• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 10 Pedoman Transisi dan Kaidah Pelaksanaan31OktB5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAB 10 Pedoman Transisi dan Kaidah Pelaksanaan31OktB5"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

350 RPJMD TTU 2011 – 2015 Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara

BAB X

PENUTUP

Sebagai kebijakan pemerintahan yang membingkai perencanaan,

penganggaran, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi pembangunan daerah,

RPJMD ini mengikat semua pihak terkait untuk mempedomaninya dan mengikuti

alur pemikiran stratejik yang telah digariskan. Tujuannya adalah agar semua

tahapan pembangunan sebagaimana telah disebutkan di atas berjalan dalam

bingkai perencanaan yang telah dibahas dan ditetapkan oleh pemerintah daerah

dan DPRD setempat. Kendati demikian, dokumen ini hanya berlaku selama 5

(lima) tahun sesuai dengan masa jabatan Bupati/Wakil Bupati TTU yang dilantik

pada tanggal 21 Desember 2010. Artinya bahwa terhitung sejak tanggal 21

Desember 2015, RPJMD ini dinyatakan tidak berlaku lagi sehingga untuk

mengantisipasi kemungkinan terjadinya kevakuman pegangan atau pedoman

pembangunan daerah maka perlu ditetapkan pedoman transisi. Sejalan dengan

itu, perlu pula menetapkan kaidah pelaksanaannya agar semua pihak memahami

dan melaksanakan kebijakan publik ini sebagaimana mestinya.

10.1. Pedoman Transisi

Sebagaimana telah dijelaskan di atas bahwa masa berlaku dokumen ini

terbatas, hanya 5 (lima) tahun. Ketika masa berlakunya selesai dan belum tersedia

RPJMD yang baru, maka penyusunan perencanaan pembangunan tahunan dan

penganggaran daerah tetap berpedoman pada RPJMD ini. Hal ini menjadi penting

untuk menjaga kesinambungan pembangunan serta mengantisipasi agar tidak

terjadi kebuntuan dan kevakuman perencanaan pembangunan daerah.

Dengan demikian, meski masa berlakunya telah habis seiring berakhirnya

masa jabatan Bupati/Wakil Bupati 2010 – 2015, namun penyusunan RKPD 2016

(2)

RPJMD TTU 2011 – 2015 351 Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara

10.2. Kaidah Pelaksanaan

RPJMD ini terbentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Timor

Tengah Utara Tahun 2011 yang mempunyai kekuatan hukum yang mengikat

berbagai pihak dalam konteks pembangunan daerah. Untuk itu diperlukan kaidah

pelaksanaan sehingga semua orang dan para pemangku kepentingan wajib

mentaatinya.

1. Untuk Pemerintah Daerah, masyarakat dan dunia usaha berkewajiban untuk

melaksanakan program-program yang termaktub dalam RPJMD dengan

sebaik-baiknya. Sehubungan dengan itu, agar Pemerintah Daerah dan DPRD

Kabupaten TTU wajib menjadikan RPJMD ini sebagai dasar penyusunan,

pembahasan dan penetapan rencana kebijakan pembangunan dan

penganggaran tahunan dalam periode yang bersangkutan.

2. Untuk Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), agar penyusunan Renstra

SKPD harus didasarkan pada RPJMD, dan substansi Renja tidak boleh keluar

dari garis kebijakan yang tertuang dalam dokumen ini. Demikian pula

penyusunan RKPD sebagai dokumen perencanaan tahunan, harus mengacu

pada kebijakan yang tertuang dalam RPJMD ini.

3. Untuk pemerintahan desa, agar penyusunan RPJMDes wajib menyelaraskan

dan mensinergikan substansinya dengan RPJMD ini sebab RPJMDes

merupakan bagian tak terpisahkan dari dokumen perencanaan pembangunan

daerah ini. Selain itu, lokus dan fokus dari rencana pembangunan daerah

mencakup desa-desa yang ada dalam wilayah Kabupaten TTU.

4. Untuk instansi vertikal, lembaga pemerintahan non departemen, lembaga

internasional dan lembaga non pemerintahan, dalam melakukan kegiatan

pembangunan di wilayah Kabupaten TTU wajib berkoordinasi dengan

Pemerintah Daerah setempat untuk menyelaraskannya dengan arah

(3)

352 RPJMD TTU 2011 – 2015 Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara

5. Untuk meningkatkan efektivitas implementasinya, Pemerintah Daerah perlu

melakukan evaluasi secara berkala (bulanan dan tahunan) guna mengetahui

perkembangan pencapaian target serta permasalahan yang dihadapi. Di

samping itu, pelaksanaan evaluasi kinerja Pemerintah Daerah untuk jangka

menengah, yakni pada tahun 2015 mengacu pada target capaian yang

ditetapkan dalam RPJMD ini.

Bupati Timor Tengah Utara,

ttd

Referensi

Dokumen terkait

SKPD serta Masyarakat termasuk Dunia Usaha, berkewajiban untuk melaksanakan Program-program dalam RPJMD dengan sebaik-baiknya; SKPD berkewajiban untuk menyusun

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Musi Rawas tahun 2010 - 2015 adalah dokumen perencanaan daerah untuk periode 5 (lima) tahunan merupakan penjabaran

pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) sebagai pelaksana RPJMD dalam upaya pencapaian sasaran yang telah ditetapkan. Berkaitan pengendalian dan evaluasi terhadap

Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2019 tetap mengacu pada RPJMD Kabupaten Donggala Tahun 2014- 2019 sebagai pembangunan lanjutan yang berdasar pada 6

RPJMD ini juga menjadi dasar bagi Gubernur dan Wakil Gubernur dalam. menyusun LKPJ dan LKPJ-AMJ di akhir periode masa jabatan Gubernur dan

RPJMD Kabupaten Indramayu Tahun 2011-2015 merupakan pedoman bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam menyusun Rencana Strategis (Renstra) SKPD, Rencana

Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah SKPD dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Klaten dan para pemangku kepentingan wajib melaksanakan program prioritas yang telah ditetapkan dalam RPJMD

menjaga konsistensi dokumen perencanaan daerah dengan dokumen penganggaran daerah serta meyakinkan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan dan anggaran daerah tahunan telah sesuai