Rancang bangun prototipe e-reporting bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan
Teks penuh
(2) RANCANG BANGUN PROTOTIPE e-REPORTING BIDANG PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL PERIKANAN DI DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN KABUPATEN LAMONGAN. SKRIPSI Diajukan Kepada : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Dalam Memperoleh Gelar Sarjana Komputer (S.Kom). Oleh: NUR HASAN NIM. 08650155. JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG 2013. ii.
(3) RANCANG BANGUN PROTOTIPE e-REPORTING BIDANG PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL PERIKANAN DI DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN KABUPATEN LAMONGAN. SKRIPSI Oleh: NUR HASAN NIM. 08650155. Telah Diperiksa dan Disetujui untuk Diuji: Tanggal, 07 Januari 2013. Dosen Pembimbing I. Dosen Pembimbing II. M. Ainul Yaqin, M.Kom NIP: 197610132006041004. Dr. Ahmad Barizi, M.A NIP: 197312121998031001. Mengetahui, Ketua Jurusan Teknik Informatika. Ririen Kusumawati, M.Kom NIP: 197203092005012002. iii.
(4) HALAMAN PENGESAHAN RANCANG BANGUN PROTOTIPE e-REPORTING BIDANG PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL PERIKANAN DI DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN KABUPATEN LAMONGAN SKRIPSI Oleh: Nur Hasan NIM. 08650155 Telah Dipertahankan di Depan Dewan Penguji Skripsi dan Dinyatakan Diterima Sebagai Salah Satu Persyaratan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Komputer (S.Kom) Tanggal, 23 Januari 2013. Susunan Dewan Penguji. Tanda Tangan. Penguji Utama. : Ririen Kusumawati, M.Kom NIP: 197203092005012002. ( ……………. ). Ketua Penguji. : A’la Syauqi, M.Kom. NIP: 197712012008011007. ( ……………. ). : M. Ainul Yaqin, M.Kom NIP: 197610132006041004. ( ……………. ). : Dr. Ahmad Barizi, M.A NIP: 197312121998031001. ( ……………. ). Sekretaris Penguji Anggota Penguji. Mengesahkan, Ketua Jurusan Teknik Informatika. Ririen Kusumawati, M.Kom NIP: 197203092005012002. iv.
(5) PERNYATAAN ORISINALITAS PENELITIAN Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama. : Nur Hasan. NIM. : 08650155. Fakultas / Jurusan. : Sains dan Teknologi / Teknik Informatika. Judul Penelitian. : Rancang Bangun Prototipe e-Reporting Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan. Menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa hasil penelitian saya ini tidak terdapat unsur-unsur penjiplakan karya penelitian atau karya ilmiah yang pernah dilakukan atau dibuat oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis dikutip dalam naskah ini dan disebutkan dalam sumber kutipan dan daftar pustaka. Apabila ternyata hasil penelitian ini terbukti terdapat unsur-unsur jiplakan, maka saya bersedia untuk mempertanggung jawabkan, serta diproses sesuai peraturan yang berlaku. Malang, 23 Januari 2013 Penulis. Nur Hasan NIM. 08650155. v.
(6) PERSEMBAHAN ِ ِﻲ ِ اﻟﺮ ﱠﺣ م. ﺑ ِﺴ ْﻢ ِﷲ ﱠاﻟ ِﺮ ﱠﺣ ْ ﻤ َﻦ. Dengan mengucap syukur Alhamdulillah, kupersembahkan penelitian ini untuk orang-orang yang kusayangi : Ayah Karsidi dan Ibu Katoyah tercinta, motivator terbesar dalam hidupku yang tak pernah jemu mendo’akan dan menyayangiku, atas semua pengorbanan dan kesabaran mengantarku sampai kini. Dan aku Tak akan pernah mampu untuk membalas cinta ayah bunda padaku.selama ini Sahabat-sahabatku seperjuangan di Tim Skripsi e-Reporting DPK Kab Lamongan yaitu Drajad, Adi, dan Veli dan semua teman-teman Laskar d-Carti yang selalu ada dalam suka maupun duka. Dan terimaksih bagi semua teman-teman TI ’08 yang telah meberikan dukungan, motivasi dan saran dalam proses pengerjaan skripsi ini... vi.
(7) MOTTO “ Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan selama ada komitmen bersama untuk menyelesaikannya “. vii.
(8) KATA PENGANTAR. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Puji syukur saya ucapkan kehadirat Allah SWT, karena atas segala rahmat dan limpahan hidayahnya, Skripsi yang berjudul “Rancang Bangun Prototipe e-Reporting Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Di Dinas Perikanan Dan Kelautan Kabupaten Lamongan” ini dapat diselesaikan. Semoga Allah melimpahkan rahmat atas Nabi Muhammad. SAW yang senantiasa memberikan cahaya petunjuk, dan atas. keluarganya yang baik dan suci dengan rahmat yang berkah-Nya menyelamatkan kita pada hari akhir. Dalam penyelesaian skripsi ini, penulis telah mendapat begitu banyak bantuan baik moral maupun materiil dari banyak pihak. Atas bantuan yang telah diberikan, penulis ingin menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada: 1. Prof. Dr. H. Mudji Rahardjo selaku Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang beserta seluruh staf. 2. Prof. Drs. Sutiman Bambang Sumitro, SU., DSc, selaku Dekan Fakults Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang beserta staf . 3. Ririen Kusumawati, M.Kom selaku Ketua Jurusan Teknik Informatika yang telah memotivasi, membantu dan memberikan penulis arahan yang baik dan benar dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini.. viii.
(9) 4. Ainul Yaqin, M.Kom dan Dr. Ahmad Barizi, M.A selaku pembimbing skripsi penulis di jurusan Teknik Informatika Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang telah banyak memberikan bimbingan serta motivasi kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. 5. Seluruh Dosen Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim Negeri Malang, khususnya Dosen Teknik Informatika dan staf yang telah memberikan ilmu kepada penulis selama empat tahun lamanya, dan dukungan untuk menyelesaikan penulisan skripsi ini. 6. Kedua orang tua saya yang telah memberikan dukungan kepada saya baik dukungan mental dan dukungan finansial dalam menyelesaikan skripsi ini 7. Dan kepada seluruh pihak yang mendukung penulisan skripsi yang tidak dapat disebutkan satu persatu penulis ucapkan terimakasih yang sebesarbesarnya. Semoga penulisan laporan skripsi ini bermanfaat bagi pembaca sekalian. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, dan mengandung banyak kekurangan, sehingga dengan segala kerendahan hati penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca.. Malang, 23 Januari 2013 Penulis. Nur Hasan. ix.
(10) DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL .................................................................................... ii HALAMAN PERSETUJUAN ..................................................................... iii HALAMAN PENGESAHAN ...................................................................... iv HALAMAN PERNYATAAN ...................................................................... v HALAMAN PERSEMBAHAN ................................................................... vi MOTTO ....................................................................................................... vii KATA PENGANTAR ................................................................................. viii DAFTAR ISI ............................................................................................... xi DAFTAR GAMBAR ................................................................................... xiv DAFTAR TABEL ........................................................................................ xv ABSTRAK (Bahasa Indonesia) ..................................................................... xvi ABSTRAK (Bahasa Inggris) ......................................................................... xvii. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ............................................................................. 1.2 Rumusan Masalah ........................................................................ 1.3 Tujuan Penelitian ......................................................................... 1.4 Manfaat Penelitian ....................................................................... 1.5 Batasan Masalah .......................................................................... 1.6 Metode Penelitian ....................................................................... 1.7 Sistematika Penulisan Laporan ...................................................... 1 5 6 6 6 7 9. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sistem Pasar dalam Islam ........................................................... 2.2 Laut dalam Perspektif Islam ........................................................ 2.3 Prototipe ..................................................................................... 2.4 e-Reporting ................................................................................. 2.5 Objek Penelitian .......................................................................... 2.5.1 Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Lamongan ................. 2.5.2 Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan ........... 10 14 16 19 21 21 23. BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Deskripsi Umum Sistem .............................................................. 3.1.1 Deskripsi Proyek ................................................................. 3.1.2 Keadaan Current System ..................................................... 3.1.3 Lingkup Proyek .................................................................. 3.1.4 Spesifikasi Pengguna .......................................................... 3.2 Identifikasi dan Analisis Sistem .................................................. 3.2.1 Identifikasi dan Analisis Proses Bisnis .............................. 1. Identifikasi Proses Bisnis ........................................... 2. Analisis Proses Bisnis ................................................ 3. Dokumen yang terkait ................................................ 3.2.2 Identifikasi dan Analisis Kebutuhan ................................... 27 27 28 32 32 34 34 34 36 37 37. x.
(11) 1. Identifikasi dan Analisis Kebutuhan Fungsional ......... 37 a. Identifikasi Kebutuhan Fungsional ...................... 37 b. Analisis Kebutuhan Fungsional ........................... 38 c. Dokumen yang terkait ......................................... 44 2. Identifikasi dan Analisis Kebutuhan Non-Fungsional . 45 3.3 Perencanaan Sistem .................................................................... 48 3.3.1 Identifikasi dan Desain Output .......................................... 48 1. Identifikasi Output ..................................................... 48 2. Desain Output ........................................................... 54 3.3.2 Identifikasi dan Desain Input ............................................ 61 1. Identifikasi Input ........................................................ 61 2. Desain Input .............................................................. 66 3.3.3 Identifikasi dan Desain Proses .......................................... 74 1. Identifikasi dan Desain Proses ................................... 74 2. Arsitektur Aplikasi ..................................................... 79 3. Context Diagram Prototipe e-Reporting ..................... 85 a. Context Diagram ................................................. 85 b. Data flow diagram (DFD) level 1......................... 91 c. Data flow diagram (DFD) level 2....................... 98 3.3.4 Identifikasi dan Desain Database ...................................... 108 1. Identifikasi dan Desain Database ............................... 108 2. Entity Relation Diagram (ERD) .................................. 112 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Sumber Data ............................................................................... 113 4.2 Implementasi Sistem ................................................................... 113 4.2.1 Ruang Lingkup Perangkat Keras ...................................... 113 4.2.2 Ruang Lingkup Perangkat Lunak ....................................... 114 4.3 Implementasi Antarmuka ............................................................ 114 4.3.1 .Halaman Utama Prototipe e-Reporting............................. . 115 4.3.2 .Halaman Utama Administrator.......................................... 116 4.3.3 .Halaman Staf Seksi Perijinan Usaha................................... 118 4.3.4 .Halaman Staf Seksi Staf Seksi Pembinaan Mutu dan Pengolahan................................................................... 119 4.3.5 .Halaman Staf Seksi Staf Seksi P-3...................................... 123 4.3.6 .Halaman Kepala Seksi Perijinan Usaha..... .................... . 125 4.3.7 .Halaman Kepala Seksi Pembinaan Mutu dan Pengolahan ... 126 4.3.8 .Halaman Kepala Seksi P-3.................................................. 127 4.3.9 .Halaman Kepala Bidang P2HP.......................................... 128 4.3.10 Halaman Kepala Dinas DPK Kab.Lamongan .................. 129 4.4 Uji Coba Prototipe e-Reporting DPK Kab Lamongan ................ 130 4.4.1 Pengujian Sistem Secara Mandiri .................................... 130 4.4.2 Pengujian Sistem Oleh Staf DPK Kab. Lamongan.............. 131 4.5 Implementasi Al Quran di Dalam Prototipe e-Reporting ............. 138. xi.
(12) BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan ................................................................................ 139 5.2 Saran ......................................................................................... 139 DAFTAR PUSTAKA ................................................................................. 141 LAMPIRAN ................................................................................................ 143. xii.
(13) DAFTAR TABEL Tabel 3.1 Tabel 3.2 Tabel 3.3 Tabel 3.4 Tabel 3.5 Tabel 3.6 Tabel 3.7 Tabel 3.8 Tabel 3.9 Tabel 3.10 Tabel 3.11 Tabel 3.12 Tabel 3.13 Tabel 3.14 Tabel 3.15 Tabel 3.16 Tabel 3.17 Tabel 3.18 Tabel 3.19 Tabel 3.20 Tabel 3.21 Tabel 3.22 Tabel 3.23 Tabel 3.24 Tabel 3.25 Tabel 3.26 Tabel 3.27 Tabel 3.28 Tabel 3.29 Tabel 3.30 Tabel 3.31 Tabel 3.32 Tabel 4.1 Tabel 4.2 Tabel 4.3. Analisis Proses Bisnis ..................................................................... 36 Identifikasi Kebutuhan Fungsional Kebutuhan Laporan ................... 37 Identifikasi Kebutuhan Fungsional Pencetakan Laporan .................. 38 Identifikasi Kebutuhan Fungsional Penyajian Laporan ..................... 38 Identifikasi Kebutuhan Fungsional Penyimpanan Laporan ............... 38 Analisis Kebutuhan Fungsional........................................................ 39 Dokumen yang Terkait .................................................................... 44 Identifikasi dan Analisis Kebutuhan Non Fungsional ....................... 45 Identifikasi Output ........................................................................... 48 Desain Output Rencana Kegiatan Pembinaan Pengolahan Hasil Perikanan. ........................................................... 54 Desain Output Pelaksanaan Kegiaan Pembinaan Pengolahan Hasil Perikanan ............................................................. 54 Desain Output Jumlah Produksi Unit Pengolah Ikan ........................ 55 Desain Output Daftar Pengolah Ikan Skala Besar (Coldstorage)....... 55 Desain Output Unit Pengolahan Ikan (UPI) Di Pasar Ikan Lamongan ........................................................ 55 Desain Output Unit Pengolahan Ikan (UPI) Di Kecamatan Brondong ........................................................ 56 Desain Output Unit Pengolahan Ikan (UPI) Di Kecamatan Paciran ........................................................... 56 Desain Output Updating Directori P2hp Untuk Pengolahan Dan Pemasaran ........................................................... 56 Desain Output Unit Usaha Pengolahan Non Konsumsi .................... 57 Desain Output Sampling Unit Usaha P2HP ...................................... 57 Desain Output Rencana Kegiatan Pembinaan Pemasaran ................. 57 Desain Output Pelaksanaan Kegiatan Pembinaan Pemasaran ........... 58 Desain Output Jumlah Pengiriman Ikan Ke Luar Daerah ................. 58 Desain Output Jumlah Penerimaan Ikan Ke Dalam Daerah .............. 58 Desain Output Jumlah Pemasaran Ikan Di Pasar Ikan Lamongan ..... 59 Desain Output Jumlah Pemasaran Ikan Di Kecamatan Brondong ..... 59 Desain Output Jumlah Pemasaran Ikan Di Kecamatan Paciran ......... 59 Desain Output Rencana Kegiatan Pembinaan Perijinan Usaha ......... 60 Desain Output Pelaksanaan Kegiaan Pembinaan Perijianan Usaha ... 60 Desain Output Rekapitulasi Alat Tangkap........................................ 60 Identifikasi Input ............................................................................. 61 Identifikasi dan Desain Proses ......................................................... 74 Identifikasi dan Desain Database ................................................... 108 Hasil Pengujian Sistem Secara Mandiri Login sebagai Kepala Bidang ........................................................ 131 Daftar Penguji ............................................................................... 132 Hasil Pengujian Sistem Oleh Staf DPK Kab. Lamongan ................ 133. xiii.
(14) DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Gambar 3.1 Gambar 3.2 Gambar 3.3 Gambar 3.4 Gambar 3.5 Gambar 3.6 Gambar 3.7 Gambar 3.8 Gambar 3.9 Gambar 3.10 Gambar 3.11 Gambar 3.12 Gambar 3.13 Gambar 3.14 Gambar 3.15 Gambar 3.16 Gambar 3.17 Gambar 3.18 Gambar 3.19 Gambar 3.20 Gambar 3.21 Gambar 3.22 Gambar 3.23 Gambar 3.24 Gambar 3.25 Gambar 3.26 Gambar 3.27 Gambar 3.28 Gambar 3.29 Gambar 3.30. Struktur organisasi Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan ............................................................. 22 Desain input Manjemen user pada admin ................................ 66 Desain input rencana kegiatan pembinaan dan pengolahan...... 66 Desain input pelaksanaan kegiatan pembinaan dan Pengolahan ............................................................................. 66 Desain input jumlah produksi unit pengolah ikan .................... 67 Desain input pengolah ikan skala besar (Coldstorage) ............. 67 Desain input updating directori P2HP untuk pengolahan dan pemasaran............................................ 67 Desain input unit pengolahan ikan non konsumsi .................... 68 Desain input sampling usaha P2HP ......................................... 68 Desain input UPI di Pasar Ikan Lamongan .............................. 68 Desain input UPI di Kec. Brondong ........................................ 69 Desain input UPI di Kec. Paciran ............................................ 69 Desain input rencana kegiatan pembinaan dan pemasaran ....... 69 Desain input pelaksanaan kegiatan pembinaan dan pemasaran ...................................................... 70 Desain input jumlah pengiriman ikan keluar daerah ................ 70 Desain input jumlah pengiriman ikan kedalam ....................... 70 Desain input jumlah pemasaran ikan di pasar ikan lamongan ........................................................... 71 Desain input jumlah pemasaran ikan di Kec. Brondong .......... 71 Desain input jumlah pengiriman ikan kedalam ....................... 71 Desain input rencana kegiatan pembinaan perijinan ............... 72 Desain input pelaksanaan kegiatan pembinaan perijinan usaha ........................................................................ 72 Desain input jumlah rekapitulasi alat tangkap ......................... 72 Desain input mengolah polling website ................................... 73 Desain input mengolah data kecamatan................................... 73 Desain input mengolah berita.................................................. 73 Context Diagram e-Reporting Staf Seksi Pembinaan Mutu ..... 85 Context Diagram e-Reporting Staf Seksi P3 ............................ 86 Context Diagram e-Reporting KASI Pembinaan Mutu ............ 87 Context Diagram e-Reporting KASI P3 .................................. 88 Context Diagram e-Reporting Staf Seksi dan KASI Perijinan usaha ...................................................................................... 89 Context Diagram e-Reporting Admin, KABID P2HP. xiv.
(15) Gambar 3.31 Gambar 3.32 Gambar 3.33 Gambar 3.34 Gambar 3.35 Gambar 3.36 Gambar 3.37 Gambar 3.38 Gambar 3.39 Gambar 3.40 Gambar 3.41 Gambar 3.42 Gambar 3.43 Gambar 3.44 Gambar 3.45 Gambar 3.46 Gambar 3.47 Gambar 3.48 Gambar 3.49 Gambar 3.50 Gambar 4.1 Gambar 4.2 Gambar 4.3 Gambar 4.4 Gambar 4.5 Gambar 4.6 Gambar 4.7 Gambar 4.8 Gambar 4.9 Gambar 4.10 Gambar 4.11. KADIN ................................................................................... 90 DFD Level 1 e-Reporting Sinonim Proses KABID, KADIN KASI Pembinaan Mutu, KASI P3, KASI Perijinan ................. 91 DFD Level 1 e-Reporting Admin, KADIN, KABID P2HP ..... 92 DFD Level 1 e-Reporting Staf Seksi Izin dan KASI Izin......... 93 DFD Level 1 e-Reporting Pembinaan Mutu ............................ 94 DFD Level 1 e-Reporting KASI Pembinaan Mutu .................. 95 DFD Level 1 e-Reporting Staf Seksi P3 .................................. 96 DFD Level 1 e-Reporting KASI P3 ........................................ 97 DFD Level 2 administrator ..................................................... 98 DFD Level 2 Kepala Dinas .................................................... 98 DFD Level 2 Kepala Bidang ................................................... 99 DFD Level 2 Kepala Seksi Perijinan Usaha ............................ 99 DFD Level 2 Staf Seksi Pembinaan Mutu dan Pengolahan.... 100 DFD Level 2 Sinonim Proses Staf Seksi Pembinaan Mutu dan Pengolahan .................................................................... 101 DFD Level 2 Kepala Seksi Pembinaan Mutu dan Pengolahan ........................................................................... 102 DFD Level 2 Sinonim Proses Kepala Seksi Pembinaan Mutu dan Pengolahan..................................................................... 103 DFD Level 2 staf Seksi Perijinan Usaha............................... 104 DFD Level 2 Kepala Seksi Perijinan Usaha ......................... 105 DFD Level 2 Staf Seksi Pengembangan, Pemasaran dan Permodalan .................................................. 106 DFD Level 2 Kepala Seksi Pengembangan, Pemasaran dan Permodalan .................................................. 107 ERD prototipe e-Reporting bidang P2HP .............................. 112 Halaman home prototipe e-Reporting DPK Kab. Lamongan............................................................ 115 Halaman login protipe e-Reporting ....................................... 115 Halaman tentang pembuat protipe e-Reporting .................... 116 Halaman Home Administrator .............................................. 116 Halaman menu berita ............................................................ 116 Halaman menu manajemen user............................................ 117 Halaman menu kecamatan .................................................... 117 Halaman menu polling website ............................................. 117 Halaman menu home staf seksi perijinan usaha..................... 118 Halaman menu rencana kegiatan pembinaan perijinan ......... 118 Halaman menu pelaksanaan kegiatan pembinaan perijinan usaha ...................................................................... 118. xv.
(16) Gambar 4.12 Gambar 4.13 Gambar 4.14 Gambar 4.15 Gambar 4.16 Gambar 4.17 Gambar 4.18 Gambar 4.19 Gambar 4.20 Gambar 4.21 Gambar 4.22 Gambar 4.23 Gambar 4.24 Gambar 4.25 Gambar 4.26 Gambar 4.27 Gambar 4.28 Gambar 4.29 Gambar 4.30 Gambar 4.31 Gambar 4.32 Gambar 4.33 Gambar 4.34 Gambar 4.35 Gambar 4.36. Halaman menu rekapitulasi alat tangkap .............................. 119 Halaman menu home staf seksi pembinaan mutu .................. 119 Halaman menu rencana kegiatan P2HP ................................. 119 Halaman menu pelaksanaan kegiatan P2HP ......................... 120 Halaman menu jumlah produksi unit pengolah ikan .............. 120 Halaman menu daftar pengolah ikan skala besar ................... 120 Halaman menu UPI pasar ikan lamongan.............................. 121 Halaman menu upi di Kec. Brondong ................................... 121 Halaman menu upi di Kec. Paciran ....................................... 121 Halaman menu updating directori ......................................... 122 Halaman menu sampling unit usaha P2HP ............................ 122 Halaman menu usaha non konsumsi ..................................... 122 Halaman menu home seksi P3 ............................................. 123 Halaman menu rencana kegiatan P3...................................... 123 Halaman menu pelaksanaan kegiatan P3 ............................... 123 Halaman menu jumlah pengiriman ikan keluar daerah .......... 124 Halaman menu jumlah penerimaan ikan kedalam daerah ...... 124 Halaman menu jumlah pemasaran ikan di pasar ikan lamongan ......................................................... 124 Halaman menu jumlah pemasaran ikan di Kec. Brondong..... 125 Halaman menu jumlah pemasaran ikan di Kec. Paciran ........ 125 Halaman utama Kepala Seksi Perijianan Usaha .................... 126 Halaman utama Kepala Seksi Pembinaan Mutu dan Pengolahan..................................................................... 127 Halaman utama Kepala Pengembangan, Pemasaran dan Permodalan ................................................................... 128 Halaman utama Kepala Bidang P2HP ................................... 128 Halaman utama Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan ......... 129. xvi.
(17) ABSTRAK. Hasan, Nur. 2013. Rancang Bangun Prototipe e-Reporting Bidang Pengolahan Dan Pemasaran Hasil Perikanan Di Dinas Perikanan Dan Kelautan Kabupaten Lamongan. Skripsi. Jurusan Teknik Informatika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Pembimbing: (1) Ainul Yaqin, M.Kom, (2) Dr. Ahmad Barizi, M.A Kata Kunci: Prototipe, e-Reporting. Laporan adalah suatu bentuk penyampaian berita, keterangan, pemberitahuan ataupun pertanggungjawaban baik secara lisan maupun tertulis dari bawahan kepada atasan yang disesuaikan dengan hubungan wewenang dan tanggung jawab. Peranan laporan pada instansi dapat digunakan oleh pemimpin dalam melakukan pengawasan dan pengambilan kebijakan atau keputusan. Salah satu instansi yang memerlukan sistem pelaporan untuk sistem pengawasan dan pengambilan kebijakan adalah Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan khusunya pada Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan. Hal ini berdasarkan Instruksi Presiden No. 03 tahun 2003 tentang pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi mengenai pelayanan publik, maka pemanfaatan teknologi website yang diimplementasikan dalam bentuk Sistem Informasi Pelaporan Elektronik (e-Reporting) dapat menjadi solusi untuk sistem pelaporan pada Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan. Pada sistem ini mendukung berbagai proses pengolahan data menjadi sebuah laporan pada Staf Seksi Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan. Kemudian laporan tersebut bisa diakses oleh Kepala Seksi Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Lamongan untuk dilihat atau didownload. Dengan menggunakan data yang diolah dari sistem pelaporan elektronik (eReporting) dapat dijadikan sebagai pengawasan dan pengambilan kebijakan pada Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan di Dinas Perikanan dan Kelautan..
(18) ABSTRACT. Hasan, Nur. 2013. Design Prototype e-Reporting For Processing And Marketing Of Fisheries In The Department Of Fisheries And Marine District Lamongan. Thesis. Department of Informatic Engineering, Faculty of Scient and Technology. Maulana Malik Ibrahim State Islamic University Malang. Supervisor: (1) Ainul Yaqin, M.Kom, (2) Dr. Ahmad Barizi, M.A Keyword: Prototype, e-Reporting The report is a form of news delivery, information, notice or liability, either orally or in writing from employee to employer which presented with full of responsibility. The existence of a report on an organization or institution has a very important role that can be used as a basis by the leader in monitoring and policymaking or decision. One of the institution that is need quick and accurate reporting system is a Department of Fisheries and Marine at Lamongan, especially for processing and marketing of fishery. It is based on Presidential Instruction No. 03 in 2003 on the use of information and communication technologies on the public service. The use of technology that is implemented on the Electronic Reporting Information System (e-Reporting) can become a solution for reporting system of processing and marketing for Fishery and Marine Fisheries of Lamongan. This system will support a variety of data processing into a report for processing and marketing staff. Then the report can be accessed by the supervisor of processing and marketing of fishery staff, also the head of processing and marketing of fishery and of course the head of fisheries and marine of Lamongan. By processing the data using an electronic reporting system (e-Reporting), can be used as a supervisory and policymaking on Field Processing and Marketing of Fishery in the Fisheries and Marine Department of Fisheries and Maritime Affairs Lamongan..
(19) BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang E-Government merupakan salah satu konsep dari penggunaan internet dan sistem teknologi. informasi yang dikembangkan oleh pemerintah dalam. memberikan pilihan kepada masyarakat, supaya kapanpun dan dimanapun masyarakat dapat menikmati kemudahan akses layanan dan informasi yang disediakan oleh pemerintah. Berdasarkan Inpres No. 3 tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional, pengembangan e-Government memberikan arahan yang jelas kepada instansi-instansi yang berada di lingkungan pemerintahan supaya menyusun e-Government yang sesuai dengan bidang masing-masing. Hal ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa Pemerintah Indonesia semakin menyadari akan pentingnya teknologi informasi sebagai sarana pendukung utama kelancaran pertukaran informasi dalam lingkup internal instansi dan intitusi Pemerintah untuk mencapai apa yang disebut Good Governance. Berdasarkan data yang diperoleh dari Depkominfo pada tahun 2005 pelaksanaan aplikasi e-Government menunjukkan bahwa hingga akhir 2005 lalu Indonesia baru memiliki: (a) 564 domain go.id; (b) 295 website pemerintah pusat dan Pemda; (c) 226 website telah mulai memberikan layanan umum melalui website; (d) dan 198 website Pemda masih dikelola secara aktif. Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah pulau lebih dari 17.000 dan panjang pantai mencapai 81.000 km. Jumlah. 1.
(20) 2. yang besar ini mengindikasikan pula kekayaan biodiversiti dan terumbu karang yang dipunyai Indonesia. Dalam buku yang dikeluarkan Conservation International : “Megadiversity : Earth’s Biologically Wealthiest Nations” (1998) disebutkan bahwa Indonesia berada di urutan kedua dalam hal keanekaragaman hayati. Namun eksploitasi berlebihan pada sumberdaya hayati sekarang ini menjadi isu kritis, dan menjadi masalah dari manajemen biodiversiti. Isu terakhir yang banyak menyita perhatian adalah kerusakan terumbu karang (coral reef), karena. perannya. yang. sentral. dalam. ekosistem. laut. (http://. rudyct.. tripod.com/sem1_023/ andy _a_ zaelany. html, 7 Pebruari 2012 ). Pemanfaatan sektor kelautan dan perikanan apabila dikelola secara baik antara hulu dan hilir pada bidang pengolahan dan pemasaran maka akan dapat menjadi penggerak roda perekonomian daerah maupun nasional, disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo pada acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Ball Room Gedung Mina Bahari 3, kantor KKP. "Perbaikan hulu hingga hilir dilakukan untuk meningkatan daya saing produk perikanan. Sinergitas Pemerintah Pusat, Pemda, swasta maupun masyarakat menjadi kunci sukses dalam upaya peningkatan daya saing tersebut". Dikemukakan pula oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Bapak Boediono pada Rakornas KKP (Kementrian Kelautan dan Perikanan) pada tahun 2012 bahwa meningkatkan daya saing produk kelautan dan perikanan melalui industrialisasi untuk kesejahteraan rakyat, bertujuan untuk merumuskan kebijakan dan strategi pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan Indonesia untuk mendorong. percepatan. prioritas. pembangunan. nasional. melalui. sinergi.
(21) 3. perencanaan pusat antar kementrian atau lembaga. (http://www.antaranews.com/ berita/296360/sinergikan-industrialisasi-kp-wapres-buka-rakornas-kkp, 7 Pebruari 2012) Berdasarkan hasil wawancara selama penelitian terhadap salah satu petugas dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan yaitu Bapak Dimun selaku petugas bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan seksi perijinan usaha, mengatakan bahwa Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan masih mengandalkan sistem pelaporan secara manual (paper-based) dalam mengumpulkan data dan informasi. Padahal sistem pelaporan secara manual menurut Tim Studi Tentang Penyajian Data Elektronik untuk Pelaku Pasar Modal memiliki banyak kelemahan diantaranya adalah ketika kebuTuhan. untuk. pengumpulan data meningkat secara tajam dan jenis laporan menjadi lebih kompleks, sistem pelaporan secara manual sudah menjadi tidak efektif lagi. Hal ini berkaitan dengan makin terbatasnya sumber daya yang digunakan untuk mengolah laporan tersebut dan kualitas data yang dihasilkan dari laporan tersebut. Proses pelaporan secara manual tidak hanya mahal, tapi juga berpeluang menciptakan kesalahan (error) dan membutuhkan waktu penelaahan yang lebih lama (time-consuming). Tiap data akan di-input ulang secara manual ke dalam komputer. atau. database. sehingga. akan. mengakibatkan. keterlambatan. penyampaian informasi secara cepat kepada publik. Untuk menanggapi permasalahan tersebut, maka diharapkan dapat dibangun prototipe e-Reporting yang dapat mengolah data menjadi sebuah laporan mengenai pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, yang nantinya sistem tersebut akan mempermudah.
(22) 4. Dinas Perikana dan Kelautan (DPK) Kabupaten Lamongan untuk melihat dan mengecek perkembangan laporan terbaru mengenai pengolahan dan pemasaran hasil perikanan di Kabupaten Lamongan dalam bentuk website dan dengan memanfaatkan media internet. Pemanfaatan prototipe e-Reporting bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan diharapkan dapat mempercepat proses pelaporan pada DPK Kabupaten Lamongan dalam hal pengolahan data, pemanfaatan waktu, dan proses penyampaian data. Pembangunan sistem e-Reporting ini sesuai dengan firman Allah SWT pada Al-Quran surat Al-Hasyr ayat 18 yang berbunyi:. َﷲ ﺧَ ﺑﯾ ٌر ﺑِﻣﺎ ﺗَﻌْ َﻣﻠُون َ ﷲ إِنﱠ ﱠ َ ﷲ َو ْﻟ َﺗ ْﻧظُرْ َﻧﻔْسٌ ﻣﺎ ﻗَدﱠ ﻣَتْ ﻟِﻐَ ٍد َو ا ﱠﺗﻘُوا ﱠ َ ﯾﺎ أَ ﱡﯾﮭَﺎ اﻟﱠذﯾنَ آ َﻣﻧُوا ا ﱠﺗﻘُوا ﱠ Artinya: “wahai orang-orang yang beriman! Takwalah kepada Allah SWT dan hendaklah merenungkan setiap diri, apalah yang telah diperbuatnya untuk hari esok. Dan takwalah kepada Allah SWT ! Sesungguhnya Allah SWT itu Maha Mengetahui apapun yang kamu kerjakan” (QS. Al-Hasr :18). Pada QS. Al-Hasr ayat 18 Allah SWT. menyampaikan peringatan-Nya. dengan perantara Rosul-Nya kepada orang-orang yang telah mengaku percaya kepada Allah SWT . Pada ayat 18 ini mulailah peringatan itu;. َ ﯾﺎ أَ ﱡﯾﮭَﺎ اﻟﱠذﯾنَ آ َﻣﻧُوا ا ﱠﺗﻘُوا ﱠ ﷲ “wahai orang-orang yang beriman! Takwalah kepada Allah SWT ” Pada ayat tersebut menjelaskan tentang iman dan takwa, iman adalah kepercayaan, sedangkan takwa adalah pemeliharaan hubungan dengan Tuhan . Oleh sebab itu, iman atau kepercayaan saja belumlah cukup, sebelum dilengkapi dengan mempercepat hubungan dengan Tuhan dengan cara keikhlasan batin dan.
(23) 5. tawakal berserah diri, dan hendaklah ingat bahwa hidup ini hanya semata-mata singgah saja.. ٌَو ْﻟ َﺗ ْﻧظُرْ َﻧﻔْس “dan hendaklah merenungkan setiap diri” Artinya adalah bahwa berpikir, merenung, tafakkur, dan tadzakkur (memikirkan dan mengingat). ﻣﺎ َﻗ ﱠدﻣَتْ ﻟِ َﻐ ٍد “apalah yang telah diperbuatnya untuk hari esok” Maksud dari kata hari esok adalah hari kiamat. Karena hidup tidaklah akan disudahi hingga dunia ini saja, dunia hanyalah semata-mata masa untuk menanam benih, adapun hasilnya akan dipetik di hari akhirat, maka renungkanlah pada setiap perbuatan apa yang telah diamalkan untuk didapati diakhirat itu kelak, dalam Islam juga menjadikan efisiensi pemanfaatan waktu termasuk diantara indikasi keimanan dan tanda-tanda ketakwaaan dan orang yang menyadari dan mengetahui akan pentingnya waktu berarti memahami apa itu nilai hidup dan kebahagiaan (Al-imam Jalaludin Muhammad:2011).. 1.2 Rumusan Masalah Masalah pada penelitian ini adalah bagaimana melaporkan data-data yang terdapat pada Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan secara elektronik?.
(24) 6. 1.3 Tujuan penelitian Tujuan pada penelitian ini adalah untuk membangun prototipe e-Reporting berbasis website pada Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan.. 1.4 Manfaat Penelitian Manfaat yang dihasilkan dari prototipe e-Reporting pada Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan adalah: a) Sebagai penerapan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi terhadap pengolahan data menjadi sebuah laporan pada Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan sehingga akan mempermudah hubungan antar pegawai dengan atasan dalam hal pelaporan. b) Pengolahan data dapat dijadikan menjadi sebuah laporan pada Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan mulai dari tambah data, edit data, melihat laporan, dan mencetak laporan. c) Data yang terdapat pada prototipe e-Reporting dapat digunakan untuk menentukan kebijakan-kebijakan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Lamongan. 1.5 Batasan Masalah Beberapa batasan yang digunakan sebagai dasar dalam pembangunan sistem ini adalah:.
(25) 7. a. Penelitian ini hanya akan menghasilkan aplikasi e-Reporting dalam bentuk prototipe b. Penelitian menggunakan data dari laporan-laporan yang berdasarkan Peraturan Bupati Lamongan Nomor 33 Tahun 2008 yang disesuaikan dengan rincian tugas pokok dan fungsi Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan c. Penelitian yang dilakukan terpusat pada Bidang Pengolahan Dan Pemasaran Hasil Perikanan di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan.. 1.6 Metode Penelitian Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam membangun prototipe dari sistem eReporting DPK Kabupaten Lamongan bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan adalah sebagai berikut: a. Tahapan Perencanaan Penelitian Pada tahapan ini dilakukan berbagai pengumpulan data dan informasi dari buku-buku, makalah-makalah, jurnal-jurnal, melakukan observasi dan interview di kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan khususnya Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan. b.. Tahapan Analisis Sistem Pada tahapan ini dimulai dengan perencanaan dan pengidentifikasian terhadap. data. dan. informasi. yang. diperoleh. untuk. dilakukan. penganalisisan terhadap data tersebut mulai dari Problem Statement,.
(26) 8. Keadaan Current System, Identifikasi dan Analisis Proses Bisnis, Indentifikasi Kebutuhan Fungsional dan Non-Fungsional. c.. Tahapan Desain Sistem Pada tahapan ini dilakukan perancangan sistem dari alur prototipe eReporting, dimulai dari pembuatan desain Arsitektur Aplikasi kemudian dilanjutkan dengan proses penginputan data sampai pada proses penyajianya. Pada tahapan ini juga dilakukan pengidentifikasian dan penganalisisan desain sistem yang meliputi Identifikasi dan Desain Output, Identifikasi dan Desain Input, Identifikasi dan Desain Proses, Identifikasi dan Desain Database.. d.. Tahapan Ujicoba Pada tahapan ini dilakukan proses pengujian terhadap prototipe eReporting yang tidak terfokus kepada source code system akan tetapi lebih terfokus pada fungsionalitas dari semua fitur-fitur yang tersedia dalam prototipe e-Reporting dengan cara memasukkan input dan melihat hasil yang diberikan oleh sistem. Kemudian hasil dari proses ujicoba tersebut dimasukkan dalam tabel pengujian sistem untuk dilakukan perhitungan prosentasenya.. e.. Pembuatan Laporan Pada tahapan ini dilakukan proses pembuatan laporan mengenai seluruh proses dalam penelitian ini yang dimaksudkan untuk mempermudah pada penelitian selanjutnya..
(27) 9. 1.7 Sistematika Penulisan Laporan Sistematika penulisan pada skripsi prototipe e-Reporing Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan di DPK Kab. Lamongan adalah sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini membahas tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penyusunan skripsi, metedologi, dan sistematika penyusunan skripsi. BAB II KAJIAN PUSTAKA Pada bab ini menjelaskan dasar teori yang berkaitan dengan pembahasan pembangunan e-Reporting Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan. BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN Pada bab ini menjelaskan mengenai analisis dan pembangunan prototipe eReporting Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini berisi pengujian dan analisis hasil pengujian dari sistem yang telah dibangun. BAB V PENUTUP Pada bab ini berisi kesimpulan dan saran terhadap seluruh kegiatan skripsi yang telah dilakukan..
(28) BAB II KAJIAN PUSTAKA. 2.1 Sistem Pasar dalam Islam Pasar adalah pranata yang mengatur komunikasi dan interaksi antara para penjual dan pembeli yang bertujuan untuk mengadakan transaksi pertukaran benda dan jasa ekonomi dan uang dan tempat hasil tranksaksi dapat disampaikan pada waktu itu atau pada waktu akan datang berdasarkan harga yang sudah ditetapkan (Koenjanigrat, 1984:129). Pasar dalam perspektif Islam. mempunyai aturan khas dalam supply dan. demand yang mewadahi interaksi hanya untuk jenis komoditi yang halal saja, komoditi haram apapun bentuk dan sifatnya sama sekali dilarang untuk diperjualbelikan. Dalam supply produsen hanya memproduksi barang dalam kapasitas yang dibutuhkan konsumen. Produsen selalu menghindari upaya yang mengakibatkan terkurasnya cadangan sumber daya alam, kerusakan alam, termasuk upaya merugikan konsumen maupun produsen sendiri, sedangkan dalam Demand konsumen diajarkan untuk berbelanja pada jenis barang yang dibutuhkan. Jumlah yang dibeli juga tidak boleh melebihi batas kewajaran. Peranan pasar sebagai pusat kegiatan ekonomi akan dapat dilihat. dalam. proses interaksi antara kedua belah pihak yaitu produsen dan konsumen, sedangkan dalam menjalankan proses interaksi tersebut dibutukan sebuah cara dalam hal pemasaran. Pemasaran dalam Islam. adalah sebuah disiplin bisnis. strategis yang mengarahkan proses penciptaan, penawaran dan perubahan value. 10.
(29) 11. dari suatu inisiator kepada stakeholders-nya, yang dalam keseluruhan prosesnya sesuai dengan akad dan prinsip-prinsip muamalah (bisnis) dalam Islam (Kertajaya dan Sula, 2006). Hal ini berarti bahwa seluruh proses, baik proses penciptaan, proses penawaran, maupun proses perubahan nilai, tidak boleh ada hal-hal yang bertentangan dengan akad dan prinsip-prinsip pemasaran Islam. Islam. juga memandang bahwa pemasaran sebagai jual beli yang harus di. ditunjukkan keistimewaanya dan kelemahanya dari barang tersebut agar pihak lain tertarik membelinya. Firman Allah dalam QS. At-Taubah ayat 111 yang berbunyi:. ﺴﮭُ ْﻢ َوأَ ْﻣ َﻮاﻟَﮭُ ْﻢ ﺑِﺄَنﱠ ﻟَﮭُ ُﻢ اﻟْﺠَ ﻨﱠﺔَ ﯾُﻘَﺎﺗِﻠُﻮنَ ﻓِﻲ َ ُﺷﺘَﺮَى ﻣِﻦَ ا ْﻟﻤُﺆْ ِﻣﻨِﯿﻦَ أَ ْﻧﻔ ْ ﷲَ ا إِنﱠ ﱠ َْاﻹ ْﻧﺠِﯿ ِﻞ وَا ْﻟﻘُﺮْ آ ِن َوﻣَﻦ ِ ْ ﷲِ ﻓَﯿَ ْﻘﺘُﻠُﻮنَ َوﯾُ ْﻘﺘَﻠُﻮنَ َو ْﻋﺪًا َﻋﻠَ ْﯿ ِﮫ ﺣَ ﻘًّﺎ ﻓِﻲ اﻟﺘﱠﻮْ رَا ِة و ﺳﺒِﯿ ِﻞ ﱠ َ ﺸﺮُوا ﺑِﺒَ ْﯿ ِﻌ ُﻜ ُﻢ اﻟﱠﺬِي ﺑَﺎﯾَ ْﻌﺘُ ْﻢ ﺑِ ِﮫ َو َذﻟِ َﻚ ُھ َﻮ ا ْﻟﻔَﻮْ ُز ا ْﻟ َﻌﻈِﯿ ُﻢ ِ ﺳﺘَ ْﺒ ْ ﷲ ﻓَﺎ ِ أَوْ ﻓَﻰ ﺑِ َﻌ ْﮭ ِﺪ ِه ﻣِﻦَ ﱠ Artinya:” Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar. Tafsir Jalalain untuk QS At-Taubah ayat 111 adalah: ( َﷲَ ا ْﺷﺘَ َﺮى ﻣِﻦَ ا ْﻟﻤُﺆْ ِﻣﻨِﯿﻦ إِنﱠ ﱠ “ ) أَ ْﻧﻔُ َﺴﮭُ ْﻢ َوأَ ْﻣ َﻮاﻟَﮭُ ْﻢSesungguhnya Allah SWT telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka” dengan mencurahkanya dalam ketaatan –kepada-Nya, seperti jihad ( َﷲِ ﻓَﯿَ ْﻘﺘُﻠُﻮنَ َوﯾُ ْﻘﺘَﻠُﻮن ”) ﺑِﺄَنﱠ ﻟَﮭُ ُﻢ ا ْﻟ َﺠﻨﱠﺔَ ﯾُﻘَﺎﺗِﻠُﻮنَ ﻓِﻲ َﺳﺒِﯿ ِﻞ ﱠdengan imbalan surga untuk mereka. Mereka berperang dijalan Allah SWT lalu mereka membunuh dan terbunuh” . Pada kalimat diatas merupakan kalimat jumlah isti’naf (kalimat baru) yang menerangkan jual-beli tersebut. Dan ada versi dari qiro’at yang mendahulukan fi’il (kata kerja) yang dibaca dalam bentuk mabnil lil maf’ul.
(30) 12. (pasif). () ﻓَﯿَ ْﻘﺘُﻠُﻮنَ َوﯾُ ْﻘﺘَﻠُﻮن, maksudnya adalah sebagain mereka terbunuh dan sisanya terus berperang. (“ ) َو ْﻋﺪًا َﻋﻠَ ْﯿ ِﮫ َﺣﻘًّﺎsebagai janji yang benar dari Allah”, pada kalimat ini ada dua masdhar (kata benda dasar) yang dibaca nashab (dihilangkan), ( ﻓِﻲ ِ اﻹ ْﻧﺠِﯿ ِﻞ َوا ْﻟﻘُﺮْ آ ِن َوﻣَﻦْ أَوْ ﻓَﻰ ﺑِ َﻌ ْﮭ ِﺪ ِه ﻣِﻦَ ﱠ ﷲ ِ ْ “ ) اﻟﺘﱠﻮْ َرا ِة َوdidalam taurt, injil, dan alquran, dan siapakah yang lebih menepati janjinya dari Allah?”. Maksudnya adalah tidak ada yag lebih menepati janji selain Allah. (”) ﻓَﺎ ْﺳﺘَ ْﺒ ِﺸﺮmaka bergembiralah kamu”.disini terdapat peralihan dari penggunaan dhamir ghaib (kata ganti prang ketiga). ( ﺑَﺎﯾَ ْﻌﺘُ ْﻢ ﻚ َ ِ“ ) ﺑِ ِﮫ َو َذﻟdengan jual beli yang telah kamu lakukan itu” yakni jual beli itu. ( ھُ َﻮ “ ) ا ْﻟﻔَﻮْ ُز ا ْﻟ َﻌﻈِﯿﻢadalah kemenangan yang agung” yang dapat mendatangkan puncak keinginan (Al-imam Jalaludin Muhammad jilid 1. 2011). Secara umum ayat ini menerangkan bahwa Allah swt membeli diri dan harta benda kaum mukmin dari mereka sendiri yang dibayar-Nya dengan surga Jannatunna’im, Artinya: "Allah akan membalas segala perjuangan dan pengorbanan yang telah diberikan kaum mukmin itu, baik jiwa raga maupun harta benda, dengan balasan yang sebaik-baiknya, yaitu kenikmatan dan kebahagiaan di surga di akhirat kelak. Jual beli yang terjadi antara Allah dan kaum Muslimin ini tak akan pernah dibatalkan. Tidaklah seperti ikatan jual beli yang terjadi antara sesama manusia yang kadang-kadang dapat dibatalkan. Jual beli antar sesama manusia adalah berupa pertukaran antara barang dan uang yang sama nilainya. Sedang balasan yang diberikan Allah kepada hamba-Nya yang beriman jauh lebih tinggi nilainya daripada pengorbanan yang telah diberikan atau perjuangan yang telah dilakukannya. Balasan yang berlipat ganda yang dianugerahkan Allah kepada hamba-Nya itu adalah semata-mata karena kasih sayang-Nya dan.
(31) 13. merupakan kehormatan yang diberi kepada hamba-Nya yang beriman, sebab pada hakikatnya diri manusia itu adalah milik-Nya, karena Dialah Penciptanya dan harta benda mereka itu pun adalah milik-Nya, karena Dialah yang menganugerahkan kepada mereka. Namun demikian, bila manusia berjihad dengan mengorbankan harta benda dan jiwa raga mereka yang dianugerahkanNya kepada mereka, maka Allah tetap memberikan balasan yang berlipat ganda nilainya padahal Allah sendiri pada hakikatnya tidak memerlukan harta benda dan jiwa raga itu. Selanjutnya dalam ayat ini Allah swt. menerangkan bagaimana caranya orangorang mukmin menyerahkan diri dan harta mereka yang dibeli oleh Allah swt. dengan surga Jannatunna'im itu, yaitu dengan berperang pada jalan Allah untuk membela kebenaran dan keadilan yang akan menyampaikan mereka kepada keridaan-Nya. Kemudian Allah swt. menegaskan, bahwa tidak ada seorang pun yang melebihi Allah dalam hal menepati janji, karena Dia Maha Kuasa untuk menepati janji-Nya, dan tidak pernah lupa atau pun ragu pada hamba-Nya. Oleh sebab itu, Allah menyuruh mereka untuk menampakkan kegembiraan atau keberuntungan yang pasti akan mereka peroleh dari jual beli yang terjadi antara mereka dan Allah swt. Jakfar As-Sadiq, seorang yang mempunyai pengetahuan luas tentang Alquran, dalam menafsirkan ayat ini mengatakan: "Badan manusia ini nilai tukarnya adalah surga, oleh sebab itu kita tidak boleh menjualnya kecuali jika mendapatkan surga. Orang yang mati dalam membela agama Allah hanyalah berarti mengorbankan tubuh kasarnya yang bersifat fana, bukan mengorbankan jiwanya yang bersifat.
(32) 14. kekal. Bila tubuh kasarnya mati, maka rohnya kembali ke hadirat Allah Yang Maha. Kuasa."(http://users6.nofeehost.com/alquranonline/Alquran_surah.asp?SuratKe. =9). 2.2 Laut dalam Perspektif Islam Berdasarkan kamus besar Bahasa Indonesia laut merupakan kumpulan dari air asin yang menggenangi dan membagi daratan atas benua atau pulau-pulau. Laut merupakan faktor fisik yang paling dominan yang membentuk negara Indonesia, luas seluruh wilayah indonesia dengan jalur laut 12 mil adalah 5 juta km 2 yang terdiri dari luas daratan 1,9 juta km2, laut teritorial 0,3 juta km2, sedangkan perairan pedalaman. atau perairan kepulauan seluas 2,8 juta km2, hal ini. membuktikan bahwa seluruh laut di Indonesia berjumlah 3,1 juta km2 atau sekitar 62% dari seluruh wilayah Indonesia (Dr. Anugerah Nontji, 1987:4). Laut dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan antara lain dapat disebutkan di bawah ini: a. Transportasi, bahwa laut sebagai salah satu jalur transportasi yang sangat populer bagi manusia setelah jalur darat, laut memberikan kontribusi yang sangat luas bagi kemakmuran hidup manusia. Ini bisa dimaklumi dikarenakan secara geografis pun komposisi laut jauh lebih besar dari pada daratan. Sehingga manusia senantiasa berusaha dengan segala upaya agar mampu memanfaatkan jalur ini untuk kepentingan perdagangan mereka dan juga kepentingan transportasi laut lainnya..
(33) 15. b. Perikanan, bahwa pemanfaatan sumber daya laut untuk perikanan merupakan hal yang amat penting sebagai sumber pangan dan komoditi perdagangan. Perikanan di sini dimaksudkan dalam arti yang luas mencakup penangkapan dan pembudidayaan. ikan, kerang, dan. sebagainya. c. Pertambangan, bahwa usaha penambangan sumberdaya alam dari dasar laut telah dilaksanakan, terpenting diantaranya adalah penambangan minyak dan gas bumi. d. Bahan baku obat-obatan, bahwa berbagai bahan kimia yang terkandung dalam tubuh biota laut dapat diekstrasikan untuk dijadikan bahan baku berbagai jenis obat dan kosmetik. e. Rekreasi dan pariwisata, bahwa pemandangan laut yang indah, dipantai atau di bawah laut, banyak menarik perhatian untuk kegunaan rekreasi dan pariwisata. Diantara ayat-ayat al Qur’an yang membahas mengenai lautan adalah QS Al Baqarah ayat 164 yang berbunyi:. ﻚ اﻟﱠﺘِﻲ ﺗَﺠْ ﺮِي ِ ض َواﺧْ ﺘ َِﻼفِ اﻟﻠﱠ ْﯿ ِﻞ َواﻟﻨﱠﮭَﺎ ِر َوا ْﻟﻔُ ْﻠ ِ ْت َو ْاﻷَر ِ ﻖ اﻟ ﱠﺴ َﻤ َﻮا ِ إ إِنﱠ ﻓِﻲ َﺧ ْﻠ َﷲُ ﻣِﻦَ اﻟ ﱠﺴﻤَﺎ ِء ﻣِﻦْ ﻣَﺎ ٍء ﻓَﺄ َﺣْ ﯿَﺎ ﺑِ ِﮫ ْاﻷَرْ ض ﻓِﻲ ا ْﻟﺒَﺤْ ِﺮ ﺑِﻤَﺎ ﯾَ ْﻨﻔَ ُﻊ اﻟﻨﱠﺎسَ َوﻣَﺎ أَﻧْﺰَ َل ﱠ َب ا ْﻟ ُﻤ َﺴ ﱠﺨ ِﺮ ﺑَﯿْﻦ ِ ح َواﻟ ﱠﺴ َﺤﺎ ِ ﺑَ ْﻌ َﺪ ﻣَﻮْ ﺗِﮭَﺎ وَ ﺑَﺚﱠ ﻓِﯿﮭَﺎ ﻣِﻦْ ُﻛ ﱢﻞ دَاﺑﱠ ٍﺔ وَ ﺗَﺼْ ﺮِﯾﻒِ اﻟ ﱢﺮﯾَﺎ (164) َت ﻟِﻘَﻮْ مٍ ﯾَ ْﻌﻘِﻠُﻮن ٍ ض َﻵﯾَﺎ ِ ْاﻟ ﱠﺴﻤَﺎ ِء َو ْاﻷَر Artinya: “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering) -nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara.
(34) 16. langit dan bumi; Sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan”.(QS. Al Baqarah [2] : 164). Tafsir As Sa’diy untuk QS. Al Baqarah ayat 164 dijelaskan bahwa kapal-kapal atau yang semisalnya yang telah diilhamkan Allah kepada manusia untuk membuatnya dan berlayar dengan bantuan angin dengan membawa barang-barang dagangan adalah dengan izin Allah (Abdurrahman ibn Nashir as Sa’diy, Taisir ak Karim al Rahman. Sedangkan tafsir Sayyid Quthb dalam tafsirnya Fi Dhilal al Qur’an dijelaskan sebagai berikut QS. Al Baqarah ayat 164 bahwa kebesaran kapal-kapal yang berlayar di atas laut dengan segala kemegahan dan muatannya tidak ada apa-apanya dibanding dengan kebesaran Allah dan kekuasaan-Nya (Sayyid Quthb:2000).. 2.3 Prototipe Prototipe merupakan versi awal dari sistem perangkat lunak yang dipakai untuk mendemonstrasikan konsep, mencoba pilihan desain, dan menemukan lebih banyak mengenai masalah-masalah dan solusinya. Pengembangan prototipe memungkinkan user bereksperimen untuk melihat bagaimana sistem mendukung pekerjaan yang dikerjakan, dalam hal ini user dapat menemukan kelebihan dan kekurangan dari sistem tersebut, user juga dapat mengajukan persyaratan untuk sebuah sistem baru. Disamping itu pengembangan prototipe juga dapat mengungkapkan kesalahan dalam hal-hal yang terlewatkan dan dapat menekan biaya pengembangan keseluruhan lebih rendah. Keuntungan atau tujuan dari pengembangan prototipe adalah (Sammerville: 2003):.
(35) 17. 1. Pelatihan user, suatu sistem prototipe dapat digunakan untuk melatih user sebelum sistem akhir diserahkan. 2. Pengujian sistem, protipe dapat menjalankan pengujian ‘back to back’. Maksudnya adalah kasus uji yang sama diberikan kepada prototipe dan sistem yang diuji. Jika kedua sistem memberikann hasil yang sama, kasus uji tidak mendeteksi adanya kesalahan. Jika hasilnya berbeda, itu bisa berarti terdapat kesalahan sistem, dan penyebab perbedaaan itu harus dicari. Model proses untuk pengembangan prototipe adalah sebagai berikut: 1. Proses yang pertama adalah penentuan tujuan pembuatan prototipe harus dibuat eksplisit sejak awal, hal ini mungkin dilakukan untuk mengembangkan sistem guna membuat prototipe interface user, mengembangkan sistem untuk menvalidasi persyaratan sistem fungsional, atau mengembangkan sistem guna mendemonstrasikan kelayakan aplikasi kepadd manajemen. 2. Proses kedua adalah memutuskan apa yang dimasukkan dan mungkin lebih penting, apa yang tidak dimasukkan ke prototipe, hal ini dapat mengurangi biaya pengembangan prototipe, mempercepat jadwal penyerahan. 3. Proses ketiga adalah proses evaluasi prototipe, menurut Ince dan Hekmatpour berpendapat bahwa proses ini adalah proses yang paling penting dari pembuatan prototipe. Karena pada proses ini harus disisihkan waktu untuk pelatihan user dan tujuan prototipe harus digunakan untuk membuat rencana evaluasi terhadap kemungkinan terjadinya kesalahan dan hal-hal yang terelewatkan dalam persyaratan. Pendekatan dalam pembuatan prototipe dibagi menjadi dua yaitu:.
(36) 18. 1. Pembuatan prototipe evolusioner Pembuatan prototipe evolusioner didasarkan pada ide pengembangan implementasi awal, memperlihatkanya kepada user untuk dikomentari, dan menyempurnakanya melalui tahap sampai sistem yang memadai telah dikembangkan. Proses pembuatan prototipe ini dimulai dengen sistem yang relatif sederhana, yang mengimplementasikan hanya persyaratan user yang paling penting, kemudian dilengkapi dan diubah jika ditemukan persyaratan baru. Dan pada akhirnya, prototipe tersebut menjadi sistem yang diminta. Tujuan dari Pembuatan prototipe evolusioner adalah menyerahkan sistem yang dapat dipakai kepada end-user, yang artinya bahwa keterlibatan user dengan proses pengembangan tidak hanya berarti bahwa sistem lebih mungkin memenuhi persyaratan user, hal ini juga berarti bahawa end-user telah membuat komitmen dan ingin membuat sistem tersebut dipakai. 2. Pembuatan prototipe throw-away Pendekatan ini memperluas proses analisis persyaratan dengan mengurangi biaya siklus hidup secara keseluruhan. Pembuatan prototipe throw-away ditujukan untuk membantu menyempurnakan dan memperjelas sepsifikasi sistem, prototipe ditulis, dievaluasi, dan dimodifikasi. Evaluasi prototipe menginformasikan pengembangan spesifikasi sistem terperinci yang tercakup pada dokumen persyaratan sistem dan apabila spesifikasi sudah dituliskan, prototipe tidak lagi berguna dan dibuang. Tujuan dari pembuatan prototipe throw-away adalah menvalidasi dan menurunkan persyaratan sistem..
(37) 19. 2.4 e-Reporting e-Reporting atau pelaporan elektronik merupakan teknologi yang mempunyai kemampuan. dan. fleksibilitas. bagi. lembaga. yang. bersangkutan. dalam. mengumpulkan data yang diperlukan. Karena, teknologi ini dapat menekan tingkat kesalahan yang diakibatkan input ulang data secara manual, secara signifikan, serta menekan waktu yang digunakan untuk proses dan penyajian data. Adapun manfaat yang diberikan oleh teknologi ini adalah: 1. dapat meningkatkan kemampuan dan kemudahan akses data secara tepat waktu. 2. Meningkatkan efisiensi biaya dan waktu. 3. Meningkatkan kualitas data. Kemudian untuk komponen pada pelaporan elektronik terdiri dari empat bagian, yaitu: 1. Tampilan (interface) Tampilan (user interface) merupakan komponen yang akan men-translate data dari pengirimnya menjadi format khusus seperti yang diinginkan. 2. Format Format dapat diartikan sebagai “bagaimana caranya” mendapatkan data pelaporan dan kemudian mengorganisasikannya sedemikian rupa, setelah terjadinya proses pengiriman data dari pihak yang melakukan pelaporan kepada pihak penerima pelaporan..
(38) 20. 3. Mekanisme Pelaporan Mekanisme pelaporan berhubungan dengan bagaimana data dikirimkan oleh pihak pelapor. Tipe atau jenis mekanisme pelaporan secara signifikan akan mempengaruhi tingkat pengamanan yang diperlukan, mekanisme tersebut adalah: 1) Value-Added Network (VAN) VAN merupakan layanan komersial yang disewa untuk menyediakan jasa transimisi data untuk suatu institusi tertentu. Mekanisme ini memberikan tingkat keamanan dan kepastian yang sangat tinggi, namun sebaliknya juga akan menimbulkan biaya yang cukup tinggi. 2) Dedicated Lines (Dial-up Connection) Mekanisme pelaporan jenis ini biasanya digunakan untuk transmisi data dengan volume yang besar dan dengan frekuensi pengiriman yang cukup tinggi. Mekanisme ini biasanya terdiri dari satu line telepon khusus antarpihak yang terhubung dengan sistem pelaporan. Jenis transmisi ini juga relatif lebih murah dan aman karena hanya pihak yang diijinkan saja yang bisa masuk dan memanfaatkan jaringan transmisi ini. 3) Internet Internet menyediakan beragam pilihan dalam hal pengiriman data. Pengiriman tersebut dapat melalui email, web service yang menyediakan form tertentu, maupun melalui FTP (File Transfer Protocol). Internet menawarkan salah satu alternatif pelaporan yang mampu menekan biaya.
(39) 21. pelaporan. Namun sebaliknya internet masih memerlukan piranti tambahan untuk meningkatkan tingkat keamanan transmisi data. 4) Disket atau media fisik lainnya Transmisi data melalui pengiriman disket atau media fisik lainnya akan sangat efektif untuk transaksi data yang besar tapi dengan frekuensi pengiriman yang rendah. (Tim Studi Tentang Penyajian Data Elektronik Untuk Pelaku Pasar Modal:2003). 4. Mekanisme hukum dan keamanan Pengelola pelaporan elektronik harus meyakinkan bahwa kebutuhan aspek hukum berkesesuaian dengan aspek keamanannya. Salah satu hal yang harus dipertimbangkan adalah masih jarangnya kaidah hukum yang mendasari pelaksanaan sistem pelaporan elektronik.. 2.5 Obyek Penelitian 2.5.1 Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan merupakan instansi yang bergerak dibawah perintah dari Kementrian Kelautan dan Perikanan, hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kementrian Negara Republik Indonesia, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 94 Tahun 2006, maka struktur organisasi Kementrian Kelautan dan Perikanan menjadi : a. Menteri Kelautan dan Perikanan. b. Sekretaris Jenderal..
(40) 22. c. Inspektorat Jenderal. d. Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap. e. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. f. Direktorat. Jenderal. Pengawasan. & Pengendalian. Sumberdaya. Kelautan dan Perikanan. g. Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan. h. Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. i. Badan Riset Kelautan dan Perikanan. j. Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan. k. Staf. Ahli.. (http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5111/Sejarah-. KKP/?category_id=63.html) Dibawah ini merupakan struktur organisasi Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Lamongan Nomor 03 Tahun 2008 pada Tanggal 04 Juni 2008.. Gambar 2.1 Struktur organisasi Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan.
(41) 23. 2.5.2 Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (1) Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan adalah unsur pelaksana dinas yang dipimpin seorang Kepala Bidang berkedudukan dibawaah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas. (2) Kepala. Bidang. mempunyai. Pengolahan. dan. Pemasaran. Hasil. Perikanan. tugas melaksanakan penyiapan bahan perumusan. kebijakan teknis dan strategis, koordinasi, pembinaan mutu dan pengolahan dan perijinan usaha. (3) Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan mempunyai fungsi: (a) Menyiapkan bahan penyusunan program dan perumusan kebijakan teknis operasional bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan. (b) Menyiapkan bahan koordinasi pengendalian, pembinaan bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan. (c) Menyiapkan bahan pelaksanaan, pengendalian, pembinaan bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan meliputi bidang pemasaran dan permodalan, pembinaan mutu dan pengolahan perijinan usaha. (d) Menyiapkan bahan evaluasi dan peaporan bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan. (e) Melaksanakan tugas – tugas lain yang diberikan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan sesuai dengan tugas dan fungsinya..
(42) 24. (4) Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan terdiri dari: (a) Seksi Pengembangan, Pemasaran dan permodalan, mempunyai tugas: (1) Merencakan kegiatan pembinaan dan pengendalian pemasaran dan permodalan. (2) Menyiapkan. bahan-bahan. pelaksanaan. pembinaan. teknis. operasional dan pemasaran dan permodalan. (3) Melaksanakan pembinaan teknis dalam rangka peningkatan, pemasaran permodalan. (4) Menyiapkan. bahan. pelaksanaan. koordinasi. pemasaran. permodalan. (5) Melaksanakan pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pembinaan pemasaran dan permodalan. (6) Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan sesuai tugas dan fungsinya. (b) Seksi Pembinaan Mutu dan Pengolahan, mempunyai tugas: (1) Merencanakan kegiatan pembinaan dan pengendalian mutu dan pengolahan. (2) Menyiapkan bahan pelaksanaan pembinaan teknis operasional pembinaan mutu dan pengolahan. (3) Melaksanakan bimbingan teknis dalam rangka peningkatan, pengembangan pembinaan mutu dan pengolahan..
(43) 25. (4) Menyiapkan bahan pelaksanaan koordinasi pembinaan mutu dan pengolahan. (5) Melaksanakan pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pembinaan mutu dan pengolahan. (6) Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan sesuai dengan tugas dan fungsinya. (c) Seksi Perijinan Usaha, mempunyai tugas: (1) Merencanakan kegiatan pembinaan dan pengendalian perijinan usaha. (2) Menyiapkan bahan pelaksanaan pembinaan teknis operasional perijinan usaha. (3) Melaksanakan bimbingan teknis dalam rangka peningkatan, pengembangan perijinan usaha. (4) Menyiapkan bahan pelaksanaan koordinasi perijinan usaha. (5) Melaksanakan pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan perijinan usaha. (6) Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan sesuai dengan tugas dan fungsinya..
(44) BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Pada bab ini akan dibahas mengenai desain sistem dan perancangan Prototipe e-Reporting Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan. di. Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan. Desain dan perancangan ini meliputi analisis sistem, perancangan sistem, dan desain antarmuka. Perancangan sistem diharapkan dapat memberikan pedoman untuk menentukan kemana harus melangkah, menganalisis, dan mengidentifikasikan berbagai persyaratan agar pembangunan prototipe e-Reporting menjadi sukses untuk kedepanya. Pentingya perancangan dalam suatu kegiatan juga dibahas dalam agama Islam, terbukti dengan firman Allah SWT pada Al Quran surat Yusuf ayat 46 yang berbunyi.. و ْف ٌ ا ِتع َأج ٌۭ ٌ ا ٍۢتا ِتو َأم ٍۢنا َأأْفكُيلُي ُي َّنا َأ. و ْف ِتا َأ َأ َأا ُي ُي و ُي ا َأ ُّي َأ ا ٱ ِت ِّص ل ِت ِّص ُييا َأ ْف ِت َأ ا ِت ا َأ. و ٍۢتاٱَّ َأ ِتلِّص ٓى ا َأ ْف ِتج ُي ا ِتٱَأ ا ٱ َّ ِتااٱَأ َألَّ ُي ْف ا َأ ْف لَأ ُيم نَأا و ْف ِتا ُي و ٍۢ ُيلَأتا ُي ْف ٍۢ ا َأ ُي َأ َأ ا َأ ِت َأ َأ َأ Artinya: “Yusuf, hai orang-orang yang amat dipercaya terangkanlah kepada kami tentang tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk yang dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan (tujuh) lainnya yang kering agar aku kembali kepada orang-orang itu, agar mereka mengetahuinya” Kandungan dari Al Quran surat Yusuf ayat 46 merupakan hasil dari penafsiran atau pentakwilan dari Nabi Yusuf AS mengenai mimpi yang dialami oleh Raja Mesir, Nabi Yusuf AS juga memberikan petunjuk dan supaya membuat sebuah perancangan untuk mengatasi kesukaran dan bahaya kelaparan yang diramalkan akan menimpa Mesir. 26.
(45) 27. 3.1 Deskripsi Umum Sistem 3.1.1 Deskripsi Proyek Proyek Rancang Bangun Prototipe e-Reporting Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan. di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten. Lamongan merupakan sebuah prototipe yang dapat mengolah data menjadi sebuah laporan mengenai pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, yang nantinya diharapkan dapat membantu Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan dalam mengambil keputusan dan menentukan kebijakan-kebijakan pada tahun berikutnya secara cepat dan tepat yang berhubungan dengan Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan . Proyek yang akan dibangun dalam bentuk prototipe maksudnya adalah sistem yang dibangun tidak sampai pada tahap pengimplementasian. Kemudian eReporting atau pelaporan elektronik merupakan teknologi yang mempunyai kemampuan. dan. fleksibilitas. bagi. lembaga. yang. bersangkutan. dalam. mengumpulkan data yang diperlukan. Karena, teknologi ini dapat menekan tingkat kesalahan yang diakibatkan input ulang data secara manual, secara signifikan, serta menekan waktu yang digunakan untuk proses dan penyajian data dalam bentuk elektronik tidak lagi secara manual. Proyek prototipe e-Reporting ini dibangun pada Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan , dimana aktor-aktor yang terkait dalam proses pelaporan adalah sebagai berikut: a). Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan. b). Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan.
(46) 28. c). Kepala Seksi Pembinaan Mutu dan Pengolahan. d). Kepala Seksi Pengembangan, Pemasaran dan Permodalan. e). Kepala Seksi Perijinan Usaha. f). Staf Seksi Pembinaan Mutu dan Pengolahan. g). Staf Seksi Pengembangan, Pemasaran dan Permodalan. h). Staf Seksi Perijinan Usaha. i). Administrator. 3.1.2 Keadaan Current System Model pelaporan pada Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan saat ini masih menggunakan. sistem. pelaporan. secara. manual. (paper-based). dalam. mengumpulkan data dan informasi dari lapangan. Perbandingan sistem pelaporan secara manual dengan sistem pelaporan secara elektronik apabila dianalisis dari segi PIECES adalah sebagai berikut: a) Analisi Kinerja Sistem (Performance) Pelaporan Elektronik: Pada pelaporan eloktronik staf bisa dengan mudah mengisi data laporan karena sudah di sediakan form laporan didalam sistem. Dengan pelaporan elektronik lebih praktis dalam, melihat data, dan memfilter data yang diinginkan karena data yang ada dalam sistem sangatlah. komplek,. ini. terbukti. dengan. banyaknya. laporan..
(47) 29. Keefektifan pelaporan eloktronik dapat kita lihat dimanapun kita membutuhan laporan tersebut maka langsung dapat mengaksesnya. Pelaporan Manual: Pelaporan secara manual sangatlah merepotkan kerja staf karena dalam menuliskan laporan staf harus mengulang kata yang sama secara berulang-ulang. Dalam melihat data yang diinginkan staf tidak dapat dengan langsung memberitahukan data tersebut karena masih berupa print out sehingga staf masih mencari data yang disimpan tersebut. Pelaporan secara manual kurang efektif disebabkan kita harus mencetak terlebih dahulu data tersebut. b) Analisi Informasi (Information) Pelaporan Elektronik: Dengan sistem baru kinerja staf dapat dengan cepat memberikan informasi kepada atasan tentang data laporan yang di buatnya dan juga staf dapat mengerjakan laporan dimanapun dengan memanfaatkan koneksi internet sehingga dapat membantu kerja staf dalam menyelesaikan tugasnya. Dan juga untuk memperbaruhi informasi, staf bisa langsung mengupdatenya sewaktu waktu. Pelaporan Manual: Informasi yang diberikan staf kepada atasan masih menggunakan hasil cetakan, sehingga atasan masih menunggu data laporan yang di buat staf. Apabila terjadi kesalahan informasi pada laporan maka staf akan mencetak ulang laporan tersebut setelah di revisi..
(48) 30. c) Analisi Ekonomi (Economic) Pelaporan Elektronik: Sistem ini lebih hemat biaya bagi Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan karena tidak perlu membuang buang hasil cetakan yang telat dibuat karena sebelum mencetak harus dapat persetujuan terlebih dahulu dari atasan. Dalam menyelesaikan laporan, pelaporan elektronik lebih cepat karena staf dapat melakukannya dimana saja. Pelaporan Manual: Pada pelaporan manual pengeluaran biaya pada kantor jelas lebih banyak pada percetakan laporan, ini di sebabkan karena laporan yang di cetak belum tentu benar sehingga dapat mencetak laporan itu kembali setalah direvisi. d) Analisis Pengendalian (Control) Pelaporan Elektronik: Dengan pelaporan elektronik sangatlah mudah dikontrol dalam melakukan perbaruan data dan penyetujuan laporan sehingga lebih mudah dalam mengambilan keputusan terhadap laporan. Dalam kontrol keamanan juga lebih baik karena adanya dalam penginputan data yang hanya dapat dilakukan yang dapat mengaksesnya saja. Pelaporan Manual: Kontrol keamanan pada sistem lama sangat kurang. Karena dengan pengisian data secara manual dapat terjadi kesalahan, karena orang.
(49) 31. yang tidak bersangkutan juga dapat mengisi data tersebut. Maka sangat di mungkinkan ada kecurangan dalam sistem yang lama. e) Analisis Efisiensi (Effeciency) Pelaporan Elektronik: Dengan pelaporan elektronik staf dapat melakukan pengisian data tidak terbatas jarak dan waktu, karena dapat dilakukan dimana saja sehingga lebih efektif dan efisien. Laporan juga dapat dilihat dimanapun oleh atasan. Pelaporan Manual: Apabila menggunakan sistem laporan manual pengisian data harus dilakukan dikantor sehingga staf melakukan pekerjaannya menjadi lama. Laporan juga harus di cetak terlebih dahulu dan diserahkan di kantor sehingga kurang efesien. f) Analisis Pelayanan (Service) Pelaporan Elektronik: Pelayanan pelaporan data lebih cepat karena dapat di akses dimana saja sehingga atasan dan staf tidak harus bertemu langsung. Pelaporan Manual: Sistem pelaporan manual kurang akurat kareana dapat terjadi kesalahan penulisan. Pelaporan datanya memerlukan cetakan dari laporan tersebut dan staf harus langsung menghadap atasan untuk memberikan laporan tersebut..
(50) 32. 3.1.3 Lingkup Proyek Proyek prototipe e-Reporting ini dibangun pada Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, dimana aktor-aktor yang terkait dalam proses pelaporan ini adalah sebagai berikut: a) Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan b) Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan c) Kepala Seksi Pembinaan Mutu dan Pengolahan d) Kepala Seksi Pengembangan, Pemasaran dan Permodalan e) Kepala Seksi Perijinan Usaha f) Staf Seksi Pembinaan Mutu dan Pengolahan g) Staf Seksi Pengembangan, Pemasaran dan Permodalan h) Staf Seksi Perijinan Usaha i) Administrator. 3.1.4 Spesifikasi Pengguna Prototipe e-Reporting ini ditujukan untuk pegawai Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan yaitu: 1) Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan 2) Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan 3) Kepala Seksi Pembinaan Mutu dan Pengolahan 4) Kepala Seksi Pengembangan, Pemasaran dan Permodalan 5) Administrator a) Mengolah manajemen user.
(51) 33. b) Mengolah data kecamatan c) Mengolah polling website d) Mengolah berita 6) Kepala Seksi Perijinan Usaha 7) Staf Seksi Pembinaan Mutu dan Pengolahan a) Membuat laporan rencana kegiatan pembinaan pengolahan hasil perikanan b) Membuat laporan pelaksanaan kegiatan pembinaan pengolahan hasil perikanan c) Membuat laporan jumlah produksi unit pengolah ikan d) Membuat laporan daftar pengolah ikan skala besar (Coldstorage) e) Membuat laporan Unit Pengolahan Ikan (UPI) di Pasar Ikan Lamongan f) Membuat laporan UPI di Kec. Brondong g) Membuat laporan UPI di Kec. Paciran h) Laporan Updating Directori P2HP untuk Pengolahan dan Pemasaran i) Laporan Sampling Unit Usaha P2HP j) Laporan Unit Pengolahan Non Komsumsi 8) Staf Seksi Pengembangan, Pemasaran dan Permodalan a) Membuat laporan rencana kegiatan pembinaan dan pemasaran b) Membuat pemasaran. laporan pelaksanaan kegiatan pembinaan dan.
(52) 34. c) Membuat laporan jumlah pengiriman ikan ke luar daerah d) Membuat laporan penerimaan ikan ke dalam daerah e) Membuat laporan Jumlah Pemasaran Ikan di Pasar Ikan Lamongan f) Membuat laporan Jumlah Pemasaran Ikan di Kec. Brondong g) Membuat laporan Jumlah Pemasaran Ikan di Kec. Paciran 9) Staf Seksi Perijinan Usaha a) Membuat laporan rencana kegiatan pembinaan perijinan usaha b) Membuat laporan pelaksanaan kegiatan pembinaan perijinan usaha c) Membuat laporan Rekapitulasi Alat Tangkap. 3.2. Identifikasi dan Analisis Sistem. 3.2.1 Identifikasi dan Analisis Proses Bisnis 1. Identifikasi Proses Bisnis Hal-hal yang dilakukan dalam proses bisnis adalah: a) Pembuatan laporan Pembuatan laporan pada Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan menggunakan komputer pada masing-masing staf dan disimpan didalam komputer atau media lainya seperti harddisk portable, flashdish, CD/.DVD..
Gambar
Dokumen terkait
Sistem berhasil menampilkan data usulan kegiatan evaluasi yang belum dikonfirmasi Sistem menampilkan halaman persetujuan evaluasi dan data usulan evaluasi, seperti pada
1.1 Kesimpulan Berdasarkan pembahasan hasil pengujian yang dilakukan peneliti dan responden Dinas Pertanian Kabupaten Jombang diperoleh kesimpulan bahwa system e-reporting
Dari hasil uji coba menunjukkan bahwa aplikasi e-Reporting ini lebih efisiensi dan lebih akurat hal ini dapat dibuktikan dengan adanya pelaporan elektronik, staf dapat
Selain produk hasil pengolahan perikanan konsumsi, Kota Surabaya juga memiliki produk hasil perikanan non konsumsi, antara lain Ikan hias dan anaman air,
Menerapkan konsep teoritik penyusunan laporan berkala hasil kegiatan pengolahan hasil pertanian dan perikanan serta bidang pengawasan mutu sesuai dengan sistem pelaporan yang berlaku
Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura 52 STIE IPWIJA Jakarta Bidang Studi Pemasaran2. Kepala Seksi Pengolahan Hasil Sayuran dan Tanaman
Perjanjian kinerja Tahun 2020 yang ditandangani antara Kepala Seksi Bina Mutu dan Diversifikasi Produk Hasil Perikanan dengan Kepala Bidang Bina Mutu dan Daya
Bidang Tata Operasional mempunyai tugas melaksanakan fasilitasi pemasaran dan distribusi hasil perikanan, pengumpulan, pengolahan, penyajian data dan statistik perikanan,