• Tidak ada hasil yang ditemukan

STRUKTUR PROPOSAL TEKNIS PROGRAM ORGANISASI PENGGERAK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STRUKTUR PROPOSAL TEKNIS PROGRAM ORGANISASI PENGGERAK"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

A. INFORMASI PENDAFTARAN UMUM

No Jenis Informasi Uraian

1 Nama Organisasi Yayasan Pangudi Luhur

2 NPWP Organisasi 11442522511000

3 Pimpinan Organisasi Br. Martinus T Handoko, FIC

4 Nomor SK Kemenkumham C-HT.01.09-60

5 Alamat Organisasi Jl. dr. Sutomo No. 4 Semarang

6 Nama Penanggung Jawab Proposal Br. Martinus Tukir Handoko, FIC

7 Surel Penanggung Jawab [email protected]

Konsorsium

1. Nama Organisasi Pemimpin / Nomor SK

Kemenkumham Yayasan Pangudi Luhur / C-HT.01.09-60

2. Nama Organisasi Anggota 1/SK Kemenkumham Yayasan Budi Bakti Keuskupan Sibolga / AHU-AH.01.08-582 3. Nama Organisasi Anggota 2/SK Kemenkumham Yayasan Pendidikan Katolik Keuskupan Manado / C-HT.01.09-325 4. Nama Organisasi Anggota 3/SK Kemenkumham Yayasan Seri Amal Medan / AHU-AH.01.06-0014686 -Thn 2019

5. Nama Organisasi Anggota 4/SK Kemenkumham Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan / AHU-0006614.AH.01.12. Thn 2017 6. Nama Organisasi Anggota 5/SK Kemenkumham Yayasan Setia Medan / AHU-AH.01.06-0008274

7. Nama Organisasi Anggota 6/SK Kemenkumham Yayasan Puteri Hati Kudus / AHU-0001207.AH.01.12.THN 2020

8. Nama Organisasi Anggota 7/SK Kemenkumham Yayasan Perguruan Katolik Don Bosco Keuskupan Agung Medan / AHU-0022255.AH.01.12.

9. Nama Organisasi Anggota 8/SK Kemenkumham Yayasan Paulus Makassar / AHU - 841.AH.01.02.Tahun 2008 10. Nama Organisasi Anggota 9/SK Kemenkumham Yayasan Tunas Karya / AHU-AH.01.06-0009327

No Jenis Informasi Uraian

1 Bantuan pemerintah yang diusulkan Kategori Gajah

2 Satuan pendidikan yang akan diintervensi Sekolah Menengah Pertama 3 Jenis muatan intervensi Literasi dan Karakter 8

B. SASARAN

(2)

4 Pengalaman penerapan program pendidikan di kota / kabupaten dalam 5 tahun terakhir

a. Pelatihan kepemimpinan calon Kepala Sekolah.

b. Workshop penilaian K 13 PAUD berbasis android.

c. Workshop K-13 untuk SD di Pedalaman Kalimantan

d. Strategic School Mapping untuk Kepala Sekolah dan Staff wilayah Semarang - Ambarawa e. Pembuatan Buku Pelajaran Bahasa Inggris Untuk Siswa kelas 4, 5, 6 SD.

f. Pelatihan bagi Guru Baru Bahasa Inggris tingkat Yayasan.

g. Workshop penyusunan perangkat pembelajaran secara tuntas.

h. Seminar /Workshop Branding image sekolah dan digital marketing.

i. Persiapan pensiun bagi para guru dan karyawan.

j. Penguatan Calon Pegawai Pendidik dan Kependidikan Menjadi Pegawai Tetap 5 Ringkasan pencapaian program pendidikan yang

telah dilakukan

a. Pelatihan kepemimpinan calon Kepala Sekolah Yayasan Pangudi Luhur, dengan memberika kesempatan bagi Yayasan Katolik lainnya untuk mengikuti pelatihan. Pelatihan dilakukan dalam 4 tahapan, masing-masing tahapan berlangsung selama 3 hari. Program ini telah dilakukan sejak tahun 2005 sampai dengan 2018.

Pencapaian : Guru potensial yang dilatih menjadi Kepala Sekolah, ketika diangkat menjadi Kepala Sekolah memiliki kompetensi yang memadahi.

b. Meningkatkan dan mempermudah guru KB dan TK dalam melakukan penilaian.

Pencapaian : Terbukanya wawasan kepala sekolah dan guru dengan model penilaian berbasis android.

c. Meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran K-13 di pedalaman Kalimantan.

Pencapaian : Meningkatkan ketrampilan guru untuk menggunakan komputer dalam pembelajaran dan penggunaan teknologi informasi dalam penyusunan program pembelajaran terintegrasi.

d. Membantu kepala sekolah dalam menentukan prioritas program dan keunggulan sekolah.

Pencapaian : Road mapping sekolah.

e. Membuat buku bahasa Inggris yang berjudul English Activator Series untuk digunakan sebagai materi belajar siswa SD kelas 4, 5, dan 6.

Pencapaian : Buku pelajaran bahasa Inggris tingkat SD.

f. Memberikan pelatihan bagi Guru Baru Bahasa Inggris tentang metodologi mengajar Activity Based Learning untuk mempersiapkan mereka mengajar. Pelatihan ini terlaksana 2 kali setiap tahunnya.

Pencapaian : Peningkatan kemampuan mengajar guru baru di depan kelas.

g. Guru dapat menyusun perangkat pembelajaran secara lengkap dan benar.

Pencapaian : Guru memahami dan trampil menyusun perangkat pembelajaran dengan benar.

h. Menambah daya tarik sekolah dan harapannya menambah peserta didik.

Pencapaian : Kepala Sekolah jeli dalam melihat potensi & peluang sekolah dalam membranding dan memperkenalkan sekolah pada masyarakat.

i. Mempersiapkan para pegawai dalam menghadapi masa-masa pensiun. Program ini rutin dilakukan satu kali dalam 2 tahun.

Pencapaian : Pegawai yang akan pensiun dapat memasuki masa pensiun dengan sukacita

j. Memperkuat spiritualitas dan motivasi sebagai pegawai Yayasan. Program ini dilaksanakan sekali dalam setahun.

Pencapaian : Orientasi para calon pegawai pendidik dan kependidikan menjadi semakin mantab untuk menjadi pegawai Yayasan.

6 Pilihan utama kabupaten / kota sasaran intervensi a. Medan b. Sibolga c. Pangkal Pinang d. Semarang e. Manado f. Makassar

(3)

7 Pilihan sekolah pada daerah utama sasaran intervensi

a. Medan, terdapat 69 sekolah dan 950 guru b. Sibolga, terdapat 6 sekolah dan 96 guru

c. Pangkal Pinang, terdapat 13 sekolah dan 181 guru d. Semarang, terdapat 25 sekolah dan 431 guru e. Manado, terdapat 38 sekolah dan 519 guru f. Makassar, terdapat 12 sekolah dan 139 guru 8 Pilihan alternatif kabupaten / kota sasaran

intervensi

a. Kab. Ogan Komering Ulu Timur b. Jakarta Selatan

c. Surakarta d. Yogyakarta e. Kab. Ketapang 9 Pilihan sekolah pada daerah alternatif sasaran

intervensi

a. Kab. Ogan Komering Ulu Timur, terdapat 1 sekolah dan 7 guru b. Jakarta Selatan, terdapat 2 sekolah dan 20 guru

c. Surakarta, terdapat 7 sekolah dan 75 guru d. Yogyakarta, terdapat 6 sekolah dan 80 guru e. Kab. Ketapang, terdapat 3 sekolah dan 40 guru

No Jenis Informasi Uraian

1 Deskripsi proyek

Artikel yang dimuat pada laman Kompas.Com yang diunduh pada tanggal 15 April 2020, menunjukkan terkait Programme for International Student Assessment. Pengukuran PISA bertujuan untuk mengevaluasi sistem pendidikan dengan mengukur kinerja siswa di pendidikan menengah, terutama pada tiga bidang utama, yaitu matematika, sains, dan literasi.

Hasil Programme for International Student Assessment ( PISA) untuk Indonesia tahun 2018 menunjukkan bahwa kemampuan kinerja siswa Indonesia dalam bidang reading, mathematics, dan science masih rendah.

Bila rerata kemampuan baca negara-negara OECD berada di angka 487, skor Indonesia berada di skor 371. Peringkat pertama diraih China dengan skor 555, kemudian diikuti Singapura dengan skor 549, dan Makau dengan skor 525.

Mengikuti tes PISA sejak tahun 2000, pada tahun 2018 skor PISA Indonesia untuk matematika berkisar di angka 379 dan sains di skor 396. Sebagai pembanding, China dan Singapura menempati peringkat tinggi untuk skor matematika dengan skor 591 dan 569.

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa proses pendidikan pada jenjang sebelumnya yaitu pendidikan dasar ada persoalan. Kompetensi tenaga pendidik menjadi kunci untuk meningkatkan kemampuan membaca, matematika dan science siswa di pendidikan dasar. Peningkatan kompetensi tenaga pendidik berkarakter menjadi titik awal memajukan pendidikan dasar berkarakter. Salah satu kegiatan peningkatan kompetensi guru dalam bentuk workshop on-in dalam periode waktu tertentu sampai tenaga pendidik benar-benar memiliki ketrampilan untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar yang berkarakter.

C. PROPOSAL

(4)

2 Teori perubahan yang diusulkan a. Logika perubahan :

Bagi pendidikan, terutama pendidikan dasar, guru menjadi pemicu utama untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dengan kata lain, jika ingin meningkatkan mutu pendidikan pertama-tama yang harus dilakukan adalah meningkatkan terlebih dahulu mutu tenaga pendidik. Hanya tenaga pendidik berkualitas yang akan mampu membangun iklim belajar yang menggairahkan peserta didik dalam bereksplorasi di bidang pengetahuan, sosial, dan budaya. Jika iklim belajar siswa bergairah sudah terbentuk menjadi habits maka pendidikan akan maju dengan sendirinya.

b. Cakupan :

Perlu dilakukan screening untuk menentukan tenaga pendidik yang mampu menjadi mentor bagi perkembangan pendidikan dasar. Tenaga pendidik yang telah discreening tersebut diberi pelatihan sampai benar-benar memiliki kualitas seperti diharapkan. Baik dalam bidang didaktik metodik maupun dalam bidang kepribadian sebagai pendidik yang berkarakter. Untuk selanjutnya mereka diberi tugas melatih tenaga pendidik di sekolah sasaran dalam periode waktu tertentu. Untuk selanjutnya sekolah sasaran bertugas melakukan desiminasi program bagi sekolah-sekolah disekitarnya. Dengan cara tersebut akan lahir tenaga pendidik dalam jumlah banyak yang akan menjadi penggerak kemajuan pendidikan di sekolah masing-masing.

c. Output :

Output dari program tersebut adalah tersedianya tenaga pendidik yang profesional dan berkarakter dalam memajukan pendidikan. Sedangkan outcome dari program tersebut adalah hasil pendidikan akan berkualitas. Merujuk pada Programme for International Student Assessment ( PISA), diharapkan skor siswa Indonesia meningkat. Yang pada akhirnya jika konsistensi mutu pendidikan dapat dipertahankan Indonesia akan cepat mengalami kemajuan.

3 Aktivitas Pembekalan (in) --> Tugas Lapangan (on) --> Asistensi Tim/Feedback --> Sharing dan Evaluasi --> Tugas lapangan (on) --> Asistensi Tim/Feedback --> Merumuskan Modul --> Sharing dan evaluasi --> Finaslisasi Modul --> Sosialisasi / Desiminasi modul.

4 Dampak Jangka Pendek / Menengah yang telah dicapai

a. Dampak jangka pendek/menengah

Dampak jangka pendek dari program yang telah dilaksanakan adalah tenaga pendidik yang diberi pelatihan mengalami peningkatan kepercayaan diri dalam menjalankan tugas. Kondisi ini sangat menunjang dalam membangun iklim belajar yang bergairah. Iklim/budaya mutu belajar yang mampu dibangun oleh tenaga pendidik ini menjadi kunci kemajuan pendidikan.

b. Dampak jangka panjang.

Pelatihan yang telah dilakukan memiliki dampak jangka panjang yaitu sekolah-sekolah yang menjadi tanggung jawab binaan tetap diminati masyarakat dan berprestasi di wilayah masing-masing. Tenaga pendidik mampu menjaga konsistensinya menjadi guru yang penuh dedikasi dan berkarakter sebagai seorang pendidik.

(5)

5 Dampak Akhir yang telah dicapai 1. Tenaga pendidik memiliki kesetiaan yang sangat baik sebagai pegawai di lingkungan yayasan.

Sangat sedikit tenaga pendidik yang resign pindah ke Yayasan lain. Jika ada yang resign, rata-rata karena alasan mengikuti suami. Sebagai informasi, jumlah tenaga pendidik tingkat SMP Yayasan Pangudi Luhur saat ini ada 453 orang.

2. Sekolah-sekolah di lingkungan Yayasan Pangudi Luhur tetap terjaga kualitasnya, baik dari sisi jumlah peminat maupun prestasi yang dicapai. Selain itu di wilayah masing- masing mampu berkompetisi dengan sekolah lain. Sebagai informasi, jumlah sekolah Yayasan Pangudi Luhur saat ini adalah 13 KB/TK dengan jumlah siswa 1.871 siswa, 27 SD dengan jumlah siswa 8.442 siswa, 19 SMP dengan jumlah siswa 7.612 siswa, 12 SMA dengan jumlah siswa 4.828 siswa, 3 SMK dengan jumlah siswa 1.971 siswa, dan 1 SLB dengan jumlah siswa 356 siswa.

6 Ringkasan metodologi penilaian dampak program Keberhasilan program akan diukur menggunakan instrumen dari Kemendikbud. Pengukuran akan kami koordinasikan dengan petugas Kemendikbud.

7 Daftar refrensi literatur a. Kenneth Leithwood, Karen Seashore Louis, Stephen Anderson and Kyla Wahlstrom, 2004, Review of Research: How leadership influences student learning, https://www.wallacefoundation.org.

Relevansi : Keberhasilan perubahan sekolah tergantung pada motivasi dan kompetensi Kepala Sekolah dalam mengelola sekolahnya. Demikian juga penguasaan guru terhadap pengetahuan dan metodologinya menentukan keberhasilan pembelajaran di kelas.

b. Robert, J. Marzano, 2003, Classroom Management that Works, Association for Supervision and Curriculum Development.

Relevansi : Kemampuan guru dalam mengelola kelas, menentukan keberhasilan pembelajaran di dalam kelas.

8 Indikator dampak keberhasilan Dampak yang dihasilkan :

1. Tenaga pendidik yang telah diberi pelatih kepemimpinan kepala sekolah, ketika diberi tugas menjadi kepala sekolah menunjukkan rasa percaya diri yang baik.

2. Kepala sekolah baru hasil pelatihan kepemimpinan kepala sekolah sejak awal diberi tugas menjadi kepala sekolah mengetahui tugas pokok dan tanggung jawabnya.

3. Mutu sekolah terjaga dengan baik. Salah satunya adalah sekolah-sekolah Pangudi Luhur sesuai daerah masing-masing mampu bersaing dengan sekolah-sekolah di sekitarnya.

4. Tercipta budaya belajar yang baik, dibuktikan tingkat kepercayaan masyarakat menyekolahkan di sekolah-sekolah di lingkungan Yayasan Pangudi Luhur.

5. Beberapa lemabaga sekolah di lingkungan Yayasan Pangudi Luhur menjadi tempat studi banding oleh lembaga/yayasan lain, belajar tentang tata kelola sekolah yang baik.

Instrumen yang digunakan :

Instrumen penilaian kinerja tenaga pendidik dan kepala sekolah, yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pusat dengan penyesuaian sesuai dengan Visi Misi Yayasan Pangudi Luhur.

Metode pengumpulan data :

1. Pengamatan/observasi supervisi guru.

2. Pengamatan/observasi kepala sekolah.

3. Studi dokumentasi kepegawaian di Yayasan Pangudi Luhur.

4. Angket kepuasan pelanggan pelayanan sekolah-sekolah di lingkungan Yayasan Pangudi Luhur.

(6)

9 Kebutuhan peralatan dan perlengkapan Program pelatihan Penguatan kompetensi Kepala Sekolah dan Guru memerlukan peralatan dan perlengkapan seperti Jaringan Internet, peralatan ICT, LCD, modul pelatihan, laptop.

10 Kebutuhan sumber daya manusia Sumber Daya Manusia yang dibutuhkan pada pelatihan ini adalah:

a. Pengarah/manager program dengan kualifikasi S3.

b. Penanggung jawab program dengan kualifikasi S2

c. Koordinator lapangan (3 orang) dengan kualifikasi S2 dan S1 d. Kesekretariatan dengan kualifikasi S1

Ketua Tim :

Nama Lengkap : Martinus Tukir Handoko, FIC, M.Sc Kualifikasi : S3

Pengalaman :

a. 1988 – 1992 : Kepala Kantor Pusat Yayasan Pendidikan Pangudi Luhur

- Anggota Pengurus Yayasan Sandjojo – Pengelola Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

b. 1998 – 2006 / 2019 -2024 : Ketua Yayasan Pendidikan Pangudi Luhur (Pengelola Sekolah-sekolah Pangudi Luhur yang tersebar di seluruh Indonesia) c. 2000 – 2004 : Rektor Unika Soegijapranata Semarang

- Anggota Dewan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah d. 2000 – 2006 : Dosen Pasca Sarjana Universitas Negeri Semarang Dosen Pasca Sarjana Unika Soegijapranata Semarang e. 2004 – 2006 : Anggota Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Tengah

f. 2003 – 2006: Penasihat Ahli Forum Pendidikan Anak Usia Dini Provinsi Jawa Tengah

(7)

Tenaga Ahli :

1. Nama Lengkap : Dr. Yohanes Harsoyo, S.Pd, M.Si Kualifikasi : S3

Keahlian dan Pengalaman Program :

- Koordinator Tim Pelatihan terintegrasi berbasis kompetensi Guru IPS Direktorat Pembinaan SMP, Depdiknas

- Training of the Trainers Seminar Series, diselenggarakan oleh NCEE-USA dilaksanakan di Meksiko, Mesir - dan Indonesia - Tim Penilai buku BNSP Depdiknas

- Tim Pengembang Instrumen Sertifikasi Guru, Dirjen Dikti, Depdiknas - Tim Bimbingan Teknis Pembelajaran Karakter Direktorat SMP, Depdiknas.

2. Nama Lengkap : Dr. Gregorius Bambang Nugroho, FIC Kualifikasi : S3

Keahlian dan Pengalaman Program :

- Guru dan Kepala Sekolah Pangudi Luhur (baik PAUD, pendidikan Dasar dan Menengah, baik sekolah umum maupun sekolah Khusus) - Ketua Yayasan Pangudi Luhur baik perwakilan maupun pusat

- Aktif sebagai narasumber dalam memberikan berbagai macam seminar/penataran/pelatihan/workshop yang berkaitan dengaan bidang pendidikan dan kepemimpinan, baik di lingkungan Gereja/lembaga keagamaan, DEPDIKBUD, DEPSOS, Majelis Pendidikan Katolik, yayasan pendidikan maupun lembaga-lembaga pendidikan negeri/swasta.

- Juri lomba guru kreatif dan inovatif tingkat provinsi maupun nasional Kemendikbud.

- Konsultan pendidikan di Dinas Pendidikan Nusa Tenggara Timur dan lembaga-lembaga pendidikan Katolik seperti : karya kerasulan kongregasi Suster Sang Timur, kongregasi suster darah mulia / ADM.

- Pengurus asosiasi profesi pendidikan khusus Indonesia.

- Pengurus Yayasan Sandjaya- Unika Sugiyapranata Semarang - TIM Fasilitator PPG Kemendikbud

3. Nama Lengkap : Dr. Lai Chee Chong Kualifikasi : S3

Keahlian dan Pengalaman Program :

- Dr. Lai menyelesaikan Doktoralnya dalam bidang Matematika di McMaster University, Ontario, Canada. Ia baru baru ini bekerja sebagai Konsultan Kurikulum pada sebuah proyek pendidikan multimedia di bidang matematika dan science di Malaysia dan juga menjadi Konsultan Matematika untuk E-Learning Singapura.

- Sebagai pengajar di Marchall Cavendish Institute, ia mengadakan workshop dan seminar pengembangan professional bagi guru sekolah dasar dan menengah dalam bidang Matematika dan Science di Asean, UK, USA dan Amerika Selatan. Ia juga telah melakukan review kurikulum bagi kurikulum matematika Qatar.

- Ia telah berkerja sebagai Pembantu Direktur IT pada sektor publik Singapura dan Kepala Kantor pada bidang keuangan untuk beberapa tahun. Ia telah mendesign dan melaksanakan STEM bagi para siswa dalam kerjasama dengan tim pendidik dan spesialis IT.

(8)

Tenaga Pengajar, Fasilitator, dan Lainnya : 1. Nama Lengkap : Agustinus Sudarmadi, M Pd Kualifikasi : S2

Keahlian dan Pengalaman Program : Yang bersangkutan memiliki keahlian khusus dalam mata pelajaran matematika dan aktif sebagai Praktisi Pendidikan Dasar dan Menengah (SMP), sebagai guru dan Kepala Sekolah.

2. Nama Lengkap : Antonius Hardiyanto, M Pd Kualifikasi : S2

Keahlian dan Pengalaman Program : Yang bersangkutan memiliki keahlian khusus dalam Managemen Pendidikan dan aktif sebagai Praktisi Pendidikan Dasar dan Menengah, sebagai Kepala Sekolah.

3. Nama Lengkap : Servatius Samuel, Pr, S.Psi, M.Psi. Psikolog Kualifikasi : S3

Keahlian dan Pengalaman Program :

- 2007 - Sekarang Ketua Yayasan Tunas Karya, Pangkal Pinang - 2004 - Sekarang Ketua Lembaga Psikologi (LPT) Pesona - 2013 - Sekarang Psikolog di LPT Persona

Tenaga Pendukung

1. Nama Lengkap : Agnes Damar Tuwuh Palupi, S.Kom Kualifikasi : S1

Keahlian dan Pengalaman Program : Yang bersangkutan memiliki keahlian Sistem Informasi serta tugas-tugas kesekretariatan di kantor.

2. Nama Lengkap : Yohana Bonagiunta F.H Kualifikasi : D3

Keahlian dan Pengalaman Program : Yang bersangkutan memiliki keahlian dalam hal Kesekretariatan dan dan surat menyurat dalam kegiatan.

11 Kebutuhan dukungan dari sekolah dan pemerintah daerah

a. Ijin dari kepala sekolah bagi guru untuk mengikuti pelatihan

b. Penggunaan waktu KKG untuk kegiatan pelatihan guru/Kepala Sekolah

c. Ijin dari dinas pendidikan setempat bagi sekolah/guru untuk mengikuti pelatihan.

12 Deskripsi guru sasaran program Sesuai dengan jenis proposal gajah; jumlah guru dan kepala sekolah minimal 100

13 Rekomendasi perluasan program

a. Bantuan pemerintah untuk melatih sekolah/guru penggerak ini diharapkan melahirkan insan pendidikan yang berkarakter kuat untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

b. Hasil pelatihan tersebut dapat dinarasaikan dalam bentuk modul/buku/e-book yang bisa dibaca dan dipelajari oleh tenaga pendidik atau kepala sekolah yang tidak terjaring dalam program pembinaan sekolah dan guru penggerak ini.

c. Muncul basis-basis guru yang aktif mengembangkan kompetensinya sebagai pendidik.

Referensi

Dokumen terkait

Ikon Fitur Fungsi Fitur pada Pembelajaran Moda Daring.. Ikon Fitur Fungsi Fitur pada Pembelajaran Moda Daring.. Mata Pelajaran/Paket Keahlian: Matematika 2. Judul Modul: PENERAPAN

Selain itu dalam Standar Isi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) disebutkan bahwa mata pelajaran matematika di Sekolah Menengah Pertama (SMP) bertujuan agar

Salah satu untuk meningkatkan kemampuan, ketrampilan dan pemahaman di bidang keuangan peserta didik di sekolah menengah kejuruan bidang keahlian akuntansi diberi mata

Oleh karena itu pengembangan media pembelajaran flip chart dalam mata pelajaran matematika materi bangun ruang yang selanjutnya disebut Geometry Flip Chart diharapkan dapat

Dalam standar isi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) disebutkan bahwa mata pelajaran matematika di Sekolah Menengah Pertama (SMP) bertujuan agar peserta

Permendikbud No 24 tahun 2016 tentang kompetensi dasar mata pelajaran di jenjang pendidikan dasar dan menengah yang menyatakan bahwa pembelajaran matematika dan PJOK

Permendikbud No 24 tahun 2016 tentang kompetensi dasar mata pelajaran di jenjang pendidikan dasar dan menengah yang menyatakan bahwa pembelajaran matematika dan PJOK

Pada Struktur Kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah berisi sejumlah mata pelajaran yang harus disampaikan kepada peserta didik. Struktur kurikulum SMP ... Di SMP