DAFTAR ISI DAFTAR ISI
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI... 11 BAB
BAB I I PENDAHULUANPENDAHULUAN A.
A. Latar Latar BelakaBelakang...ng... 22 B.
B. RumuRumusan san MasalaMasalah....h... 22 C.
C. TuTujuan.juan... 33 BAB
BAB II II PEMBAHASANPEMBAHASAN I.
I. PenPengergertian tian IntInteroeroperperabilabilitaitas..s... .. I.1
I.1 !e"!e"iniinisi si IntInteroeroperperabilabilitasitas... I.2
I.2 PermPermasalasalahaahan n IntInteroeroperperabiabilitalitas..s... . I.3
I.3 #en#eneraserasi i IntInteroeroperperabiabilitalitas..s... $$ I.
I. ArsiArsitektektur tur IntInteroeroperperabilabilitaitas..s... %% I.$
I.$ PriPrinsinsip Interp Interopeoperabrabilitilitas..as... 1111
II.
II. ManMan"aat "aat IntInteroeroperaperabilbilitaitas..s... 1212 II.
II.11 &rg&rgensensi i IntInteroeroperperabiabilitalitas..s... 1212 II.
II.22 ManMan"aat "aat IntInteroeroperaperabilbilitasitas... 1313 BAB III PENUTUP
BAB III PENUTUP
'esimpulan... 1 'esimpulan... 1 DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA... 11 BAB I BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
(aat ini merupakan era e-goverment, )imana sistem in"ormasi la*anan publik )ibangun )engan basis internet. E-goverment a)alah suatu upa*a
untuk mengembangkan pen*elenggaraan kepemerintahan *ang berbasis elektronik )engan mengoptimalkan peman"aatan teknologi in"ormasi )an komunikasi +TI',. -amun )emikian peman"aatan *ang optimal )ari TI' belum sepenuhn*a )apat terapai. (alah satu pen*ebabn*a a)alah basis )ata
)an aplikasi )ibangun menggunakan platform sistem in"ormasi )an )ata *ang berbe)a. Akibatn*a suatu basis )ata atau sistem in"ormasi belum tentu )apat saling berhubungan untuk mela*ani suatu kegiatan *ang si"atn*a terpa)u.
Maka )ari itu bangsa In)onesia bangkit )an sa)ar akan pentingn*a interoperabilitas )an interkoneksi berbagai sistem *ang berbe)a platform sehingga integrasi sistem )i In)onesia akan segera ter/uju) )an seara ti)ak langsung mas*arakat luas *ang akan merasakan man"aatn*a. Interoperabilitas mengau pa)a konsep "leksibilitas0 e"isiensi )an e"ektiitas0 serta pro)uktiitas bagi seorang user atau pelaku )ata )an in"ormasi spasial untuk mengambil keputusan *ang lebih baik berkenaan )engan )ata )an in"ormasi spasial. Melalui makalah ini0 penulis ingin memberikan pemahaman mengenai pentingn*a interoperabilitas )ata )an in"ormasi spasial terkait )engan in"rastruktur geospasial.
B. Rumusan Masalah
Rumusan masalah )ari makalah ini antara lain sebagai berikut
1. Apa *ang )imaksu) )engan interoperabilitas )ata )an in"ormasi spasial terkait )engan in"rastruktur geospasial
2. Apa man"aat a)an*a interoperabilitas )ata )an in"ormasi spasial terkait )engan in"rastruktur geospasial
Tujuan )ari makalah ini antara lain sebagai berikut
1. Mengetahui pengertian interoperabilitas )ata )an in"ormasi spasial terkait )engan in"rastruktur geospasial
2. Mengerti man"aat a)an*a interoperabilitas )ata )an in"ormasi spasial terkait )engan in"rastruktur geospasial
BAB II
PEMBAHASAN
I. Pengert!an Inter"#era$!l!tas I.% De&!n!s! Inter"#era$!l!tas
Interoperabiltas *ang )alam I444 (tan)ar) Computer !itionar* )i)e"inisikan sebagai “The ability of two or more systems or components to exchange information and to use the information that has been exchanged”, seara teknis menggambarkan kemampuan 2 atau lebih sistem untuk saling tukar 5menukar )ata atau in"ormasi )an saling )apat mempergunakan )ata atau in"ormasi *ang )ipertukarkan tersebut. Interoperabilitas bukanlah berarti penentuan atau pen*amaan penggunaan platform perangkat keras0 atau perangkat lunak semisal operating system tertentu misaln*a0 bukan pula berarti penentuan atau pen*eragaman database *ang akan )ipergunakan )alam pen*impanan )ata0 )an juga bukan berarti penentuan atau pen*eragaman penggunaan bahasa pemrograman )alam pengembangan sistem in"ormasi pemerintahan. Interoperabilitas harus )apat )iapai )alam keragaman penggunaan perangkat keras )an perangkat lunak baik operating system0 database )an bahasa pemrograman *ang terse)ia saat ini )an khususn*a *ang telah )ipergunakan )i berbagai instansi pemerintahan baik pusat ataupun )aerah. Interoperabilitas )alam
keragaman ini han*a )apat )iapai melalui stan)arisasi "ormat pertukaran )ata0 *ang seara teknis saat ini ban*ak )ilakukan )engan menggunakan basis 6ML. (etiap pihak *ang terkait berke/ajiban menggunakan standard *ang telah )itetapkan sebagai
auan bersama.
I.' Permasalahan Inter"#era$!l!tas
Beberapa kesulitan *ang a)a untuk )apat )ilakukan interoperabilitas )ikarenakan hal7hal sebagai berikut
• Ti)ak memiliki )okumentasi sistem.
• Belum terse)ian*a kamus )ata (data dictionary, *ang jelas. • A)an*a perbe)aan persepsi mengenai interoperabilitas. • Belum )ikenaln*a interoperabilitas sistem in"ormasi.
• Belum merasa perlu a)an*a interoperabilitas sistem in"ormasi.
Belum men*a)ari perlun*a berbagi + sharing , )ata antar sistem. I.( )eneras! Inter"#era$!l!tas
Menurut (heth 51890 1::% generasi interoperabilias in"ormasi )ibagi menja)i tiga generasi. Perhatian utama a)alah pa)a keragaman )ari sisi
• !istribusi0 akupan interoperabilitas su)ah berubah )ari /aktu
ke /aktu0 Internet memberikan )ampak *ang besar terutama sejak generasi ke)ua. Teknologi komunikasi0 in"rastruktur global )an komputer ter)istribusi men)orong lahirn*a generasi ke tiga.
• ;tonomi0 generasi pertama memberikan perhatian utama pa)a
"asilitas update0 sehinga isu otonomi menja)i penting0 sementara generasi berikutn*a memberikan isu update menja)i lebih keil.
• Heterogeneity<keragaman0 berbagai problem keragaman )apat
terja)i pa)a berbagai jenis seperti )i ba/ah ini
'eragaman In"ormasi
- yntactic !nteroperability nama attribute0 "ormat. - tructural !nteroperability struktur0 skema in"ormasi. - emantic !nteroperability semantik < arti konsep.
'eragaman (istem
- "igital #edia $epository #anagement ystem% - "atabase #anagement ystem%
- &perating ystem%
- Hardware%
Pa)a akhir perio)e =8>an0 keragaman hardware0 operating system )an komunikasi a)alah merupakan permasalahan utama. Pa)a perio)e %8>an )imulai problem )engan keragaman mo)el )alam tahap skematik0 bahasa 'uery0 concurrency control . Pa)a a/al :8>an permasalahan sintatik )an struktur seara bersama mulai menja)i isu utama. Pa)a akhir :8>an0 isu semantik menja)i perhatian )ikarenakan semakin besar sumber in"ormasi
)ikarenakan teknologi Internet.
Tabel 1. #enerasi (istem Interoperabilitas In"ormasi
Ura!an )eneras! % *....+%,-/ )eneras! ' *%,-0+%,,/ )eneras! ( *%,,0+..../ T!ngkat sistem0 )ata sistem0 )ata0 sistem0 )ata0
!nter"#era$!l!tas men!t!k$eratkan #a1a in"ormasi in"ormasi0 nowledge T!#e !nter"#era$!l!tas komputer0 komunikasi0 bahasa0 lokasi0 )istribusi0 mo)el syntax0 structure (schematic, 'uery language, interface) semanti +meningkatn*a spesi"ikasi pa)a sebuah )omain, D"m!nan ars!tektur multi database atau federated database federated informasi )engan me)iator me)iator in"ormasi broering Caku#an s!stem !nter"#era$!l!tas handfull interkoneksi database )an komputer puluhan sistem pa)a LA-enterprise-wide )an akupan global In&rastruktur k"mun!kas! proprietary +)ominasi oleh IBM, TCP<IP0 http0 C;RBA !nternet, *eb, +ava, distributed obect, multi agent, mobile T!#e 1ata database structured d an "ile database structured, text repositories, semi structured dan spesific formats semua bentuk me)ia )igital termasuk isual < spatio7termproal < sienti"i < engineering )ata D"m!nan 1ata
m"1el relational dan E-$ obect oriented
component based, multi modal Ura!an )eneras! % *....+%,-/ )eneras! ' *%,-0+%,,/ )eneras! ( *%,,0+..../ Pen1ekatan !nter"#era$!l!tas structural )an data model 0 )ata
representasi pemahaman akan keragaman meta)ata0 )an skema seara komprehensi" menggunakan meta)ata )engan penekanan pa)a semantik )an ontologi Tekn!k !nter"#era$!l!tas data level relationships, common data model, mappings, schematic dan metadata level relationships, wrapper, multiple ontologies, semantic level relationships,
database exchange, remote database interface, 'uery transformation , schema translation, schema integration extractor, single ontology, metadatabase, eragaman sema, mediator context, media independent ifnormation correlation, metadata consistency Pers"n 2ang terl!$at 1alam !nter"#era$!l!tas database administator 0 pengguna *ang berpengalaman0 programmer software developer utuk membuat wrapper )an me)iator e?pert pa)a )omain *ang bersangkutan untuk membuat ontologi @ korelasi in"ormasi 3#s! untuk akses database 'uery language, eyword
untuk te?t )ata
eywordbased attribuet (limited), content based access (limited, ontology based access multimedia views, visual interfaces, informatin re'uest, multi ontology based, context sensitive dengan domain specific
I.4 Ars!tektur Inter"#era$!l!tas
Akan )ilihat beberapa arsitektur interoperabilitas *ang )iurutkan )ari *ang tertua ke *ang termu)a0 *aitu
Arsitektur ini )igunakan untuk mengatasi keragaman database )engan memiliki tiga leel. A)apun "ungsi )ari setiap leel a)alah
External level a)alah ie/ )ari setiap user.
onceptual level a)alah conceptual schema *ang ter)iri )ari )ata logik struktur )an hubungan antar struktur.
!nternal level memberikan skema internal untuk )ata.
#ambar 1. Arsitektur A-(I<(PARC
• .ederated "atabase
Pertimbangan )ari pengembangan federated database a)alah sumber berubah ukup sering0 pengguna membutuhkan )ata *ang terkini0 )an mengurangi )ela* )ari respon ja/aban. Tugas la*er utama )alam "e)erate) )atabase a)alah
Tansforming processor untuk membuat )an memelihara mapping antara lokal )an skema elemen0 termasuk untuk mengha)le translasi uer* )an "ormat.
.iltering processor untuk mengontorl operasi )an akses kontrol pa)a exports chema%
onstruction procesor untuk mengintegrasikan beberapa sumber *ang berbe)a )alam mengatasi ketiak konsistensian )an juga kon"lik.
#ambar 2. Arsitektur .ederated "atabase
• "ata *arehouse
Merupakan arsitektur *ang mengkoleksi )ata )ari berbagai sumber ke)alam sebuah kesatuan. (ehingga 'uery )apat )ilakukan han*a ke satu target seara homogen. Problem *ang kerap terja)i a)alah utuk melakukan update )an perubahan "ormat )ari sumber )ata0 /alau pa)a )ata /arehouse )apat memberikan hasil availability *ang tinggi serta juga unjuk kerja )ari 'uery. (umber7sumber )ata akan )ikon"ersikan )an )isatukan ke)alam bentuk *ang seragam menja)i )ata warehouse. "ata warehouse ter)iri )ari target database )an metadata. Target database a)alah hasil konersi )an intergrasi )ari berbagai sumber0 sementara metadata a)alah database terpisah *ang men*impan trac )ari mana )ata7)ata tersebut berasal.
#ambar 3. Arsitektur "ata *arehouse #ediated ystem
(ebuah me)iator a)alah sebuah komponen so"t/are *ang men)ukung sebuah irtual database *ang )apat )igunakan pemakai untuk 'uery. #ediates system feature seara prinsip pengembangan konsep )ari federated database0 karakteristik
utama *ang )imiliki a)alah
/uery )ata bisa )ikirim ke sumber *ang terkini0 /alau masalah beberapa overhead perlu )isempurnakan seperti /aktu translasi0 merging ja/aban0 net/ork0 sumber *ang ti)ak akti".
Membutuhkan me)ia pen*impanan tambahan untuk sistem *ang kompleks.
Translasi 'uery )an respon )ilakukan oleh wrapper%
asil 'uery )alam respon bisa terja)i ti)ak lengkap atau ti)ak terse)ia0 karena beberapa komponen )ari database atau sumber ti)ak terse)ia. (tep pa)a mediated sistem akan melalui )ua tahap utama seperti pa)a #ambar .
0lobal 'uery *aitu hasil translasi )ari local 'uery ke setiap sumber )ata.
Respon )ari sumber )ata *ang perlu )i translasi )an merging untuk men)apatkan global result.
#ambar . Arsitektur #ediated ystem I. Pr!ns!# Inter"#era$!l!tas
Prinsip7prinsip interoperabilitas sistem in"ormasi pemerintahan akan menja)i )asar pen*usunan kebijakan )an pengambilan keputusan a)ministrati" serta menja)i arahan untuk pen*elenggaraan interoperabilitas nantin*a. Prinsip7prinsip
• (etiap instansi pemerintah pusat /ajib memiliki skema )ata
*ang teknologin*a )itentukan oleh gugus tugas untuk interoperabilitas terkait )engan tupoksin*a.
• (kema )ata sebagaimana )imaksu) )ikoor)inasikan oleh
!ep'omIn"o )alam suatu gugus tugas +tas-force, inter institusi.
• Pemerintah )aerah )apat men*esuaikan atau mengau pa)a
skema )ata *ang teknologin*a )itentukan oleh gugus tugas +sesuai rujukan ketentuan Internasional, )ari masing7masing instansi terkait.
• enis )ata *ang terbuka )an tertutup akan )itentukan oleh gugus
tugas.
Transaksi )ata untuk interoperabilitas )ilakukan )alam "ormat terbuka *ang teknologin*a )itentukan oleh gugus tugas.
II. Man&aat Inter"#era$!l!tas
II.%Urgens! Inter"#era$!l!tas
• 'on)isi e-0overnment terkait )engan a)an*a pulau7pulau
in"ormasi0 )imana antar institusi saling membutuhkan in"ormasi. (istem pemerintahan )i In)onesia ban*ak )ikembangkan seara terpisah7pisah )an ti)ak terintegrasi. (istem )ikembangkan )engan teknologi *ang tergantung pa)a berbagai maam en)or0 *ang semuan*a merupakan teknologi tertutup0 )an ti)ak se)ikit pula *ang )ikembangkan tanpa menggunakan sistem database +R!BM(< $elational "atabase #anagement ystem,0 *ang sangat sulit )iintegrasikan )engan sistem lain. (ebagai ontoh0 )alam sistem E-0overnment 0 sistem in"ormasi la*anan publik *ang )ipergunakan oleh setiap instansi pemerintah baik )i pusat maupun )i )aerah pa)a umumn*a berbe)a antar satu )engan *ang lainn*a )an ti)ak )apat langsung saling berhubungan untuk menunjang suatu la*anan terpa)u seperti la*anan pajak )an kepen)u)ukan. Contoh lain )alam E-Health0 sistem in"ormasi satu rumah sakit belum tentu sama )engan sistem in"ormasi )i rumah sakit lain0 sehingga jika a)a pasien *ang membutuhkan la*anan kesehatan )i rumah sakit *ang berbe)a belum tentu )ata pasien )apat saling )iakses.
• &rgensi perlun*a interoperabilitas untuk meningkatkan kualitas
la*anan in"ormasi publik bagi mas*arakat. 'emampuan suatu sistem atau pro)uk untuk bekerjasama )engan suatu sistem atau pro)uk lainn*a )isebut )engan interoperabilitas0 )imana satu aplikasi )apat saling berkomunikasi )engan aplikasi *ang lainn*a. (istem In"ormasi pemerintahan )i In)onesia pun sangat perlu berinteroperbilitas0 karena sebenarn*a satu sistem
in"ormasi saling terkait )engan sistem in"ormasi lainn*a meskipun sistem tersebut )ibangun )engan platform )an
database *ang berbe)a. (eluruh aplikasi )an pulau7pulau in"ormasi *ang a)a )i seluruh pemerintahan In)onesia merupakan satu aset *ang harus )ipikirkan bersama agar bisa menja)i satu sistem terintegrasi sehingga )alam jangka panjang )apat meningkatkan kualitas la*anan publik )i In)onesia.
II.'Man&aat Inter"#era$!l!tas
!engan )iterapkann*a interoperabilitas sistem in"ormasi pa)a instansi pemerintahan0 ban*ak man"aat *ang )apat )iperoleh0 antara lain
• Pemerintah )apat lebih mu)ah )alam )alam hal pengelolaan )an
pengaksesan )ata.
• Pela*anan publik bagi mas*arakat menja)i lebih e"ekti" )an
e"isien.
• Pengambilan keputusan oleh pemerintah menja)i lebih baik0
relean0 akurat )an tepat /aktu karena in"ormasi epat )iperoleh.
• haring in"ormasi0 sehingga koor)inasi program antar institusi
lebih mu)ah.
!engan in"ormasi *ang makin baik0 akan meniptakan iklim ber)emokrasi *ang lebih bagus.
BAB III
PENUTUP
Kes!m#ulan
Masih perlun*a kesa)aran *ang tinggi )ari para pengambil kebijakan untuk me/uju)kan konsep interoperabilitas )alam rangka men)ukung )an berperan akti" )alam hal pertukaran )ata. (ehingga nantin*a memu)ahkan )ata untuk )ipergunakan seara bersama. (elain itu juga perlun*a )ukungan )ari peraturan0 kebijakan pemerintah0 serta peralatan<piranti *ang mema)ai.
Interoperabilitas sangat )ibutuhkan untuk men)ukung pembangunan in"rastruktur geospasial )alam prose pertukaran )ata (data sharing)%
DAFTAR PUSTAKA
!4P';MI-D;. 288%. 'erangka Auan )an Pe)oman Interoperabilitas (istem In"ormasi Instansi Pemerintah.
http<<mas7marto.blogspot.o.i)<2811<8:<interoperabilitas7)ata7)an7 in"ormasiE23.html0 )iakses pa)a 8F81 GIB tanggal 2 Mei 281F.