• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PENGENDALIAN MUTU (QUALITY CONTROL) TERHADAP PRODUKTIVITAS DI PT. DAM SINAR BUTTON FACTORY.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH PENGENDALIAN MUTU (QUALITY CONTROL) TERHADAP PRODUKTIVITAS DI PT. DAM SINAR BUTTON FACTORY."

Copied!
46
0
0

Teks penuh

(1)

DI PT. DAM SINAR BUTTON FACTORY

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Ujian Sidang

Sarjana Ekonomi Pada Program Studi Manajemen

Universitas Pendidikan Indonesia

Oleh: Desi Ekawati NIM. 0901023

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

FAKULTAS PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

(2)

Oleh

Desi Ekawati

0901023

Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar

Sarjana Ekonomi pada Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

© Desi Ekawati 2014

Universitas Pendidikan Indonesia

April 2014

Hak cipta dilindungi undang-undang.

Skripsi ini tidak boleh diperbanyak seluruhnya atau sebagian,

(3)

PENGARUH PENGENDALIAN MUTU (QUALITY CONTROL) TERHADAP PRODUKTIVITAS DI PT. DAM SINAR BUTTON FACTORY

Desi Ekawati

0901023

Skripsi ini telah disetujui dan disahkan oleh :

1. Pembimbing

Dra. Hj. Nani Sutarni, M.Pd. NIP. 19611108 198601 1 001

2. Ketua Program Studi

Dr. Vanessa Gaffar, SE.Ak., MBA NIP. 19740307 200212 2 001

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

FAKULTAS PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

(4)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu ABSTRAK

Desi Ekawati (0901023), Pengaruh Pengendalian Mutu (Quality Control) terhadap Produktivitas di PT. Dam Sinar Button Factory, di bawah bimbingan Dra. Hj. Nani Sutarni, M.Pd.

Di dalam pasar dengan tingkat persaingan usaha yang sangat ketat, mutu dari suatu produk dan layanan yang ditawarkan akan memiliki peranan terhadap perkembangan bisnis sehingga memiliki daya saing yang besar dan tingkat keberhasilan meraih pasar yang tinggi. Produktivitas dan mutu saling berkaitan, karena pengendalian mutu dapat memberikan efek positif bagi produktivitas. Berdasarkan hasil penelitian di PT. Dam Sinar Button Factory, tingkat produktivitas pada produksi kancing bersifat fluktuatif dan cenderung menurun dari tahun ke tahun disebabkan banyaknya produk gagal mutu karena pelaksanaan pengendalian mutu yang kurang efektif.

Berdasarkan masalah tersebut, maka dilakukan penelitian mengenai Pengaruh Pengaruh Pengendalian Mutu (Quality Control) terhadap Produktivitas di PT. Dam Sinar Button Factory. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan pengendalian mutu, gambaran tingkat produktivitas, serta mengetahui seberapa besar pengaruh pengendalian mutu (quality control) terhadap produktivitas di PT. Dam Sinar Button Factory.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif. Sampel yang diteliti adalah karyawan bagian produksi di PT. Dam Sinar Button Factory yaitu sebanyak 30 orang. Data yang digunakan berupa data ordinal dan rasio. Teknik analisis data menggunakan koefisien korelasi Pearson Product Moment, analisis regresi linier sederhana, dan koefisien determinasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tingkat pengendalian mutu di PT. Dam Sinar Button Factory berada pada kategori tinggi dan pengendalian mutu sudah dilaksanakan dengan baik. (2) Tingkat produktivitas di PT. Dam Sinar Button Factory termasuk tinggi tetapi bersifat fluktuatif dari tahun ke tahun. Tingkat produktivitasnya pun semakin lama semakin banyak terjadi penurunan. (3) Pengendalian mutu berpengaruh positif terhadap produktivitas dan terdapat pengaruh yang cukup kuat antara pengendalian mutu terhadap produktivitas. Penulis menyarankan perusahaan untuk lebih meningkatkan lagi pengendalian mutunya sesuai standar yang telah ditetapkan, serta lebih memperketat lagi jalannya proses produksi agar dapat menurunkan tingkat produk yang gagal mutu sehingga sesuai dengan target yang diharapkan.

(5)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

ABSTRACT

Desi Ekawati (0901023), The Influence of Quality Control towards Productivity

in PT. Dam Sinar Button Factory, under guidance of Dra. Hj. Nani Sutarni,

M.Pd.

In the market with high competition, the quality of product and services which are offered have influence to the development of business so they have high competitiveness and high achievement in market. Productivity and quality are interrelated because quality control could give positive effect for productivity. Based on the result of research in PT. Dam Sinar Button Factory, the level of productivity on buttons production are fluctuated and tended to decrease year by year, caused by a lot of rejected products due to the lack of effective implementation of quality control.

Based on the problems that mentioned above, the research was conducted in concerning about The Influence of Quality Control to Productivity in PT. Dam Sinar Button Factory. The purpose of the research is to know description about the implementation of quality control, the level of productivity, and also how much influence of quality control to the productivity in Dam Sinar Button Factory.

The method of this research are descriptive and verificative. This research use 30 employees of Production division in PT. Dam Sinar Button Factory as sample. The data that used are ordinal and ratio. The technique of data analysis use correlation coefficient Pearson Product Moment, simple linear regression analysis, and determination coefficient.

The research shows that: (1) Quality control in PT. Dam Sinar Button Factory is at high category and quality control has been implemented properly. (2) The level of productivity in PT. Dam Sinar Button Factory is at high category, but there are fluctuations from year by year. Productivity level is even more and more decrease. (3) There is a positive effect and strong enough influences between quality control and productivity. The researcher suggest the company to increase their quality control based on the standard and give more control to the process of production to decrease rejected product and achieve the goal.

(6)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR ISI

(7)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

2.1.4.3 Ruang Lingkup Pengendalian Mutu ... 30

(8)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

3.6.4 Teknik Analisis Data ... 55

3.6.5 Koefisien Determinasi ... 58

3.6.6 Uji Hipotesis ... 59

(9)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

4.2.3 Pengaruh Pengendalian Mutu terhadap Produktivitas di

PT. Dam Sinar Button Factory ………. 99

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan ………. 101

5.2 Saran ………... 102

(10)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang Penelitian

Di dalam era globalisasi, persaingan antara industri baik itu industri

sejenis maupun tidak sejenis semakin ketat. Hal ini dapat dilihat dengan

munculnya perusahaan-perusahan baru yang memberikan penawaran produk atau

jasa yang serupa dengan berbagai keunikan tersendiri. Oleh sebab itu, sebuah

perusahaan harus berusaha agar dapat lebih unggul dalam persaingan tersebut.

Untuk menghadapi persaingan tersebut dibutuhkan suatu strategi yang tepat, cepat

dan akurat sehingga dapat menjamin agar perusahaan dapat terus beroperasi.

Banyak perusahaan yang berusaha untuk dapat meningkatkan daya saingnya

sehingga mereka dapat memanfaatkan peluang-peluang bisnis yang ada secara

optimal.

Di antara sekian banyak perusahaan yang turut meramaikan persaingan

bisnis, salah satunya adalah industri kancing. Pertumbuhan industri kancing

sendiri tidak terlepas dari perkembangan dunia fashion yang semakin hari

semakin beragam. Menurut Kementerian Perindustrian Republik Indonesia

(11)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

dikelompokkan ke dalam jenis industri barang logam lainnya. Berikut ini adalah

data mengenai jumlah unit usaha industri barang logam lainnya:

Sumber: http://www.kemenperin.go.id, 2013

Gambar 1.1

Pertumbuhan Jumlah Unit Usaha Jenis Industri Barang Logam Lainnya tahun 2006-2010

Berdasarkan grafik di atas, jumlah unit usaha jenis industri barang logam

lainnya mengalami penurunan drastis di tahun 2008 jika dibandingkan dengan

tahun 2006 yang berjumlah sebanyak 76 unit menjadi 66 unit. Jenis industri ini

sempat mengalami kenaikan jumlah unit usaha pada tahun 2009 menjadi sebanyak

71 unit, namun akhirnya pada tahun 2010 kembali mengalami penurunan jumlah

unit usaha menjadi sebanyak 66 unit saja. Meskipun terjadi penurunan kembali di 60

Jumlah unit usaha jenis industri barang logam lainnya

tahun 2006-2010

(12)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

tahun 2010, akan tetapi persaingan dalam jenis industri barang logam lainnya

tetap ketat karena dengan berkurangnya jumlah unit usaha pada jenis industri ini

justru perusahaan memiliki kesempatan yang besar untuk merebut pangsa pasar.

PT. Dam Sinar Button Factory yang berdiri sejak tahun 1969 adalah

perusahaan yang termasuk ke dalam industri kancing. Berawal dari industri rumah

tangga (home industry) hingga kemudian berkembang menjadi industri

manufaktur, perusahaan ini berkapasitas produksi per hari sekitar 220.000 pcs

atau 1.527,77 gross.

Berikut ini data mengenai target dan realisasi jumlah produksi total di

PT. Dam Sinar Button Factory selama tahun 2012:

Tabel 1.1

Target dan Realisasi Produksi Total tahun 2012

(13)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Oktober 31.200 20.163 64.6%

November 31.200 20.577 66.0%

Desember 31.200 20.395 65.4%

Total 374.400 249.341 66,6%

(rata-rata/bulan) Sumber: Bagian Produksi PT. Dam Sinar Button Factory, 2013

Sumber: Bagian Produksi PT. Dam Sinar Button Factory, 2013

Gambar 1.2

Target dan Realisasi Produksi Total tahun 2012

Berdasarkan data di atas, tingkat produksi di PT. Dam Sinar Button

Factory pada tahun 2012 masih jauh dari target yang diharapkan. Rata-rata

persentase ketercapaian produksi per bulan hanya mencapai 66,6% dari target

produksi. Perusahaan perlu menemukan penyebab belum tercapainya target

0

Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des

Target 31,200 31,200 31,200 31,200 31,200 31,200 31,200 31,200 31,200 31,200 31,200 31,200

Realisasi 20,639 20,586 20,391 20,473 21,627 22,131 21,623 20,905 19,831 20,163 20,577 20,395

(14)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

produksi ini dan segera melakukan evaluasi agar bisa meningkatkan jumlah

produksi. Perusahaan juga perlu memperhatikan dan menindaklanjuti masalah

ketidaktercapaian target produksi ini yang akan berpengaruh terhadap

produktivitas perusahaan dan berpotensi untuk mengancam perkembangan bisnis

di perusahaan ini.

Perusahaan ini tidak hanya memproduksi kancing saja, akan tetapi

berbagai produk yang juga terbuat dari bahan logam. Beberapa produk tersebut

misalnya rivet, buckle, ring, snap, eyelet, dll. Kancing adalah produk utama dari

perusahaan ini, maka yang akan dibahas dalam penelitian ini hanya produk

kancing saja. Pembahasan mengenai tingkat produksi yang masih jauh dari yang

diharapkan ini tidak terlepas dari masalah produk reject atau gagal mutu.

Banyaknya produk reject tentu saja akan mempengaruhi jumlah produksi yang

dihasilkan perusahaan. Berikut ini data mengenai jumlah produk kancing yang

reject selama tahun 2012:

Tabel 1.2

Jumlah Produk Kancing Reject tahun 2012

Bulan Jumlah Produksi (pcs)

Jumlah Reject

(pcs) Persentase

Januari 594.307 4.415 0.74%

Februari 592.876 4.450 0.75%

Maret 575.174 4.622 0.80%

(15)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Mei 622.864 4.311 0.69%

Juni 637.372 4.210 0.66%

Juli 622.742 4.323 0.86%

Agustus 602.584 4.415 0.75%

September 551.103 4.979 0.78%

Oktober 560.785 4.847 0.69%

November 591.617 4.424 0.73%

Desember 577.412 4.498 0.90%

Total 7.117.465 53.984 0.76%

Sumber: Bagian Produksi PT. Dam Sinar Button Factory, 2013

Berdasarkan tabel 1.2, semakin banyak produk reject atau gagal mutu

akan berakibat pada menurunnya jumlah produksi. Maka, jika pengendalian mutu

dilaksanakan dengan baik tentu akan meningkatkan jumlah produksi yang sesuai

dengan standar dan akan menurunkan jumlah produk reject.

PT. Dam Sinar Button Factory telah menetapkan batas toleransi yang

berbeda-beda untuk produk reject sesuai dengan banyaknya jumlah produksi yang

akan dihasilkan. Berikut ini tabel mengenai batas toleransi produk reject:

Tabel 1.3

Batas Toleransi untuk Produk Reject

No. Jumlah Produksi (pcs) Batas Toleransi

1 < 5.000 2,5%

2 5.000 - 14.999 1,5%

3 15.000 - 34.999 1%

(16)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

5 65.000 - 99.999 0,80%

6 100.000 - 149.999 0,75%

7 150.000 - 200.000 0,5%

8 > 200.000 0,3%

Sumber: Bagian Produksi PT. Dam Sinar Button Factory, 2013

Berdasarkan tabel di atas, jumlah produk kancing yang dihasilkan oleh

perusahaan selama tahun 2012 adalah sebanyak 7.117.465 pcs atau rata-rata per

bulannya menghasilkan 593.122 pcs. Maka dari itu batas toleransi untuk produk

reject yang berlaku untuk memproduksi kancing ini adalah sebesar 0,3% dari

jumlah produksi kancing yang dihasilkan per bulannya.

Sumber: Bagian Produksi PT. Dam Sinar Button Factory, 2013

Gambar 1.3

Perbandingan Persentase Produk Reject dengan Batas Toleransi

(17)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Berdasarkan grafik diatas terlihat bahwa selama tahun 2012 jumlah

produk kancing yang reject melebihi batas toleransi yang telah ditetapkan oleh

perusahaan untuk jumlah produksi yang lebih dari 200.000 pcs, yaitu sebesar

0,3%. Rata-rata persentase produk kancing yang reject adalah 0,76%. Persentase

produk reject yang paling sedikit dihasilkan adalah ketika bulan Juni yaitu sebesar

0,66% dan untuk persentase produk reject yang paling banyak dihasilkan terjadi

di penghujung tahun 2012 yaitu sebesar 0,90%.

Di dalam pasar dengan tingkat persaingan usaha yang sangat ketat, mutu

dari suatu produk dan layanan yang ditawarkan akan memiliki peranan yang

sangat strategis terhadap perkembangan bisnis. Produk yang bermutu akan

memiliki daya saing yang besar dan tingkat keberhasilan meraih pasar yang

tinggi. Mutu merupakan suatu faktor yang sangat menentukan keberhasilan suatu

produk menembus pasarnya. Mutu menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan

suatu perusahaan. Mutu tidak semata-mata menjadi tanggung jawab bagian

produksi namun menjadi perhatian semua pihak dalam perusahaan.

Pengendalian mutu dilakukan agar dapat menghasilkan produk berupa

barang atau jasa yang sesuai dengan standar yang diinginkan dan direncanakan,

serta memperbaiki mutu produk yang belum sesuai dengan standar yang telah

ditetapkan dan sebisa mungkin mempertahankan mutu yang sesuai.

Menurut Sofjan Assauri (2004:210) secara garis besar pengendalian mutu

(18)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

selama pengolahan (proses) dan pengendalian dari barang yang telah diselesaikan.

Produktivitas dan mutu saling berkaitan, maka dengan pengendalian mutu dapat

memberikan efek positif bagi produktivitas.

Penerapan pengendalian mutu pada perusahaan bukan hanya mengurangi

biaya, tetapi juga untuk meningkatkan produktivitas perusahaan tersebut. Jika

produktivitas naik hal ini dimungkinkan oleh adanya efisiensi (waktu, bahan dan

tenaga), sistem kerja, teknis produksi dan adanya keterampilan tenaga kerja.

Dengan penerapan pengendalian mutu pada perusahaan maka dapat melakukan

pengendalian untuk mencegah hasil produksi yang tidak sesuai dengan spesifikasi

dan standar perusahaan, sehingga dapat menekan terjadinya pemborosan dari segi

material maupun tenaga kerja yang akhirnya dapat meningkatkan produktivitas

dalam perusahaan.

Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk melakukan

penelitian dengan judul: Pengaruh Pengendalian Mutu (Quality Control) terhadap Produktivitas di PT. Dam Sinar Button Factory”.

1.2 Identifikasi dan Perumusan Masalah

Perusahaan perlu menjalankan pengendalian mutu untuk mencapai atau

mempertahankan serta meningkatkan mutu produk yang dihasilkan. Pengendalian

mutu merupakan usaha untuk mempertahankan mutu produk agar sesuai dengan

(19)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

di PT. Dam Sinar Button Factory pada tahun 2012 masih jauh dari target yang

diharapkan. Tingkat produksi yang masih jauh dari yang diharapkan ini tidak

terlepas dari masalah produk reject atau gagal mutu. Banyaknya produk reject

atau gagal mutu tentu saja akan sangat mempengaruhi jumlah produksi yang

dihasilkan perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pengendalian

mutu di PT. Dam Sinar Button Factory masih belum optimal.

Berdasarkan gambar 1.3, selama tahun 2012 jumlah produk kancing yang

reject melebihi batas toleransi yang telah ditetapkan oleh perusahaan untuk jumlah

produksi yang lebih dari 200.000 pcs yaitu sebesar 0,3%. Semakin banyak produk

reject atau gagal mutu akan berakibat pada menurunnya jumlah produksi. Maka,

jika pengendalian mutu dilaksanakan dengan baik tentu akan meningkatkan

jumlah produksi yang sesuai dengan standar dan akan menurunkan jumlah produk

yang reject sehingga akan meningkatkan produktivitas perusahaan.

Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah di atas, maka dapat

dirumuskan masalah-masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah

sebagai berikut:

1. Bagaimana gambaran pelaksanaan pengendalian mutu (quality control) di

PT. Dam Sinar Button Factory?

(20)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

3. Bagaimana pengaruh pengendalian mutu (quality control) terhadap

produktivitas di PT. Dam Sinar Button Factory?

1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian

Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengetahui:

1. Gambaran pelaksanaan pengendalian mutu (quality control) di PT. Dam

Sinar Button Factory.

2. Gambaran produktivitas di PT. Dam Sinar Button Factory.

3. Bagaimana pengaruh pengendalian mutu (quality control) terhadap

produktivitas di PT. Dam Sinar Button Factory.

1.3.2 Kegunaan Penelitian

Adapun kegunaan penelitian ini adalah sebagai berikut:

(21)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memperluas khazanah

ilmu pengetahuan tentang ilmu manajemen yang berkaitan dengan bahasan

yang diteliti, khususnya mengenai pengendalian mutu dan produktivitas.

2. Kegunaan praktis

Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan

sumbangan pemikiran bagi perusahaan selaku pengambil kebijakan terutama

(22)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB III

OBJEK DAN METODE PENELITIAN

3.1 Objek Penelitian

Menurut Sugiyono (2010:38), definisi objek penelitian adalah sebagai

berikut: “Objek penelitian merupakan suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang,

objek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti

untuk di pelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.”

Berdasarkan definisi di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa objek

penelitian merupakan sesuatu hal yang akan diteliti dengan mendapatkan data

untuk tujuan tertentu dan kemudian dapat ditarik kesimpulan. Dalam penelitian ini

objek penelitian yang digunakan terdiri dari variabel bebas (X) dan variabel

terikat (Y). Dimana pengendalian mutu (quality control) menjadi variabel bebas,

dan produktivitas sebagai variabel terikat. Sedangkan perusahaan yang dijadikan

sebagai subjek penelitian adalah PT. Dam Sinar Button Factory yang berlokasi di

Jl. Cibaligo No. 39 A Leuwigajah, Cimahi.

3.2 Metode dan Desain Penelitian 3.2.1 Metode Penelitian

Sugiyono (2010:2) menyatakan bahwa, definisi metode penelitian adalah

(23)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

“Metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dibuktikan dan dikembangkan

suatu pengetahuan sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk

memahami, memecahkan dan mengantisipasi masalah.”

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode

deskriptif dan metode verifikatif. Menurut Sugiyono (2010:35), definisi metode

deskriptif adalah sebagai berikut:

“Metode deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui keberadaan variabel mandiri, baik hanya pada satu variabel atau lebih

(variabel yang berdiri sendiri) tanpa membuat perbandingan dan mencari

hubungan variabel itu dengan variabel yang lain.”

Metode deskriptif dalam penelitian ini bertujuan untuk membuat

deskripsi atau gambaran secara sistematis mengenai penerapan pengendalian mutu

dan tingkat produktivitas PT. Dam Sinar Button Factory. Penelitian verifikatif

digunakan untuk menguji kebenaran suatu hipotesis yang dilakukan melalui

pengumpulan data di lapangan. Dalam penelitian ini, metode verifikatif bertujuan

untuk mengetahui pengaruh pengendalian mutu terhadap produktivitas.

Berdasarkan jenis penelitian deskriptif dan verifikatif, maka metode yang

digunakan dalam penelitian ini adalah explanatory survey, yaitu penelitian survei

yang digunakan untuk menjelaskan hubungan kausalitas melalui pengujian

(24)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

yang digunakan adalah cross sectional method karena penelitian ini dilakukan

dalam satu kurun waktu tertentu (tidak berkesinambungan dalam jangka panjang).

3.2.2 Desain Penelitian

Desain penelitian merupakan rancangan penelitian yang digunakan

sebagai pedoman dalam melakukan proses penelitian. Menurut Istijanto

(2009:30), desain penelitian dapat dibagi menjadi tiga macam. Pertama, desain

penelitian eksplanatori yaitu desain riset yang digunakan untuk mengetahui

permasalahan dasar. Kedua, desain penelitian deskriptif yaitu desain riset yang

digunakan untuk menggambarkan sesuatu. Ketiga, desain penelitian kausal yaitu

desain riset yang digunakan untuk menguji hubungan “sebab akibat”.

Melihat dari pendapat yang telah dikemukakan diatas, maka penelitian

ini menggunakan desain penelitian kausal, karena akan membuktikan hubungan

sebab akibat atau hubungan mempengaruhi dan dipengaruhi dari variabel-variabel

yang diteliti. Dalam hal ini pengendalian mutu mempengaruhi produktivitas di

PT. Dam Sinar Button Factory.

3.3 Operasionalisasi Variabel

Menurut Sugiyono (2010:34), ia menyatakan bahwa: “Variabel penelitian

(25)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan

ditarik kesimpulan”.

Dalam penelitian ini variabel yang diteliti yaitu pengendalian mutu

sebagai variabel bebas dan produktivitas sebagai variabel terikat. Berikut

merupakan operasionalisasi variabel pada penelitian ini:

Tabel 3.1

Operasionalisasi Variabel Penelitian

Variabel Konsep Indikator Ukuran Skala

Pengendalian

a.Tingkat penetapan kebijakan standar mutu

b.Tingkat penggunaan alat-alat produksi

c.Tingkat pendidikan & pelatihan pegawai untuk memenuhi standar

b. Tingkat kesesuaian kinerja pegawai

c. Tingkat kesesuaian hasil produksi

dengan standar yang telah

a.Tingkat pengambilan tindakan atas

hasil produksi yang tidak memenuhi

standar

b.Tingkat pengambilan tindakan untuk

meminimalkan faktor penyebab

penyimpangan

c.Tingkat pengambilan tindakan untuk

(26)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

mempertahankan standar produk

Produktivitas = output input

Rasio

3.4 Sumber Data dan Teknik Pengumpulan Data 3.4.1 Sumber Data

Menurut Suharsimi Arikunto (2006:129), “Sumber data adalah subjek

dari mana data dapat diperoleh”, sedangkan jenis data yang digunakan dalam

penelitian dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu: data primer dan data

sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh dari hasil penelitian langsung

secara empirik kepada pelaku langsung atau terlibat langsung dengan

menggunakan teknik pengumpilan data tertentu. Sementara data sekunder

diperoleh dari pihak lain dan sumber umum seperti buku teks, ensiklopedi,

internet, majalah, surat kabar, jurnal, buletin, dan sebagainya.

Adapun sumber data yang diperoleh dalam melakukan penelitian ini

(27)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

1. Data primer: diperoleh dari hasil wawancara dengan pihak perusahaan,

observasi langsung ke perusahaan tersebut, dan penyebaran kuesioner

kepada responden yaitu karyawan bagian produksi di perusahaan.

2. Data sekunder: diperoleh berbagai buku literatur, artikel, tulisan-tulisan

ilmiah, serta situs/website di internet. Data yang diperoleh yaitu berupa

pendapat yang dikemukakan oleh para ahli serta kejadian-kejadian yang

sedang terjadi baru-baru ini.

3.4.2 Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data, mengacu pada cara apa data yang diperlukan

dalam penelitian diperoleh. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini, maka

data dikumpulkan dengan cara sebagai berikut:

1. Penelitian Kepustakaan (Library Research)

Yaitu pengumpulan data dengan cara mempelajari buku, dan bacaan

lainnya guna memperoleh informasi yang berhubungan dengan teori-teori

dan konsep-konsep yang berkaitan dan berhubungan dengan masalah atau

variabel yang akan diteliti.

2. Penelitian Lapangan (Field Research)

(28)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Yaitu dengan melakukan tanya jawab dan berdialog dengan Bagian

Produksi di PT. Dam Sinar Button Factory.

b. Observasi

Dilakukan dengan mengamati langsung objek yang berhubungan

dengan masalah yang diteliti khususnya mengenai kegiatan produksi

perusahaan.

c. Kuesioner

Teknik pengumpulan data dengan menyebarkan daftar pertanyaan

kepada responden, dengan harapan mereka akan memberikan

tanggapan terhadap daftar pertanyan tersebut.

3.5 Populasi, Sampel, dan Teknik Penarikan Sampel

3.5.1 Populasi

Menurut Suharsimi Arikunto (2006:130) populasi adalah keseluruhan

subjek penelitian. Dalam penelitian ini, yang menjadi populasi adalah semua

karyawan yang ada di bagian produksi yaitu sebanyak 30 orang.

3.5.2 Sampel

Menurut Suharsimi Arikunto (2006:131) mengemukakan bahwa sampel

(29)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

bagian produksi kurang dari 100 orang, maka yang dijadikan sampel adalah

seluruh karyawan populasi atau karyawan bagian produksi yaitu sebanyak 30

orang.

3.5.3 Teknik Penarikan Sampel

Penelitian ini akan menggunakan teknik pengambilan sampel dengan

cara sampling jenuh, seperti yang diungkapkan oleh Suharsimi Arikunto

(2006:134) apabila subyek penelitian kurang dari 100, lebih baik diambil semua

sehingga penelitiannya merupakan penelitian populasi. Berdasarkan pendapat di

atas, dikarenakan jumlah karyawan bagian produksi kurang dari 100 orang yaitu

hanya berjumlah 30 orang, maka sampel yang diambil adalah seluruh jumlah

populasi.

3.6 Rancangan Analisis Data dan Uji Hipotesis 3.6.1 Rancangan Analisis Data

Alat penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner

yang dibagikan kepada responden. Setelah data yang diperoleh dari responden

melalui kuesioner terkumpul, langkah selanjutnya adalah mengolah dan

(30)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

1. Editing, yaitu pemeriksaan kuesioner yang terkumpul kembali setelah diisi

oleh responden. Pemeriksaan tersebut menyangkut kelengkapan kuesioner

secara menyeluruh.

2. Scoring, yaitu memberikan bobot ke setiap item instrumen berdasarkan pada

bobot untuk jawaban positif mulai dari jawaban terbesar sampai dengan yang

terkecil dan bobot untuk jawaban negatif mulai dari jawaban terkecil sampai

dengan yang terbesar. Nilai untuk jawaban positif yaitu 5-4-3-2-1 dan untuk

jawaban negatif yaitu 1-2-3-4-5.

3. Tabulating, yaitu menghitung hasil scoring yang dicantumkan pada tabel

rekapitulasi secara lengkap untuk seluruh item dari setiap variabel. Adapun

tabel rekapitulasi sebagai berikut:

Tabel 3.2

Tabel Rekapitulasi Pengolahan Data

Responden Item Pertanyaan

1 2 3 … n

1 2 3 n

4. Analizing. Analisis data dalam penelitian ini digunakan untuk menjawab

permasalahan sebagaimana diungkapkan dalam rumusan masalah. Ada dua

teknik analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis

(31)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

a. Analisis deskriptif, digunakan untuk mendeskripsikan skor variabel x dan

variabel y serta kedudukannya dengan prosedur sebagai berikut:

1) Menentukan jumlah Skor Kriterium (SK) dengan menggunakan rumus:

SK = ST x JB x JR SK = SR x JB x JR

Keterangan : ST = Skor Tertinggi SK = Skor Terendah

JB = Jumlah Butir Pertanyaan

JR = Jumlah Responden

2) Mencari jumlah skor hasil angket variabel X dengan rumus:

= X1 + X2 + X3+ … + X30

Keterangan : ∑ = jumlah skor hasil angket variabel

X1– X30 = jumlah skor kuesioner masing-masing responden

3) Membuat daerah kategori kontinum menjadi lima tingkatan yaitu sangat

rendah, rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi.

Mencari Jenjang = Skor Maksimal – Skor Minimal

Mencari panjang interval kelas dengan menggunakan rumus:

Panjang Interval Kelas = Jenjang : Banyak Interval Kelas

4) Membuat garis kontinum dan menentukan daerah letak skor hasil

penelitian.

Sangat Sangat

(32)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

b. Analisis verifikatif, digunakan untuk menjawab permasalahan tentang

pengaruh variabel x terhadap y.

3.6.2 Pengujian Validitas

Validitas adalah ukuran yang menunjukan tingkat-tingkat kevalidan atau

keshahihan suatu instrumen. Sebuah instrumen dikatakan valid apabila

mengungkap data dari variabel yang diteliti secara tepat. Uji validitas dilakukan

untuk mengetahui valid atau tidaknya kuesioner yang disebar. Uji validitas

menggunakan metode koefisien korelasi Pearson Product Moment yang dikutip

dalam Suharsimi Arikunto (2006:146) dengan rumus:

rxy =

∑ ∑ ∑

√[ ∑ ∑ ][ ∑ ∑ ]

Keterangan:

= Koefisien korelasi antara x dan y

X = skor yang diperoleh subjek dari seluruh item

Y = skor total

∑ = jumlah skor dalam distribusi X

∑ = jumlah skor dalam distribusi Y

∑ = jumlah kuadrat dalam skor distribusi X

(33)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu n = banyaknya responden

Keputusan pengujian validitas responden menggunakan taraf signifikasi

sebagai berikut:

1. Item pertanyaan responden penelitian dikatakan valid jika lebih

besar atau sama dengan ( .

2. Item pertanyaan responden penelitian dikatakan tidak valid jika

lebih kecil dari ( .

Perhitungan validitas instrumen dilakukan dengan bantuan program SPSS

20 for windows. Berdasarkan pada pengolahan uji instrumen, diperoleh hasil uji

validitas variabel X (Pengendalian Mutu) sebagai berikut:

Tabel 3.3

Hasil Uji Validitas Variabel X (Pengendalian Mutu) No Pertanyaan

r

hitung

r

tabel Keterangan

(34)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

15 0,728 0,632 Valid

Pengujian validitas instrumen variabel pengendalian mutu (X) dilakukan

terhadap 10 responden dan tingkat signifikansi 5% dengan derajat kebebasan (dk)

n-2 atau 10-2=8 dengan nilai rtabel sebesar 0,632. Maka dengan demikian dapat

dinyatakan setiap item pertanyaan meiliki rhitung lebih besar dari rtabel, sehingga

semua item pertanyaan tersebut dapat dijadikan sebagai alat ukur untuk variabel

yang diteliti.

3.6.3 Pengujian Reliabilitas

Instrumen penelitian disamping harus valid, juga harus dapat dipercaya

(reliable). Oleh karena itu digunakan uji reliabilitas yang gunanya untuk

mengetahui ketepatan nilai kuesioner. Jika suatu instrumen tersebut dapat terbukti

(35)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Adapun rumus yang digunakan untuk mengukur reliabilitas adalah dengan

rumus Cronbach’s Alpha seperti yang dikutip oleh Suharsimi Arikunto

(2006:110) dengan rumus sebagai berikut:

=

Keterangan:

= reliabilitas instrumen

n = banyaknya butir soal ∑ = jumlah varians butir soal = varians total

∑ = jumlah skor = jumlah responden

Berikut ini disajikan matrik hasil uji reliabilitas variabel X (pengendalian mutu):

Tabel 3.4

Hasil Uji Reliabilitas Variabel X (Pengendalian Mutu)

Variabel Hasil Keterangan

rhitung rtabel

Pengendalian Mutu (X) 0,957 0,70 Reliabel

α = 0,05 ; dk = n-2

(Keterangan: 0,70 merupakan standar minimal reliabilitas instrumen penelitian

(36)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Pengujian reliabilitas kuesioner dilakukan terhadap 10 responden.

Berdasarkan hasil pengujian reliabilitas tersebut diketahui bahwa nilai dari setiap

instrumen pertanyaan dikatakan reliabel, karena rhitung > rminimal. Koefisien rhitung

yang kurang dari 0,60 mengindikasikan bahwa reliabilitas item pertanyaan buruk,

sedangkan range 0,70 diterima dan lebih dari 0,80 adalah baik.

Berdasarkan kedua pengujian di atas, maka dapat diambil kesimpulan

bahwa instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Jadi penelitian ini dapat

dilanjutkan karena tidak ada hal-hal yang menjadi kendala terhadap kegagalan

penelitian yang disebabkan oleh instrumen penelitian yang belum teruji validitas

dan reliabilitasnya.

3.6.4 Teknik Analisis Data

Mengingat skala pengukuran dalam menjaring data penelitian ini

seluruhnya di ukur dalam skala ordinal, yaitu skala yang berjenjang dimana

sesuatu “lebih” atau “kurang” dari yang lain. Maka skala ordinal tersebut harus

dirubah ke dalam bentuk skala interval, karena merupakan syarat pengolahan data

dengan penerapan statistic parametric dengan menggunakan Methode Successive

Interval (MSI).

1. Method Successive Interval (MSI).

Langkah-langkah untuk melakukan transformasi data tersebut adalah sebagai

berikut:

(37)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

b. Berdasarkan frekuensi tersebut, hitung proporsi (p) setiap pilihan

jawaban dengan cara membagi frekuensi (f) dengan jumlah responden.

c. Berdasarkan proporsi tersebut untuk setiap pernyataan, maka

dilakukan perhitungan proporsi kumulatif untuk setiap pilihan

jawaban.

d. Menentukan nilai batas Z untuk setiap pilihan jawaban pertanyaan.

e. Hitung scale value (nilai interval rata-rata) untuk setiap pilihan

jawaban melalui persamaan berikut:

SV=

Data penelitian yang sudah berskala interval selanjutnya akan ditentukan

pasangan data variabel independen dengan variabel dependen serta

ditentukan persamaan yang berlaku untuk pasangan-pasangan tersebut.

2. Analisis Regresi Linier Sederhana

Teknik analisis regresi yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi

linier sederhana. Analisis regresi linier sederhana digunakan untuk melihat

adanya pengaruh pengendalian mutu dengan produktivitas pada produk

kancing di PT. Dam Sinar Button Factory.

Model regresi linier sederhana dirumuskan sebagai berikut:

(38)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Ŷ = produktivitas b = Koefisien arah garis regresi

X = pengendalian mutu n = Jumlah sampel yang diteliti

a = Bilangan Konstanta

3. Analisis Korelasi Pearson

Koefisien korelasi Pearson bertujuan untuk mengetahui tingkat signifikansi

hubungan pengendalian mutu dengan produktivitas. Semakin tinggi tingkat

signifikansi hubungan antara kedua variabel ini, maka diidentifikasikan

adanya hubungan pengendalian mutu dengan produktivitas pada produk

kancing di PT. Dam Sinar Button Factory. Perhitungan analisis korelasi

Pearson akan menghasilkan koefisien korelasi dengan rumus sebagai berikut:

∑ ∑ ∑

√[ ∑ ∑ ][ ∑ ∑ ]

Keterangan:

r = Koefisien korelasi Pearson

x = skor dari jawaban responden terhadap variabel pengendalian mutu

y = skor dari jawaban responden terhadap variabel produktivitas

n = jumlah responden

Untuk kekuatan hubungan, nilai koefisien korelasi berada antara -1 dan 1,

sedangkan untuk bentuk/arah hubungan, nilai koefisien korelasi dinyatakan dalam

positif (+) dan negatif (-) atau (-1≤ r ≤ +1), artinya jika:

a. r = 1, hubungan X dan Y sempurna dan positif.

(39)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu b. r = -1, hubungan X dan Y sempurna dan negatif.

(mendekati 1, hubungan sangat kuat dan negatif)

c. r = 0, hubungan X dan Y lemah sekali atau tidak ada hubungan.

Setelah diketahui korelasinya, maka sebagai panduan menganalisa seberapa

besar hubungan antara variabel yang diuji, digunakan pedoman Guillford:

Tabel 3.5

Interpretasi Koefisien Korelasi

Interval Koefisien Korelasi Tingkat Hubungan

0,000 - 0,199

Koefisien determinasi adalah kuadrat koefisien korelasi. Koefisien korelasi

dinyatakan dalam persen sehingga harus dikalikan 100%. Koefisien determinasi

digunakan untuk mengetahui persentase besar kecilnya kontribusi dari variabel

pengendalian mutu terhadap produktivitas. Perhitungan dapat menggunakan

rumus sebagai berikut:

KD =

Keterangan : KD = Nilai koefisien determinasi

r = Nilai koefisien korelasi

(40)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Interpretasi terhadap Koefisien Determinasi Nilai Koefisien Korelasi Klasifikasi

0% - 19,99% Sangat Lemah

20,00% - 39,99% Lemah

40,00% - 59,99% Sedang

60,00% - 79,99% Kuat

80,00% - 100% Sangat Kuat

Sumber : Sugiyono (2010:188)

3.6.6 Uji Hipotesis

Uji hipotesis digunakan untuk membuktikan secara statistik apakah ada

pengaruh yang signifikan antara pengendalian mutu sebagai variabel bebas

dengan produktivitas sebagai variabel terikat yang pada akhirnya akan diambil

suatu kesimpulan penerimaan atau penolakan dari pada hipotesis yang telah

dirumuskan. Objek penelitian yang menjadi variabel bebas atau independent

variable yaitu variabel pengendalian mutu (X) sedangkan dependent variable

adalah variabel produktivitas (Y).

Menguji koefisien korelasi antara variabel X dan Y diuji dengan

membandingkan dan yaitu dengan menggunakan rumus distribusi

student ( ). Rumus dari distribusi student adalah:

Keterangan :

t = distribusi student

(41)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu n = Banyaknya sampel

Kriteria pengambilan keputusan untuk hipotesis yang diajukan adalah :

Jika maka ditolak diterima, berarti terdapat pengaruh positif

antara variabel yang diteliti.

Jika < maka diterima ditolak, berarti tidak terdapat pengaruh

positif antara variabel yang diteliti.

Secara statistik, hipotesis yang akan diuji dalam rangka pengambilan

keputusan penerimaan atau penolakan hipotesis dapat ditulis sebagai berikut:

H0 : β ≤ 0, artinya tidak terdapat pengaruh positif antara pengendalian mutu (X)

dengan produktivitas (Y) di PT. Dam Sinar Button Factory.

H1 : β > 0, artinya terdapat pengaruh positif antara pengendalian mutu (X) dengan

(42)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di PT. Dam Sinar

Buttton Factory untuk mengetahui pengaruh penerapan pengendalian mutu

terhadap produktivitas, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Secara umum, gambaran mengenai tingkat pengendalian mutu di PT. Dam

Sinar Button Factory berada pada kategori tinggi dan pengendalian mutu

sudah dilaksanakan dengan baik. Penilaian responden mengenai ketiga

indikator, yakni indikator evaluasi kinerja mutu, indikator perbandingan

kinerja nyata dengan tujuan, serta indikator pengambilan tindakan

terhadap perbedaan atau penyimpangan mutu termasuk dalam kategori

tinggi.

2. Secara umum, tingkat produktivitas di PT. Dam Sinar Button Factory

termasuk tinggi, tetapi bersifat fluktuatif dari tahun ke tahun. Tingkat

produktivitasnya pun semakin lama semakin banyak terjadi penurunan.

Hal ini disebabkan oleh banyaknya produk kancing yang reject melebihi

batas toleransi yang telah ditetapkan oleh perusahaan karena pengendalian

(43)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

3. Berdasarkan hasil penelitian melalui pengujian hipotesis diperoleh bahwa

pengendalian mutu berpengaruh positif terhadap produktivitas. Artinya

jika terdapat peningkatan pada pengendalian mutu maka tingkat

produktivitas juga akan meningkat dan jika terdapat penurunan pada

pengendalian mutu maka tingkat produktivitas juga akan menurun.

5.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian tersebut, penulis bermaksud

untuk mengajukan saran-saran yang dapat dijadikan masukan sebagai bahan

pertimbangan bagi pihak manajemen dalam menentukan kebijakan perusahaan.

1. Dalam penerapan pengendalian mutu, sebaiknya perusahaan lebih

meningkatkan aspek-aspek berikut ini: selalu menyebarluaskan dan

mengingatkan kebijakan & tujuan perusahaan kepada karyawan, selalu

melakukan pengecekan mesin & peralatan produksi, lebih menghargai

prestasi kerja karyawan, lebih memperhatikan waktu penyelesaian

produksi.

2. Dalam hal produktivitas, perusahaan harus lebih meningkatkan lagi

pengendalian mutunya sesuai standar yang telah ditetapkan, serta lebih

memperketat lagi jalannya proses produksi agar dapat menurunkan tingkat

produk yang reject sehingga sesuai dengan target yang diharapkan.

3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian mutu memiliki

(44)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

faktor lain yang juga turut mempengaruhi produktivitas. Maka dari itu,

untuk meningkatkan produktivitasnya perusahaan disarankan untuk lebih

memperhatikan pengendalian mutu perusahaan serta faktor-faktor lain

yang berpengaruh. Bagi peneliti selanjutnya yang ingin meneliti tentang

produktivitas perusahaan disarankan untuk mengkaji faktor-faktor lain

(45)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR PUSTAKA

Sumber dari buku:

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.

Jakarta: Rineka Cipta.

Assauri, Sofjan. 2004. Manajemen Produksi dan Operasi Edisi Revisi. Jakarta:

Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Gaspersz, Vincent. 2000. Manajemen Produktivitas Total. Jakarta: PT. Gramedia

Pustaka Utama.

Gaspersz, Vincent. 2005. Total Quality Management. Jakarta: PT. Gramedia

Pustaka Utama.

Haming, Murdifin dan Mahfud Nurnajamudin. 2007. Manajemen Produksi

Modern: Operasi Manufaktur dan Jasa. Jakarta: Bumi Aksara.

Herjanto, Eddy. 2008. Manajemen Operasi. Jakarta: PT. Grasindo.

Render, Barry dan Jay Heizer. 2009. Manajemen Operasi. Jakarta: Salemba

Empat.

Sudjana. 2000. Metode Statistik. Bandung: Penerbit Tarsito.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

(46)

Desi Ekawati, 2014

Pengaruh pengendalian mutu (Quality Control) terhadap produktivitas di PT Dam Sinar Button Factory

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Tjiptono, Fandy dan Anastasia Diana. 2003. Total Quality Management.

Yogyakarta: Andi Offset.

Sumber dari internet:

Kementrian Perindustrian. (2013). Jumlah Unit Usaha Jenis Industri Barang

Logam Lainnya. [online]. Tersedia :

Gambar

Gambar 1.1 Pertumbuhan Jumlah Unit Usaha Jenis Industri Barang Logam Lainnya
Tabel 1.1
Gambar 1.2
Tabel 1.2
+7

Referensi

Dokumen terkait

memiliki divisi produksi yang yang lebih besar dari divisi lainnya, sehingga penulis ingin mengetahui apakah pemikiran bahwa pengendalian mutu adalah tanggung jawab penuh

a) Adapun saran yang diberikan penulis dalam meningkatkan standar akuntansi pemerintah di kabupaten bandung barat yaitu agar lebih bisa baik lagi dalam pembuatan

Dasar pemikiran yang mendukung temuan tersebut bahwa para manajer akan lebih termotivasi untuk meningkatkan kinerja manajerial mereka jika mereka menerima pengukuran

menjadi lebih baik dan meningkatkan kualitas kinerja karyawan tersebut. Adanya dukungan manajemen maupun perusahaan terhadap pelaksanaan proses sistem pengendalian

terrmasuk klasifikasi sangat baik dikarenakan menghasilkan produk dengan kualitas yang maksimal, menghasilkan produk sesuai dengan waktu yang ditetapkan,

ISO ( International Organization for Standardization) adalah organisasi standar sistem kualitas yang diakui secara internasional dan saat ini beranggotakan lebih

Berbagai upaya untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja Kantor Akuntan Publik (KAP) harus terus dilakukan dari segi standar auditing , pengendalian mutu dan kualitas