• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KEBIJAKAN DESENTRALISASI FISKAL DAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH 2009

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB V KEBIJAKAN DESENTRALISASI FISKAL DAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH 2009"

Copied!
79
0
0

Teks penuh

Gambar

Grafik V.2 Tren Tansfer ke Daerah  (Dana Perimbangan, Dana Otsus dan Penyesuaian)
Grafik V.4 Peta Dana Bagi Hasil Pajak Kabupaten/Kota Se-Provinsi di Indonesia
Grafik V.7 Peta Dana Alokasi Khusus Kabupaten/Kota Se-Provinsi di Indonesia
Grafik V.8 Tren Dana Otsus Dan Penyesuaian
+3

Referensi

Dokumen terkait

Selain itu pemerintah daerah juga melakukan inovasi dalam hal pengelolaan keuangan daerah terutama menggali sumber-sumber yang berpotensi untuk menambah PAD dengan

Kebijakan belanja daerah Kabupaten Pekalongan yakni kebijakan alokasi anggaran untuk membiayai/membelanjai semua kegiatan pemerintah daerah. Penyusunan belanja daerah

Undang-undang t ent ang Paj ak Daerah dan Ret ribusi Daerah diundangkan dengan pert im- bangan bahwa paj ak daerah dan ret ribusi dae- rah merupakan salah sat u sumber

 Alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK), dianggarkan sebagai pendapatan daerah, sepanjang telah ditetapkan dalam APBN Tahun Anggaran 2013. Dalam hal Pemerintah Provinsi

Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pemekaran daerah di Provinsi Jambi terhadap daerah induk dan daerah otonomi baru ditinjau dari

proses pemekaran daerah Provinsi Sumatera Tenggara sebagai Daerah Otonom Baru.. Dengan harapan mampu memberikan dampak kemajuan untuk

pertimbangan terhadap pembentukan, pemekaran, penghapusan dan penggabungan daerah. Selanjutnya, terkait dengan peran provinsi dalam urusan kerjasama dapat dilacak dalam

Provinsi Kalimantan Utara sebagai daerah Otonom Baru (DOB) yang di sahkan berdasarkan Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2012 tentang Pembentukan Provinsi Kalimantan