• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bahan Ajar - Rahmad Hendra, SH.,M.Kn.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Bahan Ajar - Rahmad Hendra, SH.,M.Kn."

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

HUKUM KELUARGA

ANAK

(2)

A N A K

Dalam Hukum Keluarga, ada beberapa

macam penyebutan anak, yait u :

Anak Sah

Anak Luar Kaw in

(3)

ANAK SAH

Diat ur dalam Ps. 42 UUP dan 250 BW

Pasal 42 UUP : Anak Sah adalah anak yang dilahirkan

dalam at au akibat dari perkaw inan yang sah

Pasal 250 BW : Anak Sah adalah anak yang dilahirkan

at au t umbuh sepanjang perkaw inan (t umbuh it u

dalam proses)

Anak Sah dapat t erjadi dalam perkaw inan yang bubar,

(4)

Pembuktian Keturunan

1.Dengan Akt e Kelahiran

Sejak zaman Hindia Belanda, pencat at an

bagi golongan Bumiput era-pun sudah ada,

berart i akt e kelahiran-pun dapat diperoleh

sejak zaman Belanda (Lem baga Pencat at an

Sipil).

2

. Secara

terus

menerus

menikmat i

(5)

3. Secara

materiil

orang

t ua

memperlakukan

sebagai

anak

(memberikan kewajiban alimentasi).

4. M asyarakat sekitar mengakui bahwa

ia anak sah dari Bapak / Ibu.

(6)

ANAK LUAR KAW IN

Dibedakan jadi DUA :

1. Sempit : Anak yang lahir dari hubungan laki – laki dan wanit a yang sebenarnya mereka it u boleh

kaw in, t et api t idak melaksanakan perkaw inan yang sah. Disebut ANAK ALAM I

2. Luas : art i di at as dit ambah : anak yang lahir dari hubungan laki – laki dan wanit a yang oleh Undang – undang dilarang unt uk kaw in. Disebut ANAK ZINAH dan ANAK SUM BANG.

Dalam perkembangannya anak sumbang

(7)

Anak Luar Kaw in (Ps. 43 UUP) punya hubungan keperdat aan dengan Ibu yang sah. Ps. 43 UUP ini perlu Perat uran Pelaksana, Oleh karena it u belum efekt if secara formal, akan t et api secara mat eriil sudah berlaku efekt if.

Terhadap

Anak Alami

, ada kemungkinan anak

t ersebut

dapat disahkan

. Jika t idak disahkan,

anak alami

dapat diakui

, ada prosedur dan

akibat hukumnya atau mungkin

dibiarkan

(8)

Anak yang disahkan punya kedudukan yang sama dengan anak dalam perkaw inan.

Pengesahan dapat dilakukan bagi anak, baik yang masih hidup maupun yang sudah mati(= dengan t ujuan unt uk melindungi Ahli Waris dari si- M at i t ersebut .

Pengesahan dapat dibat alkan, yait u : manakala alas hak unt uk adanya pengesahan juga bat al, mis : ada pengakuan pada saat perkaw inan, jika

(9)

Hubungan Keperdataan

ant ara Anak Luar Kaw in

yang diakui dengan ort u:

Hak / Kewajiban Aliment asi;

M emakai nama orang t ua yang mengakui;

M enjadi wali, izin kaw in;

(10)

Anak Luar Kaw in yang diakui sepanjang

perkaw inan orang t ua biologisnya t idak boleh

merugikan Bapak / Ibu serta anak – anak dari

Perkaw inan orang t ua yang mengakuinya, art inya

t idak punya konsekuensi Finansial (ekonomis).

M is : Ist eri mengakui, maka t idak boleh

(11)

Dengan Paksaan

Karena Put usan Pengadilan at as gugat an dari

Anak Alami, dapat dit ujukan, baik kepada Ibu /

Bapaknya. Dapat t erjadi karena kejahat an

(Pasal 285 – 288 KUHPidana).

Ibu biologisnya-pun dapat digugat unt uk

(12)

ANAK ZINA

Anak Zina

adalah anak yang lahir dari pria –

wanit a yang salah sat unya t erikat perkaw inan

Tidak dapat diakui selama orang t ua

biologisnya t erikat perkaw inan lain.

Tidak mendapat kemanfaat an berupa : hibah,

wasiat .

(13)

PENGERTIAN HUKUM W ARIS

Adalah : Hukum yang mengatur peralihan harta dari orang yang sudah mati (pewaris) kepada yang

masih hidup (Ahli Waris)

Erf Later (Pewaris / Peninggal Warisan) adalah :

(14)

MACAM – MACAM HUKUM WARIS

Hukum Waris Perdat a, dibagi dua, yait u :

A

. Ab-intestato

Ab

Tanpa

Testato

Wasiat

Sehingga dapat diart ikan :

Hukum Waris Tanpa Wasiat .

(15)

B. Testamenter

Diat ur dalam BK II KUH Perdat a, Tit el 13

Ada dua macam Hukum Waris, yait u : Abintestato

dan Testamenter . Hukum Waris yang t imbul lebih dulu adalah Abint estat o, karena pada mulanya belum ada pengakuan bahw a seseorang it u dapat berbuat bebas at as hart a miliknya. Sebelum adanya

(16)

PEWARISAN

Pengertian Pewarisan

Adalah : Proses pengalihan hak dan kew ajiban dari orang – orang yang sudah mat i ke orang yang masih hidup.

Unsur – unsur dalam Pewarisan

Ada t iga unsur dalam Pew arisan, yait u :

1.Orang yang mat i (pew aris)

erflater, yait u :

(17)

2.Orang – orang yang masih hidup, yang akan menerima peralihan hak dan kew ajiban si M at i (Ahli Waris).

(18)

Syarat

Syarat –

– syarat Pewarisan pada umumnya

syarat Pewarisan pada umumnya

M asing – masing unsur harus memenuhi persyarat an – persyarat an t ert ent u unt uk t erjadinya pew arisan, syarat – syarat nya, yait u :

a.

a. Syarat yang harus dipenuhi oleh pewaris

Syarat yang harus dipenuhi oleh pewaris

Pasal 830 KUH Perdat a : Pew aris harus t elah

(19)

b.

b. Syarat yang harus dipenuhi oleh Para Ahli WarisSyarat yang harus dipenuhi oleh Para Ahli Waris

1. Orang yang akan menjadi Ahli Waris harus mempunyai

Hak Atas Harta Peninggalan si Pewaris. Hak t ersebut ada karena :

– Adanya hubungan darah dengan si Pewaris (Pasal 832 ayat (1) KUH

Perdat a;

– Adanya Pemberian dengan Surat Wasiat . (Pasal 874 KUH Perdat a)

2. Orang it u harus sudah ada at au masih ada pada saat pewaris meninggal dunia (Pasal 836 KUH Perdat a)

(20)

C.

C. SyaratSyarat –– syaratsyarat yangyang harusharus dipenuhidipenuhi oleholeh HakHak dandan Kewajiban

Kewajiban yangyang akanakan beralihberalih..

Hak dan Kew ajiban yang akan beralih it u adalah Hak dan Kew ajiban yang bersumber pada Hukum Hart a Kekayaan, kecuali :

• Hak Pakai Hasil

• Hak mendiami rumah (bew oning)

• Hak memakai suat u barang

(21)

ad a. =

Syarat yang harus dipenuhi oleh pewaris

Syarat yang harus dipenuhi oleh pewaris

Dit egaskan dalam Pasal 1334 ayat (2) KUH Perdat a, bahw a : t idak diperkenankan membuka w arisan yang belum t erbuka meskipun t elah diset ujui /

diperkenankan oleh Ahli Waris .

Syarat ini menimbulkan dua persoalan :

1. Bagaimana jika mat i / hidupnya seseorang t idak diket ahui ?

(22)

Syarat yang harus dipenuhi oleh

Para Ahli Waris

Hubungan Darah

Sah : yang t imbul sebagai akibat suat u

perkaw inan yang sah

Tidak Sah : Yang t imbul sebagai akibat

hubungan di luar perkaw inan

(23)

Apabila pewaris t elah membuat t est amen,

maka Hukum Waris Abint est at o t ersingkir

(yang punya hubungan darah, bisa saja t idak

mendapat warisan)

Hukum Waris Test ament er

Sat u orang dapat merangkap selaku Ahli Waris

Abint est at o dan Test ament er.

Referensi

Dokumen terkait

t ujuan dari pelaku-pelaku sejarah dan hal ini menjadi t ugas sejarawan unt uk memahami t ujuan t esebut agar dapat membuat cerit a sejarah yang koheren.. Mereka

oleh satu perseroan atau lebih untuk menggabungkan diri dengan perseroan lain yang telah ada yang mengakibatkan aktiva dan pasiva dari perseroan yang menggabungkan diri

• Perikat an yang lahir dari undang-undang karena perbuat an manusia menurut Pasal 1353 KUH Perdat a dibedakan lagi at as. - perbuat an yang sesuai dengan hukum (rechmat

Hal ini berarti bahwa pada waktu kontrak dilaksanakan, selain ketentuan-ketentuan yang telah disepakati dalam kontrak yang wajib ditaati oleh para pihak, melainkan juga itikad

menunut persetujuan pembayaran harus dilakukan dan jika tiada suatu persetujuan khusus mengenai itu, kepada kreditur pribadi atau di tempat tinggal yang sebenamya atau tempat

Perjanjian menjadi hapus dengan terjadinya suatu peristiwa baik yang ditentukan oleh para pihak maupun undang-undang, misalnya:.  Pasal 1603 KUH Perdata

Kelom pok VIII 1.. Wahyudi Set iaw an Kelom

Sesuai dengan t ujuan bahw a pem buat an bahan t am balan yang siap digunakan dan dist ock m elalui pengem asan m aka unt uk proses pem buat an cam purannya sesuai dengan t