• Tidak ada hasil yang ditemukan

BULETIN DESEMBER 2017 PROVINSI MALUKU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BULETIN DESEMBER 2017 PROVINSI MALUKU"

Copied!
61
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Jl. Hunitetu, Kec.Kairatu, Kab. Seram Bagian Barat, Maluku 97756

Email: [email protected]; [email protected]; [email protected]

BULETIN

DESEMBER 2017 PROVINSI MALUKU

KAIRATU, DESEMBER 2017

(3)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami ucapkan atas segala berkat yang diberikan oleh Tuhan yang Maha Kasih, karena atas kelimpahan berkat dan rahmatnya, sehingga kami dapat menyelesaikan buletin edisi bulan Desember 2017 ini dengan baik. Mewakili pegawai di Staklim Seram Bagian Barat, saya selaku Kepala Stasiun juga ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan kami di Stasiun MKG Maluku, para Pengamat Pos Hujan Kerjasama dan kepada pihak-pihak yang telah bekerjasama dalam memberikan kontribusi sehingga proses pembuatan buletin ini dapat terlaksana.

Dalam buletin ini terdapat informasi perkembangan keadaan atmosfer di Maluku yang dikaji secara umum, analisa keadaan parameter iklim dan Agroklimat di Maluku, keadaan cuaca dan iklim ekstrem yang pernah terjadi pada bulan November 2017, serta prakiraan hujan bulan Januari, Februari dan Maret 2018 wilayah Maluku.

Kami berharap kerjasama yang telah berlangsung dengan baik dapat terus dipelihara dan diperkuat. Selain itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diperlukan, sehingga produk yang kami keluarkan dapat lebih baik dan lebih berguna bagi masyarakat luas.

Kairatu, 15 Desember 2017

KEPALA STASIUN KLIMATOLOGI SERAM BAGIAN BARAT

Bernadus Daniel S.A.K, SP, MM NIP. 19810609 200212 1001

(4)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

TIM TANGGAP BULETIN

Penanggungjawab : Bernadus Daniel S.A.K, SP, MM Koordinator : Hadiman, S.Tr.

Pelaksana Harian : Andri Widodo, S.Tr.

Christie Tomatala Nastiti Andini, S.Tr.

Rehatta Dessy, S. P.

Steven Cahya Andika, S.Tr

Alamat Redaksi:

Jl. Hunitetu, Kec.Kairatu, Kab. Seram Bagian Barat, Maluku 97756

e-mail: [email protected], [email protected], [email protected] facebook: /bmkg.maluku

twitter: @bmkgmaluku

(5)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

TIM TANGGAP BULETIN ... ii

DAFTAR ISI ... iii

DAFTAR GAMBAR ...v

DAFTAR TABEL ... vi

DAFTAR LAMPIRAN ... vii

I. PENGERTIAN ... 1

II. RINGKASAN ... 3

2.1. Prakiraan Kondisi Dinamika Atmosfer ... 3

2.1.1. Temperatur Muka Laut ... 3

2.1.2. Keadaan Angin ... 5

2.1.3. Madden-Jullian Oscillation ... 6

2.2. Analisa Curah Hujan Ekstrem November 2017... 6

2.3. Analisis Curah Hujan Bulan November 2017 dan Prakiraan Bulan Januari 2017, Februari, dan Maret 2018 Wilayah Maluku ... 6

2.4. Analisis Sifat Hujan Bulan November 2017 dan Prakiraan Bulan Januari 2017, Februari, dan Maret 2018 Wilayah Maluku ... 7

2.5. Analisis Indeks Kekeringan dan Kebasahan Bulan September – November 2017 dan Prakiraan Bulan NDJ, DJF, dan JFM 2017 Wilayah Maluku ... 7

2.6. Analisis Tingkat Ketersediaan Air Tanah (KAT) November 2017 dan Prakiraan Bulan Januari 2017, Februari, dan Maret 2018 Wilayah Maluku ... 7

III. ANALISIS CURAH HUJAN DAN SIFAT BULAN NOVEMBER 2017 ... 9

3.1. Analisis Curah Hujan Bulan November 2017 ... 9

3.2. Analisis Sifat Hujan Bulan November 2017 ... 10

3.3. Grafik Analisa Curah Hujan dibandingkan Normalnya ... 11

3.4. Informasi Hari Hujan Bulan November 2017 ... 12

IV. KNDJISI KLIMATOLOGIS ... 13

4.1. Windrose ... 13

4.2. Temperatur Dan Kelembaban Udara ... 15

V. ANALISIS AGROKLIMAT ... 16

5.1. Analisis Tingkat Ketersediaan Air Tanah November 2017 ... 16

5.2. Analisis Tingkat Kekeringan Dan Kebasahan Periode September – November 2017 ... 17

5.3. Analisis Temperatur Tanah November 2017 ... 18

(6)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

VI. ANALISIS EKSTREM ... 19

6.1. Analisis Cuaca Ekstrem Bulan November 2017... 19

6.1.1. Hujan harian ... 19

6.1.2. Kecepatan angin harian ... 19

6.1.3. Temperatur maksimum dan minimum harian ... 19

6.2. Pantauan Iklim Ekstrem 2017 ... 19

6.2.1. Hujan Dasarian ... 20

6.2.2. Temperatur Rata-Rata Dasarian ... 20

6.2.3. Temperatur Absolut Dasarian ... 22

6.2.4. Hujan Bulanan ... 22

6.2.5. Temperatur Rata-Rata Bulanan ... 23

6.2.6. Temperatur Absolut Bulanan ... 23

VII . PRAKIRAAN CURAH DAN SIFAT HUJAN ... 25

7.1. Prakiraan Hujan Bulan Januari 2017 ... 25

7.1.1. Prakiraan Curah Hujan Bulan Januari 2017 ... 25

7.1.2. Prakiraan Sifat Hujan Bulan Januari 2017 ... 26

7.2. Prakiraan Hujan Bulan Februari 2018 ... 27

7.2.1. Prakiraan Curah Hujan Bulan Februari 2018 ... 27

7.2.2. Prakiraan Sifat Hujan Bulan Februari 2018 ... 28

7.3. Prakiraan Hujan Bulan Maret 2018 ... 29

7.3.1. Prakiraan Curah Hujan Bulan Maret 2018 ... 29

7.3.2. Prakiraan Sifat Hujan Bulan Maret 2018 ... 30

VIII . PRAKIRAAN AGROKLIMAT ... 31

8.1 Prakiraan Tingkat Ketersedian Air Tanah ... 31

8.2.1 Prakiraan Tingkat Ketersedian Air Tanah Januari 2017 ... 31

8.2.2 Prakiraan Tingkat Ketersedian Air Tanah Februari 2018 ... 32

8.2.3 Prakiraan Tingkat Ketersedian Air Tanah Maret 2018 ... 33

8.2 Prakiraan Tingkat Kekeringan dan Kebasahan ... 34

8.2.1 Prakiraan Tingkat Kekeringan dan Kebasahan November - Januari 2017 ... 34

8.2.2 Prakiraan Tingkat Kekeringan dan Kebasahan Desember 2017 - Februari 2018 35 8.2.3 Prakiraan Tingkat Kekeringan dan Kebasahan Januari 2017 - Maret 2018 ... 36

IX. INFORMASI DASARIAN TERKINI ... 37

9.1 Informasi Hari Tanpa Hujan Terkini ... 37

9.2 Informasi Curah Hujan Dasarian Terkini ... 38

LAMPIRAN ... 39

(7)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Grafik Analisis dan Prakiraan Indeks Nino3.4 (Sumber: TCC JMA) ... 3

Gambar 2. Prakiraan Anomali SST (Sumber: JMA). (a) Januari 2017. (b) Februari 2018. (c) Maret 2018 ... 4

Gambar 3. Prakiraan Angin Zonal dan Medan Angin. (a) Januari 2017. (b) Februari 2018. (c) Maret 2018 ... 5

Gambar 4. (a) Prediksi MJO dan (b) OLR (Sumber: NOAA) ... 6

Gambar 5. Peta Distribusi Curah Hujan November 2017 Provinsi Maluku ... 9

Gambar 6. Peta Analisis Sifat Hujan November 2017 Provinsi Maluku ... 10

Gambar 7. Grafik CH Bulanan Stasiun Pengamatan BMKG Maluku ... 11

Gambar 8. Windrose Maluku ... 14

Gambar 9. Profil Temperatur dan RH stasiun MKG Provinsi Maluku... 15

Gambar 10. Peta AnalisaTingkat ketersediaan Air Tanah November 2017 Provinsi Maluku ... 16

Gambar 11. Peta Tingkat Kekeringan Dan Kebasahan Metode SPI November 2017 Provinsi Maluku ... 17

Gambar 12. Distribusi Temperatur Tanah November 2017 ... 18

Gambar 13. Peta Prakiraan Curah Hujan Januari 2017 Provinsi Maluku ... 25

Gambar 14. Peta Prakiraan Sifat Hujan Januari 2017 Provinsi Maluku ... 26

Gambar 15. Peta Prakiraan Curah Hujan Februari 2018 Provinsi Maluku... 27

Gambar 16. Peta Prakiraan Sifat Hujan Februari 2018 Provinsi Maluku ... 28

Gambar 17. Peta Prakiraan Curah Hujan Bulan Maret 2018 Provinsi Maluku ... 29

Gambar 18. Peta Prakiraan Sifat Hujan Maret 2018 Provinsi Maluku ... 30

Gambar 19. Peta Prakiraan Tingkat Ketersediaan Air Tanah Januari 2017 Provinsi Maluku .... 31

Gambar 20. Peta Prakiraan Tingkat Ketersediaan Air Tanah Februari 2018 Provinsi Maluku... 32

Gambar 21. Peta Prakiraan Tingkat Ketersediaan Air Tanah Bulan Maret 2018 Provinsi Maluku ... 33

Gambar 22. Peta Prakiraan Tingkat Kekeringan Dan Kebasahan Metode SPI November - Januari 2017 ... 34

Gambar 23. Peta Prakiraan Tingkat Kekeringan Dan Kebasahan Metode SPI Desember 2017 - Februari 2018 ... 35

Gambar 24. Peta Prakiraan Tingkat Kekeringan Dan Kebasahan Metode SPI Januari 2017 - Maret 2018 ... 36

Gambar 25. Peta Hari Tanpa Hujan Update 12 Desember 2017 ... 37

Gambar 26. Distribusi Curah Hujan Dasarian ... 38

(8)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Informasi Hari Hujan Bulan November 2017 ... 12

Tabel 2. Ekstrem Hujan Harian ... 19

Tabel 3. Ekstrem Kecepatan Angin Harian ... 19

Tabel 4. Esktrem Temperatur Harian ... 19

Tabel 5. Ekstrem Hujan Dasarian... 20

Tabel 6. Ekstrem Temperatur Rata-Rata Dasarian ... 20

Tabel 7. Ekstrem Temperatur Absolut Dasarian ... 22

Tabel 8. Ekstrem Hujan Bulanan ... 22

Tabel 9. Ekstrem Temperatur Rata-Rata Bulanan ... 23

Tabel 10. Ekstrem Temperatur Absolut... 23

(9)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Tabel Analisis dan Prakiraan Curah Hujan ... 39

Lampiran 2. Tabel Analisis dan Prakiraan Sifat Hujan... 42

Lampiran 3. Tabel Analisis dan Prakiraan Ketersediaan Air Tanah ... 45

Lampiran 4. Tabel Analisis dan Prakiraan Tingkat kekeringan dan Kebasahan ... 48

(10)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

I. PENGERTIAN

CURAH HUJAN

•Merupakan ketinggian air hujan yang terkumpul dalam tempat yang datar, tidak menguap, tidak meresap, dan tidak mengalir.

•CH 1mm merupakan tinggi hujan 1mm dalam luasan 1m2pada tempat yang datar.

SIFAT HUJAN

•Merupakan perbandingan antara jumlah curah hujan yang terjadi selama satu bulan dengan nilai rata-rata atau normalnya dari bulan tersebut di suatu tempat.

•Sifat hujan dibagi menjadi tiga kriteria, yaitu Atas Normal, Normal, dan Bawah normal.

INTENSITAS HUJAN

•Besarnya hujan harian yang terjadi pada suatu waktu yang memiliki satuan mm/jam atau mm/hari.

•Intensitas dibagi menjadi 4 kategori, yaitu Ringan, Sedang, Lebat, dan Sangat Lebat.

EKSTREM

•Didefinisikan sebagai kejadian yang jarang terjadi.

•Ambang batas iklim ekstrem berbeda untuk tiap parameter.

•Ambang batas iklim ekstrem adalah persentil 95 untuk tiap parameter iklim.

EL NINO & LA NINA

•El Nino merupakan peristiwa memanasnya suhu muka laut di Pasifik tengah.

Umumnya membuat hujan di Indonesia berkurang.

•La Nina merupakan peristiwa mendinginnya suhu muka laut di Pasifik tengah.

Umumnya membuat hujan di Indonesia bertambah.

IOD (Indian Ocean Dipole-Mode)

•Merupakan indeks yang menggambarkan selisih antara anomali suhu muka laut perairan pantai timur Afrika dengan perairan di sebelah barat Sumatera.

•Saat IOD positif, hujan umumnya berkurang di (terutama Indonesia bagian barat).

(11)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

SOI & ONI

•ONI merupakan indeks yang didapat dari deviasi antara SST (Sea Surface Temperature) pada region Nino3.4.

•SOI merupakan indeks yang didapat berdasarkan perbedaan nilai tekanan permukaan laut di Tahiti dan Darwin pada periode waktu tertentu.

•Keduanya merupakan parameter terjadi atau tidaknya El Nino.

SPI

•Standardized Precipitation Indeks (SPI) adalah indeks yang digunakan untuk menentukan penyimpangan curah hujan suatu periode (bulanan, 3 bulanan, dst) terhadap normalnya.

•SPI secara umum mempunyai tiga kategori, yaitu Kering, Normal, dan Basah.

KAT

•Ketersediaan Air Tanah (KAT) bagi tanaman adalah banyaknya air di dalam tanah yang tersedia bagi tanaman.

•KAT mempunyai tiga kategori, yaitu Kurang, Sedang, dan Cukup.

(12)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

II. RINGKASAN

2.1. Prakiraan Kondisi Dinamika Atmosfer

2.1.1. Temperatur Muka Laut

Indeks Nino3.4 (lihat gambar 1) tiga bulan terakhir masih berada dalam kategori Netral, dengan nilai indeks bulan November (SON) sebesar -0,253. Nilai SOI bulan November 2017 adalah 10,4, sedangkan nilai rata-rata SOI 90 hari terakhir pembaruan 12 Desember 2017 adalah 8,67, kondisi yang demikian berarti bahwa meski nilai SOI sudah berada di ambang status La Nina, status ENSO adalah Netral. Hal ini berarti bahwa pergerakan massa udara dari Pasifik menuju Indonesia dalam kondisi normal.

Nilai Dipole mode (IOD) pada November 2017 berada pada kategori Netral, dengan nilai indek sebesar 0,09. BMKG dan beberapa badan meteorologi luar memprakirakan bahwa IOD akan tetap dalam kondisi Netral hingga awal tahun 2018. Hal ini berarti bahwa belum ada penambahan atau pengurangan massa udara yang signifikan dari Samudera Hindia terutama untuk Indonesia bagian barat.

Secara umum seperti gambar 2, prakiraan SST Nino3.4 dalam kondisi lebih dingin dibanding normalnya, sementara SST Maluku lebih hangat dibanding normalnya (bulan Januari s.d. Maret 2018 berturut-turut adalah 0,21, 0,24, dan 0,24 oC). Prakiraan anomali Temperatur Muka Laut (SST) Perairan Nino3.4 bulan Desember 2017 (OND) yaitu -0.63 oC, Januari 2017 (NDJ) yaitu -0,73 oC, Februari 2018 (DJF) yaitu -0,79 oC, dan Maret 2018 (JFM) yaitu -0,81 oC. Ini berarti Kondisi La Nina lemah diprakirakan akan terjadi pada awal 2018.

Walaupun demikian, anomali SST Maluku bernilai positif, hal ini mendorong terjadinya penambahan uap air dibanding keadaan normalnya yang meningkatkan peluang terbentuknya awan-awan hujan.

Gambar 1. Grafik Analisis dan Prakiraan Indeks Nino3.4 (Sumber: TCC JMA) -2

-1.5 -1 -0.5 0 0.5 1 1.5 2

FMA MAM AMJ MJJ JJA JAS ASO SON OND NDJ DJF

2017 JFM 2018

Indeks Nino3.4 Tahun 2017

ENSO Netral El Nino La Nina

(13)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

(a)

(b)

(c)

Gambar 2. Prakiraan Anomali SST (Sumber: JMA). (a) Januari 2018. (b) Februari 2018. (c) Maret 2018

(14)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

2.1.2. Keadaan Angin

(a)

(b)

(c)

Keadaan medan angin lapisan 850mb bulan November 2017 hampir sama dengan kondisi normalnya yaitu bertiup dari barat.

Prakiraan angin zonal 850mb bulan Januari 2017 (lihat gambar 3a) khususnya di sekitar wilayah Provinsi Maluku menunjukkan angin baratan yang cenderung mendekati normalnya.

Prakiraan medan angin lapisan 850 mb di Maluku umumnya bertiup dari barat, dengan kecepatan rata-rata 2 s.d. 11 km/jam. Terdapat wilayah konvergensi di wilayah selatan dapat menyebabkan potensi berkumpulnya massa udara yang meningkatkan terbentuknya awan-awan hujan.

Prakiraan angin zonal 850mb bulan Februari 2017 (lihat gambar 3b) umumnya menunjukkan angin baratan yang sama dengan normal. Prakiraan medan angin lapisan 850 mb di Maluku umumnya bertiup dari barat, dengan kecepatan rata-rata 2 s.d. 28 km/jam.

Terdapat potensi daerah tekanan rendah di tenggara Papua, namun kurang begitu mempengaruhi keadaan angin di Maluku Prakiraan angin zonal 850mb bulan Maret 2018 (lihat gambar 3c) di wilayah Provinsi Maluku menunjukkan angin baratan lebih lemah dibanding normlanya. Prakiraan angin lapisan 850 mb di Maluku umumnya berkisar antara barat hingga barat laut, dengan kecepatan rata-rata 2 s.d. 28 km/jam.

Gambar 3. Prakiraan Angin Zonal dan Medan Angin. (a) Januari 2018. (b) Februari 2018. (c) Maret 2018

(15)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

(a) (b)

2.1.3. Madden-Jullian Oscillation

Gambar 4. (a) Prediksi MJO dan (b) OLR (Sumber: NOAA)

Hasil prediksi pada gambar 4a dan 4b menunjukkan sinyal MJO yang diprakirakan aktif di Samudera Pasifik bagian barat. MJO diprediksi akan aktif di bagian barat Pasifik hingga pertengahan dasarian 3 Desember. Keberadaan MJO di Pasifik barat turut mempengaruhi anomali OLR di Maluku yang lebih rendah dibandingkan normalnya. Hal ini berarti keadaan awan konvektif di Maluku berpotensi lebih banyak dibanding keadaan normalnya.

2.2. Analisa Curah Hujan Ekstrem November 2017

Tidak terjadi curah hujan ekstrem (150mm/hari) selama bulan

November

2017.

2.3. Analisis Curah Hujan Bulan November 2017 dan Prakiraan Bulan Januari, Februari, dan Maret 2018 Wilayah Maluku

a. Analisis Curah Hujan Bulan November 2017 pada umumnya berkisar antara 25 - 333 mm. Curah Hujan didominasi kategori rendah hingga tinggi terjadi di seluruh wilayah Maluku.

b. Prakiraan Curah Hujan Bulan Januari 2018 pada umumnya berkisar pada 168 – 361.3 mm. Curah hujan dengan intensitas >200 mm diprakirakan terjadi di Buru (Namlea), Seram Bagia Barat (Piru), Maluku Tengah (Bandanaira), Ambon (Laha), Tual dan Maluku Tenggara Barat (Saumlaki).

c. Prakiraan Curah Hujan Bulan Februari 2018 pada umumnya berkisar antara 114 - 350 mm. Curah hujan dengan intensitas >300 mm diprakirakan terjadi di Kota Tual.

d. Prakiraan Curah Hujan Bulan Maret 2018 pada umumnya berkisar antara 133 - 391 mm. Curah hujan dengan intensitas >200 mm diprakirakan akan terjadi di

(16)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

Buru (Namlea), Seram Bagian Barat (Piru), Maluku Tengah (Bandanaira), Kota Tual, dan Maluku Tenggara Barat (Saumlaki).

2.4. Analisis Sifat Hujan Bulan November 2017 dan Prakiraan Bulan Januari, Februari, dan Maret 2018 Wilayah Maluku

a. Sifat Hujan Bulan

November

2017 di wilayah di Maluku berada Bawah Normal (BN, terjadi di Saumlaki), Atas Normal (AN, terjadi di Namlea, Piru, Letwaru, Bandanaira, Geser, dan Ambon) dan Normal (N, terjadi di Kairatu, Amahai dan Tual).

b. Prakiraan sifat hujan Bulan Januari 2018 pada umumnya berada di tingkat Normal (N) hingga Atas Normal (AN).

c. Prakiraan sifat hujan Bulan Februari 2018 pada umumnya berada di tingkat Normal (N) hingga Atas Normal (AN).

d. Prakiraan sifat hujan Bulan Maret 2018 pada umumnya berada di tingkat Normal (N) hingga Atas Normal (AN).

2.5. Analisis Indeks Kekeringan dan Kebasahan Bulan September –

November 2017 dan Prakiraan Bulan NDJ, DJF, dan JFM 2018 Wilayah Maluku

a. Analisis tingkat kekeringan dan kebasahan dengan menggunakan indeks SPI, untuk akumulasi curah hujan tiga bulan September - November 2017 pada umumnya Normal.

b. Prakiraan tingkat kekeringan dan kebasahan dengan menggunakan indeks SPI, untuk akumulasi curah hujan tiga bulan November 2017 - Januari 2018 pada umumnya Normal.

c. Prakiraan tingkat kekeringan dan kebasahan dengan menggunakan indeks SPI, untuk akumulasi curah hujan tiga bulan Desember 2017 - Februari 2018 pada umumnya Normal.

d. Prakiraan tingkat kekeringan dan kebasahan dengan menggunakan indeks SPI, untuk akumulasi curah hujan tiga bulan Januari - Maret 2018 pada umumnya Normal.

2.6. Analisis Tingkat Ketersediaan Air Tanah (KAT) November 2017 dan Prakiraan Bulan Januari, Februari, dan Maret 2018 Wilayah Maluku

a. Analisis tingkat Ketersediaan Air Tanah pada bulan November 2017 menunjukkan umumnya berada pada kriteria kurang hingga cukup.

b. Prakiraan tingkat Ketersediaan Air Tanah pada bulan Januari 2018 menunjukkan umumnya berada pada kriteria kurang hingga cukup.

(17)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

c. Prakiraan tingkat Ketersediaan Air Tanah pada bulan Februari 2018 menunjukkan umumnya berada pada kriteria kurang hingga cukup.

d. Prakiraan tingkat Ketersediaan Air Tanah pada bulan Maret 2018 menunjukkan umumnya berada pada kriteria kurang hingga cukup.

(18)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

III. ANALISIS CURAH HUJAN DAN SIFAT BULAN NOVEMBER 2017

3.1. Analisis Curah Hujan Bulan November 2017

Hasil analisis data curah hujan bulan November 2017 dari hasil pembaharuan beberapa pos hujan disajikan sebagai berikut:

Gambar 5. Peta Distribusi Curah Hujan November 2017 Provinsi Maluku

Berdasarkan gambar (5), secara umum curah hujan November 2017 di Maluku berkisar dari intensitas curah hujan rendah hingga menengah. Curah Hujan rendah terjadi di beberapa wilayah Pulau Ambon. Sementara curah hujan intensitas menengah terjadi di hampir semua wilayah Maluku.

(19)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

3.2. Analisis Sifat Hujan Bulan November 2017

Hasil analisis sifat hujan bulan November 2017 yang diterima dari pantauan beberapa pos hujan disajikan sebagai berikut:

Gambar 6. Peta Analisis Sifat Hujan November 2017 Provinsi Maluku

Berdasarkan gambar (6), secara umum distribusi sifat hujan November 2017 di Maluku berkisar dari kategori bawah normal (hampir di semua wilayah Maluku) hingga kategori normal (Masohi, sebagian Pulau Buru, Sebagian Kepulauan Aru, dan sebagian Pulau Yamdena).

(20)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

3.3. Grafik Analisa Curah Hujan dibandingkan Normalnya

Gambar 7. Grafik CH Bulanan Stasiun Pengamatan BMKG Maluku 0

100 200 300 400 500 600

JAN FEB MAR APR MAY JUN JUL AUG SEP OCT NOV DEC

CH Kairatu

(Staklim Seram Bagian Barat)

2017 Normal

0 100 200 300 400 500 600

JAN FEB MAR APR MAY JUN JUL AUG SEP OCT NOV DEC

CH Namlea (Stamet Namlea)

2017 Normal

0 100 200 300 400 500 600

JAN FEB MAR APR MAY JUN JUL AUG SEP OCT NOV DEC

CH Dullah Selatan (Stamet Tual)

2017 Normal

0 100 200 300 400 500

JAN FEB MAR APR MAY JUN JUL AUG SEP OCT NOV DEC

CH Seram Timur (Stamet Geser)

2017 Normal

0 100 200 300 400 500 600

JAN FEB MAR APR MAY JUN JUL AUG SEP OCT NOV DEC

CH TanSel (Stamet Saumlaki)

2017 Normal

0 200 400 600 800 1000 1200

JAN FEB MAR APR MAY JUN JUL AUG SEP OCT NOV DEC

CH Banda (Stamet Banda)

2017 Normal

(21)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

3.4. Informasi Hari Hujan Bulan November 2017

Tabel 1. Informasi Hari Hujan Bulan November 2017

KRITERIA W I L A Y A H (Pos Hujan)

> 20 Hari Seram Bagian Barat (Hunitetu), Kota Tual.

10 - 20 Hari

Buru (Namlea, Mako, Savana Jaya), Seram Bagian Barat (Kairatu, Nuruwe, Niniari, Latu), Maluku Tengah (Banda, Hila, Holo, Kobisonta, Waipia, Oma Haruku), Kota Ambon, Seram Bagian Timur (Geser, Bula), Maluku Tenggara Barat (Saumlaki).

< 10 Hari Buru (Waigeren), Maluku Tengah (Letwaru, Nusa Laut), Seram Bagian Barat (Rumah Kay)

(22)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

IV. KONDISI KLIMATOLOGIS

4.1. Windrose

Berikut ini kami sajikan data arah angin yang kami kumpulkan dari stasiun MKG wilayah Maluku pada bulan November 2017 dalam bentuk windrose.

Gambar 8a. Windrose Angin Rata-Rata Stasiun Klimatologi Kairatu November 2017 Kejadian angin permukaan pada bulan November di Kairatu paling banyak terjadi dari selatan dengan kecepatan rata-rata 2 – 7 knot.

Gambar 8b. Windrose Angin Rata-rata Stasiun Meteorologi Tual November 2017 Kejadian angin tenang di Tual pada November sangat dominan, dengan nilai presentase mencapai 100%.

Gambar 8c. Windrose Angin Rata-Rata Stamet Saumlaki November 2017

Kejadian angin permukaan pada bulan November di Saumlaki paling banyak terjadidari timur dengan kecepatan 4 – 7 knot.

Gambar 8d. Windrose Angin Rata-rata Stamet Banda November 2017

Angin permukaan di pada bulan November 2017 Banda umumnya bertiup dari arah barat dengan kecepatan rata-rata 2 – 11 knot.

(23)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

Gambar 8e. Windrose Angin Rata-Rata Stamet Pattimura Ambon November 2017 Arah angin rata-rata di Ambon pada bulan November 2017 bertiup dari uatara dengan kecepatan angin rata-rata 2-7 knot.

Gambar 8f. Windrose Angin Rata-Rata Stamet Geser November 2017

Arah angin rata-rata Geser pada bulan November 2017 bertiup dari selatan samapai barat dengan kecepatan angin rata-rata 2-17 knot.

Gambar 8g. Windrose Angin Rata-Rata Stamet Namlea November 2017

Arah angin rata-rata di Namlea pada bulan November 2017 bertiup dari selatan dengan kecepatan angin rata- rata 2-7 knot.

Gambar 8. Windrose Maluku

(24)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

4.2. Temperatur Dan Kelembaban Udara

Gambar 9. Profil Temperatur dan RH stasiun MKG Provinsi Maluku 65

70 75 80 85 90 95

15.0 20.0 25.0 30.0 35.0 40.0

Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec

Tx Abs Tn Abs

T normal Tav

RH normal RH

SUHU DAN RH STAKLIM KAIRATU TAHUN 2017

T(OC) RH(%)

65 70 75 80 85 90 95

15.0 20.0 25.0 30.0 35.0 40.0

Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec

Tav Tx Abs

Tn Abs T normal

RH normal RH

SUHU DAN RH STAMET BANDA TAHUN 2017

T(OC) RH(%)

65 70 75 80 85 90 95

15.0 20.0 25.0 30.0 35.0 40.0

Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec

Tav Tx Abs Tn Abs

T normal RH normal RH

SUHU DAN RH STAMET SAUMLAKI TAHUN 2017

RH(%)

65.0 70.0 75.0 80.0 85.0 90.0 95.0

15.0 20.0 25.0 30.0 35.0 40.0

Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec

Tav Tx Abs Tn Abs

T normal RH normal RH

SUHU DAN RH STAMET GESER TAHUN 2017

RH(%)

65 70 75 80 85 90 95

15.0 20.0 25.0 30.0 35.0 40.0

Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec

Tav Tx Abs

Tn Abs T normal

RH normal RH

SUHU DAN RH STAMET TUAL TAHUN 2017

T(OC) RH(%)

T(OC) RH(%)

65.0 70.0 75.0 80.0 85.0 90.0 95.0

15.0 20.0 25.0 30.0 35.0 40.0

Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec

Tav Tx Abs Tn Abs

T normal Rh normal RH

SUHU DAN RH STAMET NAMLEA TAHUN 2017

T(OC) RH(%)

(25)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

V. ANALISIS AGROKLIMAT

5.1. Analisis Tingkat Ketersediaan Air Tanah November 2017

Hasil analisis tingkat ketersediaan air tanah provinsi Maluku berdasarkan masukan data hingga bulan November 2017 disajikan sebagai berikut:

Gambar 10. Peta AnalisaTingkat ketersediaan Air Tanah November 2017 Provinsi Maluku

Bervariasinya curah hujan di wilayah di Maluku pada November 2017 membuat wilayah di Maluku mempunyai tingkat ketersediaan air tanah di kategori kurang (utara Maluku Tengah, sebagian Seram Bagian Timur, Kota Tual, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru dan Maluku Tenggara Barat) hingga kategori cukup di Pulau Ambon, Seram Bagian Barat, sebagian Maluku Tengah, dan Maluku Barat Daya (lihat gambar 10). Ketersediaan air tanah terutama sangat penting untuk diketahui terutama untuk daerah dengan sistem pertanian tadah hujan.

(26)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

5.2. Analisis Tingkat Kekeringan Dan Kebasahan Periode September November 2017

Hasil analisis tingkat kekeringan dan kebasahan provinsi Maluku berdasarkan masukan data hingga bulan November 2017 disajikan sebagai berikut:

Gambar 11. Peta Tingkat Kekeringan Dan Kebasahan Metode SPI November 2017 Provinsi Maluku

Secara umum analisis tingkat kekeringan dan kebasahan periode September – November 2017 (lihat gambar 11) pada kategori normal (hampir di seluruh wilayah Maluku) hingga kategori basah (Pulau Buru).

(27)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

5.3. Analisis Temperatur Tanah November 2017

Analisis distribusi Temperatur tanah pada bulan November 2017 menunjukkan bahwa Temperatur tanah gundul mempunyai rentang yang berbeda dibandingkan Temperatur tanah berumput. Rentang Temperatur tanah gundul antara 28.0⁰ C hingga 40.1⁰ C, sementara Temperatur tanah berumput antara 28.3⁰ C hingga 32.1⁰ C. Rentang Temperatur tanah gundul lebih besar dibandingkan rentang Temperatur tanah berumput.

Temperatur maksimum tanah baik berumput maupun yang gundul, mencapai nilai maksimum pada pukul 14.00 WIT serta mencapai nilai minimum di pagi hari. Temperatur permukaan tanah gundul lebih bervariasi tiap jamnya dibanding Temperatur tanah berumput.

Gambar 12. Distribusi Temperatur Tanah November 2017

(28)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

VI. ANALISIS EKSTREM

6.1. Analisis Cuaca Ekstrem Bulan November 2017 6.1.1. Hujan harian

Tabel 2. Ekstrem Hujan Harian Kriteria Curah Hujan

Terjadi (mm/hari)

Tanggal Terjadi

Tempat Terjadi

50 – 10 66 10 November Stamet Pattimura

mm/hari 61 14 November PH Niniari

74 27 November PH Savana Jaya

65 27 November PH Hunitetu

63 27 November PH Niniari

54 27 November PH Letwaru

95 29 November Stamet Namlea

76 29 November PH Waipia

65 29 November PH Niniari

58 29 November PH Latu

55 29 November PH Letwaru

51 29 November PH Holo

>100 - - -

mm/hari

6.1.2. Kecepatan angin harian

Tabel 3. Ekstrem Kecepatan Angin Harian Kriteria Kecepatan Angin

Terjadi (Knot)

Tanggal Terjadi

Tempat Kejadian

≥ 25 knot - - -

6.1.3. Temperatur maksimum dan minimum harian

Tabel 4. Esktrem Temperatur Harian Kriteria Temperatur

udara Terjadi (oc)

Tanggal Terjadi

Tempat Kejadian

> 3 OC Txave (Tx)

≤ 3 OC Tnave

(Tn) - - -

6.2. Pantauan Iklim Ekstrem 2017

(29)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

6.2.1. Hujan Dasarian

Tabel 5. Ekstrem Hujan Dasarian Kriteria Curah hujan

Terjadi (mm/das)

Das Terjadi Tempat

Terjadi

> 95% 120 Maret II Stamet Amahai

282 Maret III Stamet Banda

154 Maret III Stamet Pattimura

85 Maret III Stamet Pattimura

91 Maret I Staklim SBB

220 Maret II Stamet Tual

251 April I Stamet Saumlaki

146 April I Staklim SBB

255 April III Stamet Saumlaki

229 Mei I Stamet Amahai

256 Mei II Stamet Banda

111 Mei II Staklim SBB

442 Mei III Stamet Pattimura

167 Mei III Staklim SBB

130 Juni I Stamet Namlea

317 Juni I Stamet Saumlaki

242 Juni II Stamet Namlea

307 Juni II Staklim SBB

604 Juni II Stamet Banda

747 Juni II Stamet Pattimura

168 Juni II Stamet Tual

222 Juni III Stamet Tual

218 Juli I Stamet Banda

164 Juli I Stamet Saumlaki

365 Juli II Stamet Amahai

126 Juli II Stamet Namlea

491 Juli II Stamet Pattimura

122 Juli II Stamet Tual

194 Juli II Stamet Banda

307 Juli III Stamet Amahai

449 Juli III Stamet Banda

394 Juli III Stamet Pattimura

281 September I Stamet Pattimura

137 September I Stamet Pattimura

126 September III Stamet Banda

139 September III Stamet Namlea

187 November III Stamet Namlea

6.2.2. Temperatur Rata-Rata Dasarian

Tabel 6. Ekstrem Temperatur Rata-Rata Dasarian Kriteria Temperatur

Terjadi (oc)

Dasarian Terjadi Tempat Terjadi

> 95% 27.9 Maret I Staklim Kairatu

28.9 Maret I Stamet Saumlaki

27.7 Maret I Staklim Kairatu

(30)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

27.3 Maret I Stamet Namlea

27.4 Maret II Stamet Namlea

27.1 Maret III Stamet Namlea

28.7 Maret I Stamet Saumlaki

28.3 Maret III Stamet Saumlaki

28.1 Maret III Stamet Tual

27.6 April II Staklim SBB

27.4 Mei II Stamet Namlea

27.5 Mei III Stamet Namlea

26.9 Juni I Staklim SBB

26.1 Juni I Stamet Amahai

26.1 Juni III Staklim SBB

27.5 Juni III Stamet Saumlaki

26.1 Juli I Stamet Pattimura

25.6 Juli I Stamet Amahai

27.1 Juli II Stamet Banda

26.7 Juli II Stamet Saumlaki

26.6 Juli III Stamet Saumlaki

25.4 Agustus I Stamet Amahai

26.4 Agustus I Stamet Namlea

26.2 Agustus I Staklim SBB

27.0 Agustus I Stamet Banda

27.0 Agustus I Stamet Saumlaki

25.8 Agustus I Stamet Pattimura

26.9 Agustus II Stamet Banda

26.9 Agustus II Stamet Saumlaki

27.0 Agustus III Stamet Saumlaki

25.7 Agustus III Stamet Pattimura

27.4 September I Stamet Saumlaki

27.6 September II Stamet Saumlaki

27.8 September III Stamet Saumlaki

25.9 September I Staklim SBB

26.7 September I Stamet Namlea

28.5 Oktober I Stamet Saumlaki

27 Oktober I Staklim SBB

27.1 Oktober I Stamet Pattimura

28.8 Oktober II Stamet Saumlaki

28.2 Oktober II Stamet Banda

27.3 Oktober II Staklim SBB

27.3 Oktober II Stamet Pattimura

29.2 Oktober III Stamet Saumlaki

27.4 Oktober III Staklim SBB

27.9 Oktober III Stamet Pattimura

29.9 November I Stamet Saumlaki

29.5 November I Stamet Namlea

28.4 November I Stamet Pattimura

27.7 November I Staklim SBB

28.7 November II Stamet Namlea

28.1 November II Stamet Pattimura

27.9 November II Staklim SBB

27.8 November III Staklim SBB

(31)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

6.2.3. Temperatur Absolut Dasarian

Tabel 7. Ekstrem Temperatur Absolut Dasarian Kriteria Temperatur

Terjadi (oc)

Dasarian Terjadi Tempat Terjadi

Tminabs < 5% 19.6 Maret III Staklim SBB

19.5 April II Stamet Banda

Tmaxabs >95% 32.8 Maret III Stamet Banda

32.6 Maret I Stamet Banda

32.4 April I Stamet Banda

33.1 April II Stamet Banda

33.0 April II Stamet Namlea

33.6 April II Stamet Pattimura

33.7 April III Stamet Banda

33.6 April III Stamet Namlea

33.0 Mei I Stamet Banda

33.2 Mei II Stamet Banda

32.9 Mei III Stamet Banda

33.0 Mei III Stamet Namlea

33.2 Juni I Stamet Banda

32.7 Juni II Stamet Banda

31.7 Juni III Stamet Banda

32.6 Juni II Stamet Tual

32.0 Juli I Stamet Banda

30.2 Juli I Stamet Saumlaki

32.0 Juli II Stamet Banda

30.6 Juli II Stamet Pattimura

32.0 Juli III Stamet Banda

31.2 Agustus I Stamet Banda

30.1 Agustus I Stamet Saumlaki

30.1 Agustus II Stamet Saumlaki

31.1 September III Stamet Pattimura

32.4 Oktober II Stamet Banda

32.4 Oktober II Stamet Pattimura

33.4 Oktober III Stamet Banda

33.4 Oktober III Stamet Pattimura

34.2 November I Stamet Banda

33.3 November II Stamet Pattimura

34.0 November II Stamet Pattimura

6.2.4. Hujan Bulanan

Tabel 8. Ekstrem Hujan Bulanan Kriteria Curah Hujan

Terjadi (mm/bulan)

Bulan Terjadi Tempat

Terjadi

> 95% 304 Maret Stamet Pattimura

486 Maret Stamet Banda

371 Maret Stamet Saumlaki

(32)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

484 Maret Stamet Tual

567 April Stamet Saumlaki

733 Mei Stamet Pattimura

752 Mei Stamet Banda

988 Juni Stamet Banda

484 Juni Stamet Namlea

473 Juni Stamet Tual

1430 Juni Stamet Pattimura

879 Juli Stamet Amahai

861 Juli Stamet Banda

249 Juli Stamet Namlea

1043 Juli Stamet Pattimura

218 Juli Stamet Saumlaki

501 September Stamet Pattimura

155 September Stamet Namlea

246 November Stamet Namlea

189 November Stamet Pattimura

6.2.5. Temperatur Rata-Rata Bulanan

Tabel 9. Ekstrem Temperatur Rata-Rata Bulanan Kriteria Temperatur Rata-

Rata Terjadi (OC /bulan)

Bulan Terjadi Tempat

Terjadi

> 95% 27.2 April Staklim SBB

27.3 Mei Stamet Namlea

26.2 Juni Staklim SBB

26.6 Juli Stamet Saumlaki

25.7 Agustus Staklim SBB

26.2 Agustus Stamet Namlea

26.9 Agustus Stamet Banda

27.0 Agustus Stamet Saumlaki

25.6 Agustus Stamet Pattimura

27.6 September Stamet Saumlaki

28.9 Oktober Stamet Saumlaki

27.5 Oktober Stamet Pattimura

27.2 Oktober Staklim SBB

28 November Stamet Pattimura

29 November Stamet Saumlaki

28.6 November Stamet Namlea

27.8 November Staklim SBB

6.2.6. Temperatur Absolut Bulanan

Tabel 10. Ekstrem Temperatur Absolut Kriteria Temperatur

Absolut Terjadi (OC)

Bulan Terjadi Tempat

Terjadi

(33)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

Tminabs < 5% 19.6 Maret Staklim SBB

19.5 April Stamet Banda

Tmaxabs >95% 32.6 Februari Stamet Banda

33.7 April Stamet Banda

33.6 April Stamet Namlea

33.2 Mei Stamet Banda

33.0 Mei Stamet Namlea

33.2 Juni Stamet Banda

32.0 Juli Stamet Banda

33.4 Oktober Stamet Banda

33.4 Oktober Stamet Pattimura

34.2 November Stamet Banda

34.0 November Stamet Pattimura

(34)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

VII . PRAKIRAAN CURAH DAN SIFAT HUJAN

7.1. Prakiraan Hujan Bulan Januari 2018 7.1.1. Prakiraan Curah Hujan Bulan Januari 2018

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis serta mempertimbangkan perkembangan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya, maka prakiraan Curah Hujan Bulan Januari 2018 Provinsi Maluku disajikan sebagai berikut:

Gambar 13. Peta Prakiraan Curah Hujan Januari 2018 Provinsi Maluku

Gambar 13 menunjukan bahwa secara umum prakiraan curah hujan Januari 2018 Provinsi Maluku bervariasi dari kategori menengah hingga tinggi. Prakiraan curah hujan kategori tinggi di Kota Tual, Maluku Tenggara, dan Kepulauan Aru. Sementara prakiraan curah hujan kategori menengah di hampir semua wilayah Maluku.

(35)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

7.1.2. Prakiraan Sifat Hujan Bulan Januari 2018

Prakiraan Sifat Hujan Bulan Januari 2018 Provinsi Maluku disajikan sebagai berikut:

Gambar 14. Peta Prakiraan Sifat Hujan Januari 2018 Provinsi Maluku

Prakiraan sifat hujan Januari 2018 Provinsi Maluku yang digambarkan oleh gambar 14 bervariasi dari ketegori normal hingga atas normal. Prakiraan sifat hujan normal terjadi di sebagian besar wilayah Maluku, sementara prakiraan curah hujan atas normal diprakirakan terjadi di sebagian Seram Bagian Barat, Kota Ambon dan Maluku Tengah.

(36)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

7.2. Prakiraan Hujan Bulan Februari 2018 7.2.1. Prakiraan Curah Hujan Bulan Februari 2018

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis serta mempertimbangkan perkembangan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya, maka prakiraan Curah Hujan Bulan Februari 2018 di Provinsi Maluku disajikan sebagai berikut :

Gambar 15. Peta Prakiraan Curah Hujan Februari 2018 Provinsi Maluku

Gambar 15 menunjukan bahwa secara umum prakiraan curah hujan Februari 2018 bervariasi dari kategori menengah hingga tinggi. Prakiraan curah hujan kategori tinggi terjadi di Kota Tual, Maluku Tenggara, dan Kepulauan Aru serta prakiraan curah hujan kategori menengah terjadi di hampir semua wilayah Maluku.

(37)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

7.2.2. Prakiraan Sifat Hujan Bulan Februari 2018

Prakiraan Sifat Hujan Bulan Februari 2018 Provinsi Maluku disajikan sebagai berikut:

Gambar 16. Peta Prakiraan Sifat Hujan Februari 2018 Provinsi Maluku

Prakiraan sifat hujan Februari 2018 Provinsi Maluku yang digambarkan oleh gambar 16 bervariasi dari normal hingga atas normal. Prakiraan sifat hujan atas normal diprakirakan akan terjadi di Maluku Barat Daya, Pulau Seram, Pulau Ambon, dan sekitarnya.

(38)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

7.3. Prakiraan Hujan Bulan Maret 2018 7.3.1. Prakiraan Curah Hujan Bulan Maret 2018

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis serta mempertimbangkan perkembangan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya, maka prakiraan Curah Hujan Bulan Maret 2018 di Provinsi Maluku disajikan berikut:

Gambar 17. Peta Prakiraan Curah Hujan Bulan Maret 2018 Provinsi Maluku

Gambar 17 menunjukan bahwa secara umum prakiraan curah hujan Maret 2018 Provinsi Maluku bervariasi

dari kategori menengah hingga tinggi. Prakiraan curah hujan kategori tinggi terjadi di Kota Tual, Maluku Tenggara, dan Kepulauan Aru serta prakiraan curah hujan kategori menengah terjadi di hampir semua wilayah Maluku.

(39)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

7.3.2. Prakiraan Sifat Hujan Bulan Maret 2018

Prakiraan Sifat Hujan Bulan Maret 2018 di Provinsi Maluku disajikan sebagai berikut:

Gambar 18. Peta Prakiraan Sifat Hujan Maret 2018 Provinsi Maluku

Prakiraan sifat hujan Maret 2018 Provinsi Maluku yang digambarkan oleh gambar 18 dalam kategori normal hingga atas normal. Ketagori normal akan terjadi di Pulau Buru, Seram Bagian Barat, Pulau Ambon, dan Seram Bagian Timur.

(40)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

VIII . PRAKIRAAN AGROKLIMAT

8.1 Prakiraan Tingkat Ketersedian Air Tanah

8.2.1 Prakiraan Tingkat Ketersedian Air Tanah Januari 2018

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis serta mempertimbangkan perkembangan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya, maka prakiraan Tingkat Ketersediaan Air Tanah Bulan Januari 2018 Provinsi Maluku disajikan sebagai berikut:

Gambar 19. Peta Prakiraan Tingkat Ketersediaan Air Tanah Januari 2018 Provinsi Maluku

Prakiraan tingkat ketersedian air tanah Januari 2018 Provinsi Maluku (lihat gambar 19) bervariasi dari kategori kurang hingga cukup. Kategori kurang untuk prakiraan Januari 2018 akan terjadi di sebagian Maluku Tengah, sebagian Seram Bagian Timur dan Maluku Tenggara Barat.

(41)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

8.2.2 Prakiraan Tingkat Ketersedian Air Tanah Februari 2018

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis serta mempertimbangkan perkembangan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya, maka prakiraan Tingkat Ketersediaan Air Tanah Bulan Februari 2018 Provinsi Maluku disajikan sebagai berikut:

Gambar 20. Peta Prakiraan Tingkat Ketersediaan Air Tanah Februari 2018 Provinsi Maluku

Prakiraan tingkat ketersedian air tanah Februari 2018 Provinsi Maluku (lihat gambar 20) bervariasi dari kategori kurang hingga cukup. Kategori kurang untuk prakiraan Februari 2018 akan terjadi di Maluku Tengah, dan sebagian Seram Bagian Timur.

(42)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

8.2.3 Prakiraan Tingkat Ketersedian Air Tanah Maret 2018

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis serta mempertimbangkan perkembangan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya, maka prakiraan Tingkat Ketersediaan Air Tanah Bulan Maret 2018 Provinsi Maluku disajikan sebagai berikut:

Gambar 21. Peta Prakiraan Tingkat Ketersediaan Air Tanah Bulan Maret 2018 Provinsi Maluku

Prakiraan tingkat ketersedian air tanah Maret 2018 Provinsi Maluku (lihat gambar 21) bervariasi dari kategori kurang hingga cukup. Prakiraan kategori kurang terjadi Maluku Tengah.

(43)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

8.2 Prakiraan Tingkat Kekeringan dan Kebasahan

8.2.1 Prakiraan Tingkat Kekeringan dan Kebasahan November - Januari 2018

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis serta mempertimbangkan perkembangan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya, maka prakiraan Tingkat Kekeringan dan Kebasahan Bulan November - Januari 2018 Provinsi Maluku disajikan sebagai berikut:

Gambar 22. Peta Prakiraan Tingkat Kekeringan Dan Kebasahan Metode SPI November - Januari 2018

Secara umum prakiraan tingkat kekeringan dan kebasahan November - Januari 2018 Provinsi Maluku pada kategori normal hingga agak basah. Prakiraan tingkat kekeringan dan kebasahan kategori agak basah terjadi di Pulau Buru dan Pulau Ambon.

(44)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

8.2.2 Prakiraan Tingkat Kekeringan dan Kebasahan Desember 2017 - Februari 2018

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis serta mempertimbangkan perkembangan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya, maka prakiraan Tingkat Kekeringan dan Kebasahan Bulan Desember 2017 - Februari 2018 Provinsi Maluku disajikan sebagai berikut:

Gambar 23. Peta Prakiraan Tingkat Kekeringan Dan Kebasahan Metode SPI Desember 2017 - Februari 2018

Secara umum prakiraan tingkat kekeringan dan kebasahan Desember 2017 - Februari 2018 Provinsi Maluku pada kategori normal.

(45)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

8.2.3 Prakiraan Tingkat Kekeringan dan Kebasahan Januari - Maret 2018

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis serta mempertimbangkan kondisi dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya, maka prakiraan Tingkat Kekeringan dan Kebasahan Bulan Januari - Maret 2018 Provinsi Maluku disajikan sebagai berikut:

Gambar 24. Peta Prakiraan Tingkat Kekeringan Dan Kebasahan Metode SPI Januari - Maret 2018

Secara umum prakiraan tingkat kekeringan dan kebasahan Januari – Maret 2018 Provinsi Maluku pada kategori normal hingga gak basah. Prakiraan tingkat kekeringan dan kebasahan ketogori agak basah terjadi di sebagian Pulau Ambon.

(46)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

IX. INFORMASI DASARIAN TERKINI

9.1 Informasi Hari Tanpa Hujan Terkini

Berdasarkan data yang telah diterima dari pantauan beberapa pos hujan disajikan pada peta sebagai berikut:

Gambar 25. Peta Hari Tanpa Hujan Update 12 Desember 2017

Data yang dihimpun dari pos hujan sampai dengan 12 Desember menunjukan masih terjadi hujan di beberapa Wilayah Maluku. Daerah di Maluku yang masih mengalami hujan yaitu Buru (Savana Jaya), Seram Bagian Barat (Kairatu dan Latu), Maluku Tengah (Kobisonta, Holo, Makariki, Tananahu, Waipia), dan Seram Bagian Timur (Bula). Hari Tanpa Hujan dengan klasifikasi sangat pendek (1-5 hari berturut-turut) terjadi di Maluku Tengah (Letwaru, dan Pulau Haruku), Ambon (Laha), Seram Bagian Barat (Rumah Kay dan Nuruwe) dan Maluku Tenggara Barat (Saumlaki). Hari Tanpa Hujan dengan klasifikasi pendek (6-10 hari berturut-turut) terjadi di Seram Bagian Barat (Piru) dan Seram Bagian Timur (Geser).

(47)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

9.2 Informasi Curah Hujan Dasarian Terkini

Peta analisis Hujan Dasarian terkini (Pemutakhiran dilakukan pada 13 Desember 2017) adalah sebagai berikut:

Gambar 26. Distribusi Curah Hujan Dasarian

Distribusi curah hujan dasarian 1 bulan Desember 2017 secara umum menunjukan wilayah Maluku berada pada kategori rendah hingga menengah. Curah hujan menengah terjadi di Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah, sementara curah hujan rendah terjadi di sebagian besar wilayah Maluku lainnya.

(48)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

LAMPIRAN

Keterangan Umum

MTB : Maluku Tenggara Barat MALTEG : Maluku Tenggara SBB : Seram Bagian Barat SBT : Seram Bagian Timur MBD : Maluku Barat Daya

Lampiran 1. Tabel Analisis dan Prakiraan Curah Hujan

Keterangan:

- Satuan nilai Curah Hujan adalah mm/bulan.

- Kolom Analisis November merupakan keterangan dari gambar 5 (halaman 9).

- Kolom Prakiraan Januari merupakan keterangan dari gambar 13 (halaman 24).

- Kolom Prakiraan Februari merupakan keterangan dari gambar 15 (halaman 26).

- Kolom Prakiraan Maret merupakan keterangan dari gambar 17 (halaman 28).

No. Kabupaten Kecamatan Analisis November

Prakiraan Januari

Prakiraan Februari

Prakiraan Maret 1 MTB TANIMBAR SELATAN 122 - 149 273 - 273 285 - 285 268 - 268 2 MTB WER TAMRIAN 128 - 153 273 - 273 285 - 285 268 - 268 3 MTB WER MAKTIAN 140 - 165 273 - 273 283 - 285 268 - 268

4 MTB SELARU 115 - 123 273 - 273 284 - 285 268 - 268

5 MTB TANIMBAR UTARA 152 - 173 275 - 284 285 - 290 271 - 285

6 MTB YARU 171 - 172 286 - 293 291 - 295 288 - 297

7 MTB WUAR LABOBAR 139 - 169 273 - 281 284 - 286 268 - 280

8 MTB NIRUNMAS 140 - 157 273 - 275 284 - 285 269 - 271

9 MTB KORMOMOLIN 139 - 145 273 - 274 284 - 285 268 - 269 10 MTB MOLU MARU 156 - 167 280 - 292 285 - 291 279 - 297 11 MALTEG KEI KECIL 183 - 198 361 - 361 350 - 350 391 - 392 12 MALTEG KEI KECIL BARAT 168 - 193 358 - 361 347 - 350 388 - 392 13 MALTEG KEI KECIL TIMUR 179 - 192 361 - 361 350 - 350 391 - 392 14 MALTEG KEI BESAR 195 - 224 360 - 361 349 - 350 390 - 391 15 MALTEG KEI BESAR UTARA

BARAT 218 - 222 358 - 361 347 - 350 387 - 391 16 MALTEG KEI BESAR UTARA

TIMUR 219 - 225 358 - 360 347 - 349 387 - 391 17 MALTEG KEI BESAR SELATAN 171 - 197 360 - 361 349 - 350 390 - 391 18 MALTENG BANDA 200 - 217 232 - 232 204 - 205 217 - 217 19 MALTENG TEHORU 172 - 219 171 - 185 125 - 149 182 - 184 20 MALTENG TELUTIH 153 - 178 185 - 193 149 - 167 184 - 189 21 MALTENG AMAHAI 200 - 241 165 - 175 115 - 131 181 - 184 22 MALTENG KOTA MONDHI 232 - 234 165 - 165 115 - 115 184 - 184 23 MALTENG TELUK ELPAPUTIH 198 - 234 165 - 178 115 - 138 178 - 184 24 MALTENG TEON NILA SERUA 224 - 232 165 - 166 115 - 117 183 - 184 25 MALTENG SAPARUA TIMUR 133 - 173 175 - 181 137 - 155 157 - 171 26 MALTENG SAPARUA 118 - 143 180 - 187 149 - 162 148 - 163 27 MALTENG NUSALAUT 148 - 162 178 - 182 139 - 146 169 - 173

(49)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

28 MALTENG P. HARUKU 75 - 111 180 - 203 164 - 183 139 - 151 29 MALTENG SALAHUTU 56 - 79 186 - 231 171 - 206 138 - 141 30 MALTENG LEIHITU 66 - 167 220 - 256 197 - 225 135 - 140 31 MALTENG LEIHITU BARAT 146 - 167 254 - 256 224 - 225 135 - 137 32 MALTENG SERAM UTARA 153 - 227 171 - 193 125 - 167 181 - 188 33 MALTENG SERAM UTARA BARAT 186 - 213 172 - 192 126 - 158 176 - 181 34 MALTENG SERAM UTARA TIMUR

KOBI 152 - 176 187 - 192 153 - 165 183 - 187 35 MALTENG SERAM UTARA TIMUR

SETI 152 - 163 191 - 194 163 - 176 186 - 191 36 BURU NAMLEA 137 - 142 248 - 248 264 - 264 215 - 215 37 BURU WAEAPO 136 - 150 248 - 248 264 - 264 215 - 216 38 BURU WAPLAU 123 - 142 247 - 248 262 - 264 214 - 215 39 BURU BATA BUAL 132 - 147 246 - 247 257 - 263 209 - 215 40 BURU TELUK KAIELY 133 - 150 247 - 248 262 - 264 214 - 215 41 BURU WAELATA 136 - 151 247 - 248 262 - 264 214 - 215 42 BURU LOLONG GUBA 132 - 162 247 - 248 263 - 264 215 - 215 43 BURU LILIALY 124 - 139 247 - 248 264 - 264 215 - 215 44 BURU AIR BUAYA 126 - 190 245 - 247 256 - 262 210 - 214 45 BURU FENA LEISELA 125 - 186 247 - 247 261 - 263 214 - 215 46 KEP. ARU ARU SELATAN 173 - 249 322 - 331 314 - 322 339 - 352 47 KEP. ARU ARU SELATAN TIMUR 165 - 300 316 - 324 309 - 316 332 - 342 48 KEP. ARU ARU SELATAN UTARA 204 - 277 324 - 336 315 - 327 342 - 359 49 KEP. ARU ARU TENGAH 170 - 368 315 - 337 307 - 327 331 - 360 50 KEP. ARU ARU TENGAH TIMUR 172 - 261 316 - 327 307 - 318 332 - 348 51 KEP. ARU ARU TENGAH

SELATAN 177 - 346 310 - 318 303 - 310 323 - 334 52 KEP. ARU PULAU-PULAU ARU 171 - 229 326 - 336 317 - 326 346 - 359 53 KEP. ARU ARU UTARA 177 - 208 320 - 326 311 - 317 339 - 347 54 KEP. ARU ARU UTARA TIMUR

BATULEY 163 - 189 318 - 326 309 - 317 336 - 347 55 KEP. ARU SIR-SIR 166 - 194 320 - 331 311 - 321 338 - 353 56 SBB HUAMUAL BELAKANG 131 - 157 229 - 243 204 - 225 176 - 208 57 SBB KEPULAUAN MANIPA 136 - 144 237 - 242 224 - 243 178 - 198 58 SBB SERAM BARAT 110 - 190 213 - 246 192 - 216 183 - 213

59 SBB HUAMUAL 119 - 139 221 - 243 198 - 216 146 - 206

60 SBB KAIRATU 95 - 118 168 - 175 158 - 162 133 - 139

61 SBB KAIRATU BARAT 103 - 121 169 - 221 159 - 197 134 - 186 62 SBB INAMOSOL 102 - 169 168 - 218 159 - 195 133 - 184

63 SBB AMALATU 108 - 200 172 - 177 133 - 162 138 - 173

64 SBB ELPAPUTIH 138 - 233 166 - 192 117 - 168 145 - 183

65 SBB TANIWEL 133 - 177 190 - 243 159 - 214 169 - 210

66 SBB TANIWEL TIMUR 171 - 193 182 - 206 144 - 177 173 - 180 67 SBT PULAU GOROM 153 - 173 179 - 182 190 - 192 197 - 200

68 SBT WAKATE 163 - 169 194 - 225 200 - 225 209 - 238

69 SBT TEOR 167 - 170 239 - 269 238 - 264 253 - 285

70 SBT GOROM TIMUR 154 - 167 180 - 182 191 - 192 198 - 199 71 SBT PULAU PANJANG 152 - 159 177 - 178 189 - 190 196 - 197 72 SBT SERAM TIMUR 126 - 136 176 - 177 189 - 189 196 - 196 73 SBT TUTUK TOLU 125 - 140 177 - 183 189 - 190 196 - 197

74 SBT KILMURY 107 - 144 177 - 187 189 - 190 196 - 198

(50)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

75 SBT

SIRITAUN WIDA TIMUR 126 - 132 176 - 177 189 - 189 196 - 196 76 SBT KIAN DARAT 127 - 133 177 - 177 189 - 189 196 - 196 77 SBT WERINAMA 115 - 158 187 - 197 175 - 190 192 - 198 78 SBT SIWALALAT 148 - 164 193 - 196 166 - 181 188 - 194 79 SBT TELUK WARU 121 - 146 179 - 188 188 - 190 196 - 197

80 SBT BULA 128 - 152 186 - 192 185 - 189 195 - 197

81 SBT BULA BARAT 142 - 162 191 - 194 175 - 185 190 - 195 82 MBD PP. WETAR 159 - 199 234 - 235 224 - 225 203 - 206 83 MBD WETAR BARAT 170 - 181 234 - 234 224 - 225 203 - 204 84 MBD WETAR UTARA 157 - 184 234 - 234 224 - 224 202 - 204 85 MBD WETAR TIMUR 169 - 187 234 - 235 224 - 225 203 - 205 86 MBD PP. TERSELATAN 163 - 165 237 - 237 227 - 227 210 - 210 87 MBD KISAR UTARA 164 - 164 237 - 237 227 - 227 210 - 210 88 MBD KEPULAUAN ROMANG 155 - 176 235 - 236 224 - 226 206 - 210 89 MBD LETI MOA LAKOR 148 - 157 240 - 240 231 - 232 216 - 218

90 MBD MOA 118 - 153 240 - 243 231 - 235 217 - 223

91 MBD LAKOR 115 - 123 243 - 245 236 - 238 223 - 225

92 MBD DAMER 150 - 163 237 - 240 226 - 229 215 - 218

93 MBD MDONA HIERA 123 - 136 249 - 254 245 - 252 233 - 241 94 MBD PP. BABAR 141 - 171 259 - 265 260 - 269 250 - 257 95 MBD PULAU WETANG 132 - 142 259 - 261 260 - 263 250 - 252 96 MBD BABAR TIMUR 142 - 175 263 - 266 267 - 270 255 - 258 97 MBD PULAU MASELA 158 - 177 266 - 267 271 - 273 259 - 260 98 MBD DAWELOR DAWERA 139 - 144 266 - 268 272 - 275 259 - 262 99 BURU SELATAN KEPALA MADAN 127 - 164 244 - 246 255 - 258 209 - 212 100 BURU SELATAN LEKSULA 137 - 191 245 - 246 256 - 261 210 - 213 101 BURU SELATAN FENA FAFAN 150 - 190 245 - 247 258 - 262 211 - 214 102 BURU SELATAN NAMROLE 115 - 163 245 - 247 258 - 263 210 - 215 103 BURU SELATAN WAISAMA 113 - 144 246 - 247 258 - 263 209 - 215 104 KOTA AMBON NUSANIWE 60 - 118 254 - 256 223 - 225 135 - 136 105 KOTA AMBON SIRIMAU 46 - 67 249 - 255 219 - 224 135 - 137 106 KOTA AMBON LEITIMUR SELATAN 45 - 56 239 - 253 212 - 223 136 - 138 107 KOTA AMBON BAGUALA 48 - 68 232 - 252 206 - 222 136 - 139 108 KOTA AMBON TELUK AMBON 62 - 166 251 - 256 221 - 225 135 - 136 109 KOTA TUAL PP. KUR 167 - 168 335 - 337 325 - 327 360 - 362 110 KOTA TUAL KUR SELATAN 145 - 166 334 - 345 325 - 335 359 - 371 111 KOTA TUAL TAYANDO TAM 166 - 181 355 - 359 344 - 348 383 - 389 112 KOTA TUAL PULAU DULLAH UTARA 183 - 194 361 - 361 350 - 350 392 - 392 113 KOTA TUAL PULAU DULLAH

SELATAN 187 - 193 361 - 361 350 - 350 392 - 392 114 BURU SELATAN AMBALAU 130 - 137 243 - 245 248 - 253 199 - 205

(51)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

Lampiran 2. Tabel Analisis dan Prakiraan Sifat Hujan

Keterangann :

- Panduan Singkatan

AN : Atas Normal (lebih besar 115% dari nilai Normalnya).

N : Normal (bernilai sama dengan Normalnya dalam rentang 85 - 115%).

BN : Bawah Normal (lebih kecil 85% dari nilai Normalnya).

- Kolom Analisis November merupakan keterangan dari gambar 6 (halaman 10).

- Kolom Prakiraan Januari merupakan keterangan dari gambar 14 (halaman 25).

- Kolom Prakiraan Februari merupakan keterangan dari gambar 16 (halaman 27).

- Kolom Prakiraan Maret merupakan keterangan dari gambar 18 (halaman 29).

No. Kabupaten Kecamatan Analisis November

Prakiraan Januari

Prakiraan Februari

Prakiraan Maret

1 MTB TANIMBAR SELATAN AN N N AN

2 MTB WER TAMRIAN AN N N AN

3 MTB WER MAKTIAN AN N N AN

4 MTB SELARU AN N N AN

5 MTB TANIMBAR UTARA AN N N AN

6 MTB YARU AN N N AN

7 MTB WUAR LABOBAR AN N N AN

8 MTB NIRUNMAS AN N N AN

9 MTB KORMOMOLIN AN N N AN

10 MTB MOLU MARU AN N N AN

11 MALTEG KEI KECIL AN N N AN

12 MALTEG KEI KECIL BARAT AN N N AN

13 MALTEG KEI KECIL TIMUR AN N N AN

14 MALTEG KEI BESAR AN N N AN

15 MALTEG KEI BESAR UTARA

BARAT AN N N AN

16 MALTEG KEI BESAR UTARA

TIMUR AN N N AN

17 MALTEG KEI BESAR SELATAN AN N N AN

18 MALTENG BANDA AN N N N

19 MALTENG TEHORU AN AN AN AN

20 MALTENG TELUTIH AN AN AN N - AN

21 MALTENG AMAHAI AN AN AN AN

22 MALTENG KOTA MONDHI AN AN AN AN

23 MALTENG TELUK ELPAPUTIH AN AN AN AN

24 MALTENG TEON NILA SERUA AN AN AN AN

25 MALTENG SAPARUA TIMUR AN AN AN N - AN

26 MALTENG SAPARUA N - AN AN AN N

27 MALTENG NUSALAUT AN AN AN N - AN

28 MALTENG P. HARUKU BN - N AN AN N

29 MALTENG SALAHUTU BN AN AN N

30 MALTENG LEIHITU BN - AN AN AN N

31 MALTENG LEIHITU BARAT AN AN AN N

32 MALTENG SERAM UTARA AN AN AN N - AN

33 MALTENG SERAM UTARA BARAT AN AN AN AN

34 MALTENG SERAM UTARA TIMUR

KOBI AN AN AN N - AN

(52)

Stasiun Klimatologi Seram Bagian Barat BMKG

35 MALTENG SERAM UTARA TIMUR

SETI AN AN AN N

36 BURU NAMLEA N N N N

37 BURU WAEAPO N - AN N N N

38 BURU WAPLAU N - AN N N N

39 BURU BATA BUAL BN - N N N N

40 BURU TELUK KAIELY BN - N N N N

41 BURU WAELATA N - AN N N N

42 BURU LOLONG GUBA AN N N N

43 BURU LILIALY N - AN N N N

44 BURU AIR BUAYA N - AN N N N

45 BURU FENA LEISELA N - AN N N N

46 KEP. ARU ARU SELATAN AN N N AN

47 KEP. ARU ARU SELATAN TIMUR AN N N AN

48 KEP. ARU ARU SELATAN UTARA AN N N AN

49 KEP. ARU ARU TENGAH AN N N AN

50 KEP. ARU ARU TENGAH TIMUR AN N N AN

51 KEP. ARU ARU TENGAH

SELATAN AN N N AN

52 KEP. ARU PULAU-PULAU ARU AN N N AN

53 KEP. ARU ARU UTARA AN N N AN

54 KEP. ARU ARU UTARA TIMUR

BATULEY AN N N AN

55 KEP. ARU SIR-SIR AN N N AN

56 SBB HUAMUAL BELAKANG N - AN N - AN N - AN N - AN

57 SBB KEPULAUAN MANIPA N N - AN N - AN N

58 SBB SERAM BARAT N - AN N - AN N - AN N - AN

59 SBB HUAMUAL N - AN N - AN N - AN N - AN

60 SBB KAIRATU N - AN AN AN N

61 SBB KAIRATU BARAT N - AN N - AN AN N

62 SBB INAMOSOL N - AN N - AN AN N

63 SBB AMALATU N - AN AN AN N - AN

64 SBB ELPAPUTIH AN AN AN N - AN

65 SBB TANIWEL N - AN N - AN N - AN N - AN

66 SBB TANIWEL TIMUR AN N - AN AN N - AN

67 SBT PULAU GOROM AN N AN N

68 SBT WAKATE AN N AN N

69 SBT TEOR AN N N N

70 SBT GOROM TIMUR AN N AN N

71 SBT PULAU PANJANG AN N AN N

72 SBT SERAM TIMUR N - AN N AN N

73 SBT TUTUK TOLU N - AN N AN N

74 SBT KILMURY N - AN N AN N

75 SBT

SIRITAUN WIDA TIMUR AN N AN N

76 SBT KIAN DARAT AN N AN N

77 SBT WERINAMA AN N - AN AN N

78 SBT SIWALALAT AN N - AN AN N

79 SBT TELUK WARU N - AN N AN N

80 SBT BULA N - AN N AN N

81 SBT BULA BARAT N - AN N - AN AN N

Referensi

Dokumen terkait

Yang selanjutnya hasil- hasil evaluasi yang diperoleh dari kegiatan pemantauan dapat dibuatkan rekomendasi- rekomendasi yang berguna bagi pengambil keputusan dalam mengelola

Tugas sebagai teknisi komunikasi (1), meski lebih banyak dilakukan oleh humas junior, dilakukan juga oleh humas senior (Pranata Humas Pertama dan Pranata Humas Muda)

Jadwal yang ditetapkan Dosen Pembimbing Akademik) 5-9Pebruari2018 Kuliah Senester Pendek untuk Matakuliah

Tool broken merupakan cacat produk yang terjadi karena terjadinya kerusakan alat potong pada saat proses permesinan, sehingga berakibat pada cacatnya produk Aileron yang sedang

Analisis regresi pada dasarnya adalah sebuah studi mengenai ketergantungan variabel dependen (terikat) dengan satu atau lebih variabel independen (penjelas/bebas),

   Paragraf 2 Susunan Organisasi  Pasal 40 (1)  Susunan Organisasi UPTD  Panti Sosial Tresna Werdha Meci Angi Bima, terdiri dari : a.  Kepala UPTD;

Menurut Humanistik, susunan struktur psikis manusia terdiri dari dimensi somatis (raga), psikis (kejiwaan) dan neotik (kerohanian) atau disebut juga dengan dimensi spiritual.

157 Jaringan pada hewan yang tersusun dari banyak kolagen yang terbentuk dari protein dan.karbohidrat tergabung dalam matrik, chondrocyte tersusun sejajar dengan serabutnya..