• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOMPOSISI KIMIA DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI Piper gibbilimbum C. DC.: PIPERACEAE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KOMPOSISI KIMIA DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI Piper gibbilimbum C. DC.: PIPERACEAE"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Komposisi  senyawa  Piper gibbilimbum
Tabel 2.   Diameter Daerah Hambat (DDH) 50% minyak atsiri  P. gibbilimbum terhadap beberapa isolat bakteri No Isolat Bakteri DDH (mm) 50% minyak  atsiri Kontrol 1 Staphylococcus aureus 15  -2 S

Referensi

Dokumen terkait

Uji aktivitas antibakteri minyak atsiri daun legundi telah dilakukan dengan metode difusi agar, dimana minyak atsiri daun legundi memiliki aktivitas antibakteri yang kurang

Bakteri gram negatif memiliki konsentrasi lipid yang tinggi di dalam dinding selnya, dan zat lipid ini akan larut dalam senyawa alkohol sehingga dengan adanya minyak atsiri daun

Lampiran 15 : Hasil Uji Aktivitas Antibakteri Kandungan Minyak Atsiri Hasil Enfleurasi dari Buah Bawang Hutan terhadap Tiga Bakteri Gram Positif dan Tiga Bakteri Gram Negatif

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya aktivitas antioksidan, total fenol, dan aktivitas antibakteri minyak atsiri dan oleoresin kayu manis. Diameter zona

Hasil perbandingan diameter zona hambat antara konsentrasi dalam sumber minyak atsiri jeruk purut dan kontrol positif dan kontrol negatif, menunjukkan bahwa

Walaupun beberapa jenis komponen kimia yang terkandung pada minyak buah gedebong memiliki sifat sebagai antibakteri seperti dill-apiol, namun jelas terlihat bahwa minyak

Nilai ΔOD negatif menunjukkan bahwa terdapat penurunan jumlah sel bakteri yang merupakan bentuk penghambatan pertumbuhan bakteri oleh minyak atsiri jahe gajah,

Hasil menunjukkan bahwa minyak atsiri tanaman pegagan lebih berpengaruh dan berpotensi dalam menghambat pertumbuhan bakteri Gram positif dibandingkan dengan perhambatan terhadap