Hubungan Lama Masa Kering Terhadap Produksi Susu dan Puncak Laktasi pada Sapi Perah
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
KURVA PRODUKSI SUSU SAPI PERAH DAN KORELASINYA PADA PEMERAHAN PAGI DAN SORE PERIODE LAKTASI SATU (Studi Kasus Di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Sapi
HASIL DAN PEMBAHASAN Data yang ditampilkan pada Tabel 1 menunjukkan bahwa pemberian suplemen pakan UMMB dan SPM secara nyata mampu meningkatkan rerata produksi susu harian pada
Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji tampilan total solid, lemak dan bahan kering tanpa lemak susu sapi perah laktasi akibat suplementasi natrium glutamat dalam
Perbandingan jumlah produksi air susu harian antara periode laktasi sebelum diperlakukan dengan periode laktasi saat diperlakukan pada sapi yang sama dengan posisi
Performans Produksi yang terdiri atas produksi susu, lama dan periode laktasi serta BCS sapi serah FH di desa Air Duku dan Air Putih Kali Bandung, Selupu
Sapi FH di BBPTU-HPT Baturraden mempunyai masa laktasi yang kurang dari 305 hari, sehingga kemampuan memproduksi susu lebih rendah dari pada sapi FH daerah asalnya, karena masa
Sapi FH di BBPTU-HPT Baturraden mempunyai masa laktasi yang kurang dari 305 hari, sehingga kemampuan memproduksi susu lebih rendah dari pada sapi FH daerah asalnya, karena masa
Produksi susu yang tinggi pada sapi-sapi tertentu sangat rentan sekali terhadap pemerahan yang tidak tuntas, air susu yang tersisa menyebabkan terbentuknya endapan