• Tidak ada hasil yang ditemukan

sofiana literasi sains

N/A
N/A
nanang kusyaeri

Academic year: 2022

Membagikan "sofiana literasi sains"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Soviana Nur Azizah Instansi : MIS Nurul Muhajirin

SKENARIO PEMBELAJARAN Jenjang

Kemahiran

: Cakap Capaian

Kompetensi

: Mampu menjelaskan fenomena secara ilmiah, mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah serta menafsirkan data dan bukti ilmiah pengetahuan faktual dan konseptual atau prosedural pada konteks personal dan lokal-nasional dengan kedalaman pengetahuan sains sedang dan tuntutan proses berpikir saintifik rendah.

Sub Kompetensi : Mampu menjelaskan, mengevaluasi, dan merancang penyelidikan ilmiah, serta menafsirkan data dan bukti ilmiah pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural tentang salah satu fenomena Kesehatan dan Penyakit pada konteks personal dan lokal-nasional dengan kedalaman pengetahuan sains sangat sederhana dan tuntutan proses berpikir saintifik rendah.

Konten : Kesehatan dan Penyakit

Konteks Personal

Model Pembelajaran

: LOK R Alokasi waktu : 3 JP

1. BAGAN MATERI DAN PENJABARAN MATERI

CARA MENJAGA KESEHATAN KULIT

(2)

Sebagai organ tubuh terluar, fungsi kulit begitu penting bagi manusia. Tak hanya melindungi tubuh dari berbagai penyakit, kulit juga berperan sebagai pelindung organ tubuh bagian dalam, seperti otot, saraf, dan tulang. Oleh karena itu, kesehatan kulit perlu selalu dijaga dengan baik agar selalu sehat dan terawatt dengan baik. Dan cara untuk menjaga kesehatan kulit adalah sebagai berikut :

1. Membersihkan kulit secara rutin

Bersihkan diri dengan mandi menggunakan sabun berbahan lembut, terutama setiap habis beraktivitas atau berkeringat. Jangan lupa untuk membersihkan wajah setidaknya 2 kali sehari, terutama di pagi hari dan malam hari menjelang waktu tidur.Hal ini penting untuk diperhatikan agar kotoran dan bakteri yang menempel pada kulit dapat terangkat. Dengan menjaga kebersihan kulit dengan baik, kesehatan kulit pun akan terjaga.

2. Mengoleskan pelembap setiap hari

Untuk menjaga kelembapan kulit, dianjurkan untuk menggunakan pelembap setelah mandi atau mencuci muka. Namun, pastikan bahwa pelembap yang digunakan sesuai dengan jenis kulit.

3. Menggunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan

Paparan sinar ultraviolet dari cahaya matahari dapat mempercepat proses penuaan pada kulit. Oleh karena itu, gunakan selalu tabir surya sebelum beraktivitas di luar ruangan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Tabir surya dengan SPF 30 atau lebih mampu melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB. Selain menggunakan tabir surya, kita juga bisa melindungi kulit dengan menggunakan pakaian berlengan panjang dan topi bertepi lebar, terutama saat cuaca sedang terik.

4. Menerapkan pola hidup sehat

Selain perawatan dari luar, kesehatan kulit juga perlu dijaga dari dalam. Hal ini dapat di lakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bernutrisi, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, berolahraga secara rutin, dan mengelola stres dengan baik.

Kita juga perlu menjauhi rokok dan paparan asap rokok. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan merokok maupun terpapar asap rokok bisa menyebabkan kulit lebih cepat keriput dan memicu penuaan dini pada kulit.

5. Memakai pakaian yang bersih

Pemakaina pakaian yang bersih dan kering juga merupakan salah satu cara menjaga

kesehatan kulit. Usahakan selalu memakai pakaian yang bersih dan kering. Pakaian yang bersih tidak mudah di tumbuhi jamur dan tidak menjadi sarang bakteri. Gantilah pakaian ketika di rasa sudah kotor atau sudah terlalu menyerap keringat.

(3)

Selalu ganti pakaian setiap setidaknya satu kali sehari dan segera cuci baju yang kotor agar tidak menjadi sarang pertumbuhan jamur dan bakteri.

2. MEDIA PEMBELAJARAN

Media pembelajaran dalam skenario materi Menjaga kesehatan kulit ini adalah berupa teks yang menjelaskan tentang cara menjaga kesehatan kulit

3. TAHAPAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN A. TAHAPAN AWAL PEMBELAJARAN

1. Apersepsi

Memberikan apersepsi materi cara menjaga kesehatan kulit dengan menanyakan apa yang dapat di lakukan untuk menjaga kesehatannya.

Q1: Tuliskan alasan kenapa kita harus menjaga kesehatan kulit(5 menit) B. TAHAPAN INTI PEMBELAJARAN

Fase 1. Literasi

2. Tujuan Pembelajaran

 Agar siswa mengetahui pentingnya menjaga kesehatan kulit.

 Agar siswa mengetahui bagaimana cara untuk menjaga kesehatan kulit.

Q2: Tuliskan satu tujuan pembelajaran yang paling penting bagimu dan alasannya!

(3 menit) 3. Motivasi

Memotivasi dengan cara memberikan teks bacaan (merujuk pada media pembelajaran) tentang cara menjaga kesehatan kulit kepada para peserta didik dan meminta mereka untuk membaca dan memahami teks bacaan tersebut.

Q3: Bacalah dengan teliti teks tentang cara menjaga kesehatan kulit tersebut!(5menit)

Q4: Jelaskan bagaimana cara menjaga kesehatan organ peredaran darah manusia berdasarkan teks! (5 menit)

Fase 2. Orientasi

4. Mengarahkan siswa untuk menemukan isu-isu penting terkait cara menjaga kesehatan kulit.

Q5: Tuliskan kegiatan yang dapat menyehatkan kulit! (2 menit).

5. Membantu siswa mengumpulkan informasi yang sesuai untuk dijadikan bahan penyelidikan dan diskusi, terkait cara menjaga kesehatan kulit.

(4)

Q6: Tuliskan hal-hal yang harus disiapkan dalam melakukan kegiatan penyelidikan cara menjaga kesehatan organ peredaran darah manusia! (3 menit)

Fase 3. Kolaborasi

6. Membentuk peserta didik menjadi beberapa kelompok dan membantu peserta didik untuk menerapkan hal-hal yang berkenaan dengan menjaga kesehatan kulit dengan cara mencontohkan cara membersihkan kulit dengan benar.

Q7: Tuliskan apa saja langkah-langkah membersihkan kulit dengan benar guna menjaga kesehatan kulit! (5 menit)

7. Membantu peserta didik untuk menyimpulkan hasil diskusi kelompoknya.

Q8: Tuliskan apa yang perlu dilakukan setelah menyimpulkan cara menjaga kesehatankulit! (3 menit)

8. Membantu peserta didik dalam mempresentasikan karya yang disajikan berupa poster sederhana cara menjaga kesehatan kulit.

Q9: Tuliskan hal yang penting dan perlu dijelaskan berdasarkan penyajian tiap kelompok! (5 menit)

C. TAHAPAN AKHIR PEMBELAJARAN Fase 4. Refleksi

9. Membantu menyimpulkan pembelajaran tentang organ peredaran darah manusia Q12: Tuliskan secara singkat kesimpulan pembelajaran tentang kesehatan kulit ini!

(3 Menit)

10. Membantu peserta didik melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan yang telah mereka presentasikan.

Q13: Tuliskan hal yang baru dan hal yang masih perlu ditingkatkan berdasarkan pembelajaran tentang kesehatan kulit ini! (3 menit)

2. EVALUASI PEMBELAJARAN

Praktik menjaga kebersihan kulit dengan mencuci tangan yang mengacu pada kesehatan kulit.

1. Alat dan Bahan

 Air bersih yang mengalir

 Sabun cuci tangan

 Lumpur/tanah 2. Langkah-langkah

(5)

 Guru membentuk beberapa kelompok yang masing-masing beranggotakan 3 orang anak

 Ketiga anak tersebut memegang dan memainkan lumpur/tanah yang tersedia

 Lalu guru memberikan intruksi untuk membersihkan tangan mereka dengan cara yang berbeda-beda

 Siswa 1 membersihkan dengan cara menyiram dengan air saja

 Siswa 2 menyiram dan menggosok tangannya tidak menggunakan sabun

 Siswa 3 menyiram tangannya dan menggosoknya menggunakan sabun.

 Lalu guru memeriksa apakah tangan yang di bersihkan dengan cara yang berbeda akan mencapai tingkat kebersihan yang berbeda.

Tabel Pengamatan.

NO Praktik cuci tangan Hasil

1 Menyiram saja 1

2 Menggosok tanpa sabun 2

3 Menggosok dengan sabun 3

Skor :

Belum bersih : 1 Kurang bersih : 2 Bersih : 3

1. Praktik mencuci tangan seperti apa yang mencapai tingkat paling bersih?

2. Praktik mencuci tangan seperti apa yang mencapai tingkat paling tidak bersih?

3. Tuliskan hasil kesimpulan penyelidikan kelompok tentang praktik mencuci tangan untuk kemudian di presentasikan.

Referensi

Dokumen terkait

Selain definisi yang bersifat kualitatif diatas, penulis akan mengedepankan definsi Risiko dari OSHA dan ISO, hal ini karena definisi dari asosiasi keselamatan kerja

CS untuk radar cuaca dengan metode transformasi sparsitas menggunakan DCT sudah pernah dilakukan oleh (Kawami, et al., 2016) namun teknik rekonstruksi yang

Berdasarkan penampakan noda KLT dapat disimpulkan bahwa pelarut yang tepat untuk maserasi adalah pelarut metanol karena senyawa-senyawa target isolasi terekstrak

Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan intervensi mirror therapy, selama pasien melakukan latihan area yang aktif adalah korteks prefrontal area pramotor

Tujuan dari penelitian ini adalah merancang bangun unit pasteurisasi susu berbasis teknologi pulse electric field (PEF) dengan penggunaan variasi tegangan, jumlah

Jika penulisan pada awal kata ingin disajikan dengan huruf kapital seperti di dalam surat undangan, maka dalam kalimat “yang Insya Allah besok pada.” harus menggunakan tanda baca

Guru menjelaskan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik setelah proses pembelajaran (seperti yang tercantum dalam indikator ketercapaian kompetensi) disertai

yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Keputon 01. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklus itu sendiri terdapat tiga