PROPOSAL
PENELITIAN PASCASARJANA UNIVERSITAS LAMPUNG
PADA MATERI USAHA DAN ENERGI
PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS LAMPUNG 2021
i
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS ELECTRONIC PUBLICATION MENGGUNAKAN SOFTWARE KONDULAR DENGAN
INTERNALISASI SOFTSKILLS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMA
RINGKASAN
Pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 masih memuat banyak tantangan bagi banyak pihak, terutama guru dan peserta didik. Guru dan peserta didik sebagai actor utama dalam proses pembelajaran, tentunya dihadapkan oleh banyak masalah ketika adanya pemberlakuan pembelajaran daring pada masa Pandemi Covid-19. Berbagai upaya yang harus dilakukan oleh guru dalam rangka menyelenggarakan pembelajaran daring yang efektif dan efisien sehingga apa yang menjadi tujuan pembelajaran bisa tercapai secara optimal. Salah satu komponen penting yang perlu disiapkan oleh seorang guru dalam pembelajaran daring adalah sumber belajar elektronik yang dapat diakses oleh peserta didik dengan menggunakan gawai yang mereka miliki. Sumber belajar berbasis elektronik yang menarik akan menstimulus peserta didik tetap proaktif mengikuti pembelajaran, meskipun pembelajaran daring. Modul elektronik (e-modul) menyajikan stimulus yang lebih bervariasi dibandingkan dengan modul cetak.
Berbagai stimulus bisa dimunculkan di modul elektronik seperti gambar, grafik, video, dan animasi tentunya akan menjadikan modul elektronik semakin menarik bagi peserta didik. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa e-modul sangat penting untuk menunjang keberlangsungan pembelajaran daring pada masa pandemic Covid-19. Akan tetapi, fakta di lapangan menunjukkan bahwa ketersediaan modul elektronik, khususnya modul elektronik fisika masih sangat terbatas. Berdasarkan permasalahan inilah, penelitian ini dirancang sedemikian rupa sehingga bisa meminimalisir permasalahan yang dihadapi oleh guru dan peserta didik dalam pembelajaran fisika pada pembelajaran daring di masa pandemic Covid-19.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan e-modul berbasis electronic publication menggunakan software Kondular dengan internalisasi soft skills yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan model 4-D yang terdiri atas 4 tahapan utama yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Analisis kelayakan e-modul berdasarkan uji validasi ahli dan praktisi dari aspek konstruk, materi, dan media. Uji kepraktisan dan keefektifan dilakukan oleh peserta didik baik dalam kelompok kecil maupun kelompok besar.
Produk yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi salah satu sumber belajar/ bahan ajar alternatif yang menarik dan variatif bagi guru ataupun peserta didik dalam pembelajaran fisika. E-Modul yang dikembangkan bersifat interaktif dan berorientasi pada peningkatan keterampilan berpikir kreatif peserta didik yang menjadi salah satu tuntutan kecakapan abad 21. Luaran yang ditargetkan dari penelitian ini adalah publikasi ilmiah berupa sebuah artikel ilmiah yang telah dinyatakan accepted pada Jurnal Internasional terindeks Scopus dan satu artikel yang dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah di LPPM Unila atau pada konferensi internasional.
Kata kunci: E-Modul, Kodular, Soft Skills, Berpikir kreatif, Online learning
ii
DAFTAR ISI
Halaman
COVER ... i
ABSTRAK ... ii
DAFTAR ISI ... iii
BAB I. Pendahuluan ... 1
BAB II. Tinjauan Pustaka ... 3
BAB III. Metode Penelitian ... 5 BAB IV. Rencana Anggaran Biaya Dan Jadwal Penelitian ...
DAFTAR PUSTAKA ...
iii
BAB 1. PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan termasuk dalam proses pembelajaran (Shobrina, Sakti, Purwanto,2020: 33). Pendidikan dan pembelajaran merupakan sektor penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia ke arah yang lebih baik. Salah satu upaya mewujudkan peningkatan kualitas pembelajaran diperlukan implementasi IPTEK secara terampil dan kreatif dalam disiplin keilmuannya. Dengan kualitas pembelajaran yang baik, guru akan mampu membentuk sumber daya manusia berkualitas dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan (S. Rufaida, E. H. Sujiono.2013: 161).
Berpikir kreatif lebih mengarah dari cara berpikir, memecahkan masalah dan mewujudkan suatu ide karena sebagian siswa ada yang takut untuk mencoba atau memulai hal baru dan ada yang tidak berani untuk mengeluarkan bakatnya.
Banyak siswa yang mempunyai bakat tapi bakatnya terpendam tidak dikem- bangkan (Yulvinamaesari , Eka Pratiwi Tenriawaru,2015: 42). Kecerdasan inte- lektual dan keterampilan bisa membantu untuk mencapai puncak keberhasilan, tetapi hanya apabila memiliki karakter (soft skill) yang kuatlah bisa bertahan pada puncak keberhasilan. (D. Rosana, Jumadi, Pujianto, 2014: 13). Kegitan pembe- lajaran yang menerapkan keterampilan berpikir kreatif dapat menghasilkan sesu- atu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata hal ini pula dapat menerapkan keterampilan abad 21, yaitu pembelajaran dan inovasi.
Kurikulum 2013 menekankan pada aktivitas siswa, sehingga pengembang- an e-modul adalah salah satu pendukung dari keterlaksanaan kurikulum 2013 (Fengky Adie Perdana, et al, 2017: 64). E-modul ini bisa dimasukan ke dalam suatu teknologi multimedia sehingga bisa menjadi sumber belajar yang bisa menjadi lebih baik dari pada modul media cetak biasanya. Epub dapat dibaca di berbagai perangkat elektronik seperti komputer, laptop, dan android smartphone.
Epub memungkinkan pembuat menyertakan media seperti audio, video, dan animasi flash dalam buku digital. Dengan adanya e-modul ini yang dapat diakses di gawai, sangat menguntungkan bagi para siswa. Di saat para siswa ini
1
membutuhkan modul pembelajaran yang diinginkan dapat mencari dengan mudah.
Penelitian ini bertujuan untuk (a) mengembangkan e-modul berbasis electronic publication menggunakan software kondular dengan intrenalisasi soft skills untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa; (b) mendeskripsikan kelayakan e-modul berbasis electronic publication menggunakan software kondular dengan intrenalisasi soft skills dalam pembelajaran; (c) mengetahui e-modul berbasis electronic publication (epub) menggunakan software kondular dengan internalisasi soft skills dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa.
Produk yang dihasilkan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif bahan ajar yang menarik dan solutif baik bagi siswa dan bagi guru.
Selain itu e-modul yang dihasilkan dapat digunakan secara mandiri atau bersama untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Hasil penelitian ini dapat menjadi alternatif untuk guru sebagai referensi atau sumber belajar untuk pembelajaran fisika. Bagi siswa hasil dari penelitian ini dapat menjadi alternatif dalam mencari sumber belajar untuk pembelajaran fisika.
2
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA
Media atau bahan juga dapat diartikan sebagai perangkat lunak (software) berisi pesan atau informasi pendidikan yang biasanya disajikan dengan mempergunakan peralatan (Sadiman, 2014: 19). Haney dan Ullmer (1973) menyatakan ada 3 kategori utama media pembelajaran, yaitu (1) media yang mampu menyajikan informasi (media penyaji) yang dapat di kelompokkan menjadi media grafis, cetak, gambar diam, proyeksi diam audio, audi visual, film, televise dan multimedia, karena itu disebut media penyaji. (2) media objek yaitu media tiga dimensi yang mengandung informasi, tidak dalam bentuk penyajian tetapi melalui ciri fisiknya seperti ukuran, berat, bentuk, susunan, warna dan fungsinya. (3) media interaktif, karakteristik terpenting kelompok ini ialah bahwa peserta didik tidak hanya memperhatikan penyajian atau objek, tetapi dipaksa untuk berinteraksi selama mengikuti pelajaran, dan karena itu disebut media interaktif (Yusufhadi Miarso, 2015: 396).
Menurut Hamdani modul adalah alat atau sarana pembelajaran yang berisi materi, metode, batasan-batasan meteri pembelajaran, petunjuk kegiatan belajar, latihan, dan cara mengevaluasi yang dirancang secara sistematis dan bahasa yang komunikatif dan menarik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan dan dapat digunakan secara mandiri.
Pengembangan media pembelajaran berbasis e-modul Electronic Publication pada materi fisika dalam bentuk e-modul Electronic Publication yang memudahkan siswa belajar secara mandiri. Dengan adanya Electronic Publication diharapkan siapapun dapat mengakses modul sendiri dengan gratis dan mudah tanpa harus ke penerbit ataupun kepercetakan. Rasyid Hardi Wirasasmita &
Muhammad Zamroni Uska, 2017 : 12).
Indikator penting dari soft skills yang dikembangkan adalah konsep diri (self efficacy) yang memiliki tiga ciri: 1. self-ascribed epistemic authority, persepsi seseorang yang berasal dari pengetahuannya dalam topik tertentu, 2. self- efficacy, ukuran persepsi diri, adalah keyakinan bahwa seseorang memiliki kemampuan dan/atau keterampilan untuk menyelesaikan tugas (Erikson, 2003), 3.
3
outcome expectancy, bahwa ketika seseorang menyelesaikan dia satu langkah lebih dekat dengan hasil yang diinginkan (Stone & Bailey, 2007).
Manusia adalah makhluk sempurna yang dibekali oleh akal dan pikiran.
Munandar (1999: 59) mengungkapkan bahwa hampir setiap orang mempunyai sisi yang dominan, salah satunya tentang kreativitas. Para ahli sepakat bahwa kreativitas seseorang bersumber dari otak kanan yang dimilikinya.
Usaha Materi usaha dan energi merupakan bagian materi mata pelajaran Fisika Sekolah menengah Atas (SMA) yang diajarkan pada kelas X. Usaha dalam ilmu Fisika memiliki pengertian khusus untuk mendeskripsikan usaha yang dilakukan oleh gaya ketika bekerja pada benda sehingga benda bergerak pada jarak tertentu.
Roadmap penelitian pengembangan e-modul berbasis electronic publication menggunakan software kondular dengan internalisasi softskills untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa sma pada materi usaha dan energi sebagaimana dinyatakan oleh Gambar 2.1.
4
Gambar 2.1. Roadmap Penelitian Mengembangkan e-
modul dan e-LKPD berbasis masalah (problem-based) terintegrasi STEM
serta berbantuan media sosial
Past
2019 – 2020 Now Future
Pembelajaran Berorientasi Sains dan Teknologi untuk
meningkatkan Kecakapan Abad 21 Mengembangkan e-modul
dan e-LKPD berbasis masalah (problem-based)
terintegrasi STEM serta berbantuan augmented
reality
Pengembangan E-Modul Berbasis Electronic Publication Menggunakan Software Kondular Dengan
Internalisasi Soft Skills
Analisis dan Evaluasi Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi
Covid-19
Integrasi program pembelajaran berbasis masalah yang berorientasi Peningkatan Kecakapan Abad 21 dengan pendekatan STEM berbantuan
media sosial
5
BAB 3. METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development), yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut (Sugiyono, 2016: 297). Prosedur pengembangan mengunakan model 4-D. Model 4-D dikembangkan oleh S.Thiagarajan, Dorothy S. Semmel, dan Melvyn I, seperti alur yang tercantum pada Gambar 3.1
Gambar 3.1 Langkah-langkah Prosedur Penelitian Pengembangan model 4D (Thiagarajan et al., 1974)
Berikut adalah desain produk yang akan dikembangkan dengan alur penelitian pengembangan Model 4-D yang terdiri atas 4 tahap utama, yaitu: tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (diseminate). Dapat dilihat seperti Gambar 3.2
1. Tahap pendefinisian (define)
Diseminate (Penyebaran) Develop (Pengembangan) Design (Perancangan) Define (Pendefinisian)
Tahap pendefinisian
(define) Analisis Kebutuhan
Pengumpulan Data
6
Gambar 3.2 Prosedur Penelitian Pengembangan model 4D Tahap pendefinisian (define)
2. Tahap Perancangan (design)
Gambar 3.3 Prosedur Penelitian Pengembangan model 4D Tahap perancangan (design)
3. Tahap Pengembangan (develop)
Gambar 3.4 Prosedur Penelitian Pengembangan model 4D Tahap pengembangan (develop)
Tahap perancangan
(design) Perencanaan
Perancangan E-Modul
E-Modul
Tahap pengembangan
(develop) Validasi ahli
(Materi dan Media)
Validasi oleh Praktisi Pendidik
Uji coba Skala Kecil E-Modul revisi I
E-Modul revisi II
Uji Coba Skala Luas
E-Modul revisi III
7
4. Tahap Penyebaran (diseminate)
5.
Gambar 3.5 Prosedur Penelitian Pengembangan model 4D Tahap penyebaran (diseminate)
Berikut adalah desain prosedur penelitian pengembangan Model 4-D yang akan dikembangkan terdiri dari 4 tahap utama, yaitu : tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (diseminate). Dapat dilihat seperti Gambar 3.6
Tahap penyebaran (diseminate) Penyebaran
E-Modul Produk Akhir
8
Gambar 3.6 Desain Prosedur Penelitian Pengembangan
Tahap pendefinisian
(define) Analisis
Pengumpulan Data
Tahap perancangan
(design) Perencanaan
Perancangan E-Modul E-Modul
Tahap pengembangan
(develop) Validasi ahli
(Materi dan Media)
Validasi oleh Praktisi Pendidik
Uji coba Skala Kecil E-Modul revisi I
E-Modul revisi II
Uji Coba Skala Luas
E-Modul revisi III
Tahap penyebaran (diseminate) Penyebaran
E-Modul Produk Akhir
9
BAB 4. RENCANA ANGGARAN BIAYA DAN JADWAL PENELITIAN 4.1. Rencana Anggaran Biaya
No. KELOMPOK KOMPONEN ITEM SATUAN VOLUME HARGA TOTAL
A. ATK dan Bahan Habis Pakai
1 Bahan ATK Block note buah 20 10,000 200,000
2 Bahan ATK Catridge buah 4 250,000 1,000,000
3 Bahan ATK Stopmap resleting buah 20 22,000 440,000
4 Bahan ATK Spidol lusin 4 125,000 500,000
5 Bahan ATK Ball poin buah 20 3,500 70,000
6 Bahan ATK Kertas HVS rim 10 45,000 450,000
7 Bahan ATK Isi straples 10 max paket 2 25,000 50,000
8 Bahan ATK Perforator buah 2 22,500 45,000
9 Bahan
Bahan Penelitian
(Habis Pakai) Fotocopy lembar 8000 200 1,600,000
10 Bahan
Bahan Penelitian
(Habis Pakai) Pulsa (kuota) internet paket 10 100,000 1,000,000 11 Bahan
Bahan Penelitian
(Habis Pakai) Flashdisk buah 5 100,000 500,000
12 Bahan
Bahan Penelitian (Habis Pakai)
Penggandaan dan penjilidan
instrumen buku 50 20,000 1,000,000
13 Bahan
Bahan Penelitian (Habis Pakai)
Penyusunan laporan
kemajuan dan akhir paket 2 500,000 1,000,000
14 Bahan
Bahan Penelitian (Habis Pakai)
Penggandaan dan penjilidan
laporan kemajuan dan akhir buah 20 75,000 1,500,000 B. Biaya perjalanan penelitian
15 Pengumpulan Data HR Pembantu Peneliti
Analisis data FGD dan
Lapangan orang hari 1 1,000,000 1,000,000
10
16 Pengumpulan Data Transport Peserta FGD Peserta 20 100,000 2,000,000 17 Pengumpulan Data Transport Transportasi Pengambilan
Data Lapangan Perjalanan 6 200,000 1,200,000
18 Pengumpulan Data Transport Transportasi Seminar
Internasional Perjalanan 1 2,000,000 2,000,000
19 Pengumpulan Data Transport Transportasi Tim Reviewer Peserta 5 100,000 500,000 20 Pengumpulan Data Uang Harian Akomodasi Pengambilan
Data Lapangan
Orang
Hari 6 200,000 1,200,000
21 Pengumpulan Data Biaya konsumsi Konsumsi Pengambilan Data Lapangan
Orang
Hari 6 70,000 420,000
22 Analisis Data Penginapan
Hotel Seminar Internasional
Orang
Hari 2 700,000 1,400,000
C. Pengadaan alat dan bahan penelitian 23 Analisis Data HR Pengolah Data
Honor Petugas Uji Coba Perangkat Pembelajaran dan Penilaian
Orang
Hari 5 200,000 1,000,000
24 Analisis Data HR Pengolah Data Pembuatan Perangkat Pembelajaran dan Penilaian
Orang
Jam 15 100,000 1,500,000
25 Analisis Data Honorarium narasumber
Honor Review Perangkat
Pembelajaran dan Penilaian Orang 5 500,000 2,500,000 26 Analisis Data Honorarium
narasumber Honor FGD
Orang
Jam 20 100,000 2,000,000
27 Analisis Data Biaya konsumsi rapat
Makan FGD Pengembangan Perangkat Pembelajaran
Asesmen Orang 20 25,000 500,000
28 Analisis Data Biaya konsumsi rapat Snack FGD Perangkat
Pembelajaran dan Asesmen Orang 20 10,000 200,000
29 Analisis Data Biaya konsumsi rapat
Makan dan Snack Reviewer Perangkat Pembelajaran dan
Asesmen Orang 5 35,000 175,000
11
30 Sewa Peralatan Peralatan penelitian Sewa Kamera dan Video Paket 1 750,000 750,000 31 Sewa Peralatan Peralatan penelitian Sewa LCD Proyektor Paket 2 500,000 1,000,000
32 Sewa Peralatan Peralatan penelitian Sewa Laptop Paket 2 500,000 1,000,000
C. Laporan/Diseminasi/Publikasi
33
Pelaporan, Luaran Wajib, dan Luaran Tambahan
Biaya seminar internasional
Pendaftaran seminar internasional dan publikasi
artikel orang 1 2,500,000 2,500,000
34
Pelaporan, Luaran Wajib, dan Luaran Tambahan
Publikasi Translate artikel dan proof
reading halaman 20 150,000 3,000,000
35
Pelaporan, Luaran Wajib, dan Luaran Tambahan
Publikasi artikel di
Jurnal Nasional Penerbitan jurnal
internasional buah 1 4,000,000 4,000,000
36
Pelaporan, Luaran Wajib, dan Luaran Tambahan
Luaran KI (paten, hak
cipta dll) Biaya HKI paket 1 800,000 800,000
TOTAL 40.000.000
12
4.2. Jadwal Penelitian
Jadwal pelaksanaan penelitian “Pengembangan E-Modul Berbasis Electronic Publication Menggunakan Software Kondular dengan Internalisasi Softskills untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMA pada Materi Usaha dan Energi” seperti terlihat pada Gambar 4.1.
Gambar 4.1. Jadwal Penelitian
0 1 2 3 4 5 6
Studi Pendahuluan Analisis Kebutuhan Desain e-Modul Pengembangan e-Modul Uji validasi ahli dan praktisi Uji kepraktisan dan keefektifan Penulisan laporan dan artikel Publikasi artikel
Bulan ke-
Kegiatan
Bulan mulai Jangka waktu
13
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, S. 2013. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:
Rineka Cipta.
Amalia, Fitria Reza dan Rudy Kustijono. 2019. Pengembangan E-BookiFisika Menggunakan Sigil untuk Melatihkan Keterampilan Berpikirikritis Siswa SMA. InovasiiPendidikaniFisika. Vol.i08-No. 01: 465-469.
Amri, Iful. 2015. Pengembangan Media Pembelajaran E-Learning Berbasis Web Untuk Mata Kuliah Pendahuluan Fisika Inti Jurnal Inovasi Dan Pembelajaran Fisika, Volume 2 Nomor 1.
Arsyad, Azhar. 2016. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Asmawati, E, Y, S., U, Rosidin., & Abdurrahman. 2018. Efektivitas Instrumen Asesmen Model Creative Problem Solving pada Pembelajaran Fisika Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Pendidikan Fiska Vol. VI. No. 2.
Emzir. 2015. Metodologi Penelitian Pendidikan kuantitatif,dan kualitatif. Jakarta:
PT Raja Grafindo Persada.
Bambang, Haryadi. 2009. Fisika : Untuk SMA dan MA Kelas XI. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
D Rosana, Jumadi, dan Pujianto. 2014. Pengembangan Soft Skills Mahasiswa Program Kelas Internasional Melalui Pembelajaraan Konteks untuk Meningkatkan Kualitas Proses dan Hasil Belajar Mekanik. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia JPII 3 (1) (2014) 12-21
Daryanto. 2012. Media Pembelajaran. Bandung: PT Sarana Tutorial Nurani Sejahtera.
Maharani, Pangestuning., Febrianto Alqodri., dan Rony Aldhea Dwi Cahya. 2015.
Pemanfaatan Software Sigil Sebagai Media Pembelajaran E-Learning yang Mudah, Murah dan Userfriendly dengan Format Epub Sebagai Sumber Materi. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia.
STMIK AMIKOM Yogyakarta.
Miarso, Yusufhadi. 2015. Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Jakarta:
Predana Media Group.
Muqarrobin, Tamman Firdaus., dan Heru Kuswanto. 2016. Development Of An Android-Based Physics E-Book to Ease Students’ Physics Learning and
14
Its Influence On Their Learning Achievement. American Journal of Engineering Research (AJER). Volume-5, Issue-10: pp-223-229.
Nandah Qolbi, Indra Sakti, dan Andik Purwanto,2020 Pengembangan Desain Bahan Ajar Fisika Berbasis e-Modul pada Materi Momentum. Program Studi Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu.Jurnal Kumparan Fisika, Vol. 3 No. 1, April 2020, Hal. 33-40.
Uswatun, Din Azwar dan Eli Rohaeti. 2015. Perangkat Pembelajaran IPA Berbasis Inkuiri untuk Meningkatkan Critical Thinking Skills dan Scientific Attitude Siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA. Volume 1 – Nomor 2 : 138–152.
Putri, Sri Diana dan Djusmaini Djamas. 2017. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis dalam Problem-Based Learning. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-BiRuNi. 06 (1): 125-135.
Prastowo, Andi. 2012. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif.
Yogyakarta: Diva Press.
Perdana, Fengky Adie., Sarwanto., dan Sukarmin. 2017. Pengembangan Modul Elektronik Fisika Berbasis Keterampilan Proses Sains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Siswa SMA/MA Kelas X Pada Materi Dinamika Gerak. Jurnal Inkuiri. ISSN:
2252-7893, Vol. 6, No. 3 :(hal 61-76).
Putranta, Himawan., dan Heru Kuswanto. 2018. Improving Students’ Critical Thinking Ability Using Problem Based Learning (PBL) Learning Model Based on PhET Simulation. SAR Journal. Volume 1, Issue 3.
Rusman, Deni Kurniawan., dan Cepi Riyana. 2012. Pembelajaran Berbasis Tekhnologi Informasi dan Komunikasi: “Mengembangkan profesionalitas guru”. Jakarta: Rajawali pers.
Rusman. 2016. Model Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Sadiman, Arief S Dkk. 2014. Media Pendidikan pengertian, pengembangan dan pemanfaatannya. Jakata: Rajawali Pers.
Sugiono. .2016. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D). Bandung : Alfabeta.
Undang Rosidin.2017.Evaluasi dan Asesmen Pembelajaraan. Bandar Lampung : Media Akademik.
15
Wirasasmita, Rasyid Hardi & Muhammad Zamroni Uska. 2017. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Buku Digital Elektronic Publication (EPUB) Menggunakan Software Sigil pada Mata Kuliah Pemrograman Dasar. Jurnal Pendidikan Informatika (EDUMATIC). Volume 1, Nomor 1.
16