LAPORAN PENDAHULUAN
LAPORAN PENDAHULUAN
CVA – SAH
CVA – SAH
(Cerebrovascular Accident - Subaracnoid He!orra"e#
(Cerebrovascular Accident - Subaracnoid He!orra"e#
Disusun untu$ %e!enui
Disusun untu$ %e!enui &u&u"as La'oran ndividu "as La'oran ndividu Pro)esi Ners De'arte!en %edi$alPro)esi Ners De'arte!en %edi$al di Ruan" *+ Stro$e RSUD, Dr, Sai)ul Anar %alan"
di Ruan" *+ Stro$e RSUD, Dr, Sai)ul Anar %alan"
OLEH:
OLEH:
.a
.ananda %aulina
nanda %aulina
N%, /01020*00///002
N%, /01020*00///002
PRO3RA
PRO3RA% S&
% S&UD
UD L%U
L%U 4EPERA5A
4EPERA5A&
&AN
AN
6A4UL&AS 4EDO4&ERAN
6A4UL&AS 4EDO4&ERAN
UNVERS&AS 7RA58A.A
UNVERS&AS 7RA58A.A
*0/1
*0/1
CEREBROVASCULAR ACCIDENT SUBARACHNOID HEMORRHAGE CEREBROVASCULAR ACCIDENT SUBARACHNOID HEMORRHAGE
(CVA-SAH) (CVA-SAH)
1
1.. DDEEFFIINNIISSII
Stroke atau penyakit serebrovaskular mengacu pada
Stroke atau penyakit serebrovaskular mengacu pada setiap gangguan neurologik mendadak setiap gangguan neurologik mendadak yang terjadi akibat pembatasan atau terhentinya aliran darah melalui system suplai arteri otak. yang terjadi akibat pembatasan atau terhentinya aliran darah melalui system suplai arteri otak. ( Sylvia A. Price, 2006
( Sylvia A. Price, 2006 !e
!enunururutt American American Association Association of of Neuroscience Neuroscience NursesNurses (AA(AA"" "" padpada a tahtahun un 200200## mende
mende$inisik$inisikanan subarakhnoid subarakhnoid hemorrhagehemorrhage (SA% adalah stroke perdarahan dimana darah dari(SA% adalah stroke perdarahan dimana darah dari pembuluh
pembuluh darah darah memasuki memasuki ruang sruang subarachnoid ubarachnoid yaitu yaitu ruang ruang di di antara antara lapisan lapisan dalam dalam (Pia (Pia matermater dan lapisan tengah (arachnoid mater dari jaringan selaput otak (meninges. Penyebab paling dan lapisan tengah (arachnoid mater dari jaringan selaput otak (meninges. Penyebab paling umum adalah pecahnya tonjolan (aneurisma dalam arteri basal otak atau pada sirkulasi &illisii. umum adalah pecahnya tonjolan (aneurisma dalam arteri basal otak atau pada sirkulasi &illisii. 2
2.. EEPPIIDDEEMMIIOOLLOOGGII Str
Stroke oke perperdardarahaahan n subsubaraarachnchnoid oid memmemilikiliki i kasukasus s yayang ng sigsigni$ni$ikaikan n di di selseluruuruh h dundunia,ia, menyebabkan kecacatan dan kematian. 'erjadi sekitar )*+ dari kejadian seluruh kejadian menyebabkan kecacatan dan kematian. 'erjadi sekitar )*+ dari kejadian seluruh kejadian stroke. Perdarahan Subarachnoid biasanya didapatkan pada usia de&asa muda baik pada laki)laki stroke. Perdarahan Subarachnoid biasanya didapatkan pada usia de&asa muda baik pada laki)laki maupun perempuan. nsidens perdarahan subarachnoid meningkat seiring umur dan lebih tinggi maupun perempuan. nsidens perdarahan subarachnoid meningkat seiring umur dan lebih tinggi pada &anit
pada &anita daripada a daripada laki)laki. Populasi laki)laki. Populasi yang terkena yang terkena kasus kasus perdarahan subarachnoid perdarahan subarachnoid bervariasibervariasi dari 6 ke *6 kasus per *00.000, dengan jumlah kasus tertinggi di laporkan di -inlandia dan dari 6 ke *6 kasus per *00.000, dengan jumlah kasus tertinggi di laporkan di -inlandia dan epang. Selama kehamilan, resiko untuk terjadinya rupture mal$ormasi arteriovenous meningkat, epang. Selama kehamilan, resiko untuk terjadinya rupture mal$ormasi arteriovenous meningkat, terutama pada trimester ketiga kehamilan.
terutama pada trimester ketiga kehamilan. 3
3.. EETTIIOOLLOOGGII /e&anto
/e&anto et allet all (200# menyebutkan bah&a etiologi perdarahan subarakhnoid meliputi(200# menyebutkan bah&a etiologi perdarahan subarakhnoid meliputi *.
*. 1up1uptur tur aneaneuriurismsma saa sakulkular ar (0(0))++ 2.
2. !a!al$ol$ormrmasi asi ararteterioriovevenana 3.
3. 1u1uptptur ur ananeueurirismsma $ua $usisi$o$ormrm 4.
4. 1u1uptptur ur ananeueurirismsma ma mikikototik ik
.
. 5e5elalaininan an dadararah h didiskskrarasisia a dadararah,h, penggunaan
penggunaan antikoagulan, antikoagulan, dandan gangguan pembekuan darah
gangguan pembekuan darah 6
6.. nn$$eekkssii
.. ""eeooppllaassmmaa
.. ''rraauummaa 4
4.. FFAAKKTTOOR RR RIISSIIKKOO
7eberapa $aktor risiko yang dihubungkan dengan risiko tinggi aneurisma SA% menurut 7eberapa $aktor risiko yang dihubungkan dengan risiko tinggi aneurisma SA% menurut -eigin
-eigin et al.et al. (200 (200 dan 'eundan 'eunissenissen etet al. (*##6 dalam 8emonick (20*0 meliputial. (*##6 dalam 8emonick (20*0 meliputi a.
a. 1i1i&a&ayyat keluat keluararga dega dengngan anean aneururismismaa intrakranial intrakranial b. b. %ipertensi%ipertensi cc.. !!eerrookkook k d
d.. AtAtheherorosksklelerorosisiss e.
e. 5o5onntrtrasasepepsi si oorarall $$.. 99ssiia a llaannjjuutt g
g.. eenniis ks keellamamiinn h.
5.
5. PPAATTOOFIFISISIOLOLOGOGII :
:;;AA subarakhnoid subarakhnoid hemorrhagehemorrhage (SA(SA% % sebsebagiagian an besabesar r disdisebaebabkabkan n oleoleh h ruprupturturnynyaa aneurisma serebral. Segera setelah perdarahan, rongga subarakhnoid dipenuhi dengan eritrosit di aneurisma serebral. Segera setelah perdarahan, rongga subarakhnoid dipenuhi dengan eritrosit di :S-. <ritrosit ini mengikuti salah satu dari beberapa jalan kecil di otak. 7eberapa eritrosit akan :S-. <ritrosit ini mengikuti salah satu dari beberapa jalan kecil di otak. 7eberapa eritrosit akan berikatan
berikatan menjadi bekuan menjadi bekuan pada area pada area perdarahan. Sebagian perdarahan. Sebagian besar besar eritrosit eritrosit akan berikatan akan berikatan dengandengan arachnoid villi
arachnoid villi dan trabekulae. Akibatnya, otak akan mengalami edema. <ritrosit juga berpindah dan trabekulae. Akibatnya, otak akan mengalami edema. <ritrosit juga berpindah dari ruang subarakhnoid melalui $agositosis. Proses ini terjadi dalam 24 jam setelah perdarahan. dari ruang subarakhnoid melalui $agositosis. Proses ini terjadi dalam 24 jam setelah perdarahan. !akro$ag :S-, muncul dari sel mesotelial arakhnoid at
!akro$ag :S-, muncul dari sel mesotelial arakhnoid at au memasuki ruang subarakhnoid melaluiau memasuki ruang subarakhnoid melalui pembuluh meningeal, dapat secara langsung
pembuluh meningeal, dapat secara langsung memecah eritrosit di :S- memecah eritrosit di :S- atau merubahnya menjadiatau merubahnya menjadi bekuan
bekuan darah darah (%ayman(%ayman et al et al ., *##. 5eadaan ini menyebabkan aliran darah ke otak menjadi., *##. 5eadaan ini menyebabkan aliran darah ke otak menjadi berkurang,
berkurang, sehingga sehingga menyebabkan menyebabkan terjadinya terjadinya iskemi iskemi pada pada jaringan jaringan otak otak dan dan lama)lama lama)lama akanakan menyebabkan terjadinya in$ark serebri.
menyebabkan terjadinya in$ark serebri.
Selanjutnya, jaringan otak yang mengalami iskemi= in$ark akan menyebabkan gangguan= Selanjutnya, jaringan otak yang mengalami iskemi= in$ark akan menyebabkan gangguan= kerusakan pada sistem sara$. Pada pasien dengan SA% yang masih hidup, sering mengalami kerusakan pada sistem sara$. Pada pasien dengan SA% yang masih hidup, sering mengalami kelumpuhan pada sara$ kranial kiri, paralisis, aphasia, kerusakan kogniti$, kelainan perilaku, dan kelumpuhan pada sara$ kranial kiri, paralisis, aphasia, kerusakan kogniti$, kelainan perilaku, dan gan
ganggugguan an psikpsikiatriatrik ik (7(7elleellebaubaumm et al et al ., 20., 2004 da04 dalalamm American American Association Association of of NeuroscienceNeuroscience Nurses
Nurses, 200#., 200#. 6.
6. MAMANNIIFEFESSTTAASSI KLI KLININIISS !enur
!enurut %unt dan %ess (*#6 dalam /e&antut %unt dan %ess (*#6 dalam /e&anto >,o >, et al et al . 200#, gejala :;A SA% dapat. 200#, gejala :;A SA% dapat dilihat dari derajatnya, yaitu
dilihat dari derajatnya, yaitu D
Deerr!!"" GGCCSS GGee!!## 1
1 ** AsiAsimtmtomomatiatik ak atatau nu nyyeri eri kekepapala la mimininimamal sl sererta ta kakaku ku kukududukk ringan.
ringan. 2
2 ** "y"yereri ki kepepala ala momodederarat st samampapai bi bereratat, k, kakaku ku kududukuk, d, de$e$isiisitt neurologis tidak ada (selain parese sara$ otak.
neurologis tidak ada (selain parese sara$ otak. 3
3 *3)*4*3)*4 5esadar5esadaran man menuenurun (run (drodro&sin&sinessess ata atau de$u de$isit nisit neureuroloologisgis $okal.
$okal. 4
4 )*2)*2 StupStuporor, , hemhemipaiparesresis is momoderderate ate samsampai pai berberat, at, perpermumulaanlaan desebrasi, gangguan vegetati$.
desebrasi, gangguan vegetati$. 5
5 33)) 55omoma a bbeerraatt, , ddeeseserreebbrraassii..
Pasien dengan perdarahan sub arachnoid didapatkan gejala klinis nyeri kepala mendadak, Pasien dengan perdarahan sub arachnoid didapatkan gejala klinis nyeri kepala mendadak, adanya tanda rangsang meningeal (mual, muntah, $oto $obia=intoleransi cahaya, kaku kuduk, adanya tanda rangsang meningeal (mual, muntah, $oto $obia=intoleransi cahaya, kaku kuduk, penurunan
penurunan kesadaran, kesadaran, serangan serangan epileptik, epileptik, de$isit de$isit neurologis neurologis $okal $okal (dis$asia, (dis$asia, hemiparesis,hemiparesis, hem
hemihiihipestpestesiesia a (be(berkurkuranrangnygnya a ketketajamajaman an sensensasi sasi padpada a satsatu u sissisi i tubtubuh. uh. 5es5esadaadaran ran serseringing terganggu dan sangat bervariasi. Ada gejala=tanda rangsangan meningeal. <dema papil dapat terganggu dan sangat bervariasi. Ada gejala=tanda rangsangan meningeal. <dema papil dapat terjadi bila ada perdarahan sub arachnoid karena pecahnya aneurisma
terjadi bila ada perdarahan sub arachnoid karena pecahnya aneurisma pada arteri (/e&antopada arteri (/e&anto et al.et al.,, 200#.
200#.
?nset dari gejalanya biasanya tiba)tiba perjalanan penyakit perdarahan subarochnoid yang ?nset dari gejalanya biasanya tiba)tiba perjalanan penyakit perdarahan subarochnoid yang khas dimulai dengan sakit
biasanya
biasanya *)2 *)2 detik detik hingga hingga * * menit menit dan dan sakit sakit kepalanya kepalanya sedemikian sedemikian rupa rupa sehingga sehingga mengganggumengganggu aktivitas yang dilaksanakan oleh penderita. Sakit kepala makin progresi$, kemudian diikuti nyeri aktivitas yang dilaksanakan oleh penderita. Sakit kepala makin progresi$, kemudian diikuti nyeri dan
dan kekakekakuan pada kuan pada leherleher, , mual muntah mual muntah sering dijumpsering dijumpai ai perubperubahan kesadaran (0+ ahan kesadaran (0+ kesadkesadaranaran hilang umumnya *)2 jam, kejang sering dijumpai pada $ase akut (sekitar *0)*+ perdarahan hilang umumnya *)2 jam, kejang sering dijumpai pada $ase akut (sekitar *0)*+ perdarahan subarochnoid sering diakibatkan oleh arterivena mal$ormasi. 9mumnya onset saat melakukan subarochnoid sering diakibatkan oleh arterivena mal$ormasi. 9mumnya onset saat melakukan aktivitas 24)36 jam setelah onset dapat timbul $ebris yang menetap selama beberapa hari.
aktivitas 24)36 jam setelah onset dapat timbul $ebris yang menetap selama beberapa hari.
$.
$. PEPEMMERERIIKSKSAAAN AN FFISISIIK K
a.
a.
Pemeri
Pemeri
ksaan $i
ksaan $i
sik pem
sik pem
eriksaan k
eriksaan k
emamp
emamp
uan neu
uan neu
rolog
rolog
is, gera
is, gera
k tubuh
k tubuh
, dan ke
, dan ke
kuatan
kuatan
otot ekstremitas, rasa kebas= mati rasa, gangguan penglihatan, gangguan koordinasi,
otot ekstremitas, rasa kebas= mati rasa, gangguan penglihatan, gangguan koordinasi,
gangguan bicaram dan sebagainya .
gangguan bicaram dan sebagainya .
NEUROLOGIS
NEUROLOGIS
UNGSI
UNGSI
"ervus
"ervus
persepsi penciuman, inpuls sara$ menjalar ke lobus temporalis
persepsi penciuman, inpuls sara$ menjalar ke lobus temporalis
untuk di interpretasikan.
untuk di interpretasikan.
"ervus
"ervus
penglihatan (vision
penglihatan (vision
"ervus
"ervus
pergerakan otot bola mata dan sebagai pem
pergerakan otot bola mata dan sebagai pem
buka kelopak mata
buka kelopak mata
serta konstraksi pupil.
serta konstraksi pupil.
"ervus ;
"ervus ;
gerakan sadar bola mata.
gerakan sadar bola mata.
"ervus ;
"ervus ;
mengunyah. Som
mengunyah. Som
atosensory in$ormation (touch, pain dari
atosensory in$ormation (touch, pain dari
muka dan kepala@ muscles $or che&ing.
muka dan kepala@ muscles $or che&ing.
"ervus ;
"ervus ;
memutar mata kearah luar.
memutar mata kearah luar.
"ervus ;
"ervus ;
memproduksi kelenjar
memproduksi kelenjar
lakrimalis,
lakrimalis,
sub
sub
mandibularis, !emberi
mandibularis, !emberi
in$ormasi untuk rasa manis, asam dan asin pada 2=3 anterior
in$ormasi untuk rasa manis, asam dan asin pada 2=3 anterior
lidah, !empersara$i otot)otot &ajah.
lidah, !empersara$i otot)otot &ajah.
"ervus ;
"ervus ;
penerjemahan suara (%earing@ balance.
penerjemahan suara (%earing@ balance.
"ervus
"ervus
!enelan, 1espon sensoris
!enelan, 1espon sensoris
terhadap rasa
terhadap rasa
pahit pada
pahit pada
*=3 bagian
*=3 bagian
lidah posterior.
lidah posterior.
"ervus
"ervus
npuls
npuls
motor
motor
sensorik
sensorik
diba&ah
diba&ah
$aring
$aring
dan
dan
laring,
laring,
Serat
Serat
sara$
sara$
parasimpatis
parasimpatis
luas
luas
mempersara$i,
mempersara$i,
$aring,
$aring,
laring
laring
dan
dan
trakea
trakea
meluas ke toraB dan abdomen, :abang toraks dan abdomen
meluas ke toraB dan abdomen, :abang toraks dan abdomen
memp
memp
engaru
engaru
hi
hi
$ung
$ung
si
si
eso$ag
eso$ag
us,
us,
paru)p
paru)p
aru,
aru,
aorta,
aorta,
lambu
lambu
ng,
ng,
kandung empedu, lim$a, usus halus, ginjal, dan 2=3 bagian atas
kandung empedu, lim$a, usus halus, ginjal, dan 2=3 bagian atas
usus besar.
usus besar.
"ervus
"ervus
7ekerja
7ekerja
sama
sama
dengan
dengan
sara$
sara$
vagus
vagus
untuk
untuk
memberi
memberi
in$ormasi
in$ormasi
ke
ke
pa
pa
da
da
ot
ot
ot
ot
$a
$a
rin
rin
g
g
da
da
n
n
la
la
ri
ri
ng
ng
,
,
!e
!e
mp
mp
ers
ers
ara
ara
$i
$i
mu
mu
sk
sk
ul
ul
us
us
tr
tr
av
av
es
es
iu
iu
s
s
(o
(o
to
to
t
t
di
di
le
le
ng
ng
an
an
te
te
mp
mp
at
at
m
m
en
en
y
y
un
un
ti
ti
k
k
da
da
n
n
ot
ot
ot
ot
sternokleidomastoid.
"ervus
"ervus
:ontrol otot pergerakan lidah
:ontrol otot pergerakan lidah
%.
%. PEPEMEMERIRIKSKSAAAAN N PEPEN&N&N'N'ANANGG .
. PePeeerr*+*+, R, R##//++
-- CT S0,CT S0,
%asil yang di dapatkan menunjukkan bah&a darah SA% pada :' Scan tanpa %asil yang di dapatkan menunjukkan bah&a darah SA% pada :' Scan tanpa bentuk
bentuk berarti berarti pada pada ruang ruang subarakhnoid subarakhnoid disekitar disekitar otak, otak, kemudian kemudian membentuk membentuk sesuatusesuatu yang secara normal ber&arna gelap muncul menjadi putih. <$ek ini secara khas muncul yang secara normal ber&arna gelap muncul menjadi putih. <$ek ini secara khas muncul sebagai bentuk bintang putih pada pusat otak seperti gambar berikut ini.
sebagai bentuk bintang putih pada pusat otak seperti gambar berikut ini.
Sedangkan lokasi darah pada umumnya terdapat di
Sedangkan lokasi darah pada umumnya terdapat di basal cisternsbasal cisterns, $isura sylvian,, $isura sylvian, atau $isura interhem
atau $isura interhemisper yang isper yang mengmengindikaindikasikan ruptursikan ruptur saccular saccular aneur!sma.aneur!sma. /arah /arah berada di atas kon$eksitas atau dalam parenkim super$isial otak sering mengindikasikan berada di atas kon$eksitas atau dalam parenkim super$isial otak sering mengindikasikan
arteriovenous malformation atau m!cotic aneur!sm
arteriovenous malformation atau m!cotic aneur!sm ru"tureru"ture (AA"", 200#.(AA"", 200#.
PERHIT&NGAN VOL&ME PERDARAHAN OTAK
PERHIT&NGAN VOL&ME PERDARAHAN OTAK PADA PADA CT-SCAN CT-SCAN KEPALAKEPALA
5eterangan 5eterangan A panjang maBimum (cm A panjang maBimum (cm 7 lebar maBimum (cm 7 lebar maBimum (cm
: jumlah slice yang terdapat gambaran perdarahan : jumlah slice yang terdapat gambaran perdarahan
VOLUME PERDARAHAN (cc) =
VOLUME PERDARAHAN (cc) =
A x B x C
A x B x C
2
2
A A • • P,/+ #rP,/+ #r %asilny
%asilnya a menumenunjukkanjukkan n bah&a terdapat bah&a terdapat BanthBanthochroochromia mia (:S- (:S- ber&aber&arna rna kuningkuning yang disebabkan oleh rusaknya hemoglobin dimana sensitivitas pemeriksaan ini yang disebabkan oleh rusaknya hemoglobin dimana sensitivitas pemeriksaan ini lebih besar dari ##+ (AA"", 200#.
lebih besar dari ##+ (AA"", 200#.
•
• CTA (CTA (computed tomography ag!ographycomputed tomography ag!ography))
/ilakukan jika diagnosis SA%
/ilakukan jika diagnosis SA% telah dikon$irmasi dengan :' Scan atau 8P.telah dikon$irmasi dengan :' Scan atau 8P.
•
• R"/e, "r*+R"/e, "r*+
9ntuk melihat adanya edema pulmonal atau aspirasi. 9ntuk melihat adanya edema pulmonal atau aspirasi.
-- MRIMRI
!1 dapat menunjukkan perdarahan intraserebral dalam beberapa jam pertama setelah !1 dapat menunjukkan perdarahan intraserebral dalam beberapa jam pertama setelah perdarahan. !1 dapat digun
perdarahan. !1 dapat digunakan untuk mendeteksi lesi structural, edema, dan hakan untuk mendeteksi lesi structural, edema, dan herniasierniasi
-- CT ,, *,"r+ "* CT ,, *,"r+ "* untuk membeda
untuk membedakan kan strokstroke e hemohemoragik dari ragik dari strokstroke e iskemiskemik. ik. PenciPencitraan ini traan ini bergbergunauna un
untutukmkmemembedbedakakan an strstrokoke e dadari ri papatotolologi gi inintrtrakakraraninial al lalaininnynya.:a.:' ' nonon n kokontntrarass dapatmengidenti$ikasi secara virtual hematoma yang berdiameter lebih dari * cm
dapatmengidenti$ikasi secara virtual hematoma yang berdiameter lebih dari * cm .
. PePeerer**++, #, #rr""rr
-- Pemeriksaan darah lengkap untuk mengetahui adanya anemia atau leukositosis setelahPemeriksaan darah lengkap untuk mengetahui adanya anemia atau leukositosis setelah terjadinya bangkitan atau in$eksi sistemik (/e&anto
terjadinya bangkitan atau in$eksi sistemik (/e&anto et al.#et al.# 200#.200#.
-- Adanya diskrasia darah, Adanya diskrasia darah, polisitemia, trombositopenia atau polisitemia, trombositopenia atau trombosis (Ceinertrombosis (Ceiner, 2000., 2000.
-- Pemeriksaan koagulasi untuk menentukan ri&ayat koagulopati sebelumnya.Pemeriksaan koagulasi untuk menentukan ri&ayat koagulopati sebelumnya.
-- 9reum dan elektrolit untuk menentukan hiponatremia akibat salt &asting.9reum dan elektrolit untuk menentukan hiponatremia akibat salt &asting. .
. PEPENNAATTAALALAKSKSAANNAAAANN *
*.. PePemmererikiksasaan uan ummumum a
a SistSistem jalan na$aem jalan na$as dan s dan karkardiodiovasvaskukulerler. Panta. Pantau ketat di u ketat di ununit pera&it pera&ataatan intensn intensi$ ataui$ atau lebih baik di unit pera&atan neurologis.
lebih baik di unit pera&atan neurologis. b
b 8ingkungan. 8ingkungan. Pertahankan Pertahankan tingkat tingkat bising bising yang yang rendah rendah dan dan batasi batasi pengunjung pengunjung sampaisampai aneurisma ditangani.
aneurisma ditangani. c
c "yer"yeri. !or$i. !or$in sul$in sul$at at (2)4 (2)4 mg ; mg ; setiap setiap 2)4 ja2)4 jam atam atau kodu kodein (ein (30)60 30)60 mg ! smg ! setiap 4etiap 4 jam.
jam.
ICH
d
d Pro$ilPro$ilaksis gastaksis gastrointrointestinaestinal. 1anitil. 1anitidin (*din (*0 mg P? 2B sehar0 mg P? 2B sehari atau 0 mg ; sei atau 0 mg ; setiap )*2tiap )*2 jam atau lansopraDol (30 mg P? sehari
jam atau lansopraDol (30 mg P? sehari e
e ProPro$il$ilaksaksis is deedeep p venvenous thromous thrombosbosis. >unakis. >unakan thighan thigh)hi)high stockgh stockingings s dan rangdan rangkaiakaiann peralatan
peralatan kompresi kompresi pneumatik@ pneumatik@ heparin heparin (000 (000 9 9 S: S: 3B 3B sehari sehari setelah setelah terapiterapi aneurisma.
aneurisma. $
$ 'e'ekankanan darahan darah. . PerPertahtahankankan tekanan tekanan darah sistan darah sistoliolik k #0)#0)*40 mm*40 mm%g %g sebsebelum terelum terapiapi aneurisma, kemudian jaga tekanan darah sis
aneurisma, kemudian jaga tekanan darah sis tolik E 200 mm%g.tolik E 200 mm%g. g
g >lu>lukoskosa a seruserum. Pertam. Pertahanhankan kadkan kadar 0)*2ar 0)*20 0 mgmg=dl=dl@ @ gungunakaakan n slidsliding scaling scale e ataatau u in$in$usus kontinu insulin jika perlu
kontinu insulin jika perlu h
h SuSuhu inthu inti tubui tubuh. Perh. Pertatahahanknkan padan pada F a F 33,2,2 00:@ berikan asetamino$en= parasetamol:@ berikan asetamino$en= parasetamol
(32)60 mg P? setiap 4)6
(32)60 mg P? setiap 4)6 jam dan gunakan peralatan cooling bila diperlukan.jam dan gunakan peralatan cooling bila diperlukan. i
i :alciu:alcium antm antagoniagonis. "ims. "imodipin odipin (60 m(60 mg P? setg P? setiap 4 iap 4 jam sejam selama 2lama 2* har* hari.i. j
j 'e'erapi rapi anti$ibrinolitik anti$ibrinolitik (opsional. (opsional. Asam Asam aminokaproat aminokaproat (24)4 (24)4 jam jam pertama, pertama, g g ;; dilanjutkan dengan in$us *, g=jam
dilanjutkan dengan in$us *, g=jam k
k AntAntikoikonvunvulsalsan. -enitn. -enitoin (3) mg=oin (3) mg=kg=kg=harhari i P? atau ; P? atau ; ataatau asam valpru asam valproat (*)oat (*)44 mg=kg=hari P? atau ;
mg=kg=hari P? atau ; l
l :airan :airan dan hiddan hidrasi. Prasi. Pertahaertahankan enkan euvolemuvolemi (:;Pi (:;P, , )mm)mm%g@ jika t%g@ jika timbuimbul vasospal vasospasmesme serebri, pertahankan hipervolemi (:;P, )*2 mm%g atau P:CP (
serebri, pertahankan hipervolemi (:;P, )*2 mm%g atau P:CP ( "ulmonal ca"illar! "ulmonal ca"illar! $edge "ressure
$edge "ressure *2)*6 mm%g. *2)*6 mm%g. m
m "utrisi"utrisi. :oba asupan oral (setel. :oba asupan oral (setelah evaluasi menah evaluasi menelan untuk alteelan untuk alternati$ lainrnati$ lain, lebih baik , lebih baik pemberian makanan enteral.
pemberian makanan enteral. 2
2.. ''eerraappi i llaaiinn a
a SurSurgicgical clial clippipping. /ing. /ilaklakukaukan dalam n dalam 2 jam per2 jam pertamtamaa b
b <ndovascular coiling. /ilakukan dalam 2 jam per<ndovascular coiling. /ilakukan dalam 2 jam pertamatama 3
3.. 5o5ommplplikikasasi ui ummumum a
a %idrose%idrose$alus. $alus. !asukk!asukkan draan drain venin ventrikultrikular ekstar eksternal aernal atau lumtau lumbarbar.. b
b Perdarahan ulang. 7erikan terapi supoPerdarahan ulang. 7erikan terapi suporti$ dan terapu darurat aneurisma.rti$ dan terapu darurat aneurisma. c
c ;a;asospasmsospasme serebrie serebri. 7eri nimo. 7eri nimodipin@ perdipin@ pertahantahankan hipekan hipervolemrvolemi atau hiperti atau hipertensi yaensi yangng dii
diindunduksi ksi dendengan gan $en$enile$ile$rinrin, , nornorepinepine$re$rin, in, ataatau u dopdopamiamin@ n@ terterapi api endendovaovascuscular lar (angioplasti transluminal atau vasodilator langsung
(angioplasti transluminal atau vasodilator langsung d
d 7angk7angkitan. 8oitan. 8oraDepraDepam (0,* mam (0,* mg=kg, deng=kg, dengan kecegan kecepatan 2 mpatan 2 mg=meng=menit atau diait atau diaDepam Depam )) *0 mg, dilanjutkan dengan $enitoin (20 mg=kg ; bolus dengan kecepatan E 0 *0 mg, dilanjutkan dengan $enitoin (20 mg=kg ; bolus dengan kecepatan E 0 mg=menit sampai dengan 30 mg=kg.
mg=menit sampai dengan 30 mg=kg. e
e %ip%iponaonatretremiamia. . PadPada a SASA/% restr/% restriksiksi i caicairanran@ @ PadPada a serserebrebral salt al salt &as&astinting g synsyndrodromeme secara agresi$ gantikan kehilangan cairan dengan 0,#+ "a:l atau "a:l hipertonis. secara agresi$ gantikan kehilangan cairan dengan 0,#+ "a:l atau "a:l hipertonis. $
$ AritmAritmia miokaia miokardia. !erdia. !etoprotoprolol (*2lol (*2,)*0,)*00 mg P? 2B seh0 mg P? 2B sehari@ evari@ evaluasi $aluasi $ungsi vungsi ventrikentrikel@el@ tangani aritmia
tangani aritmia g
g <dema pu<dema pulmonalmonal. 7erikl. 7erikan supleman suplementasi okentasi oksigen atasigen atau ventilu ventilasi mekaasi mekanik bila penik bila perlu.rlu. 4.
4. PePerara&a&atan tan jajangngka ka papanjanjangng a
a 1ehab1ehabilitasiilitasi. '. 'eraerapi $pi $isik, isik, pekerpekerjaan, jaan, dan dan bicarbicaraa b
b <valuasi <valuasi neuropsikologis. neuropsikologis. 8akukan 8akukan pemeriksaan pemeriksaan global global dan dan domain domain speci$ik,speci$ik, rehabilitasi kogniti$
rehabilitasi kogniti$ c
d
d "yer"yeri kepala kroi kepala kronis. "SAnis. "SA/s, A/s, Antidentidepresan trpresan trisiklikisiklik, atau SS1, atau SS1s@ gabaps@ gabapetin.etin. TERAPI MEDIKAMENTOSA
TERAPI MEDIKAMENTOSA *.
*. <dati$ <dati$ G G tranHtranHuiliDeuiliDer r $enob$enobarbitaarbital l (lum(luminal inal dan dan diaDediaDepam pam (val(valiumium 9ntuk
9ntuk menghindari menghindari kegelisahan kegelisahan dan dan tensi tensi yang yang meningkatmeningkat 2
2.. AAnnttiieemmeettiikk ddiimmeennhhiiddrraatt 3
3.. AAnnaallggeettiikkaa kkooddeeiin n $$ooss$$aatt, , mmeeppeerriiddiin n %%::88, , mmoorr$$iinn, , ddaan n $$eennttaanniill 4
4.. AAnntitikkoonnvvuullsasann $$eenniittooiin n ((ddililaanntitinn, , kkaarrbbamamaaDDeeppinin, , $$eennoobbaarrbbititaall dengan
dengan dosis dosis 30 30 mg mg peroral peroral 3 3 kali kali perhariperhari
.. PPeennccaahhaarr ddiioottiil l ""aa, , ssuull$$oossuukkssiinnaatt, , ppssiilliiuum m hhiiddrroo$$iilliik k mmuussiillooiidd sedium
sedium *00 *00 mg mg peroral peroral perhariperhari 6
6.. AAnnttaassiiddaa mmaaggnneessiiuum m aalluummiinniiuum m hhiiddrrookkssiiddaa, , ssiimmeettiiddiinn, , rraanniittiiddiinn
.. /i/iurureetitik= ak= anntitiededememaa $uro $urossememid (id (lalasisiBB, m, mananititooll
.. SStteerrooiidd ddeekkssaammeettaassoon n ((oorraaddeeBBoonn, , kkaallmmeetthhaassoonnee #
#.. AAnntiti$$iibbrriinnoolliittikik e eppsisilolonn))aammiinnoo)k)kaapprrooaat (at (ammiiccaarr, as, asaam tm trraanneekkssaammik ik
Pemberian anti $ibrolitik dianggap berman$aat untuk memecah Pemberian anti $ibrolitik dianggap berman$aat untuk memecah perdarahan ulang akibat lisis atau bekuan dar
perdarahan ulang akibat lisis atau bekuan darah ditempat yangah ditempat yang mengalami perdarahan
mengalami perdarahan *
*00.. AAnnttiiddiiuurreettiikk vvaassoopprreessiin n ((ppiittrreessiinn **
AS&HAN KEPERAATAN AS&HAN KEPERAATAN PASIEN DENGAN
PASIEN DENGAN CEREBROVASCULAR ACCIDENT SUBARACHNOID HEMORRHAGE CEREBROVASCULAR ACCIDENT SUBARACHNOID HEMORRHAGE (CVA-SAH) (CVA-SAH) II.. PPEENNGGKKAA''IIAANN Anamnesis Anamnesis a
a dendentitas klien mtitas klien mencakuencakup nama, usia, jep nama, usia, jenis kelamnis kelamin, pendidin, pendidikan, alaikan, alamat, pekmat, pekerjaaerjaan, agamn, agama,a, suku bangsa, tanggal dan jam
suku bangsa, tanggal dan jam !1S, nomor register, dan diagnosa medis.!1S, nomor register, dan diagnosa medis. b
b 5eluhan utama pada umumnya 5eluhan utama pada umumnya akan terlihat bila akan terlihat bila sudah terjadi dis$ungsi sudah terjadi dis$ungsi neurologis. 5eluhanneurologis. 5eluhan yang sering didapatkan meliputi "yeri kepala mendadak, adanya tanda rangsang meningeal yang sering didapatkan meliputi "yeri kepala mendadak, adanya tanda rangsang meningeal (mual, muntah, $oto$obia=intoleransi cahaya, kaku kuduk, penurunan kesadaran, serangan (mual, muntah, $oto$obia=intoleransi cahaya, kaku kuduk, penurunan kesadaran, serangan epilep
epileptik, tik, de$iside$isit t neuroneurologis logis $okal $okal (dis$a(dis$asia, sia, hemihemiparesisparesis, , hemihemihipestehipestesia sia (berk(berkurangurangnyanya ketajaman sensasi pada satu sisi tubuh.
ketajaman sensasi pada satu sisi tubuh. c
c 1i&1i&ayayat at penpenyayakit sekarkit sekarang yang mungang yang mungkin didapkin didapatkatkan an memelipliputi adanyuti adanya a ri&ri&ayayat at tratraumauma,, ri&ayat jatuh, keluhan mendadak lumpuh pada saat klien melakukan aktivitas, keluhan pada ri&ayat jatuh, keluhan mendadak lumpuh pada saat klien melakukan aktivitas, keluhan pada gastrointestinal seperti mual, muntah, bahkan kejang sampai tidak sadar, di samping gejala gastrointestinal seperti mual, muntah, bahkan kejang sampai tidak sadar, di samping gejala kelumpuhan separuh badan atau ganggguan $ungsi otak yang lain, selisah, letargi, lelah, kelumpuhan separuh badan atau ganggguan $ungsi otak yang lain, selisah, letargi, lelah, apatis, perubahan pupil, dll.
apatis, perubahan pupil, dll. d
d 1i&ay1i&ayat penyakiat penyakit dahulu melipt dahulu meliputi pengguuti penggunaan obatnaan obat)obat)obatan (analgean (analgesik, sedatsik, sedati$, antidei$, antidepresanpresan,, atau perangsang syara$, keluhan sakit kepala terdahulu, ri&ayat trauma kepala, kelainan atau perangsang syara$, keluhan sakit kepala terdahulu, ri&ayat trauma kepala, kelainan kongenital, peningkatan kadar gula darah dan hipertensi.
kongenital, peningkatan kadar gula darah dan hipertensi. e
e 1i1i&a&ayayat t pepenynyakakit it kekeluluararga ga peperlrlu u diditantanyyakakan an tetentantang ng adadananya ya kekeluluararga ga yayang ng memendndereritaita hipertensi atau diabetes.
hipertensi atau diabetes. $
$ PengkPengkajian pajian psikososikososial msial meliputeliputi status i status emosiemosi, kogn, kogniti$, diti$, dan peran perilaku kilaku klien.lien. g
g 5emam5emampuan koppuan koping norming normal melipual meliputi pengkati pengkajian menjian mengenai damgenai dampak yang timpak yang timbul pada klbul pada klienien sep
seperterti i ketketakuakutan tan akaakan n keckecacaacatantan, , rasrasa a cemcemas, as, rasrasa a ketketidaidakmkmampampuan uan untuntuk uk melmelakuakukankan aktivitas secara optimal, dan
aktivitas secara optimal, dan pandangan terhadap dirinya yang salah.pandangan terhadap dirinya yang salah. h
h PengkPengkajian sosioajian sosioekonomekonomispirituispiritual mencakual mencakup pengkajip pengkajian terhadaan terhadap $ungsi neurp $ungsi neurologiologis dengans dengan dampak gangguan neurologis yang akan terjadi pada
dampak gangguan neurologis yang akan terjadi pada gaya hidup individu.gaya hidup individu.
PEMERIKSAAN FISIK PEMERIKSAAN FISIK
)
) TT,/,/**" *e+" *e+rr,, '
'iinnggkkaat t 11eessppoonnssiivviittaass 55lliinniiss 'erjaga 'erjaga Sadar Sadar 8etargi 8etargi Stupor Stupor Semikomatosa Semikomatosa "ormal "ormal /ap
/apat at tidtidur ur leblebih ih dardari i biabiasansanyaya, , sedsedikiikit t binbingungung g saasaat t perpertamtama a kalkalii terjaga, tetapi berorientasi sempurna ketika terbangun.
terjaga, tetapi berorientasi sempurna ketika terbangun. !e
!engnganantutuk k tetetatapi pi dadapapat t memengngikikututi i peperirintntah ah sesedederhrhanana a keketitikaka dirangsang.
dirangsang. San
Sangat gat sulsulit it untuntuk uk dibdibangangunkunkan, an, tidtidak ak konkonsissisten ten daldalam am menmengikgikutiuti perintah sederhana atau berbicara satu
perintah sederhana atau berbicara satu kata atau $rase pendek.kata atau $rase pendek. >er
koma koma
berbicara koheren. berbicara koheren.
/apat berespon dengan postur secara re$leks ketika distimulasi atau /apat berespon dengan postur secara re$leks ketika distimulasi atau dapat tidak beresepon pada setiap stimulus.
dapat tidak beresepon pada setiap stimulus. 1
1eessppoon n mmoottoorriikk 11eessppoon n vveerrbbaall !!eemmbbuukka a mmaattaa !enurut !enurut 'erlokalisasi 'erlokalisasi !enghindar !enghindar -leksi abnormal -leksi abnormal <kstensi abnormal <kstensi abnormal 'idak ada 'idak ada 6 6 4 4 3 3 2 2 * * ?rientasi ?rientasi 7ingung 7ingung
5ata tidak dimengerti 5ata tidak dimengerti %anya suara %anya suara 'idak ada 'idak ada 4 4 3 3 2 2 * * Spontan Spontan 'erhadap panggilan 'erhadap panggilan 'erhadap nyeri 'erhadap nyeri 'idak dapat 'idak dapat 4 4 3 3 2 2 * * ) ) Ke, Ke,
Penderita dalam kesadaran m
Penderita dalam kesadaran menurun atau terganggu enurun atau terganggu postur tubuh postur tubuh mengalami ganguanmengalami ganguan akiba
akibat t adanyadanya a kelemkelemahan pada ahan pada sisi tubuh sisi tubuh sebelasebelah h atau keseluruhatau keseluruhan an lemalemah h adanyadanya a gangggangguanuan dalam berbicara kebersihan diri kurang serta t
dalam berbicara kebersihan diri kurang serta t anda)tanda vital (hipertensianda)tanda vital (hipertensi *.
*. SiSiststem em nntetegugummenen
•
• 5ulit tergantung pada keadaan penderita apabila kekurangan ?2 kulit akan kebiruan5ulit tergantung pada keadaan penderita apabila kekurangan ?2 kulit akan kebiruan
kekurangan cairan turgor jelek berbaring terlalu lama atau
kekurangan cairan turgor jelek berbaring terlalu lama atau ada penekanan pada kulitada penekanan pada kulit yang lama akan timbul dekubitus.
yang lama akan timbul dekubitus.
•
• 5uku jika penderita kekurangan ?2 akan tampak kebiruan.5uku jika penderita kekurangan ?2 akan tampak kebiruan.
2.
2. PemPemererikiksaasaan 5epn 5epalala ataa atau 8ehu 8eherer
•
• 7entuk normal simetris7entuk normal simetris •
• 7entuk kadang tidak simetris karena adanya 7entuk kadang tidak simetris karena adanya kelumpuhan otot daerah muka tampakkelumpuhan otot daerah muka tampak
gangguan pada mata kadaan onga mulut kotor
gangguan pada mata kadaan onga mulut kotor karena kuang pera&atan dirikarena kuang pera&atan diri
•
• 7entuk normal pembesaran kelenjar thyroid tidak ada 7entuk normal pembesaran kelenjar thyroid tidak ada ..
3.
3. SiSiststem em pepernrna$a$asasanan
Adanya perna$asan dispnoe, apnoe atau normal serta obstrusi jalan na$as, kelumpuhan Adanya perna$asan dispnoe, apnoe atau normal serta obstrusi jalan na$as, kelumpuhan otot perna$asan penggunaan otot)otot bantu perna$asan, terdapat suara na$as
otot perna$asan penggunaan otot)otot bantu perna$asan, terdapat suara na$as ronchi danronchi dan &heDing.
&heDing. 4.
4. SiSistestem m kakardrdio io vavaskskululerer
7ila penderita tidak sadar dapat terjadi hipertensi atau hipotensi, tekanan intrakranial 7ila penderita tidak sadar dapat terjadi hipertensi atau hipotensi, tekanan intrakranial meningkat serta trombo$lebitis, nadi bradikardi, takikardi atau normal.
meningkat serta trombo$lebitis, nadi bradikardi, takikardi atau normal. .
. SiSiststem em pepencncerernanaanan
Adanya distensi perut, pengerasan $eses, penurunan peristaltik usus, gangguan 7A7 Adanya distensi perut, pengerasan $eses, penurunan peristaltik usus, gangguan 7A7 baik konstipasi atau diare .
baik konstipasi atau diare . 6
6.. <<kkssttrriimmititaass
Adanya kelemahan otot, kontraktur sendi dengan nilai
Adanya kelemahan otot, kontraktur sendi dengan nilai 1?! 2, 1?! 2, serta kelumpuhan.serta kelumpuhan. .
. PePemmererikiksasaan uran urolologogisis
Pada penderita dapat terjadi retensi urine, incontinensia in$eksi kandung kencing, serta Pada penderita dapat terjadi retensi urine, incontinensia in$eksi kandung kencing, serta didapatkannya nyeri tekan kandung kencing.
0)
0) PeePeer*+r*+, , NerNer#/#/+ + , , PeerPeer*+*+, , F+* F+* Peer*+, +r7 0r,#
Peer*+, +r7 0r,# *
* PemPemerieriksaksaan san saraara$ cr$ cranianial al (". (". ?l$?l$aktaktorioriusus Past
Pastikaikan n ronrongga gga hidhidung ung tidtidak ak tertersumsumbat bat oleoleh h apaapapun pun dan dan cukcukup up berbersihsih.8a.8akukkukanan pemeriksaan
pemeriksaan dengan dengan menutup menutup sebelah sebelah lubang lubang hidung hidung klien klien dan dan dekatkan dekatkan bau)bauanbau)bauan seperti kopi dengan mata tertutup klien diminta menebak bau tersebut.8akukan untuk seperti kopi dengan mata tertutup klien diminta menebak bau tersebut.8akukan untuk lubang hidung yang satunya.
lubang hidung yang satunya. 2
2 PemPemerieriksaksaan an sarsara$ a$ krakranianial l ( (". ". ?pt?ptikuikuss a.
a. :atat k:atat kelainelainan pada man pada mata sepeata seperti katarti katarak darak dan in$ekn in$eksi sebelusi sebelum pemm pemeriksaaeriksaan. Perin. Periksaksa ketajaman dengan membaca, perhatikan jarak baca
ketajaman dengan membaca, perhatikan jarak baca atau menggunakan snellenchartatau menggunakan snellenchart untuk jarak jauh.
untuk jarak jauh. b.
b. Periksa Periksa lapang lapang pandang pandang 5lien 5lien berhadapan berhadapan dengan dengan pemeriksa pemeriksa 60)*00 60)*00 cm, cm, mintaminta untuk menutup sebelah mata dan pemeriksa juga menutup sebelah mata dengan untuk menutup sebelah mata dan pemeriksa juga menutup sebelah mata dengan mata yang berla&anan dengan mata klien. >unakan benda yang berasal dari arah mata yang berla&anan dengan mata klien. >unakan benda yang berasal dari arah lua
luar r kliklien en dandank k lielien n dimdiminta , inta , menmengucgucapkapkan an ya ya bilbila a perpertamtama a melmelihaihat t benbendada terseb
tersebut. 9langi ut. 9langi pemepemeriksaan yang sama riksaan yang sama dengan mata yang dengan mata yang sebelasebelahnyhnya. a. 9kur 9kur berapa
berapa derajat derajat kemampuan kemampuan klien klien saat saat pertama pertama kali kali melihat melihat objek. objek. >unakan>unakan opthalmoskop untuk melihat $undus dan optic disk
opthalmoskop untuk melihat $undus dan optic disk (&arna dan bentuk(&arna dan bentuk 3
3 PemerPemeriksaan saiksaan sara$ krara$ kranial nial , ;, ;, , ; (". ?k; (". ?kulomoulomotoris, 'toris, 'rokroklear dalear dan An Abdusebdusenn a.
a. PadPada mata diobsa mata diobservervasi apakasi apakah ada odemah ada odema a palpalpebpebra, hipra, hipereeremi konjmi konjungungtivativa, , dandan ptosis kelopak mata
ptosis kelopak mata b.
b. Pada pupil Pada pupil diperiksa reaksi diperiksa reaksi terhadap cahaya, ukuran terhadap cahaya, ukuran pupil, dan pupil, dan adanya perdarahanadanya perdarahan pupil
pupil c.
c. PadPada geraka gerakan bola matan bola mata a dipdiperieriksa enam lapksa enam lapang panang pandandang (enam posg (enam posisi cardisi cardinainall yaitu lateral, lateral ke atas, medial atas, medial ba&ah lateral ba&ah. !inta klien yaitu lateral, lateral ke atas, medial atas, medial ba&ah lateral ba&ah. !inta klien mengikuti arah telunjuk pemeriksa dengan bolamatanya
mengikuti arah telunjuk pemeriksa dengan bolamatanya 4
4 PemPemerieriksaksaan saan sara$ ra$ krakranianial ; l ; (". (". 'r'rigeigemiminusnus a.
a. -u-ungngsi si sesensnsororik ik didipepeririksksa a dedengngan an mmenenyyenentutuh h kikililit t &a&ajajah h dadaererah ah mamaBiBilllla,a, mandibula dan $rontal dengan mengguanakan kapas. !inta klien mengucapkan ya mandibula dan $rontal dengan mengguanakan kapas. !inta klien mengucapkan ya bila merasakan sentuhan, lakukan kanan
bila merasakan sentuhan, lakukan kanan dan kiri.dan kiri. b.
b. /engan /engan menggunakan menggunakan sensori sensori nyeri nyeri menggunakan menggunakan ujung ujung jarum jarum atau atau peniti peniti didi ketiga area &ajah tadi dan minta membedakan benda tajam dan tumpul.
ketiga area &ajah tadi dan minta membedakan benda tajam dan tumpul. c.
c. /enga/engan mengn mengguanakguanakan suhu pan suhu panas dan anas dan dingin dingin juag dajuag dapat dilpat dilakukaakukan diken diketiga aretiga areaa &aj
&ajah ah tertersebsebut. ut. !in!inta ta kliklien en menmenyeyebabbabkankanutkutkan an arearea a manmana a yayang ng memerasarasakankan sentuhan. angan lupa mata klien
sentuhan. angan lupa mata klien ditutup sebelum pemeriksaan.ditutup sebelum pemeriksaan. d.
d. /en/engan rasa getagan rasa getar r dapdapat pukla dilaat pukla dilakukkukan dengaan dengan n memenggnggunaunakan garpkan garputautala yangla yang di
digegetatarkrkan an dadan n didisesentntuhuhkakan n ke ke keketitiga ga dadaererah ah &a&ajajah h tatadi di dadan n mimintnta a klklienien mengatakan getaran tersebut terasa atau tidak
e.
e. PemPemerierikasakasaan cornan corneal dapeal dapat dilakat dilakukaukan dengan dengan meminn meminta klien melta klien melihaihat t lurlurus keus ke depan, dekatkan gulungan kapas kecil dari samping kea rah mata dan lihat re$leks depan, dekatkan gulungan kapas kecil dari samping kea rah mata dan lihat re$leks menutup mata.
menutup mata. $.
$. PemPemerieriksaaksaan motorn motorik dengaik dengan mengan mengatuptupkan rahakan rahang dan merang dan merapatpatkan gigi perikan gigi periksaksa otot maseter dan temporalis kiri dan kanan periksa kekuatan ototnya, minta klien otot maseter dan temporalis kiri dan kanan periksa kekuatan ototnya, minta klien melakukan gerakan mengunyah dan lihat kesimetrisan gerakan mandibula.
melakukan gerakan mengunyah dan lihat kesimetrisan gerakan mandibula.
PemPemerikeriksaasaan san sara$ ra$ krakranianial ;l ; ( (". -". -asiasialisalis a.
a. -un-ungsi sengsi sensorsorik dengik dengan menan mencelcelupkupkan lidi kaan lidi kapas ke air garpas ke air garam dan senam dan sentuhtuhkan kekan ke ujung lidah, minta klien mengidenti$ikasi rasa ulangi untuk gula dan asam
ujung lidah, minta klien mengidenti$ikasi rasa ulangi untuk gula dan asam
b.
b.
-ungsi motorik dengan meminta klien tersenyum, bersiul, mengangkat kedua alis-ungsi motorik dengan meminta klien tersenyum, bersiul, mengangkat kedua alis berbarengan,berbarengan, menggembungkan menggembungkan pipi. pipi. 8ihat 8ihat kesimetrisan kesimetrisan kanan kanan dan dan kiri. kiri. PeriksaPeriksa kekuatan otot bagian atas dan ba&ah, minta klien memejamkan mata kuat)kuat dan kekuatan otot bagian atas dan ba&ah, minta klien memejamkan mata kuat)kuat dan coba untuk membukanya, minta pula klien
coba untuk membukanya, minta pula klien utnuk menggembungkan pipi dan tekanutnuk menggembungkan pipi dan tekan dengan kedua jari.
dengan kedua jari. 6
6 PemPemerikeriksaasaan sara$ krn sara$ kranianial ;al ; (". ; (". ;eestistibulbulokookokleklearar a.
a. cabcabang vestiang vestibulbulo o dendengan menggan menggungunakaakan n testest t penpendendengargaran menggan mengguanuanakaakan n &eb&eber er test dan rhinne test
test dan rhinne test b.
b. :abang :abang choclear choclear dengan dengan rombreng rombreng test test dengan dengan cara cara meminta meminta klien klien berdiri berdiri tegak,tegak, kedua kaki rapat, kedua lengan disisi tubuh, lalu observasi adanya ayunan tubuh, kedua kaki rapat, kedua lengan disisi tubuh, lalu observasi adanya ayunan tubuh, mi
minta nta kliklien en menmenutuutup p mamata ta tantanpa pa menmengubgubah ah posposisi, isi, lihlihat at apaapakah kah kliklien en dapdapatat mempertahankan posisi
mempertahankan posisi
PemerPemeriksaan iksaan sara$ sara$ kranikranial al dan dan (". >(". >losovalosovaringeringeus dan us dan ;;agagusus a.
a. !in!inta klien meta klien mengungucapcapkan aa lihat gerkan aa lihat gerakaakan ovula dan paln ovula dan palatumatum, , nornormamal l bilbila uvulaa uvula terletak di tengan dan palatum sedikit terangkat.
terletak di tengan dan palatum sedikit terangkat. b.
b. Periksa Periksa gag gag re$leks re$leks dengan dengan menyentuh menyentuh bagian bagian dinding dinding belakang belakang $aring$aring menggunakan aplikator dan observasi gerakan $aring.
menggunakan aplikator dan observasi gerakan $aring. c.
c. PePeririksksa a akaktiti$i$itatas s momototoririk k $a$arinring g dedengngan an mememimintnta a klklieien n memenenel@al@an n aiair r sesedidikikit,t, observasi gerakan meelan dan kesulitan menelan. Periksa getaran pita suara saat observasi gerakan meelan dan kesulitan menelan. Periksa getaran pita suara saat klien berbicara.
klien berbicara.
PemPemerikeriksaasaan san sara$ ra$ krakranianial l ("(". . AsAsesoesorisris a.
a. PerPeriksiksa a $un$ungsi trapgsi trapeDieDius dengaus dengan meminn meminta ta kliklien mengen menggergerakkakkan kedua bahu secan kedua bahu secaraara bersamaan dan observasi kesimetrisan gerakan
bersamaan dan observasi kesimetrisan gerakan.. b.
b. Periksa Periksa $ungsi $ungsi otot otot sternocleidomastoideus sternocleidomastoideus dengan dengan meminta meminta klien klien menoleh menoleh keke kan
kanan an dan ke dan ke kirkiri, i, minminta ta kliklien en menmendekdekatkatkan an teltelinginga a ke ke bahbahu u kankanan an dan kiridan kiri bergantian tanpa m
c.
c. PerPeriksiksa a kekkekuatuatanoanotottottratrapeDpeDius dengius dengan menahan menahan kedua bahu kliean kedua bahu klien n dendengan kedugan keduaa tel
telapaapak k tantangan gan dandanmiminta nta kliklien en memendondoronrong g teltelapaapak k tantangan gan pempemerieriksa ksa seksekuatuat)) kuatnya ke atas, perhatikan kekuatan daya
kuatnya ke atas, perhatikan kekuatan daya dorong.dorong. d.
d. PePeririksksa a kekekukuatatan an ototot ot stesternrnococleleididomomasastotoidideueus s dedengngan an mememimintnta a klklieien n ununtutuk k men
menoleoleh h keskesatu atu sisi sisi melmela&aa&an n tahtahanaanan n teltelapaapak k tantangan gan pempemerieriksaksa, , perperhathatikaikann kekuatan daya dorong
kekuatan daya dorong #
# PemPemerikeriksaasaan san sara$ ra$ krakranianial l (" (". %i. %ipogpoglosulosuss a.
a. PerPeriksiksa a perpergegerakrakan lidaan lidah, mengh, menggergerakkakkan lidah kekan lidah kekiri dan ke iri dan ke kankanan, obsean, observarvasisi kesimetrisan gerakan lidah
kesimetrisan gerakan lidah b.
b. Periksa Periksa kekuatan kekuatan lidah lidah dengan dengan meminta meminta klien klien mendorong mendorong salah salah satu satu pipi pipi dengandengan ujung lidah, dorong bagian luar pipi dengan ujung lidah, dorong kedua pipi dengan ujung lidah, dorong bagian luar pipi dengan ujung lidah, dorong kedua pipi dengan kedua jari, observasi kekuatan lidah, ulangi pemeriksaan sisi yang lain
kedua jari, observasi kekuatan lidah, ulangi pemeriksaan sisi yang lain
Peer*+, 7,/+ "r* Peer*+, 7,/+ "r*
Sistem motorik sangat kompleks, berasal dari daerah motorik di korteks cerebri, impuls Sistem motorik sangat kompleks, berasal dari daerah motorik di korteks cerebri, impuls berjalan
berjalan ke ke kapsula kapsula interna, interna, bersilangan bersilangan di di batang batang traktus traktus pyramidal pyramidal medulla medulla spinalis spinalis dandan bersinaps dengan
bersinaps dengan lo&er motor lo&er motor neuron.Pemeriksaan motorik neuron.Pemeriksaan motorik dilakukan dengan dilakukan dengan cara observasicara observasi dan pemeriksaan kekuatan.
dan pemeriksaan kekuatan. *.
*. !ass!assa otoa otot hyt hypertpertropropi, noi, normrmal daal dan atn atropropii 2.
2. 'o'onus otot nus otot /ap/apat dikajat dikaji i dendengan jalagan jalan menggn menggeraerakkakkan n anganggogota gerak padta gerak pada a berberbagbagaiai persendian
persendian secara secara pasi$. pasi$. 7ila 7ila tangan tangan = = tungkai tungkai klien klien ditekuk ditekuk secara secara berganti)ganti berganti)ganti dandan berulang
berulang dapat dapat dirasakan dirasakan oleh oleh pemeriksa pemeriksa suatu suatu tenaga tenaga yang yang agak agak menahan menahan pergerakanpergerakan pasi$ sehingga tenaga itu mencerm
pasi$ sehingga tenaga itu mencerminkan tonus otot.inkan tonus otot. a.
a. 7ila ten7ila tenaga itu taga itu terasa jeerasa jelas maklas maka tonus oa tonus otot adatot adalah tinglah tinggi. 5eagi. 5eadaan odaan otot disetot disebut kabut kaku.ku. 7ila kekuatan otot klien tidak dapat berubah, melainkan tetap sama. Pada
7ila kekuatan otot klien tidak dapat berubah, melainkan tetap sama. Pada tiap gerakantiap gerakan pasi$ dinamakan kekuatan spastis. Suatu kondisi
pasi$ dinamakan kekuatan spastis. Suatu kondisi dimana kekuatan otot tidak tetap tapidimana kekuatan otot tidak tetap tapi bergelombang dalam m
bergelombang dalam melakukan $leksi dan ekstensi eBtremitas klien.elakukan $leksi dan ekstensi eBtremitas klien. b.
b. Sementara Sementara penderita penderita dalam dalam keadaan keadaan rileks, rileks, lakukan lakukan test test untuk untuk menguji menguji tahanantahanan terhadap $leksi pasi$ sendi siku, sendi lutut dan sendi pergelangan tangan.
terhadap $leksi pasi$ sendi siku, sendi lutut dan sendi pergelangan tangan. c.
c. "orma"ormal, terl, terhadap hadap tahanatahanan pan pasi$ ysi$ yang rinang ringan = gan = minimminimal dan al dan halus.halus. 3.
3. 5e5ekkuauatatan n oototot t Aturl
Aturlah ah posisi klien agar posisi klien agar tercatercapai $ungsi pai $ungsi optimoptimal al yang diuji.5lieyang diuji.5lien n secara akti$ menahansecara akti$ menahan tenag
tenaga a yang ditemukayang ditemukan n oleh sipemerikoleh sipemeriksa.?tot yang sa.?tot yang diuji biasanydiuji biasanya a dapat dilihat dandapat dilihat dan diraba. >unakan penentuan singkat kekuatan otot dengan
diraba. >unakan penentuan singkat kekuatan otot dengan skala 8ovettIs (memiliki nilai 0skala 8ovettIs (memiliki nilai 0 G
G 0
0 J J tidak tidak ada ada kontraksi kontraksi sama sama sekali.sekali. *
2
2 J J kemamkemampuan puan untuk untuk bergbergerak, erak, tetapi tetapi tidak tidak kuat kuat kalau kalau mela&mela&an an tahantahanan an atauatau gravitasi.
gravitasi. 3
3 J J cukup cukup kuat kuat untuk untuk mengatasi mengatasi gravitasi.gravitasi. 4
4 J J cukup cukup kuat kuat tetapi tetapi bukan bukan kekuatan kekuatan penuh.penuh.
J J kekuatan kekuatan kontraksi kontraksi yang yang penuh.penuh.
Peer*+, 7,/+ +e,+r* Peer*+, 7,/+ +e,+r*
Pemer
Pemeriksaan sensorik iksaan sensorik adalah pemeriksadalah pemeriksaan aan yang paling yang paling sulit sulit diantdiantara ara pemepemeriksaanriksaan sist
sistem em perpersarasara$an $an yanyang g lailain n karkarena ena berbersi$si$at at sansangat gat subsubyeyekti$kti$. . ?le?leh h sebsebab ab itu itu sebasebaikniknyaya di
dilalakukukakan n papaliling ng akakhihir r dadan n peperlrlu u didiululanang g papada da kekesemsempapatatan n yyang ang lalain in (t(tetetapapi i adada a yyangang menganjurkan dilakukan pada permulaan pemeriksaan karena pasien belum lelah dan masih menganjurkan dilakukan pada permulaan pemeriksaan karena pasien belum lelah dan masih bisa
bisa konsentrasi konsentrasi dengan dengan baik.Pemeriksaan baik.Pemeriksaan ini ini bertujuan bertujuan untuk untuk mengevaluasi mengevaluasi respon respon klienklien terhadap beberapa stimulus.Pemeriksaan harus selalu menanyakan kepada klien jenis stimulus. terhadap beberapa stimulus.Pemeriksaan harus selalu menanyakan kepada klien jenis stimulus. >ejala paresthesia (keluhan sensorik oleh klien digambarkan sebagai perasaan geli >ejala paresthesia (keluhan sensorik oleh klien digambarkan sebagai perasaan geli (ting
(tinglingling, , mati mati rasa rasa (num(numbless, rasa bless, rasa terbakterbakar=paar=panas nas (burn(burning, rasa ing, rasa dingidingin n (cold(coldness atauness atau perasaan)perasaan abnormal
perasaan)perasaan abnormal yang laiyang lain. 7ahkan n. 7ahkan tidak tidak jarang keluhan jarang keluhan motorik (kelemahan motorik (kelemahan otot,otot, t&itch
t&itching=keing=kedutandutan, , miotomiotonia, cramp nia, cramp dan sebagainydan sebagainya a disajikdisajikan an oleh oleh klien sebagai klien sebagai keluhkeluhanan sensorik. 7ahan yang dipakai untuk pemeriksaan sensorik
sensorik. 7ahan yang dipakai untuk pemeriksaan sensorik meliputimeliputi *.
*. ararum yanum yang g ujuujungnngnya tajam dan tumya tajam dan tumpul (jarpul (jarum bundum bundel atau jarum padel atau jarum pada perlea perlengkngkapaapann re$leks hammer, untuk rasa nyeri super$isial.
re$leks hammer, untuk rasa nyeri super$isial. 2.
2. 5a5apapas uns untutuk rk rasasa ra rababa.a. 3.
3. 7oto7otol berisl berisi air hi air hangat = angat = panas panas dan aidan air dingr dingin, untin, untuk rasuk rasa suhua suhu.. 4.
4. >a>arprpu tau tala, la, ununtutuk rak rasa gsa getetarar.. .
. 8ain)8ain)lain (lain (untuk untuk pemepemeriksaan riksaan $ung$ungsi sensosi sensorik drik diskrimiskriminati$inati$ sepe seperti rti a.
a. angangka, unka, untuk 2 (t&tuk 2 (t&o poo point taint tactictile dyle dyscrscriminiminatioation.n. b.
b. 7enda)benda 7enda)benda berbentuk berbentuk (kunci, (kunci, uang uang logam, logam, botol, botol, dan dan sebagainya, sebagainya, untuk untuk pemeriksaan stereognosis
pemeriksaan stereognosis c.
c. Pen Pen = p= pensensil, il, untuntuk uk gragraphephesthsthesiaesia..
Peer*+, 7,/+ re7#e*+ Peer*+, 7,/+ re7#e*+
Pemer
Pemeriksaan akti$itas iksaan akti$itas re$lekre$leks s dengadengan n ketukketukan an pada pada tendotendon n mengmenggunakgunakan an re$lekre$lekss hammer. Skala untuk peringkat re$leks yaitu
hammer. Skala untuk peringkat re$leks yaitu 0 J tidak ada respon
0 J tidak ada respon
* J hypoactive = penurunan respon, kelemahan * J hypoactive = penurunan respon, kelemahan (K(K 2 J normal (KK
2 J normal (KK
3 J lebih cepat dari rata)rata, tidak perlu dianggap abnormal (KKK 3 J lebih cepat dari rata)rata, tidak perlu dianggap abnormal (KKK 4 J hyperakti$, dengan klonus (KKKK
Re7#e*+-re7#e*
Re7#e*+-re7#e*+ 8,/ + 8,/ 9er*+ #: 9er*+ #: *
* 1e1e$l$lekeks s papatetellllaa
Pasien berbaring terlentang, lutut diangkat ke atas sampai $leksi kurang lebih 30 Pasien berbaring terlentang, lutut diangkat ke atas sampai $leksi kurang lebih 3000..
'endon patella (ditengah)tengah patella dan tuberositas tibiae dipukul dengan re$leks 'endon patella (ditengah)tengah patella dan tuberositas tibiae dipukul dengan re$leks hammer. 1espon berupa kontraksi otot Huadriceps $emoris yaitu ekstensi dari
hammer. 1espon berupa kontraksi otot Huadriceps $emoris yaitu ekstensi dari lutut.lutut. 2
2 11e$e$lelekks bis biceceppss 8enga
8engan n di$lekdi$leksikan terhadap siku sikan terhadap siku dengadengan n sudut #0sudut #000, supinasi dan lengan ba&ah, supinasi dan lengan ba&ah
ditopang pada alas tertentu (meja periksa.ari pemeriksa ditempatkan pada tendon m. ditopang pada alas tertentu (meja periksa.ari pemeriksa ditempatkan pada tendon m. biceps
biceps (diatas (diatas lipatan lipatan siku, siku, kemudian kemudian dipukul dipukul dengan dengan re$leks re$leks hammer.hammer."ormal "ormal jikajika timb
timbul ul kontrkontraksi otot aksi otot bicepbiceps, s, sediksedikit it meninmeningkat bila gkat bila terjaterjadi di $leks$leksi i sebagsebagian ian dan gerakandan gerakan pronasi.
pronasi. 7ila 7ila hyperakti$ hyperakti$ maka maka akan akan terjadi terjadi penyebaran penyebaran gerakan gerakan $leksi $leksi pada pada lengan lengan dandan jari)jari atau sendi bahu.
jari)jari atau sendi bahu. 3
3 1e1e$l$lekeks s trtricicepepss 8enga
8engan n ditopditopang dan ang dan di$lekdi$leksikan pada sudut sikan pada sudut #0#000, tendon triceps diketok dengan, tendon triceps diketok dengan
re$leks hammer (tendon triceps berada pada jarak *)2 cm diatas olekranon.1espon yang re$leks hammer (tendon triceps berada pada jarak *)2 cm diatas olekranon.1espon yang nor
normal mal adaadalah lah konkontratraksi ksi otootot t tritricepceps, s, sedsedikiikit t menmeningingkat kat bilbila a eksekstentensi si rinringan gan dandan hyperakti$ bila ekstensi siku tersebut menyebabkanar keatas sampai otot)otot bahu atau hyperakti$ bila ekstensi siku tersebut menyebabkanar keatas sampai otot)otot bahu atau mungkin ada klonus yang sementara.
mungkin ada klonus yang sementara. 4
4 1e1e$l$lekeks as achchililleless
Posisi kaki adalah dorso$leksi, untuk memudahkan pemeriksaan re$leks ini kaki yang Posisi kaki adalah dorso$leksi, untuk memudahkan pemeriksaan re$leks ini kaki yang diperiksa bisa diletakkan=disilangkan diatas tungkai ba&ah kontralateral.'endon achilles diperiksa bisa diletakkan=disilangkan diatas tungkai ba&ah kontralateral.'endon achilles dipukul dengan re$leks hammer, respon normal berupa gerakan plantar $leksi kaki
dipukul dengan re$leks hammer, respon normal berupa gerakan plantar $leksi kaki ..
1e1e$l$lekeks abs abdodommininalal /ila
/ilakukkukan an dendengan gan menmenggoggores res abdabdomeomen n diadiatas tas dan dan dibdiba&aa&ah h umumbilibilikuskus. . 5al5alauau digores seperti itu, umbilikus akan
digores seperti itu, umbilikus akan bergerak keatas dan kearah daerah yang digores.bergerak keatas dan kearah daerah yang digores. 6
6 1e1e$l$lekeks 7s 7ababininskskii
1e$leks yang paling penting, hanya dijumpai pada penyakit traktus kortikospinal. 1e$leks yang paling penting, hanya dijumpai pada penyakit traktus kortikospinal. 9ntuk melakukan test ini, goreslah kuat)kuat bagian lateral telapak kaki dari tumit kearah 9ntuk melakukan test ini, goreslah kuat)kuat bagian lateral telapak kaki dari tumit kearah jari kelingking dan kemudian melintasi bagian jantung kaki. 1espon 7abinski timbul jika jari kelingking dan kemudian melintasi bagian jantung kaki. 1espon 7abinski timbul jika ibu jari kaki melakukan dorso$leksi dan jari)jari lainnya tersebar.1espon yang normal ibu jari kaki melakukan dorso$leksi dan jari)jari lainnya tersebar.1espon yang normal adalah $leksi plantar semua jari kaki.
adalah $leksi plantar semua jari kaki.
Pemeriksaan khusus sistem persara$an, untuk mengetahui rangsangan selaput otak Pemeriksaan khusus sistem persara$an, untuk mengetahui rangsangan selaput otak (misalnya pada meningitis dilakukan pemeriksaan
(misalnya pada meningitis dilakukan pemeriksaan *
*.. 55aakku u kkuudduuk k 7il
7ila a lehleher er ditditekuekuk k secsecara ara paspasi$ i$ terterdapdapat at tahtahanaanan, n, sehsehingingga ga dagdagu u tidtidak ak dapdapatat menempel pada dada, kaku kuduk positi$ (K.
2
2.. ''aandnda a 77ruruddDiDinsnskki i
8etakkan satu tangan pemeriksa diba&ah kepala klien dan tangan lain didada klien 8etakkan satu tangan pemeriksa diba&ah kepala klien dan tangan lain didada klien untuk mencegah badan tidak terangkat. 5emudian kepala klien di$leksikan kedada untuk mencegah badan tidak terangkat. 5emudian kepala klien di$leksikan kedada secara pasi$. 7rudDinski positi$ (K bila kedua tungkai ba&ah akan $leksi pada secara pasi$. 7rudDinski positi$ (K bila kedua tungkai ba&ah akan $leksi pada sendi panggul dan sendi lutut.
sendi panggul dan sendi lutut. 3
3.. ''aandnda 7a 7ruruddDiDinsnskki i
'anda 7rudDinski positi$ (K bila $leksi tungkai klien pada sendi panggul secara 'anda 7rudDinski positi$ (K bila $leksi tungkai klien pada sendi panggul secara pasi$ akan diikuti oleh $leksi tungkai lainny
pasi$ akan diikuti oleh $leksi tungkai lainnya pada sendi panggul dan lutut.a pada sendi panggul dan lutut. 4
4.. ''aanndda 5a 5eerrnniigg
-leksi tungkai atas tegak lurus, lalu dicoba meluruskan tungkai ba&ah pada sendi -leksi tungkai atas tegak lurus, lalu dicoba meluruskan tungkai ba&ah pada sendi lut
lutut.ut."or"ormamal, l, bilbila a tuntungkagkai i ba&ba&ah ah memmembenbentuk tuk sudsudut ut *3*30 0 terterhadhadap ap tuntungkagkaii atas.5ernig (K bila ekstensi lutut pasi$ akan menyebabkan rasa sakit terhadap atas.5ernig (K bila ekstensi lutut pasi$ akan menyebabkan rasa sakit terhadap hambatan.
hambatan.
.. ''eesst 8t 8aaseseHHuuee -l
-lekeksi si sensendi di papaha ha dedengngan an sensendi di lulututut t yyang ang lulururus s akakan an memenimnimbubulklkan an nynyerieri sepanjang m. ischiadicus. !engkaji abnormal postur dengan mengobservasi sepanjang m. ischiadicus. !engkaji abnormal postur dengan mengobservasi a
a /ecor/ecorticate ticate posturposturing, ing, terjadterjadi jiki jika aa ada da lesi lesi pada pada traktutraktus cos corticosprticospinal.inal. b
b "ampak "ampak kedua kedua lengan lengan atas atas menutup menutup kesamping, kesamping, kedua kedua siku, siku, keduakedua pergelangan
pergelangan tangan tangan dan dan jari jari $leksi, $leksi, kedua kedua kaki kaki ekstensi ekstensi dengan dengan memutar memutar kedalam dan kaki plantar $leksi.
kedalam dan kaki plantar $leksi. c
c /e/ececererebrbratate e popoststururining, g, teterjrjadadi i jijika ka adada a lelesi si papada da mmididbrbraiain, n, popons ns atatauau diencephalon.
diencephalon. d
d 8eh8eher ekster ekstensensi, dengi, dengan rahan rahang meang mengengepalpal, kedua len, kedua lengan progan pronasnasi, eksti, ekstensensi dani dan menutup kesamping, kedua kaki lurus keluar dan
menutup kesamping, kedua kaki lurus keluar dan kaki plantar $leksi.kaki plantar $leksi.
PEMERIKSAAN LAORATORI&M PEMERIKSAAN LAORATORI&M
*.
*. PemerPemeriksaan dariksaan darah lengkah lengkap untuk map untuk mengetaengetahui adanyhui adanya anemia atau leuka anemia atau leukositoositosis setelah tesis setelah terjadinyrjadinyaa bangkitan atau in$eksi sistemik
bangkitan atau in$eksi sistemik 2.
2. adanyadanya diskrasa diskrasia daria darah, poah, polisitemlisitemia, tromia, trombositobositopenia apenia atau trotau trombosmbosisis 3.
3. PemerPemeriksaan koiksaan koagulasagulasi untuk i untuk menenmenentukan rtukan ri&ayi&ayat koaguat koagulopati slopati sebelumebelumnya.nya. 4.
4. 9reum d9reum dan elekan elektrolit trolit untuk untuk menemenentukantukan hiponn hiponatrematremia akibia akibat salt &at salt &asting.asting. .
. >lu>lukoskosa serua serum untm untuk muk menenenentuktukan hipan hipogloglikeikemimi 6.
6. 1otgen 1otgen toraktoraks untus untuk mek melihat lihat adanyadanya edema edema pulma pulmonal aonal atau astau aspiraspirasi.i. .
. <5> *2 sada<5> *2 sadapan unpan untuk metuk melihalihat aritmt aritmia jantuia jantung atau peng atau perubrubahaahan segmn segmen S' (/e&aen S' (/e&antonto et al.#et al.# 200#
200# .
. :' sc:' scan kean kepala pala tanpa tanpa kontkontras diras dilakuklakukan E 2an E 24 jam 4 jam sejak asejak a&itan&itan.. #.
#. PunPungsi lugsi lumbambal bila :l bila :' sca' scan kepn kepala taala tampmpak norak normamal.l. *0
*0.. :':'A (A (com"uted tomogra"h! angiogra"h!com"uted tomogra"h! angiogra"h! dilakukan jika diagnosis SA% telah dikon$irmasi dilakukan jika diagnosis SA% telah dikon$irmasi dengan :' Scan atau 8P
IIII.. PPAATTHHAA;;
1uptur
1uptur aneuaneurismrisma a sakulsakular, ar, !al$!al$ormaormasi si artearterioveriovena, na, 1uptu1uptur r aneuraneurisma isma $usi$usi$orm$orm, , 1uptu1uptur r aneurisma mikotik, 5elainan darah diskrasia darah, penggunaan antikoagulan, dan gangguan aneurisma mikotik, 5elainan darah diskrasia darah, penggunaan antikoagulan, dan gangguan pembekuan darah, in$e
pembekuan darah, in$eksi, neoplasma, traumksi, neoplasma, traumaa
III.
III. DIAGNOSA DIAGNOSA KEPERAKEPERAAATTANAN *.
*. 1i1isiksiko o pepeninningkgkatatan an ''5 5 yayang ng beberhrhububunungagan n dedengngan an pepeninningkgkatatan an vovolumlume e inintrtrakakraraninialal,, penekanan jaringan otak, dan ed
penekanan jaringan otak, dan edema serebri.ema serebri. 2.
2. PerubPerubahan perahan per$usi jar$usi jaringan otingan otak yang berak yang berhubuhubungan dengan dengan perngan perdarahdarahan intraan intraserebrserebri, oklusii, oklusi otak, vasospasme, dan edema otak.
otak, vasospasme, dan edema otak. 3.
3. 5etida5etidake$ekke$ekti$an berti$an bersihan jalsihan jalan na$as yaan na$as yang berhubung berhubungan denngan dengan akumgan akumulasi sekreulasi sekret, penurt, penurunanunan mobilitas $isik, dan penurunan tingkat kesadaran.
mobilitas $isik, dan penurunan tingkat kesadaran. 4.
4. %am%ambabatan tan momobibilitlitas as $i$isik sik beberhrhububunungagan n dedengngan an hehemimipapareresese= = hehemimiplplegegia, ia, kekelemlemahahanan neuromuskular pada ekstremitas.
neuromuskular pada ekstremitas. .
. 1isiko ti1isiko tinggi cidnggi cidera berera berhubunhubungan dengan dengan pengan penurunaurunan sensarn sensari, luas lapai, luas lapang pandng pandang.ang. 6.
6. /e$isi/e$isit pera&att pera&atan diri mandan diri mandi dan elimini dan eliminasi berhuasi berhubungbungan dengaan dengan keleman kelemahan neurhan neuromusomuskularkular,, menurunnya kekuatan dan kesadaran, kehilangan koordinasi otot.
menurunnya kekuatan dan kesadaran, kehilangan koordinasi otot.
Oksipital Oksipital Nondomnian Nondomnian Dominan Dominan Frontal Frontal T Temporaempora Pariet Pariet Kemampu Kemampu an an penglihata penglihata n n Ganggua Ganggua n memori n memori Kejang Kejang psikomot psikomot or or T Tuliuli Konfabula Konfabula si si menging menging at at Ganggua Ganggua n n sensorik sensorik !fasia ti"ak !fasia ti"ak mampu mampu berbi#ara "an berbi#ara "an menulis$ menulis$ !gra%a !gra%a kehilangan kehilangan kemampuan kemampuan menulis$ menulis$ !gnosia ti"ak !gnosia ti"ak Gangguan & Gangguan & penilaian penilaian '' penampila penampila n n Gangguan Gangguan afek(prose afek(prose • • DisorientasiDisorientasi • • Apraksia Apraksia (kehilangan (kehilangan kemampuan kemampuan melakukan melakukan gerakan gerakan bertujuan) bertujuan) • • DistorsiDistorsi konsep ruang konsep ruang • • HilangHilang kesadaran kesadaran pada sisi pada sisi tubuh yang tubuh yang berlaanan berlaanan Risiko Risiko cidera cidera Kerusaka Kerusaka ko!uikas ko!uikas i "er#a$ i "er#a$ Kehilangan Kehilangan kontrol kontrol Penurun Penurun an an Hemiplegia Hemiplegia "an "an Ke%idake&ek%i&a Ke%idake&ek%i&a #ersi'a #ersi'a Kerusaka Kerusaka !o#i$i%as !o#i$i%as Desi% *era+a%a Desi% *era+a%a diri, diri, Pembuluh "arah Pembuluh "arah pe#ah pe#ah
Ekstra)asasi "arah "ari pembuluh "arah Ekstra)asasi "arah "ari pembuluh "arah arteri "i otak
arteri "i otak
*asuk ke "alam ruang *asuk ke "alam ruang subarakhnoi"
subarakhnoi"
*en+ebar ke seluruh otak "an me"ula spinalis bersama #airan *en+ebar ke seluruh otak "an me"ula spinalis bersama #airan serebrospinalis serebrospinalis Infark Infark serebri serebri Penekanan Penekanan jaringan jaringan otak otak E"ema E"ema serebri serebri
Peurua *er&usi ari-a Peurua *er&usi ari-a sere#ra$ sere#ra$ CVA CVA Risiko *ei-ka%a Risiko *ei-ka%a ./K ./K De%sit De%sit neurologis neurologis Hemiplegia Hemiplegia "an "an Kerusaka Kerusaka !o#i$i%as !o#i$i%as Desi% *era+a%a Desi% *era+a%a diri, diri,