IHSG pada awal bulan September dibuka pada level
5334,55 dan ditutup naik ke level 5364,80. Selama bukan
September, IHSG bergerak pada range 5144, 05 (14/09)
dan 5431,96 (29/09). IHSG ditopang basic industry,
finance, infrastructure, manufactur, mining, misc industry
dan property namun pergerakannya dihambat pada
sektor agriculture, consumer, dan trade. IHSG diprediksi
akan terus bergerak menuju titik resistance yakni pada
level 5440-5461 dan kemudian mengalami penurunan.
Pola pergerakan IHSG cenderung menunjukan pola
pergerakan yang stagnan (pola sideways).
Adapun hal-hal yang perlu diwaspadai dan tentunya
berpengaruh terhadap pergerakan IHSG kedepan adalah
pengaruh keuangan di eropa contohnya kasus yang
dialami oleh bank terbesar Jerman, Deutsche Bank,
terkait dengan Kredit Kepemilikan Rumah di AS yang
memicu krisis di tahun 2008, kekhawatiran geopolitik di
Amerika Serikat khususnya tentang pemilu yang cukup
membuat investor waspada, kebijakan Federal Reserve
Amerika Serikat untuk menahan suku bunganya bulan
September namun berencana untuk menaikkan suku
bunganya sesegera mungkin dilihat dari pertumbuhan
ekonomi AS, Kebijakan Tax Amnesty yang masih dalam
proses, dan isu-isu baik domestik, regional, maupun
internasional lainnya.
INDEX HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG)
1. Perkembangan Ekonomi Indonesia Mencolok Diantara Negara Berkembang Indonesia secara perlahan-lahan mengembangkan reputasinya sebagai negara yang perekonomian globalnya sangat berkembang, didukung oleh ekonomi domestik dan pemerintah yang mendorong pro-market reforms. Dikarenakan hal tersebut, Negara Indonesia mengalami perkembangan terpesat dalam 3 tahun terakhir.
Para ahli mengatakan bahwa kesuksesan Indonesia sangatlah impresif dikarenakan banyaknya negara lain di dunia bermasalah di bidang moneter negaranya. Hal ini menyebabkan kerugian bagi negara-negara tersebut; perkembangan ekonomi negara-negara tersebut terhambat.
2. Tax Amnesty di Indonesia Membuat Ancaman Baru bagi Perekonomian Singapura
Tax Amnesty di Indonesia telah menarik miliaran dolar yang belum deklarasikan dari Singapura. Hal tersebut membuat Singapura memfokuskan kembali perhatian pada tantangan yang dihadapi negara tersebut seperti mencoba untuk mengembangkan usahanya sebagai bankir swasta untuk orang asia yang kaya
Sebesar $ 10,5 miliar aset yang sebelumnya belum dideklarasikan telah dipulangkan ke Indonesia dalam tiga bulan terakhir, kata kantor pajak di negara tersebut, dari uang sebesar $ 273.000.000.000 yang diperkirakan terparkir di luar negeri.
Lebih dari setengah jumlah yang dikumpulkan dari tax amnesty tersebut, sebesar 57% berasal dari Singapura.
Corporate News
1. UNTR Akuisisi Perusahaan Batubara Rp 500 Miliar
PT United Tractor Tbk (UNTR) akan mengakuisisi sebuah perusahaan batubara, PT Suprabari Mapanindo Mineral. Transaksi akan dilakukan melalui anak usaha UNTR, PT Tuah Turangga Agung (TTA). Nilai transaksi atas akuisisi ini maksimum US$ 45,73 miliar. Jika menggunakan kurs Rp 13.010 per dolar AS, maka nilai akuisisi tersebut setara dengan Rp 594,99 miliar. Adapun penutupan transaksi akan efektif setelah seluruh kondisi yang ditetapkan dalam Conditional Shares and Purchases Agreements (CSPA) tersebut telah dipenuhi dalam kurun waktu tidak lebih dari enam bulan sejak CSPA tersebut ditandatangani. Tahun 2015, entitas Grup Astra ini menorehkan pendapatan Rp 49,3 triliun. Nilai itu turun 7% ketimbang tahun 2014 senilai Rp 53,1 triliun.
2. ASII Terpilih Jadi Perusahaan Terbaik di Indonesia
PT Astra International Tbk (ASII) pada menerima penghargaan sebagai Best Company di Indonesia dari majalah Finance Asia dalam acara "Finance Asia 20th Anniversary Platinum Awards" di Hong Kong. ASII meraih penghargaan sebagai perusahaan terbaik di Indonesia berdasarkan data historis hasil jajak pendapat yang diadakan setiap tahun untuk perusahaan berbagai negara di Asia sepanjang 20 tahun majalah tersebut berdiri. Astra International tercatat di Bursa Efek Indonesia 4 April 1990 dan menjadi salah satu saham yang tergolong blue chip dengan kapitalisasi pasar saham sekitar Rp 337 triliun (data 12 Oktober 2016).
3. XL Menuju Layanan 4,5G
PT XL Axiata Tbk (XL) mulai mengimplementasikann teknologi 4T4R 4x4 MIMO untuk memaksimalkan kinerja layanan 4G LTE. XL meyakini teknologi ini bisa meningkatkan kecepatan akses internet hampir 2 kali lipat, serta koneksi jauh lebih stabil.
Saat ini, XL telah menerapkan teknologi itu di beberapa kota utama di Indonesia. Rencananya, akan terus diperluas dan ke depan menjadi awal untuk penyelenggaraan layanan 4,5 G. Implementasi 4T4R oleh XL ini merupakan yang pertama di Indonesia.
PPRO
(PT. PP Properti Tbk.)(
BUY
)
Build……Sell……Repeat
Stock Data
CURRENT 1430.00 CHANGE 10.00-0.69% VOLUME 13,937,800 PREVIOUS CLOSE 1440.00 52WK RANGE 1343.001 YEAR TOTAL RETURN
834.56%
YTD RETURN
694.94%
MARKET CAP (T IDR)
19943.060 SHARES OUTSTANDING (B) 14.004 SECTOR Financials INDUSTRY Real Estate SUB-INDUSTRY
Real Estate Owners & Developers Buy 1380-1400 Cut loss at 1290 Target price 1500 Stochastic (Smoothed D 90.1%) MACD (140) Sumber : Data Perusahaan www.reuters.com www.bloomberg.com
Stock Recommendation
PPRO ProfilePT. PP Properti Tbk. Adalah perusahaan yang beroperasi di bidang pengembangan properti. Perusahaaan yang go public pada tahun 2015 ini mempunyai tiga unit usaha yakni komersial, residensial, dan hospitality. PT. PP Properti Tbk. memiliki proyek-proyek yang tersebar di Jakarta, Semarang, Surabaya, Bogor, dan Bandung. Beberapa proyek PT. PP Properti Tbk. antara lain Grand Kamala Lagoon, Paladian Park, Pavilion Permata 1, Pavilion Permata 2, Gunung Putri Square, Grand Sungkono
Lagoon, Payon Amartha, Park Hotel dan Kaza City. PT. PP Properti Tbk mempunyai anak perusahaan yakni PT. Gitanusa Sarana Niaga.
Latest News
1. PT. PP Properti Tbk. mempunyai rencana untuk menambah land bank seluas 20 ha – 30 ha di tahun 2017. PT. PP Properti Tbk. akan melakukan capital expenditure ‘belanja modal’ sebesar satu triliun rupiah sebagai salah satu bentuk pewujudnyataan akan rencana tersebut. Saat ini, land bank yang dimiliki PT. PP Properti Tbk. adalah seluas 65 ha. PT. PP Properti Tbk. berharap luas total land banknya akan mencapai 100 ha di tahun 2017. Disamping menambang land bank, PPRO juga berencana untuk mengeluarkan right issue atau HMTD padal kuartal-I 2017. PPRO mempunyai target untung sebesar Rp 500 milliar lewat HMTD. PPRO juga mengharapkan suntikan dana dari perusahaan induk sebesar satu triliun rupiah. Dengan demikian, total dana segar yang diharapkan oleh PPRO di tahun depan adalah Rp 1.5 triliun.
(http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20161003122808-92-162906/tambah-land-bank-pp-properti-rogoh-kocek-rp1-triliun/)
2. Meski PPRO menjadi satu dari sedikit perusahaan yang mencatatkan pertumbuhan signifikan di tahun 2015, namun sahamnya tetap terseret oleh penurunan IHSG. Namun seiring dengan penurunan IHSG yang mencapai titik terendahnya yakni 4,100-an pada Agustus – September lalu, PPRO juga sempat turun hingga 127. Namun meski sahamnya turun, perusahaannya sama sekali tidak ada masalah, sehingga penurunan sahamnya jelas sekali merupakan peluang bagi para value
seekers. Jadi dengan mempertimbangkan nama besar perusahaan, likuiditas sahamnya, kinerjanya yang cemerlang, dan outlook-nya yang cerah, maka harga 127 tersebut tidak masuk akal. Jika IHSG mulai rebound, dan PPRO juga sukses melanjutkan kinerja positifnya, maka sahamnya juga akan naik dengan mudah.
EMAIL: [email protected] WEBSITE: WWW.FMCFEBUNPAD.COM RESEARCH TEAM DISCLAIMER: MATERI TULISAN INI HANYA SEKADAR MEMBERIKAN INFORMASI DAN BUKAN UNTUK MENGAJAK SIAPAPUN
BERTRANSAKSI EFEK TERTENTU. SELURUH KEPUTUSAN TRANSASKSI MERUPAKAN TANGGUNG JAWAB PARA PEMODAL
FINANCIAL MARKET COMMUNITY
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Padjadjaran
Alamat : Jalan Dipatiukur no. 35 Bandung 40132
RESEARCH TEAM
Yoshua Harbyanto .S Duma Tiana .S Steering Comite Steering Comite
Patrick Bornok .J .S Head of Monthly Report
Farah Muthia .S Jessica Christie .S Sania Nur Anjani