• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA STRATEGIS DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN TAHUN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RENCANA STRATEGIS DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN TAHUN"

Copied!
100
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA STRATEGIS

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

TAHUN 2016-2021

PEMERINTAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karuniaNya dalam penyusunan Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul Tahun 2016 -2021 ini.

Perubahan Rencana Strategis Tahun 2016 -2021 merupakan acuan utama bagi Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk melaksanakan program pembangunan di bidang perindustrian dan perdagangan di Kabupaten Gunungkidul selama kurun waktu 2016 -2021.

Dalam penyusunan Perubahan Rencana Strategis ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan berpegangan kepada Perubahan RPJMD Gunungkidul 2016 -2021 yang telah dilakukan perubahan, dan secara aktif melakukan analisis terhadap kekuatan dan potensi yang dimiliki serta tantangan dan permasalahan yang dihadapi, sehingga dapat dihasilkan sebuah rencana strategis yang komprehensif, optimis tetapi dapat diimplementasikan, dan berkesinambungan dengan RPJMD.

Akhir kata, semoga Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tahun 2016-2021 dapat berguna bagi kita semua terlebih bagi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia, Gunungkidul pada khususnya.

Wonosari, Desember 2017 KEPALA

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN GUNUNGKIDUL

HIDAYAT, SH,M.Si. NIP. 19620831 198603 1 003

(7)

ii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR i DAFTAR ISI ii BAB I PENDAHULUAN--- 1 1.1. Latar Belakang--- 1 1.2. Landasan Hukum--- 3

1.3. Maksud dan Tujuan--- 4

1.4. Sistematika Penulisan--- 5

BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN--- 7

2.1. Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi--- 7

2.2. Sumber Daya Dinas Perindustrian dan Perdagangan--- 24

2.3. Kinerja Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan--- 41

2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan--- 52

BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI--- 54

3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan--- 54

3.2. Telaahan Visi dan Misi RPJM Daerah Tahun 2016-2021--- 57

3.3. Telaahan Renstra K/L dan Renstra Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi DIY--- 60

3.4. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup--- 63 3.5. Penentuan Isu-isu Strategis--- 67

BAB IV TUJUAN DAN SASARAN--- 68

4.1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Perindustrian dan Perdagangan--- 68

4.2. Hubungan Tujuan dan sasaran PD dengan Tujuan dan sasaran RPJMD--- 71

BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN--- 74

BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN--- 81

BAB VII KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN--- 90

(8)

iii DAFTAR TABEL

1. Tabel 2.1 Jumlah Pegawai menurut pendidikan--- 25

2. Tabel 2.2 Jumlah Pegawai menurut Golongan--- 25

3. Tabel 2.3 Jumlah PNS menurut Jabatan--- 26

4. Tabel 2.4 Kondisi Eksisting Aset--- 27

5. Tabel 2.5 Data Pasar Negeri di Kabupaten Gunungkidul--- 35

6. Tabel 2.6 Data Sarana dan Prasarana Pasar yang dikelola Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tahun 2016--- 37

7. Tabel 2.7 Daftar Kios--- 40

8. Tabel 2.8 Data Industri Kecil Menengah di Kabupaten Gunungkidul--- 45

9. Tabel 2.9 Pencapaian Kinerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul--- 47 10. Tabel 2.10 Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul--- 48

11. Tabel 3.1 Identifikasi Permasalahan--- 56

12. Tabel 4.1 Tujuan, Indikator dan Target Kinerja Tujuan Dinas Perindustrian dan Perdagangan tahun 2016 – 2021--- 70

13. Tabel 4.2 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan tahun 2016 – 2021--- 72

14. Tabel 4.3 Sasaran dan Indikator Kinerja Utama Dinas Perindustrian dan Perdagangan--- 73

15. Tabel 5.1 Penentuan Alternatif Strategi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul--- 78

16. Tabel 5.2 Penentuan Strategi Dinas Perindustrian dan Peradagangan--- 79

17. Tabel 5.3 Tujuan, Sasaran, Strategi dan Kebijakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan--- 80

18. Tabel 6.1 Program, Kegiatan dan Anggaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tahun 2017--- 83

19. Tabel 6.2 Rencana Program, Kegiatan, Indikator Kinerja dan Pendanaan Indikatif Perangkat Daerah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul tahun 2016 – 2021--- 84

20. Tabel 7.1 Indikator Kinerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mengacu Tujuan dan sasaran RPJMD--- 91

21. Gambar 2.1 Bagan Struktur Organisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan 24 22. Gambar 2.2 Jumlah Pegawai berdasarkan Jenjang Pangkat dan Golongan---- 26

23. Gambar 2.3 Jumlah Pegawai berdasarkan Jenjang Eselon pada awal tahun 2017--- 27

(9)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 1

LAMPIRAN XXI

PERATURAN BUPATI GUNUNGKIDUL NOMOR 132 TAHUN 2017 TENTANG

PERUBAHAN ATAS PERATURAN BUPATI GUNUNGKIDUL

NOMOR 34 TAHUN 2016 TENTANG RENCANA STRATEGIS PERANGKAT DAERAH TAHUN 2016-2021

RENCANA STRATEGIS

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN TAHUN 2016-2021

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, setelah Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih dilantik harus menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). RPJMD merupakan penjabaran visi, misi dan program kepala daerah terpilih yang berlaku selama 5 (lima) tahun sesuai dengan masa jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai dokumen perencanaan daerah yang berlaku lima tahun tersebut harus diterjemahkan dalam perencanaan jangka menengah masing-masing Perangkat Daerah (PD) yang selanjutnya disebut Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD) dengan periode menyesuaikan dengan RPJMD. Renstra PD harus menjabarkan visi,misi , tujuan, sasaran dan program pembangunan jangka menengah dalam RPJMD ke dalam visi, misi,tujuan dan sasaran, program dan kegiatan prioritas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

(10)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 2

Sebagai tindak lanjut dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati terpilih, pada tahun 2016 Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah menyusun dan menetapkan RPJMD dan Renstra PD Tahun 2016-2021. Pada waktu proses penyusunan dan penetapan dokumen masih berlaku ketentuan lama yang mengatur urusan pemerintahan daerah dan susunan perangkat daerah. Selanjutnya sebagai tindak lanjut amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menetapkan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2016 tentang Urusan Pemerintahan dan Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Gunungkidul, Dengan berlakunya Peraturan Daerah tersebut terjadi perubahan dalam susunan perangkat daerah yang berakibat adanya ketidaksesuain dalam dokumen RPJMD terutama yang berkaitan dengan pengelompokan urusan dan penjabaran Perangkat Daerah pengampu pencapaian target sasaran. Mensikapi kondisi tersebut pada tahun 2017 perlu dilaksanakan reviu terhadap RPJMD dan Renstra PD Tahun 2016-2021 untuk menjamin terwujudnya sinkronisasi dan konsisten antara RPJMD dengan Renstra PD.

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul Tahun 2017-2021 dipergunakan sebagai acuan perencanaan kegiatan Dinas yang memuat gambaran pelayanan PD, tujuan , sasaran, target, isu-isu strategis, indikator sasaran, berdasakan tugas dan fungsinya dengan menyesuaikan reviu RPJMD Kabupaten Gunungkidul sasaran, target, Tahun 2017-2021.

(11)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 3 1.2 Landasan Hukum

Landasan hukum penyusunan Rencana Strategis ini adalah :

1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025; 2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem

Perencanaan Pembangunan Nasional;

3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015;

4. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah terkahir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;

8. Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 2 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Gunungkidul Tahun 2005-2025;

9. Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 18 Tahun 2012 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah dan Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah.

(12)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 4

10. Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 4 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2016-2021.

11. Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Gunungkidul;

12. Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 70 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

1.3 Maksud dan Tujuan

Maksud Penyusunan Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindustrian dan Perdagangan adalah :

1. Sebagai acuan dan pedoman untuk mengarahkan pembangunan bidang perindustrian dan perdagangan pada kurun waktu 5 ( lima) tahun ke depan.

2. Sebagai alat koordinasi dan acuan kerja bagi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat di daerah dalam periode waktu 5 (lima) tahun khususnya dibidang perindustrian dan perdagangan.

3. Sebagai langkah awal untuk melakukan pengukuran kinerja instansi pemerintah.

Tujuan penyusunan Perubahan Renstra Dinas Perindustrian dan Perdagangan adalah:

1. Sebagai arah dan pedoman bagi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul dalam menjalankan organisasi dan mengantisipasi dinamika dan perkembangan situasi dan kondisi daerah, lingkungan strategis, dan kecendurungan global yang berubah cepat.

2. Menyeleraskan tujuan, sasaran, program, dan kegiatan yang dilaksanakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul Tahun 2017-2021 dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gunungkidul Tahun 2017-2021.

3. Memberikan arah dan pedoman dalam menyusun dan melaksanakan Rencana Kerja Dinas Perindustrian dan

(13)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 5

Perdagangan Kabupaten Gunungkidul selama 5 (lima) tahun ke depan.

4. Menjadi instrumen pengelolaan keberhasilan, pengendalian, dan evaluasi terhadap pencapaian dan kendala-kendala yang dihadapi atas target yang telah ditetapkan.

1.4 Sistematika Penulisan

Penulisan Reviu Renstra Dinas Perindustrian dan Perdagangan ini menggunakan sistematika sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Landasan Hukum 1.3 Maksud dan Tujuan 1.4 Sistematika Penulisan

BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi

2.2 Sumber Daya Dinas Perindustrian dan Perdagangan 2.3 Kinerja Pelayanan Dinas Perindustrian dan

Perdagangan

2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan

BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS, DAN FUNGSI 3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan

Fungsi Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan

3.2 Telaahan Visi dan Misi RPJM Daerah Tahun 2016 - 2021

3.3 Telaahan Renstra K/L dan Renstra Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta

3.4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis

(14)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 6

BAB IV TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN 4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas

Perindustrian dan Perdagangan

4.2 Hubungan Tujuan dan Sasaran Perangkat Daerah dengan Tujuan dan Sasaran RPJMD

BAB V STARATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN

BAB VII KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN BAB VIII PENUTUP

(15)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 7 BAB II

GAMBARAN PELAYANAN DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi

Dinas Perindustrian dan Perdagangan dibentuk sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 70 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi, dan Tata Kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan, di mana kedudukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan adalah unsur penunjang pemerintah daerah dalam pelaksanaan urusan pemerintahan daerah dan tugas pembantuan di bidang perindustrian dan perdagangan.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul mempunyai fungsi sebagai berikut :

1. Perumusan kebijakan umum di bidang perindustrian dan perdagangan;

2. Perumusan kebijakan teknis di bidang perindustrian dan perdagangan;

3. Penyusunan rencana kinerja dan perjanjian kinerja di bidang perindustrian dan perdagangan;

4. Pembinaan dan Pengembangan Perindustrian;

5. Pelaksanaan bimbingan teknologi peningkatan mutu produksi dan diversifikasi/inovasi teknologi;

6. Pengawasan produk dan pengendalian perindustrian; 7. Pelaksanaan fasilitasi hak atas kekayaan intelektual; 8. Pembinaan dan pengembangan usaha perdagangan;

9. Pelaksanaan pengenalan dan penerapan teknologi informasi perdagangan;

10. Pembinaan dan pengembangan perdagangan elektronik

e-commerce;

11. Pembinaan dan pengembangan ekspor daerah;

12. Pembangunan dan pengelolaan sarana distribusi perdagangan; 13. Pembinaan sarana distribusi perdagangan masyarakat;

14. Pemantauan ketersediaan dan harga barang kebutuhan pokok dan barang penting;

(16)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 8

15. Pelaksanaan operasi pasar;

16. Pengawasan pengadaan, penyaluran, dan penggunaan pupuk bersubsidi;

17. Pemeriksaan fasilitas penyimpanan bahan berbahaya dan pengawasan distribusi, pengemasan dan pelabelan bahan berbahaya;

18. Pelaksanaan dan pengawasan metrologi legal; 19. Penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima;

20. Pelaksanaan monitoring bidang perindustrian dan perdagangan; 21. Penyelenggaraan sistem pengendalian intern di bidang

perindustrian dan perdagangan;

22. Penyusunan dan penerapan norma, standar, dan petunjuk operasional di bidang perindustrian dan perdagangan;

23. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan bidang perindustrian dan perdagangan; dan

24. Pengelolaan UPT.

Tugas Organisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan diatur dalam Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 70 tahun 2016 tentang Uraian Tugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Adapun tugas melaksanakan urusan Pemerintah Daerah dan tugas pembantuan di bidang perindustrian dan perdagangan dengan pembagian tugas sesuai struktur organisasi sebagai berikut :

1. Sekretariat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana kegiatan, perencanaan, monitoring, evaluasi dan pelaporan, pengelolaan keuangan, kepegawaian, perlengkapan, rumah tangga, perpustakaan, administrasi umum dan hubungan masyarakat serta memberikan pelayanan administratif fungsional

Sekretariat mempunyai fungsi :

a. penyusunan rencana kegiatan sekretariat;

b. pengkoordinasian perumusan kebijakan umum dan kebijakan teknis di bidang perindustrian dan perdagangan;

(17)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 9

c. pengkoordinasian penyusunan rencana umum, rencana strategis, rencana kerja, rencana kinerja, rencana kegiatan dan anggaran dinas;

d. pengkoordinasian pelaksanaan tugas unit-unit organisasi di lingkungan dinas;

e. penyusunan rencana kerja sama; f. penyusunan penetapan kinerja dinas;

g. penyusunan petunjuk pelaksanaan program dan kegiatan; h. pelaksanaan analisis dan penyajian data di bidang

perindustrian dan perdagangan;

i. penerapan dan pengembangan sistem informasi di bidang perindustrian dan perdagangan;

j. pemantauan, pengendalian dan evaluasi kinerja serta dampak pelaksanaan program dan kegiatan;

k. penyusunan laporan akuntabilitas kinerja dinas;

l. pengkoordinasian pelaksanaan pengendalian intern dinas; m. penyusunan laporan kemajuan pelaksanaan program dan

kegiatan dinas;

n. penyusunan laporan pelaksanaan program dan kegiatan tahunan dinas;

o. penyiapan bahan dan penatausahaan bidang perindustrian dan perdagangan;

p. pengelolaan keuangan, kepegawaian, surat menyurat, kearsipan, administrasi umum, perpustakaan, kerumahtanggaan, sarana dan prasarana serta hubungan masyarakat;

q. pelayanan administratif dan fungsional;

r. penyelenggaraan sistem pengendalian intern Sekretariat; s. penyusunan dan penerapan norma, standar, pedoman dan

petunjuk operasional di bidang kesekretariatan; dan

t. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan Sekretariat.

Sekretariat sebagaimana dimaksud terdiri dari : a. Subbag Perencanaan

b. Subbag Keuangan c. Subbag Umum

(18)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 10

(1). Subbagian Perencanaan mempunyai tugas :

a. menyusun rencana kegiatan Subbagian Perencanaan; b. menyusun rancangan kebijakan umum dinas;

c. menyiapkan bahan pelaksanaan kegiatan perencanaan;

d. melaksanakan analisis dan penyajian data;

e. mengelola sistem informasi, pelayanan data dan informasi pembangunan di bidang perindustrian dan perdagangan;

f. menyusun rencana umum, rencana strategis, rencana kerja dan kinerja tahunan dinas, rencana kegiatan, dan anggaran dinas;

g. menyusun rencana kerja sama;

h. menyusun petunjuk pelaksanaan program dan kegiatan dinas;

i. menyusun ketatalaksanaan program dan kegiatan; j. melaksanakan pemantauan dan evaluasi dampak

pelaksanaan program dan kegiatan dinas;

k. menyiapkan bahan pengendalian kegiatan dinas; l. menyusun laporan kemajuan pelaksanaan program

dan kegiatan dinas;

m. menyusun laporan akuntabilitas kinerja dinas;

n. menyiapkan bahan pengendalian dan pelaksanaan norma, standar, pedoman, dan petunjuk operasional di bidang perencanaan; dan

o. melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan Subbagian Perencanaan.

(2). Subbag Keuangan mempunyai tugas :

a. menyusun rencana kegiatan Subbagian Keuangan; b. merumuskan kebijakan teknis Subbagian Keuangan; c. menyusun rencana kinerja dan perjanjian kinerja

Subbagian Keuangan;

d. mengelola administrasi keuangan, verifikasi dan perbendaharaan dinas;

(19)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 11

f. mengelola administrasi pendapatan;

g. menyiapkan bahan perhitungan anggaran dinas; h. menyelenggarakan sistem pengendalian intern

Subbagian Keuangan;

i. menyusun dan menerapkan norma, standar, pedoman dan petunjuk operasional di bidang administrasi keuangan; dan

j. melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan Subbagian Keuangan.

(3). Subbag Umum mempunyai tugas :

a. menyusun rencana kegiatan Subbagian Umum; b. merumuskan kebijakan teknis Subbagian Umum; c. menyusun rencana kinerja dan perjanjian kinerja

Subbagian Umum;

d. melaksanakan koordinasi dan pengelolaan peraturan perundang-undangan;

e. mengelola surat menyurat dan kearsipan;

f. mengoordinasikan pelaksanaan pengendalian intern dinas;

g. menyusun rincian tugas dinas; h. mengelola urusan rumah tangga; i. mengelola barang milik daerah; j. mengelola perpustakaan dinas;

k. melaksanakan hubungan masyarakat; l. menyusun rencana kerja sama;

m. melaksanakan koordinasi monitoring dan evaluasi pelayanan publik dinas;

n. melaksanakan urusan ketatalaksanaan; o. mengelola perjalanan dinas;

p. menganalisis rencana kebutuhan, kualifikasi dan kompetensi pegawai;

q. memberikan pelayanan administrasi kepegawaian; r. melaksanakan pengembangan pegawai;

s. menyelenggarakan analisis jabatan; t. mengelola tata usaha kepegawaian; u. menganalisis beban kerja;

(20)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 12

v. menyiapkan bahan pembinaan dan kesejahteraan pegawai;

w. melaksanakan pengkajian kompentensi dan kualifikasi jabatan;

x. menyiapkan bahan evaluasi kinerja pegawai;

y. menyelenggarakan sistem pengendalian intern Subbagian Umum;

z. menyusun dan menyiapkan norma, standar, pedoman dan petunjuk operasional di bidang administrasi umum; dan

aa. melaksanakan monitoring evaluasi dan pelaporan kegiatan Subbagian Umum.

2. Bidang Perindustrian mempunyai tugas melaksanakan pembinaan, pengendalian, pengembangan produksi, usaha dan sarana industri.

Bidang Perindustrian mempunyai fungsi :

a. penyusunan rencana kegiatan Bidang Perindustrian; b. perumusan kebijakan teknis di Bidang Perindustrian; c. penyusunan rencana kinerja dan perjanjian kinerja

Bidang Perindustrian;

d. pelaksanaan pembinaan, pengendalian, pengembangan produksi, usaha, dan sarana industri;

e. penyelenggaraan sistem pengendalian intern di bidang perindustrian;

f. penyusunan dan penerapan norma, standar, pedoman, dan petunjuk operasional di Bidang Perindustrian; dan g. pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan kegiatan

bidang perindustrian.

Bidang Perindustrian terdiri dari :

a. Seksi Industri Makanan, Minuman, dan Kimia

b. Seksi Industri Sandang, Kulit, Logam, dan Aneka; dan c. Seksi Industri Hasil Hutan dan Perkebunan.

(1) Seksi Industri Makanan, Minuman, dan Kimia mempunyai tugas :

(21)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 13

a. menyusun rencana kegiatan Seksi Industri Makanan, Minuman, dan Kimia;

b. merumuskan kebijakan teknis di Bidang Industri Makanan, Minuman, dan Kimia;

c. menyusun rencana kinerja dan perjanjian kinerja Seksi Industri Makanan, Minuman, dan Kimia;

d. memfasilitasi kemitraan dan kerja sama usaha industri makanan, minuman, dan kimia;

e. melaksanakan pembinaan dan pengendalian usaha industri makanan, minuman, dan kimia; f. memfasilitasi hak atas kekayaan intelektual dan

gugus kendali mutu usaha industri makanan, minuman, dan kimia;

g. menyusun kebijakan teknis pembinaan dan pengembangan sentra-sentra industri dan bengkel kerja industri makanan, minuman, dan kimia;

h. melaksanakan pembinaan mutu bahan baku dan produk industri makanan, minuman, dan kimia;

i. melaksanakan pengawasan mutu bahan baku dan produk industri makanan, minuman, dan kimia;

j. melaksanakan pembinaan dan pengembangan teknologi, desain, dan diversifikasi produk industri makanan, minuman, dan kimia;

k. melaksanakan pembinaan dan penerapan teknologi dan proses produksi industri makanan, minuman, dan kimia;

l. mengembangkan dan fasilitasi teknologi informasi industri makanan, Minuman dan kimia;

m. menyelenggarakan sistem pengendalian intern Seksi Industri Makanan, Minuman dan Kimia;

(22)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 14

n. menyusun dan menerapkan norma, standar, pedoman dan petunjuk operasional di Bidang Industri Makanan, Minuman dan Kimia; dan o. melaksanakan monitoring, evaluasi, dan

pelaporan kegiatan Seksi Industri Makanan, Minuman dan Kimia.

(2). Seksi Industri Sandang, Kulit, Logam dan Aneka mempunyai tugas :

a. menyusun rencana kegiatan Seksi Industri Sandang, Kulit, Logam, dan Aneka;

b. merumuskan kebijakan teknis di Bidang Industri Sandang, Kulit, Logam dan Aneka;

c. menyusun rencana kinerja dan perjanjian kinerja Seksi Industri Sandang, Kulit, Logam dan Aneka;

d. memfasilitasi kemitraan dan kerjasama usaha industri sandang, kulit, logam dan aneka;

e. melaksanakan pembinaan dan pengendalian usaha industri sandang, kulit, logam dan aneka; f. memfasilitasi hak atas kekayaan intelektual dan

gugus kendali mutu usaha industri sandang, kulit, logam dan aneka;

g. menyusun kebijakan teknis pembinaan dan pengembangan sentra-sentra industri dan bengkel kerja industri;

h. melaksanakan pembinaan mutu bahan baku dan produk industri sandang, kulit, logam dan aneka;

i. melaksanakan pengawasan mutu bahan baku dan produk industri sandang, kulit, logam dan aneka;

j. melaksanakan pembinaan dan pengembangan teknologi, desain, dan diversifikasi produk industri sandang, kulit, logam dan aneka;

(23)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 15

k. melaksanakan pembinaan dan penerapan teknologi dan proses produksi industri sandang, kulit, logam dan aneka;

l. mengembangkan dan fasilitasi teknologi informasi industri sandang, kulit, logam dan aneka;

m. menyelenggarakan sistem pengendalian intern Seksi Industri Sandang, Kulit, Logam dan Aneka;

n. menyusun dan menerapkan norma, standar, pedoman dan petunjuk operasional di bidang industri sandang, kulit, logam dan aneka;

o. melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan Seksi Industri Sandang, Kulit, Logam dan Aneka.

(3) Seksi Industri Hasil Hutan dan Perkebunan mempunyai tugas:

a. menyusun rencana kegiatan Seksi Industri Hasil Hutan dan Perkebunan;

b. merumuskan kebijakan teknis di Bidang Industri Hasil Hutan dan Perkebunan;

c. menyusun rencana kinerja dan perjanjian kinerja Seksi Industri Hasil Hutan dan Perkebunan;

d. memfasilitasi kemitraan dan kerjasama usaha industri hasil hutan dan perkebunan;

e. melaksanakan pembinaan dan pengendalian usaha industri hasil hutan dan perkebunan; f. memfasilitasi hak atas kekayaan intelektual dan

gugus kendali mutu usaha industri hasil hutan dan perkebunan;

g. menyusun kebijakan teknis pembinaan dan pengembangan sentra-sentra industri dan bengkel kerja industri hasil hutan dan perkebunan;

(24)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 16

h. melaksanakan pembinaan mutu bahan baku dan produk industri hasil hutan dan perkebunan;

i. melaksanakan pengawasan mutu bahan baku dan produk industri hasil hutan dan perkebunan;

j. melaksanakan pembinaan dan pengembangan teknologi, desain, dan diversifikasi produk industri hasil hutan dan perkebunan;

k. melaksanakan pembinaan dan penerapan teknologi dan proses produksi industri hasil hutan dan perkebunan;

l. mengembangkan dan fasilitasi teknologi informasi industri hasil hutan dan perkebunan; m. menyelenggarakan sistem pengendalian intern

Seksi Industri Hasil Hutan dan Perkebunan; n. menyusun dan menerapkan norma, standar,

pedoman dan petunjuk operasional di bidang industri hasil hutan dan perkebunan;

o. melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan kegiatan Seksi Industri Hasil Hutan dan Perkebunan.

3. Bidang Perdagangan mempunyai tugas melaksanakan pembinaan sarana perdagangan serta perlindungan konsumen. Bidang Perdagangan mempunyai fungsi :

a. penyusunan rencana kegiatan Bidang Perdagangan; b. perumusan kebijakan teknis di Bidang Perdagangan;

c. penyusunan rencana kinerja dan perjanjian kinerja di bidang perdagangan;

d. pelaksanaan promosi dan pengembangan usaha, distribusi barang kebutuhan pokok dan barang penting, serta perlindungan konsumen dan kemetrologian;

e. penyelenggaraan sistem pengendalian intern di bidang perdagangan;

(25)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 17

f. penyusunan dan penerapan norma, standar, pedoman dan petunjuk operasional di bidang perdagangan; dan

g. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan bidang perdagangan.

Bidang Perdagangan terdiri dari :

a. Seksi Promosi dan Pengembangan Usaha b. Seksi Distribusi, dan

c. Seksi Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian.

(1) Seksi Promosi dan Pengembangan Usaha mempunyai tugas :

a. menyusun rencana kegiatan Seksi Promosi dan Pengembangan Usaha;

b. merumuskan kebijakan teknis promosi dan pengembangan usaha;

c. menyusun rencana kinerja dan perjanjian kinerja promosi dan pengembangan usaha;

d. melaksanakan promosi dagang melalui pameran dagang nasional, pameran dagang lokal dan misi dagang;

e. melaksanakan kampanye pencitraan produk;

f. melaksanakan pembinaan dan pengembangan usaha perdagangan;

g. melaksanakan pembinaan dan pengembangan ekspor daerah;

h. melaksanakan kegiatan fasilitasi penerapan teknologi informasi perdagangan;

i. melaksanakan pembinaan dan pengembangan perdagangan elektronik/e-commerce;

j. melaksanakan monitoring kepemilikan legalitas usaha di bidang perdagangan;

k. menyelenggarakan sistem pengendalian intern Seksi Promosi dan Pengembangan Usaha;

(26)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 18

l. menyusun dan menerapkan norma, standar, pedoman dan petunjuk operasional di bidang promosi dan pengembangan usaha; dan

m. melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan Seksi Promosi dan Pengembagan Usaha.

(2) Seksi Distribusi mempunyai tugas :

a. menyusun rencana kegiatan Seksi Distribusi; b. merumuskan kebijakan teknis distribusi;

c. menyusun rencana kinerja dan perjanjian kinerja distribusi;

d. melaksanakan pemantauan ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting;

e. melaksanakan monitoring harga dan stok barang kebutuhan pokok dan barang penting;

f. melaksanakan publikasi harga barang kebutuhan pokok dan barang kebutuhan pokok;

g. melaksanakan operasi pasar dalam rangka stabilisasi harga pangan pokok;

h. melakukan pengawasan terhadap pengadaan, penyaluran dan penggunaan pupuk bersubsidi; i. melaksanakan pemeriksaan fasilitas penyimpanan

bahan berbahaya dan pengawasan distribusi pengemasan dan pelabelan bahan berbahaya;

j. melaksanakan pendataan produk ekspor, produk impor dan produk potensial ekspor;

k. menyelenggarakan sistem pengendalian intern Seksi Distribusi;

l. menyusun dan menerapkan norma, standar, pedoman dan petunjuk operasional di bidang distribusi; dan

m. melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan Seksi Distribusi.

(3) Seksi Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian mempunyai fungsi :

(27)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 19

a. menyusun rencana kegiatan Seksi Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian;

b. merumuskan kebijakan teknis di bidang perlindungan konsumen dan kemetrologian;

c. menyusun rencana kinerja dan perjanjian kinerja perlindungan konsumen dan kemetrologian;

d. melaksanakan pendataan dan pemetaan penyebaran alat ukur dan layanan informasi kemetrologian;

e. memfasilitasi kerjasama metrologi legal;

f. melaksanakan tera, tera ulang alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya;

g. melakukan monitoring dan evaluasi hasil tera dan tera ulang alat ukur takar, timbang dan perlengkapannya;

h. meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia kemetrologian;

i. melaksanakan penyuluhan dan pengamanan penggunaan alat ukur takar, timbang, dan perlengkapannya, barang dalam keadaan terbungkus, serta satuan internasional;

j. melakukan pembinaan operasional reparatir ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya;

k. menyelenggarakan sistem pengendalian intern Seksi Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian; l. menyusun dan menerapkan norma, standar,

pedoman dan petunjuk operasional di bidang perlindungan konsumen dan kemetrologian;

m. melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan kegiatan Seksi Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian.

4. Bidang Pengelolaan Pasar

Bidang Pengelolaan Pasar mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan prasarana dan sarana, pendapatan bukan pajak, pasar, serta pembinaan keamanan dan ketertiban pasar.

(28)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 20

Bidang Pengelolaan Pasar mempunyai fungsi:

a. penyusunan rencana kegiatan Bidang Pengelolaan Pasar; b. perumusan kebijakan teknis di bidang pengelolaan pasar; c. penyusunan rencana kinerja dan perjanjian kinerja di

bidang pengelolaan pasar;

d. pelaksanaan pengelolaan prasarana dan sarana, pendapatan bukan pajak, pasar, serta pembinaan keamanan dan ketertiban pasar;

e. penyelenggaraan sistem pengendalian intern di bidang pengelolaan pasar;

f. penyusunan dan penerapan norma, standar, pedoman, dan petunjuk operasional di bidang pengelolaan pasar; dan

g. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan bidang pengelolaan pasar.

Bidang Pengelolaan Pasar terdiri dari : a. Seksi Prasarana dan Sarana; b. Seksi Pendapatan;

c. Seksi Bina Pedagang, Keamanan, dan Ketertiban.

(1) Seksi Prasarana dan Sarana mempunyai tugas :

a. menyusun rencana kegiatan Seksi Prasarana dan Sarana;

b. merumuskan kebijakan teknis di bidang prasarana dan sarana;

c. menyusun rencana kinerja dan perjanjian kinerja Seksi Prasarana dan Sarana;

d. melaksanakan pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan prasarana dan saran pasar serta pedagang kaki lima;

e. melaksanakan analisis dan penyajian data pengelolaan prasarana dan sarana pasar serta pedagang kaki lima;

f. menyelenggarakan sistem pengendalian intern seksi prasaran dan sarana;

(29)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 21

g. menyusun dan menerapkan norma, standar, pedoman, dan petunjuk operasional di bidang prasarana dan sarana; dan

h. melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan kegiatan Seksi Prasarana dan Sarana.

(2) Seksi Pendapatan mempunyai tugas sebagai berikut: a. menyusun rencana kegiatan Seksi Pendapatan; b. merumuskan kebijakan teknis di bidang

pendapatan;

c. menyusun rencana kinerja dan perjanjian kinerja Seksi Pendapatan;

d. melaksanakan pengelolaan pendapatan pasar; e. menyelenggarakan sistem pengendalian intern

Seksi Pendapatan;

f. melaksanakan intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan pasar;

g. menyusun dan menerapkan norma, standar, pedoman, dan petunjuk dan operasional di bidang pendapatan; dan

h. melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan kegiatan Seksi Pendapatan.

(3) Seksi Bina Pedagang, Keamanan, dan Ketertiban mempunyai tugas sebagai berikut :

a. menyusun rencana kegiatan Seksi Bina Pedagang, Keamanan, dan Ketertiban;

b. memyusun kebijakan teknis di bidang bina pedagang, keamanan, dan ketertiban;

c. menyusun rencana kinerja dan perjanjian kinerja Seksi Bina Pedagang, Keamanan, dan Ketertiban;

d. melaksanakan penataan dan pembinaan pedagang pasar dan pedagang kaki lima;

e. melaksanakan pengelolaan data pedagang pasar dan pedagang kaki lima;

(30)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 22

f. melaksanakan pemeliharaan keamanan dan ketertiban pasar dan pedagang kaki lima;

g. menyelenggarakan sistem pengendalian intern Seksi Bina Pedagang, Keamanan, dan Ketertiban;

h. menyusun dan menerapkan norma, standar, pedoman, dan petunjuk operasional di bidang bina pedagang, keamanan, dan ketertiban; dan i. melaksanakan monitoring, evaluasi, dan

pelaporan kegiatan Seksi Bina Pedagang, Keamanan, dan Ketertiban.

7 Kelompok Jabatan Fungsional

Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dan fungsi Dinas Perindustrian dan Perdagangan sesuai dengan keahlian dan/atau ketrampilan tertentu.

Berdasarkan Peratuan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 69 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 189 Tahun 2008 tentang Pembentukan, Susunan, Organisasi, Kedudukan dan Tugas Lembaga Teknis Daerah, Struktur Organisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan terdiri dari :

A Unsur Pimpinan : Kepala Dinas B Unsur Pembantu

Pimpinan

: Sekretariat yang terdiri dari Subbagian-Subbagian

C Unsur Pelaksana : 1. Bidang-bidang yang terdiri dari Seksi-seksi

2. Unit Pelaksana Teknis

Sedangkan Susunan Organisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan terdiri dari :

a. Kepala Dinas

b. Sekretariat terdiri dari : 1. Subbagian Perencanaan 2. Subbagian Keuangan

(31)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 23

3. Subbagian Umum

c. Bidang Perindustrian terdiri dari :

1. Seksi Industri Makanan, Minuman dan Kimia; 2. Seksi Industri Sandang, Kulit, logam dan Aneka; 3. Seksi Industri Hasil Hutan dan Perkebunan. d. Bidang Perdagangan terdiri dari :

1. Seksi Promosi dan pengembangan Usaha; 2. Seksi Distribusi;

3. Seksi Perlindungan Konsumen dan kemetrologian. e. Bidang Pengelolaan Pasar terdiri dari:

1. Seksi Prasarana dan Sarana; 2. Seksi Pendapatan;

(32)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 24

Struktur Organisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan sesuai dengan lampiran Peraturan Bupati Gunungkidul No 70 Tahun 2016 dapat dilihat sebagai berikut:

Gambar 2.1

Bagan Struktur Organisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan

Jumlah Personil di Dinas Perindustrian dan Perdagangan ada 111 orang dengan rincian 1 Pejabat Kepala Dinas, 1 Sekretaris, 3 Kepala Bidang, 3 Subbag, 9 Seksi, 90 Staf dan 5 Tenaga Kontrak.

2.2 Sumber Daya Dinas Perindustrian dan Perdagangan

Pelaksanaan tugas dan fungsi yang diamanahkan didukung oleh sumber daya yang dimiliki sebagaimana dijelaskan dalam paparan berikut. SUB BAGIAN PERENCANAAN SUB BAGIAN KEUANGAN SUB BAGIAN UMUM SEKRETARIS KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL

BIDANG PERINDUSTRIAN BIDANG

PERDAGANGAN PENGELOLAAN BIDANG

PASAR

SEKSI INDUSTRI MAKANAN MINUMAN DAN

KIMIA SEKSI PRASARANA

DAN SARANA SEKSI PENDAPATAN SEKSI DISTRIBUSI SEKSI PROMOSI, DAN PENGEMBANGAN USAHA UPT/UNIT PELAKSANA TEKNIS SEKSI BINA PEDAGANG, KEAMANAN DAN KETERTIBAN SEKSI INDUSTRI SANDANG

KULIT LOGAM ANEKA

SEKSI INDUSTRI HASIL HUTAN DAN PERKEBUNAN

SEKSI PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN KEMETROLOGIAN

(33)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 25

1. Susunan Kepegawaian dan Perlengkapan a. Susunan Kepegawaian

Pegawai pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan berjumlah 111 orang, terdiri dari :

1) Pegawai Negeri Sipil : 106 Orang 2) Pegawai Kontrak/Honorer : 5 Orang

Jumlah : 111 Orang

Sumber Daya Manusia yang menjadi salah satu pilar utama dalam menjalankan tugas dan fungsi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul berjumlah 111 orang. Keseluruhan pegawai ini memiliki beragam tingkat pendidikan, kualifikasi, dan kompetensi. Gambaran rinci dijelaskan dalam tabel-tabel berikut ini.

Tabel 2.1 Jumlah Pegawai menurut Pendidikan :

No. Pendidikan Jumlah

1. SD 9 orang

2. SMP 10 orang

3. SLTA 60 orang

4. Sarjana Muda 2 orang

5. Sarjana (S-1) 19 orang

6. Pasca Sarjana (S-2) 6 orang

Jumlah 106 orang

Tabel 2.2 Jumlah Pegawai menurut Golongan

No. Golongan/Ruang Bezetting 01-01-2017

1 I/a – I/d 11

2 II/a – II/d 64

3 III/a – III/d 26

4 IV/a – IV/e 5

(34)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 26 Gambar 2.2

Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenjang Pangkat dan Golongan Pada Tahun 2017

Tabel 2.3 Jumlah PNS menurut Jabatan

No Jabatan (Eselon) Jumlah

1. II b 1 2. III a 1 3. III b 3 4. IV a 11 5. Staf 90 Jumlah 106 10,38% 60,38% 24,53% 4,72%

Prosentase Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenjang Pangkat dan Golongan Pada Tahun 2017

(35)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 27 Gambar 2.3

Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenjang Eselon Pada Awal Tahun 2017

b. Data Perlengkapan

Perlengkapan kerja (sarana dan prasarana) yang dimiliki untuk mendukung pelaksanaan tugas adalah sebagai berikut:

Tabel 2.4 Kondisi Eksisting Aset

NO. Nama/ Jenis

Barang Tahun Satuan

Keadaan Barang (B/KB/ RB)

Jumlah

Barang Harga Keterangan

1 2 3 4 5 6 7 8

1 Mobil 2002 Unit Baik 1 106,100,000 AB 1014 ID 2 Mobil 2006 Unit Baik 1 89,980,000 AB 1489 AD 3 Mobil 2014 Unit Baik 1 204.854.500 AB 38 D 4 Mobil 2013 Unit Baik 1 50.150.000 AB 1136 CD 5 Spd Motor 1996 Unit Rusak 1 2.600.000 AB 5208 MW 6 Spd Motor 2014 Unit Baik 1 14.570.200 AB 6392 ID 7 Spd Motor 2014 Unit Baik 1 14.757.600 AB 4686 XA 8 Spd Motor 2012 Unit Baik 1 13.891.500 AB 6023 DW 9 Spd Motor 2007 Unit Baik 1 18.850.000 AB 6053 CD 10 Spd Motor 2008 Unit Baik 1 18,850,000 AB 6053 CB 11 Spd Motor 2014 Unit Baik 1 14.570.200 AB 6391 ID 12 Spd Motor 2007 Unit Baik 1 14,850,000 AB 6054 CD 13 Spd Motor 2014 Unit Baik 1 14.757.600 AB 4687 XA 14 Spd Motor 2014 Unit Baik 1 14.757.600 AB 4688 XA 15 Mesin ketik 2004 Unit Baik 1 1.000.000

0,94% 0,94% 2,83%

10,38%

84,91%

Prosentase Jumlah Pegawai Berdasarkan

Jenjang Eselon Pada Tahun 2017

(36)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 28

1 2 3 4 5 6 7 8

16 Kalkulator 2008 Unit Baik 1 475.000 17 Mesin ketik 2004 Unit Baik 1 1.400.000 18 Mesin ketik 2000 Unit Baik 1 250.000 19 Mesin ketik 1990 Unit Baik 1 175.000 20 Filling Kabinet 2010 Unit Baik 1 1.887.500 21 Filling Kabinet 2011 Unit Baik 1 2.300.000 22 Filling Kabinet 2000 Unit Baik 1 250.000 23 Filling Kabinet 2005 Unit Baik 1 1.375.000 24 Filling Kabinet 1990 Unit Baik 1 175.000 25 Filling Kabinet 2003 Unit Baik 1 350.000 26 Filling Kabinet 2011 Unit Baik 1 2.300.000 27 Filling Kabinet 2005 Unit Baik 1 1.375.000 28 Filling Kabinet 2006 Unit Baik 1 2.756.250 29 Filling Kabinet 2000 Unit Baik 1 250.000 30 Filling Kabinet 2006 Unit Baik 1 2.756.250 31 Filling Kabinet 2003 Unit Baik 1 500.000 32 Filling Kabinet 2003 Unit Baik 1 350.000 33 Filling Kabinet 2000 Unit Baik 1 250.000 34 Filling Kabinet 2003 Unit Baik 1 350.000 35 Filling Kabinet 2000 Unit Baik 1 250000 36 Filling Kabinet 2005 Unit Baik 1 1.375.000 37 Filling Kabinet 2016 Unit Baik 1 3.375.000 38 Filling Kabinet 2016 Unit Baik 1 3.375.000

39 Brangkas 2004 Unit Baik 1 400.000

40 Lemari kaca 2005 Unit Baik 1 350.000 41 Lemari kayu 2011 Unit Baik 1 3.400.000 42 Lemari kayu 1996 Unit Baik 1 150.000 43 Lemari kayu 2000 Unit Baik 1 1.487.500 44 Lemari kayu 2013 Unit Baik 1 3.350.000 45 Lemari kayu 2011 Unit Baik 1 3.400.000 46 Lemari kayu 1996 Unit Baik 1 150.000 47 Lemari kayu 2000 Unit Baik 1 1.487.500 48 Lemari kayu 2013 Unit Baik 1 3.350.000 49 Lemari kayu 2000 Unit Baik 1 1.487.500 50 Lemari kayu 2013 Unit Baik 1 3.350.000 51 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 52 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 53 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 54 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 55 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 56 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 57 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 58 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 59 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 60 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200

(37)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 29

1 2 3 4 5 6 7 8

61 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 62 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 63 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 64 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 65 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 66 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 67 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 68 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 69 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 70 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 71 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 72 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 73 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 74 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 75 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 76 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 77 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 78 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 79 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 80 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 81 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 82 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200 83 Kursi besi/metal 2002 Unit Baik 1 326.200

84 Zice 2008 Unit Baik 1 3.925.200

85 Zice 2008 Unit Baik 1 3.925.200

86 Meja rapat 2007 Unit Baik 1 500.000 87 Meja rapat 2007 Unit Baik 1 500.000 88 Meja rapat 2007 Unit Baik 1 500.000 89 Meja rapat 2007 Unit Baik 1 2.200.000 90 Meja rapat 2007 Unit Baik 1 500.000 91 Meja rapat 2007 Unit Baik 1 500.000 92 Meja rapat 2007 Unit Baik 1 500.000 93 Kursi rapat 2007 Unit Baik 1 200.000 94 Kursi rapat 2007 Unit Baik 1 200.000 95 Kursi rapat 2007 Unit Baik 1 200.000 96 Kursi rapat 2007 Unit Baik 1 200.000 97 Kursi rapat 2007 Unit Baik 1 200.000 98 Kursi rapat 2007 Unit Baik 1 200.000 99 Kursi rapat 2007 Unit Baik 1 200.000 100 Kursi rapat 2007 Unit Baik 1 200.000 101 Kursi rapat 2007 Unit Baik 1 200.000 102 Kursi rapat 2007 Unit Baik 1 200.000 103 Kursi rapat 2007 Unit Baik 1 200.000 104 Kursi rapat 2007 Unit Baik 1 200.000 105 Kursi rapat 2007 Unit Baik 1 200.000

(38)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 30

1 2 3 4 5 6 7 8

106 Kursi rapat 2007 Unit Baik 1 200.000 107 Kursi rapat 2007 Unit Baik 1 200.000 108 Kursi rapat 2007 Unit Baik 1 200.000 109 Meja Komputer 2005 Unit Baik 1 150.000 110 Meja Komputer 2005 Unit Baik 1 150.000 111 Meja Komputer 2005 Unit Baik 1 150.000 112 Meja Komputer 2005 Unit Baik 1 150.000 113 Meja Komputer 2005 Unit Baik 1 150.000 114 Meja ½ biro 1988 Unit Baik 1 190.000 115 Meja ½ biro 1987 Unit Baik 1 180.000 116 Meja ½ biro 2003 Unit Baik 1 155.000 117 Meja ½ biro 2008 Unit Baik 1 850.000 118 Meja ½ biro 1983 Unit Baik 1 190.000 119 Meja ½ biro 2003 Unit Baik 1 150.000 120 Meja ½ biro 2003 Unit Baik 1 150.000 121 Meja ½ biro 1982 Unit Baik 1 150.000 122 Meja ½ biro 2003 Unit Baik 1 150.000 123 Meja ½ biro 1995 Unit Baik 1 200.000 124 Meja ½ biro 1983 Unit Baik 1 190.000 125 Meja ½ biro 2007 Unit Baik 1 900.000 126 Meja ½ biro 1981 Unit Baik 1 150.000 127 Meja ½ biro 2003 Unit Baik 1 150.000 128 Meja ½ biro 2003 Unit Baik 1 200.000 129 Meja ½ biro 1986 Unit Baik 1 175.000 130 Meja ½ biro 1990 Unit Baik 1 280.000 131 Meja ½ biro 1980 Unit Baik 1 170.000 132 Meja ½ biro 1991 Unit Baik 1 180.000 133 Meja ½ biro 2003 Unit Baik 1 155.000 134 Meja ½ biro 1983 Unit Baik 1 190.000 135 Meja ½ biro 2003 Unit Baik 1 150.000 136 Meja ½ biro 1995 Unit Baik 1 150.000 137 Meja ½ biro 1987 Unit Baik 1 200.000 138 Meja ½ biro 1988 Unit Baik 1 180.000 139 AC Unit 2016 Unit Baik 1 8.910.000 140 AC Unit 2015 Unit Baik 1 5.225.000 141 AC Unit 2014 Unit Baik 1 3.960.000 142 AC Unit 2005 Unit Baik 1 4.800.000 143 AC Unit 2015 Unit Baik 1 5.225.000 144 AC Unit 2014 Unit Baik 1 3.960.000 145 AC Unit 2013 Unit Baik 1 5.000.000 146 AC Unit 2014 Unit Baik 1 3.960.000 147 AC Unit 2013 Unit Baik 1 5.000.000 148 AC Unit 2016 Unit Baik 1 8.910.000 149 AC Unit 2004 Unit Baik 1 4.450.000 150 AC Unit 2015 Unit Baik 1 5.225.000

(39)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 31

1 2 3 4 5 6 7 8

151 Kipas angin 2004 Unit Baik 1 500.000 152 Kipas angin 2001 Unit Baik 1 500.000 153 Kipas angin 2001 Unit Baik 1 500.000 154 Kipas angin 2004 Unit Baik 1 500.000 155 Kipas angin 2001 Unit Baik 1 500.000 156 Kipas angin 2004 Unit Baik 1 500.000 157 Wireless 2016 Unit Baik 1 2.000.000 158 Wireless 2016 Unit Baik 1 2.000.000

159 UPS 2007 Unit Baik 1 3.000.000

160 Tangga Aluminium 2016 Unit Baik 1 530.000 161 Mini Komputer 2016 Unit Baik 1 9.750.000 162 Mini Komputer 2016 Unit Baik 1 9.750.000 163 Lain – lain 2007 Unit Baik 1 3.000.000 164 Personal Computer

Unit 2012 Unit Baik 1 6.392.500

165 Personal Computer

Unit 2007 Unit Baik 1 6.050.000

166 Personal Computer

Unit 2013 Unit Baik 1 5.940.000

167 Personal Computer

Unit 2012 Unit Baik 1 6.392.500

168 Personal Computer

Unit 2014 Unit Baik 1 4.950.000

169 Personal Computer

Unit 2013 Unit Baik 1 5.940.000

170 Personal Computer

Unit 2007 Unit Baik 1 10.800.000

171 Personal Computer

Unit 2015 Unit Baik 1 4.950.000

172 Personal Computer

Unit 2011 Unit Baik 1 6.601.888,89

173 Personal Computer

Unit 2008 Unit Baik 1 10.300.000

174 Personal Computer

Unit 2005 Unit Baik 1 1.500.000

175 Personal Computer

Unit 2007 Unit Baik 1 6.050.000

176 Personal Computer

Unit 2007 Unit Baik 1 10.800.000

177 Personal Computer

Unit 2006 Unit Baik 1 22.900.000

178 Personal Computer

Unit 2006 Unit Baik 1 3.500.000

179 Personal Computer

Unit 2011 Unit Baik 1 6.094.000

(40)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 32

1 2 3 4 5 6 7 8

181 Personal Computer

Unit 2015 Unit Baik 1 4.950.000

182 Laptop 2015 Unit Baik 1 6.077.784

183 Laptop 2005 Unit Baik 1 15.000.000

184 Laptop 2015 Unit Baik 1 6.077.784

185 Laptop 2015 Unit Baik 1 6.077.789

186 Laptop 2015 Unit Baik 1 6.077.784

187 Laptop 2015 Unit Baik 1 6.000.000

188 Laptop 2008 Unit Baik 1 22.450.000

189 Laptop 2011 Unit Baik 1 6.606.000

190 Laptop 2015 Unit Baik 1 6.077.784

191 Laptop 2015 Unit Baik 1 6.077.784

192 Laptop 2014 Unit Baik 1 6.000.000

193 Laptop 2007 Unit Baik 1 12.500.000 194 Hard disk 2015 Unit Baik 1 1.895.825 195 Hard disk 2015 Unit Baik 1 1.895.822 196 Hard disk 2015 Unit Baik 1 1.895.822 197 Hard disk 2015 Unit Baik 1 1.895.822 198 Printer 2008 Unit Baik 1 2.875.000 199 Printer 2016 Unit Baik 1 3.339.100 200 Printer 2016 Unit Baik 1 3.451.300 201 Printer 2016 Unit Baik 1 3.251.300 202 Printer 2016 Unit Baik 1 3.339.150

203 Printer 2013 Unit Baik 1 770.000

204 Printer 2011 Unit Baik 1 1.507.998,11

205 Printer 2014 Unit Baik 1 800.000

206 Printer 2014 Unit Baik 1 800.000

207 Printer 2015 Unit Baik 1 2.350.000

208 Printer 2005 Unit Baik 1 785.000

209 Scanner 2007 Unit Baik 1 2.150.000 210 Lain-lain 2007 Unit Baik 1 300.000 211 Lain-lain 2007 Unit Baik 1 300.000 212 Proyektor +

attachment 2005 Unit Baik 1 4.570.500 213 Proyektor +

attachment 2015 Unit Baik 1 7.150.000 214 Proyektor +

attachment 2016 Unit Baik 1 7.920.000 215 Proyektor +

attachment 2016 Unit Baik 1 7.920.000 216 Proyektor +

attachment 2015 Unit Baik 1 7.150.000 217 Camera Digital 2007 Unit Baik 1 2.497.500 218 Camera Digital 2015 Unit Baik 1 5.000.000 219 Camera Digital 2007 Unit Baik 1 2.497.500

(41)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 33

1 2 3 4 5 6 7 8

220 Camera Digital 2014 Unit Baik 1 4.755.475 221 Pesawat Telepon 2014 Unit Baik 1 500.000 222 Pesawat Telepon 2014 Unit Baik 1 500.000 223 Facsimile 2014 Unit Baik 1 1.500.000 224 Facsimile 2006 Unit Baik 1 1.500.000

225 Kantor, los, kios Baik 21,695.82.242

226 Kantor, los, kios Baik 301.060.800

227 Kantor, los, kios Baik 47.503.800

228 Kios dan los Baik 891.258.388

229 Kantor, los, kios Baik 1.050.220.375

230 Kantor, los, kios Baik 417.863.700

231 Kantor, los, kios Baik 784.203.779

232 Kantor, los, kios Baik 309.574.800

233 Kantor, los, kios Kurang Baik 58.800.000

234 Los Kurang Baik 83.006.100

235 Kantor dan los Baik 1.856.472.000

236 Kantor dan los Baik 491.836.025

237 Kantor, los, kios Baik 533.252.100

238 Kantor, los, kios Kurang Baik 110.257.200

239 Kantor dan los Baik 466.491.081

240 Kantor dan los Baik 365.745.705

241 Kantor dan los Baik 34.689.900

242 Kantor dan los Kurang Baik 11.667.600 243 Kantor, los dan kios Kurang Baik 142.885.125 244 Kantor, los dan kios Baik 1.460.372.400

245 Kantor dan los Baik 434.610.538

246 Kios dan los Baik 130.959.500

247 Kantor, los, kios Baik 1.857.482.686

248 Kantor, los kios Baik 603.276.750

249 Kantor dan los Baik 276.668.100

250 Kantor dan los Baik 667.456.400

251 Kantor dan los Kurang Baik 15.001.200

252 Kantor dan los Baik 422.489.229

253 Kantor dan los Baik 513.763.900

254 Kantor,dan los Baik 482.552.332

255 Kantor, los,kios Baik 453.838.400

256 Kantor, los, kios Baik 471.131,800

257 Kantor dan los Baik 298.936.245

258 Kantor dan los Kurang Baik 35.000.000

259 Kantor dan los Baik 570.849.000

260 Kantor dan los Baik 212.636.200

261 Kantor dan los Baik 113.896.900

262 Kantor dan los Kurang Baik 73.504.800

263 Los, kios, mushola Baik 234.743.499

(42)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 34 1 2 3 4 5 6 7 8 265 Tanah Baik 5.775.000 266 Tanah Baik 5.887.500 267 Tanah Baik 11.087.500 268 Tanah Baik 7.326.000 269 Tanah Baik 11.814.000 270 Tanah Baik 17.062.500 271 Tanah Baik 19.057.500 272 Tanah Baik 22.407.000 273 Tanah Baik 6.121.500 274 Tanah Baik 17.280.000 275 Tanah Baik 16.126.000 276 Tanah Baik 12.650.000 277 Tanah Baik 5.731.000 278 Tanah Baik 15.792.000 279 Tanah Baik 79.590.000 280 Tanah Baik 16.140.000 281 Tanah Baik 15.765.000 282 Tanah Baik 18.810.000 283 Tanah Baik 208.215.000 284 Tanah Baik 101.960.000 285 Tanah Baik 34.720.000 286 Tanah Baik 179.360.000 287 Tanah Baik 44.760,000 288 Tanah Baik 116.670.000 289 Tanah Baik 74.790.000 290 Tanah Baik 13.440.000 291 Tanah Baik 8.595.000 292 Tanah Baik 1.140.000 293 Tanah Baik 41.450.000 294 Tanah Baik 11.350.000 295 Tanah Baik 17.520.000 296 Tanah Baik 7.788.000 297 Tanah Baik 22.425.000 298 Tanah Baik 83.385.000 299 Tanah Baik 17.115.000 300 Tanah Baik 7.185.000 301 Tanah Baik 10.550.000 302 Tanah Baik 140.080.000 303 Tanah Baik 1 304 Tanah Baik 1 305 Tanah Baik 1

306 Jaringan listrik Baik 12.800.000

307 Jaringan telepon Baik 400.000

308 Jaringan listrik Baik 8.238.450

(43)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 35

1 2 3 4 5 6 7 8

310 Jaringan listrik Baik 97.338.000 311 Jaringan listrik Baik 3.180.100 312 Jaringan listrik Baik 3.180.100 313 Jaringan listrik Baik 1.500.000

Tabel 2.5

Data Pasar Negeri di Kabupaten Gunungkidul

No. Nama

Kemantren

Wilayah pasar Lokasi Desa/Kecamatan Hari Pasaran

1 Kemantren Pasar Wonosari a. Pasar Argosari b. Pasar Kepek c. Pasar Karangtengah Wonosari, Wonosari Kepek, Wonosari Karangtengah, Wonosari Harian Harian Kliwon 2 Kemantren Pasar Semanu-Karangmojo

a. Pasar Umum Munggi b. Pasar Hewan Munggi c. Pasar Ngenep d. Pasar Tengeran e. Pasar Wonontoro f. Pasar Wiladeg g. Pasar Bejiharjo Semanu, Semanu Semanu, Semanu Dadapayu, Semanu Karangmojo, Karangmojo Gedangrejo, Karangmojo Wiladeg, Karangmojo Bejiharjo, Karangmojo Kliwon/Harian Kliwon Wage Pahing Wage Legi Wage 3 Kemantren Pasar Playen a. Pasar Playen

b. Pasar hewan playen c. Pasar hewan siyono

Ngawu, Playen Ngawu, Playen Siyonoharjo, Playen Harian Pon Wage 4 Kemantren Pasar Rongkop a. Pasar Baran

b. Pasar hewan Pakel c. Pasar Ngrancah d. Pasar Jepitu

e. Pasar hewan Jepitu f. Pasar Kasihan Semugih, Rongkop Semugih, Rongkop Jerukwudel, Girisubo Jepitu, Girisubo Jepitu, Girisubo Balong, Rongkop

Pon, wage, legi Pon Kliwon, Pahing Pon Pon Pon 5 Kemantren Pasar Semin-Ngawen a. Pasar Semin b. Pasar Ngawen c. Pasar Sambeng d. Pasar Hewan Pundungsari Semin, Semin Kampung, Ngawen Sambeng, Ngawen Pundungsari, Semin Pon/harian Legi,pon,wage Pahing Pon, Kliwon 6 Kemantren Pasar Ponjong a. Pasar Karangijo b. Pasar Bedoyo c. Pasar Jimbaran Ponjong, Ponjong Bedoyo, Ponjong Tambakromo, Ponjong Legi, Pon Pahing Wage 7 Kemantren Pasar Paliyan, Panggang, Panggang, Saptosari a. Pasar Trowono b. Pasar hwn Trowono c. Pasar Dondong d. Pasar Legundi e. Pasar Klampok Karangasem, Paliyan Karangasem, Paliyan Jetis, Saptosari Girimulyo, Panggang Giripurwo, Purwosari Kliwon Kliwon Pon Wage Legi 8 Kemantren Pasar Nglipar-Gedangsari a. Pasar Nglipar b. Pasar Wotgalih c. Pasar Ngalang d. Pasar Gedangan Nglipar, Nglipar Pilangrejo, Nglipar Ngalang, Gedangsari Hargomulyo, Gedangsari Legi, pon Kliwon, Pahing Wage Pon, Kliwon

(44)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 36 9 Kemantren Pasar Tepus-Tanjungsari a. Pasar Tepus b. Pasar Ngeplang c. Pasar Mentel Tepus, Tepus Tepus, Tepus Hargosari, Tanjungsari Wage Wage Pon

(45)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 37

Tabel 2.6

DATA SARANA DAN PRASARANA PASAR YANG DIKELOLA PEMERINTAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN 2016

No Kecamatan Kemantren

pasar Nama pasar Lokasi Tanah Luas (m2) Bangunan pasaran Hari kios Sarana dan prasarana los Lain-lain

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

1 Wonosari Wonosari Argosari Kepek Karangtengah Wonosari Kepek Karangtengah 10000 2976 650 16000 850 - Harian Harian Kliwon 265 1 5 72 15 3 Ktr, MCK Ktr,MCK Bak sampah 2 Semanu Semanu - Karangmojo Umum Munggi Hewan Munggi Ngenep Semanu Semanu Dadapayu 6720 7900 1684 1976 1298 376 Kliwon Kliwon Wage 79 46 6 6 Ktr, MCK Ktr, MCK Ktr, bak 3 Karangmojo Semanu Karangmojo Tengeran Wonotoro Wiladeg Grogol Gedangrejo Gedangrejo Wiladeg Bejiharjo 5037 1197 2116 1883 1014 366,5 168 199 Pahing Wage Legi Wage 16 26 8 4 4 Can, Ktr Ktr, MCK Ktr, MCK 4 Semin Semin Ngawen Mlambang Kembarsari Semin Pundungsari 9936 9084 2030 2815 Pon Pon, kliwon 28 10 46 4 Ktr, MCK Ktr, MCK

(46)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 38 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 5 Ngawen Semin Ngawen Kampung Sambeng Kampung Sambirejo 6578 957 1210 225 Legi,Pon, wage Pahing 11 12 38 3 Can, Ktr - 6 Ponjong Ponjong Karangijo

Jimbaran Bedoyo Ponjong Tambakromo Bedoyo 4334 3504 1830 1293 761 1934 Pon, Legi Wage Pahing 47 5 - 19 14 9 Ktr, MCK Ktr, MCK Ktr, MCK 7 Rongkop Rongkop Baran

Pakel Semugih Semugih 4727 2075 806 443 Legi, Pon, Wage 9 - 17 5 Ktr, MCK Ktr, MCK 8 Girisubo Rongkop Ngrancah

Umum Jepitu Hewan Jepitu Kasihan Jerukwudel Jepitu Jepitu Balong 3423 1595 595 733 654 400 133 28 Pahing Pon Pon Pon 9 - - - 15 11 2 1 Ktr, MCK Ktr, MCK - - 9 Tepus Tepus Ngeplang

Tepus Tepus Tepus 2192 1704 162 279 Wage Wage - - 4 6 Ktr, MCK Ktr, MCK

10 Tanjungsari Tepus Menthel Hargosari 2097 355 Pon - 8 Ktr, MCK

11 Paliyan Paliyan - Panggang Umum Trowono Hewan Trowono Karangasem Karangasem 5805 0 6 Kliwon Klwon - - 9 1

(47)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 39

1 2 3 4 5 6 7 8 10 11 12

12 Saptosari Paliyan -

Panggang

Dondong Jetis Pon - 11

13 Panggang Paliyan -

Panggang

Legundi Girimulyo 1472 540 Wage - 13

14 Purwosari Paliyan Panggang

Klampok Giripurwo 1559 310,5 Legi - 8

15 Playen Playen Umum Playen Hewan Playen Siyonoharjo Ngawu Ngawu Logandeg Pon,Legi Pon Wage 62 0 28 26 4 10 16 Patuk - - - -

17 Gedangsari Nglipar Gedangan

Ngalang Hargomulyo Ngalang Pon, Kliwon Wage 0 0 12 8 18 Nglipar Nglipar Mulyosari

Wotgaleh Nglipar Pilangrejo Pon, Legi Pahing, Kliwon 6 7 9 11

(48)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 40

Tabel 2.7 DAFTAR KIOS

No Kecamatan Nama Lokasi Kios Ket

Jumlah luas

Wonosari Taman Parkir Gudang garam

Wonosari Wonosari

19 2

(49)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 41 2.3 Kinerja Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan

Manajemen pembangunan berbasis kinerja mengandaikan bahwa fokus dari pembangunan bukan hanya sekedar melaksanakan program/kegiatan yang sudah direncanakan. Esensi dari manajemen pembangunan berbasis kinerja adalah orientasi untuk mendorong perubahan, di mana program/ kegiatan dan sumber daya anggaran adalah alat yang dipakai untuk mencapai rumusan perubahan, baik pada level keluaran, hasil maupun dampak.

Kinerja pelayanan Dinas perindustrian dan Perdagangan dapat dilihat dari capaian indikator kinerja perangkat daerah pada periode Renstra sebelumnya. Indikator yang sering digunakan untuk menghitung tingkat pertumbuhan ekonomi adalah tingkat pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), karena PDRB sering dianggap sebagai ukuran terbaik dari kinerja perekonomian suatu wilayah. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Gunungkidul, dapat diketahui bahwa untuk sektor industri, pada tahun 2015, memberikan kontribusi terhadap pembentukan PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Tahun 2010 sebesar 9,47%; untuk sektor perdagangan memberikan kontribusi sebesar 8,76%; Kondisi pencapaian kinerja sektor perindustrian dan perdagangan; dilihat dari data historis menunjukkan hasil positif. Secara alamiah jika ekonomi tumbuh secara wajar maka sektor industri dan perdagangan akan tumbuh lebih pesat dibandingkan dengan sektor pertanian yang akan menurun secara gradual seiring berkembangnya dinamika perekonomian.

Upaya meningkatkan pertumbuhan dan pengembangan dunia usaha dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada dilaksanakan sinergis dengan terwujudnya kemitraan pemerintah, dunia usaha, koperasi dan masyarakat dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif. Demikian pula upaya terwujudnya peningkatan pemanfaatan sumber daya alam wilayah dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

(50)

Perubahan Rencana Strategis Dinas Perindag 2016-2021 42 2.3.1 Urusan Pengelolaan Pasar

Bidang Pengelolaan Pasar melaksanakan pengelolaan prasarana dan sarana pasar, pendapatan bukan pajak, pajak serta keamanan dan ketertiban pasar sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 8 Tahun 2011 yang mengatur tentang Retribusi Pelayanan Pasar.

Target pendapatan ditentukan setiap tahunnya dan diharapkan tercapai secara maksimal dengan melakukan upaya-upaya dan langkah strategis yang dapat memacu optimalisasi pendapatan antara lain melalui :

1. Optimalisasi sumber pendapatan

2. Ekstensifikasi dan intensifikasi pendapatan 3. Sosialisasi Perda tentang retribusi

4. Peningkatan koordinasi /instansi terkait maupun dengan pihak ketiga

5. Pemanfaatan aset-aset yang dimiliki secara efektif dan efeisien

Pendapatan bidang pengelolaan pasar selalu diupayakan agar dapat mencapai target yang telah ditetapkan, karena hal ini sangat berpengaruh positif terhadap pendapatan asli daerah dan memperkuat posisi keuangan daerah. Selain itu bidang Pengelolaan Pasar juga mempunyai tugas dalam pemeliharaan dan pengembangan pasar, pengelolaan data pedagang pasar serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban pasar. Pemeliharaan dan pengembangan pasar diupayakan melalui peningkatan sarana dan prasarana fasilitas pasar, setiap tahun kita melakukan penyempurnaan pasar rakyat. Sarana dan prasarana pasar yang dibutuhkan selalu di invetarisasi dan ditindaklanjuti dengan melengkapi fasilitas yang dianggap belum memadai. Dengan upaya tersebut diharapkan dapat menunjang pasar dengan fasilitas yang memadai sehingga keberadaan pasar tradisional tetap lestari dan tidak tergeser

Gambar

Tabel 2.1  Jumlah Pegawai menurut Pendidikan :
Tabel 2.3  Jumlah PNS menurut Jabatan
Tabel 2.4  Kondisi Eksisting Aset
Tabel Sasaran dan Indikator Kinerja Utama Dinas Perindustrian dan Perdagangan

Referensi

Dokumen terkait

11 Partisipasi Pameran dagang Luar Daerah 12 Identifikasi komoditi dan pelaku ekspor daerah. 13 Partisipasi Kegiatan Peningkatan Ekspor dan Pengingkatan Investasi Daerah (PEPIDA)

Penyusunan bahan petunjuk teknis dan fasilitasi di bidang perdagangan luar negeri. Perumusan bahan atau fasilitasi pengembangan ekspor, impor, dan pengawasan mutu

Seksi Fasilitasi Permodalan mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Usaha Kecil Menengah dalam melaksanakan fasilitasi permodalan usaha kecil menengah.

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN 92 Indikator kinerja dan pendanaan Satuan kerja Perangkat Daerah pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi disusun dengan

Bidang Perdagangan mempunyai tugas membantu Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah di bidang Perdagangan yang meliputi bina

Maksud Penyusunan Rencana Strategis Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Rote Ndao Tahun 2019-2024 adalah untuk

a) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) RPJMD Kabupaten Berau tahun 2016-2021 sebagai dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk jangka waktu 5 (lima) tahun

(1) Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri mempunyai tugas menyelengarakan pekerjaan kegiatan pengembangan ekspor, pengendalian impor, fasilitasi luar negeri dan