Laporan Kebijakan Moneter - Triwulan III-2007
32
5. Respon Kebijakan Moneter
Triwulan IV-2007
Stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan sampai dengan triwulan III-2007, meskipun sempat mendapat tekanan dari sisi eksternal terkait dengan krisis Sub Prime Mortgage di Amerika Serikat. Perekonomian Indonesia secara umum masih tumbuh cukup tinggi sesuai dengan perkiraan. Pergerakan harga-harga secara umum pada triwulan III-2007 relatif terjaga, meskipun diwarnai oleh gejolak harga beberapa komoditi dan melemahnya rupiah. Ke depan, beberapa risiko yang dapat menimbulkan potensi perlambatan pada perekonomian domestik serta peningkatan inflasi masih akan terus diwaspadai.
Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut di atas dan prospek pencapaian target inflasi untuk tahun 2007 dan 2008 yang masing-masing sebesar 6±1% dan 5±1%, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia bulan Oktober 2007 memutuskan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia bulan Oktober 2007 memutuskanRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia bulan Oktober 2007 memutuskan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia bulan Oktober 2007 memutuskan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia bulan Oktober 2007 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate pada tingkat 8,25%
untuk mempertahankan BI Rate pada tingkat 8,25%untuk mempertahankan BI Rate pada tingkat 8,25% untuk mempertahankan BI Rate pada tingkat 8,25%
untuk mempertahankan BI Rate pada tingkat 8,25%. Bank Indonesia memandang, tidak berubahnya BI-Rate pada tingkat 8,25% masih mampu memberikan stimulus bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan sejalan dengan masih tersedianya ruang gerak bagi bank untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut. Di sisi lain, kebijakan tersebut juga dapat mengantisipasi risiko peningkatan inflasi ke depan yang didorong oleh peningkatan permintaan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Bank Indonesia akan tetap melaksanakan kebijakan moneter secara terukur dan Bank Indonesia akan tetap melaksanakan kebijakan moneter secara terukur danBank Indonesia akan tetap melaksanakan kebijakan moneter secara terukur dan Bank Indonesia akan tetap melaksanakan kebijakan moneter secara terukur dan Bank Indonesia akan tetap melaksanakan kebijakan moneter secara terukur dan berhati-hati dalam mencermati dinamika perekonomian.
berhati-hati dalam mencermati dinamika perekonomian. berhati-hati dalam mencermati dinamika perekonomian. berhati-hati dalam mencermati dinamika perekonomian.