PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, LIKUIDITAS DAN
PROFITABILITAS TERHADAP STRUKTUR MODAL
PADAPERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN
YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
PERIODE 2009-2013
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi
Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi
Oleh :
CHRISTIANI NATALIA PASARIBU
NIM : 7113210007
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
iii
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas
berkat dan kasih karuniaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan
skripsi ini dengan judul “ Pengaruh Ukuran Perusahaan, Likuiditas dan
Profitabilitas Terhadap Struktur Modal Pada Perusahaan Makanan dan
Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2013.”
Skripsi ini ditulis untuk memenuhi salah satu syarat untuk menperoleh gelar
Sarjana Ekonomi pada jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri
Medan.
Skripsi ini penulis persembahkan kepada kedua orang tua penulis, Robert
HB Pasaribu dan Kartini Sitompul, terima kasih untuk segala hal terbaik yang
telah diberikan kepada penulis, baik itu dukungan doa, materi, semangat, dan cinta
kasih yang dicurahkan kepada penulis hingga penulis sampai pada tahapan ini,
dan kepada abang dan adik penulis Manahan Kinner Alfred Pasaribu SE, Chandra
Jackson Irwandi Pasaribu, Winardi Francisco Pasaribu , Maria Dewi Susanti
Pasaribu dan Linda Ita Pasaribu yang juga telah banyak memberikan doa dan
dukungan bagi penulis.
Penulisan skripsi ini tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan berupa
pengarahan, bimbingan, bantuan dan kerja sama semua pihak yang telah turut
membantu dalam penyelesaian skripsi ini. Untuk itu penulis ingin menyampaikan
ucapan terimakasih kepada :
1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom,M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri
2. Bapak Drs. Kustoro Budiarta,M.E, selaku Dekan Fakultas Ekonomi
Universitas Negeri Medan dan selaku dosen pembimbing skripsi yang
telah membimbing, memberikan saran, arahan dan masukan yang sangat
berharga kepada penulis selama proses penyelesaian skripsi ini.
3. Ibu T. Teviana,SE.,M.Si, selaku Ketua Jurusan Manajemen Fakultas
Ekonomi Universitas Negeri Medan dan selaku pembimbing akademik
saya yang telah membantu penulis selama perkuliahan.
4. Ibu Dita Amanah,MBA, selaku Sekretaris Jurusan Manajemen Fakultas
Ekonomi Universitas Negeri Medan.
5. Bapak Drs.Humisar Sihombing,M.Si, selaku dosen penguji yang telah
memberi saran yang membangun sebagai masukan dalam penyempurnaan
skripsi ini.
6. Bapak Ahmad Hidayat,M.Si, selaku dosen penguji yang telah memberi
saran yang membangun sebagai masukan dalam penyempurnaan skripsi
ini.
7. Bapak Syahrizal Chalil,SE,M.Si, selaku dosen penguji yang telah memberi
saran yang membangun sebagai masukan dalam penyempurnaan skripsi
ini.
8. Seluruh Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan khususnya
jurusan Manajemen yang telah membimbing dan mendidik penulis selama
masa perkuliahan.
9. Kakak Ummi yang sudah membantu penulis dalam pengurusan
v
10.Buat kak Yanti Simanjuntak yang telah memberikan penulis semangat,
dukungan dan doa dalam menyelesaikan skripsi ini.
11.Buat kakak Agnes Theresya Agustina SE yang selalu memberi motivasi,
semangat, dukungan dan doa kepada penulis dalaikan skripsi inim
menyeles
12.Buat Endang Nababan, terimakasih atas dukungan, doa dan semangat yang
diberikan kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.
13.Buat semua teman seangkatan Manajemen A 2011 khususnya Diana
Tampubolon, Rini Sitorus dan Bella Kristin Nainggolan terimakasih
banyak atas bantuan dan motivasinya.
14.Buat Christina br.Tarigan yang selalu menjadi teman penulis dalam
menyelesaikan skripsi ini.
15.Buat adik-adik stambuk 2012-2014, khususnya anggota YGM terimakasih
atas doa dan dukungan yang diberikan dalam menyelesaikan skripsi ini.
Semoga ketulusan dan kebaikan yang telah diberikan kepada penulis selama ini
menjadi rahmat bagi kita semua. Penulis menyadari bahwa penulisan dan
penyusunan skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu penulis juga
memohon maaf apabila terdapat kesalahan. Penulis juga sangat mengharapkan
saran serta kritik demi perbaikan di masa yang akan datang. Akhir kata penulis
ucapkan terima kasih.
Medan, Agustus 2015 Penulis
`
ABSTRAK
Christiani Natalia Pasaribu, NIM 7113210007. Pengaruh Ukuran Perusahaan, Likuiditas dan Profitabilitas Terhadap Perusahaan Makanan dan Minuman Pada Perusahaan Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2013. Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan 2015.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan dapat menjelaskan pengaruh ukuran perusahaan, likuiditas dan profitabilitas terhadap struktur modal pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Ukuran perusahaan diukur dengan logaritma natural total asset (ln total asset), likuiditas diukur dengan current ratio (CR), profitabilitas diukur dengan return on equity (ROE) dan struktur modal diukur dengan debt to equity ratio (DER).
Populasi dalam penelitian ini sebanyak enam belas (16) perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan sampel dalam penelitian ini berjumlah sebelas (11) perusahaan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari situs resmi BEI pada tahun pengamatan 2009-2013. Data dalam penelitian ini telah diuji terlebih dahulu dengan uji asumsi klasik yaitu normalitas dan linearitas data. Analisis data Dalam penelitian ini menggunakan analisis jalur.
Hasil penelitian ini menyatakan ukuran perusahaan dan likuiditas berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas perusahaan, ukuran perusaahaan tidak berpengaruh terhadap struktur modal, likuiditas berpengaruh negatif signifikan terhadap struktur modal dan profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI.
ii
ABSTRACT
Christiani Natalia Pasaribu, NIM 7113210007. The Impact of Firm Size, Liquidity and Profitability Toward Capital Structure On Food and Beverages Companies That Listed on The Stock Exchange Period 2009 – 2013. Thesis Department of Management, Faculty of Economics, State University of Medan in 2015
The reseaech will study determine and explain the impact of firm size, liquidity and profitability toward capital structure on food and beverages companies that listed on the stock exchange. The firm size is measured by using logaritma natural total asset, liquidity is measured by using current ratio (CR), profitability is meansured by using the return on equity ratio (DER) and capital structure is meansured by using the debt to equity ratio (DER).
The population in this research as many as sixteen (16) on food and beverages companies that listed on The Stock Exchange . The sampling method used was purposive sampling and sample in this study as many as eleven (11) companies. The type of data used is secondary file obtained from the official website of the Stock Exchange by year observation from 2009 to 2013. The data of this research have tasted with classic assumption test, normality and linearity test. This research using path analyze.
The result of this research showed that firm size and liquidity has positive significant effect to profitability, firm size has not effect to capital structure, liquidity has negatif significant effect to capital structure and profitability has positive sifnificant effect to capital structure on food and beverages companies on The Stock Exchanged.
DAFTAR ISI
LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING
LEMBAR PENGESAHAN SIDANG
SURAT PERNYATAAN
ABSTRAK ... i
ABSTRACT ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
DAFTAR ISI ... vi
DARTAR TABEL ... x
DAFTAR GAMBAR ... xi
DAFTAR LAMPIRAN ... xii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang Masalah ... 1
1.2 Identifikasi Masalah ... 7
1.3 Pembatasan Masalah ... 8
1.4 Rumusan Masalah ... 8
1.5 Tujuan Penelitian ... 9
1.6 Manfaat Penelitian ... 10
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 12
2.1 Tinjauan Teoritis ... 12
2.1.1 Pengertian Struktur Modal ... 12
vii
2.1.3 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal ... 25
2.1.4 Ukuran Perusahaan... 34
2.1.5 Likuiditas ... 35
2.1.6 Profitabilitas ... 37
2.2 Penelitian Terdahulu ... 38
2.3 Kerangka Berpikir ... 40
2.4 Hipotesis ... 46
BAB III METODE PENELITIAN ... 47
3.1 Lokasi Penelitian ... 47
3.2 Jenis dan Sumber Data ... 47
3.2.1 Jenis Data ... 47
3.2.2 Sumber Data ... 47
3.3 Populasi dan Sampel ... 47
3.4 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional ... 49
3.4.1 Variabel Penelitian ... 49
3.4.2 Definisi Operasional... 50
3.5 Teknik Pengumpulan Data ... 51
3.6 Teknik Analisis Data ... 51
3.6.1 Statistik Deskriptif ... 52
3.6.2 Analisis Statistik Inferensial ... 52
3.6.2.1 Uji Asumsi Klasik ... 53
3.6.2.1.1 Uji Normalitas ... 53
3.6.2.1.3 Uji Heterokedastisitas ... 53
3.6.1.4 Uji Multikolinieritas ... 54
3.6.2.2 Analisis jalur (Path Analysis)... 55
3.6.2.3 Pengujian Hipotesis ... 56
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 57
4.1 Deskripsi Data ... 57
4.1.1 Deskripsi Data Ukuran Perusahaan ... 58
4.1.2 Deskripsi Data Likuiditas Perusahaan ... 60
4.1.3 Deskripsi Data Profitabilitas Perusahaan ... 62
4.1.4 Deskripsi Data Struktur Modal Perusahaan ... 64
4.2 Analisis Statistik Inferensial ... 66
4.2.1 Uji Asumsi Klasik ... 66
4.2.1.1 Uji Normalitas ... 67
4.2.1.2 Uji Linearitas ... 68
4.2.1.3 Uji Heterokedastisitas ... 70
4.2.1.4 Uji Multikolinieritas ... 71
4.3 Analisis Jalur (Path Analysis) ... 72
4.3.1 Pengaruh Masing-Masing Variabel... 73
4.4 Uji Hipotesis ... 76
4.5 Pembahasan Hasil Penelitian ... 79
4.5.1 Pengaruh Ukuran Perusahaan Terhadap Profitabilitas ... 79
4.5.2 Pengaruh Likuiditas Terhadap Profitabilitas ... 80
ix
4.5.4 Pengaruh Likuiditas Terhadap Struktur Modal ... 82
4.5.5 Pengaruh Profitabilitas Terhadap Struktur Modal ... 83
BAB V SIMPULAN DAN SARAN ... 85
5.1 Simpulan ... 85
5.2 Saran ... 86
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
1.1 Debt To Ratio (DER) Perusahaan Makanan dan Minuman
yang Terdaftar di BEI Periode 2009-2013 ... 3
2.1 Penelitian Terdahulu ... 39
3.1 Daftar Perusahaan yang Tidak Memenuhi Kriteria Untuk dijadikan Sampel ... 49
4.1 Rangkuman Hasil Statistik Deskriptif Data Penelitian ... 56
4.2 Deskripsi Perkembangan Ukuran Perusahaan Sampel ... 58
4.3 Hasil Ringkasan Statistik Deskriptif Ukuran Perusahaan ... 59
4.4 Deskripsi Perkembangan Likuiditas Perusahaan Sampel ... 60
4.5 Hasil Ringkasan Statistik Deskriptif Likuiditas Perusahaan ... 61
4.6 Deskripsi Perkembangan Profitabilitas Perusahaan Sampel ... 62
4.7 Hasil Ringkasan Statistik Deskriptif Profitabilitas Perusahaan ... 63
4.8 Deskripsi Perkembangan Struktur Modal Perusahaan Sampel ... 64
4.9 Hasil Ringkasan Statistik Deskriptif Struktur Modal... 65
4.10 Rangkuman Hasil Uji Normalitas ... 69
4.11 Rangkuman Hasil Pengujian Linearitas Data ... 64
4.12 Uji Multikolinieritas ... 71
4.13 Pengaruh Masing-Masing Variabel... 73
xi
DAFTAR GAMBAR
Gambar Halaman
2.1. Kerangka Berpikir ... 45
3.1 Diagram Jalur Mengenai Pengaruh Ukuran Perusahaan,
Likuiditas terhadap Struktur Modal ... 49
4.1 Uji Heterokedastisitas ... 70
DAFTAR LAMPIRAN
LAMPIRAN A : Tabel Objek Penelitian
LAMPIRAN B : Tabel Data Variabel Penelitian
LAMPIRAN C : Hasil Data Penelitian Dengan AMOS dan SPSS
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Laju pertumbuhan ekonomi global yang semakin cepat, sehingga dunia
usaha dihadapkan pada kondisi persaingan yang semakin ketat. Semakin ketatnya
persaingan menyebabkan pelaku usaha berupaya meningkatkan aktivitas
perusahaannya. Upaya peningkatan aktivitas perusahaan ini tidak terlepas dari
fungsi keuangan. Fungsi keuangan merupakan salah satu fungsi penting bagi
perusaahaan dalam menjalankan akrivitas perusahaannya. Dalam mengelola
fungsi keuangan salah satu unsur yang perlu diperhatikan adalah seberapa besar
perusahaan mampu memenuhi kebutuhan dana yang akan digunakan untuk
beroperasi dan mengembangkan usahanya.
Salah satu keputusan penting yang dihadapi oleh manajer keuangan dalam
kaitannya dengan kelangsungan operasi perusahaan adalah keputusan pendanaan
atau keputusan struktur modal. Manajer harus mampu menghimpun dana, baik
yang bersumber dari dalam perusahaan maupun dari luar perusahaan secara
efisien. Keputusan pendanaan tersebut harus merupakan keputusan pendanaan
yang mampu meminimalkan biaya modal yang harus ditanggung perusahaan.
Biaya modal yang timbul dari keputusan pendanaan tersebut merupakan
konsekuensi yang secara langsung timbul dari keputusan yang dilakukan manajer.
Ketika manajer menggunakan hutang, jelas biaya modal yang timbul sebesar
2
menggunakan dana internal atau dana sendiri akan timbul opportunity cost dari
dana atau modal sendiri yang digunakan. Keputusan pendanaan yang dilakukan
secara tidak cermat akan menimbulkan biaya tetap dalam bentuk biaya modal
yang tinggi, yang selanjutnya dapat berakibat pada rendahnya profitabilitas
perusahaan.
Semakin besar pemenuhan pendanaan yang berasal dari internal
perusahaan maka akan semakin mengurangi ketergantungan perusahaan dengan
pihak luar. Hal tersebut sesuai dengan keputusan pendanaan pecking order theory
yang menyatakan bahwa perusahaan cenderung memilih pendanaan yang berasal
dari internal perusahaan bila dibandingkan dengan pendanaan dari luar
perusahaan. Namun dengan semakin luasnya skala bisnis perusahaan, hal ini
mengakibatkan sumber pembiayaan internal sering kali tidak mencukupi. Untuk
itu perusahaan dituntut untuk mencari sumber pembiayaan lain selain yang berasal
dari internal perusahaan.
Karena masalah pendanaan adalah hal yang sangat penting untuk
diperhatikan, maka industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia adalah sektor industri yang mengalami defisiensi modal. Bursa Efek
Indonesia merupakan sarana untuk mencari dana sebagai tambahan modal.
Perusahaan berkepentingan untuk mendapatkan dana dengan biaya lebih murah
dan hal itu hanya diperoleh di pasar modal. Pasar modal merupakan sarana untuk
memperbaiki struktur permodalan perusahaan. Perkembangan perusahaan
makanan dan minuman di Indonesia terlihat semakin meningkat dari tahun ke
3
terbuka kemungkinan bahwa prospek perusahaan makanan dan minuman akan
tetap cerah di masa sekarang maupun masa yang akan datang.
Tabel 1.1 Debt To Ratio (DER)
Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Periode 2009-2013
11 Ultrajaya Milk Industry and
Trading Company Tbk 0.451 0.640 0.613 0.444 0.395
Rata-Rata DER Per Tahun 1.620 1.170 0.977 1.033 0.886
Sumber : www.idx.co.id
Berdasarkan tabel 1.1 diatas menunjukkan bahwa besarnya nilai rata-rata
debt to equity ratio (DER) pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar
di BEI berfluktuatif dari tahun 2009 hingga 2013. Pada tahun 2009, nilai rata-rata
debt to equity ratio (DER) sebesar 1.620. Ini menunjukkan bahwa perusahaan
makanan dan minuman lebih banyak menggunakan hutang untuk aktivitas
investasinya. Pada tahun 2010, penggunaan hutang perusahaan makanan dan
minuman mengalami penurunan dibandingkan tahun 2009 namun perusahaan
masih lebih banyak menggunakan hutang, dimana nilai debt to equity ratio (DER)
pada tahun 2010 adalah sebesar 1.170. Pada tahun 2011, penggunaan modal
4
dilihat bahwa nilai rata-rata debt to equity ratio (DER) sebesar 0.977. Pada tahun
2012, penggunaan hutang perusahaan makanan dan minuman kembali mengalami
peningkatan. Itu dapat dilihat dari nilai rata-rata debt to equity ratio (DER) pada
tahun 2012 adalah sebesar 1.033. Sedangkan pada tahun 2013, penggunaan hutang
mengalami penurunan kembali. Perusahaan lebih banyak menggunakan modal
sendiri pada tahun tersebut. Itu dapat dilihat dari nilai rata-rata debt to equity ratio
(DER) spade tahu2013 sebesar 0.886.
Dalam menentukan struktur modal, perusahaan perlu mempertimbangkan
berbagai faktor yang mempengaruhinya. Brigham dan Houston (2001 : 45)
menyatakan faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal antara lain :
stabilitas, ukuran perusahaan, struktur asset, leverage operasi, tingkat
pertumbuhan, profitabilitas, pajak, sikap manajemen, sikap pemberi pinjaman dan
lembaga pemeringkat, kondisi pasar, kondisi internal perusahaan dan fleksibilitas
keuangan. Sedangkan Moeljadi (2006: 274 - 275) menyatakan faktor-faktor yang
dapat mempengaruhi struktur modal suatu perusahaan antara lain: tujuan
perusahaan, kemampuan dana internal, pemusatan kepemilikan dan pengendalian,
batas kredit, besarnya perusahaan, pertumbuhan aktiva perusahaan, stabilitas
pendapatan, biaya hutang, biaya modal sendiri, tarif pajak, perkiraan tingkat
inflasi, kemampuan sumber dana pinjaman, kebiasaan umum di pasar modal, dan
juga struktur aktiva.
Ukuran Perusahaan (size) merupakan salah satu faktor yang penting untuk
dijadikan pertimbangan dalam keputusan struktur modal. Perusahaan besar
5
salah satu alternatif pemenuhan kebutuhan dan tersebut adalah dengan
mengunakan hutang. Kebijakan struktur modal dipengaruhi secara langsung oleh
besar kecilnya ukuran suatu perusahaan. Ukuran perusahaan dilihat dari total
assets yang dimiliki oleh perusahaan, yang dapat dipergunakan untuk kegiatan
operasi perusahaan. Jika perusahaan memiliki total asset yang besar, pihak
manajemen lebih luas dalam mempergunakan asset yang ada di perusahaan
tersebut. Jumlah asset yang besar akan menurunkan nilai perusahaan jika dinilai
dari sisi pemilik perusahaan. Akan tetapi jika dilihat dari sisi manajemen,
kemudahan yang dimilikinya dalam mengendalikan perusahaan akan
meningkatkan nilai keuntungan atau profitabilitas perusahaan. Hasil penelitian
yang dilakukan Yuanxin Liu dan Xiangbo Ning (2009) menunjukkan bahwa
secara parsial ukuran perusahaan tidak mempengaruhi struktur modal, namun
pada penelitian yang dilakukan oleh Christina dan Johan Halim (2008)
menunjukkan ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap struktur modal.
Rasio likuiditas adalah rasio yang dipakai untuk mengukur kemampuan
perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya yang jatuh tempo.
Semakin likuid suatu perusahaan, maka akan semakin mudah dalam memperoleh
pendanaan hutangnya. Hal tersebut dikarenakan kepercayaan dari para kreditur
terhadap perusahaan cukup tinggi, sehingga memudahkan kreditur dalam
mengalirkan dananya untuk perusahaan tersebut.Namun menurut teori pecking
order, perusahaan yang mempunyai tingkat likuiditas yang tinggi maka akan
cenderung tidak menggunakan pendanaan melalui hutang karena perusahaan akan
6
investasinya (Seftianne dan Handayani, 2011). Penggunaan sumber internal yang
tinggi akan menekan angka hutang yang dimiliki perusahaan sehingga beban
bunga yang harus dibayar perusahaan akan semakin kecil yang akan
menyebabkan semakin besarnya profit yang diperoleh walaupun pajak yang harus
dibayar juga besar. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Seftiane dan Ratih
Handayani (2011) menunjukkan bahwa likuiditas tidak mempengaruhi struktur
modal, namun pada penelitian yang dilakukan Faruk Hossain dan Ayub Ali
(2012) bahwa likuiditas berpengaruh terhadap struktur modal.
Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba.
Brigham dan Houston (2011) mengatakan bahwa perusahaan dengan tingkat
pengembalian atas investasi yang sangat tinggi menggunakan utang dalam jumlah
yang relatif sedikit. Perusahaan yang memiliki profitabilitas yang tinggi mampu
untuk mendanai kegiatan usahanya secara internal. Hal ini sesuai dengan dengan
teori pecking order yang menyatakan bahwa perusahaan cenderung menggunakan
pendanaan internal sebanyak mungkin sebelum memutuskan untuk menggunakan
pendanaan eksternal (Seftianne dan Handayani, 2011).
Tingkat profitabilitas suatu perusahaan menjadi salah satu faktor yang
dipertimbangkan dalam kebijakan struktur modal. Perusahaan dengan tingkat
pengembalian yang tinggi cenderung menggunakan hutang yang lebih sedikit.
Sedangkan perusahaan dengan tingkat pengembalian yang rendah cenderung
menggunakan hutang yang besar untuk membiayai aktivitas perusahaan.
Penelitian terdahulu yang menghubungkan profitabilitas terhadap kebijakan
7
(2012) diketahui bahwa profitabilitas tidak memiliki pengaruh terhadap struktur
modal, sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Yuanxin Liu dan Xiangbo Ning
(2009), Christina dan Johan Halim (2008) diketahui bahwa terdapat pengaruh
negatif antara profitabilitas terhadap struktur modal.
Berdasarkan latar belakang di atas dan adanya perbedaan hasil penelitian
serta perbedaan pengukuran, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian
berjudul “Pengaruh Ukuran Perusahaan, Likuiditas dan Profitabilitas
Terhadap Struktur Modal Pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang
Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2013”.
1.2 Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan
sebelummnya, maka yang menjadi identifikasi masalah dalam penelitian ini
adalah :
1. Bagaimana pengaruh ukuran perusahaan terhadap profitabilitas
perusahaan?
2. Bagaimana pengaruh likuiditas terhadap profitabilitas perusahaan?
3. Bagaimana pengaruh ukuran perusahan terhadap struktur modal
perusahaan?
4. Bagaimana pengaruh likuiditas terhadap struktur modal perusahaan?
8
1.3 Pembatasan Masalah
Agar penelitian ini tidak meluas dan menjaga agar terfokus pada topik
yang dipilih, maka dibatasi pada ukuran perusahaan yang diukur dengan logaritma
natural total asset , likuiditas yang diukur dengan current ratio , profitabilitas
yang diukur dengan ROE dan struktur modal yang diukur dengan DER pada
perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun
2009-2013.
1.4 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan sebelumnya,
maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Apakah ukuran perusahaan berpengaruh terhadap profitabilitas pada
perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI tahun
2009-2013?
2. Apakah likuiditas berpengaruh terhadap profitabilitas pada perusahaan
makanan dan minuman yang terdaftar di BEI tahun 2009-2013?
3. Apakah ukuran perusahaan berpengaruh terhadap struktur modal pada
perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI tahun
2009-2013?
4. Apakah likuiditas berpengaruh terhadap struktur modal pada perusahaan
9
5. Apakah profitabilitas berpengaruh terhadap struktur modal pada
perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI tahun
2009-2013?
1.5 Tujuan Penelitian
Berdasarkan pada rumusan masalah di atas, maka tujuan dari penelitian ini
adalah untuk :
1. Mengetahui pengaruh ukuran perusahaan terhadap profitabilitas pada
perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI tahun
2009-2013.
2. Mengetahui pengaruh likuiditas terhadap profitabilitas pada perusahaan
makanan dan minuman yang terdaftar di BEI tahun 2009-2013.
3. Mengetahui pengaruh ukuran perusahaan terhadap struktur modal pada
perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI tahun
2009-2013.
4. Mengetahui pengaruh likuiditas terhadap struktur modal pada perusahaan
makanan dan minuman yang terdaftar di BEI tahun 2009-2013.
5. Mengetahui pengaruh profitabilitas terhadap struktur modal pada
perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI tahun
10
1.6 Manfaat Penelitian
Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat
bagi:
1. Penulis
Sebagai sarana belajar dalam memperdalam ilmu pengetahuan
mengenai manajemen keuangan khususnya dalam menganalisa ukuran
perusahaan, likuiditas dan profitabilitas terhadap struktur modal
perusahaan.
2. Manajemen Perusahaan
Memberikan informasi bagi manajer perusahaan khususnya manajer
keuangan dalam mengambil keputusan penggunaan keuangan serta
dapat digunakan sebagai salah satu masukan mengenai kinerja manajer
perusahaan.
3. Investor
Menjadi salah satu masukan bagi investor dalam mempengaruhi
pertimbangan calon investor dalam mengambil keputusan untuk
berinvestasi pada suatu perusahaan.
4. Akademis
Sebagai tambahan pengetahuan bagi para akademisi dalam bidang
keuangan khususnya tentang struktur modal.
5. Pembaca dan pihak-pihak lainnya
Menambah referensi bukti empiris sebagai rekomendasi penelitian
11
penelitian yang berkaitan dengan struktur modal dengan kajian yang
lebih luas. Serta memberikan manfaat bagi pihak lain yang terkait
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
5.1 Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan setelah diadakan pengujian hipotesis
terhadap permasalahan yang ada pada skripsi ini, maka dapat diambil simpulan
sebagai berikut :
1. Ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap
profitabilitas. Semakin besar ukuran suatu perusahaan maka semakin besar
pula profitabilitas yang diperoleh oleh perusahaan. Perusahaan harus
mampu mengelola assetnya untuk dapat meningkatkan produksi,
membangun jalur distribusinya sendiri, membangun strategi pemasaaran
dan lain-lain agar dapat meningkatkan omzet penjualan yang pada
akhirnya akan meningkatkan profitabilitas perusahaan.
2. Likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas
perusahaan. Likuiditas menunjukkan seberapa besar kemampuan
perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya. Kewajiban
jangka pendek tentunya berpengaruh terhadap laba yang akan diperoleh,
semakin besar persentase kewajiban jangka pendek, maka laba yang
diperoleh akan semakin kecil karena bunga yang harus dibayar besar
jumlahnya, begitu pula sebaliknya, semakin kecil persentase kewajiban
jangka pendek, maka laba yang diperoleh akan semakin besar karena
87
tingkat likuiditas yang dimiliki oleh perusahaan maka semakin rendah
beban bunga sehingga semakin tinggi tingkat profitabilitasnya.
3. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap struktur modal
perusahaan. Hal ini terjadi karena pada perusahaan makanan dan minuman
yang menjadi sampel pada penelitian ini lebih memanfaatkan asset dan
modal yang dimilikinya untuk melakukan segala aktivitas perusahaan yang
dapat meningkatkan profitabilitasnya daripada menggunakan hutang.
Karena dengan lebih memanfaatkan asset seperti dengan meningkatkan
produktuvitas dan membangun jalur distribusi sendiri maka, maka
perusahaan akan mengurangi resiko yang harus ditanggung.
4. Likuiditas berpengaruh negatif signifikan terhadap struktur modal
perusahaan. Ini sesuai dengan hipotesis yang dikemukakan diatas bahwa
perusahaan yang memiliki likuiditas yang tinggi berarti mempunyai
kemampuan membayar hutang jangka pendek, sehingga cenderung akan
menurunkan total hutang, yang akhirnya struktur modal akan menjadi
lebih kecil. Hal ini menunjukkan bahwa pada umumnya
perusahaan-perusahaan makanan dan minuman tingkat likuiditasnya cenderung
mengalami peningkatan. Peningkatan likuiditas inilah yang nampaknya
lebih banyak dimanfaatkan untuk menambah permodalannya, guna
pemenuhan kebutuhan investasinya. Walaupun sebenarnya pada
perusahaan ini peluang untuk memanfaatkan sumber dana eksternal juga
88
usahanya, maka lebih banyak memanfaatkan sumber dana internal
tersebut, sehingga akan mengurangi penggunaan hutang.
5. Profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal
perusahaan. Ini tidak sesuai dengan pecking order theory dan hipotesis
yang dikemukakan di atas. Perusahaan makanan dan minuman yang
memiliki profitabilitas yang tinggi cenderung menggunakan hutang dalam
jumlah yang besar pula. Hal ini bisa menunjukkan alasan
perusahaan-perusahaan besar yang profitable lebih cenderung bersifat konservatif
dalam menggunakan hutang untuk operasi perusahaannya. Sementara itu
perusahaan yang kurang profitable, akan cenderung tetap menggunakan
sumber dana internal terlebih dahulu baru kemudian menutupi kekurangan
dengan melakukan pinjaman dalam bentuk hutang. Kemungkinan
perusahaan makanan dan minuman yang memiliki profitabilitas yang
tinggi akan menggunakan hutang untuk mendapatkan keuntungan yang
lebih besar dari pengurangan pajak.
5.2 Saran
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka saran yang dapat penulis
berikan adalah sebagai berikut :
1. Perusahaan makanan dan minuman hendaknya meningkatkan ukuran
perusahaan dengan menggunakan hutang. Namun perusahaan harus
mengelola hutang tersebut dengan efektif dan efisien agar perusahaan
89
2. Perusahaan makanan dan minuman hendaknya meningkatkan likuiditas
perusahaannya dengan mengurangi penggunaan hutang karena
penggunaan hutang yang besar akan menambah beban bunga yang besar
yang pada akhirnya dapat mengurangi profitabilitas.
3. Karena profitabilitas memiliki pengaruh positif terhadap struktur modal maka
dalam menentukan struktur modalnya perusahaan harus melihat tingkat
profitabilitas yang dicapai pada tahun sebelumnya agar perusahaan dapat
memetakan besaran hutang yang bisa didapat sebagai sumber permodalannya.
Namun, perusahaan juga harus mempertimbangkan resiko jika menggunakan
hutang.
4. Peneliti selanjutnya hendaknya meneliti variabel-variabel lain yang
mempengaruhi struktur modal yang tidak digunakan dalam penelitian dan
menggunakan periode penelitian yang lebih panjang untuk mengetahui
konsistensi dari pengaruh-pengaruh variabel tersebut terhadap struktur modal.
DAFTAR PUSTAKA
Ambarita,Novi Sagita.,Yuniarta dan Sinarwati. 2015. Pengaruh Modal Kerja, Likuiditas, Aktivitas dan Ukuran Perusahaan Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Manufakturyang Terdaftar di BEI. e-Journal S1 Ak Universitas Pendidikan Ganesha. Jurusan Akuntansi Program S1. Volume 3 No. 1.
Anwar, Saeful. 2011. Pengaruh Struktur Modal dan Likuiditas terhadap Profitabilitas (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Logam dan Barang dari Logam yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurusan Akuntansi Universitas Komputer Indonesia
Astuti, Dewi. 2004. Manajemen Keuangan Lanjut. Yogyakarta : Graha Ilmu.
Atmaja, Lukas Setia. 2003. Manajemen Keuangan. Penerbit Andi : Yogyakarta
Brealey, Richard A., Myers dan Marcus. 2008 . Dasar-Dasar Manajemen Keuangan Perusahaan, Edisi Kelima, Jilid 2, Alih Bahasa Bob Sabran. Jakarta:Erlangga.
Brigham, Eugene F and Houston, F. Joel. 2001. Manajemen Keuangan,Edisi 8, Edisi Indonesia. Jakarta : Erlangga.
Christina and Johan Halim. 2008. Analysis of Relations between Determinants of Capitasl Strucutre across Industries at Jakarta Stock Exchange. Journal of Applied Finance and Accounting. Vol. 1 No. 1 November : 99-115.
Fahmi,Irham. 2006. Manajemen Investas, Teori dan Jawab Soal. Jakarta : PT Salemba Empat
Fakhruddin, M. dan Sopian Hadianto. 2001.Perangkat dan Model Analisis Investasi Di Pasar Modal. Jakarta:PT Alex Media Komputindo.
Furi, Vina Ratna. 2012. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2009-2010). Juraksi. Vol.1. No.2 Februari ISSN: 2301-9328.
Hadinugroho, L dan Agathi Amalia Delisandri. 2012. Analisis Faktor-faktor intenal perusahaan yang mempengaruhi struktur modal pada sektor barang konsumsi. Proceeding for Cal For Papper pekan Ilmiah Dosen FEBUKSW.Desember 2012. Hal : 59-72.
Harahap, Sofyan Syafri. 2010. Analisis Kritis atas Laporan Keuangan, Edisi 9. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
Harmono, 2011. Manajemen Keuangan: Berbasis Balanced Scorecard Pendekatan Teori, Kasus, dan Riset Bisnis, Cetakan 2. Jakarta: Bumi Aksara.
Horne, James C. Van dan John M. Wachowicz. 2007 . Prinsip-Prinsip Manajemen Keuangan, Edisi 12, Buku 2, Alih Bahasa Dewi Fitriasari dan Deny Arnos Kwary. Jakarta : Salemba Empat.
Hosain, Faruk and Ayub Ali. 2012. Impact of Firm Specific Factors on Capital Structure Decision : An Empirical Study of Bangladesh Companies. International Journal of Business Research and Management. Vol. 3.
Kasmir. 2010. Pengantar Manajemen Keuangan. Jakarta : Kencana.
Kuncoro, Mudrajad. 2009. Metode Riset untuk Bisnis dan Ekonomi. Jakarta : Erlangga.
Liu, Yuan xin and Xiangbo Ning. 2009. Empirical Researh of the Capital Structure Influencing Factors of Electric Power Listed Companies. Internasional Jurnal of Marketing Studies.Vol.1.No.1
Mardiyanto, Hardono. 2008. Intisari Manajemen Keuangan. Jakarta: Grasindo.
Martono dan D. Agus Harjito. 2001. Manajemen Keuangan, Edisi Pertama, Cetakan Pertama. Yogyakarta : Penerbit Ekonisia, Fakultas UII.
Mirawati. 2013. Pengaruh Struktur Kepemilikan dan Ukuran Perusahaan Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Property dan Realestate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang. Mei 2014
Moeljadi. 2006. Manajemen Keuangan. Malang : Bayu Media Publishing.
Pardede,Prof.Dr.Ratlan dan Renhard Manurung.2014.Analisis Jalur Teori dan Aplikasi dalam Riset Bisnis. Jakarta: Rineka Cipta
Ridwan dan Kuncoro, E.A. 2008. Cara Menggunakan dan Memakai Analisis Jalur. Bandung : Alfabeta.
Riyanto, Bambang. 2001.Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan, Edisi Keempat, Yogyakarta : BPFE
Modal pada Perusahaan Manufaktur. Jurnal Bisnis dan Akuntansi. Vol. 13. No. 1. April : 39-56.
Setiadewi,Kadek Ayu Yogamurti dan Ida Bgs.Purbawangsa. 2014. Pengaruh Ukuran Perusahaan Dan Leverage Terhadap PRrofitabilitas Dan Nilai Perusahaan. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, Bali, Indonesia
Sjahrial, Darmawan. 2008. Manajemen Keuangan, Edisi Kedua. Jakarta : Mitra Wacana Media.
Sugiyono, 2011. Statistika untuk penelitian.,.Bandung : Alfabeta.
Sunyoto, Danang. 2013.Analisis Laporan Keuangan Untuk Bisnis.Jakarta: CAPS
Wahidahwati. 2002. “Pengaruh Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional pada Kebijakan Hutang Perusahaan: Sebuah Perspektif Theory Agency”. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia. Vol.5,No.1,Januari : 1-10.
Walsh, Ciaran. 2003. Key Management Ratio, Edisi Ketiga. Erlangga.
Warsono, 2003. Manajemen Keuangan Perusahaan, Edisi Ketiga, Cetakan Pertama. Malang : Bayu Media Publishing.
Werdiniarti, Endang Tri. 2007. “Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal”. Tesis. Semarang. Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.
Weston, J. Fred dan Thomas E. Copeland.1996. Manajemen Keuangan, Jilid 2, Edisi Kesembilan, Alih Bahasa: A. Joko Wasana dan Ki Brandoko. Jakarta: Binarupa Aksara.
Wild, John J.; K.R. Subramanyam; dan Robert F. Halsey. (2010). Financial Statement Analysis: Analisis Laporan Keuangan. Yang Diterjemahkan Oleh: Yanivi S. Bachtiar dan S. Nurwahyu Harahap. EdisiKedelapan. Jakarta: Salemba Empat.
www.idx.co.id