Standar Tata Kelola, Tata Pamong
STANDAR MUTU
STANDAR TATA KELOLA, TATA PAMONG, DAN KERJASAMA
STMIK MULTICOM BOLAANG MONGONDOW
2017
STD-2/SM-05
STANDAR PENJAMINAN MUTU
No. Issue
STD-1/SM-02 01
Tanggal Perumusan Tanggal Pengesahan
16 Oktober 2017 05 Desember 2017
Proses Penanggung Jawab Jabatan Tanda Tangan Perumusan Yufika Sari Bagi, S.Kom., M.Cs Ketua Tim Perumus
Dokumen SPMI
Pemeriksaan Rillya Arundaa, S.Kom., M.Kom Kepala SPMI
Persetujuan Supit Mamuaya, S.kom., M.Kom Ketua STMIK Multicom
Penetapan Novyan J.D. Mamuaya, S.Kom Ketua Yayasan Multicom Mamuaya
Pengendalian Rillya Arundaa, S.Kom., M.Kom Kepala SPMI
I. Visi dan Misi STMIK Multicom
Visi STMIK Multicom
Menghadirkan Produk Desa Bolaang Mongondow di Digital Bisnis Pada Tahun 2022
Misi STMIK Multicom
● Menyelenggarakan kegiatan belajar-mengajar secara kreatif dan inovatif
● Menyelenggarakan kegiatan penelitian untuk mengembangkan pengetahuan Teknologi Informasi dan proses pembelajaran.
● Mengabdikan keilmuan Teknologi Informasi dan bisnis digital kepada masyarakat.
● Menyelenggarakan tata pamong yang menjamin peningkatan kualitas berkelanjutan dengan mengembangkan berbagai sumberdaya dan kerja sama.
II. Rasional
Perguruan Tinggi dituntut untuk meningkatkan kualitas, efektivitas, efisiensi dan produktivitas secara terus menerus dalam melaksanakan kegiatan akademik. Hal tersebut menuntut komitmen yang tinggi dari para penyelenggara Perguruan Tinggi untuk menuju arah yang lebih kondusif untuk mewujudkan daya saing yang tinggi. Pemahaman tersebut menegaskan perlunya STMIK Multicom melaksanakan penjaminan mutu secara sistematis dan berkelanjutan. Pimpinan STMIK Multicom telah memiliki komitmen yang tinggi untuk
Standar Penjaminan Mutu Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME).
Mutu pendidikan merupakan pencapaian tujuan pendidikan dan kompetensi lulusan (learning outcome) yang telah ditetapkan oleh Institusi Perguruan Tinggi di dalam Rencana Strategis (Renstra). Penjaminan Mutu adalah keseluruhan aktivitas dalam berbagai bagian dari sistem untuk memastikan bahwa mutu layanan yang diberikan atau produk yang dihasilkan selalu berkualitas dan konsisten sesuai dengan Visi dan Misi STMIK Multicom.
Dalam Penjaminan Mutu STMIK Multicom terkandung proses penetapan dan pemenuhan Standar Penjaminan Mutu secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga seluruh pihak yang berkepentingan memperoleh kepuasan.
Tujuan Standar Penjaminan Mutu:
1.
Sebagai acuan utama tata kelola pelaksanaan penjaminan mutu dalam penyelenggaraan STMIK Multicom2.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban STMIK Multicom kepada masyarakat dalam mengelola organisasi, membuat perencanaan dan rencana pengembangan yang bermutu, bertanggung jawab, transparan dan akuntabel.III. Pihak yang bertanggung jawab
Pihak-pihak di bawah ini bertanggung jawab sesuai dengan tugas, wewenang dan job dimension yang terkait dengan Pengelolaan Pembelajaran:
1. Ketua STMIK Multicom Bolaang Mongondow 2. Wakil Ketua Bidang Akademik
3. Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan 4. Ketua Program Studi
5. Ketua LPMI 6. Dosen
IV. Definisi Istilah
1. Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN DIKTI) adalah satuan standar yang meliputi Standar Nasional Pendidikan ditambah dengan Standar Nasional Penelitian dan Standar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat.
2. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) adalah kegiatan sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi oleh setiap Perguruan Tinggi secara otonom untuk mengendalikan dan meningkatkan kualitas/mutu penyelenggaraan Pendidikan Tinggi secara berencana dan berkelanjutan.
3. Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) adalah kegiatan penilaian melalui akreditasi untuk menentukan tingkat kelayakan dan tingkat pencapaian mutu Program Studi dan Perguruan Tinggi.
4. Mutu Pendidikan Tinggi adalah tingkat kesesuaian antara penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dengan Standar Pendidikan Tinggi yang terdiri dari Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan Standar Pendidikan Tinggi yang ditetapkan oleh Perguruan Tinggi.
5. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) adalah badan yang dibentuk oleh Pemerintah untuk melakukan dan mengembangkan akreditasi Perguruan Tinggi secara mandiri.
6. Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) adalah lembaga yang dibentuk oleh pemerintah atau masyarakat untuk melakukan akreditasi program studi secara mandiri.
7. Lembaga Akreditasi Internasional adalah lembaga yang memberikan akreditasi bertaraf dan diakui secara internasional.
8. Sekolah Tinggi adalah Perguruan Tinggi yang terdiri dari sejumlah program studi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan atau profesional dalam sejumlah disiplin ilmu tertentu.
9. Rencana Induk Pengembangan (RIP) adalah pedoman dasar perencanaan dan pengembangan Universitas untuk jangka waktu dua puluh lima tahun ke depan.
10. Rencana Strategis (Renstra) adalah perencanaan yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai dalam kurun waktu 5 (lima) tahun ke depan sehubungan dengan tugas pokok dan fungsi unit kerja, yang disusun dengan memperhitungkan perkembangan lingkungan.
11. Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT) adalah dokumen pengesahan perencanaan kegiatan dan penganggaran yang wajib disusun oleh KaProdi/Bagian/Unit/Biro/Lembaga selaku pengelola kegiatan dan anggaran di area yang menjadi tanggung jawabnya. Penyusunan RKAT merupakan kegiatan rutin tahunan dan menjadi bagian dari penyusunan rencana demi mewujudkan Renstra Universitas.
12. Presiden adalah organ Pimpinan STMIK Multicom yang menjadi representasi dari STMIK Multicom Bolaang Mongondow yang bertugas untuk melaksanakan tugas Yayasan sehari-hari, yaitu sebagai penasehat dan pengawas terhadap kebijakan dan keuangan STMIK Multicom.
13. Ketua adalah organ STMIK Multicom yang memimpin penyelenggaraan dan pengelolaan program Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat serta kegiatan penunjang akademik STMIK Multicom lainnya dan bertanggung jawab penuh kepada Yayasan, melalui Ketua.
14. Penjaminan Mutu STMIK Multicom adalah organ sekolah tinggi yang bertanggung jawab untuk memastikan penjaminan mutu penyelenggaraan Pendidikan Tinggi di STMIK Multicom.
15. Audit Internal adalah tindakan untuk meyakinkan dan konsultasi kepada auditee agar dapat meningkatkan nilai/value, untuk meningkatkan standar dan pada akhirnya melakukan continuous improvement.
16. Auditor adalah seseorang yang memiliki kualifikasi tertentu dalam melakukan audit atas laporan keuangan atau kegiatan suatu perusahaan atau organisasi.
17. Auditee adalah seseorang yang diperiksa atau diaudit oleh auditor.
18. Akreditasi adalah kegiatan penilaian untuk menentukan kelayakan Program Studi dan Perguruan Tinggi.
19. Program Studi adalah organ sekolah tinggi yang melakukan koordinasi pengelolaan sumber daya dan penjaminan mutu atas penyelenggaraan akademik, dalam satu disiplin dan/atau rumpun ilmu tertentu.
20. Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan yang berdasarkan pendidikan dan keahliannya diangkat dengan tugas utama melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tınggi.
21. Tenaga Kependidikan adalah tenaga penunjang akademik yang berdasarkan pendidikan dan keahliannya diberi tugas sebagai pelaksana kegiatan administrasi, teknisi, laboran, pustakawan atau pelaksana lainnya yang diperlukan Perguruan Tinggi.
Standar Penjaminan Mutu
No Standar/kriteria Indikator Ketercapaian Baseline
(2017)
Tahun Periode Penerapam
2018 2019 2020 2021 2022
1 STMIK Multicom harus memiliki bukti Keberadaan organ/fungsi pelaksana penjaminan mutu internal yang berlaku pada UPPS mulai tahun 2018 paling lambat 2022
KINERJA UTAMA :
a. Adanya Keputusan Ketua Yayasan Multicom Mamuaya nomor : 284 tahun 2018 tentang Pembentukan Unit Penjaminan Mutu Internal STMIK Multicom.
Belum
ada Ada Ada Ada Ada Ada
b. Adanya Keputusan Ketua Yayasan Multicom Mamuaya nomor : 285 tahun 2018 tentang Struktur Organisasi Unit Penjamin Mutu Internal STMIK Multicom.
Belum
ada Ada Ada Ada Ada Ada
2 STMIK Multicom harus melaksanakan penjaminan mutu program studi yang sesuai dengan standar pendidikan tinggi, manual mutu, dan dokument mutu lainnya mulai tahun 2018 paling lambat tahun 2022
a. Adanya dokumen Kebijakan SPMI STMIK Multicom. Belum
ada Ada Ada Ada Ada Ada
b. Adanya dokumen Manual SPMI STMIK Multicom. Belum
ada Ada Ada Ada Ada Ada
c. Adanya dokumen Standar SPMI STMIK Multicom. Belum
ada Ada Ada Ada Ada Ada
d. Adanya dokumen Formulir SPMI STMIK Multicom. Belum
ada Ada Ada Ada Ada Ada
e. Adanya dokumen SN-DIKTI yang terdiri dari Standar Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Belum
ada Ada Ada Ada Ada Ada
f. Adanya dokumen Laporan Pelaksanaan SPMI STMIK Multicom. Belum
ada Ada Ada Ada Ada Ada
3 STMIK Multicom harus memiliki bukti sahih efektifitas pelaksanaan penjaminan mutu sesuai dengan siklus penetapan, pelaksanaan,
Penetapan
- Adanya dokumen daftar rapat perencanaan dan penetapan SPMI STMIK Multicom.
- Adanya dokumen berita acara rapat perencanaan dan penetapan
Belum
ada Ada Ada Ada Ada Ada
evaluasi, pengendalian,dan perbaikan berkelanjutan. (PPEPP) mulai tahun 2018 paling lambat 2022
SPMI STMIK Multicom.
- Adanya dokumen SPMI STMIK Multicom.
- Adanya checklist dokumen perencanaan penetapan.
Pelaksanaan
- Adanya dokumen laporan kegiatan pendidikan dan pengajaran.
- Adanya dokumen daftar hadir kegiatan pendidikan dan pengajaran.
- Adanya dokumen laporan kegiatan peelitian.
- Adanya dokumen daftar hadir kegiatan pebelitian.
- Adanya dokumen laporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
- Adanya dokumen daftar hadir kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Belum
ada Ada Ada Ada Ada Ada
Evaluasi
- Adanya dokumen daftar tilik AMI - Adanya dokumen daftar hadir AMI
- Adanya dokumen daftar tilik temuan, akar masalah dan tindakan perbaikan.
- Adanya dokumen berita acara pelaksanaan AMI - Adanya dokumen laporan pelaksanaan AMI
Belum
ada Ada Ada Ada Ada Ada
Pengendalian
- Adanya dokumen daftar hadir RTM.
- Adanya dokumen bertia acara RTM.
- Adanya dokumen tindakan perbaikan hasil RTM.
- Adanya dokumen laporan pelaksanaan RTM.
Belum
ada Ada Ada Ada Ada Ada
Peningkatan
- Adanya dokumen daftar hadir Peningkatan Standar.
- Adanya dokumen berita acara Peningkatan Standar.
- Adanya dokumen laporan Pelaksanaan Peningkatan Standar.
Belum
ada Ada Ada Ada Ada Ada
KINERJA TAMBAHAN :
Melaksanakan Audit Mutu Internal dan Pengendalian setiap tahun
Belum ada
Belu
m Ada Ada Ada Ada
Standar Penjaminan Mutu Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi adalah proses penetapan dan pemenuhan Standar Penjaminan Mutu pengelolaan Perguruan Tinggi secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga seluruh pemangku kepentingan memperoleh kepuasan. Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi mencakup pengelolaan masukan, proses, keluaran, dampak, umpan balik untuk menjamin mutu penyelenggaraan akademik. Perguruan Tinggi dinyatakan bermutu atau berkualitas apabila mampu menetapkan dan mewujudkan visinya serta mampu memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan, baik di masyarakat, dunia kerja dan kebutuhan profesional.
Untuk melakukan proses penjaminan mutu atas seluruh kegiatan STMIK Multicom perlu dibentuk suatu lembaga yang menangani Penjaminan Mutu. Untuk itu STMIK Multicom membentuk Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) yang bertanggung jawab melaksanakan proses penjaminan mutu universitas secara keseluruhan.
Untuk dapat melaksanakan Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi yang baik, maka perlu dilakukan beberapa hal sebagai berikut:
1. Menyusun/menetapkan Standar Penjaminan Mutu yang sesuai dengan Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, yang terdiri dari 8 Standar Pendidikan, 8 Standar Penelitian dan 8 Standar Pengabdian kepada Masyarakat.
2. Menyusun/menetapkan Standar Mutu Pendidikan Tinggi yang ditetapkan Oleh STMIK Multicom sebagai pelengkap Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang ditetapkan oleh Permenristekdikti.
3. Melaksanakan sistem monitoring dan evaluasi terhadap ketercapaian standar maupun proses-proses pencapaian standar dengan melakukan kegiatan monitoring, evaluasi dan audit internal yang dilakukan secara periodik untuk setiap Program Studi dan Unit Kerja.
4. Mendapatkan umpan balik dan memberikan rekomendasi perbaikan terhadap ketidaktercapaian standar berdasarkan hasil monitoring, evaluasi dan audit internal yang dilakukan.
5. Meningkatkan standar yang telah tercapai berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi serta umpan balik dan masukan dari pemangku kepentingan internal maupun eksternal sehingga universitas memiliki standar yang lebih baik dari standar sebelumnya.
VII. Referensi
1. Permenristekdikti Nomor 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
2. Statuta STMIK Multicom Bolaang Mongondow
3. Rencana Induk Pengembangan (RIP) STMIK Multicom Bolaang Mongondow 2018-2032 4. Rencana Strategis (Renstra) STMIK Multicom Bolaang Mongondow 2018-2022
VIII. Catatan Revisi
Revisi ke: Tanggal Berlaku Hal yang direvisi Dasar Revisi
Januari 2018