• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL PENELITIAN PASCASARJANA UNIVERSITAS LAMPUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROPOSAL PENELITIAN PASCASARJANA UNIVERSITAS LAMPUNG"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

PROPOSAL

PENELITIAN PASCASARJANA UNIVERSITAS LAMPUNG

PADA MATERI USAHA DAN ENERGI

PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS LAMPUNG 2021

i

PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS ELECTRONIC PUBLICATION MENGGUNAKAN SOFTWARE KONDULAR DENGAN

INTERNALISASI SOFTSKILLS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMA

(2)

RINGKASAN

Pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 masih memuat banyak tantangan bagi banyak pihak, terutama guru dan peserta didik. Guru dan peserta didik sebagai actor utama dalam proses pembelajaran, tentunya dihadapkan oleh banyak masalah ketika adanya pemberlakuan pembelajaran daring pada masa Pandemi Covid-19. Berbagai upaya yang harus dilakukan oleh guru dalam rangka menyelenggarakan pembelajaran daring yang efektif dan efisien sehingga apa yang menjadi tujuan pembelajaran bisa tercapai secara optimal. Salah satu komponen penting yang perlu disiapkan oleh seorang guru dalam pembelajaran daring adalah sumber belajar elektronik yang dapat diakses oleh peserta didik dengan menggunakan gawai yang mereka miliki. Sumber belajar berbasis elektronik yang menarik akan menstimulus peserta didik tetap proaktif mengikuti pembelajaran, meskipun pembelajaran daring. Modul elektronik (e-modul) menyajikan stimulus yang lebih bervariasi dibandingkan dengan modul cetak.

Berbagai stimulus bisa dimunculkan di modul elektronik seperti gambar, grafik, video, dan animasi tentunya akan menjadikan modul elektronik semakin menarik bagi peserta didik. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa e-modul sangat penting untuk menunjang keberlangsungan pembelajaran daring pada masa pandemic Covid-19. Akan tetapi, fakta di lapangan menunjukkan bahwa ketersediaan modul elektronik, khususnya modul elektronik fisika masih sangat terbatas. Berdasarkan permasalahan inilah, penelitian ini dirancang sedemikian rupa sehingga bisa meminimalisir permasalahan yang dihadapi oleh guru dan peserta didik dalam pembelajaran fisika pada pembelajaran daring di masa pandemic Covid-19.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan e-modul berbasis electronic publication menggunakan software Kondular dengan internalisasi soft skills yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan model 4-D yang terdiri atas 4 tahapan utama yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Analisis kelayakan e-modul berdasarkan uji validasi ahli dan praktisi dari aspek konstruk, materi, dan media. Uji kepraktisan dan keefektifan dilakukan oleh peserta didik baik dalam kelompok kecil maupun kelompok besar.

Produk yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi salah satu sumber belajar/ bahan ajar alternatif yang menarik dan variatif bagi guru ataupun peserta didik dalam pembelajaran fisika. E-Modul yang dikembangkan bersifat interaktif dan berorientasi pada peningkatan keterampilan berpikir kreatif peserta didik yang menjadi salah satu tuntutan kecakapan abad 21. Luaran yang ditargetkan dari penelitian ini adalah publikasi ilmiah berupa sebuah artikel ilmiah yang telah dinyatakan accepted pada Jurnal Internasional terindeks Scopus dan satu artikel yang dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah di LPPM Unila atau pada konferensi internasional.

Kata kunci: E-Modul, Kodular, Soft Skills, Berpikir kreatif, Online learning

ii

(3)

DAFTAR ISI

Halaman

COVER ... i

ABSTRAK ... ii

DAFTAR ISI ... iii

BAB I. Pendahuluan ... 1

BAB II. Tinjauan Pustaka ... 3

BAB III. Metode Penelitian ... 5 BAB IV. Rencana Anggaran Biaya Dan Jadwal Penelitian ...

DAFTAR PUSTAKA ...

iii

(4)

BAB 1. PENDAHULUAN

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan termasuk dalam proses pembelajaran (Shobrina, Sakti, Purwanto,2020: 33). Pendidikan dan pembelajaran merupakan sektor penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia ke arah yang lebih baik. Salah satu upaya mewujudkan peningkatan kualitas pembelajaran diperlukan implementasi IPTEK secara terampil dan kreatif dalam disiplin keilmuannya. Dengan kualitas pembelajaran yang baik, guru akan mampu membentuk sumber daya manusia berkualitas dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan (S. Rufaida, E. H. Sujiono.2013: 161).

Berpikir kreatif lebih mengarah dari cara berpikir, memecahkan masalah dan mewujudkan suatu ide karena sebagian siswa ada yang takut untuk mencoba atau memulai hal baru dan ada yang tidak berani untuk mengeluarkan bakatnya.

Banyak siswa yang mempunyai bakat tapi bakatnya terpendam tidak dikem- bangkan (Yulvinamaesari , Eka Pratiwi Tenriawaru,2015: 42). Kecerdasan inte- lektual dan keterampilan bisa membantu untuk mencapai puncak keberhasilan, tetapi hanya apabila memiliki karakter (soft skill) yang kuatlah bisa bertahan pada puncak keberhasilan. (D. Rosana, Jumadi, Pujianto, 2014: 13). Kegitan pembe- lajaran yang menerapkan keterampilan berpikir kreatif dapat menghasilkan sesu- atu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata hal ini pula dapat menerapkan keterampilan abad 21, yaitu pembelajaran dan inovasi.

Kurikulum 2013 menekankan pada aktivitas siswa, sehingga pengembang- an e-modul adalah salah satu pendukung dari keterlaksanaan kurikulum 2013 (Fengky Adie Perdana, et al, 2017: 64). E-modul ini bisa dimasukan ke dalam suatu teknologi multimedia sehingga bisa menjadi sumber belajar yang bisa menjadi lebih baik dari pada modul media cetak biasanya. Epub dapat dibaca di berbagai perangkat elektronik seperti komputer, laptop, dan android smartphone.

Epub memungkinkan pembuat menyertakan media seperti audio, video, dan animasi flash dalam buku digital. Dengan adanya e-modul ini yang dapat diakses di gawai, sangat menguntungkan bagi para siswa. Di saat para siswa ini

1

(5)

membutuhkan modul pembelajaran yang diinginkan dapat mencari dengan mudah.

Penelitian ini bertujuan untuk (a) mengembangkan e-modul berbasis electronic publication menggunakan software kondular dengan intrenalisasi soft skills untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa; (b) mendeskripsikan kelayakan e-modul berbasis electronic publication menggunakan software kondular dengan intrenalisasi soft skills dalam pembelajaran; (c) mengetahui e-modul berbasis electronic publication (epub) menggunakan software kondular dengan internalisasi soft skills dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa.

Produk yang dihasilkan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif bahan ajar yang menarik dan solutif baik bagi siswa dan bagi guru.

Selain itu e-modul yang dihasilkan dapat digunakan secara mandiri atau bersama untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Hasil penelitian ini dapat menjadi alternatif untuk guru sebagai referensi atau sumber belajar untuk pembelajaran fisika. Bagi siswa hasil dari penelitian ini dapat menjadi alternatif dalam mencari sumber belajar untuk pembelajaran fisika.

2

(6)

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

Media atau bahan juga dapat diartikan sebagai perangkat lunak (software) berisi pesan atau informasi pendidikan yang biasanya disajikan dengan mempergunakan peralatan (Sadiman, 2014: 19). Haney dan Ullmer (1973) menyatakan ada 3 kategori utama media pembelajaran, yaitu (1) media yang mampu menyajikan informasi (media penyaji) yang dapat di kelompokkan menjadi media grafis, cetak, gambar diam, proyeksi diam audio, audi visual, film, televise dan multimedia, karena itu disebut media penyaji. (2) media objek yaitu media tiga dimensi yang mengandung informasi, tidak dalam bentuk penyajian tetapi melalui ciri fisiknya seperti ukuran, berat, bentuk, susunan, warna dan fungsinya. (3) media interaktif, karakteristik terpenting kelompok ini ialah bahwa peserta didik tidak hanya memperhatikan penyajian atau objek, tetapi dipaksa untuk berinteraksi selama mengikuti pelajaran, dan karena itu disebut media interaktif (Yusufhadi Miarso, 2015: 396).

Menurut Hamdani modul adalah alat atau sarana pembelajaran yang berisi materi, metode, batasan-batasan meteri pembelajaran, petunjuk kegiatan belajar, latihan, dan cara mengevaluasi yang dirancang secara sistematis dan bahasa yang komunikatif dan menarik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan dan dapat digunakan secara mandiri.

Pengembangan media pembelajaran berbasis e-modul Electronic Publication pada materi fisika dalam bentuk e-modul Electronic Publication yang memudahkan siswa belajar secara mandiri. Dengan adanya Electronic Publication diharapkan siapapun dapat mengakses modul sendiri dengan gratis dan mudah tanpa harus ke penerbit ataupun kepercetakan. Rasyid Hardi Wirasasmita &

Muhammad Zamroni Uska, 2017 : 12).

Indikator penting dari soft skills yang dikembangkan adalah konsep diri (self efficacy) yang memiliki tiga ciri: 1. self-ascribed epistemic authority, persepsi seseorang yang berasal dari pengetahuannya dalam topik tertentu, 2. self- efficacy, ukuran persepsi diri, adalah keyakinan bahwa seseorang memiliki kemampuan dan/atau keterampilan untuk menyelesaikan tugas (Erikson, 2003), 3.

3

(7)

outcome expectancy, bahwa ketika seseorang menyelesaikan dia satu langkah lebih dekat dengan hasil yang diinginkan (Stone & Bailey, 2007).

Manusia adalah makhluk sempurna yang dibekali oleh akal dan pikiran.

Munandar (1999: 59) mengungkapkan bahwa hampir setiap orang mempunyai sisi yang dominan, salah satunya tentang kreativitas. Para ahli sepakat bahwa kreativitas seseorang bersumber dari otak kanan yang dimilikinya.

Usaha Materi usaha dan energi merupakan bagian materi mata pelajaran Fisika Sekolah menengah Atas (SMA) yang diajarkan pada kelas X. Usaha dalam ilmu Fisika memiliki pengertian khusus untuk mendeskripsikan usaha yang dilakukan oleh gaya ketika bekerja pada benda sehingga benda bergerak pada jarak tertentu.

Roadmap penelitian pengembangan e-modul berbasis electronic publication menggunakan software kondular dengan internalisasi softskills untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa sma pada materi usaha dan energi sebagaimana dinyatakan oleh Gambar 2.1.

4

(8)

Gambar 2.1. Roadmap Penelitian Mengembangkan e-

modul dan e-LKPD berbasis masalah (problem-based) terintegrasi STEM

serta berbantuan media sosial

Past

2019 – 2020 Now Future

Pembelajaran Berorientasi Sains dan Teknologi untuk

meningkatkan Kecakapan Abad 21 Mengembangkan e-modul

dan e-LKPD berbasis masalah (problem-based)

terintegrasi STEM serta berbantuan augmented

reality

Pengembangan E-Modul Berbasis Electronic Publication Menggunakan Software Kondular Dengan

Internalisasi Soft Skills

Analisis dan Evaluasi Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi

Covid-19

Integrasi program pembelajaran berbasis masalah yang berorientasi Peningkatan Kecakapan Abad 21 dengan pendekatan STEM berbantuan

media sosial

5

(9)

BAB 3. METODE PENELITIAN

Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development), yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut (Sugiyono, 2016: 297). Prosedur pengembangan mengunakan model 4-D. Model 4-D dikembangkan oleh S.Thiagarajan, Dorothy S. Semmel, dan Melvyn I, seperti alur yang tercantum pada Gambar 3.1

Gambar 3.1 Langkah-langkah Prosedur Penelitian Pengembangan model 4D (Thiagarajan et al., 1974)

Berikut adalah desain produk yang akan dikembangkan dengan alur penelitian pengembangan Model 4-D yang terdiri atas 4 tahap utama, yaitu: tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (diseminate). Dapat dilihat seperti Gambar 3.2

1. Tahap pendefinisian (define)

Diseminate (Penyebaran) Develop (Pengembangan) Design (Perancangan) Define (Pendefinisian)

Tahap pendefinisian

(define) Analisis Kebutuhan

Pengumpulan Data

6

(10)

Gambar 3.2 Prosedur Penelitian Pengembangan model 4D Tahap pendefinisian (define)

2. Tahap Perancangan (design)

Gambar 3.3 Prosedur Penelitian Pengembangan model 4D Tahap perancangan (design)

3. Tahap Pengembangan (develop)

Gambar 3.4 Prosedur Penelitian Pengembangan model 4D Tahap pengembangan (develop)

Tahap perancangan

(design) Perencanaan

Perancangan E-Modul

E-Modul

Tahap pengembangan

(develop) Validasi ahli

(Materi dan Media)

Validasi oleh Praktisi Pendidik

Uji coba Skala Kecil E-Modul revisi I

E-Modul revisi II

Uji Coba Skala Luas

E-Modul revisi III

7

(11)

4. Tahap Penyebaran (diseminate)

5.

Gambar 3.5 Prosedur Penelitian Pengembangan model 4D Tahap penyebaran (diseminate)

Berikut adalah desain prosedur penelitian pengembangan Model 4-D yang akan dikembangkan terdiri dari 4 tahap utama, yaitu : tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (diseminate). Dapat dilihat seperti Gambar 3.6

Tahap penyebaran (diseminate) Penyebaran

E-Modul Produk Akhir

8

(12)

Gambar 3.6 Desain Prosedur Penelitian Pengembangan

Tahap pendefinisian

(define) Analisis

Pengumpulan Data

Tahap perancangan

(design) Perencanaan

Perancangan E-Modul E-Modul

Tahap pengembangan

(develop) Validasi ahli

(Materi dan Media)

Validasi oleh Praktisi Pendidik

Uji coba Skala Kecil E-Modul revisi I

E-Modul revisi II

Uji Coba Skala Luas

E-Modul revisi III

Tahap penyebaran (diseminate) Penyebaran

E-Modul Produk Akhir

9

(13)

BAB 4. RENCANA ANGGARAN BIAYA DAN JADWAL PENELITIAN 4.1. Rencana Anggaran Biaya

No. KELOMPOK KOMPONEN ITEM SATUAN VOLUME HARGA TOTAL

A. ATK dan Bahan Habis Pakai

1 Bahan ATK Block note buah 20 10,000 200,000

2 Bahan ATK Catridge buah 4 250,000 1,000,000

3 Bahan ATK Stopmap resleting buah 20 22,000 440,000

4 Bahan ATK Spidol lusin 4 125,000 500,000

5 Bahan ATK Ball poin buah 20 3,500 70,000

6 Bahan ATK Kertas HVS rim 10 45,000 450,000

7 Bahan ATK Isi straples 10 max paket 2 25,000 50,000

8 Bahan ATK Perforator buah 2 22,500 45,000

9 Bahan

Bahan Penelitian

(Habis Pakai) Fotocopy lembar 8000 200 1,600,000

10 Bahan

Bahan Penelitian

(Habis Pakai) Pulsa (kuota) internet paket 10 100,000 1,000,000 11 Bahan

Bahan Penelitian

(Habis Pakai) Flashdisk buah 5 100,000 500,000

12 Bahan

Bahan Penelitian (Habis Pakai)

Penggandaan dan penjilidan

instrumen buku 50 20,000 1,000,000

13 Bahan

Bahan Penelitian (Habis Pakai)

Penyusunan laporan

kemajuan dan akhir paket 2 500,000 1,000,000

14 Bahan

Bahan Penelitian (Habis Pakai)

Penggandaan dan penjilidan

laporan kemajuan dan akhir buah 20 75,000 1,500,000 B. Biaya perjalanan penelitian

15 Pengumpulan Data HR Pembantu Peneliti

Analisis data FGD dan

Lapangan orang hari 1 1,000,000 1,000,000

10

(14)

16 Pengumpulan Data Transport Peserta FGD Peserta 20 100,000 2,000,000 17 Pengumpulan Data Transport Transportasi Pengambilan

Data Lapangan Perjalanan 6 200,000 1,200,000

18 Pengumpulan Data Transport Transportasi Seminar

Internasional Perjalanan 1 2,000,000 2,000,000

19 Pengumpulan Data Transport Transportasi Tim Reviewer Peserta 5 100,000 500,000 20 Pengumpulan Data Uang Harian Akomodasi Pengambilan

Data Lapangan

Orang

Hari 6 200,000 1,200,000

21 Pengumpulan Data Biaya konsumsi Konsumsi Pengambilan Data Lapangan

Orang

Hari 6 70,000 420,000

22 Analisis Data Penginapan

Hotel Seminar Internasional

Orang

Hari 2 700,000 1,400,000

C. Pengadaan alat dan bahan penelitian 23 Analisis Data HR Pengolah Data

Honor Petugas Uji Coba Perangkat Pembelajaran dan Penilaian

Orang

Hari 5 200,000 1,000,000

24 Analisis Data HR Pengolah Data Pembuatan Perangkat Pembelajaran dan Penilaian

Orang

Jam 15 100,000 1,500,000

25 Analisis Data Honorarium narasumber

Honor Review Perangkat

Pembelajaran dan Penilaian Orang 5 500,000 2,500,000 26 Analisis Data Honorarium

narasumber Honor FGD

Orang

Jam 20 100,000 2,000,000

27 Analisis Data Biaya konsumsi rapat

Makan FGD Pengembangan Perangkat Pembelajaran

Asesmen Orang 20 25,000 500,000

28 Analisis Data Biaya konsumsi rapat Snack FGD Perangkat

Pembelajaran dan Asesmen Orang 20 10,000 200,000

29 Analisis Data Biaya konsumsi rapat

Makan dan Snack Reviewer Perangkat Pembelajaran dan

Asesmen Orang 5 35,000 175,000

11

(15)

30 Sewa Peralatan Peralatan penelitian Sewa Kamera dan Video Paket 1 750,000 750,000 31 Sewa Peralatan Peralatan penelitian Sewa LCD Proyektor Paket 2 500,000 1,000,000

32 Sewa Peralatan Peralatan penelitian Sewa Laptop Paket 2 500,000 1,000,000

C. Laporan/Diseminasi/Publikasi

33

Pelaporan, Luaran Wajib, dan Luaran Tambahan

Biaya seminar internasional

Pendaftaran seminar internasional dan publikasi

artikel orang 1 2,500,000 2,500,000

34

Pelaporan, Luaran Wajib, dan Luaran Tambahan

Publikasi Translate artikel dan proof

reading halaman 20 150,000 3,000,000

35

Pelaporan, Luaran Wajib, dan Luaran Tambahan

Publikasi artikel di

Jurnal Nasional Penerbitan jurnal

internasional buah 1 4,000,000 4,000,000

36

Pelaporan, Luaran Wajib, dan Luaran Tambahan

Luaran KI (paten, hak

cipta dll) Biaya HKI paket 1 800,000 800,000

TOTAL 40.000.000

12

(16)

4.2. Jadwal Penelitian

Jadwal pelaksanaan penelitian “Pengembangan E-Modul Berbasis Electronic Publication Menggunakan Software Kondular dengan Internalisasi Softskills untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMA pada Materi Usaha dan Energi” seperti terlihat pada Gambar 4.1.

Gambar 4.1. Jadwal Penelitian

0 1 2 3 4 5 6

Studi Pendahuluan Analisis Kebutuhan Desain e-Modul Pengembangan e-Modul Uji validasi ahli dan praktisi Uji kepraktisan dan keefektifan Penulisan laporan dan artikel Publikasi artikel

Bulan ke-

Kegiatan

Bulan mulai Jangka waktu

13

(17)

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, S. 2013. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:

Rineka Cipta.

Amalia, Fitria Reza dan Rudy Kustijono. 2019. Pengembangan E-BookiFisika Menggunakan Sigil untuk Melatihkan Keterampilan Berpikirikritis Siswa SMA. InovasiiPendidikaniFisika. Vol.i08-No. 01: 465-469.

Amri, Iful. 2015. Pengembangan Media Pembelajaran E-Learning Berbasis Web Untuk Mata Kuliah Pendahuluan Fisika Inti Jurnal Inovasi Dan Pembelajaran Fisika, Volume 2 Nomor 1.

Arsyad, Azhar. 2016. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Asmawati, E, Y, S., U, Rosidin., & Abdurrahman. 2018. Efektivitas Instrumen Asesmen Model Creative Problem Solving pada Pembelajaran Fisika Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Pendidikan Fiska Vol. VI. No. 2.

Emzir. 2015. Metodologi Penelitian Pendidikan kuantitatif,dan kualitatif. Jakarta:

PT Raja Grafindo Persada.

Bambang, Haryadi. 2009. Fisika : Untuk SMA dan MA Kelas XI. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

D Rosana, Jumadi, dan Pujianto. 2014. Pengembangan Soft Skills Mahasiswa Program Kelas Internasional Melalui Pembelajaraan Konteks untuk Meningkatkan Kualitas Proses dan Hasil Belajar Mekanik. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia JPII 3 (1) (2014) 12-21

Daryanto. 2012. Media Pembelajaran. Bandung: PT Sarana Tutorial Nurani Sejahtera.

Maharani, Pangestuning., Febrianto Alqodri., dan Rony Aldhea Dwi Cahya. 2015.

Pemanfaatan Software Sigil Sebagai Media Pembelajaran E-Learning yang Mudah, Murah dan Userfriendly dengan Format Epub Sebagai Sumber Materi. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia.

STMIK AMIKOM Yogyakarta.

Miarso, Yusufhadi. 2015. Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Jakarta:

Predana Media Group.

Muqarrobin, Tamman Firdaus., dan Heru Kuswanto. 2016. Development Of An Android-Based Physics E-Book to Ease Students’ Physics Learning and

14

(18)

Its Influence On Their Learning Achievement. American Journal of Engineering Research (AJER). Volume-5, Issue-10: pp-223-229.

Nandah Qolbi, Indra Sakti, dan Andik Purwanto,2020 Pengembangan Desain Bahan Ajar Fisika Berbasis e-Modul pada Materi Momentum. Program Studi Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu.Jurnal Kumparan Fisika, Vol. 3 No. 1, April 2020, Hal. 33-40.

Uswatun, Din Azwar dan Eli Rohaeti. 2015. Perangkat Pembelajaran IPA Berbasis Inkuiri untuk Meningkatkan Critical Thinking Skills dan Scientific Attitude Siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA. Volume 1 – Nomor 2 : 138–152.

Putri, Sri Diana dan Djusmaini Djamas. 2017. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis dalam Problem-Based Learning. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-BiRuNi. 06 (1): 125-135.

Prastowo, Andi. 2012. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif.

Yogyakarta: Diva Press.

Perdana, Fengky Adie., Sarwanto., dan Sukarmin. 2017. Pengembangan Modul Elektronik Fisika Berbasis Keterampilan Proses Sains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Siswa SMA/MA Kelas X Pada Materi Dinamika Gerak. Jurnal Inkuiri. ISSN:

2252-7893, Vol. 6, No. 3 :(hal 61-76).

Putranta, Himawan., dan Heru Kuswanto. 2018. Improving Students’ Critical Thinking Ability Using Problem Based Learning (PBL) Learning Model Based on PhET Simulation. SAR Journal. Volume 1, Issue 3.

Rusman, Deni Kurniawan., dan Cepi Riyana. 2012. Pembelajaran Berbasis Tekhnologi Informasi dan Komunikasi: “Mengembangkan profesionalitas guru”. Jakarta: Rajawali pers.

Rusman. 2016. Model Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.

Sadiman, Arief S Dkk. 2014. Media Pendidikan pengertian, pengembangan dan pemanfaatannya. Jakata: Rajawali Pers.

Sugiono. .2016. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D). Bandung : Alfabeta.

Undang Rosidin.2017.Evaluasi dan Asesmen Pembelajaraan. Bandar Lampung : Media Akademik.

15

(19)

Wirasasmita, Rasyid Hardi & Muhammad Zamroni Uska. 2017. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Buku Digital Elektronic Publication (EPUB) Menggunakan Software Sigil pada Mata Kuliah Pemrograman Dasar. Jurnal Pendidikan Informatika (EDUMATIC). Volume 1, Nomor 1.

16

Gambar

Gambar 2.1. Roadmap PenelitianMengembangkan
Gambar 3.1 Langkah-langkah Prosedur Penelitian Pengembangan model 4D                             (Thiagarajan et al., 1974)
Gambar 3.2  Prosedur Penelitian Pengembangan model 4D Tahap pendefinisian                           (define)
Gambar 3.5 Prosedur Penelitian Pengembangan model 4D Tahap                                  penyebaran (diseminate)
+3

Referensi

Dokumen terkait

Dinamika yang bisa dipelajari dari parameter yang diberikan pada kasus ini, ketika waktu yang tertentu, faktor yang paling mempengaruhi untuk menekan jumlah populasi hama

Puji syukur kepada Tuhan, penulis ucapkan karena skripsi dengan judul “Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Manajerial Dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel

Ho m ep ag e AR KPP Dashboard Realisasi Alat Keterangan Pelaksana DP3 Kanwil Dashboard Data Master Unit Kerja Divisi Jabatan Pegawai Wajib Pajak Jenis Dokumen

Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dijabarkan dalam artikel ini, maka dapat diambil kesimpulan bahwa menentukan Jalur Lintasan Terpendek Kota Kisaran

BNI Syariah Kantor Cabang Banda Aceh memberikan berbagai macam pembiayaan sesuai dengan prinsip syariah Islam, termasuk salah satunya produk iB Hasanah Card yang merupakan

a) Ketentuan yang membatasi sidang pengadilan dalam usaha mencari dan mempertahankan kebenaran. Baik hakim, penuntut umum, terdakwa atau penasihat hukum. Semua

Hasil interpretasi kualitatif dan kuantitatif dari pemodelan zona Sesar Opak di daerah Pleret, Bantul, Yogyakarta dengan metode gravitasi didapatkan adanya dugaan

Teknologi penggunaan chip-based electronic money oleh individu, dalam kasus ini pada Model General dan 80% mayoritas yang digunakan yaitu Mandiri E-Money, BCA