• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA AKSI KINERJA DAN SASARAN TAHUN 2020

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA AKSI KINERJA DAN SASARAN TAHUN 2020"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA AKSI

KINERJA DAN SASARAN

TAHUN 2020

(2)

KATA PENGANTAR

Segala Puji dan Syukur kami panjatkan Allah SWT yang telah melimpahkan berkat dan rahmat-Nya sehingga Rencana Aksi Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto ini dapat tersusun tepat waktu. Penyusunan Rencana Aksi Kegiatan Tahun 2020 ini mempunyai maksud dan tujuan untuk menjadi dasar dalam menetapkan kinerja tahunan sehingga dapat menciptakan tolak ukur kinerja sebagai alat untuk menilai keberhasilan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi, juga untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi dan kinerja aparatur pada tahun 2020.

Diharapkan Rencana Aksi Kegiatan Tahun 2020 dapat dijadikan acuan dan motivasi dalam mewujudkan peningkatan kinerja dan produktivitas Kabupaten Jeneponto Tahun 2020.

Selanjutnya Rencana Aksi Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto Tahun 2020 ini dapat menjadi bahan evaluasi yang dilaksanakan setiap akhir triwulan. Dengan segala kekurangan dan keterbatasan yang ada diharapkan masukan dan saran guna perbaikan dalam kinerja maupun dalam penyusunan laporan ini di masa mendatang

Jeneponto, Januari 2020 Sekretaris DPRD

MUHAMMAD ASRUL, S.H., M.H.

Pangkat : Pembina Utama Muda, IV/c NIP. 19620123 199003 1 00

(3)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Sebagai implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, maka setiap Perangkat Daerah (PD) wajib menyusun Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah yang merupakan dokumen perencanaan Perangkat Daerah untuk periode 5 (lima) tahun.

Penyusunan Renstra dirumuskan secara transparan, responsif, efisien, efektif, akuntabel, partisipatif, terukur, berkeadilan dan berkelanjutan. Renstra berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 5 (lima) tahun. Renstra memiliki fungsi sebagai pedoman dalam melakukan kontrol terhadap semua aktivitas baik yang sedang maupun yang akan datang, mengukur outcome (hasil) yang harus dicapai dan sebagai sarana untuk meminimalisir resiko, mengoptimalkan hasil yang akan dicapai dan sebagai alat untuk mengukur kemajuan pelaksanaan tugas.

Oleh karena itu, Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto sebagai salah satu Perangkat Daerah di Kabupaten Jeneponto menyusun Renstra Tahun 2019-2023 untuk periode 5 (lima) tahun kedepan. Renstra Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto tersebut ditujukan untuk membantu mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Terpilih sebagaimana telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

(4)

(RPJMD) Kabupaten Jeneponto Tahun 2019-2023.

Kebijakan Pemerintah Kabupaten Jeneponto periode tahun 2019-2023 tertuang di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Jeneponto Nomor 1 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2019-2023. RPJMD sebagaimana dimaksud merupakan dasar dari penyusunan Renstra Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto yang kemudian diterjemahkan ke dalam Rencana Kerja pada setiap tahunnya.

Dalam sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah yang merupakan instrumen pertanggungjawaban, Renstra-SKPD maupun RPJMD merupakan langkah awal untuk melakukan pengukuran kinerja sumber daya manusia aparatur dan sumber daya lain yang terintegrasi di dalam Satuan Kerja Perangkat Daerah agar mampu menjawab tujuan pembangunan daerah dan hasil yang ingin dicapai dalam kurun waktu 5 (lima) tahun ke depan yaitu tahun 2019-2023 oleh Kabupaten Jeneponto yang merupakan bagian integral dari pembangunan nasional

Maksud dan Tujuan

Maksud penyusunan Rencana Aksi Kegiatan Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto adalah untuk memberikan arah dan pedoman pada implementasi kegiatan yang dilakukan oleh Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto pada Tahun 2020.

Sedangkan Tujuan penyusunan Rencana Aksi ini adalah menyediakan peta jalan implementasi kegiatan Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis pada Program Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto, sehingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai. Rencana Aksi ini ditujukan untuk menjadi acuan dalam penyusunan rencana program dan anggaran serta pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dukungan manajerial Program Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto pada tahun 2020. Pada akhirnya, Rencana Aksi ini menjadi acuan

(5)

dalam penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto Tahun 2020.

Landasan Hukum

Penyusunan Rencana Aksi Sekretariat DPRD Jeneponto Tahun 2020 mengacu pada peraturan perundang-undangan sebagai berikut :

1. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat RI Nomor XI/MPR/1998 Tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme;

2. Undang-undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II di Sulawesi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1822);

3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Inonesia Tahun 1999 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851);

4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);

5. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);

6. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerinrah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 No 126, Tambahan Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

7. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia

(6)

Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 244);

8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;

9. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);

10. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 Tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah;

11. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Pemerintah Daerah;

12. Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 Tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi;

13. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Kinerja Instansi Pemerintah;

14. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah;

15. Peraturan Daerah Kabupaten Jeneponto Nomor 03 Tahun 2006 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Jeneponto Tahun 2006-2026 (Lembaran Daerah Kabupaten Jeneponto Tahun 2006 Nomor 151);

(7)

16. Peraturan Daerah Kabupaten Jeneponto Nomor 1 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2018-2023 (Lembaran Daerah Kabupaten Jeneponto Tahun 2019 Nomor 283)

17. Peraturan Bupati Jeneponto Nomor 27 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto)

1. Gambaran Umum Perangkat Daerah

Berdasarkan Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, terjadi perubahan tentang pembagian urusan pemerintahan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Perubahan pembagian urusan pemerintahan sebagaimana yang telah dijelaskan diatas berdampak pada perubahan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) yang harus mengikuti pembagian urusan pemerintahan pusat dan daerah sebagaimana yang tercantum pada lampiran Undang-Undang 23 Tahun 2014 tersebut.

Dampak dari hal tersebut salah satunya ialah terjadi perubahan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) pada Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto sesuai dengan Peraturan Bupati Jeneponto Nomor 27 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Struktur Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto menjadi Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto.

Gambaran organisasi pada Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto ini memuat tentang kedudukan atau susunan organisasi, tugas pokok, fungsi dan rincian tugas, sumberdaya aparatur, sumberdaya keuangan, sarana dan prasarana sebagai berikut :

1. Struktur Organisasi

Organisasi Pemerintah Kabupaten merupakan wadah bagi pelaksanaan fungsi-fungsi pemerintahan dan sebagai

(8)

proses interaksi antara pemerintah dengan institusi daerah lainnya dan dengan masyarakat sebagai pilar-pilar pembangunan daerah.

Dengan diberlakukannya Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Daerah Kabupaten Jeneponto Nomor 27 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Jeneponto, maka struktur organisasi Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto menjadi sebagai berikut : Pimpinan Organisasi Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto adalah pejabat Eselon II.b / Setwan, 1 (satu) , 3 (tiga) Kabag (eselon III) dan 9 (sembilan) serta Kepala sub bagian (eselon IV.a) dengan rincian sebagai berikut :

1. Sekretaris :

2. Kepala bagian Administrasi kesejahteraan a. Kasubag Umum dan Kepegawaian b. Kasubag Perencanaan & Keuangan c. Kasubag Rumah Tangga & Perlengkapan 3. Kepala Bagian Hukum dan Persidangan

a. Kasubag Hukum & Perundang-undangan b. Kasubag Persidangan & Risalah

c. Kasubag Humas & Protokol

4. Kepala Bagian Anggaran pengendalian & Pengawasan a. Kasubag Anggaran

b. Kasubag Pengawasan Anggaran c. Kasubag Reses dan Aspirasi

(9)

2. Sumber Daya Manusia

Potensi sumber daya manusia Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto pada tahun 2020 sebanyak 41 orang, terdiri dari :

Tabel 1.1

Data Pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto Berdasarkan Golongan

No Pangkat / Golongan Jumlah Pegawai Lk Pr Jumlah 1. Golongan IV

- Golongan IV.c - Golongan IV.b - Golongan IV.a

1 - 1

2 - 2

2 - 2

2. Golongan III

- Golongan III.d - Golongan III.c - Golongan III.b - Golongan III.a

2 2 4

5 5 10

2 5 7

5 2 7

3. Golongan II

Golongan II.d 1 - 1

Golongan II.c 2 - 2

Golongan II.b - 2 2

Golongan II.a 2 1 3

Jumlah Total 24 17 41

3. Tugas dan Fungsi Struktur Organisasi Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto

Sekretaris DPRD a. Tugas

Memimpin dan melaksanakan, merencanakan, mengkoordinasikan, mengarahkan, memonitoring mengevaluasi dan membina serta menilai penyelenggaraan administrasi kesekretariatan, keuangan, memberikan dukungan pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD, serta menyediakan tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD sesuai dengan kewenangannya berdasarkan Peraturan Perundang- undangan yang berlaku untuk kelancaran tugas.

(10)

b. Fungsi

2. Perumusan pelaksanaan kebijakan teknis di bagian penyelenggaraan Administrasi Kesekretariatan DPRD;

3. Perumusan pelaksanaan kebijakan teknis di bagian penyelenggaraan administrasi keuangan DPRD;

4. Perumusan pelaksanaan kebijakan teknis di bagian hukum dan persidangan;

5. Perumusan pelaksanaan kebijakan teknis di bagian pendukung fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan;

6. Perumusan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan kesekretariatan yang menunjang tugas organisasi;

7. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati terkait tugas dan Fungsinya.

2 Tugas pokok Sekretaris DPRD dapat dirinci sebagai berikut : 1. Menyusun kebijakan agar tercipta singkronisasi dan

integritasi kebijakan perumusan kebijakan teknis pemerintah dalam lingkup sekretariat DPRD;

2. Merumuskan program kerja strategis sekretariat DPRD;

3. Mengkoordinasikan perumusan rencana strategis Sekretariat DPRD dan pelayanan Administrasif dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas anggota DPRD;

4. Membina bawahan dalam menyelesaikan tugas administrasi Sekretariat DPRD;

5. Mengarahkan, mendistribusikan dan memberikan petunjuk pelaksanaan tugas kepada bawahan dan perangkat daerah;

(11)

6. Menyelia bawahan dalam melaksanakan pengendalian dan pengelolaan keuangan Sekretariat DPRD;

7. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan pemerintah dalam lingkup Sekretariat DPRD;

8. Membina, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintah dalam lingkup Sekretariat DPRD serta menilai pelaksanaan tugas bawahan;

9. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas Sekretariat DPRD kepada Bupati melalui sekretaris Daerahmberikan ; 10. Melaksanakan penataan kegiatan rapat-rapat anggota

DPRD;

11. Melaksanakan pengendalian dan pengelolaan keuangan Anggota DPRD dan Sekretariat DPRD;

12. Melaksanakan urusan umum Sekretariat DPRD;

13. Melakukan kajian dan memberi telaahan, mempelajari pedoman dan petunjuk tentang produk-produk hukum DPRD;

14. Melaksanakan pemantauan dan evaluasi secara berkala pelaksanaan kebijakan Pemerintah Daerah Sekretariat DPRD;

15. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan baik lisan maupun tertulis;

Kepala Bagian Administrasi dan Kesejahteraan a. Tugas

Memimpin dan melaksanakan, merencanakan, mengkoordinasikan, membagi, memonitoring, mengevaluasi, melaporkan dan menilai penyelenggaraan tugas di lingkup Bagian Administrasi dan Kesejahteraan sesuai pedoman yang berlaku untuk kelancaran tugas.

(12)

b. fungsi :

 Perumusan Perencanaan Kegiatan dan Pengelolaan Keuangan Sekretariat DPRD;

 Penyelenggaraan pengelolaan keuangan sekretariat DPRD;

 Pengkoordinasian Pengadaan dan pemeliharaan perlengkapan dan pemeliharaan kebutuhan rumah tangga anggota DPRD dan Sekretariat DPRD;

 Pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugas dan kewenangannya;

 Pelaksanaan tugas lain sesuai dengan kewenangan dan bidang tugasnya;

c. Uraian Tugas

1. Merencanakan operasional kegiatan tahunan DPRD dan Sekretariat DPRD sebagai pedoman pelaksanaan tugas 2. Membagi tugas kepada bawahan agar tercipta distribusi

tugas yang merata.

3. Memberi petunjuk kepada bawahan terkait perumusan penyusunan program kerja DPRD dan sekretariat DPRD dan pelaporannya.

4. Menyelia bawahan dalam melaksanakan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana. Tepat waktu, berkualitas dalam lingkup bidang Administrasi dan kesejahteraan.

5. Mengatur pelaksanaan tugas pokok organisasiagar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup bagian Administrasi dan kesejahteraan.

6. Mengkoordinasikan dan mengevaluasi perencanaan dan pengelolaan anggaran, kebutuhan rumah tangga dan perlengkapan sekretariat DPRD.

7. Menyusun laporan dan memberi saran kepada atasan

(13)

terkait pelaksanaan perencanaan dan pengelolaan keuangan, kebutuhan rumah tangga dan perlengkapan sekretariat DPRD;

8. Menyusun dan menetapkan kebijakan teknis untuk keperluan rumah tangga, pengadaan pemeliharaan barang/perlengkapan dan atau sarana dan prasarana kebutuhan DPRD dan sekretariat DPRD;

9. Menyelenggarakan urusan pemerintahan dan pelayanan umum dibidang kepegawaian, Rumah tangga dan perlengkapan, perencanaan dan keuangan Sekretariat DPRD;

10. Melakukan pembinaan dan melaksanakan program dan kegiatan dibidang kepegawaian, Rumah tangga dan perlengkapan, perencanaan dan Keuangan sekretariat DPRD;

11. Melakukan Koordinasi terhadap penyelenggaraan program dan kegiatan dibidang kepegawaian, Rumah tangga dan Perlengkapan, Perencanaan dan Keuangan Sekretariat DPRD;

12. Melaksanakan pengelolaan tata laksana kepegawaian, keuangan rumah tangga dan perlengkapan Pimpinan, Anggota DPRD dan Sekretariat DPRD;

13. Memberikan petunjuk pelaksanaan tugas dibidang Kepegawaian, keuangan, rumah tangga dan perlengkapan serta perencanaan keuangan Sekretariat DPRD;

14. Melaksanakan pengelolaan Perencanaan dan program strategis bagian umum Sekretariat DPRD;

15. Melaksanakan Tugas Kedinasan lainnya yang diperintahkan oleh Pimpinan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan bidang tugas;

(14)

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

1) Sub Bagian umum dan Kepegawaian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas pokok Memimpin dan melaksanakan penyiapan bahan, menghimpun dan mengelola administrasi urusan Umum dan kepegawaian meliputi urusan surat menyurat, kearsipan, perjalanan dinas, tata laksana dan tugas umum lainnya berdasarkan pedoman yang ada untuk kelancaran Tugas.

2) Dalam menyelenggarakan tugas, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai fungsi:

a. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis di bagian umum dan Kepegawaian;

b. Pemberian dukungan atas pelaksanaan tugas di bagian umum dan kepegawaian;

c. Pembinaan dan pengkoordinasian pelaksanaan tugas dibagian umum dan kepegawaian;

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan mbinaan, oleh pimpinan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya;

3) Tugas pokok Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dapat dirinci sebagai berikut:

a. Merencanakan kegiatan tahunan sebagai pedoman pelaksanaan tuga;

b. Membagi tugas kepada bawahan agar tercipta distribusi tugas yang merata;

c. Menyelia pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencanambagi tugas kepada bawahan , tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub bagian umum dan Kepegawaian;

d. Memeriksa hasil pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan berkualitas;

f. Mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas pokok organisasi

(15)

agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub bagian umum dan kepegawaian;

g. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas Sub Bagian umum dan kepegawaian dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan;

h. Melaksanakan pengelolaan urusan surat menyurat dan kearsipan;

i. Melaksanakan pengelolaan urusan perjalanan dinas;

j. Melaksanakan, pengelolaan ketatausahaan Kepegawaian;

k. Melaksanakan laporan hasil pelaksanaan tugas;

l. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diperintahkan oleh atasan baik lisan dan tertulis sesuai bidang tugasnya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas.

Sub Bagian Perencanaan dan keuangan

1) Sub Bagian Perencanaan dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas pokok melaksanakan Memimpin dan melaksanakan penyiapan bahan, menghimpun dan mengelola administrasi urusan perencanaan dan keuangan, melakukan pembinaan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan program dan keuangan berdasarkan pedoman yang ada untuk kelancaran tugas.

2) Dalam menyelenggarakan tugas, Kepala Sub Bagian Perencanaan mempunyai fungsi:

a. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis di bagian perencanaan dan keuangan;

b. Pemberian dukungan atas pelaksanaan tugas di bagian Perencanaan;

c. Pembinaan, pengkoordinasian, pelaksanaan tugas dalam lingkup sub Bagian Perencanaan;

(16)

d. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi program kegiatan Sub Bagian Perencanaan;

e. Pelaksanaan tugas lain dan yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

3) Tugas Pokok Kepala Sub Bagian Perencanaan dapat dirinci sebagai berikut;

a. Merencanakan kegiatan dan jadwal operasional tahunan serta penggaran Sekretariat DPRD sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b. Membagi tugas kepada bawahan agar tercipta distribusi tugas yang merata;

c. Menyelia pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub bagian perencanaan dan keuangan;

d. Memeriksa hasil pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub Bagian perencanaan dan keuangan;

e. Mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub Bagian perencanaan dan keuangan;

f. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas Sub Bagian perencanaan dan keuangan dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan;

i. Melaksanakan penyiapan bahan penyusunan RKA, DPA, LAKIP, RENSTRA, RENJA, dan/atau dokumen perencanaan berdasarkan peraturan perundang- undangan yang berlaku;

j. Melaksanakan pengelolaan data LAKIP Sekretariat DPRD dan revisi anggaran untuk kebutuhan rencana kerja tahunan Sekretariat DPRD;

k. Membuat daftar gaji, melaksanakan penggajian dan perbendaharaan keuangan;

(17)

l. Melaksanakan verifikasi Anggaran;

m. Melaksanakan pembukuan dan pelaporan keuangan.

Tugas pembantu pemegang kas;

n. Membuat laporan hasil pelaksanaan tugas.

o. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diperintahkan oleh atasan baik lisan dan tertulis sesuai bidang tugasnya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas;

Sub Bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan

1) Sub bagian rumah tangga dan perlengkapan, mempunyai tugas pokok Memimpin dan menyiapkan bahan, menghimpun dan mengelola administrasi urusan rumah tangga dan perlengkapan, melakukan pembinaan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan kegiatan berdasarkan pedoman yang ada untuk kelancaran tugas.

2) Dalam menyelenggarakan tugas, Kepala Sub Bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan mempunyai fungsi :

a. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis di bagian rumah tangga dan perlengkapan;

b. Pemberian dukungan atas pelaksanaan tugas di bagian rumah tangga dan perlengkapan;

c. Pembinaan dan pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bagian rumah tangga dan perlengkapan;

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesu Pengkoordinasian, pengendalian, pengawasan ai dengan tugas pokok dan fungsinya;

3) Tugas Pokok Bagian Rumah tangga dan perlengkapan dirinci sebagai berikut :

a. Merencanakan kegiatan operasional tahunan Rumah Tangga dan perlengkapan Pimpinan, Anggota DPRD dan Sekretariat DPRD sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b. Membagi tugas kepada bawahan agar tercipta distribusi tugas yang merata;

(18)

c. Menyelia pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub Bagian rumah tangga dan Perlengkapan;

d. Memeriksa hasil pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub bagian rumah tangga dan perlengkapan;

e. Mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub Bagian rumah tangga dan perlengkapan;

f. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas Sub Bagian rumah tangga dan perlengkapan dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan;

g. melaksanakan pengadaan dan pemeliharaan peralatan dan perlengkapan Rumah tangga pimpinan dan anggota DPRD;

h. Melaksanakan pengadaan dan pemeliharaan perlengkapan kendaraan operasional jabatan pimpinan, anggota DPRD dan Sekretariat DPRD;

i. Melaksanakan pengadaan dan pemeliharaan peralatan dan perlengkapan operasional gedung kantor Sekretariat DPRD;

j. Menyusun Administrasi pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, pemeliharaan dan penghapusan barang;

k. Melakukan Inventarisasi asset dan perlengkapan, pemuktahiran data asset dan pelaporan sesuai kebutuhan;

l. Melaksanakan pengaturan kendaraan dan penggunaan sopir dinas;

m. Melaksanakan pemeliharaan kebersihan dan keamanan kantor serta urusan rumah tangga dinas lainnya;

(19)

n. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;

o. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya;

Bagian Hukum dan Persidangan

1) Kepala Bagian Hukum dan Persidangan mempunyai tugas pokok Memimpin dan melaksanakan, mengkoordinasikan, membagi, memonitoring, mengevaluasi, melaporkan dan menilai penyelenggaraan tugas di lingkup Bagian Hukum dan Persidangan sesuai pedoman yang ada untuk kelancaran tugas;

2) Dalam menyelenggarakan tugas, Kepala Bagian Hukum dan Persidangan mempunyai fungsi:

a. Perumusan kebijakan teknis bagian hukum dan persidangan Sekretariat DPRD;

b. Penyelenggaraan kegiatan Bagian Hukum dan Persidangan Sekretariat DPRD;

c. Pengkoordinasiaan pelaksanaan kegiatan Bagian Hukum dan Persidangan Sekretariat DPRD;

d. Pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugas dan kewenangannya;

e. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

3) Tugas pokok Kepala Bagian Hukum dan Persidangan Sekretariat DPRD dirinci sebagai berikut:

a. Merencanakan Operasional kegiatan tahunan bagian hukum dan persidangan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b. Membagi tugas kepada bawahan agar tercipta distribusi tugas yang merata;

c. Memberi petunjuk kepada bawahan terkait perumusan penyusunan program kerja bagian hukum dan persidangan dan pelaporannya;

(20)

d. Menyelia bawahan dalam melaksanakan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup bagian hukum dan persidangan;

e. Mengkoordinasikan dan mengevaluasi kegiatan penyususan produk hukum perundang-undangan dan kegiatan persidangan;

f. Menyusun laporan dan memberi saran kepada atasan terkait pelaksanaan penyusunan produk hukum perundang-undangan dan kegiatan persidangan

g. Melaksanakan perumusan kebijakan teknis bagian perundang-undangan;

h. Melaksanakan pelayanan dalam bidang perundang- undangan;

i. Menyiapkan bahan penyusunan produk hukum daerah atas pengajuan rancangan Peraturan Daerah atas inisiatif DPRD;

j. Menghimpun, mendokumentasikan dan mensosialisasikan Rancangan Produk Hukum seperti : Peraturan Daerah, Peraturan Bupati, Keputusan Bupati dan Instruksi Bupati;

k. Meneliti, Mengkaji dan memberi saran telaahan, mempelajari pedoman dan petunjuk tentang Produk- produk hukum;

l. Menyiapkan bahan yang berkaitan dengan kegiatan persidangan;

m. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;

n. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diperintahkan oleh pimpinan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan bidang tugasnya.

(21)

Sub Bagian Hukum dan Perundang-undangan

1) Sub Bagian Hukum dan Perundang-undangan mempunyai tugas pokok memimpin dan melaksanakan, penyiapan bahan kajian perundang-undangan yang diperlukan untuk kegiatan-kegiatan rapat, melakukan pembinaan, pengorganisasian, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan kegiatan berdasarkan pedoman yang ada untuk kelancaran tugas.

2) Dalam menyelenggarakan tugas, Kepala Sub Bagian Hukum dan Perundang-undangan mempunyai fungsi :

 Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis dibagian hukum dan perundang-undangan;

 Pemberian dukungan atas pelaksanaan tugas dibagian hukum dan perundang-undangan;

 Pembinaan dan Pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bagian hukum dan perundang-undangan;

 Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya;

3) Tugas Pokok Kepala Sub Bagian Hukum dan Perundang- undangan

a. Merencanakan kegiatan operasional tahunan bagian hukum dan perundangan-undangan;

b. Membagi tugas kepada bawahan agar tercipta distribusi tugas yang merata;

c. Menyelia pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub Bagian hukum dan perundang-undangan;

d. Memeriksa hasil pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub bagian hukum dan Perundang- undangan;

e. Mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas pokok organisasi

(22)

agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub Bagian hukum dan perundang- undangan;

f. Menyusun laporan hasil Pelaksanaan tugas Sub bagian hukum dan Perundang-undangan dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan;

g. Mengumpulkan dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis dalam rangka pembahasan penyusunan Perda dan Keputusan Pimpinan DPRD;

h. Melakukan Evaluasi terhadap produk-produk hukum;

i. Memberikan pertimbangan dan mengklarifikasi atas rancangan perda yang diajukan eksekutif untuk dijadikan pembahasan rapat DPRD;

j. Menyiapkan konsep Rancangan Peraturan Daerah atas usul dan Inisiatif DPRD;

k. Menyusun Peraturan Perundang-undangan yang berhubungan dengan tugas dan fungsi dewan;

l. Mensosialisasikan hasil pengkajian peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan tugas dan fungsi dewan;

m. Menginventarisir permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan bidang tugasnya dan menyiapkan bahan petunjuk pemecahan masalah;

n. Membuat laporan hasil pelaksanaan kegiatan Sub Bagian Hukum dan Perundang-undangan;

o. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diperintahkan oleh pimpinan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan bidang tugasnya;

(23)

Sub Bagian Persidangan dan Risalah

1. Sub Bagian Persidangan dan Risalah mempunyai tugas pokok memimpin dan melaksanakan, penyusunan program, kegiatan dan petunjuk teknis bagian persidangan, memantau dan mengevaluasi serta menyelenggarakan persiapan rapat dan penyusunan rencana pelaksanaan sidang-sidang berdasarkan pedoman yang berlaku untuk kelancaran tugas.

2. Dalam menyelenggarakan tugas, Kepala Sub Bagian Persidangan dan Risalah mempunyai Fungsi ;

 Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis dibagian persidangan dan risalah;

 Pemberian dukungan atas pelaksanaan tugas dibagian persidangan dan risalah;

 Pembinaan dan Pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bagian persidangan dan risalah;

 Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya;

Tugas Pokok Kepala Sub Bagian Persidangan dan Risalah;

1. Merencanakan kegiatan operasional tahunan bagian persidangan dan Risalah;

2. Membagi tugas kepada bawahan agar tercipta distribusi tugas yang merata;

3. Menyelia pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub Bagian persidangan dan Risalah;

4. Memeriksa hasil pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub Bagian Persidangan dan Risalah;

5. Mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub Bagian Persidangan dan Risalah;

6. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas Sub Bagian

(24)

persidangan dan risalah dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan;

7. Menyusun pedoman dan/atau petunjuk teknis pelaksanaan Rapat DPRD;

8. Membuat jadwal persidangan/rapat DPRD;

9. Melaksanakan koordinasi terselenggaranya acara-acara sidang;

10. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan rapat DPRD;

11. Menyiapkan pelaksanaan rapat-rapat yang dilaksanakan oleh DPRD, baik menyangkut administrasi maupun penataan tempat;

12. Menyiapkan rancangan keputusan DPRD dan Keputusan Pimpinan DPRD;

13. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;

14. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya;

Sub Bagian Humas dan Protokol

a. Sub Bagian Humas dan Protokol mempunyai tugas pokok memimpin dan melaksanakan, penyiapan bahan penyusunan program, kegiatan dan petunjuk teknis bagian humas, memantau dan mengevaluasi serta menyelenggarakan peliputan kegiatan Rapat berdasarkan pedoman yang berlaku untuk kelancaran tugas.

b. Dalam menyelenggarakan tugas, Kepala Sub Bagian Humas dan Protokol mempunyai Fungsi ;

 Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis dibagian humas dan Protokol;

 Pemberian dukungan atas pelaksanaan tugas dibagian humas dan protokol;

 Pembinaan dan Pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bagian humas dan protokol;

 Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan

(25)

 sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya;

Tugas Pokok Kepala Sub Bagian humas dan protokol;

1. Merencanakan kegiatan operasional tahunan bagian humas dan Protokol;

2. Membagi tugas kepada bawahan agar tercipta distribusi tugas yang merata;

3. Menyelia pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub Bagian humas dan protokol;

4. Memeriksa hasil pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub Bagian Persidangan dan Risalah;

5. Mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub Bagian Persidangan dan Risalah;

6. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas Sub Bagian humas dan Protokol dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan;

7. Melakukan peliputan berita media cetak dan elektronik berhubungan dengan informasi hukum dan peraturan perundang-undangan;

8. Membuat klipping terkait pelaksanaan tugas DPRD bidang hukum serta mendistribusikan sesuai keperluan dan mengurus administrasi, memelihara dan melakukan pelayanan pinjaman buku-buku perpustakaan bagi pimpinan dan anggota DPRD serta pihak lain yang memerlukan;

9. Mengumpulkan biodata Anggota DPRD dan menyajikan berbagai kegiatan DPRD melalui dokumentasi;

10. Meginventarisir permasalahan-permasalahan yang Berhubungan dengan bidang tugasnya dan menyiapkan

(26)

bahan petunjuk pemecahan masalah;

11. Membuat laporan hasil pelaksanaan kegiatan Sub bagian humas dan Protokol;

12. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan;

13. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya;

Bagian Anggaran dan Pengendalian & Pengawasan

a. Bagian Anggaran dan Pengendalian & Pengawasan mempunyai tugas pokok memimpin dan melaksanakan, merencanakan, mengkoordinasikan, membagi, memonitoring, mengevaluasi, melaporkan dan menilai penyelenggaraan tugas di lingkup Bagian Anggaran dan Pengendalian & Pengawasan sesuai pedoman yang ada untuk kelancaran tugas.

b. Dalam menyelenggarakan tugas, Kepala Bagian Anggaran dan Pengendalian & Pengawasan mempunyai Fungsi ;

 Perumusan kebijakan teknis dibagian Anggaran dan Pengendalian & Pengawasan Sekretariat DPRD;

 Penyelenggaraan kegiatan bagian anggaran dan Pengendalian & Pengawasan Sekretariat DPRD;

 Pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan bagian anggaran dan pengendalian & Pengawasan Sekretariat DPRD;

 Pembinaan dan pelaksana tugas sesuai dengan lingkup tugas dan kewenangannya;

 Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya;

(27)

Tugas Pokok Kepala Sub Bagian Persidangan dan Risalah;

1. Merencanakan operasional kegiatan tahunan bagian anggaran dan pengendalian & Pengawasan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

2. Membagi tugas kepada bawahan agar tercipta distribusi tugas yang merata;

3. Memberi petunjuk kepada bawahan terkait perumusan penyusunan program kerja bagian anggaran dan pengendalian & pengawasan dan Pelaporannya;

4. Menyelia bawahan dalam melaksanakan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup bagian anggaran dan pengendalian & Pengawasan;

5. Mengatur Pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup bagian anggaran dan pengendalian &

Pengawasan;

6. Mengkoordinasikan dan mengevaluasi kegiatan penyusunan anggaran dan pengendalian &

Pengawasan;

7. Menyusun laporan dan memberi saran kepada atasan terkait pelaksanaan penyusunan anggaran dan pengendalian & Pengawasan;

8. Merumuskan kebijakan operasional pelaksanaan rapat dalam rangka pengendalian dan pengawasan;

9. Memfasilitasi pembahasan KUA PPAS, APBD / APBDP dan Perda pertanggung jawaban Keuangan;

10. Melaksanakan pelayanan Aspirasi dan Reses;

11. Melaksanakan penyusunan Pokok pikiran DPRD;

12. Melaksanakan Penegakan Kode Etik DPRD;

13. Melaporkan hasil Pelaksanaan tugas pada atasan;

14. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diperintahkan oleh pimpinan baik lisan maupun tertulis dengan bidang tugasnya.

(28)

Sub Bagian Anggaran

a. Bagian Anggaran mempunyai tugas pokok memimpin dan melaksanakan, penyiapan bahan, menghimpun, mengelola dan melaksanakan administrasi urusan penganggaran, membina dan mengorganisasikan, pelaksanaan kegiatan berdasarkan pedoman yang ada untuk kelancaran tugas.

b. Dalam menyelenggarakan tugas, Kepala Bagian Anggaran dan Pengendalian & Pengawasan mempunyai Fungsi ;

 Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis dibagian anggaran;

 Pemberian dukungan atas pelaksanaan tugas di bagian anggaran;

 Pembinaan dan pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bagian anggaran;

 Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya;

Tugas Pokok Kepala Sub Bagian Anggaran

1. Merencanakan kegiatan dan jadwal operasional tahunan serta penganggaran Sekretariat DPRD sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

2. Membagi tugas kepada bawahan agar tercipta distribusi tugas yang merata;

3. Menyelia pelaksanaan tugas poko organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub bagian anggaran;

4. Memeriksa hasil pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Sub bagian anggaran;

5. Mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu berkualitas dalam lingkup Sub bagian anggaran;

6. Menyusun laporan dan memberi saran kepada atasan terkait pelaksanaan tugas;

(29)

7. Mempersiapkan bahan-bahan dalam rangka penyusunan rancangan perhitungan anggaran dan pelaporan keuangan berkala dan rancangan perubahan anggaran pengeluaran Sekretariat DPRD;

8. Melaksanakan penyusunan RKA dan DPA baik murni dan perubahannya dan anggaran pengeluaran Sekretariat DPRD;

9. Menerima, meneliti dan menverifikasi Surat Permintaan Pembayaran (SPP) belanja pegawai, belanja non pegawai, belanja modal dan belanja lainnya Sekretariat DPRD dan DPRD;

10. Menerbitkan Surat Keterangan Penghentian Pembayaran (SKPP) Keterangan rincian gaji, SPM/SPMU dan SP2d atas dasar pengajuan SPP Belanja Pegawai, belanja non pegawai dan belanja modal lainnya Sekretariat DPRD dan DPRD dan surat-surat keterangan gaji lainnya.

11. Melakukan penatausahaan dan pengelolaan Administrasi keuangan Sekretariat DPRD;

12. Menginventarisis permasalahan-permasalahan dan membuat usulan pemecahannya berkaitan dengan perbendaharaan keuangan Sekretariat DPRD;

13. Meneliti dan menetapkan pembebanan pada pasal-pasal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sesuai ketentuan yang berlaku;

14. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;

15. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

Sub Bagian Pengawasan Anggaran

a. Sub Bagian Anggaran mempunyai tugas pokok memimpin dan melaksanakan, penyiapan bahan, menghimpun, mengelola dan melaksanakan administrasi urusan pengawasan, anggaran, membina dan mengorganisasikan, pelaksanaan kegiatan berdasarkan pedoman yang ada

(30)

untuk kelancaran tugas.

b. Dalam menyelenggarakan tugas, Kepala Sub Bagian Anggaran mempunyai Fungsi ;

 Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis dibagian pengawasan anggaran;

 Pemberian dukungan atas pelaksanaan tugas di bagian pengawasan anggaran;

 Pembinaan dan pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bagian pengawasan anggaran;

 Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya;

Tugas Pokok Kepala Sub Bagian Pengawasan Anggaran

1. Merencanakan kegiatan operasional tahunan bagian pengawasan anggaran;

2. Membagi tugas kepada bawahan agar tercipta distribusi tugas yang merata;

3. Menyelia pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana,tepat waktu,berkualitas dalam lingkup Sub Bagian pengawasan anggara;

4. Memeriksa hasil pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana,tepat waktu,berkualitas dalam lingkup Sub Bagian pengawasan anggaran;

5. Mengavaluasi hasil peaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana,tepat waktu,berkualitas dalam lingkup Sub Bagian pengawasan anggaran;

6. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas Sub Bagian pengawasan anggaran dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan;

7. Menkaji ulang rumusan rapat dalam rangka pengawasan;

8. Menganalisis bahan dukungan pengawasan penggunan anggaran;

(31)

9. Menganalisis bahan dalam pelaksananaan penegakan kode etik DPRD;

10. Melaksanakan penyusunan bahan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan APBD;

11. Membuat jadwal rapat- rapat internal DPRD;

12. Melaksanakan penyusunan rencana kegiatan hearing/dialog dengan pejabat pemerintah dan masyarakat;

13. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;

14. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperhatikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

4.1 Sub Bagian Reses dan Aspirasi a. Tugas

Memimpin dan melaksanakan kebijakan pelaksanaan program kegiatan tahunan, menghipun, menyiapkan bahan penyusunan kebijakan dalam rangka pelaksanaan tugas sub bagian reses dan aspirasi berdasarkan pedoman yang adauntuk kelancaran tugas . b. Fungsi

 Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis di bagian reses dan aspirasi;

 Pemberian dukungan atas pelaksanaan tugas dan bagian reses dan aspirasi;

 Pembinaan dan pengkoordinasian pelaksnaan tugas dibagian reses dan aspirasi;

 Pelaksanaan tugas lain yang di berikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

c. Uraian Tugas

1. Merencanakan kegiatan operasional tahunan bagian reses dan aspirsi;

2. Membagi tugas kepada bawahan agar tercipta distribusi tugas yang merata;

(32)

3. Menyelia pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana,tepat waktu,berkualitas dalam lingkup Sub Bagian reses dan aspirasi;

4. Memeriksa hasil pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana,tepat waktu,berkualitas dalam lingkup Sub Bagian reses dan aspirasi;

5. Mengavaluasi hasil pelaksanaan tugas pokok organisasi agar bahan perumusan kebijakan agar berjalan sesuai rencana,tepat waktu, berkualitas dalam lingkup sub bagian reses dan aspirasi;

6. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas Sub Bagian reses dan aspirasi dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan;

7. Memfasilitasi pelaksanaan kegiatan reses DPRD;

8. Menghimpung data hasil pelaksanaan kegiatan reses DPRD;

9. Menganalisis data/bahan dukungan jaringan aspirasi;

10. Melaksanakan penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD;

11. Melaksanakan kerjasama secretariat DPRD dan DPRD;

12. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan;

13. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

(33)

1.1 Sistimatika Penulisan

Laporan Capaian Kenerja dan Ikhtisar Realisasi Kenerja Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto ini disusun dengan sistimatika sebagai berikut:

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Maksud dan Tujuan 1.3. Dasar Hukum

1.4. Profil layanan Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto 1.5. Sistimatika penulisan

BAB II PERENCANAAN DAN PERJAJIAN KINERJA 2.1 Tujuan,Sasaran dan Kebijakan Pembangunan 2.2 Rencana Kegiatan Sekretariat DPRD

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA SEKRETARIAT DPRD 3.1 Pengukuran Kinerja

3.2 Analis Kinerja 3.3 Analisis Keuangan BAB IV PENUTUP

(34)

BAB II

PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKjlP) merupakan instrument pertanggungjawaban Perencanaan Strategis (Renstra) adalah merupakan salah satu dokumen perencanaan Organisasi Perangkat Daerah(OPD) yang memuat kegiatan strategis yang dapat dipergunakan sebagai bahan untuk melakukan pengukuran kinerja dan sekaligus merupakan integrase antara keahlian Sumber Daya Manusia dan sumber daya lainnya agar mampu memjawab tuntutan perkembangan strategis.

Untuk mampu memjawab tuntutan perkembangan tadi perlu meningkatkan daya guna dan hasil guna,maka system pemerintahan harus terus menerus melakukan perubahan kearah perbaikan yang susun secara bertahap,konsisten dan berkelajutan sehingga dapat meningkatkan Akunbilitas Kinerja yang berorientasi pada pencapaian hasil.Adapun Sasaran utama yang ingin dicapai adalah:

 Terbinanya satu hubungan kerjasama yang harmonis antara pihak DPRD dengan Kepala Daerah;

 Terciptanya satu kondisi daerah yang stabil dan mantap.

2.1 Tujuan dan Sasaran Sekretariat DPRD 2.1.1 Tujuan

Tujuan adalah sesuatu (apa) yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahunan. Penetapan tujuan pada umumnya didasarkan kepada factor-factor kunci keberhasilan yang dilakukan setelah penetapan Visi dan Misi. Tujuan akan mengarahkan perumusan sasaran, kebijakan, program dan kegiatan serta tujuan lainnya yang akan dicapai dalam jangka waktu 1-5 tahun.

Tujuan yang ingin dicapai oleh sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto adalah:

(35)

 Terwujudnya pelayanan administrasi yang prima kepada pimpinan dan Anggota DPRD dalam mendukung pelaksanaan tugas dan kegiatatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah;

 Terakomodirnya dan terlaksananya konsultasi atau penyaluran aspirasi masyarakat kepada anggota DPRD Kabupaten Jeneponto;

 Terlatihnya Sumber Daya Manusia(SDM) yang memiliki kompetensi sesuai dengan tugasnya masing-masing sehingga dapat memberikan pelayanan yang baik;

 Terpenuhinya sasaran dan prasarana kantor yang representative dalam menungjang pelaksanaan program dan kegiatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

2.1.2 Sasaran

Sasaran menggambarkan hal-hal yang ingin dicapai melalui tindakan-tindakan yang dilakukan untuk mencapai tujuan. Sasaran akan memberikan fokus pada penyusunan kegiatan bersifat spesifik, terinci dapat diukur dan dapat dicapai.

Sasaran adalah hasil yang akan dicapai secara nyata oleh instansi dalam rumusan yang lebih spesifik, struktur, dalam kurun waktu yang lebih pendek dari tujuan. Adapun sasaran yang ingin dicapai oleh secretariat DPRD Kabupaten Jeneponto adalah:

 Terselenggaranya pelayanan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen pemerintah;

 Tersedianya data dan informasi yang lengkap dan akurat serta sarana dan prasarana yang representative guna menunjang efektivitas program dan kegiatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah;

 Tersdianya sumber daya aparatur yang berkualitas dengan memiliki kualtas, kemampuan, keterampilan, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna dalam memberikan pelayanan di bidang administrasi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan baik secara internal maupun hubungannya dengan masyarakat;

(36)

2.1.3 Kebijakan Pembangunan

Kebijakan merupakan ketentuan-ketentuan yang akan dijadikan pedoman dan petunjuk bagi setiap kegiatan. Setiap tahun dalam perencanaan strategis ditetapkan sebuah kebijakan pemerintah kabupaten Jeneponto sesuai dengan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai.

Kebijakan adalah merupakan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh yang berwenang untuk dijadikan pedoman/pegangan atau petunjuk dalam pengembangan ataupun pelaksanaan program/kegiatan.

Adapun kebijakan yang telah ditetapkan oleh secretariat DPRD Kabupaten Jeneponto adalah:

 Pemantapan perencanaan administrasi yang konferesif dan aspiratif untuk mendukung kegiatan pimpinan dan anggota DPRD;

 Peningkatan komunikasi dan koordinasi perencanaan yang intensif dan berkelanjutan;

 Penerapan sisteam pengendalian program dan kegiatan perencanaan administrasi sesuai ketentuan perundang-undangan;

 Menciptakan kerjasama kelembagaan untuk mendukung visi dan misi serta strategi pemerintah kabupaten Jeneponto;

 Meningkatkan dan mengembangkan pemberdayan potensi SDM guna mendukung pelaksanaan kegiatan DPRD sebagai mtra daerah;

 Mengembangkan system pembinaan kepegawaian dengan pendekatan yang mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku sesuai dengan struktur organisasi secretariat DPRD Kabupaten Jeneponto;

 Memfasilitasi pelaksanaan kegiatan DPRD;

 Tersedianya mekanisme penerimaan aspirasi masyarakat berdasarkan pedoman yang ada;

 Mqelaksanakan pengelolaan anggaran/dana secara hemat dan efektif serta senantiasa melaporkan/mengkoordinasikan kepada pimpinan DPRD.

Arah kebijakan secretariat DPRD Kabupaten Jeneponto tercantum

(37)

dalam dokumen rencana pembangunan jangka menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jeneponto yang berfokus pada kebijakan pokok pembangunan politik, hukum, dan hak asasi manusia. Kebijakan pembangunan politik, hukum dan HAM diimplementasikan kedalam beberapa program legislasi daerah (Program peningkatan kapasitas lembaga perwakilan rakyat daerah dan program penataan peraturan perundang-undangan). Kebijakan dan program tersebut akan dan telah dilaksanakan dalam setiap tahunnya melalui rencana kerja secretariat DPRD Kabupaten Jeneponto.

(38)

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

Akuntabilitas Kinerja adalah kewajiban untuk menjawab dari perorangan, badan hukum atau pimpinan kolektif secara transparan mengenai keberhasilan atau kegagalan dalam melaksanakan misi organisasi kepada pihak-pihak yang berwenang menerima pelaporan akuntabilitas.

3.1 Pengukuran Kinerja

Pengukuran kinerja digunakan sebagai dasar untuk penelitian keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan tujuan dan sasaran Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto, Pengukuran yang dimaksud merupakan suatu hasil dari suatu penilaian yang sistematis dan didasarkan pada kelompok Indikator Kinerja Kegiatan berupa masukan (Input), keluaran (Output dan Hasil (Outcome) yang dimaksud.

Dalam pengukuran kinerja perlu dilakukan atribusi penilaian untuk memudahkan dalam penarikan simpulan. Untuk menilai dan menyimpulkan sampai sejauh mana keberhasilan pencapaian sasaran yang mengacu pada Tabel Pengukuran Kinerja Kegiatan (Lampiran).

3.2 Analisis Kinerja

Analisis kinerja menggambarkan keberhasilan dan kegagalan program kinerja dan kebijakan serta permasalahan yang dihadapi sebagai factor penghambat keberhasilan yang diinginkan.

Berdasarkan Penetapan Kinerja Tahun 2019, Capaian KInerja Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto secara keseluruhan dapat diuraikan sebagai berikut :

 Terwujudnya Pengayoman Anggota DPRD Kabupaten Jeneponto Terhadap Aspirasi Rakyat mencapai nilai 80, 56 % atau berhasil,

 Terselenggaranya Pemerintahan daerah yang baik, bersih dan bertaqwa pada empat kegiatan yaitu;

- Penyampaian laporan administrasi keuangan tepat waktu 100%

atau berhasil

(39)

- Persentase peralatan Kantor dan kendaraan dinas yang diperbaiki 95% atau berhasil

- Persepsi Anggota DPRD terhadap pelayanan administrasi kantor dengan nilai atau berhasil

- Persentase pemenuhan sarana dan prasarana aparatur 90% atau berhasil

3.3 Analisis Keuangan

Pada Tahun Anggaran 2019, dengan alokasi anggaran APBD Kabupaten dari 9 (Sembilan) Program dan 36 (Tiga Puluh Enam) kegiatan dengan dana sebesar Rp. 21.554.690.750,00 telah terealisasi anggaran Rp. 20.340.838.426,00 atau capaian presentase sebesar 94,37% dan sisa dana yang tidak terealisasi sebesar Rp. 1.213.852.324,00. Pencapaian kinerja keuangan pada kegiatan yang ada, semua tolak ukur (input dan output serta outcome) juga mencapai 90 an persen.

(40)

BAB IV PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKjiP) merupakan media pertanggung jawaban juga berfungsi sebagai sarana peningkatan kinerja Instansi Pemerintah termasuk Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto berkewajiban untuk membuat LAKjlP setiap akhir tahun untuk memenuhi ketentuan Inpres Nomor 7 Tahun 1999 dan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja program unit kerja selama tahun 2019.

Dalam hal ini ada beberapa jumlah dan jenis kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2019 terdiri dari 36 (Tiga Puluh Enam) kegiatan dari 9 (Sembilan) program yang direncanakan. Disamping sebagai evaluasi LAKjlP, juga berfungsi untuk mengukur tingkat keberhasilan ataupun kegagalan terhadap pelaksanaan tugas.

Dari hasil analisa/evaluasi untuk sasaran srategis pertama yaitu terwujudnya pengayoman Anggota DPRD Kabupaten Jeneponto Terhadap aspirasi masyarakat prosentase di peroleh nilai persentase 80,56% sedangkan sasaran strategis kedua yaitu terselenggaranya pemerintahan daerah yang baik, bersih, dan bertaqwa. Diperoleh nilai persentase 92,50%.

Berdasarkan persentase kedua renstra tersebut di atas jika dirata-ratakan maka diperoleh nilai persentase 86,53%. Dengan nilai persentase tersebut maka Kinerja Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto Sangat Baik.

4.2 Saran

Dalam rangka menwujudkan Rencana Strategis Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto maka disarankan sebagai berikut :

1. Fasilitasi tindak lanjut terhadap hasil reses dan aspirasi di optimalkan, dalam rangka terwujudnya pengayoman DPRD Kabupaten Jeneponto terhadap aspirasi masyarakat.

(41)

2. Laporan administrasi keuangan disampaikan tepat waktu dan pelayanan terhadap anggota DPRD dioptimalkan sesuai dengan tupoksi Sekretariat DPRD dalam rangka terselenggaranya pemerintah daerah yang baik, bersih dan bertaqwa

Demikian LAKjiP Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto ini kami susun sebagai evaluasi kinerja dan bahan dalam menyusun LAKjiP Kabupaten Jeneponto.

Jeneponto, Januari 2020

SEKRETARIS DPRD

KABUPATEN JENEPONTO,

MUHAMMAD ASRUL. SH, MH

Pangkat : Pembina Utama Muda Nip : 19620123 199003 1 008

(42)

RENCANA AKSI KINERJA SASARAN SEKRETARIAT DPRD

KABUPATEN JENEPONTO TAHUN ANGGARAN 2020

No. Tujuan Sasaran Indikator Kinerja Satuan Target Program Anggaran (Rp) Kegiatan Anggaran (Rp) Target Penanggung Jawab

1 2 3 4 5 6 7 8 12 1

4 15 19

1 Tertatanya Administrasi Perkantoran

Sekretariat DPRD Terpenuhinya Kebutuhan air dan listrik untuk menunjang pelayanan dan kinerja aparatur

TW1 = 25%, TW2 = 50%, TW3 = 75%, TW4 = 100%

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

4.699.900.00,- Penyediaan Jasa Komunikasi,

Sumber Daya Air dan Listrik 255.000.000.00, -

100% Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

Sekretariat DPRD Ketersediaan jasa Kebersihan kantor

Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor 282.000.000 100%

Sekretariat DPRD Ketersediaan Komponen Instalasi/penerangan listrik

Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor

17.000.000

Sekretariat DPRD Penyediaan Bahan bacaan dan peraturan perundang- undangan

Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang- undangan

424.600.000 100%

Sekretariat DPRD Peralatan dan

perlengkapan kantor yang bertambah usia pakainya

Penyediaan jasa perbaikan peralatan dan Perlengkapan kantor

58.000.000 100%

Sekretariat DPRD Pemenuhan kebutuhan Administrasi Perkantoran untuk menunjang Pelayanan dan kinerja aparatur

Pelaksanaan Administrasi Umum

258.000.000 100%

Rencana Aksi Kinerja Sasaran Sekretariat DPRD Kab. Jeneponto T.A 2020

(43)

No. Tujuan Sasaran Indikator Kinerja Satuan Target Program Anggaran (Rp) Kegiatan Anggaran (Rp) Target Penanggung Jawab

1 2 3 4 5 6 7 8 12 14 15 19

Sekretariat DPRD Pelaksanaan Koordinasi Internal Sekretariat, Pelaksanaan Koordinasi Rencana Pembangunan daerah dengan perangkat daerah, Pelaksanaan Koordinasi dan konsultasi Rencana pembangunan daerah dengan lintas

Penyediaan Operasional Rapat- Rapat Kantor, Koordinasi dan Konsultasi Dalam dan Luar Daerah

2.066.400.000 100%

Sekretariat DPRD Penyedia Jasa Pengaman Kantor 596.280.000 100%

Sekretariat DPRD Koordinasi dan Konsultasi Dalam dan

luar daerah Sekretariat DPRD

742.620.000 100%

2 Sekretariat DPRD Pengadaan Peralatan gedung/kantor untuk menunjang pelayanan dan Belanja aparatur

TW1 = 25%, TW2 = 50%, TW3 = 75%, TW4 = 100%

Program peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

839.800.000 Pengadaan Peralatan dan Perlengkapan

Kantor

251.850.000 100%

Sekretariat DPRD Kendaraan

dinas/Operasional yang dipelihara, Kendaraan Dinas/Operasional yang diurus kelengkapan surat-

Penyediaan Jasa Jaminan Barang

milik Daerah 70.850.000 100%

Sekretariat DPRD Kendaraan

dinas/Operasional yang dipelihara, Kendaraan Dinas/Operasional yang diurus kelengkapan surat-

Pemeliharaan rutin/Berkala rumah jabatan

75.000.000

Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor

30.000.000 Pemeliharaan rutin/berkala mobil

jabatan

269.000.000 Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan

dinas/operasional

143.100.000 3 Meningkatnya

Pengetahuan dan Skill Aparatur

ASN Sekretariat DPRD

ASN yang mengikuti pendidikan dan pelatihan Formal dan Non Formal

TW1 = 25%, TW2 = 50%, TW3 = 75%, TW4 = 100%

Program Peningkatan disiplin aparatur

377.850.000 Pengadaan pakaian dinas beserta Perlengkapannya

352.850.000 100%

Pengadaan Pakaian Batik 25.000.000 Program peningkatan

kapasitas sumber daya aparatur

332.210.000 Pendidikan dan Pelatihan formal 332.210.000

5 Meningkatnya efektivitas tata

kelola pemerintahan dan Keuangan

Ketersediaan Laporan Keuangan Semesteran SKPD

Ketersediaan Laporan keuangan semesteran yang disusun tepat waktu, Ketersediaan Laporan Hasil Pelaksanaan Kegiatan Penyusunan laporan Keuangan semesteran

TW1 = 25%, TW2 = 50%, TW3 = 75%, TW4 = 100%

Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

69.300.000 Penyusunan Laporan Keuangan Semesteran

10.000.000 100% Sub Bag Keuangan

Ketersediaan Laporan Keuangan

Ketersediaan Laporan keuangan Akhir Tahun

Penyusunan Pelaporan Keuangan Akhir Tahun

10.000.000 100%

(44)

Akhir Tahun yang disusun tepat waktu, Ketersediaan Laporan hasil pelaksanaan Kegiatan Penyususnan laporan keuangan akhir Tahun Ketersediaan

Laporan Kinerja

Ketersediaan Dokumen laporan Capaian Kinerja sebagai bahan evaluasi,

Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah LKjIP SKPD

13.000.000 100% Sub Bag Program

Rencana Aksi Kinerja Sasaran Sekretariat DPRD Kab. Jeneponto T.A 2020

Referensi

Dokumen terkait

dimaksud agar (1) desain pengembangan sumber belajar sesuai dengan kebutuhan karena melalui analisis secara faktual dan konseptual, (2) adanya langkah uji ahli pada

GUIDELINES FOR DATABASE DESIGN AND DATABASE PROGRAMMING LESSON

Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 bahwa dalam rangka memberikan pelayanan, pengawasan dan kepatuhan wajib pajak sebagai konsekuensi

Lama menstruasi menstruasi adalah adalah durasi durasi atau atau lamanya lamanya darah darah yang yang muncul muncul saat saat menstruasi pada wanita (MedScape), atau

Struktur Komunitas Mangrove Berdasarkan Perbedaan Substrat Di Desa Kembar Maminasa, Kecamatan Maginti, Kabupaten Muna [Skripsi].Fakultas Ilmu Kelautan Dan

Menurut Indrajani dan Willy (2007:D-1) mengungkapkan bahwa Perancangan web sangat di butuhkan oleh perusahaan yang mempunyai pelanggan yang besar dalam mendukung

 Setelah melakukan pengamatan, peserta didik diminta untuk merumuskan beberapa pertanyaan yang ingin mereka ketahui mengenai Organisasi Pergerakan Nasional Sebagai