BAB III
PELAKSANAAN KERJA MAGANG
3.1. Kedudukan dan Koordinasi
Berikut merupakan penjelasan kedudukan dan koordinasi penulis dalam mengerjakan proyek selama melakukan praktik kerja magang di Pengelola Bintaro Jaya Xchange Mall.
1. Kedudukan
Selama menjalani praktek kerja magang di PT. Jaya Real Property – Pengelola Bintaro Jaya Xchange Mall ini, penulis ditempatkan dalam posisi sebagai graphic design intern; yang merangkup team event & promotion.
Gambar 3.1 Alur Koordinasi Pekerjaan di Bintaro Jaya Xchange Mall (Sumber: Data Internal Perusahaan)
2. Koordinasi
Berikut merupakan bagan alur koordinasi pekerjaan selama penulis melakukan praktik kerja magang di PT. Jaya Real Property.
Gambar 3.2 Alur Koordinasi Pekerjaan di Bintaro Jaya Xchange Mall
3.2. Tugas yang Dilakukan
Selama praktik kerja magang di PT. Jaya Real Property – Pengelola Bintaro Jaya Xchange Mall 1, penulis mengerjakan beberapa proyek untuk kepentingan media promosi dan acara-acara penting yang diadakan di Bintaro Jaya Xchange Mall.
Berikut merupakan tabel detail pekerjaan yang penulis kerjakan selama menjalani praktik kerja magang.
Tabel 3.1. Detail Pekerjaan Selama Proses Praktik Kerja Magang
No. Minggu Proyek Keterangan
1 1 Bintaro Jaya Membuat konten sosial media untuk 19 – 23 Xchange Sosial BxPedia bulan September
Agustus Media – Instagram 2019 (BxPedia)
2 2 Bintaro Jaya Revisi konten sosial media copywriting 26 – 30 Xchange Sosial untuk BxPedia bulan September
Agustus Media – Instagram 2019 (BxPedia)
3 3 Bintaro Jaya Merancang visual BxPedia dengan template 2 – 5 Xchange dan tone color yang sudah ditetapkan oleh Agustus Sosial Media – pihak senior graphic designer untuk minggu
2019 Instagram (BxPedia) 1 & 2
Signage Spanduk Membuat alternatif desain signage untuk Bintaro Jaya papan informasi pembangunan Bintaro Jaya Xchange Mall 2 Xchange Mall 2
4 4 Bintaro Jaya Membuat ilustrasi untuk Instagram Feed 9 – 13 Xchange Sosial dengan topik Islamic New Year. Muharram Agustus Media – Event Day.
2019
5 5 Bintaro Jaya Membuat visual BxPedia untuk konten 16 – 19 Xchange Sosial BxPedia bulan September minggu 3 & 4.
Agustus Media – Instagram 2019 (BxPedia)
6 6 Bintaro Jaya Membuat konten BxPedia untuk bulan 23 – 27 Xchange Sosial Oktober & November.
Agustus Media – Instagram 2019 (BxPedia)
7 7 Print Media – Membuat proposal presentasi dengan 2 – 4 Kalendar 2020 memuat konten moodboard, tema, dan gaya
Oktober template untuk kalendar 2020.
2019 Bintaro Jaya Merevisi konten BxPedia untuk bulan Xchange Sosial Oktober & November
Media – Instagram (BxPedia)
8 8 7 – 11 Oktober
2019
Bintaro Jaya
Xchange Event Plan
Membuat ide konten berserta rincian planning acara, aktifitas dan dekorasi untuk event Bintaro Jaya Xchange Mall untuk bulan Oktober 2019 – Januari 2020. Serta ide acara yang dapat digunakan dan diselenggarakan dalam selanjutnya.
Bintaro Jaya Xchange Sosial Media – Instagram (BxPedia
Merancang visual BxPedia dengan template dan tone color yang sudah ditetapkan oleh pihak senior graphic designer untuk bulan Oktober minggu 1 s/d minggu 4
9 9
14 – 18 Oktober 2019
Bintaro Jaya Xchange Sosial Media – Instagram (BxPedia)
Membuat perancangan visual BxPedia untuk bulan November minggu 1 & 2 dengan tone color yang sudah ditetapkan oleh pihak senior graphic designer.
Kalendar 2020 - Merancang template kalendar dengan tiga alternatif layout - Membuat dan mendaftar list retail
mana yang akan dimasukkan dalam kalendar Bintaro Jaya Xchange Mall 2020 setelah berdiskusi dengan pembimbing lapangan.
10 10
21 – 26 Oktober 2019
Event Music In The Park Reunion
- Membantu persiapan acara Music In The Park untuk dekorasi taman.
- Membantu acara Music In The Park dengan mengerjakan bagian ticketing selama acara berlangsung pada hari Sabtu.
- Membuat engagement social media Instagram untuk Instagram Feed dan
Instagram Story. (Meme, Questions, Quiz, Polling).
Kalendar 2020 - Berdiskusi untuk template kalendar dengan pembimbing lapangan.
Penulis membuat tiga mock up template alternatif untuk kalendar 2020.
- Merevisi template kalendar yang sudah dipilih dengan catatan minor seperti ukuran font dan ukuran gambar yang akan dipasang dalam kalendar.
11 11
28 – 31 Oktober 2019
Hari Sumpah Pemuda
Merancang greeting Sumpah Pemuda untuk sosial media Instagram Feed Bintaro Jaya Xchange Mall. Penulis membuat beberapa alternatif desain dan dengan gaya visual ilustrasi yang berbeda-beda.
Bintaro Jaya Xchange Sosial Media – Instagram (BxPedia)
Membuat perancangan visual BxPedia untuk bulan November minggu 3 & 4
12 12 1- 8 November
2019
Signage - Penulis membuat beberapa alternatif desain dengan mensketsa terlebih dahulu pilar basement Bintaro Jaya Xchange dengan beberapa pilihan desain.
- Dalam tahap selanjutnya, sketsa yang sudah di buat dirancang ulang melalui digital dan berserta mock up 3D.
Kalendar 2020 Penulis mulai merancang sketsa hand drawing dengan menggambar beberapa alternatif desain produk. Setelah itu, penulis memberi pewarnaan dengan teknik
watercolor.
13 13
11 – 15 November
2019
Media Promosi Membuat promotion untuk media cetak offline dan online untuk acara Grand Prize Bintaro Jaya Xchange – Privilege.
Signage Merevisi layout dan desain dari signage yang sudah di pilih. Lalu setelah beberapa kali di revisi dibuatlah mock up 3D dan file tersebut diserahkan ke senior graphic designer untuk bagian finishing.
Kalendar 2020 Meminta approval sketsa-sketsa yang sudah diwarnai untuk tahap selanjutnya. Penulis berdiskusi dengan pembimbing lapangan dan memilih gambar mana saja yang cocok dan akan di masukkan untuk kalendar 2020.
Ada beberapa revisi gambar yang penulis perlu perbaiki seperti tidak menggunakan tanda logo / brand dalam gambar.
14 14 18 – 22 November
2019
Kalendar 2020 - Sketsa yang sudah dipilih sebelumnya, penulis revisi lagi.
Setelah selesai sketsa di scan. Selesai di scan penulis melakukan finishing melalui digital dengan menggunakan aplikasi ProCreate.
- Selesai sketsa dibuat dengan digital, gambar-gambar tersebut di render menjadi PNG & JPEG. Lalu setelahnya di masukkan ke dalam template yang sudah jadi.
Media Promosi - Meminta approval untuk alternatif desain dan template yang berbeda untuk acara New Year 2020.
- Desain dan template yang dipilih, penulis kembangkan lagi dan rapihkan lagi agar sesuai dengan brief awal dalam guidance.
- Finishing dari desain yang sudah disetujui di kirimkan ke officer social media untuk nantinya di unggah ke media promosi online (web banner, Instagram story, Instagram feed). dan di cetak untuk media promosi offline (poster dan spanduk).
Outing Baju - Mendesain baju untuk outing dengan membuat 3 alternatif desain. Penulis mendesain bagian belakang t-shirt berserta mendesain logo untuk
tampak depan t-shirt. Selain itu, penulis juga membuat mockup untuk desain baju outing tersebut.
- Merevisi alternatif logo Bintaro Jaya Xchange Mall yang sudah di
modifikasi untuk final.
- Setelah desain sudah disetujui, baru penulis mengirimkan file ke
pembimbing lapangan untuk
diproses dalam percetakan sablon t- shirt. Penulis juga ikut membantu mencari beberapa alternatif
percetakan sablon yang bagus untuk sablon t-shirt outing tersebut.
3.3. Uraian Pelaksanaan Kerja Magang
Selama menjalani praktik kerja magang di Bintaro Jaya Xchange Mall, penulis megerjakan berbagai macam proyek terutama proyek untuk promosi dan event concept/planning. Beberapa diantaranya merupakan proyek utama yang telah penulis lakukan dan selesaikan hingga tahap akhir. Berikut merupakan uraian 3 proyek utama yang penulis selesaikan sampai akhir praktik kerja magang.
3.3.1. Perancangan Desain Sosial Media BxPedia
Tidak hanya mengikuti lifestyle dan kebutuhan masyarakatnya saja, Bintaro Jaya Xchange Mall 1 juga mengikuti perkembangan interest dari pelanggan dan pengunjung Bintaro Jaya Xchange Mall 1 ini. Dengan menggunakan media sosial melalui Instagram, Bintaro Jaya Xchange Mall 1 sering membuat quiz, pertanyaan melalui insta story dan program BxPedia sebagai engagement nya ke pengunjung dan followers Bintaro Jaya Xchange Mall 1 di Instagram. BxPedia sendiri adalah kumpulan-kumpulan info pengetahuan tentang lifestyle seperti kesehatan, tips &
trick, film, & masih banyak hal lainnya. Dengan acuan dari berbagai macam artikel
yang digabungkan dan disimpulkan jadi satu, artikel-artikel tersebut dibuat lebih simpel. Dengan menggunakan Instagram Feed dan tagline yang tepat, para followers dapat mudah memahami informasi yang ingin disampaikan melalui sebuah caption. BxPedia sendiri akan diunggah setiap hari Senin s/d Jumat dengan memberikan informasi-informasi yang memiliki tema yang berbeda-beda.
Saat minggu pertama penulis melakukan praktik kerja magang, penulis mendapatkan kesempatan untuk menangani program BxPedia yang ada di sosial media yaitu Instagram Bintaro Jaya Xchange Mall. Salah satu kontribusi penulis dalam sosial media Instagram ini berupa ide konten, tema dan copywriting untuk BxPedia. Penulis melakukan beberapa data untuk tema setiap harinya, yaitu mulai dari hari Senin s/d Jumat. Setelah penulis mencatat tema per harinya, penulis mulai menggunakan Microsoft Excel sebagai acuan data-data detail dengan menggunakan rincian tanggal, tema, content, copywriting serta tagline yang akan ditampilkan dalam Instagram Feed. Penulis pun juga mencantumkan sumber dari informasi dan foto yang digunakan untuk keperluan BxPedia.
Gambar 3.3 Konten BxPedia Bulan Oktober
Penulis membuat daftar ide konten yang akan di bahas oleh BxPedia pada bulan Oktober. Detail yang penulis tulis berupa harian tanggal, tema, tagline, body text yang akan dicantumkan melalui caption, dan link sumber informasi dari artikel yang penulis baca sebelumnya. Konten yang penulis buat sendiri dibuat untuk tanggal 1 Oktober s/d 31 Oktober 2019 dengan tema yang berbeda-beda. Konten yang penulis ambil berdasarkan artikel-artikel inspiratif yang menurut penulis cocok untuk dibagikan dan diangkat ke Instagram. Selain memiliki unsur positif, konten yang penulis angkat juga memberikan unsur edukatif di dalamnya;
walaupun tidak secara langsung. Untuk copywriting, penulis menggunakan bahasa sendiri dengan cara yang menarik. Tentu judul yang dibuat menarik ini akan membuat follower Bintaro Jaya Xchange Mall tertarik untuk membaca isiannya.
Selain membuat judul yang menarik, isi dari caption pun dibuat ringkas, tidak terlalu panjang dan easy to read. Isi dari konteks informasinya pun disesuaikan
dengan isi artikel yang penulis telah baca terlebih dahulu. Tentu penulis membuat isi tulisan dengan gaya bahasa sendiri. Selesai membuat daftar konten untuk bulan Oktober, penulis meminta approval dari Intan Banati Azzahro selaku Officer Social Media & Media Promotion. Ternyata ada beberapa revisi konten yang harus diubah topik pembicaraannya dan juga judul tagline yang diperlukan lebih spesifik dan sesuai dengan isi pembicaraan. Setelah approval kedua kali, penulis mendapatkan tone color yang diberikan oleh Idzoel Fuaddy selaku senior graphic designer. Tone color tersebut digunakan sebagai kotak untuk penyimpanan teks judul tagline dalam Instagram Feed. Untuk tone color ini dipilih berdasarkan tema atau musim dalam tiap perbulannya. Maka setiap bulannya, BxPedia menggunakan warna kotak highlight yang berbeda-beda.
Gambar 3.4 Konten Visual Instagram Feed BxPedia
Saat sudah mendapatkan persetujuan untuk konten, tagline, dan copywriting, tahap selanjutnya penulis mengerjakan visual yang pas untuk tagline- tagline tersebut. Penulis mencari referensi visual melalui website ‘unsplash.com’
yang mana website tersebut menyajikan berbagai macam foto CC yang dapat digunakan. Jika tidak memungkinkan untuk mendapatkan foto-foto yang ada di
website tersebut, penulis mencari foto di website lain; dan dengan menggunakan cantuman sumber foto yang penulis gunakan di dalam Instagram Feed tersebut.
Gambar 3.5 Visual BxPedia di Sosial Media Instagram Bintaro Jaya Xchange
Warna dalam BxPedia ini berbeda dengan warna yang ada di Oktober. Jadi, setiap bulannya pewarnaan kotak yang ada di bagian bawah akan berbeda-beda menyesuaikan moodboard dan juga musim yang ada di tiap bulannya; yang terlebih dahulu sudah dibuatkan oleh senior graphic designer; Idzoel Fuaddy. Pewarnaan
biru pada gambar diatas sendiri digunakan untuk bulan November. Lalu, untuk bulan sebelumnya yaitu Oktober menggunakan warna cokelat dan untuk bulan September menggunakan warna hijau. Maka, selama penulis mengerjakan BxPedia terdapat tiga warna dalam tiga bulan mulai dari September sampai dengan November.
Gambar 3.6 Color Tone BxPedia Bulan September s/d November
Untuk rincian tema per harinya adalah, Senin (Did You Know?), Selasa (Life Hacks), Rabu (Get Inspired), Kamis (Get Fit), dan Jumat (Movie Time). ‘Did You Know?’ adalah tema yang akan membahas tentang fakta-fakta menarik seputar lifestyle ataupun fakta lucu yang ada di lingkungan. Tema ‘did you know’ ini mengangkat informasi-informasi seperti Trivia fun facts atau informasi yang biasa dibahas program TV ‘Tahukah Kamu?’. ‘Life Hacks’ lebih membahas tentang tips
& trick yang bisa dimanfaatkan dan dilakukan oleh para pembaca. Tema ‘life hacks’
ini dapat membantu para pembaca untuk mendapatkan tips dan trick di seputar aktifitas kehidupan sehari-harinya, agar memudahkan aktifitas yang dijalani. Untuk
‘Get Inspired’ adalah tema yang membahas tentang tokoh-tokoh inspirasi yang dapat memotivasi para pembaca. Seperti tokoh perjuangan, influencer, tokoh dengan aksi sosial, dll. ‘Get Fit’ tentunya membahas seputar kesehatan fisik dan mental yang sangat penting untuk di jaga. Melalui tema ‘get fit’ ini, pembaca dapat mendapatkan informasi tentang tips kesehatan untuk tubuh, kecantikan, dan lain- lainnya. Tidak hanya itu saja, ‘get fit’ juga memberikan informasi dan pengetahuan tentang bahaya-bahaya dan apa saja yang patut dihindari. Selain itu, informasi seputar saran untuk kesehatan juga dicantumkan dalam BxPedia ini. Terakhir ada
‘Movie Time’ yang akan membahas tentang film-film seru apa saja yang akan tayang kedepannya. Selain itu ‘move time’ juga membahas tentang review film- film yang sudah ada sebelumnya, dan fakta juga informasi unik seputar dunia perfilman.
Dengan beberapa tema tersebut, setelah penulis melakukan revisi detail konten dan visual; tahap selanjutnya penulis meminta persetujuan untuk visual yang sudah dibuat untuk minggu pertama hingga minggu terakhir di bulan Oktober s/d November. Selesai di setujui oleh pembimbing lapangan, penulis mengubah file Adobe Illustrator menjadi JPEG agar memudahkan pembimbing lapangan untuk mengunggah foto-foto tersebut ke Instagram Bintaro Jaya Xchange Mall. Tahap- tahap ini berlaku untuk pengerjaan BxPedia pada bulan September sampai bulan November.
Ada beberapa tahap pengerjaan yang menjadi kendala terkait brief yang belum ada dan siap ataupun permintaan approval yang belum di cek atau di revisi sehingga penulis menunggu approval yang cukup lama. Hal ini menyebabkan proyek lebih lama daripada yang penulis sudah targetkan dalam penyusunan jadwal dan timeline yang penulis buat untuk penulis sendiri. Selain itu, ada sedikit kendala teknis semisal warna yang turun dan tidak sesuai di beberapa gadget, sehingga pengerjaan memakan waktu yang panjang. Solusinya, adalah dengan meng-convert JPEG dengan warna RGB.
3.3.2. Perancangan Kalendar 2020
Setelah melihat bagaimana perkembangan desain kalendar Bintaro Jaya Xchange Mall ini, penulis memiliki ide untuk memberikan nuansa baru dalam desain kalendar Bintaro Jaya Xchange Mall. Penulis mengajukan proposal berupa ide melalui moodboard dan sebuah presentasi. Penulis meminta persetujuan pembimbing lapangan untuk mempresentasikan dan memberikan file presentasi melalui email ke pimpinan pengelola Bintaro Jaya Xchange Mall tersebut. Setelah melakukan presentasi dan disambut baik oleh pembimbing lapangan serta manajer pengelola Bintaro Jaya Xchange Mall, selanjutnya penulis menunggu keputusan dari diskusi dari kedua belah pihak. Ternyata ide tersebut pun disetujui. Penulis pun
mulai untuk melakukan perancangan desain kalendar 2020 dengan guideline kalendar tahun 2019 yang sudah ada sebelumnya. Dengan menggunakan gaya teknik menggambar seperti kalendar 2019 sebelumnya, penulis pun memodifikasi template yang sudah ada. Sesuai dengan seperti gaya visual yang sudah ada sebelumnya, penulis pun mencoba membuat alternatif lain dengan menggunakan teknik manual yakni hand drawing dan dengan pewarnaan oleh watercolor.
Sebelum membuat gambar untuk sisi samping kiri kalendar, penulis membuat template terlebih dahulu. Penulis membuat 3 alternatif template dengan pilihan gaya desain dan penempatan layout yang berbeda-beda.
Gambar 3.7 Moodboard & Presentasi
Dalam tahap membuat ide, penulis menggunakan moodboard untuk di presentasikan ke pembimbing lapangan serta manajer pengelola Bintaro Jaya Xchange Mall 1. Setelah mempresentasikannya, pembimbing lapangan dan manajer pengelola Bintaro Jaya Xchange Mall 1 berdiskusi untuk menimbang mana yang cocok dan sesuai dengan kalendar untuk Bintaro Jaya Xchange Mall. Selesai menetapkan gaya dan kunci visual yang akan dipakai untuk kalendar, pembimbing lapangan akan memberikan brief detail untuk apa saja yang harus ada di kalendar secara deskriptif.
Gambar 3.8 Alternatif Template Kalendar 2020
Setelah membuat tiga alternatif template yang berbeda, pembimbing lapangan memilih desain template yang berada di tengah. Catatan revisi dari pembimbing lapangan sendiri untuk template yang sudah terpilih, angka ‘01’
dibawah kata ‘January’ diubah menjadi angka ‘2020’. Selain itu, sketsa gambar diminta untuk diubah peletakkannya menjadi di bagian atas. Lalu, pada bagian bawah yang kosong akan disediakan untuk notes atau kertas catatan yang nantinya bisa digunakan untuk menulis oleh pengguna kalendar tersebut. Sebelum mendapatkan revisi, penulis juga sempat berdiskusi mengenai hal tersebut dan menambah beberapa ide lainnya untuk kalendar 2020 ini.
Gambar 3.9 Alternatif Template Kalendar 2020
Berikut adalah template yang sudah di revisi dan dimodifikasi ulang agar sesuai dengan brief yang di perlukan oleh pembimbing lapangan. Revisi dalam template ini hanya revisi minor saja, yaitu berupa ukuran gambar, ukuran teks dan jarak spasi antara angka dengan angka yang lainnya.
Langkah selanjutnya, penulis mencari referensi untuk tanggal, hari dan hari libur yang sudah ditentukan dan diputuskan bersama oleh para Menteri. Selesai menyocokkan tanggal dan hari per tiap bulannya (12 bulan), penulis memulai membuat data / list retail mana saja yang akan menjadi bahan gambar untuk kalendar 2020 Bintaro Jaya Xchange Mall 1 ini. Sesuai brief yang diberikan oleh pembimbing lapangan, per bulan dari Januari s/d Desember harus memiliki tema retail yang berbeda. Listnya sebagai berikut:
1. Retail (Body Shop – Coconut Island) 2. Accessories (Scoop – Paperclip – Minisoo) 3. Food (Genki Sushi – Kintan – Remboelan) 4. Bubble drink (Hop-Hop – Chatime)
5. Kids (Sport Station – Sweet Factory – Fun World) 6. Retail (Giordano – Urban Icon)
7. Music / Movie (XXI – Music In The Park)
8. Dessert (Bread talk – Haagen Daaz – Puyo / Go Mango) 9. Health (Gold Gym)
10. Art installation (Bola Mata) / Bazaar
11. Coffee shop (Starbucks – Djournal Coffee – Kopi Janji Jiwa – Excelso) 12. BxRink
Gambar 3.10 Sketsa Retail Bintaro Jaya Xchange Mall 1
Selesai dengan mendata apa saja yang akan ada dalam kalendar 2020, penulis mencari referensi gambar dengan berkeliling retail-retail yang ada di Bintaro Jaya Xchange Mall 1 dan memfotonya. Penulis pun juga mencari beberapa keunikan yang dapat diangkat untuk gambaran visual dalam hand drawing ini.
Setelah menemukannya penulis pun memulai untuk meng-sketsa beberapa alternatif desain dengan tujuan agar pembimbing lapangan dapat mudah menemukan beberapa sketsa gambar yang cocok untuk dimasukkan ke kalendar 2020. Dari beberapa puluh sketsa alternatif yang penulis kerjakan ada 13 desain sketsa yang pembimbing lapangan pilih dengan catatan untuk menghapus nama- nama retail tersebut agar retail-retail yang lain yang tidak dimasukkan dalam kalendar tidak menjadi masalah. Selanjutnya, penulis pun merevisi sketsa kasar yang sudah dipilih tersebut; lalu membuat detail dari 13 sketsa tersebut.
Gambar 3.11 Pewarnaan Sketsa Retail Bintaro Jaya Xchange Mall 1
Setelah meng-sketsa beberapa alternatif gambar, selanjutnya penulis mulai mewarnainya dengan teknik watercolor. Teknik watercolor tersebut dikerjakan selama seminggu penuh karena pewarnaan dengan menggunakan cat air jauh lebih lama proses pengerjaannya. Ada beberapa tahap teknik yang memakan waktu yang lama sehingga pengerjaan dikerjakan diluar jam kerja. Hal ini karena proses pengeringan dan menimpa warna gradasi cukup lama. Selesai mewarnai sketsa- sketsa tersebut, selanjutnya penulis menyerahkan sketsa gambar alternatif ke pembimbing lapangan dan meminta approval gambar mana saja yang di pilih oleh pembimbing lapangan untuk kalendar 2020 dengan 12 tema dan sketsa. Catatan revisi dari pembimbing lapangan sendiri untuk sketsa, sketsa harus tidak menampilkan logo atau brand dari makanan atau produk tersebut. Setelah itu ada beberapa tambahan untuk diminta detailing dengan penambahan gambar untuk produk makanan.
Gambar 3.12 Finishing Sketsa Melalui Digital
Dari 40 sketsa yang penulis sudah buat, ada 12 sketsa yang dipilih oleh pembimbing lapangan. Penulis pun membuat sketsa gambar final dengan finishing pewarnaan yang detail dan lebih rapi. Selanjutnya, sketsa tersebut di scan dan dirapihkan lagi pewarnaan dan detailing nya melalui editing di aplikasi ProCreate.
Pewarnaan dalam setiap gambar yang digunakan sendiri dipilih berdasarkan warna asli dari foto yang sudah penulis foto sebelumnya. Setelah melakukan finishing, penulis meminta approval lagi dari pembimbing lapangan untuk revisi akhir. Baru setelah gambar sudah di setujui, gambar dimasukkan ke template kalendar yang sudah dibuat sebelumnya. Tentu ada beberapa detail yang diubah secara minor di kalendar tersebut.
Gambar 3.13 Hasil Jadi Template Kalendar 2020
Selanjutnya, ditahap berikutnya penulis membuat handlettering dalam aplikasi ProCreate. Tulisan handlettering ini akan disisipkan sebagai penengah antara gambar retail dengan jadwal kalendar. Selain menjadi pemanis, tulisan bulan Januari s/d Desember dengan teknik handlettering ini menjadi panduan efektif untuk menarik pengguna menggunakan kalendar 2020 dari Bintaro Jaya Xchange Mall dengan baik. Selain itu pengguna juga tidak akan merasa bosan dengan desain yang dirancang ini. Pewarnaan yang dipilih juga berdasarkan brief baru dari pihak Officer Sosial Media & Promosi.
Gambar 3.14 Guideline Baru Bintaro Jaya Xchange Mall
Gambar diatas adalah cuplikan guideline baru yang diberikan oleh Bintaro Jaya Xchange Mall kepada penulis. Maka, hasil pewarnaan untuk kalendar 2020 ini menggunakan warna-warna turunan dan warna pilihan yang sudah ditentukan oleh pihak Bintaro Jaya Xchange Mall. Lalu, untuk hasil finishing desain untuk kalendar 2020 ini; hasil akhir dari manual drawing yang dipilih oleh pembimbing lapangan diproses dengan meng-scan 12 gambar yang di digitalisasikan dan digambar ulang melalui aplikasi ProCreate. Pertama, penulis membuat beberapa layer bagian untuk pewarnaan, outline gambar, dan sketsa digital mengikuti bentuk gambar yang sudah di scan tersebut. Selanjutnya, penulis mulai membuat outline gambar dan mulai memilih beberapa alternatif brush yang kiranya cocok untuk tenik watercolor ini.
Setelah menemukan preset brush yang cocok untuk tekstur watercolor, kemudian penulis mulai mewarnai nya dengan beberapa tahap. Tahap pertama, penulis mewarnai gambar dengan warna yang terang terlebih dahulu, lalu mewarnai gambar dengan warna yang lebih gelap satu tonasi nada warna. Lalu turun tonasi nada warna lagi ke warna yang lebih gelap. Hal ini memudahkan untuk membentuk sebuah gradasi warna dari terang ke gelapnya pewarnaan gambar tersebut. Selesai dengan beberapa detailing dan pengecekan kerapihan warna maupun gambar serta handlettering, penulis mengirimkan file mentahan dan file kalendar 2020 yang sudah jadi untuk proses final oleh pihak Bintaro Jaya Xchange Mall.
Gambar 3.15 Hasil Jadi Template Kalendar 2020
Selesai membuat gambar melalui digital dengan finishing pewarnaan dan detailing, lalu gambar di export dalam bentuk JPEG dan PNG. File tersebut kemudian disatukan dengan template kalendar yang sudah final dalam penataan layout, pewarnaan dan detail seperti; tanggal, hari, dan keterangan tanggal merah yang sesuai dengan dokumen surat pernyataan resmi dari kementerian. Untuk penataan layout sendiri, penulis membagikan gap antara gambar dengan tanggalan kalendar dengan jaran 11 s/d 11,5 cm. Tata letak gambar pun dibuat dibagian atas sehingga bagian bawah yang kosong dapat terisikan dengan catatan kecil seperti sticky note. Untuk peletakkan tanggalan kalendar dibuat rata kanan dengan jarak yang jarang-jarang. Hal ini agar mudah terbaca dan tanggalan kalendar tidak terlalu mepet satu sama lain. Penulis sengaja tidak memberikan garis pinggiran kotak untuk setiap tanggalan kalendar karena penulis ingin membuat sesuatu yang baru.
Selain itu, menurut penulis jika diberikan garis pinggiran kotak akan terlihat padat dan tidak simpel. Untuk peletakkan logo Bintaro Jaya Xchange Mall juga disesuaikan dengan kalendar 2019 sebelumnya. Lalu, untuk informasi tanggal merah diletakkan di bawah dan di samping tulisan handlettering bulannya. Hal ini
agar membuat jarak antara logo dengan tanggalan kalendar dan dapat terbaca dengan jelas.
Selesai dengan merapihkan penataan tata letak dengan ukuran jarak yang sudah di ukur dengan menggunakan penggaris dan grid, selanjutnya penulis mengecek apakah tulisan atau gambar ditiap halaman yang ukuran dan jaraknya sudah sama rata atau tidak. Terutama untuk penanggalan dan kesalahan huruf atau typo. Hasil akhir dari kalendar yang penulis rancang dikirimkan melalui email untuk pengecekan terakhir oleh pembimbing lapangan sebelum hasil desain di cetak untuk kalendar Bintaro Jaya Xchange Mall 1.
Gambar 3.16 Mock Up Kalendar
Dikarenakan belum ada hasil cetak dari kalendar, berikut adalah hasil contoh mock up jadi kalendar 2020 yang penulis sudah rancang. Akan ada beberapa tambahan dalam segi pemotongan dan fitur tambahan yang dimasukkan dalam
kalendar. Prosesnya adalah, kalendar akan dibagi menjadi dua, yaitu bagian gambar dan notepad dan bagian tulisan Januari sampai tanggal. Sehingga pengguna kalendar dapat memindahkan dan menyesuaikan gambar yang mereka inginkan dengan bulan dan tanggal yang ada. Selain itu, penambahan fitur kalendar berupa notepad kecil yang akan memudahkan pengguna dalam menyusun rencananya atau jadwal penting lain dalam setiap bulan dan tanggal yang tertera. Notepad tersebut nantinya dapat dicabut dan ditempel dimana saja pengguna inginkan. Hal ini juga akan membuat kalendar terlihat lebih praktis dan fungsional bagi pengguna.
3.3.3. Perancangan Media Promosi Desember Untuk Tahun Baru 2020 Dalam menyambut bulan Desember yang identik dengan hari Natal dan Tahun Baru, Bintaro Jaya Xchange Mall ingin membuat desain yang lebih fresh dan baru.
Dengan menggunakan acuan nada warna dari logo Bxc Privilege, Intan Banati Azzahro selaku officer social media dan promotion memberikan penulis sebuah guidance untuk layout, font dan pewarnaan yang di inginkan oleh pengelola Bintaro Jaya Xchange Mall. Guidance ini digunakan untuk menjadi acuan penulis saat penulis membuat rancangan media promosi untuk online dan offline. Media online yang penulis diminta untuk dibuat berupa web banner, Instagram feed, dan
Instagram story. Untuk media offline sendiri berupa, poster dan spanduk.
Awal sebelum perancangan, penulis berdiskusi dan bertanya kepada pembimbing lapangan tentang tema apa yang ingin diangkat untuk visual media promosi tahun baru, serta kegiatan acara apa saja yang akan diselenggarakan nanti oleh Bintaro Jaya Xchange Mall 1 saat perayaan tahun baru 2020. Setelah penulis mendapatkan kata kunci visual yaitu ‘karnival’ dan ‘piknik’, yaitu tema yang diangkat juga saat acara Music In The Park Reunion pada hari Sabtu tanggal 26 Oktober 2019. Jadi, pada acara Music In The Park Reunion ini, tema dekorasi yang dibuat mengandung unsur piknik dan perkemahan. Penulis juga dipilih untuk menjadi bagian tim dekor untuk acara tersebut. Selain mendekorasi lampu-lampu hias dengan 1000 tumblr balon, penulis juga diminta untuk membuat penataan untuk tempat hammock dan tenda juga bean bag untuk area santai dan piknik.
Lanjut membahas perancangan media promosi untuk tahun barunya, penulis
memulai untuk membuat moodboard dari kata kunci tersebut. Moodboard yang sudah jadi kemudian akan menjadi bagian dari proses penulis untuk mendapatkan visual yang pas dalam tema perayaan tahun baru di Bintaro Jaya Xchange Mall 1 ini. Beberapa moodboard yang penulis buat hampir sebagian besar visual tersebut menjadi bagian dari ide penulis yang akan disampaikan dalam proposal.
Gambar 3.17 Moodboard Culinary Tenant
Beberapa aktifitas seperti kuliner, tempat spot foto, games dan aktifitas- aktifitas lainnya dibuatkan dalam mood board agar ide yang penulis buat dapat dipahami jelas oleh pembimbing lapangan. Selain itu juga dapat memudahkan penulis untuk menemukan kunci visual dan tonasi warna yang cocok untuk digunakan dalam media promosi. Setelah menemukan tema yang dipilih oleh pembimbing lapangan, penulis membuat alternatif desain untuk kedua media promosi online dan offline dengan peletakkan layout gambar serta latar belakang tampilan yang berbeda-beda. Yang perlu dimasukkan dalam media promosi itu sendiri tentunya adalah grand prize yang diselenggarakan oleh BxPrivilege, tenant makanan, dan aktifitas-aktifitas seru yang dapat dilakukan oleh pengunjung Bintaro Jaya Xchange Mall 1 seperti games, karaoke serta tempat foto yang instagramable dan kekinian. Tidak kalah penting untuk menampilkan acara
kembang api serta musik. Perlunya menampilkan artis-artis dan band yang akan tampil di acara perayaan tahun baru Bintaro Jaya Xchange Mall 1 ini.
Gambar 3.18 Alternatif Desain 1 Online
Untuk alternatif desain pertama ini memang sengaja tidak menggunakan unsur warna dari BxPrivilege ataupun dari guidance. Tetapi disini, penulis lebih ingin menekankan kata kunci visual dengan tema ‘karnival’. Karena ‘karnival’
identik dengan sirkus dan dengan tenda merahnya, maka penulis mencoba menghubungkan gaya visual tersebut dengan tema yang sudah ditentukan di awal dan acara yang diselenggarakan pada perayaan tahun baru Desember nanti. Untuk peletakkan artis-artis dan aktifitas yang akan ada dalam acara Bintaro Jaya Xchange Mall ini memang disengaja dibuat secara terpisah. Ini dikarenakan agar penampilan tetap simpel, jelas dan tidak berantakan atau terlalu padat dalam satu tampilan.
Gambar 3.19 Alternatif Desain 2 Online
Untuk alternatif desain yang kedua, berbeda dengan desain pertama; penulis lebih menekankan representasi dari warna BxPrivilege dan sesuai dengan guidance.
Dari segi tata letak, penulis membuat beberapa alternatif untuk visual yang akan ditampilkan. Ada beberapa visual yang memang penulis sengaja ditampilkan sendiri-sendiri, dan ada beberapa visual yang dimuat dan disatukan dalam satu kotak media. Hal ini memudahkan pembimbing lapangan untuk memilih salah satu diantara dari kedua alternatif layout tersebut. Kesan yang ditampilkan pun juga akan berbeda. Dari segi visual yang diletakkan secara terpisah akan membuat kesan yang lebih simpel dan rapi. Untuk visual yang diletakkan secara bersamaan akan jauh membuat kesan yang ramai, kompleks namun fun.
Gambar 3.20 Alternatif Desain 3 Online
Alternatif desain untuk yang terakhir, penulis menekankan kedua sisi yaitu kata kunci visual dan kunci warna. Dari segi pewarnaan, penulis memilih nada warna yang sudah diterapkan dalam guidance. Untuk gaya visual yang dapat menandakan adanya ciri khas karnival, penulis membuat papan yang menyerupai papan sirkus malam dan tenda sebagai simbol untuk tenant kuliner dan makanan yang mengelilingi dibagian atas papan. Khusus untuk Instagram story, penulis menambahkan beberapa visual lainnya seperti banner, kata ‘new year 2020’ dengan warna emas, serta beberapa ilustrasi kembang api. Untuk web banner sendiri, di sisi tengah penulis meletakkan visual yang sudah ada dan sama dengan Instagram feed dan Instagram story. Lalu untuk sisi sebelah kiri dan kanan, penulis menampilkan beberapa detail seperti aktifitas games, food truck, spot instagramable dan aktifitas seru lainnya yang ada nantinya.
Untuk beberapa alternatif yang sudah penulis buatkan di kirim ke email pembimbing lapangan untuk direvisi dan dipilih yang paling terbaik untuk proses selanjutnya. Permbimbing lapangan pun memilih desain alternatif yang ketiga dengan alasan karena memiliki gaya yang baru, namun tidak meninggalkan kesan visual yang lama; yang ada dalam guidance sebelumnya. Setelah memilih visual mana yang cocok, ada beberapa revisi untuk peletakkan gambar dan tambahan gambar dan logo dalam desain. Penulis pun melakukan revisi yang sudah dalam catatan tersebut. Beberapa layout dan visual background ada yang di modifikasi
dan diubah agar tidak terlihat monoton dan masih enak untuk dibaca oleh pengunjung. Namun perlu visual yang lebih kuat agar pengunjung tertarik untuk membacanya.
Gambar 3.21 Hasil Akhir Media Promosi Instagram Feed
Berikut adalah hasil akhir pertama yang ada sebelum direvisi lagi dengan pembimbing lapangan. Ada beberapa revisi dalam penambahan logo berupa logo BxPrivilege, tagline, dan logo Bintaro Jaya Xchange Mall 1 itu sendiri. Selain itu ada beberapa unsur objek grafik yang penulis tambahkan agar terlihat lebih fun, karena tema yang dipilih ada karnival dan piknik yang identik dengan aktifitas, keseruan dan ceria.
Gambar 3.22 Hasil Akhir Media Promosi Web Banner
Untuk web banner, berikut adalah hasil akhir nya. Masih ada beberapa visual yang belum penulis tampilkan karena ada beberapa aktifitas lain yang belum diberitahukan pasti oleh pembimbing lapangan. Maka hasil akhir jadi dibagian sisi kiri masih terlihat kosong dibandingkan tampak bagian kanan.
Lalu, setelah hasil akhir sudah dikirimkan ke pembimbing lapangan melalui via email, ternyata pembimbing lapangan ingin merombak seluruh desain dan layout dari hasil akhir yang sudah ada sebelumnya. Penulis pun berdiskusi lagi dengan pembimbing lapangan terkait hal ini. Pembimbing lapangan pun ingin membuat suatu hal yang lebih baru dan terlihat fun. Maka penggunaan teknik gambar ilustratif dengan bentuk vector ini perlu digunakan dalam media promosi tersebut. Penulis pun membuat tiga alternatif lagi untuk desain dan layout media promosi tersebut.
Gambar 3.23 Desain Alternatif 1 Media Promosi
Berikut adalah desain alternatif pertama yang dibuat oleh penulis. Warna biru menjadi warna yang dominan dalam desain pertama ini. Ini dikarenakan acara berlangsung pada malam hari, dan biru gelap identik dengan warna untuk langit pada malam hari. Penulis juga membuat beberapa dekorasi lampu yang terpajang dibagian atas karena, lampu tersebut juga menjadi salah satu yang ikonik dalam acara tahun baru Bintaro Jaya Xchange Mall nantinya. Lampu tersebut dipasang mengelilingi di setiap pohon yang ada di taman jogging track Bintaro Jaya Xchange Mall. Untuk ilustratif daun sendiri dibuat karena, tempat atau lokasi dari acara tahun baru yang akan berlangsung nanti berada di taman jogging track. Dimana ditempat tersebut terdapat banyaknya tanaman dan pepohonan. Penulis juga memberikan elemen grafis lain untuk menampilkan citra visual yang kuat dan kaya, agar pembaca mudah menginterpretasikan visual tersebut sebagai suatu acara musik dan perayaan tahun baru yang meriah yang diselenggarakan di jogging track oleh Bintaro Jaya Xchange Mall ini.
Gambar 3.24 Desain Alternatif 2 Media Promosi
Untuk desain alternatif kedua ini, penulis menggunakan warna tonasi dari guideline yang sudah ada sebelumnya. Ada beberapa unsur ilustratif didalamnya.
Penulis menggunakan beberapa grafis yang membentuk seperti pulau yang menyimbolkan spot-spot untuk aktifitas-aktifitas tertentu. Penulis juga sengaja menggunakan dan memilih foto band dan artis-artis yang terlihat santai, sesuai dengan tema Bx yaitu piknik dan karnival yang identik dengan santai. Ada juga beberapa ilustratif pendukung yang menunjukan tema acara yang santai adalah gambar vector hammock dan tenda. Serta tenant makanan yang dibuat semenarik mungkin. Ada beberapa unsur lain yang masih belum ditampilkan karena beberapa aktifitas lainnya masih belum dipastikan oleh pihak tim Event & Promotion. Juga ada beberapa logo lainnya yang belum ditampilkan terkait ada beberapa logo yang diperbaharui oleh pihak penyelenggara acara serta tim Event & Promotion.
Gambar 3.25 Desain Alternatif 3 Media Promosi
Untuk desain alternatif yang ketiga ini, penulis sengaja membuat ilustrasi grafik jalanan yang identik dengan jalanan jogging track yang ada di Bintaro Jaya Xchange Mall ini. Penulis juga membuat beberapa ilustratif aktifitas-aktifitas keseruan yang akan ada pada acara tahun baru Bintaro Jaya Xchange Mall tersebut.
Penulis juga menggunakan gambar kembang api dalam latar belakang. Untuk pewarnaan sendiri nada tonasi warna sengaja lebih digelapkan agar terkesan mewah dan acara yang diselenggarakan pun tentunya memang pada malam hari. Ada beberapa ilustratif lain seperti keceriaan dari orang-orang yang berada di acara tahun baru tersebut. Hal ini dimaksud bahwa jika pengunjung hadir di acara tahun baru di Bintaro Jaya Xchange Mall ini, maka akan dijamin happy dan joyful.
Adapun berbagai macam aktifitas yang dapat dilakukan oleh pengunjung saat mengikuti acara tahun baru tersebut. Tentunya berbagai macam aktifitas tersebut akan seru dan menyenangkan.
Sehubung masa praktik kerja magang selesai, hasil desain penulis ini nantinya akan dikirim ke senior graphic design untuk di rombak lagi visualnya jika sudah ada brief terbaru dari pembimbing lapangan. Maka hasil akhir perancangan media promosi tahun baru Bintaro Jaya Xchange Mall dari penulis yang dapat disampaikan adalah berikut tiga alternatif desain yang sudah ditampilkan diatas.
Hasil akhir dari desain media promosi yang dilanjutkan oleh senior graphic designer, dan yang sudah di unggah ke website resmi dan sosial media Bintaro Jaya Xchange Mall adalah seperti berikut.
Gambar 3.26 Hasil Akhir Desain Media Promosi Dari Senior Graphic Design
Hasil akhir dari desain media promosi tidak jauh berbeda dengan contoh tiga alternative yang penulis rancang. Ada beberapa unsur grafis lain seperti party popper, daun-daun yang dijadikan frame untuk mengeliling para artisnya, ilustrasi karakter yang sedang melakukan berbagai macam aktifitas, dan juga elemen grafis yang menampilkan spot yang berwarna hijau untuk aktifitas-aktifitas yang dapat
dilakukan oleh pengunjung saat acara tahun baru nanti. Dari segi pewarnaan sendiri senior graphic designer juga menggunakan warna yang sudah ditetapkan oleh guideline dari Bintaro Jaya Xchange Mall.
3.4. Kendala Yang Ditemukan
Selama penulis mengerjakan proyek desain di PT. Jaya Real Property bagian Bintaro Jaya Xchange Mall, tentu penulis menemukan beberapa kendala yang dihadapi. Kendala yang dihadapi penulis dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Kendala Pribadi
Penulis menemukan beberapa kendala yang ada selama pengerjaan proyek.
Terutama dalam proyek media promosi untuk tahun baru. Dalam pengerjaan media promosi ini pun cukup sulit, karena ada beberapa macam media yang perlu di kerjakan dalam waktu yang singkat. Penulis sendiri pun menemukan beberapa kesulitan saat dalam proses mendesain. Banyak beberapa hal detail yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan typo, layout dan tata letak gambar-gambar dan visual yang dimuat kedalam media promosi. Selain itu, penulis juga merasa kesulitan saat proses mengsketsa gambar retail serta mewarnainya dengan watercolor.
Beberapa pewarnaan dalam tahap ini cukup rumit dan memakan waktu yang lama. Padahal untuk membuat alternatif ini sendiri dibutuhkan waktu yang cepat, agar pengerjaan untuk digital tidak terlalu lama dan out of deadline. Penulis juga kadang merasa kewalahan saat mengerjakan proyek-proyek tersebut, karena ada beberapa tugas yang perlu diselesaikan berbarengan dengan deadline yang sama.
Maka penulis perlu mengerjakan proyek-proyek tersebut secara bersamaan.
2. Kendala Pekerjaan
Untuk masalah kendala dalam pekerjaan, penulis kadang menemukan beberapa warna desain yang sudah penulis kirimkan berbeda dengan warna yang muncul di layar komputer pembimbing lapangan. Karena hal tersebut penulis pun harus mencari cara agar warna yang ada di laptop penulis bisa sama dengan yang ada di
komputer pembimbing lapangan. Terkadang penulis mengalami brief yang kurang sehingga membuat penulis kebingungan dan kurang paham dengan detail apa saja yang penulis perlu lakukan. Pada masa awal menjalani praktik kerja magang juga penulis merasa tugas awal yang diberikan tidak sesuai dengan kriteria dalam desain grafis, karena menurut penulis; membuat konten dan mengambil gambar ke dalam template yang sudah di buat bukan termasuk dalam proses mendesain.
3.5. Solusi Atas Kendala Yang Ditemukan
Berdasarkan kendala yang telah penulis jabarkan diatas, solusi yang sudah dilakukan oleh penulis antara lain:
1. Kendala Pribadi
Penulis membuat to do list dan berserta skema jadwal aktifitas yang penulis harus lakukan untuk per hari dan per jamnya. Penulis membuat rincian aktifitas mendesain yang penulis kerjakan dalam per jamnya. Dengan melalukan to do list dan skema jadwal yang detail memudahkan penulis untuk mengatur waktu dalam pengerjaan desain yang rumit dan begitu banyaknya. Penulis juga melakukan multi tasking dalam mengerjakan proyek-proyek besar agar dapat selesai tepat waktu.
Penulis juga berusaha untuk lebih teliti saat mendesain agar tidak ada terjadi kesalahan-kesalahan kecil lagi yang dapat membuat kesalah pahaman dalam desain.
2. Kendala Perusahaan
Agar penulis dapat memahami betul apa yang dibutuhkan dan di inginkan oleh pembimbing lapangan, maka penulis lebih sering bertanya dan mencatat semuanya agar memastikan desain yang dibuat tidak salah dan sesuai dengan arahan diawal.
Penulis juga sering meminta beberapa proyek yang dapat penulis kerjakan agar sesuai dengan jurusan yang penulis ambil, yakni desain grafis. Penulis juga berkontribusi dengan cara menawarkan proyek desain untuk media promosi Bintaro Jaya Xchange Mall seperti poster, engagement untuk sosial media Instagram dan ide untuk acara-acara yang dapat digunakan untuk bulan kedepannya.