• Tidak ada hasil yang ditemukan

Public Expose. PT Bank Bukopin Tbk BANK BUKOPIN. Jakarta, 5 Desember 2013

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Public Expose. PT Bank Bukopin Tbk BANK BUKOPIN. Jakarta, 5 Desember 2013"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

(1)

Public Expose

PT Bank Bukopin Tbk

(2)

Disclaimer

IMPORTANT: The following forms part of, and should be read in conjunction with, this presentation.

This report is prepared by PT. Bank Bukopin Tbk independently and is circulated for the purpose of general information only. It is not intended to the specific person who may receive this report. No warranty (expressed or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. Some of the statements contained in this document contain “forward looking” statements with respect to the financial conditions, results of operations and businesses, and related plans and objectives. These Statements do not directly or exclusively relate to historical facts and reflect the Company’s current intentions, plans, expectations, assumptions and beliefs about future events. The Statements involve known and unknown risks and uncertainties that could cause actual results, performance or events to differ materially from those in the statements as originally made. Such statements are not, and should not be construed as a representation to future performance of the Company. Readers are urged to view all forward-looking statements contained herein with caution.

(3)

Agenda

Sekilas Bank Bukopin

Kegiatan Usaha

Keunggulan Kompetitif

Kinerja Keuangan

Rencana Strategis

(4)
(5)

Posisi Industri

Kredit

Peringkat 15

Aset

Peringkat 15

Dana Pihak Ketiga

Peringkat 12

451.275

438.966

378.471

253.604

142.898

105.704

105.013

90.522

89.914

76.492

57.016

55.248

51.569

48.111

46.760

45.830

45.162

44.148

31.582

29.809

Mandiri

BRI

BCA

BNI

CIMB …

Panin

Permata

BII

BTN

OCBC …

Bukopin

Bank …

UOB …

BTPN

HSBC

Citibank

Mega

BPD -…

391.768

375.204

280.380

213.034

137.428

96.367

96.071

95.317

84.507

76.339

55.685

54.486

46.622

46.565

43.215

42.728

42.422

41.651

32.143

32.098

BRI

Mandiri

BCA

BNI

CIMB Niaga

Danamon

Panin

Permata

BTN

BII

OCBC NISP

UOB Indonesia

Mandiri Syariah

Bukopin

BTPN

HSBC

Bank Jabar

DBS Indonesia

Citibank

591.444

538.301

450.848

329.168

195.275

144.516

144.074

130.281

118.595

115.699

81.748

70.680

69.494

69.256

67.604

63.881

63.134

62.764

58.484

54.328

Mandiri

BRI

BCA

BNI

CIMB Niaga

Panin

Permata

Danamon

BTN

BII

OCBC NISP

Tokyo - Mitsubishi

HSBC

Bank Jabar

Bukopin

BTPN

UOB Indonesia

Citibank

Mandiri Syariah

Mega

(6)

Komposisi Pemegang Saham

Commercial 32.5%

Per 31 Desember 2012*

Per 30 September 2013

Per 30 September 2012

(7)

Sejarah Singkat

1989

1993

2003

2006

2008

2009

2011

(8)
(9)

Bisnis Utama

Didukung oleh Perbankan Transaksional dan Syariah

Obyektif:

Menjadi bank papan atas dengan fokus terhadap nilai

KONSUMER

“Menjadi mitra utama

untuk nasabah

mass, mass affluent

dan para pemilik bisnis”

UKMK

“Menjadi pemain

utama dalam

perbankan UKMK”

KOMERSIAL

“Mempertahankan

posisi pasar saat ini”

PILAR BISNIS UTAMA

MIKRO

“Menjadi pemimpin pasar pada perbankan Mikro B2B dan pemain utama untuk Perbankan

Mikro”

Bank Bukopin menjalankan kegiatan usaha berupa penghimpunan dana dan penyaluran kredit yang fokus pada

empat pilar utama yaitu Usaha Kecil, Menengah & Koperasi (UKMK), Bisnis Mikro, Bisnis Konsumer dan Bisnis

Komersial.

(10)
(11)

Strategi Pertumbuhan

Bank

Menengah

yang

Terkemuka

Pengalaman dan Kompetensi di Bisnis UKMK dan Mikro

Kemitraan

Strategis

Pelayanan yang Memuaskan Outlet dan Jaringan Elektronik yang Luas Sistem Pengendalian dan Manajemen Risiko yang Memadai Manajemen yang Berpengalaman

(12)

Kemitraan Strategis

Bukopin’s

Strategic

Partners

BULOG

• Lembaga logistik pangan Nasional

Perusahaan Listrik Negara (PLN)

• Perusahaan Listrik milik Negara

Swamitra

• Koperasi berbasis komunitas

Jamsostek

• Perusahaan milik Negara untuk

jaminan sosial tenaga kerja sektor

swasta

Taspen

• Perusahaan milik Negara untuk pensiunan

Pegawai Negeri Sipil

Bosowa

• Perusahaan terkemuka di Indonesia

Multi Finance

(13)

• Bertanggung jawab atas ketahanan pangan, distribusi pangan dan pengendalian harga.

• Bank Bukopin adalah salah satu bank (45%) yang membiayai Bulog dan bank lainnya adalah BRI (55%). • Bank Bukopin dan Bulog telah bermitra sejak lama. Sekitar 33,55% dari portofolio kredit Komersial Bank

Bukopin adalah pinjaman kepada Bulog.

• Kredit Bank Bukopin kepada Bulog untuk pembiayaan jaringan distribusi pasokan pangan dari hulu hingga hilir.

• Bank Bukopin juga memberi bantuan sistem informasi logistik dan manajemen akuntansi kepada Bulog. • Bank Bukopin memberikan pelayanan pembiayaan secara terpadu kepada 6 wilayah Divisi Regional Perum

Bulog: Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Bali, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan.

• Sejak akhir 1990-an, Bank Bukopin telah mengembangkan model Swamitra. Bank Bukopin menyediakan bantuan manajemen, sistem dan prosedur serta sistem TI.

• Saat ini, Bank Bukopin bermitra dengan sekitar 650 Swamitra dengan lebih dari 475.000 anggota di seluruh Indonesia. Sebagian besar anggota koperasi berasal dari segmen Bisnis Mikro.

• Bank Bukopin memberikan pinjaman kepada Swamitra, yang kemudian disalurkan kepada anggotanya (two

step loan).

• Melalui pinjaman Swamitra, setiap anggota koperasi dapat saling mengawasi untuk memastikan pembayaran sehingga dapat menjaga keuntungan koperasi. Hal ini menyebabkan rasio NPL yang rendah untuk pinjaman Swamitra.

Koperasi simpan pinjam

Kemitraan Strategis

Jaringan Bulog: 26 Divisi Regional 101 Sub Divisi Regional 30 Kantor Logistik 463 Gudang

(14)

• Jamsostek mengelola jaminan sosial bagi lebih dari 40 juta tenaga kerja sektor swasta, 11 juta diantaranya anggota aktif, dengan total aset lebih dari Rp. 137 triliun.

• Bank Bukopin memiliki 38 kantor yang berada di kantor Jamsostek. Kantor ini dapat melayani penyetoran iuran keanggotaan dan pembayaran klaim Jamsostek kepada anggotanya

• Kepemilikan Jamsostek di PT Bank Syariah Bukopin sebesar 6,14% , dimana Bank Bukopin memiliki 77,57% (pemegang saham lainnya dari dalam negeri).

• Sejalan dengan kebijakan transformasi Jamsostek, dari memberikan manfaat finansial menjadi "manfaat total" bagi para anggotanya (termasuk manfaat pangan, perumahan dan kesehatan) – Bank Bukopin bekerjasama dengan Jamsostek untuk menyediakan pembiayaan dan cash management untuk program perumahan.

Jaminan sosial bagi pekerja sektor swasta

Dana pensiun untuk pegawai negeri sipil

• Bank Bukopin ditunjuk sebagai salah satu dari 15 institusi sebagai pembayar dana pensiun

• Bank Bukopin memberikan pembiayaan perorangan untuk anggota Taspen sejak 2Q2010, melalui pembiayaan segmen Mikro.

• Mekanisme pembayaran melalui pemotongan dana pensiun yang dibayarkan.

• Total Pinjaman melalui program Taspen ini tumbuh menjadi sekitar Rp 1,645 triliun pada September 2013.

(15)

Kemitraan Strategis

Perusahaan listrik milik Negara

• Bank Bukopin saat ini melayani lebih dari 12 juta dari 42 juta pelanggan PLN yang membayar tagihan melalui 56 bank.

• Bank Bukopin merupakan bank komersial pertama di Indonesia yang membuat Payment Point On-line Bukopin (PPOB) lebih dari 5 tahun yang lalu. Saat ini terdapat sekitar 18.000 PPOB di seluruh Indonesia. • PPOB memberikan layanan kepada pelanggan PLN seperti pembayaran tagihan, pemasangan instalasi

baru dan pembelian token listrik prabayar.

• Kemitraan dengan PLN mendorong peningkatan fee based income Bank Bukopin, layanan cash

management, akumulasi CASA (current account dan saving account) dan portofolio pinjaman (catatan: fee based income memberikan kontribusi sekitar 24,49% dari total pendapatan Bank Bukopin per

September 2013).

Perusahaan terkemuka di Indonesia

• PT. Bosowa Corporido didirikan pada bulan Februari 1973. Bosowa Corporindo memiliki berbagai bidang usaha diantaranya otomotif, semen, logistik, transportasi, pertambangan, properti, jasa

keuangan, infrastruktur, energi, media, dan multi-bisnis.

• Potensi value chain berbasis cross selling sangat besar dari setiap bidang usaha.

• Saat ini, Bosowa dan Bank Bukopin sedang mengembangkan kerjasama pembuatan blue print di bidang semen.

• Bank Bukopin bekerjasama dengan Bosowa Corporindo di bidang pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur, perhotelan, otomotif, transportasi dan pertambangan.

(16)

• Lembaga Pembiayaan (multifinance) adalah Lembaga Keuangan Bukan Bank yang khusus didirikan untuk melakukan kegiatan yang termasuk dalam bidang usaha lembaga pembiayaan dengan bidang pembiayaan sewa guna usaha, anjak piutang, usaha kartu kredit, dan/atau pembiayaan konsumen

• Jumlah multifinance saat ini sebanyak 168 lembaga dan ini merupakan potensi yang sangat besar. • Terdapat 18 multifinance yang telah bekerjasama dengan Bank Bukopin. Jumlah nasabah yang dilayani

sebanyak 46 ribu nasabah dengan baki debet sebesar Rp 3.4 triliun.

Lembaga pembiayaan

(17)

Pelayanan yang Memuaskan

Menyediakan seperangkat produk dan jasa untuk

memenuhi kebutuhan nasabah

Menggunakan teknologi sebagai sarana strategis untuk

memberikan layanan

Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia

sebagai faktor utama

(18)

Outlet dan Jaringan Elektronik yang Luas

Lampung Nanggroe Aceh Darussalam Riau Jambi Sumatera Selatan Sumatera Barat Kalimantan Barat Kalimantan Timur Kalimantan Selatan Banten Sulawesi Utara Sulawesi Selatan Bali Nusa Tenggara Barat

Nusa Tenggara Timur Jawa Timur

Jawa Barat D.I.Yogyakarta DKI

Jakarta JawaTengah Sumatera Utara

Kepulauan Riau

• Jaringan Bank Bukopin tersebar di 22 dari 34 provinsi di Indonesia.

• Kartu ATM Bukopin memberikan akses kepada pemegangnya untuk semua jaringan ATM di Indonesia (seperti ATM

BCA Prima, ATM Bersama, dan ATM Plus), meliputi lebih dari 30.000 ATM.

• 18.000 PPOB di seluruh Indonesia menjangkau penduduk perkotaan dan pedesaan.

• Sistem Teknologi Informasi Bank Bukopin dapat memonitor secara real-time online atas setiap transaksi dan posisi di

setiap cabang.

Per September 2013

Kantor Cabang

37

Kantor Cabang

Pembantu

112

Kantor Kas

150

Kantor Fungsional

(Layanan Mikro)

87

Payment Point

38

Pickup Service

8

Total outlet

432

ATM

472

Mini ATM

1304

(19)

Pengendalian dan Manajemen Risiko Yang Memadai

• Penerapan manajemen risiko di Bank Bukopin meliputi

8 jenis risiko

* risiko kredit

* risiko hukum

* risiko pasar

* risiko reputasi

* risiko likuiditas

* risiko strategik

* risiko operasional

* risiko kepatuhan

• Bank Bukopin telah mengembangkan model dan sistem

untuk manajemen risiko, seperti Credit Rating

(ICRR), Credit Scoring (E Flow, Sistem Informasi Kredit

Mikro/SIKM), Operational Risk and Control Self

Assessment (RCSA), dan Asset and Liabilities Risk

Management Model.

• Bank Bukopin juga melakukan stress test secara

berkala, untuk mengetahui dampak dari setiap kejadian

eksternal terhadap kinerja bank, seperti stress test risiko

kredit, stress test risiko suku bunga, dan stress test risiko

likuiditas.

• Divisi Manajemen Risiko bersifat independen dari risk

taking units.

• Selain dari aktivitas audit internal, terdapat juga fungsi

pengendalian internal yang melekat pada proses di risk

taking units (yaitu unit Credit Risk Control dan unit

Internal Control) dan Divisi Kepatuhan yang

independen. Semua itu bertujuan untuk membangun

Pengawasan aktif Komisaris dan Direksi

melalui komite

• Semua transaksi harus melalui sistem

checker dan approval

• Terdapat juga pemisahan yang jelas

Proses Manajemen risiko yang dijalankan oleh

masing-masing unit terkait (risk taking unit) Fungsi Oversight dan

Manajemen Risiko Bank secara Bank-wide oleh

Divisi Manajemen

Risiko, Divisi Kepatuhan Pihak Independen yang menilai kecukupan atas

proses pengendalian internal

• Bank Bukopin telah menetapkan dan melakukan review secara berkala atas kebijakan internal dan pedoman untuk mengendalikan risiko yang mungkin dihadapi

I. Proses Manajemen Risiko

II.Penerapan Manajemen Risiko

Melalui Tiga Lapisan Pengendalian Internal

(20)

Manajemen yang Berpengalaman – Direksi

Glen Glenardi,

Direktur Utama

Berpengalaman selama 27 tahun di dunia perbankan. Pengalaman sebelumnya antara lain:

- Direktur Usaha Koperasi, Kecil dan Mikro (2000-2005) - Direktur Usaha Kecil & Koperasi (1999)

- Kepala Divisi Kredit Koperasi & Usaha Kecil (1992-1999) - Pemimpin Cabang Cirebon (1989-1992)

Tri Joko Prihanto,

Direktur Keuangan & Perencanaan

Berpengalaman selama 27 tahun di dunia perbankan. Pengalaman sebelumnya antara lain:

- Direktur Operasi (2000-2006) - Sekretaris Perusahaan (1996-2000) - Group Head Bisnis (1995-1996)

- Kepala Divisi Sumber Daya Manusia (1993-1995)

- Kepala Divisi Pengembangan Bisnis Koperasi (1991-1993)

Agus Hernawan,

Direktur Retail

Berpengalaman selama 27 tahun di dunia perbankan. Pengalaman sebelumnya antara lain:

- Direktur Pelayanan & Distribusi (2006-2013) - Direktur Consumer Banking (2000-2006) - Group Head Bisnis (1997-2000)

- Pemimpin Cabang (1988-1997)

Sulistyohadi DS,

Direktur Pelayanan & Operasi

Berpengalaman selama 25 tahun di dunia perbankan. Pengalaman sebelumnya antara lain:

- Direktur Usaha Kecil, Menengah & Koperasi (2005-2013)

- Group Head Bisnis Institusi (1999-2005)

Adhi Brahmantya,

Direktur Pengembangan Bisnis & Teknologi

Informasi

Berpengalaman selama 25 tahun di dunia perbankan. Pengalaman sebelumnya antara lain:

- General Manager Pengembangan Bisnis (2011-2013)

- Kepala Divisi Jaringan Distribusi & Kerjasama Bisnis (2010-2011)

- Project Officer Public Service (2008-2010)

Mikrowa Kirana,

Direktur Komersial

Berpengalaman selama 27 tahun di dunia perbankan. Pengalaman sebelumnya antara lain:

- Group Head Bisnis Komersial (2001-2006)

- Group Head Bisnis Komersial Wilayah Jabar & Jateng (2000-2001)

- Group Head Bisnis (1997-2000)

(21)

Manajemen yang Berpengalaman – Dewan Komisaris

Mulia P. Nasution,

Komisaris Utama

Deddy S.A. Kodir,

Komisaris

Syamsul Effendi,

Komisaris Independen

Yoyok Sunaryo,

Komisaris Independen

Margustienny,

Komisaris Independen

Saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas STAN (Aug 2011 – sekarang)

Pengalaman sebelumnya antara lain:

- Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (2006- Aug 2011) - Direktur Jenderal Treasury Kementerian Keuangan (2004) - Kepala Badan Akuntansi Keuangan Negara (2001)

- Kepala Pusat Pengolahan Data dan Informasi Anggaran (1999) - Direktur Perbendaharaan dan Kas Negara (1998)

- Direktur Pembinaan Anggaran II (1995)

Saat ini menjabat sebagaii Ketua Kopelindo (2008-sekarang) Pengalaman sebelumnya antara lain:

-Direktur SDM & Umum Bulog (2011-2012)

- Direktur Perencanaan & Pengembangan Usaha Bulog (2009-2011) - Kepala Divisi SDM (2008-2011)

- Lebih dari 30 tahun pengalaman bekerja di Bulog

Saat ini menjabat sebagai Penasehat di PT Wana Subur Lestari (2011-sekarang)

Pengalaman sebelumnya antara lain: - Sekretaris Kopkapindo

- Direktur PT. Kutai Timber Indonesia (2007-2011)

- Manajer General Affair PT. Kutai Timber Indonesia (2001-2006)

Pengalaman sebelumnya antara lain:

- Ketua Koperasi Susu Indonesia (1997-2002) - Fasilitator PUSKUD (1999-2000)

- Ketua Koordinator GKSI Mojosongo (1986-1993) - Manajer GKSI Cirebon (1984-1986)

Pengalaman sebelumnya antara lain: - Ketua Badan Layanan Umum Kementerian

Perumahan Rakyat (2010-Feb 2012)

- Pengalaman lebih dari 30 tahun di Kementerian Keuangan.

Parikesit Suprapto,*

Komisaris

Saat ini menjabat sebagai Tenaga Perbantuan Kementerian BUMN (2012-sekarang)

Pengalaman sebelumnya antara lain:

- Deputi Pelayanan Bisnis, Kementerian BUMN (2010-2012)

- Deputi Bidang Usaha Perbankan dan Jasa Keuangan, Kementerian BUMN (2008-2010) - Asisten Deputi Restrukturisasi & Privatisasi Usaha

(22)
(23)

Laporan Keuangan - Aset

Periode

Total Aset

(Rp. Tn)

Sept-13

Unaudited

69.1

Jun-13

Audited

70.9

Des-12

Audited

65.7

Sep-12

Unaudited

61.4

Periode

Persentase

% Y o Y

12.54%

% Y to D

5.18%

% Q to Q

(2.54%)

*

*

(24)

Laporan Keuangan – Kredit

Periode

Total Kredit

(Rp. Tn)

Sep-13

Unaudited

49.2

Jun-13

Audited

46.2

Des-12

Audited

45.5

Sep-12

Unaudited

42.1

Periode

Persentase

% Y o Y

16.87%

% Y to D

8.14%

% Q to Q

6.49%

Konsumer

Mikro

Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi (UKMK)

Bulog

Komersial

Jun-13*

Sep-12

Des-12*

Sep-13

Rp. 42.1 Tn

Rp. 49.2 Tn

Rp. 45.5 Tn

Rp. 46.2 Tn

(25)

Segmen Kredit

Jumlah Pinjaman

Mikro

< Rp.500 Juta

UKMK

Rp.500 Juta – Rp.25 Miliar

Komersial

> Rp.25 Miliar

Konsumer

Mikro

Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi (UKMK)

Bulog

Komersial

Rp.42.1Tn

34.23%

8.76%

Sep-12

12.17%

6.56%

38.28%

3.7Tn

2.8Tn

14.4Tn

5.1Tn

16.1Tn

Rp. 49.2Tn

34.14%

Sep-13

12.89%

6.05%

15.74%

31.18%

6.3Tn

3.0Tn

16.8Tn

7.7Tn

15.4Tn

(26)

Periode

Deposito

Tabungan

Giro

Total

(Rp. Tn)

Sep-13

Unaudited

33.8

13.2

9.0

56.0

Jun-13

Audited

35.1

13.3

10.1

58.5

Des-12

Audited

31.8

13.8

8.4

54.0

Sep-12

Unaudited

30.6

11.5

8.3

50.4

Periode

Persentase

% Y o Y

11.12%

% Y o D

3.70%

% Q to Q

(4.27%)

Rp. 50.4 Tn

Rp. 54.0 Tn

Rp. 58.5 Tn

Rp. 56.0 Tn

*

*

Tabungan

Giro

Deposito

(27)

Deposito

Tabungan

Giro

Rp. 50.4 Tn

Rp. 56.0 Tn

Rp. 11.5Tn

Rp. 8.3Tn

Rp. 30.6Tn

Rp. 13.2Tn

Rp. 9.0Tn

Rp. 33.8Tn

Komposisi Pendanaan

(28)

Laporan Keuangan - Ekuitas

Periode

Ekuitas

(Rp. Tn)

Sep-13

Unaudited

5.4

Jun-13

Audited

5.2

Des-12

Audited

5.0

Sep-12

Unaudited

4.8

Periode

Persentase

% Y o Y

12.50%

% Y to D

8.00%

% Q to Q

3.85%

*

*

(29)

Laporan Keuangan - Laba

Periode

Laba Sebelum

Pajak (EBT)

(Rp. M)

Laba Setelah

Pajak (EAT)

(Rp. M)

Sep-13

Unaudited

954.0

733.6

Jun-13

Audited

652.7

501.8

Des-12 Audited

1,059.4

830.5

Sep-12 Unaudited

795.1

617.2

Periode

% EBT

% EAT

% Y o Y

19.99

18.86

*

*

(30)

Fee Based Income

Fee Based

Income

Total

(Rp. M)

Persentase

Kartu Kredit

299.2

52.3%

Treasury

70.4

12.3%

Public Service

50.4

8.8%

Administrasi

31.8

5.6%

Trade Finance

29.7

5.2%

Lainnya

90.4

15.8%

(31)

11.93% 12.09% 11.81% 11.69%

4.32% 4.25%

3.90% 3.69%

Sep-12

Des-12

Jun-13

Sep-13

Modal Pelengkap

Modal Inti

CAR 16.25%

CAR 16.34%

CAR 15.71%

CAR 15.38%

*

*

(32)

Laporan Keuangan - Rasio

Rasio Keuangan

Sep-12

Unaudited

Des-12

Audited

Jun-13

Audited

Sept-13

Unaudited

CAR dengan memperhitungkan

risiko pasar & operasional

16.25%

16.34%

15.71%

15.38%

NPL – Gross

3.13%

2.66%

2.54%

2.29%

NPL - Net

2.01%

1.56%

1.66%

1.63%

ROA

1.86%

1.83%

1.86%

1.85%

ROE

19.51%

19.47%

20.63%

20.18%

NIM

4.52%

4.56%

3.55%

3.75%

BOPO

80.73%

81.42%

81.03%

81.19%

LDR

82.63%

83.81%

78.22%

87.28%

CIR

59.66%

60.50%

66.30%

64.95%

(33)

Penghargaan – 2013

“Indonesian Bank Loyalty Index (IBLI)”

Awarded for Saving Account Conventional

Banking (Asset < Rp75 T ) dari Majalah

Infobank dan Markplus Insight .

“Indonesian Bank Loyalty Index (IBLI)”

Awarded for Top 10 Credit Card for

Loyalty Program dari Majalah Infobank

dan Markplus Insight .

“2013 Banking Service Excellence”

Awarded for 2

nd

Saving Internet Banking

dari Majalah Infobank .

“2013 Banking Service Excellence”

Awarded for 2

nd

ATM Centre dari Majalah

Infobank .

“2013 Banking Service Excellence”

Awarded for 3

rd

Best SMS Banking dari

Majalah Infobank .

“National Private Foreign Exchange Bank

Category ”

(34)

Penghargaan – 2013

“Anugerah Perbankan Indonesia 2013”

Kategori : Bank dengan Modal Inti Rp 1–5 T

Peringkat 2 “Human Capital” dari Perbanas

dan Majalah Economic Review

“Anugerah Perbankan Indonesia 2013 ”

Kategori : Bank dengan Modal Inti Rp 1–5 T

Peringkat 2 “Risk Management” dari Perbanas

dan Majalah Economic Review

“Indonesian

Banking

Award

Best

Performance Banking 2013”

Kategori Bank BUKU 2 Bank Swasta dari

Tempo Media Group dan CRMS Indonesia

“” Anugerah Perbankan Indonesia 2013 ”

Kategori : Bank dengan Modal Inti Rp 1–5 T

Peringkat 3 “CEO in Leadership” dari Perbanas

dan Majalah Economic Review

“Anugerah Perbankan Indonesia 2013 ”

Kategori : Bank dengan Modal Inti Rp 1–5 T

Peringkat 3 “Finance” dari Perbanas dan

Majalah Economic Review

“Sertifikasi ISO 9001:2008 dan Service

Excellent”

Untuk Unit Customer Service dan Teller

Cabang/Area

Jakarta,

Bandung

dan

Surabaya dari PT. SGS Indonesia (Audit

Eksternal)

(35)
(36)

Sasaran & Strategi

MENJADI BANK

YANG

TERPERCAYA

DALAM

PELAYANAN JASA

KEUANGAN

Memperkokoh Struktur Modal Mengembangkan komposisi Bisnis UKMK, Mikro, da n Konsumer Fokus terhadap Penanganan Segmen Bisnis secara Prima Peningkatan Value Chain dan Cross Selling Pengembangan Kemitraan Strategis Peningkatan Sistem Informasi, Teknol ogi dan Prosedur

Kerja Penguatan Budaya Perusahaan Pengembangan Peran Manajemen

Risiko dan Aspek Kepatuhan

(37)
(38)

Referensi

Dokumen terkait

Seba Sebagai gai con contoh toh, , ji jika ka Hew Hewlet lett-P t-Pack ackard ard (perusahaan Amerika Serikat) membeli microchip dari intel (juga perusahaan Amerika

Setelah jumlah darah yang diperlukan terpenuhi ( minimal 1 ml), cabut jarum Setelah jumlah darah yang diperlukan terpenuhi ( minimal 1 ml), cabut jarum dengan

Apabila pekerjaan swakelola merupakan pekerjaan fisik, maka harus ada penanggung jawab teknis yang memiliki sertifikat keahlian (SKA) dan/atau sertifikat tenaga

1) Keluarga sejahtera dan Keluarga prasejahtera ikut secara aktif melakukan usaha-usaha peningkatan pendapatan dalam bidang pertanian, perikanan, perkebunan dan

sosialisasi tentang perpajakan baik secara formal maupun non forma kepada wajib pajak agar wajib pajak dapat lebih mengetahui dan memahami tentang adanya

Simpulan dapat ditarik dari analisis dan pembahasan penelitian ini, yaitu sebagai berikut: (1) Kesalahan interlanguage merupakan hal yang tidak dapat dielakkan dalam proses

Apa pemeriksaan penunjang yang dilakukan untuk menegakkan diagnosis secara tepat pada pasien di atas.. Pemeriksaan laboratorium lengkap, foto thoraks,

Agar penelitian ini dapat tercapai sesuai dengan tujuan penelitian, maka ditetapkan beberapa batasan masalah antara lain: (1) menyusun kerangka kerja perencanaan