44
BAB 4
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Sejarah dan Latar Belakang Penelitian
Virginia Indonesia Co., LLC ("VICO") adalah salah satu perusahaan di Indonesia yang bergerak dalam bidang eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi, dan beroperasi berdasarkan Sanga Sanga Production Sharing Contract Area di Kalimantan Timur.
VICO Indonesia memulai kegiatan explorasinya sejak tahun 1968, ketika Roy M. Huffington (orang Texas) dan seorang pebisnis asal Virginia, Arch Sproul, menandatangani sebuah Production Sharing Contract dengan pertamina atas Mahakam River Delta. Dengan didukung oleh rekan joint venture Ultramar, Union Texas dan Universe Thankships, akhirnya mereka mulai untuk mengeksplorasi dan pada Februari 1972 menemukan cadangan gas yang sangat besar di sekitar lapangan Badak. Pengapalan pertama LNG yang diproduksi dilakukan ke Jepang pada bulan Agustus 1977.
Saat ini, Bontang plant merupakan yang terbesar di dunia, khususnya yang mensuplai LNG dan LPG kepada para konsumen di Jepang, Taiwan dan Korea. Para karyawan VICO Indonesia memiliki peranan yang cukup penting dalam bisnis LNG
dan LPG di Indonesia, dengan menyediakan suplai gas untuk pertamina dan memberikan dukungan teknis (technical support) bagi operasi Bontang plant.
Untuk memproduksi minyak dan gas bumi, VICO Indonesia memiliki 7 (tujuh) lapangan yaitu : Badak, Nilam, Mutiara, Semberah, Pamaguan, Lampake dan Beras. Sebagian besar produksi gas tersebut dikirim ke plant PT Badak NGL di Bontang, dimana LNG dan LPG diproduksi dan dikapalkan. Sedangkan sebagian kecil dari produksi tersebut disalurkan ke pabrik pupuk dan methanol di kawasan industri Kalimantan Timur dan ke PERTAMINA’s Balikpapan Refinery.
4.1.1 Struktur Organisasi
Sebagaimana telah dijelaskan dalam latar belakang perusahaan, bahwa struktur organisasi VICO dibagi menjadi 10 divisi di bawah President & Chief Executive Officer (President & CEO). Information and Communication Technology (ICT) Department berada di bawah Finance & ICT Division
Gambar 4.1. Struktur Organisasi VICO
Kesepuluh divisi tersebut dibagi menjadi 3 fungsi, yaitu : 1. Asset Divisions
- Badak Asset - Nilam Asset - Mutiara Asset - Semberah Asset 2. Service Provider Divisions
a. Supply Chain Management
b. Health, Safety, Environment & Operation Integrity c. Technical Support
PRESIDENT & CEO VICO INDONESIA
R. LORATO (E)
LUCA MADDEDU (E) VICE PRESIDENT
BADAK ASSET
VICE PRESIDENT HSE & OPERATIONS
INTEGRITY DHARMA I. JENIE VICE PRESIDENT SUPPLY – CHAIN MGT. RONALD GUNAWAN VICE PRESIDENT MUTIARA ASSET VICE PRESIDENT SEMBERAH ASSET ANDREAS WIBISONO VICE PRESIDENT NILAM ASSET ENI Secondees BP Secondees VICO Employees ROBBY P. JOENOES AMRI SIAHAAN VICE PRESIDENT TECHNICAL SUPPORT
CHRIS J. PHILLIPS (E) VICE PRESIDENT
COMMERCIAL & LEGAL
BILL JOHNSTON (E) PARLUHUTAN SIBUEA
VICE PRESIDENT FINANCE & ICT
HAYU PRABOWO VICE PRESIDENT
3. Corporate Support Divisions a. Finance & IT
b. Human Resources and Services c. Commercial and Legal
Gambar 4.2. Struktur Organisasi VICO berdasarkan Fungsi
Robby Joenoes
VP HSE & Ops. Integrity
Roberto Lorato President & CEO
Bill Johnston
VP Commercial & Legal
Plan, Operate, Production and Deliver
Plan, Operate, Production and Deliver
C o rp o ra te S u p p o rt S e rv ic e P ro v id e rs BOARD OF DIRECTORS Dharma Jenie VP Supply Chain Mgt. Chris Phillips VP Technical Support Parluhutan Sibuea VP HR & Services Hayu Prabowo
VP Finance & ICT
Luca Madeddu VP Badak Asset Andreas Wibisono VP Nilam Asset Ronald Gunawan VP Mutiara Asset Amri Siahaan VP Semberah Asset ENI Secondee BP Secondee HIGHLIGHTS: • Clear Accountability
• Measure by HSE, Cost/Production
($/BOE), ESI, NCF
• Peer review & communication
forums
• Multidisciplinary Task Forces • “Performance Contract” and
“Project Approval (Pull Demand)”
2005 VICO ORGANIZATION CHART
JKT 3 3 6 EK 1 4 5 Total 4 7 11
Jkt EK Jkt EK Jkt EK Jkt EK Jkt EK Jkt EK Jkt EK Jkt EK Jkt EK Jkt EK REGULAR EXPAT 4 0 0 0 1 0 0 0 2 0 0 0 3 0 5 0 5 0 0 0 REGULAR STAFF NATIONAL 11 0 37 9 42 37 19 37 15 69 9 37 16 54 19 34 34 137 0 101 REGULAR NON STAFF NATIONAL 0 0 6 0 0 5 1 3 0 64 0 29 0 53 0 41 0 33 0 61 SUBTOTAL REGULAR 15 0 43 9 43 42 20 40 17 133 9 66 19 107 24 75 39 170 0 162 TOTAL REGULAR
DIRECT CONTRACT EXPAT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 DIRECT CONTRACT NATIONAL 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 CMP CAT II EXPAT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 7 0 0 CMP CAT II NATIONAL 2 0 2 2 29 4 8 51 1 157 1 48 1 87 2 89 14 638 1 227 CMP CATEGORY III 0 0 124 0 17 9 0 16 0 73 4 15 2 370 5 0 25 721 0 59 SUBTOTAL MP CONTRACT 2 0 126 2 46 13 8 67 1 231 5 63 3 457 7 89 40 1366 1 287 TOTAL MP CONTRACT GRAND TOTAL Jkt EK Jkt EK Jkt EK Jkt EK Jkt EK Jkt EK Jkt EK Jkt EK Jkt EK Total 203 515 7 289 0 2 0 0 1 7 61 1303 177 1263 470 3379 PRE 1 0 1 VPR 5 5 10 SMR 0 1 1 MGR 21 24 45 DHD 1 0 1 SLC 1 0 1 Total 29 30 59 President & CEO VICO Indonesia
C&L HR&S FIN SCM BDK SBH NLM MTA TS HSES
15 52 85 60 150 75 126 99 209 162
2 128 59 75 232 68 460 96 1406 288 17 180 144 135 382 143 586 195 1615 450
Total Employees All Category
Reg. Expat Reg. Reg. NS Cat-1 Cat.1 21 718 296 VICO 1037 Cat-2 21 1014 Jkt 21 EK 0 2 0 2 Cat-3 8 1364 1440 1372 Total 3849 Key Personal Cat-2 Nat
* Including 12 BP & ENI secondees, but excluding 4 VICO employees seconded to BP & ENI
1440 2812
SECONDEE Expat National SECONDEE Expat National VICO (Regular + Direct Contract/Cat. I) 23
From ENI to VICO 13 4 From VICO to ENI 0 2 Contract (Cat. II) 8
From BP to VICO 8 8 From VICO to BP 0 2 National VICO (Staff & NonStaff minus Secondees) 1002
Total 21 12 Total 0 4
Expats
4.1.2 Visi, Misi dan Value Organisasi
Visi VICO adalah menjadi perusahaan sumber daya energi Internasional yang andal, dinamis dan mampu bersaing, memberikan kemakmuran dan kesejahteraan bagi karywan, masyarakat, pemegang saham dan pemerintah Indonesia dengan tetap mempertahankan kinerja operasional yang baik dan lingkungan kerja yang sehat dan aman (Health and Safety Environment - HSE).
Misi VICO adalah mengembangkan, memproduksi dan memberikan minyak dan gas Kalimantan Timur menjadi sumber daya yang andal untuk memberikan nilai yang maksimal bagi negara Indonesia dan pemegang sahamnya melalui:
1. Diterapkannya teknologi yang memadai dan standar HSE internasional.
2. Efektivitas biaya dan perbaikan terus menerus pada semua proses bisnis baik proses bisnis utama maupun proses bisnis pendukung.
3. Menyediakan lingkungan kerja yang baik bagi para profesional untuk mengembangkan diri dan mencari potensi terbesarnya.
4. Meningkatkan kualitas hidup stakeholders secara menyeluruh begitu juga dengan
Gambar 4.3. Value Organisasi VICO
4.2 Sistem
Innovation Corridor (Sistem IC)
Sistem IC merupakan suatu sistem aplikasi baru yang dikembangkan oleh
VICO, yang bertujuan untuk menjadi pintu masuk (entry point) untuk mengelola
pengetahuan dalam perusahaan. Aplikasi ini didesain untuk dapat menerima masukan ide dan saran dari karyawan (originator) serta mengkomunikasikannya dengan
karyawan lainnya yang bertindak sebagai reviewer.
Ide dan saran yang masuk ke dalam sistem akan diolah, dievaluasi dan diaplikasikan untuk kemudian menjadi bagian dari proses bisnis di perusahaan.
Sistem IC ditujukan pula untuk menjembatani kesenjangan informasi
(information gaps) yang disebabkan oleh kesenjangan usia (age gap) antara karyawan
yang muda dengan karyawan yang sudah senior.
Pemanfaatan teknologi informasi dalam mengumpulkan ide dan saran dari karyawan dapat membantu manajemen untuk mengevaluasi dan mengontrol proses pengelolaan pengetahuan dalam perusahaan.
Untuk dapat diproses lebih lanjut atau dieksekusi, maka ide-ide yang masuk akan diseleksi dengan menggunakan beberapa parameter pertanyaan, antara lain: 1. Apakah ide tersebut sudah jelas atau tidak untuk diproses lebih lanjut?
2. Apakah ide tersebut sudah atau sedang dikerjakan pada program kerja yang sudah atau sedang berjalan?
3. Apakah ada perbedaan persepsi di antara orang-orang yang melakukan review
atas ide yang masuk?
4. Apakah masih diperlukan informasi teknis dan ekonomi atas ide tersebut? 5. Apakah ide yang masuk dapat diterima oleh para executor?
4.2.1 Kedudukan Innovation Corridor dalam Pengelolaan
Pengetahuan di Perusahaan
Innovation Corridor merupakan salah satu aplikasi front end yang dibangun
pengelolaan pengetahuan dalam perusahaan, VICO telah membangun infrastruktur, sistem informasi dan sumber-sumber pengetahuan sebagai berikut:
1. Windows 2003 – dasar untuk kolaborasi menggunakan teknologi Microsoft
Pengelolaan e-mail di Exchange 2003 mendukung mobilitas karyawan. Berikut
adalah hal-hal yang dapat membantu karyawan:
a. OWA (Outlook web Access): menampilkan, menerima dan
mengirimkan e-mail kapan saja, dimana saja melalui koneksi internet
menggunakan internet explorer.
b. OMA (Outlook Mobile Access): sama seperti OWA, hanya untuk
pengguna PDA (Personal Digital Assistant).
c. RPC over HTTP: menggunakan Outlook 2003 secara langsung melalui koneksi internet, tanpa melalui RAS atau VPN.
d. Exchange 2003 SP2: teknologi Push mail menggunakan Windows Mobile 5.0 melalui peralatan PDA (Dopod).
2. Live Communication Server (LCS) – peralatan untuk komunikasi dan kolaborasi langung (real time)
a. Live meeting (video conference) b. Instant Messaging
d. Integrasi dengan Microsoft Office
e. Multi party data dan Application sharing (collaboration document)
3. Information Right Management (IRM) – Menjaga kerahasiaan dan data yang sensitif
Pengamanan E-mail:
a. Memisahkan e-mail perusahaan dengan akses internet.
b. Mencegah forwarding informasi yang rahasia.
Pengamanan Dokumen:
a. Mengontrol akses ke informasi yang sensitif.
b. Menerapkan tingkatan untuk mengakses data: menampilkan,
mengubah dan hanya mencetak.
c. Mencatat dan memeriksa pihak yang telah mengakses informasi yang dilindungi hak paten
Pengamanan Intranet:
a. Menerapkan tingkat pengamanan bagi setiap pengguna untuk mengakses data-data di dalam perusahaan.
b. Pengguna yang menggunakan MS Office 2003 tidak dapat membuka file yang diproteksi.