• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 501 K/ PDT.SUS-PHI/ 2016 Tentang Pemutusan Hubungan Kerja

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 501 K/ PDT.SUS-PHI/ 2016 Tentang Pemutusan Hubungan Kerja"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

10 Tahun 2004 menyatakan sebagai berikut: Jenis Peraturan Perundang-undangan selain dalam ketentuan ini, antara lain, peraturan yang dikeluarkan oleh Majelis

Menyatakan pelaku usaha tidak pernah menghadiri persidangan yang secara patut dipanggil menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku di Wilayah Negara Republik

Menyatakan Pelaku Usaha yang tidak pernah menghadiri persidangan yang secara patut dipanggil menurut Peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku di Wilayah Negara

Perjanjian Kerja Pasal 161, ayat 1 menyebutkan, "Dalam hal pekerja/buruh melakukan pelanggaran ketentuan yang diatur dalam perjanjian kerja peraturan perusahaan atau

Akhir-akhir ini banyak perusahaan yang memakai perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) untuk menekan biaya pekerja demi meningkatkan keuntungan perusahaan. Kasus ini terjadi

Hasil dan Pembahasan 3.1 Cara Memperoleh Uang Pesangon, Uang Penghargaan Masa Kerja Dan Uang Pengantian Hak Apabila Terjadi Pemutusan Hubungan Kerja Secara Sepihak Perjanjian

Disimpulkan bahwa Ketentuan pemutusan hubungan kerja yang dibenarkan dalam peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan di dalam UU Ketenagakerjaan dan UU PPHI telah diamanatkan bahwa

Disarankan kepada lembaga legislatif dalam hal ini untuk mengusulkan dan membuat peraturan perundang-undangan yang secara khusus mengatur mengenai kedudukan Hukum Adat di Indonesia,