efektif, yang bertanggung !a*ab bagi ter!adinya reaksi kimia terkoordinasi yang terlibat dalam proses biologi dari sistem kehidupan. +ungsi utama suatu kimia terkoordinasi yang terlibat dalam proses biologi dari sistem kehidupan. +ungsi utama suatu enzim ialah sebagai katalis untuk proses biokimia yang ter!adi dalam sel maupun di luar sel

enzim ialah sebagai katalis untuk proses biokimia yang ter!adi dalam sel maupun di luar sel ( urray,-#, %&&3 : 1&&.

( urray,-#, %&&3 : 1&&.  b.

 b. engatur se!umlah reaksi yang berbedabeda dalam *aktu yang sama.engatur se!umlah reaksi yang berbedabeda dalam *aktu yang sama.

B.

B. PersPersamaaamaan dan Perbedn dan Perbedaan Biokaaan Biokatalistalisator daator dan Katalisn Katalisatorator 1

1.. ""eerrssaammaaaann #at

#atalis alis adaadalah lah zat zat yanyang g menymenyebaebabkabkan n reareaksi ksi kimkimia*i ia*i dapdapat at berberlanglangsunsung, g, dan dan daldalam am selsel mun

mungkigkin n berberlanlangsugsung ng raturatusan san reakreaksi si yanyang g masimasingngmasmasing ing memmemerluerlukan kan enzenzim im tertertenttentu. u. EnzEnzimim mengkatalisis suatu sintesis yaitu pembentukan senya*a kompleks dari molekul sederhana, atau mengkatalisis suatu sintesis yaitu pembentukan senya*a kompleks dari molekul sederhana, atau mengkatalisis degradasi yaitu molekul kompleks dirombak men!adi unit yang sederhana dengan $ara mengkatalisis degradasi yaitu molekul kompleks dirombak men!adi unit yang sederhana dengan $ara hidrolisis (

hidrolisis ( $/ahill, 0.$/ahill, 0., 1))) : 2%., 1))) : 2%. %

%.. ""eerrbbeeddaaaann a.

a. #ata#atalisalisator bersitor bersifat umumfat umum, , hanyhanya a berberfunfungsi untugsi untuk k memmemper$per$epaepat t reakreaksi si yanyang g dapdapat digunat digunakaakann  berulang

 berulang   ulang ulang ( ( satu satu katalisator katalisator mampu mampu mereaksikan mereaksikan % % atau atau 3 3 bahkan bahkan lebih lebih reaksi. reaksi. EnzimEnzim  bersifat

 bersifat lebih lebih spesifik spesifik hanya hanya digunakan digunakan untuk untuk satu satu reaksi reaksi sa!a sa!a ( ( satu satu enzim enzim hanya hanya untuk untuk satusatu reaksi

reaksi  b.

 b. Enzim Enzim lebih lebih efisien efisien dibandingkan dibandingkan dengan dengan katalisator katalisator reaksi reaksi kimia kimia biasa, biasa, karena karena molekul molekul enzimenzim leb

lebih ih spspesiesififik, k, daydaya a kakataltalisisatoator r leblebih ih efiefisisien en dadan n dadapat pat beberfurfungngsi si papada da kokondndisi isi susuhu hu dadann konsentrasi ion higrogen(ph normal.

konsentrasi ion higrogen(ph normal. $.

$. EnEnzim zim adadalaalah h kakatatalis lis bibiolologogis, is, dadan n memerekreka a didikekenanal l sansangagat t efiefisisienen. . eerekreka a memenynyebebababkakann  peningkatan tingkat, beberapa kali lipat lebih besar dibandingkan d

 peningkatan tingkat, beberapa kali lipat lebih besar dibandingkan dengan katalis kimia terbaik.engan katalis kimia terbaik. d.

d. #atalis da#atalis dapat beruppat berupa organa organik atau anoik atau anorganrganik, dan enik, dan enzim adalazim adalah katalis orh katalis organikganik.. e.

e. Enzim aEnzim adalah sdalah spesifipesifik untuk untuk subk substrat. strat. 0a0api katpi katalis lain alis lain tidak tidak begitbegitu.u. f.

f. anyanya sebagia sebagian ke$il dari enzan ke$il dari enzim, yanim, yang dikeng dikenal sebagal sebagai situs aktiai situs aktif berparf berpartistisipaipasi dalam prosi dalam prosesses katalitik, yang membedakan mereka dari katalis lain.

katalitik, yang membedakan mereka dari katalis lain. C.

C. KlasKlasifikaifikasi dan si dan TTaatanatanama Enzma Enzimim 1.

1. 00aatatananama ma EnEnzizimm

Sistem penamaan enzim menurut

(2)

1. -eaksi dan enzim yang mengkatalisis membentuk ' kelas, masingmasing mempunyai  13 subkelas

%. Nama enzim terdiri atas % bagian, pertama menun!ukkan substrat dan kedua ditambah dengan –ase yang menun!ukkan tipe reaksi yang dikatalisis. /ontoh: heksosa isomerase (subsrat: heksosa dengan reaksi isomerase.

3. 4ika diperlukan, ditambah dengan informasi tambahan tentang reaksi dalam tanda kurung di bagian akhir nama. /ontoh: 1.1.1.37 L-malat:NAD+ oksidoreduktase (dekarboksilasi). . Setiap enzim mempunyai nomor kode (E/ yang terdiri atas:

 5igit pertama : kelas tipe reaksi  5igit kedua : subkelas tipe reaksi  5igit ketiga : subsubkelas tipe reaksi  5igit keempat : untuk enzim spesifik  /ontoh: %.6.1.1 diuraikan men!adi:

 #elas % : transferase  Subkelas 6 : transfer fosfat

 Subsubkelas 1 : alkohol merupakan akseptor fosfat

 Enzim spesifik 1 : heksokinase atau 0":5heksosa 'fosfotransferase

Suatu enzim yang mengkatalisis pemindahan fosfat dari 0" ke gugus hidroksil atom / ke enam molekul glukosa.

%. #lasifikasi

7erdasarkan N/977, enzim diklasifikasikan men!adi enam kelas, yaitu

No.

Kelompok/Kelas

Sifat Biokimia

1.

Oksidoreduktase

Mengkatalisis reaksi reduksi-oksidasi terhadap

berbagai gugus

2.

Transferase

Mengkatalisis berbagai reaksi transfer gugus

fungsional dari molekul donor ke molekul

akseptornya. Salah satu subkelompok enzim

transferase adalah enzim-enzim kinase yang

mengendalikan metabolisme dengan jalan

mentransfer gugus fosfat dari AT ke molekul

lain.

!.

"idrolase

Mengkatalisis reaksi penambahan molekul air

pada suatu ikatan# yang kemudian dilanjutkan

dengan reaksi penguraian $hidrolisis%

&.

'iase

Mengkatalisis reaksi penambahan molekul air#

ammonia atau karbon dioksida pada suatu ikatan

(3)

No.

Kelompok/Kelas

Sifat Biokimia

rangkap# atau melepaskan air# ammonia# atau

karbon dioksida dan membentuk ikatan rangkap.

(.

)somerase

Mengkatalisis berbagai reaksi isomerisasi# antara

lain isomerisasi ' menjadi *# reaksi mutasi

$perpindahan posisi suatu gugus%# dan lain-lain.

+.

'igase

Mengkatalisis reaksi dimana dua gugus kimia

disatukan atau diikatkan $ligasi% dengan

menggunakan energi yang berasal dari AT.

a. Kelas Oksidoreduktase (EC 1)

Se$ara umum kelas oksidoreduktase merupakan kelas yang men$akup semua enzim yang mampu mengkatalisis reaksi oksidasi dan reduksi. "ada reaksi yang dikatalisis kelas enzim ini, salah satu substrat mengalami oksidasi, sedangkan substrat yang lain mengalami reduksi. 5alam hal ini ter!adi reaksi transfer elektron dari satu molekul yang disebut reduktan (donor elektron ke satu molekul lain yang disebut sebagai oksidan (akseptor elektron.

   ; 7 <  ; 7  

7erdasarkan reaksi di atas,  bertindak sebagai reduktan dan 7 bertindak sebagai oksidan. #elas oksidoreduktase terbagi men!adi beberapa subkelas, mulai dari E/. 1.1 hingga E/. 1.%1 dan E/. 1.)6. /ontoh enzim kelas oksidoreduktase yang dipresentasikan adalah

Alkool deidrogenase (EC 1.1.1.1)

Enzim in termasuk dalam subkelas enzim yang bertindak pada gugus /= donor. Subkelas ini terdiri dari dehidrogenase yang beker!a mengkatalisis reaksi pada alkohol primer, sekunder, dan hemiasetal. 7erdasarkan sub subkelasnya, enzim ini membutuhkan akseptor berupa N5; dan atau N5";. /ontoh reaksinya sebagai berikut:

/3/%= ; N5; < /3/= ; N5 ; ;

7erdasarkan rekasi tersebut, alkohol dehidrogenase mengkatalisis reaksi pengubahan alkohol men!adi aldehid atau keton yang bersifat re>ersibel. Enzim ini diaplikasikan di antaranya dalam industri pembuatan alkohol dan farmasetika (sintesis senya*a obat.

 Laccase(EC 1.1!.".#)

Enzim ini tergolong subkelas enzim yang bertindak pada difenol dan molekul se!enisnya sebagai donor. Sub subkelasnya membutuhkan oksigen sebagai akseptor. 7erikut ini adalah $ontoh reaksi yang dikatalisis oleh laccase:

(4)

Enzim ini se$ara luas diaplikasikan di berbagai industri, antara lain industri kertas, tekstil, makanan, kesehatan,biosensor dan diagnosis, bioremediasi, dan biodegradasi.

Katalase (EC 1.11.1.$)

Enzim ini termasuk dalam subkelas enzim yang membutuhkan peroksidase sebagai akseptor. Subkelas enzimnya hanya memiliki satu subsubkelas, yaitu dapat bertindak pada peroksidase sebagai akseptor. -eaksi yang dikatalisis katalase sebagai berikut:

plikasi enzim ini meliputi industri makanan, tekstil, dan medis.

#etiga enzim tersebut dapat bersumber dari organisme prokariotik seperti bakteri, organisme eukariotik seperti ragi dan !amur, he*an ($ontoh: serangga, tumbuhan, dan manusia (hati.

b. Kelas Transferase

Enzimenzim yang masuk dalam kelas ini merupakan enzimenzim yang dapat mengkatalisis reaksi transfer gugus fungsi dari suatu molekul ke molekul yang lain. /ontoh enzim yang termasuk dalam kelas ini adalah

%lutation&'&Transferase (EC #..1.1)

Enzim ini terklasifikasi dalam subkelas enzim yang mentransfer gugus alkil dan aril (selain metil. Enzim ini mengkatalisis reaksi kon!ugasi antara e!obiotic atau berbagai senya*a toksik  elektrofilik endogen dan eksogen, termasuk beberapa karsinogen dan antineoplastik dengan ?S. -eaksi umumnya sebagai berikut:

-@ ; glutathione < @ ; -Sglutathione 5imana :

- < alifatik, aromatik, heterosiklik @ < sulft, nitril, halida

Sumber enzim ini berasal dari organisme prokariotik dan eukariotik. 5i dalam sel terdapat pada organel sitosol, mitokondria, dan mikrosom. Se$ara umum struktur enzim ini adalah dimer. "eran enzim ini antara lain dalam detoksifikasi dan metabolisme senya*a Aenobiotik dan endobiotik, mengurangi efekti>itas agen antikanker B antiparasit yang digunakan untuk   pengobatan kanker dan penyakit parasit. 5alam modifikasinya di bidang medis, ikatan yang

stabil antara c"#$  dan $%&#'-' dan dapat digunakan sebagai perspektif baru untuk   pengembangan inhibitor$%&  ire>ersibel sebagai agen antikanker.

As*artat Amino Transferase (EC #.$.1.1)

Enzim ini termasuk dalam subkelas enzim yang mentransfer nitrogen dan tergolong sub subkelas transaminase (aminotransferase. Sumbernya berasal dari organisme prokariotik  maupun eukariotik, termasuk he*an, tumbuhan, dan manusia. Enzim ini berperan dalam proses gliseroneogenesis hati, yaitu mampu mengkatalisis interkon>ersi dari aspartat dan Cketoglutarat men!adi oksaloasetat dan glutamat. -eaksinya sebagai berikut:

5i dalam bidang medis, enzim ini dimanfaatkan sebagai penanda adanya kerusakan sel hati akibat paparan pelarut organik karsinogen (//l, //l3, bahan kimi pada dr" clea! dll dan sebagai alat in>estigasi pada preklinis obat baru dengan pengukuran kadar S0 dalam serum. +,A Polimerase (EC #.-.-.-)

7erdasarkan penamaannya, enzim ini termasuk dalam sub kelas enzim yang beker!a pada gugus fosfat dan termasuk subsubkelas nu$leotidiltransferase. 5N "olimerase berperan dalam replikasi (peman!angan rantai nukleotida dan reparasi (mengenali bagian yang keliru untuk 

(5)

kemudian dipotong dan diperbaiki 5N. Enzim ini mampu mengkatalisasi reaksi polimerisasi deoksiribonukleotida men!adi rantai 5N. Se$ara umum reaksinya sebagai berikut:

dN0" ; 5N! < diphosphate ; 5N!;1

7agian terpenting dalam strukturnya yaitu tumb, palm, dan finger. 7erdasarkan strukturnya terdapat beberapa !enis 5N "ol, yaitu 5N "olimerase , , , dan -0 ( e*erse &ra!scritase. Enzim ini dapat bersumber dari organisme prokariotik seperti bakteri ,. coli dan &ermus auaticus maupun organisme eukariotik seperti ar$haea. Enzim ini dimanfaatkan dalam  proses elongasi pada teknik "/-.

. Kelas /idrolase

idrolase merupakan kelas enzim yang dapat mengkatalisis reaksi hidrolisis suatu ikatan kimia. #elas ini terbagi men!adi 13 subkelas, di mana masingmasing subkelas beker!a pada ikatan kimia yang berbedabeda. 9ntuk subkelas % (glikosilase, enzimenzim anggotanya beker!a pada ikatan glikosidik. 7erikut ini adalah $ontoh enzim yang termasuk subkelas glikosilase:

0&Amilase (EC ".#.1.1)

Enzim ini merupakan endoenzim yang dapat mengkatalisis reaksi hidrolisis ikatan C1, gliosidik pada pati dan glikogen dengan produk akhir berupa dekstrin dan oligosakarida. 0ermasuk dalam subsubkelas enzim yang mampu menghidrolisis senya*a = dan Sglikosil. Pululanase (EC ".#.1.1)

Enzim ini berfungsi menghidrolisis ikatan glikosida pada senya*a pullulan, pati dan amilopektin.

#edua enzim tersebut dapat bersumber dari mikroba, tumbuhan, dan he*an. #edua enzim tersebut diaplikasikan dalam industri kertas dan pulp, industri deter!en, industri pemrosesan pati, dan industri bioetanol.

d. Kelas 2iase

Diase merupakan kelas enzim yang dapat mengkatalisis reaksi pemutusan ikatan kimia dari suatu molekul. #elas ini memiliki beberapa subkelas dari 1' dan subkelas )), masingmasing subkelas memutus ikatan yang berbedabeda. Sebagai $ontoh subkelas % memutus ikatan karbonoksigen, sedangkan subkelas 3 memutus ikatan karbonnitrogen. "enggolongan sub subkelasnya bergantung pada molekul yang terleliminasi.

Pektin 2iase (EC .#.#.1!)

"ektin liase termasuk dalam subsubkelas enzim yang beker!a pada polisakarida, merupakan salah satu enzim golongan pektinase yang mampu mendegradasi molekul pektin yang banyak  ditemukan pada sel tanaman. "ektin liase dapat memotong pektin se$ara langsung dengan mekanisme eliminasi yang menghasilkan ,2 oligogalakturonida tidak !enuh.

"ektin liase banyak dimanfaatkan dalam industri pembuatan !us buah dan industri pembuatan *ine.

3etilas*artat Amonia 2iase (EC .".1.#)

Enzim ini dapat mengkatalisis reaksi methylaspartate men!adi mesa$onate dan amonia se$ara re>ersibel.

(6)

Enzim ini berperan penting dalam sintesis senya*a asimetri asam aspartat tersubstitusi yang

men!adi buildi!/ block  enzim sintetis, peptida, dan senya*asenya*a kimia maupun

farmasetikal.

#edua enzim tersebut dapat berasal dari bakteri, !amur, dan ragi.

e. Kelas 4somerase

Se$ara umum, kelas enzim ini mengkatalisis reaksi pembentukan isomer dari suatu molekul. somerase terbagi men!adi enam subkelas dengan peran terhadap reaksi yang berbedabeda. /ontohnya subkelas 3 mampu mengkatalisis reaksi oksidoreduktase intramolekul. 7erikut ini adalah dua $ontoh enzim yang termasuk subkelas 3:

56losa 4somerase (EC .".1.)

Enzim ini tergolong dalam subsubkelas interkon>ersi aldosa dan ketosa. @ylosa isomerase  berperan dalam katalisis reaksi re>ersibel dalam isomerisasi 5Aylosa men!adi 5Aylulosa

maupun 5glukosa men!adi 5fruktosa (beberapa enzim. 7erkikut ini adalah $ontoh reaksinya:

7anyak dimanfaatkan dalam industri pembuatan bioetanol maupun produksi 0i/-1ructose 2or!

%"ru (+/S. Struktur enzim ini trimer, tetramer, dimer, atau subunit yang identik (terikat se$ara nonko>alen bergantung sumber enzim. @ylosa isomerase dapat bersumber dari organisme prokariotik (paling banyak maupun eukariotik. #euntungan menggunakan enzim ini adalah stabil dalam suhu tinggi, tidak membutuhkan kofaktor yang mahal, seperti N5;  atau

0", dan meskipun afinitas enzim untuk glukosa 1'&A lebih ke$il dibandingkan Aylosa, tetapi enzim ini masih sangat menguntungkan se$ara komersial dibandingkan dengan isomerisasi se$ara kimia.

Protein +isulfida 4somerase (EC ."..1)

Enzim ini termasuk dalam subsubkelas pengubahan ikatan disulfida, memiliki peran dalam mengkatalisis reaksi oksidasi, reduksi, dan pembentukan ikatan disulfida antara residu sistein  pada protein folding. 7erdasarkan struktunya terdapat empat domain, yaitu 5omain a dan aF sebagai domain katalitik dengan motif /ys@@/ys. 5omain b dan bF sebagai domain non katalitik, bertindak sebagai penstabil domain a dan bertanggung !a*ab dalam pengikatan substrat. ekanisme reaksi yang dikatalisis enzim ini adalah

Enzim ini terdapat di retikulum endoplasma dan mitokondria pada organisme eukariotik, he*an,

dan manusia. en$egah ter!adinya agregasi protein karena berperan sebagai molekul $haperon

(7)

reaktif dapat menginhibisi akti>itas dan potensi stress retikulum endoplasma dan apoptosis oleh oAD5Ds. Se$ara spesifik enzim ini dimanfaatkan dalam bidang medis dan kedokteran.

f. Kelas 2igase

Enzimenzim yang termasuk dalam kelas ini memiliki kemampuan mengkatalisis reaksi  penggabungan dua molekul melalui pembentukan ikatan kimia baru, biasanya disertasi dengan

hidrolisis molekul ke$il tertentu. Se$ara umum reaksi yang dikatalisis sebagai berikut: b ; / < / ; b

atau

b ; $5 < 5 ; b ; $

#elas enzim ini men$akup enam subkelas, tiga di antaranya pembentukan ikatan karbonoksigen (E/ '.1, pembentukan ikatan karbonnitrogen (E/ '.3, dan pembentukan ikatan fosfodiester  (E/ '.2. 7erikut ini merupakan $ontoh enzim untuk masingmasing subkelas tersebut

 Aminoacyl tRNA Synthetase (EC $.1.1.11)

Enzim ini termasuk dalam subsubkelas pembentukan aminoasilt-N. Enzim ini dapat ditemukan dalam sel makhluk hidup, yaitu pada ribosom. emiliki peran dalam proses translasi -N, yaitu pengikatan asam amino spesifik ke t-N. 7erikut ini adalah reaksi yang dikatalisis minoasil t-N sintetase:

E; Dserine ; 0" → E G DserineG " ; "pi

E G DserineG " ; t-N→E ; Dserinet-Nser ; "

5alam reaksi, enzim ini membutuhkan kofaktor berupa 0" dan efektor berupa ionion logam seperti g%;  (pada mamalia, manusia dan beberapa bakteri, n%; (7os taurus dan 0hermus

thermophilus, dan Hn%;(ethano$aldo$o$$us !annas$hii, ethano$o$$us maripaludis,

ethanosar$ina barkeri

#arena berperan dalam proses translasi dan katalisis pengikatan ko>alen dari serin ke gugus 3F = dari nukleotida t-Nnya, enzim ini diaplikasikan dalam pembuatan antibodi dan inhibisi enzim ini dimanfaatkan untuk target obatBterapi.

+&Alanin 2igase (EC $.".#.)

Enzim ini tergolong subkelas peptida sintase (asam amino 5ligase. 5i dalam sel dapat ditemukan di sitoplasma. Enzim ini berfungsi dalam pembentukan dinding sel, biosintesis  peptidoglikan, regulasi bentuk sel. Se$ara molekuler, fungsi enzim ini adalah tempat penempelan 0", meligasi 5alanin, dan tempat penempelan ion logam. 7erikut ini adalah reaksi yang dikatalisis:

nhibisi enzim ini dimanfaatkan untuk target obat sehingga memudahkan pen$arian senya*a senya*a obat baru untuk penyakit tertentu yang melibatkan enzim tersebut.

T +,A 2igase (EC $..1.1)

Enzim ini mengkatalisis reaksi pembentukan ikatan fosfodiester antara 2′"= dan 3= dari

dua fragmen si!/le stra!d  maupun double stra!d  5N, memerlukan suatu kation logam bi>alen seperti g%; dan kofaktor berupa 0". 0 5N ligase berasal dari bakteriofaga. "eranannya

adalah menggabungkan u!ung tumpul (blu!t e!d  maupun u!ung lengket ( stick" e!d  suatu nukleotida. 7erikut ini adalah mekanisme raksi katalisis oleh 0 5N ligase:

(8)

 T& *,A ligase dimanfaatkan dalam tahapan kloning pada teknologi *,A rekombinan yaitu untuk

menggabungkan plasmid dengan suatu *,A $gen% sehingga diperoleh plasmid rekombinan tertentu.

Referensi

Dokumen terkait

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R &amp; D), yang terdiri dari dua tahap. Penelitian tahap I bertujuan untuk

Sistem yang dibangun adalah aplikasi berbasis desktop yang menyediakan konten untuk mengunggah dan mengunduh file dokumen dari user , yang didalam nya sudah

tanda dan gejala, dan akibat dari gangguan jiwa. 2) Mendeteksi pasien gangguan jiwa melalui pengkajian. 3) Menjelaskan gangguan jiwa yang dialami oleh pasien. 4) Menjelaskan masalah

Berdasarkan penelitian yang lakukan pada Kantor Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, bahwa fungsi pengembangan karier dalam meningkatkan kinerja pegawai sudah

ini terjadi apabila kenaikan modal yang dimiliki oleh bank dengan presentase lebih. besar daripada kenaikan

Bacteriophage Cocktail Reduces Salmonella enterica serovar Enteritidis Counts in Raw and Smoked Salmon Tissues.. Effects of Bacterophage Traits on Plaque

4.2.2.5 Diagram Aktivitas Sistem Informasi Pemetaan Sekolah SMP-SMA Sederajat Tingkat Kabupaten Kudus Berbasis OpenSource