• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN PERDAGANGAN INDONESIA-CHILI PERIODE : JANUARI - APRIL 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN PERDAGANGAN INDONESIA-CHILI PERIODE : JANUARI - APRIL 2014"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

PERKEMBANGAN PERDAGANGAN INDONESIA-CHILI PERIODE : JANUARI - APRIL 2014

A. Perkembangan perekonomian dan perdagangan Chili

1. Pada periode Januari-April 2014 ekspor Chili ke Dunia sebesar US$ 25,64 miliar, naik 4,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2013, yang tercatat sebesar US$ 24,58 miliar. Impor Chili dari Dunia periode Januari-April 2014 mencapai US$ 22,24 miliar, turun 5,8% dibandingkan dengan periode Januari-April 2013. Perekonomian Chili mengalami pertumbuhan yang moderat ditandai dengan pertumbuhan Ekonomi bulan April 2014 sebesar 2,3%, dan inflasi bulan April 2014 sebesar 0,6% . Sementara itu, pertumbuhan GDP tahun 2013 sebesar 4,0 % dan inflasi tahun 2013 sebesar 3,0 % .

2. Total perdagangan Chili dengan beberapa negara, periode Januari-April 2014 dibandingkan dengan periode Januari-April 2013, adalah sebagai berikut :

 Total perdagangan Chili–Kawasan Amerika, mencapai US$ 19.027,4 juta, turun 8,0% dibandingkan dengan periode Januari-April 2013. Chili–NAFTA turun sebesar 11,2%, Chili–Amerika Serikat, turun sebesar 12,1%, yang mencapai US$ 7.897,8 juta. Sementara, total perdagangan Chili dengan Kanada, juga turun sebesar 8,7% menjadi US$ 1.003,4 juta, demikian juga total perdagangan Chili dengan Meksiko mengalami penurunan sebesar 7,2% dibandingkan dengan periode Januari-April 2013, menjadi US$ 1.138,8 juta. Amerika Serikat (AS) masih tetap merupakan mitra dagang utama Chili, yang total perdagangannya periode Januari-April 2014 mencapai US$ 7.897,8 juta.

 Total perdagangan Chili – Uni Eropa (15), pada periode Januari - April 2014 mencapai US$ 7.018,2 juta, turun sebesar 1,2% dibandingkan periode yang sama tahun 2013. Hal ini disebabkan penurunan total perdagangan dengan Spanyol (turun 12,7%), Jerman (turun 7,5%), dan Belgia/Belgica (turun 10,1%) dimana penurunan total perdagangan dengan ke-3 negara, mencapai US$ 301,5 juta. Sementara itu, total perdagangan Chili dengan Perancis (naik 29,1%) dan Denmark (naik 48,4%), dimana kenaikan total perdagangan dengan ke-2 negara tersebut sebesar US$ 278,7 juta.

 Total perdagangan Chili–Asia, naik sebesar 9,0% dibanding periode Januari- April 2013, dan cenderung meningkat. Total perdagangan dengan Korea Selatan

(2)

dan China, meningkat sebesar US$ 1.736,0 juta, dibandingkan tahun 2013. Peningkatan total perdagangan dengan Asia terutama akibat peningkatan ekspor senilai US$ 1.916,9 juta (naik 17,5%), meskipun impor mengalami penurunan sebesar US$ 315,8 juta (turun 4,6%). China merupakan mitra dagang utama Chili di Dunia, dengan total perdagangan sebesar US$ 10.860,2 juta pada periode Januari-April 2014, atau naik 17,3% dibanding periode yang sama tahun 2013.

3. Nilai Tukar Peso Chili (CLP) per US$ 1 sebesar 550,23 CLP, per 03 Juni 2014. Sedangkan, harga rata-rata tembaga per pon (US$) per 03 Juni 2014, adalah sebesar US$ 3,18 per pon. Adapun, tingkat pengangguran periode Pebruari – April 2014 sebesar 6,1% .

B. Perkembangan perdagangan bilateral Indonesia dengan Chili

Total perdagangan Chili – Indonesia pada periode Januari-April 2014 mencapai US$ 143,0 juta, naik US$ 22,2 juta (+18,4%), dibandingkan dengan periode Januari-April 2013 yang tercatat US$ 120,8 juta. Impor Chili dari Indonesia pada periode Januari-April 2014 mencapai US$ 63,5 juta, naik US$ 12,1 juta (+23,5%) dibandingkan dengan periode Januari-April 2013. Sementara, ekspor Chili ke Indonesia pada periode Januari-April 2014 mencapai US$ 79,5 juta, naik sebesar US$ 10,1 juta (+14,5%) dibandingkan dengan periode Januari-April 2013, yang tercatat sebesar US$ 69,4 juta. Neraca perdagangan antara Indonesia dengan Chili tercatat defisit bagi Indonesia sebesar US$ 16,0 juta, pada periode ini.

C. Informasi lainnya 1. Business Trend

Bulan Mei merupakan akhir musim gugur dan memasuki musin dingin di Chili. Pertumbuhan perdagangan retail cukup dinamis, terutama penjualan baju, sepatu untuk musim dingin dan alat-alat pemanas rumah tinggal baik dengan bahan bakar miyak tanah, gas, maupun listrik. Selain itu, penjualan produk-produk makanan juga meningkat karena penduduk membutuhkan lebih banyak kalori pada musim dingin. Ditambahkan, bulan Juni selalu dirayakan Hari Ayah (Father´s Day) yang menggalakkan pasar retail terutama penjualan barang-barang hadiah untuk ayah. Diperkirakan pertumbuhan kegiatan ekonomi bulan Mei lebih tinggi dari bulan sebelumnya.

(3)

2. Kegiatan ekonomi Chili diperkirakan melemah

Pengamat ekonomi dan Bank Sentral Chile memperkirakan pertumbuhan ekonomi Chili terus menurun. Setelah turunnya pertumbuhan ekonomi menjadi 4,1% pada akhir 2013, pertumbuhan GDP terus menurun menjadi 2,6% selama 3 bulan pertama tahun 2014 terutama akibat menurunnya investasi. Hal ini mencerminkan pengaruh negatif dari kebijakan pemerintah yang menaikkan pajak perusahaan maupun kebijakan reformasi lainnya dan terbukti pertumbuhan ekonomi bulan April hanya mencapai 2,3%. Perkiraan lebih lanjut, pertumbuhan ekonomi selama triwulan kedua tahun 2014 sebesar 2,6% turun dari perkiraan bulan Mei sebesar 3,0%. Dan, perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun 2015 tetap sebesar 4%. Sementara inflasi tahun 2014 diperkirakan sebesar 3,8%; suku bunga sebesar 3,5% dan nilai tukar 1 US$ = CLP 570.

Partisipasi Dalam Pameran Transportasi (Fenatran 2014)

Pameran Transportasi Chili ke 9, diselenggarakan di arena pameran Espacio Riesco, Santiago, pada 14 s/d 18 Mei 2014, diorganisir Asociación Nacional Automotriz de Chile A.G. / ANAC (Asosiasi Kendaraan Bermotor Chili); Feria Internacional de Santiago (Fisa), didukung Kementerian Energi; Kementerian Transportasi dan Komunikasi dan Kementerian Lingkungan Hidup Chili; Asosiasi Pemilik Truk Chili; Federasi Pemilik Transportasi Umum, serta disponsori oleh perusahaan telekomunikasi ENTEL dan harian El Mercurio. FENATRAN diselenggarakan 2 tahun sekali di arena pameran seluas 70.000 m2, dan tahun ini diikuti sebanyak 117 ekshibitor yang terdiri dari 57distributor merk mobil dan truk; importir ; supplier dan perusahaan jasa sektor transportasi; serta Kantor Promosi Perdagangan Indonesia (ITPC). Pameran dikunjungi sekitar 15.000 profesional dari Chili dan negara-negara tetangga Chili (Argentina, Brasil, Peru, Bolivia, Ecuador) serta negara lainnya.

Selama beberapa tahun terakhir, kendaraan transportasi didominir merk China, walaupun merk-merk tradisional Jepang, Korsel, AS dan Eropa tetap berperan penting. Merk kendaraan bermotor yang berpartisipasi pada pameran Fenatran 2014 adalah: Foton, Freightliner, Fuso, Golden Fragon, Maxus, Mercedes Benz, Western Star Trucks, Chevrolet, DongFeng, Gac-Gonow, Hafei, Iveco, JBC, Joylong, Metalpar (pabrik karoseri Chili), Scania, Sunlong, Youji, ZNA, Busscar, DAF, Ford Camiones, Ford Liviano, Higer, Hino, Hyundai, Inrecar, JMC, Kenworth, KIA, King Long, Mascarello, Modasa, Nissan, Peugeot, Shacman,

(4)

Sinotruk, Yuejin, Yutong, Changan, Citroen, Faw, Geely, Great Wall, International, JAC Motors, Lifan, Mack, Man, Mazda, Renault Trucks, Renault, Suzuki, Toyota, Volkswagon dan Volvo.

ITPC Santiago, pertama kali mengikuti pameran ini dengan dukungan dari KBRI Santiago; PT. Gajah Tunggal Tbk yang mengirimkan 7 ban radial berbagai jenis dan ASTRA Otoparts yang mengirimkan suku cadang dan aksesoris mobil untuk dipamerkan. Selama pameran booth ITPC dikunjungi sekitar 600 orang dan memperoleh 56 inquiries dari importir, perusahaan pengangkutan dan distributor juga 26 pengunjung yang berminat membeli langsung ban GT Radial dan Battery GS dan INCOE dari agen masing-masing di Chili.

Mr. Diego Otarola, Marketing Manager, distributor ban mobil Neumachile dan Mr. Fred Xing (agen tunggal GT), Import & Export Milestone Co, Ltda, telah sepakat untuk melakukan kerjasama distribusi ban PT. Gajah Tunggal di Chili dimana Neumachile akan memasarkan GT Radial di daerah selatan Chili. Sementara wakil dari COMERCIAL EMASA, distributor accu mobil buatan ASTRA “Quantum” mengunjungi stand ITPC dan menyatakan minatnya untuk meningkatkan hubungan bisnis dengan ASTRA di bidang spare-parts mobil. Wakil Emasa tersebut : Mr. Pablo Cantillana, Business Development Manager, Division Otomotive, E-mail: [email protected]

3. Pertemuan Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor dengan Importir Comercializadora Jarsa

Pada 26 Mei 2014 Direktur Pengembangan dan Informasi Pasar, Ditjen PEN, Kemendag, didampingi ITPC berkunjung ke importir “Comercializadora Jarsa” yang merupakan representatif PT. Smart Tbk. Di Chili untuk memasarkan produk-produk palm oil fat dan margarine. kedatangannya ke Chili dalam rangka negosiasi pertama IC-CEPA (Indonesia-Chile Comprehensive Partnership Agreement) yang diperkirakan selesai dalam waktu dekat. Apabila dicapai kesepakatan, maka bea masuk produk palm oil sebesar 6% yang diimpor dari Indonesia akan bebas sehingga harganya dapat bersaing dengan produk palm oil dari Malaysia yang bea masuknya 0% karena sudah berjalannya FTA Chili – Malaysia. Menurut perkiraan Mr. Jorge, apabila FTA Indonesia – Chili berhasil maka impor produk palm oil dari Indonesia akan meningkat sekitar 20%.

Pertemuan Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor dengan Importir Midesa S.A.C.

(5)

Pada 27 Mei 2014, Direktur Pengembangan dan Informasi Pasar, Ditjen PEN mengunjungi Importir rumput laut Indonesia, Midesa S.A.C. yang diterima oleh pemiliknya Mr. Miguel Depolo. Kunjungan tersebut adalah dalam rangka negosiasi IC-CEPA (FTA) yang diharapkan selesai dalam waktu dekat. Perusahaan Mr. Depolo sudah melakukan bisnis dengan Indonesia selama lebih 10 tahun. Midesa mengimpor rumput laut tropis dari Indonesia yang digunakan membuat kosmetik, obat-obatan dan lain-lain dan sangat gembira mendengar dimulainya negosiasi FTA dengan Chili. Selanjutnya, dikatakan perusahaannya sedang melakukan studi untuk joint-venture membudidayakan rumput laut di teluk Poso Sulawesi Utara.

Forum Bisnis Indonesia-Chili

Pada 28 Mei 2014, bertempat di Hotel Intercontinental Santiago, Chili dilaksanakan forum bisnis yang dihadiri 138 pengusaha Chili dan Indonesia. Pembicara adalah Sr. Diego Torres (Kepala Departemen Asia-Oceania, Kemenlu Chili dan juga anggota tim negosiasi IC-CEPA--cooperation) Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kemendag RI, dan juga anggota tim negosiasi IC-CEPA--TIGs). Acara dibuka HE Aloysius Lele Madja (Dubes RI untuk Chili) dan moderator Sr. Alvaro Echeverria (Wakil Ketua Chamber of Commerce Asia Pasific).

Sebagian hadirin merupakan pengusaha yang sudah berbisnis dengan Indonesia, maka pertanyaan yang diajukan kepada Sr. Torres lebih banyak mengenai upaya pemerintah Chili mempercepat dan memperlancar arus perdagangan kedua negara serta peluang-peluang yang dapat dinikmati pengusaha untuk meningkatkan volume perdagangan (terutama bagi pengusaha yang baru mengenal Indonesia). Selanjutnya, Pemerintah Chili melalui Chamber of Asia Pasific mengumumkan fokus selanjutnya meningkatkan kerjasama dengan Indonesia dan Filipina..

Referensi

Dokumen terkait

Menurut banyak penelitian efek samping dari hidrokinon dapat menimbulkan rasa panas terbakar saat krim dioleskan pada kulit, dan jika digunakan lebih lanjut dalam

Word Art adalah membuat teks dengan tampilan yang lebih bagus, dan lebih bervariasi, beragam efek dapat didapatkan di sini. Berikut ini langkah membuat Word Art pada MS. Klik ikon

Pulp juga dapat menyerap zat pewarna yang diberikan dengan cukup baik, sehingga berbagai variasi warna kertas dapat dihasilkan melalui proses ini bagian tumbuhan

Gambar 3.2 Hasil Kualitatif Merkuri de- ngan Metode Reaksi Warna Dalam melakukan uji warna bertujuan untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya merkuri dalam sampel krim

Nilai ekonomi yang dihitung pada Hutan Larangan Adat Kenegerian Rumbio pada penelitian ini adalah nilai ekonomi air untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga, perikanan dan

Dalam penelitian yang dilakukan penulis pada 1998 tentang bagaimana konsep gender dapat teraktualisasikan oleh penghuni ke dalam bangunan (rumah Jawa) di Surakarta, memuat pemahaman

Formulating a Population Policy Expected Demographic result Expected Socioeconomic  consequences Desired Demographi c result Desired Socioeconomic  consequences Future Interventio n

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil rata-tara (mean) tingkat hafalan santri sebesar 50 berada di katagori sedang. Artinya bahwa sebagian besar