i
DAFTAR ISI
Hal
DAFTAR ISI ... i
DAFTAR TABEL ... v
DAFTAR GAMBAR ... ix
DAFTAR BAGAN... x
DAFTAR GRAFIK... xi
BAB I PENDAHULUAN ... I-1 1.1 Latar Belakang ... I-1 1.2 Dasar Hukum Penyusunan ... I-2 1.3 Hubungan RKPD dan Dokumen Perencanaan Lainnya ... I-4 1.4 Maksud dan Tujuan ... I-11 1.5 Sistematika Dokumen RKPD ... I-12 BAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH... ... II-1
2.1 Kondisi Umum Kondisi Daerah ... II-1 2.1.1 Aspek Geografi dan Demografi ... II-1 2.1.1.1 Letak, Luas dan Batas Wilayah ... II-1 2.1.1.2 Kondisi Topografi ... II-3 2.1.1.3 Kondisi Klimatologi ... II-4 2.1.1.4 Kondisi Geologi ... II-5 2.1.1.5 Kondisi Hidrologi ... II-5 2.1.1.6 Penggunaan Lahan ... II-6 2.1.1.7 Kondisi Geografi ... II-8 2.1.1.8 Kondisi Demografi ... II-8 2.1.2 Aspek Kesejahteraan Masyarakat ... II-15
2.1.2.1 Pertumbuhan PDRB ... II-15 2.1.2.2 Laju Inflasi ... II-17 2.1.2.3 PDRB per Kapita ... II-18 2.1.2.4 Kemiskinan ... II-20 2.1.2.5 Pendidikan ... II-21 2.1.2.5.1 Angka Melek Huruf ... II-21 2.1.2.5.2 Angka Rata-Rata Lama Sekolah ... II-22 2.1.2.5.3 Angka Partisipasi Kasar ... II-23 2.1.2.5.4 Angka Partisipasi Murni ... II-23 2.1.2.6 Kesehatan ... II-24 2.1.2.6.1 Angka Harapan Hidup ... II-24 2.1.2.6.2 Angka Kematian Ibu ... II-25 2.1.2.6.3 Cakupan Balita Gizi Buruk ... II-25 2.1.2.6.4 Indeks Pembangunan Manusia
(IPM) ... II-26
ii 2.1.2.7 Ketenagakerjaan ... II-26 2.1.2.8 Seni Budaya dan Olahraga ... II-27 2.1.3 Aspek Pelayanan Umum ... II-28 2.1.4 Aspek Daya Saing Kota Palembang ... II-70 2.2 Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan RKPD
Sampai Tahun Berjalan dan Realisasi RPJMD ... II-72 2.2.1 Infrastruktur Perkotaan... ... II-76
2.2.1.1 Rasio Volume Kendaraan Terhadap
Kapasitas Jalan (VCR)... ... II-76 2.2.1.2 Cakupan Pelayanan Air Bersih ... II-78 2.2.1.3 Sebaran Titik Genangan ... II-79 2.2.1.4 Pengelolaan Sampah ... II-81 2.2.1.5 Kawasan Kumuh ... II-83 2.2.1.6 Instalasi Pengolahan Air Limbah ... II-84 2.2.2 Pariwisata... ... II-85 2.2.3 Pendidikan... .. II-86 2.2.4 Kesehatan... II-88 2.3 Permasalahan Pembangunan Kota Palembang ... II-93 BAB III RANCANGAN KERANGKA EKONOMI DAN KEUANGAN
DAERAH ... III-1 3.1 Arah Kebijakan Ekonomi Kota Palembang ... III-1 3.1.1 Perkembangan Terakhir Perekonomian Nasional .... III-1 3.1.2 Kondisi Ekonomi Daerah... III-3 3.1.3 Kebijakan Ekonomi Daerah Tahun 2018 ... III-15 3.2 Arah Kebijakan Keuangan Daerah ... III-18 3.2.1 Arah Kebijakan Pendapatan Daerah ... III-18 3.2.2 Arah Kebijakan Pembiayaan Daerah ... III-21 3.2.3 Arah Kebijakan Belanja Daerah ... III-23 3.2.4 Kerangka Pendanaan Pembangunan Daerah... . III-39 BAB IV PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH... IV-1
4.1 Tujuan dan Sasaran Pembangunan ... IV-1 4.1.1 Prioritas Pembangunan Nasional Tahun 2018 ... IV-2 4.1.2 Prioritas Pembangunan Provinsi Sumatera Selatan
Tahun 2018 ... IV-7 4.1.3 Prioritas Pembangunan Kota Palembang Tahun
2019... ... IV-12 4.2 Prioritas Pembangunan Daerah ... IV-16 BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS
DAERAH ... V-1 5.1 Rencana Program dan Kegiatan Prioritas Daerah... ... V-1
URUSAN WAJIB
1. Dinas Pendidikan ... V-14 2. Dinas Kesehatan ... V-19 3. Rumah Sakit Umum Daerah Palembang BARI ... V-27 4. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ... V-28 5. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman ... V-34
iii 6. Dinas Satuan Polisi Pamong Praja ... V-40 7. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan
Bencana Kebakaran ... V-43 8. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ... V-46 9. Dinas Sosial ... V-49 10. Dinas Ketenagakerjaan ... V-53 11. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak
dan Pemberdayaan Masyarakat ... V-56 12. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan ... V-60 13. Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan
SipiL ... V-66a 14. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana ... V-66b 15. Dinas Perhubungan ... V-69 16. Dinas Komunikasi dan Informatika ... V-74 17. Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah ... V-77 18. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu
Pintu ... V-81 19. Dinas Kepemudaan dan Olahraga ... V-85 20. Pelaksana Harian Badan Narkotika ... V-90 21. Dinas Kebudayaan ... V-92 22. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan ... V-96 23. Dinas Perikanan ... V-99 24. Dinas Pariwisata ... V-108 25. Dinas Pertanian dan Pangan ... V-112 26. Dinas Perdagangan ... V-117 27. Dinas Perindustrian ... V-120 28. Sekretariat Daerah ... V-124 29. Sekretariat DPRD Kota Palembang ... V-133 30. Kecamatan Ilir Timur I ... V-136 31. Kecamatan Ilir Timur II ... V-138 32. Kecamatan Seberang Ulu I ... V-141 33. Kecamatan Seberang Ulu II ... V-144 34. Kecamatan Ilir Barat I ... V-147 35. Kecamatan Ilir Barat II ... V-150 36. Kecamatan Ilir Sukarami ... V-153 37. Kecamatan Sako ... V-155 38. Kecamatan Kemuning ... V-158 39. Kecamatan Kalidoni ... V-160 40. Kecamatan Kertapati ... V-162 41. Kecamatan Plaju ... V-166 42. Kecamatan Bukit Kecil... V-169 43. Kecamatan Gandus ... V-172 44. Kecamatan Alang-alang Lebar ... V-174 45. Kecamatan Sematang Borang ... V-177 46. Kecamatan Ilir Timur Tiga ... V-181 47. Kecamatan Jakabaring ... V-184 48. Inspektorat Kota ... V-187 49. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian
dan Pengembangan ... V-190
iv 50. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ... V-194 51. Badan Pengelolaan Pajak Daerah ... V-199 52. Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan V-202
BAB VI KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH .... VI-1 BAB VII PENUTUP ... VII-1
v DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Sinkronisasi RPJPN dengan RPJPD Kota Palembang ... I-5 Tabel 1.2 Sinkronisasi RPJMN dengan RPJMD Kota Palembang ... I-6 Tabel 1.3 Sinkronisasi RKPD Kota Palembang dengan RKP ... I-7 Tabel 1.4 Sinkronisasi Arah Kebijakan Kota Palembang dengan
RPJMD ... I-9 Tabel 2.1 Luas Wilayah Menurut Kecamatan di Kota Palembang
Tahun 2016 ... II-2 Tabel 2.2 Perubahan Guna Lahan Kota Palembang Tahun 2008 ... II-7 Tabel 2.3 Jumlah Penduduk dan Laju Pertumbuhan Penduduk
Menurut Kecamatan di Kota Palembang Tahun 2012-
2016 ... II-8 Tabel 2.4 Luas Daerah, Jumlah Penduduk dan Kepadatan
Penduduk Kota Palembang per Kecamatan Tahun
2015-2016 ... II-10 Tabel 2.5 Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur dan
Jenis Kelamin di Kota Palembang Pada Pertengahan
Tahun 2016 ... II-12 Tabel 2.6 Jumlah Pencari Kerja di Kota Palembang Menurut
Tingkat Pendidikan Pada Tahun 2016 ... II-13 Tabel 2.7 Jumlah Penempatan Tenaga Kerja yang tercatat di
Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang Tahun 2016 ... II-14 Tabel 2.8 Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Palembang Tahun
2013-2016 Menurut Lapangan Usaha (Persen) ... II-15 Tabel 2.9 Distribusi PDRB Kota Palembang Atas Dasar Harga
Berlaku Menurut Lapangan Usaha Tahun 2013-2016
(Persen) ... II-16 Tabel 2.10 Laju Inflasi Kota Palembang per Bulan Tahun 2010-
2015 ... II-18 Tabel 2.11 PDRB Per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku Kota
Palembang Tahun 2011-2016 ... II-19 Tabel 2.12 Jumlah Persentase Penduduk Miskin, Indeks
Kedalaman, Indeks Keparahan dan Garis Kemiskinan Di
Kota Palembang Tahun 2011-2016 ... II-20 Tabel 2.13 Angka Melek Huruf Penduduk Usia 15 tahun Keatas
Menurut Jenis Kelamin Kota Palembang Tahun 2010-
2015 ... II-21 Tabel 2.14 Rata-rata Lama Sekolah Penduduk Usia 15 Tahun
Keatas Menurut Jenis Kelamin Kota Palembang Tahun
2010-2016 ... II-22 Tabel 2.15 Angka Partisipasi Kasar Menurut Jenjang Pendidikan
dan Jenis Kelamin Kota Palembang Tahun 2016 ... II-23 Tabel 2.16 Angka Partisipasi Murni Menurut Jenjang Pendidikan
Kota Palembang Tahun 2016 ... II-24 Tabel 2.17 Angka Harapan Hidup (AHH) Kota Palembang Tahun
2010-2016 ... II-24
vi Tabel 2.18 Jumlah Bayi Bergizi Buruk di Kota Palembang Tahun
2012-2016 ... II-25 Tabel 2.19 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Palembang
Tahun 2010-2016 ... II-26 Tabel 2.20 Persentase Penduduk Usia 15 Tahun Keatas Menurut
Jenis Kegiatan Utama dan Jenis Kelamin di Kota Palembang Tahun 2015 ... II-27 Tabel 2.21 Indikator Pendidikan ... II-29 Tabel 2.22 Indikator Kesehatan ... II-38 Tabel 2.23 Indikator Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ... II-41 Tabel 2.24 Indikator Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman .... II-42 Tabel 2.25 Indikator Ketentraman, Ketertiban Umum dan
Perlindungan Masyarakat ... II-43 Tabel 2.26 Indikator Sosial ... II-44 Tabel 2.27 Indikator Ketenagakerjaan ... II-46 Tabel 2.28 Indikator Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan
Anak ... II-47 Tabel 2.29 Indikator Pangan ... II-47 Tabel 2.30 Indikator Pertanahan ... II-48 Tabel 2.31 Indikator Lingkungan Hidup ... II-49 Tabel 2.32 Indikator Kependudukan dan Catatan Sipil ... II-50 Tabel 2.33 Indikator Pemberdayaan Masayarakat dan
Desa/Kelurahan ... II-51 Tabel 2.34 Indikator Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana ... II-52 Tabel 2.35 Indikator Perhubungan ... II-53 Tabel 2.36 Indikator Komunikasi dan Informatika ... II-55 Tabel 2.37 Indikator Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah ... II-56 Tabel 2.38 Indikator Penanaman Modal ... II-57 Tabel 2.39 Indikator Kepemudaan dan Olahraga ... II-58 Tabel 2.40 Indikator Kebudayaan ... II-59 Tabel 2.41 Indikator Perpustakaan ... II-60 Tabel 2.42 Indikator Kearsipan ... II-61 Tabel 2.43 Indikator Kelautan dan Perikanan ... II-61 Tabel 2.44 Indikator Pariwisata ... II-62 Tabel 2.45 Indikator Pertanian ... II-63 Tabel 2.47 Indikator Perdagangan ... II-64 Tabel 2.48 Indikator Perindustrian ... II-65 Tabel 2.49 Indikator Administrasi Pemerintahan ... II-66 Tabel 2.50 Indikator Pengawasan ... II-67 Tabel 2.51 Indikator Perencanaan Pembangunan ... II-67 Tabel 2.52 Indikator Keuangan ... II-68 Tabel 2.53 Indikator Kepegawaian ... II-69 Tabel 2.54 Indikator Penelitian dan Pengembangan ... II-70 Tabel 2.55 Laju Pertumbuhan PDRB Kota Palembang Tahun 2012-
2016 menurut Lapangan Usaha (juta Rupiah) ... II-73 Tabel 2.56 PDRB per Kapita menurut Lapangan Usaha (ribu Rp)
Tahun 2011-2016 ... II-74 Tabel 2.57 Rasio Volume Kendaraan terhadap Kapasitas Jalan
(VCR)... II-77
vii Tabel 2.58 Cakupan Pelayanan Air Minum (PDAM) Kota
Palembang Tahun 2016 ... II-78 Tabel 2.59 Cakupan Pelayanan Air Minum (Non PDAM) Kota
Palembang Tahun 2016 ... II-79 Tabel 2.60 Kolam-kolam Retensi yang ada di Kota Palembang ... II-80 Tabel 2.61 Pengembangan Lokasi Bank Sampah ... II-81 Tabel 2.62 Pengembangan Lokasi TPS 3 R ... II-82 Tabel 2.63 Persentase Kebutuhan TPS di Kota Palembang Tahun
2016 ... II-83 Tabel 2.64 Peningkatan Kualitas Permukiman ... II-84 Tabel 2.65 Sebaran IPAL Komunal Perumahan ... II-85 Tabel 2.66 Jumlah Kunjungan Wisatawan Kota Palembang ... II-86 Tabel 2.67 Jumlah Sekolah yang dibangun menurut jenjang
Pendidikan Tahun 2013-2017 ... II-87 Tabel 2.68 Pembangunan dan Rehabilitasi Gedung Sekolah di Kota
Palembang Tahun 2016 ... II-87 Tabel 2.69 Kebutuhan Guru dan Murid Menurut Tingkatan Sekolah
di Kota Palembang Tahun 2016 ... II-88 Tabel 2.70 Jumlah Fasilitas Kesehatan Menurut Kecamatan di Kota
Palembang Tahun 2016 ... II-88 Tabel 2.71 Pengukuran Capaian Penetapan Kinerja Tahun 2016 ... II-90 Tabel 2.72 Identifikasi Masalah dan Isu Strategis Berdasarkan Misi,
Prioritas, Urusan dan Sasaran RPJMD ... II-94 Tabel 3.1 Kerangka Ekonomi Makro Kota Palembang Tahun 2015-
2018 ... III-6 Tabel 3.2 Distribusi PDRB atas Dasar Harga Berlaku Menurut
Lapangan Usaha Tahun 2012-2016 ... III-8 Tabel 3.3 Laju Pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Konstan
Menurut Lapangan Usaha Tahun 2012-2016 ... III-9 Tabel 3.4 Perkembangan Ekspor Kota Palembang Tahun 2012-
2016 ... III-12 Tabel 3.5 Perkembangan Impor Kota Palembang Tahun 2012-
2016 ... III-14 Tabel 3.6 Kebijakan Pemulihan Pertumbuhan Ekonomi ... III-16 Tabel 3.7 Pendapatan Daerah Kota Palembang Tahun 2015-2019 .... III-21 Tabel 3.8 Pembiayaan Daerah Kota Palembang Tahun 2015-
2019 ... III-22 Tabel 3.9 Belanja Daerah Kota Palembang Tahun 2015-2019 ... III-35 Tabel 3.10 Pagu Indikatif Belanja Langsung Perangkat Daerah
Tahun 2019 Berdasarkan Urusan Pemerintah ... III-36 Tabel 3.11 Kerangka Pendanaan Pembangunan Daerah Kota
Palembang Tahun Anggaran 2015-2019 ... III-39 Tabel 4.1 Penyandingan antara Prioritas Pembangunan Nasional,
Provinsi Sumatera Selatan dan Kota Palembang ... IV-25 Tabel 5.1 Prioritas Daerah RKPD Tahun 2019 dan Program
Prioritas Daerah Tahun 2019 ... V-1 Tabel 5.2 Rekapitulasi Belanja Tidak Langsung dan Belanja Tidak
Langsung Pemerintah Daerah Kota Palembang Tahun
Anggaran 2019 ... V-11
viii Tabel 5.3 Rencana Program dan Kegiatan Prioritas Tahun 2019
Kota Palembang ... V-14 Tabel 6.1 Indikator Kinerja Utama RKPD Tahun 2019 ... VI-1 Tabel 6.2 Indikator Kinerja Kunci RKPD Tahun 2019 ... VI-2
ix DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Hubungan RKPD dan Dokumen Perencanaan Lainnya ... I-11 Gambar 2.1 Peta Administrasi Kota Palembang ... II-3 Gambar 2.2 Jumlah Penduduk Kota Palembang Tahun 2012-2016 ... II-9 Gambar 2.3 Kepadatan Penduduk Kota Palembang per Kecamatan
Tahun 2015-2016 ... II-11 Gambar 2.4 Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur dan
Jenis Kelamin di Kota Palembang pada Pertengahan
Tahun 2016 ... II-12 Gambar 2.5 Jumlah Pencari Kerja di Kota Palembang Menurut
Tingkat Pendidikan Pada Tahun 2016 ... II-13 Gambar 2.6 Laju Inflasi Kota Palembang Tahun 2010-2016 ... II-17 Gambar 2.7 Tingkat Inflasi Kota Palembang terhadap Provinsi dan
Nasional ... II-76 Gambar 3.1 Laju Pertumbuhan PDRB Kota Palembang Tahun 2012-
2016 Menurut Lapangan Usaha (Juta Rupiah) ... III-5 Gambar 4.1 Arah Kebijakan Pembangunan Tahun 2019 ... IV-7 Gambar 4.2 Arahan RPJPD Sumatera Selatan Tahun 2005-2025
(Tahap Keempat, 2018-2023) ... IV-11 Gambar 4.3 Prioritas Daerah Provinsi Sumatera Selatam Tahun
2019... IV-11 Gambar 4.4 Kerangka Konsep Perencanaan Pembangunan Tahun
2019... IV-17 Gambar 4.5 Prioritas Pembangunan Kota Palembang ... IV-18 Gambar 4.6 Prioritas Pembangunan 1 Kota Palembang ... IV-20 Gambar 4.7 Prioritas Pembangunan 2 Kota Palembang ... IV-21 Gambar 4.8 Prioritas Pembangunan 3 Kota Palembang ... IV-22 Gambar 4.9 Prioritas Pembangunan 4 Kota Palembang ... IV-23 Gambar 4.10 Prioritas Pembangunan 5 Kota Palembang ... IV-24 Gambar 5.1 Prioritas Daerah dan Program Prioritas Daerah 1 ... V-3 Gambar 5.2 Prioritas Daerah dan Program Prioritas Daerah 2 ... V-5 Gambar 5.3 Prioritas Daerah dan Program Prioritas Daerah 3 ... V-7 Gambar 5.4 Prioritas Daerah dan Program Prioritas Daerah 4 ... V-9 Gambar 5.5 Prioritas Daerah dan Program Prioritas Daerah 5 ... V-10
x DAFTAR BAGAN
Hal
Bagan 5.1 Rencana Prioritas Pembangunan Pembangunan Manusia melalui Pengurangan Kemiskinan,
Pengembangan Kualitas Pendidikan dan Kesehatan ... V-4 Bagan 5.2 Rencana Prioritas Pembangunan Pemerataan
Infrastruktur Perkotaan yang Terpadu dengan
Penataan Ruang ... V-6 Bagan 5.3 Rencana Prioritas Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi
melalui Hilirisasi Industri, Jasa Produktif dan ekonomi
Kreatif ... V-8 Bagan 5.4 Rencana Prioritas Pembangunan Peningkatan Kualitas
Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air ... V-9 Bagan 5.5 Rencana Prioritas Pembangunan Perumahan
Peningkatan Pelayanan Publik dan Supremasi Hukum ... V-10
xi DAFTAR GRAFIK
Hal
Grafik 3.1 Pertumbuhan Ekonomi Kota Palembang Tahun 2011-
2016... III-4 Grafik 3.2 Pemetaan Pertumbuhan dan Kontribusi Lapangan
usaha PDRB Kota Palembang Tahun 2016 ... III-10 Grafik 3.3 PDRB Per Kapita Kota Palembang Menurut Lapangan
Usaha Tahun 2011 - 2016 ... III-12 Grafik 3.4 Laju Inflasi Kota Palembang Tahun 2013 - 2017 ... III-15
I - 1 BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Pembangunan Daerah sebagai bagian integral pembangunan nasional yang dilaksanakan melalui Otonomi Daerah telah memberi ruang dan kesempatan dalam pelaksanaan demokrasi dan peningkatan kinerja pemerintahan serta pelayanan publik sehingga berdaya guna dan berhasil guna.
Keberhasilan dalam pembangunan tidak dapat dipisahkan dari proses perencanaan pembangunan daerah yang terarah, terencana dan terukur.
Perencanaan Pembangunan Daerah merupakan suatu proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur - unsur pemangku kepentingan yang ada didalamnya, melalui pemanfaatan dan pengalokasian sumberdaya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat di suatu lingkungan wilayah/daerah dalam jangka waktu tertentu.
Dengan mempedomani Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah telah mengamanatkan bahwa setiap daerah diwajibkan untuk menyusun perencanaan pembangunan daerah, yang meliputi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Palembang Tahun Anggaran 2018 adalah dokumen perencanaan tahunan dan merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2005 - 2025, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2013 - 2018 dan mengacu pada Peraturan Daerah tentang Pembangunan Berkelanjutan. Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Palembang memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan daerah, rencana kerja dan pendanaannya. RKPD Kota Palembang merupakan landasan berpijak bagi Pemerintah Daerah dalam mendorong semangat dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan di
I - 2 Kota Palembang sekaligus acuan dalam penyusunan Rencana Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Palembang Tahun Anggaran 2019.
1.2 DASAR HUKUM PENYUSUNAN
Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Palembang Tahun Anggaran 2019 disusun berdasarkan peraturan perundangan sebagai berikut :
1. Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara RI Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4287);
2. Undang-Undang RI Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara RI Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4421);
3. Undang-Undang RI Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran negara RI Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4438);
4. Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara RI Tahun 2014 Nomor 224, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 5587) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang RI Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang RI Nomor Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara RI Tahun 2014 Nomor 246, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 5589);
5. Peraturan Pemerintah RI Nomor 20 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja Pemerintah (RKP);
6. Peraturan Pemerintah RI Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;
7. Peraturan Pemerintah RI Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota lembaran Negara RI Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran negara Nomor 4737);
I - 3 8. Peraturan Pemerintah RI Nomor 39 Tahun 2007 tentang Pengelolaan
Uang Negara/Daerah (lembaran negara RI Tahun 2007 Nomor 83, Tambahan lembaran Negara RI Tahun 4738);
9. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah;
10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah (Berita Negara Republik Indonesia tahun 2011 Nomor 310);
11. Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah RI Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan Pengendalian,dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara RI Tahun 2008 Nomor 21, tambahan Lembaran Negara RI Niomor 4817);
12. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2017;
13. Instruksi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 061/2911 Sj tanggal 4 Agustus 2016 tentang Tindak Lanjut Peraturan Pemerintah Nomor 18 tentang Perangkat Daerah;
14. Peraturan Daerah Kota Palembang Nomor 2 Tahun 2007 tentang Pokok- pokok Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Kota Palembang Tahun 2007 Nomor 2);
15. Peraturan Daerah Kota Palembang Nomor 6 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintah Kota Palembang (Lembaran daerah Kota Palembang Tahun 2008 Nomor 6).
16. Peraturan Daerah Kota Palembang Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Palembang;
17. Peraturan Walikota Palembang Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah dan
I - 4 Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Berita Daerah Kota Palembang Tahun 2016 Nomor 6).
18. Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor: 050/200/11 Bangda tanggal 28 Februari 2008 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD);
19. Surat Edaran Bersama 2 Menteri tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelarasan RPJMD dengan RPJMN 2015-2019, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan RKPD Tahun 2018;
1.3 HUBUNGAN RKPD DAN DOKUMEN PERENCANAAN LAINNYA
Hubungan RKPD Kota Palembang Tahun Anggaran 2019 dengan dokumen perencanaan lainnya adalah sebagai berikut :
1. RPJP Nasional, RPJPD Provinsi Sumatera Selatan dan RPJPD Kota Palembang
Sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional merupakan penjabaran dari tujuan dibentuknya pemerintahan Negara Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dalam bentuk visi, misi dan arah pembangunan Nasional. Mengacu kepada periodisasi pembangunan jangka panjang Nasional, maka Pemerintah Kota Palembang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Palembang. Sinkronisasi Misi RPJP Nasional dan RPJPD Provinsi Sumatera Selatan dengan RPJPD Kota Palembang, seperti tergambar pada tabel berikut ini :
I - 5 Tabel. 1.1 Sinkronisasi RPJPN dengan RPJPD Kota Palembang
RPJP NASIONAL RPJPD PROVINSI SUMSEL RPJPD KOTA PALEMBANG - Mewujudkan masyarakat
berakhlak mulia, bermoral, beretika, berbudaya, dan beradab berdasarkan falsafah Pancasila
Mewujudkan kehidupan masyarakat yang berkualitas
Meningkatkan kualitas dan kuantitas penataan ruang kota yang menjamin aksesibilitas publik dan berwawasan lingkungan.
- Mewujudkan bangsa yang berdaya-saing
- Mewujudkan pemerataan pembangunan dan berkeadilan
- Mewujudkan masyarakat demokratis berlandaskan hukum
Meningkatkan kapasitas manajemen kepemerintahan
Meningkatkan kapasitas warga kota untuk berpartisipasi dalam pembangunan kota,
pengambilan keputusan publik dan penyelenggaraan
pelayanan publik.
- Mewujudkan Indonesia aman, damai dan bersatu
Meningkatkan tata
pemerintahan yang baik (local good governance) dalam memberikan pelayanan publik, menciptakan ketertiban, kenyamanan dan keamanan, serta mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan secara konsisten.
- Mewujudkan Indonesia asri
dan lestari Meningkatkan pemanfaatan potensi Sumber Daya Alam guna penyediaan sumber energi dan pangan yang berkelanjutan
- Mewujudkan Indonesia menjadi Negara kepulauan yang mandiri, maju, kuat, dan berbasiskan
kepentingan nasional
Menjadikan Sumatera Selatan sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Regional
Meningkatkan kesejahteraan rakyat secara optimal melalui upaya memajukan tingkat kemakmuran dan produktivitas warga kota melalui
peningkatan daya tarik investasi dan iklim usaha.
- Mewujudkan Indonesia berperan penting dalam pergaulan dunia internasional
I - 6 2. RPJMD Kota Palembang 2013-2018 dan RPJMD Provinsi Sumatera
Selatan 2013-2018
Pencapaian target RPJMD Kota Palembang 2013-2018 harus memperhatikan capaian yang telah ditetapkan dalam RPJM Nasional 2015-2019 dan RPJMD Provinsi 2013-2018. Pencapaian target RPJMD secara langsung akan berpengaruh terhadap pencapaian target RPJM Nasional, Provinsi, karena itu sinkronisasi kedua dokumen ini menjadi penting untuk memastikan rencana pembangunan daerah tetap dalam koridor dan sinergis dengan rencana pembangunan Nasional, demikian sebaliknya arah Kebijakan Nasional dapat memperkuat rencana pembangunan di daerah. Secara umum keterkaitan antara RPJMN dan RPJMD Provinsi Sumatera Selatan dengan RPJMD Kota Palembang dapat dilihat pada keterkaitan misi yang hendak dicapai, seperti digambarkan pada tabel berikut ini :
Tabel. 1.2 Sinkronisasi RPJMN dengan RPJMD Kota Palembang
RPJMN 2015-2019 RPJMD PROV. SUMSEL 2013-2018
RPJMD KOTA PALEMBANG 2013-2018
- Mewujudkan keamanan nasional yang mampu menjaga kedaulatan wilayah, menopang kemandirian ekonomi dengan mengamankan sumber daya maritime dan mencerminkan kepribadian Indonesia sebagai negara kepulauan
- Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi (Prioritas pada : pertanian, infrastruktur dan energy, investasi dan pengembangan usaha)
- Menciptakan tata kelola pemerintahan yang amanah dan berwibawa serta peningkatan pelayanan masyarakat.
Meningkatkan Pengelola Lingkungan yang Lestari dan Penanggulangan Bencana
(Prioritas pada : pengelolaan lingkungan dan pengendalian bencana, pengembangan wilayah)
- Menciptakan Kota Palembang lebih aman untuk berinvestasi dan mandiri dalam pembangunan.
- Mewujudkan masyarakat maju, berkeseimbangan dan demokratis berlandaskan negara hukum
- Memantapkan stabilitas daerah
(Prioritas pada : tatakelola pemerintahan)
- Meningkatkan ekonomi kerakyatanmelaluipemberday aan masyarakat
- Mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia yang tinggi, maju dan sejahtera
- Meningkatkan Pemerataan yang berkeadilan (Prioritas pada : pendidikan, kesehatan, sosbud; penanggulangan kemiskinan)
- Mendorong keimanan dan ketakwaan masyarakat sehingga terciptanya masyarakat yang religious - Mewujudkan bangsa yang berdaya
saing
- Meningkatkan pembangunan yang adil dan berwawasan lingkungan di setiap sektor.
- Mewujudkan masyarakat yang berkepribadian dalam kebudayaan
- Meningkatkan Pembangunan Kota Palembang yang elok, sebagai kota metropolitan bertaraf internasional, beradat dan sejahtera
- Mewujudkan Indonesia menjadi negara maritime yang mandiri,
I - 7
RPJMN 2015-2019 RPJMD PROV. SUMSEL 2013-2018
RPJMD KOTA PALEMBANG 2013-2018
maju, kuat dan berbasiskan kepentingan nasional
- Mewujudkan politik luar negeri bebas aktif dan memperkuat jati diri sebagai negara maritim
3. RKPD Kota Palembang dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP)
Dokumen RKP merupakan masukan bagi penyusunan prioritas RKPD Kota Tahun 2019 terutama menyangkut tujuan dan sasaran pembangunan, prioritas program dan kegiatan, serta kerangka pendanaan melalui mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas). Keterkaitan RKPD Tahun 2019 dan RKP Tahun 2018 juga menyangkut sinergi dan sinkronisasi kebijakan Pemerintah Kota Palembang, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Kebijakan Pemerintah Pusat dalam mendukung Trisakti dan Nawa Cita.
Keterkaitan antara RKP dan RKPD Kota Palembang terlihat dari tabel berikut ini :
Tabel. 1.3 Sinkronisasi RKPD Kota Palembang dengan RKP
RKPD KOTA PALEMBANG 2019
RKPD Provinsi Sumatera Selatan
2019
RKP 2019
Tema : Kota Palembang yang Elok, Madani, Aman dan Sejahtera
Sumatera Selatan sejahtera lebih maju dan berdaya saing internasional
Tema:” Memacu Investasi Infrasturktur Untuk Pertumbuhan dan Pemerataan ”.
Rancangan Prioritas Pembangunan :
Rancangan Prioritas
Provinsi SumSel Rancangan Prioritas Nasional : 1. Infrastruktur Perkotaan
2. Peningkatan Investasi, pengembangan usaha dan pariwisata
3. Peningkatan pelayanan publik
4. Perumahan dan pemukiman
5. Pemerataan kualitas Pendidikan
6. Peningkatan akses layanan kesehatan 7. Penanggulangan
kemiskinan
1. Provinsi Olahraga 2. Pembangunan
Lingkungan berbasis landscape
3. Peningkatan investasi, pengembangan usaha dan pariwisata 4. Gertak sejuta Mandiri 5. Infrastruktur dan
konektivitas 6. Sumsel cerdas
7. Kesehatan untuk semua
8. Perumahan dan
1. Pendidikan
▪ Pendidikan Vokasi
▪ Pendidikan kualitas guru 2. Kesehatan
▪ Peningkatan kesehatan ibu dan anak
▪ Pencegahan dan penanggulangan penyakit
▪ Preventif dan promotif (gerakan masyarakat hidup sehat)
3. Perumahan dan
Pemukiman
▪ Penyediaan perumahan layak
I - 8 RKPD KOTA PALEMBANG
2019
RKPD Provinsi Sumatera Selatan
2019 RKP 2019
pemukiman
9. Stabilitas keamanan dan ketertiban
10. Kedaulatan pangan
▪ Air bersih dan sanitasi 4. Pengembangan Dunia
Usaha dan Pariwisata
▪ Pengembangan 3 kawasan pariwisata (dari 10)
▪ Pengembangan 5 kawasan Ekonomi Khusus (KEK) (dari 10)
▪ Pengembangan 3 kawasan industri (KI) (dari 14)
▪ Perbaikan iklim investasi dan penciptaan lapangan kerja
▪ Peningkatan ekspor barang dan jasa bernilai tambah tinggi
5. Ketahanan Energi
▪ EBT dan konservasi energi
▪ Pemenuhan kebutuhan energi
6. Ketahanan pangan
▪ Peningkatan produksi pangan
▪ Pembangunan sarana dan prasarana pertanian (termasuk irigasi)
7. Penanggulangan kemiskinan
▪ Jaminan dan Bantuan sosial tepat sasaran
▪ Pemenuhan kebutuhan dasar
▪ Perluasan Akses Usaha Mikro,kecil, dan Koperasi 8. Infrastruktur, konektivitas
dan kemaritiman
▪ Pengembangan sarana
dan prasarana
transportasi (darat, laut, udara dan intermoda)
▪ Pengembangan
telekomunikal dan
I - 9 RKPD KOTA PALEMBANG
2019
RKPD Provinsi Sumatera Selatan
2019 RKP 2019
informatika
9. Pembangunan wilayah
▪ Pembangunan wilayah perbatasan dan daerah tertinggal
▪ Pembangunan pedesaan
▪ Reformas agraria
▪ Pencegahan dan penanggulangan bencana (kebakaran hutan)
▪ Percepatan
Pembangunan Papua 10. Politik, Hukum,
Pertahanan dan Keamanan
▪ Penguatan pertahanan
▪ Stabilitas politik dan keamanan
▪ Kepastian Hukum
▪ Reformasi Birokrasi Revolusi Mental, Kesetaraan Gender, Perubahan Iklim, Tata Kelola Pemerintahan yang baik
4. RPJMD Kota Palembang dan RKPD 2018
Arah kebijakan pembangunan Kota Palembang yang tertuang dalam RKPD Tahun 2018 telah mengakomodir RPJMD Tahun 2013-2018, dan sekaligus juga tetap memperhatikan dan mempedomani Kebijakan Daerah, Nasional maupun Internasional. Kebijakan Daerah , meliputi : 1) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Palembang tahun 2005-2025; 2) Hasil evaluasi pembangunan 2015-2016;
serta 3) Asumsi capaian tahun 2017 yang sedang berjalan pada saat disusunnya RKPD Tahun 2018.
Tabel 1.4 Sinkronisasi Arah Kebijakan Kota Palembang dengan RPJMD
No PRIORITAS RPJMD KOTA PALEMBANG TAHUN 2019
PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2019 Tahap pembangunan 2019 di
arahkan untuk mendukung hal-hal sebagai berikut:
1. Mewujudkan kelurahan dan Infrastruktur Perkotaan
I - 10 No PRIORITAS RPJMD KOTA
PALEMBANG TAHUN 2019
PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2019 kecamatan di kota Palembang yang
semakin maju dan berkembang.
▪ Penyediaan sarana dan prasarana transportasi
▪ Penyediaan air bersih
▪ Penyediaan system sanitasi perkotaan
▪ Penyiapan sarana dan prasarana persampahan serta kesadaran masyarakat
▪ Normalisasi sungai, drainase dan pembuatan kolam retensi
2. Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang sehat, produktif dan berbudaya
Peningkatan investasi, pengembangan usaha dan pariwisata
▪ Penataan kawasan wisata
▪ Penyediaan infrastruktur pendukung wisata
▪ Peningkat event wisata
▪ Peningkatan jenis dan kualitas souvenir
3. Mewujudkan kehidupan masyarakat Kota Palembang semakin makmur dan sejahtera
Peningkatan layanan publik
▪ Peningkatan system pelayanan yang berbasis IT (Smart City)
▪ Peningkatan standar pelayanan (SOP)
▪ Integrasi pelayanan 4. Mewujudkan kehidupan social
budaya yang toleran, rukun, dan damai.
Perumahan dan permukiman
▪ Penataan kawasan kumuh
▪ Peningkatan ruang publik
▪ Peningkatan dan prasarana sanitasi permukiman
5. Mewujudkan birokrasi yang andal, professional, dan produktif
Pemerataan kualitas pendidikan
▪ Peningkatan sarana dan prasarana Pendidikan
▪ Peningkatan kualitas dan sebaran tenaga pendidik
6. Mengembangkan infrastruktur yang tertata dan merata
Peningkatan Akses dan Pelayanan Kesehatan
▪ Pembangunan rumah sakit pratama dan penempatan dokter di pustu
▪ Peningkatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)
7. Mengembangkan pariwisata daerah yang berwawasan lingkungan
Penanggulangan kemiskinan
▪ Pelatihan kepada masyarakat
▪ Pemberdayaan masyarakat
▪ Pemberian bantuan
▪ Menciptakan lapangan pekerjaan
I - 11 5. RKPD dan Dokumen Renja SKPD
RKPD merupakan pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja (RENJA) SKPD yang memuat kebijakan program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi setiap SKPD. Selanjutnya, RKPD Kota Palembang Tahun 2019.
Gambaran tentang hubungan antara RKPD dengan dokumen perencanaan lainnya sebagai kesatuan sistem perencanaan pembangunan dan sistem keuangan.
Gambar 1.1
Hubungan RKPD dan Dokumen Perencanaan Lainnya
1.4 MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Palembang Tahun Anggaran 2019 adalah memberikan pedoman dan arahan pembangunan bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Palembang dalam mendukung terwujudnya visi, misi, tujuan & sasaran pembangunan Kota Palembang Tahun 2013 - 2018. RKPD juga akan menjadi dasar dan acuan dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) Tahun 2019, dan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Perangkat Daerah Tahun 2019 hingga ke Rencana Anggaran dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2019. Kemudian dalam
I - 12 implementasinya RKPD tidak hanya akan didanai oleh keuangan daerah, namun juga akan didukung program pembangunan baik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun investasi swasta dan partisipasi masyarakat
Tujuan penyusunan RKPD Kota Palembang Tahun Anggaran 2019 adalah sebagai berikut :
1. Menjabarkan visi, misi, tujuan dan sasaran rancangan RPJMD Kota Palembang Tahun 2013-2018 dalam program dan kegiatan pembangunan yang rinci, terarah, terukur dan dapat dilaksanakan pada tahun 2019.
2. Menyediakan acuan bagi DPRD Kota Palembang, seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Palembang serta pemangku kepentingan dalam menentukan prioritas program dan kegiatan tahun 2019 yang akan dibiayai dari APBD Kota, APBD Provinsi dan APBN.
3. Menjadi pedoman dalam penyusunan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) serta Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2019.
4. Memperkuat koordinasi, integrasi, sinergi dan sinkronisasi pembangunan baik antar OPD, antara Pemerintah Kota Palembang dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan antara Pemerintah Kota Palembang dengan Pemerintah.
5. Menyediakan tolak ukur untuk menilai dan mengevaluasi kinerja setiap OPD dilingkungan Pemerintah Kota Palembang.
6. Menciptakan iklim pemerintahan yang partisipatif, responsif, dan kondusif dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan.
7. Menjadi acuan/pedoman dalam pengembangan kerja sama dan kemitraan antara Pemerintah Kota Palembang, swasta dan masyarakat.
1.5 SISTEMATIKA DOKUMEN RKPD
Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Palembang Tahun 2019 disusun mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang
I - 13 Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah dengan sistematika sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Pada Bab ini menjelaskan tentang (1) Latar Belakang, (2) Dasar Hukum Penyusunan, (3) Hubungan RKPD dan Dokumen Perencanaan Lainnya, (4) Maksud dan Tujuan, (5) Inovasi Daerah, (6) Sistematika Dokumen RKPD.
BAB II EVALUASI KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH
Pada Bab ini menjelaskan tentang (1) Gambaran Umum Kondisi Daerah Kota Palembang, (2) Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan RKPD sampai Tahun Berjalan dan Realisasi RPJMD, (3) Permasalahan Pembangunan Kota Palembang.
BAB III RANCANGAN KERANGKA EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Pada Bab ini memaparkan arah kebijakan ekonomi Kota Palembang dan arah kebijakan keuangan Kota Palembang Tahun 2019.
Perkiraan dan Tantangan Pembangunan Ekonomi Daerah Tahun 2019, dan Arah Kebijakan Keuangan Daerah.
BAB IV PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH
Pada Bab ini menerangkan tentang (1) Tujuan dan Sasaran Pembangunan Tahun 2019; (2) Tahapan dan Prioritas Pembangunan Daerah Tahun 2019 dan (3) Sinkronisasi RKPD dengan RKP Tahun 2019, (4) Prioritas dan Sasaran Pembangunan Tahun 2019. Serta menisnkronkan hasil pokok pikiran yang disampaikan oleh DPRD Kota Palembang pada saat Musrenbang tingkat kota.
BAB V RENCANA PROGRAM DAN PENDANAAN
Pada Bab ini memuat rincian program dan kegiatan pokok OPD tahun 2019 dan prakiraan maju tahun 2019 dengan indikator kinerja
I - 14 yaitu capaian program, keluaran kegiatan, hasil kegiatan disertai pagu indikatif.
BAB VI PENUTUP
Pada Bab ini menerangkan tentang Kesimpulan dan Saran.
II - 1 BAB II
GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH
2.1 KONDISI UMUM KONDISI DAERAH
Pembahasan gambaran umum Kota Palembang dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi berbagai perubahan dan kemajuan yang terjadi di Kota Palembang baik dari aspek geografi dan demografi, kesejahteraan rakyat, pelayanan publik dan daya saing daerah yang dapat mempengaruhi perumusan kebijakan dan program pembangunan Kota Palembang dalam lima tahun mendatang (2019 - 2023).
2.1.1 Aspek Geografi dan Demografi 2.1.1.1 Letak, Luas dan Batas Wilayah
Kota Palembang merupakan salah satu kota metropolitan di Indonesia dan secara geografis terletak antara 20 52’ sampai 30 5’ Lintang Selatan dan 1040 37’ sampai 1040 52’ Bujur Timur dengan ketinggian rata-rata 8 meter dari permukaan laut.
Batas administrasi wilayah Kota Palembang sebagai berikut :
• Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Pangkalan Benteng, Desa Gasing dan Desa Kenten Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyu Asin.
• Sebelah Timur berbatasan dengan Balai Makmur Kecamatan Banyu Asin I Kabupaten Banyu Asin.
• Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Bakung Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir dan Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim.
• Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyu Asin.
Luas wilayah Kota Palembang sebesar 400,61 Km2 (sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 1988) dan secara administrasi terbagi atas 16 kecamatan dan 107 kelurahan.
II - 2 Tabel 2.1
Luas Wilayah Menurut Kecamatan di Kota Palembang Tahun 2016
No. Kecamatan Jumlah Kelurahan Luas (km2)
1 Ilir Barat II 7 6,220
2 Gandus 5 68,780
3 Seberang Ulu I 10 17,440
4 Kertapati 6 42,560
5 Seberang Ulu II 7 10,690
6 Plaju 7 15,170
7 ILir Barat I 6 19,770
8 Bukit Kecil 6 9,920
9 Ilir Timur I 11 6,500
10 Kemuning 6 9,000
11 Ilir Timur II 12 25,580
12 Kalidoni 5 27,920
13 Sako 4 18,040
14 Sematang Borang 4 36,980
15 Sukarami 7 51,459
16 Alang-Alang Lebar 4 34,581
Jumlah 107 400,610
Sumber : BPS Kota Palembang 2017 (PDA Tahun 2017)
II - 3 Gambar 2.1
Peta Administrasi Kota Palembang
2.1.1.2 Kondisi Topografi
Ditinjau dari kondisi hidrologi, Kota Palembang terbelah oleh Sungai Musi menjadi 2 bagian besar yaitu Seberang Ulu dan Seberang Ilir.
Terdapat 4 sungai besar yang melintasi Kota Palembang. Sungai Musi adalah sungai terbesar dengan lebar rata-rata 504 meter; Sungai Komering (236 meter); Sungai Ogan (211 meter) dan Sungai Keramasan (103 meter). Disamping sungai-sungai besar tersebut terdapat sungai- sungai kecil lainnya terletak di Seberang Ilir yang berfungsi sebagai drainase perkotaan (terdapat ±68 anak sungai aktif) dengan lebar berkisar antara 3 - 20 meter.
II - 4 Keadaan topografi Kota Palembang, pada umumnya merupakan dataran rendah dimana terdapat perbedaan karakter topografi antara Seberang Ulu dan Seberang Ilir. Wilayah Seberang Ulu pada umumnya mempunyai topografi yang relatif datar dan sebagian besar dengan tanah asli berada di bawah permukaan air pasang maksimum Sungai Musi (±3,75 meter diatas permukaan laut) kecuali lahan-lahan yang telah dibangun dan akan dibangun dimana permukaan tanah telah mengalami penimbunan dan reklamasi. Di bagian wilayah Seberang Ilir ditemui adanya variasi topografi (ketinggian) dari 4 meter sampai 20 meter diatas permukaan laut dan juga tidak terdapat topografi yang terjal. Dengan demikian dari aspek topografi pada prinsipnya tidak ada faktor pembatas berupa kemiringan atau kelerengan yang besar untuk pemanfaatan ruang.
Kota Palembang sebagian besar berupa daerah rawa yang terdiri atas rawa reklamasi dan rawa perlindungan. Struktur rawa yang ada di Kota Palembang dipengaruhi oleh pasang surut Sungai Musi dan Sungai- sungai lain yang bermuara di sungai musi. Daerah rawa pada umumnya berbentuk cekungan yang luas dengan kedalaman relatif dangkal, genangan air yang relatif tetap yang tergenang tidak mengalir sepanjang masa, dan daerah rawa yang telah kering atau tak berair kecuali di musim hujan. Daerah rawa sebagian besar terdapat di kawasan barat, kawasan timur, daerah seberang Ulu I, dan Seberang Ulu II Kota Palembang. Pada satuan ini dijumpai oleh beberapa cekungan yang relatif lebih dalam bila dibandingkan dengan beberapa daerah disekitarnya, dan bentuk bentang alamnya ini merupakan perairan yang ditumbuhi oleh gulma. Daerah ini dikenal daerah tangkapan air (kolam retensi) yang banyak digunakan untuk mengurangi dan menanggulangi banjir dan luapan air.
2.1.1.3 Kondisi Klimatologi
Keadaan musim yang terdapat di Kota Palembang sama seperti umumnya yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia yaitu musim hujan dan musim kemarau.Keadaan alam Kota Palembang merupakan daerah tropis lembab nisbi, dengan suhu udara rata-rata sebagian besar wilayah
II - 5 Kota Palembang pada Tahun 2014 berkisar antara 24,1º-32,5º Celsius, curah hujan berkisar antara 86,0-613,0 mm3 per tahun, dengan kelembaban udara rata-rata berkisar antara 81,0%-88,0%, kecepatan angin berkisar antara 3 knots-5 knots, serta tekanan udara rata-rata sebesar 1.008,8-1.011,1 mb.
2.1.1.4 Kondisi Geologi
Secara Geologi Kota Palembang termasuk dalam Cekungan Sumatera Selatan dalam anggota Formasi Palembang Tengah (Middle Palembang) dimana Formasi ini diendapkan pada lingkungan laut dangkal (ShallowMarine) – Payau (Brackish) di dasarnya, dataran Delta dan lingkungan pengendapan NonMarine (lingkungan darat) yang tersusun atas Batupasir, Batulempung dan lapisan-lapisan Batubara. Ketebalan Formasi bervariasi tergantung pada posisi dan penentuan kontak batuannya, ketebalan Formasi maksimum 1500-2500 feet. Formasi Middle Palembang ini merupakan penghasil minyak terbesar kedua setelah Formasi Telisa dan Formasi Baturaja.
2.1.1.5 Kondisi Hidrologi
Data hidrologi digunakan untuk mengetahui besarnya potensi sumber daya air tanah. Dalam hal ini sumberdaya air tanah berupa produktivitas air tanah, kedalaman muka air tanah bebas, serta keberadaan sumber air tanah. Potensi air tanah yang tinggi serta pengambilannya yang mudah (air tanah dangkal) akan menunjang kebutuhan kegiatan yang ada diatasnya (khususnya kebutuhan untuk kegiatan perkotaan). Dengan diketahuinya besar potensi sumberdaya air, maka data hidrologi ini pun dapat digunakan untuk menilai kelayakan permukiman berdasarkan produktivitas akuifer yang terkandung didalamnya.
Adanya perbedaan karakter topografi di Kota Palembang (kawasan Seberang Ulu dengan Seberang Ilir) terkait dengan kondisi hidrologi, berupa keadaan anak-anak sungai dalam wilayah. Dibagian wilayah Seberang Ulu terdapat anak-anak sungai yang relatif besar dengan
II - 6 muara pada Sungai Musi. Anak-anak Sungai Musi yang relatif besar dan berhulu di Pegunungan Bukit Barisan adalah Sungai Ogan dan Sungai Komering Sedangkan anak-anak Sungai Musi yang relatif kecil adalah Sungai Keramasan yang berhulu di Kabupaten Muara Enim.
Selain anak-anak sungai tersebut, terdapat pula anak-anak sungai kecil dan pendek yang bermuara pada Sungai Musi dan berhulu pada wilayah Kota Palembang dan kawasan sekitarnya, seperti Sungai Aur dan Sungai Sriguna.
Pada bagian wilayah Seberang Ilir, aliran anak-anak sungai terbagi menjadi 2 (dua) sesuai dengan karakteristik topografi yang ada, berupa adanya punggungan topografi. Pada bagian Selatan punggungan, terdapat anak-anak sungai yang mengalir pada Sungai Musi dan berhulu pada punggungan topografi. Anak-anak sungai tersebut meliputi Sungai Lambidaro, Sekanak, Buah, Batang, Selincah dan sebagainya. Pada bagian utara punggungan terdapat anak-anak sungai yang mengalir keutara, yang bermuara antara lain ke Sungai Kenten. (Sumber : RTRW Kota Palembang 2012-2032)
2.1.1.6 Penggunaan Lahan
Hingga tahun 2007, penggunaan lahan di Kota Palembang menunjukkan masih luasnya lahan yang belum diusahakan. Hal ini dipengaruhi oleh tersebarnya kawasan rawa diseluruh kawasan Kota Palembang. Secara keseluruhan kawasan terbangun yang dapat diklasifikasikan sebagai kawasan perkotaan baru menempati lahan seluas 1.134 Ha atau sebesar 9,16 % dari luas kawasan terbangun yang ada di Kota Palembang. Kawasan terbangun yang diklasifikasikan sebagai kawasan perkotaan meliputi kegiatan perdagangan & jasa, perkantoran dan industri. Dari hal tersebut terlihat bahwa dari keseluruhan kawasan terbangun yang terdapat di Kota Palembang, kawasan permukiman menempati area terluas yaitu mencapai 10.909,40 Ha atau sekitar 88,08
% dari luas total kawasan terbangun.
II - 7 Tabel 2.2
Perubahan Guna Lahan Kota Palembang Tahun 2008
No. Kecamatan
Luas Area Terbangun 2004 (%)
Luas Area Terbangun
2008 (%)
Luas Area Non Terbangun
2008 (%)
Simpangan Luas Area Terbangun
(%)
1 Kalidoni 46.26 46.26 53.74 0
2 Sematang
Borang 4.24 6.24 93.76 2.00
3 Sako 48.11 48.11 51.89 0
4 Sukarami 35.44 37.69 62.31 2.25
5 Alang2 Lebar 28.45 31.71 68.29 3.26
6 Ilir Timur I 88.49 88.49 11.51 0
7 Kemuning 91.24 92.45 8.76 1.21
8 Ilir Timur II 70.09 70.26 25.28 0.17
9 Ilir barat I 21.64 23.63 76.37 1.99
10 Gandus 8.02 8.82 91.18 0.8
11 Kertapati 10.09 10.09 89.91 0
12 Seberang Ulu I 29.24 29.85 70.15 0.61
13 Seberang Ulu II 62.88 62.88 37.12 0
14 Plaju 56.87 57.71 42.29 0.84
Sumber : Dokumen RTRW Kota Palembang 2012-2032
Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui bahwa Kota Palembang mengalami transformasi penggunaan lahan, khususnya pada tahun 2008.
Simpangan terbesar pada tahun 2008 untuk luasan area terbangun terdapat pada Kecamatan Alang-alang Lebar sebesar 3.26%, yang artinya adanya perubahan penggunaan lahan area non terbangun menjadi area terbangun sebanyak 3,16%. Hal tersebut menandakan bahwa wilayah tersebut relatif lebih cepat pertumbuhan fisiknya dibandingkan dengan wilayah yang lain. Terbukti dengan adanya beberapa kawasan perumahan skala besar yang dibangun oleh beberapa pengembang, dan telah ditetapkannya kawasan tersebut sebagai KASIBA/LISIBA.
II - 8 2.1.1.7 Kondisi Geografi
Secara geografi Kota Palembang terletak pada posisi antara 2052’sampai 305’ Lintang Selatan dan 1040 37’ sampai 1040 52’ Bujur Timur dengan ketinggian rata-rata 8 meter dari permukaan laut, dengan luas wilayah berdasarkan PP Nomor 23 tahun 1988 adalah 400.61 km2 atau 40.061 Ha yang terbagi menjadi 18 Kecamatan dan 107 Kelurahan.
2.1.1.8 Kondisi Demografi
Jumlah penduduk Kota Palembang pada pertengahan Tahun 2016 adalah sebesar 1.602.071 jiwa dengan laju pertumbuhan sebesar 1,36 % dibandingkan dengan Tahun 2015 sebesar 1.580.517 jiwa. Laju pertumbuhan penduduk ini, pada dasarnya masih tetap bersifat alami atau karena faktor kelahiran dan kematian, walaupun masih pula dipengaruhi oleh migrasi. Jumlah penduduk Kota Palembang dari Tahun 2012-2016 dapat dilihat pada Tabel 2.3 dan Gambar 2.2 berikut ini :
Tabel 2.3
Jumlah Penduduk dan Laju Pertumbuhan Penduduk Menurut Kecamatan di Kota Palembang, 2010,2015 dan 2016
No Kecamatan Jumlah Penduduk Laju Pertumbuhan
Penduduk per Tahun 2010 2015 2016 2010-2016 2015-2016 1 Ilir Barat II 64.440 65.991 66.891 0,62 1,36
2 Gandus 57.887 62.146 62.994 1,42 1,36
3
Seberang Ulu I
165.236 176.749 179.160 1.36 1,36
4 Kertapati 81.014 84.698 85.853 0,97 1,36
5
Seberang Ulu II
94.227 99.222 100.575 1,09 1,36
6 Plaju 79.809 81.891 83.008 0,66 1,36
7 Ilir Barat I 125.315 135.385 137.231 1,53 1,36
8 Bukit Kecil 43.892 43.967 44.567 0,25 1,36
9 Ilir Timur I 69.716 71.418 72.391 0,63 1,36
10 Kemuning 82.495 85.002 86.161 0,73 1,36
11 Ilir Timur II 160.037 165.238 167.491 0,76 1,36
II - 9 12 Kalidoni 100.394 110.982 112.495 1,91 1,36
13 Sako 82.964 91.087 92.329 1,80 1,36
14
Sematang Borang
32.290 37.434 37.945 2,73 1,37
15 Sukarami 140.686 164.139 166.378 2,83 1,36
16
Alang-Alang Lebar
87.605 105.168 106.602 3,33 1,36
T O T A L 1.503.485 1.580.517 1.602.071 1,47 1,36 Sumber : BPS Kota Palembang 2017 (PDA Tahun 2017)
Gambar 2.2
Jumlah Penduduk Kota Palembang Tahun 2012-2016
0 50 100 150 200
2012 2013 2014 2015*) 2016**)
Dari Tabel 2.3 dan Gambar 2.2 dapat dilihat bahwa jumlah penduduk Kota Palembang pada Tahun 2016 sebesar 1.602.071 jiwa. Kecamatan yang terbanyak penduduknya adalah Kecamatan Seberang Ulu I dengan jumlah penduduk sebesar 179.160 jiwa, sedangkan tingkat yang terendah adalah Kecamatan Sematang Borang, dengan jumlah penduduk sebesar 37.945 jiwa.
II - 10 Tabel 2.4
Distribusi dan Kepadatan Penduduk Menurut Kecamatan di Kota Palembang, 2016
Kecamatan Luas
(Km2)
Persentase Penduduk
Kepadatan Penduduk per
Km2
1. Ilir Barat II 6,220 4,18 10.754
2. Gandus 68,78 3,93 916
3. Seberang Ulu I 17,440 11,18 10.273
4. Kertapati 42,560 5,36 2.017
5. Seberang Ulu II 10,690 6,28 9.408
6. Plaju 15,170 5,18 5.472
7. Ilir Barat I 19,770 8,57 6.941
8. Bukit Kecil 9,920 2,78 4.493
9. Ilir Timur I 6,500 4,52 11.137
10. Kemuning 9,000 5,38 9.573
11. Ilir Timur II 25,580 10,45 6.548
12. Kalidoni 27,920 7,02 4.029
13. Sako 18,040 5,76 5.118
14. Sematang Borang 36,980 2,37 1.026
15. Sukarami 51,460 10,39 3.233
16. Alang-Alang Lebar 34,580 6,65 3.083
T O T A L 400,610 100 3.999
Sumber : BPS Kota Palembang 2017 (PDA Tahun 2017)
II - 11 Gambar 2.3
Kepadatan Penduduk Kota Palembang per Kecamatan Tahun 2015 - 2016
0 2000 4000 6000 8000 10000 12000
Kepadatan Penduduk per Km2/Jiwa tahun 2015 Kepadatan Penduduk per Km2/Jiwa Tahun 2016**)
Dari Tabel 2.4 dan Gambar 2.3 dilihat kepadatan penduduk Kota Palembang Tahun 2016 sebesar 3.999 jiwa/km2. Kecamatan yang terpadat adalah Kecamatan Ilir Timur I dengan kepadatan sebesar 11.137 jiwa/km2, sedangkan tingkat kepadatan yang terendah adalah Kecamatan Gandus, dengan tingkat kepadatan sebesar 916 jiwa/km2. Untuk sebaran penduduk per kecamatan, terlihat penduduk Kota Palembang Tahun 2016 terakumulasi di Kecamatan Seberang Ulu I sebesar 11,18 persen (179.160 jiwa), urutan kedua di Kecamatan Ilir Timur II sebesar 10,45 persen (167.491jiwa) dan di urutan ketiga di Kecamatan Sukarami sebesar 10,39 persen ( 166.378 jiwa).
II - 12 Tabel 2.5
Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur dan Jenis Kelamin di Kota Palembang Pada
Pertengahan Tahun 2016
NO. Kelompok Umur
Penduduk
Jumlah Laki-Laki Perempuan
1 0-4 74.408 70.667 145.075
2 5-9 73.054 68.306 141.360
3 10-14 69.280 64.885 134.165
4 15-19 73.328 74.657 147.985
5 20-24 76.671 75.904 152.575
6 25-29 72.067 69.430 141.497
7 30-34 66.950 65.206 132.156
8 35-39 60.949 62.360 123.309
9 40-44 56.480 57.356 113.836
10 45-49 48.638 50.545 99.183
11 50-54 43.082 44.832 87.914
12 55-59 36.219 35.744 71.963
13 60-64 22.735 22.199 44.934
14 65-69 13.980 15.188 29.168
15 70-74 8.331 10.467 18.798
16 75 + 6.818 11.335 18.153
Jumlah 802.990 799.081 1.602.071
Sumber : BPS Kota Palembang 2017 (PDA Tahun 2017) Gambar 2.4
Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur dan Jenis Kelamin di Kota Palembang Pada Pertengahan Tahun 2016
II - 13 Selanjutnya pada Tabel 2.5 dan Gambar 2.4, berdasarkan komposisi penduduk Kota Palembang Tahun 2016, jumlah penduduk terbesar merupakan usia 20-24 tahun yaitu 152.575 jiwa, terdiri dari 76.671 jiwa penduduk laki-laki dan 75.904 jiwa Perempuan. Jumlah penduduk produktif (15-64) berjumlah 1.115.352 jiwa menanggung sebanyak 2,3 jiwa penduduk bukan usia produktif, dengan kata lain angka beban ketergantungan di Kota ini Tahun 2016 sekitar 43,64 % atau 100 orang penduduk berusia produktif menanggung 44 orang usia non produktif
Tabel 2.6
Jumlah Pencari Kerja Terdaftar Menurut Tingkat Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan dan jenis Kelamin di Kota Palembang, 2016 Pendidikan Tertinggi
yang Ditamatkan
Jenis Kelamin
Jumlah
Laki-laki Perempuan
Tidak/Belum Tamat SD - - 0 Orang
Sekolah Dasar 2 4 6 Orang
Sekolah Menengah Pertama
44 21 65 Orang
Sekolah Menengah Atas 1.450 797 2.247 Orang
Diploma I/II/III/Akademi 351 1.263 1.614 Orang
Sarjana Strata 1/S1 627 652 1.279 Orang
Sarjana / S2 7 16 23 Orang
Jumlah 2.481 2.753 5.234 Orang
Sumber :BPS Kota Palembang 2017 (PDA Tahun 2017)
Gambar 2.5
Jumlah Pencari Kerja di Kota Palembang Menurut Tingkat Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan di Kota Palembang Pada Tahun 2016
II - 14 Tabel 2.7
Jumlah Penempatan Tenaga Kerja yang Tercatat di Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang Tahun 2016
Bulan Antar Kerja Lokal (AKL)
Antar Kerja Antar Daerah
(AKAD)
Antar Kerja Antar Negara
(AKAN)
Jumlah
Januari - - 11 11
Februari - - 21 21
Maret - - 13 13
April 207 - 2 209
Mei - - 25 25
Juni - - 15 15
Juli - - 15 15
Agustus 70 - 14 84
September - - 23 23
Oktober - - 23 23
November 825 - 35 860
Desember - - 30 30
Jumlah Total 1.102 - 227 1.329
Sumber : BPS Kota Palembang 2017 (PDA Tahun 2017)
Pertumbuhan tenaga kerja yang kurang diimbangi dengan pertumbuhan lapangan kerja akan menyebabkan tingkat kesempatan kerja cenderung menurun. Meski demikian jumlah penduduk yang bekerja tidak selalu menggambarkan jumlah kesempatan kerja yang ada. Hal ini dikarenakan sering terjadinya mismatch dalam pasar kerja. Menurut data pada Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang dari sekitar 5.234 orang pencari kerja pada Tahun 2016, yang terserap pasar kerja hanya 1.329 orang atau sekitar 25,39 persen. Seperti terlihat pada Tabel 2.6 dan Tabel 2.7 diatas. Berdasarkan tingkat pendidikan pencari kerja di kota metropolis ini tampaknya pencari kerja dengan basis pendidikan tingkat SMA merupakan pencari kerja yang paling besar yaitu sebesar 42,93 persen dari total pencari kerja, kemudian yang berpendidikan Diploma I/II/II/Akademi sebesar 30,84 persen, sedangkan yang berbasis pendidikan sarjana (S1) berada diurutan ketiga yaitu sebesar 24,44 persen.
II - 15 2.1.2 Aspek Kesejahteraan Masyarakat
Analisis aspek kesejahteraan masyarakat dilakukan untuk menganalisis kondisi kesejahteraan dan pemerataan ekonomi, kesejahteraan sosial, serta seni budaya dan olahraga. Dalam menyusun rancangan awal RKPD Kota Palembang, terlebih dahulu disusun tabel capaian indikator menurut Rencana Kerja Organisasi Perangkat Daerah (Renja OPD) dan Rencana Strategis Organisasi Perangkat Daerah (Renstra OPD) dan kecamatan di wilayah Kota Palembang.
2.1.2.1 Pertumbuhan PDRB
Salah satu indikator yang digunakan untuk menganalisa pertumbuhan ekonomi kota adalah dengan melihat pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Laju pertumbuhan PDRB Kota Palembang rata-rata Tahun 2016 Menurut Lapangan Usaha adalah sebesar 5,76% meningkat bila dibandingkan tahun 2015 yaitu sebesar 5,45%. Sektor-sektor yang tumbuh pringkat 5 (lima) di atas rata-rata adalah sektor Pengadaan Listrik dan Gas (15,95%), Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (10,28%), Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (8.97%), Kontruksi (8,90%), Jasa Keuangan dan Asuransi (8,28%). Secara lengkap dapat dilihat pada Tabel 2.8 berikut ini :
Tabel 2.8
Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Palembang Tahun 2013-2016 Menurut Lapangan Usaha (Persen)
No Sektor Tahun
2013 2014r) 2015* 2016**
1. Pertanian, Kehutanan dan
Perikanan 7,86 8,91 2.93 4,86
2. Pertambangan dan Penggalian 4,90 7,82 12.70 5,38
3. Industri Pengolahan 3,28 4,17 6.14 3,02
4. Pengadaan Listrik dan Gas 9,03 12.18 2.16 15,95 5. Pengadaan Air, Pengelolaan
Sampah, Limbah dan Daur
Ulang. 5,34 5,13 6,67 1,08
6. Kontruksi 9,23 4,29 0,03 8,90
7. Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan
Sepeda Motor 6,02 4,37 3,43 8,97