Pengukuran Kinerja Menggunakan Human Resources Scorecard dalam rangka Meningkatkan Kinerja di PT. Rajawali Tanjungsari
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Kaplan Norton (2000: 111), menemukan sebagian besar perusahaan menetapkan tujuan pekerja yang ditarik dari tiga pengukuran utama yang berlaku umum. Ketiga ukuran
penterjemahan visi, misi dan tujuan kedalam sistem perencanaan strategis dengan 4 perspektif pada kerangka balanced scorecard dimana nantinya akan menghasilkan
Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini, adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi peta strategi Balanced Scorecard yang sesuai dengan visi, misi dan strategi serta
Centric Logistik Indonesia diuraikan dalam 4 perspektif Balanced Scorecard (BSC) dalam beberapa alternatif strategi kinerja yang disesuaikan dengan visi, misi dan
Dari perkembagan model pengukuran kerja diatas, Balanced Scorecard yang diusulkan oleh Kaplan dan Norton adalah model pengukuran kinerja yang lebih populer digunakan
Maka dapat disimpulkan bahwa konsep balanced scorecard merupakan sistem pengukuran kinerja yang menjelaskan dan menerjemahkan visi dan misi perusahaan kedalam sasaran
3 Guna mengetahui apakah sistem pengaplikasian balanced scorecard dapat meningkatkan kinerja manajerial pada Matahari Department Store Tbk Menurut Kaplan dan Norton 1996, Balanced
Kaplan dan Norton menjelaskan bahwa Balanced Scorecard terbentuk dari dua kata, dimana "Balanced" yang mengindikasikan akan penilaian kinerja karyawan mencakup keseimbangan dalam