KEPUTUSAN PERENCANAAN
STRATEGI
Saturday, December 10, 2016 Chapter 2 | Keputusan Perencanaan Strategi
Manajemen Operasional
Putri Irene Kanny
Sub Pokok bahasan pertemuan ke-2
⛅
Formulasi strategi
⛅
Prioritas bersaing
⛅
Peran operasi dalam strategi koorporasi
⛅
Keputusan strategis dalam operasi
⛅
Pemberdayaan strategis dan
⛅
Isu dan trend dalam operasi
Saturday, December 10, 2016 Chapter 2 | Keputusan Perencanaan Strategi
✳
Setiap manajer operasi harus memiliki kemampuan dan seni untuk
menggambil keputusan dari berbagai alternatif kemungkinan
✳
Keputusan yang benar : memperlancar perusahaan dalam
mencapai tujuan
✳
Keputusan yang salah : memengaruhi kelancaran proses operasi
Perencanaan strategis
adalah proses yang
dilakukan suatu organisasi untuk menentukan
strategi atau arahan, serta mengambil keputusan
untuk mengalokasikan sumber dayanya
(termasuk modal
dan sumber daya manusia)
untuk mencapai strategi ini.
Berbagai teknik analisis bisnis dapat digunakan
dalam proses ini, termasuk analisis SWOT
(Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats),
PEST (Political, Economic, Social, Technological),
atau STEER (Socio-cultural, Technological,
Economic, Ecological, Regulatory).
Tahapan dalam proses pengambilan keputusan :
Identifikasi masalah dan faktor-faktor yang
berpengaruh
Tetapkan tujuan dan kriteria keputusan untuk memilih
solusi
Kembangkan model dengan beberapa alternatif
(model
dibuat dalam bentuk fisik, skematik / matematik dan membuat unsur-unsur utama
yang dapat mencerminkan keadaan nyata dari situasi yang diamati)
Analisis model dan dibandingkan
Pilih model terbaik
Terapkan model terpilih
Analisis Keputusan
(Decision Analysis)
l
Model yang membantu para manajer memperoleh
pengertian dan pemahaman yang mendalam,
tetapi mereka tidak dapat membuat keputusan.
l
Pengambilan keputusan merupakan suatu tugas
yang sulit dalam kaitan dengan:
−
ketidak-pastian masa depan
−
konflik nilai-nilai atau hasil tujuan
Tujuan analisis keputusan (Decision Analysis):
l
Mengidentifikasi apa yang harus dikerjakan,
mengembangkan kriteria khusus untuk mencapai
tujuan, mengevaluasi alternatif yang tersedia yang
berhubungan dengan kriteria & mengidentifikasi
risiko yang melekat pada keputusan tersebut
Menentukan pilihan pekerjaan
l
Perusahaan A
−
Suatu industri baru yang bisa memperoleh keuntungan
yang tinggi (booming)
−
Gaji awal yang rendah, tetapi bisa meningkat dengan
cepat.
−
Terletak dekat teman, keluarga dan team olah raga favorit
l
Perusahaan B
−
Perusahaan yang dibentuk dengan kekuatan keuangan
dan komitmen pada karyawan.
−
Gaji awal lebih tinggi tetapi kesempatan kemajuan lambat.
−
Penempatan mendalam, menawarkan budaya.atau
aktivitas olahraga
Pekerjaan yang mana kamu akan mengambil?
Keputusan terbaik
VS
Hasil terbaik
l
Pendekaan struktur pengambilan
keputusan dapat membantu membuat
keputusan yang terbaik, tetapi tidak
dapat menggaransi hasil yang baik.
l
Keputusan yang baru kadang-kadang
Bagaimana membuat keputusan dalam
organisasi
l
Langkah-langkah dalam membuat keputusan
sistematik
−
Menggambarkan dan mengenali masalah dan
kesempatan.
−
Mengidentifikasi dan menganalisis macam langkah
tindakan alternatif, mengestimasi pengaruhnya dalam
masalah atau kesempatan.
−
Memilih tindakan yang lebih disukai.
−
Mengimplikasikan tindakan yang lebih disukai.
−
Mengevaluasi hasil dan kelanjutannya sebagaimana
diperlukan
Bagaimana keputusan dibuat dalam organisasi?
l
Proses pengambilan keputusan sistematis tidak
mungkin diikuti jika perubahan substansi yang
terjadi dan banyak teknologi baru yang digunakan.
l
Teknik keputusan novel boleh menghasilkan
pencapaian atasan dalam situasi tertentu.
l
Konsekuensi pengambilan keputusan yang etis
harus dipertimbangkan.
Lingkungan keputusan meliputi:
✅
Lingkungan tertentu
✅
Mengambil resiko lingkungan
Saturday, December 10, 2016 Chapter 2 | Keputusan Perencanaan Strategi
✅Lingkungan tertentu
1.Bila mana informasi adalah cukup untuk
meramalkan hasil dari tiap alternatif dalam
pengambangan implementasi.
2.Kepastian adalah masalah ideal dalam
memecahkan dan pengambilan keputusan
lingkungan.
✅
Resiko Lingkungan
1. Bila mana pembuat keputusan tidak dapat menyudahi
kepastian mengenai hasil berbagai macam tindakan, tetapi
mereka dapat merumuskan kemungkinan kejadian.
2. Kemungkinan dapat dirumuskan melalui sasaran prosedur
statistik atau intuisi pribadi.
✅Lingkungan ketidak-pastian.
1. Bilamana manager memiliki sedikit informasi bahwa
mereka tidak dapat menetapkan kemungkinan suatu
kegiatan dari berbagai alternatif dan kemungkinan
hasil.
2. Ketidak-pastian memaksa pembuat keputusan
bersandar pada individu dan kreativitas kelompok
untuk berhasil dalam memecahkan masalah.
3. Juga yang ditandai oleh dengan cepat mengubah:
• Kondisi-Kondisieksternal.
• Kebutuhanteknologiinformasi.
• Personil yang mempengaruhi definisi pilihan dan masalah.
4. perubahan yang cepat ini adalah juga disebut anarki
terorganisir.
Saturday, December 10, 2016 Chapter 2 | Keputusan Perencanaan Strategi
Bagaimana keputusan dibuat dalam organisasi?
Bentuk-bentuk keputusan:
Keputusan terprogram
• Melibatkan permasalahan rutin yang muncul
secara teratur dan dapat ditujukan melalui
tanggapan standard.
Keputusan tidak terprogram
• Melibatkan bukan permasalahan rutin yang
memerlukan solusi secara rinci pada situasi yang
ada
Teori Pengambilan Keputusan
Pola dasar berpikir dlm konteks organisasi:
1. Penilaian situasi (Situational Approach) untuk
menghadapi pertanyaan “apa yg terjadi?”
2. Analisis persoalan (Problem Analysis) dari pola pikir
sebab-akibat
3. Analisis keputusan (Decision Analysis) didasarkan
pada pola berpikir mengambil pilihan
4. Analisis persoalan potensial (Potential Problem
Analysis) didasarkan pada perhatian kita mengenai
peristiwa masa depan, mengenai peristiwa yg
mungkin terjadi & yg dapat terjadi
Saturday, December 10, 2016 Chapter 2 | Keputusan Perencanaan Strategi
Kriteria-kriteria yang digunakan :
A. Kriteria MAXIMIN / WALD (Abraham Wald)
Kriteria untuk memilih keputusan yang mencerminkan nilai
maksimum dari hasil yang minimum
Asumsi: pengambil keputusan adalah pesimistik /konservatif/risk
avoider tentang masa depan
Kelemahan: tidak memanfaatkan seluruh informasi yang ada,
yang merupakan ciri pengambil keputusan modern
B. Kriteria MAXIMAX (Vs MAXIMIN)
Krietria untuk memilih alternatif yang merupakan nilai maksimum
dari pay off yang maksimum
Asumsi: pengambil keputusan adalah optimistic, cocok bagi
investor yang risk taker
Saturday, December 10, 2016 Chapter 2 | Keputusan Perencanaan Strategi
C. Kriteria MINIMAX REGRET / PENYESALAN
(L.J. Savage)
Kriteria untuk menghindari penyesalan yang timbul
setelah memilih keputusan yang meminimumkan
maksimum penyesalan/keputusan yang
menghindari kekecewaan terbesar, atau memilih
nilai minimum dari regret maksimum, dimana:
Jumlah regret/opportunity loss =
D. Kriteria HURWICZ / kompromi antara MAXIMAX
dan MAXIMIN (Leonid Hurwicz)
Kriteria dimana pengambil keputusan tidak sepenuhnya optimis
dan pesimis sempurna, sehingga hasil keputusan dikalikan
dengan koefisien optimistic untuk mengukur optimisme pengambil
keputusan, dimana koefisien optimisme (a) = 0 ≤ a ≤ 1
Dengan a : 1, berarti optimis total (MAXIMAX)
a : 0, berarti sangat pesimis/optimis 0 (MAXIMIN)
Atau a : optimis
1-a : pesimis
Kelemahan:
- sulit menentukan nilai a yang tepat
- mengabaikan beberapa informasi yang tersedia (ex: prospek
ekonomi sedang diabaikan)
Saturday, December 10, 2016 Chapter 2 | Keputusan Perencanaan Strategi
E. Kriteria LAPLACE / BOBOT YANG SAMA
(Equal Likelihood)
Asumsi: semua peristiwa mempunyai
Analisis Trade Off
l
Menurut Crissman et al. (1998) dalam Kismartini (2004)
Trade-Off Analysis (TOA) merupakan proses
merancang untuk mengintegrasikan pembuatan
keputusan kebijakan publik dan stakeholders lain dengan
sekelompok pakar untuk menyediakan informasi yang
bersifat kuantitatif dalam mendukung pengambilan
keputusan.
l
Penerapan trade-off dapat dilakukan pada berbagai
bidang kajian, baik dalam bidang pertanian, perikanan
dan kelautan, farmasi kedokteran, telekomunikasi,
transportrasi, pertambangan dan energi, kehutanan,
pariwisata,dan lain-lain.
Saturday, December 10, 2016 Chapter 2 | Keputusan Perencanaan Strategi
Metode Trade-Off Analysis
Menurut Kismatini (2004), Dalam pelaksanaan
analisis trade-off akan diawali dengan dengan
analisis stakeholders.
Analisis stakeholders yang diusulkan oleh Brown et
al. (2001) adalah
sistem pengumpulan informasi dari
individu atau sekelompok orang yang berpengaruh di
dalam memutuskan, mengkelompokkan informasi dan
menilai kemungkinan konflik yang terjadi antara
kelompok-kelompok berkepentingan dengan areal
dimana akan dilakukan trade-off.
Pohon Keputusan/ Decision Tree
Tujuan
1. Memahami kasus dan seluruh aspek yang terkait
2. Menggambarkan kerangka berfikir yang sistematis
3. Menggambarkan struktur pengambilan keputusan yang dilakukan
decision maker sepanjang tahapan/urutan waktu termasuk seluruh
kemungkinan keputusan dan outcomes
Asumsi Dasar
1. Decision maker hanya mengambil satu keputusan
2. Setiap keputusan hanya mempunyai outcomes tertentu
3. Semua proses menunjukkan tahapan waktu (time sequence)
Pohon keputusan adalah salah satu metode klasifikasi yang paling
populer karena mudah untuk diinterpretasi oleh manusia. Pohon
keputusan adalah model prediksi menggunakan struktur pohon atau
struktur berhirarki. Konsep dari pohon keputusan adalah mengubah
data menjadi pohon keputusan dan aturan-aturan keputusan.
Saturday, December 10, 2016 Chapter 2 | Keputusan Perencanaan Strategi
Pohon keputusan adalah model prediksi menggunakan
struktur pohon atau struktur berhirarki. Contoh dari pohon
keputusan dapat dilihat di Gambar berikut ini.
Contoh gambar di atas adalah identifikasi pembeli komputer,dari
pohon keputusan tersebut diketahui bahwa salah satu kelompok yang
potensial membeli komputer adalah orang yang berusia di bawah 30
tahun dan juga pelajar. Setelah sebuah pohon keputusan dibangun
maka dapat digunakan untuk mengklasifikasikan record yang belum
ada kelasnya. Dimulai dari node root, menggunakan tes terhadap
atribut dari record yang belum ada kelasnya tersebut lalu mengikuti
cabang yang sesuai dengan hasil dari tes tersebut, yang akan
membawa kepada internal node (node yang memiliki satu cabang
masuk dan dua atau lebih cabang yang keluar), dengan cara harus
melakukan tes lagi terhadap atribut atau node daun. Record yang
kelasnya tidak diketahui kemudian diberikan kelas yang sesuai
dengan kelas yang ada pada node daun. Pada pohon keputusan
setiap simpul daun menandai label kelas. Proses dalam pohon
keputusan yaitu mengubah bentuk data (tabel) menjadi model pohon
(tree) kemudian mengubah model pohon tersebut menjadi aturan
Saturday, December 10, 2016 Chapter 2 | Keputusan Perencanaan Strategi
1.Definisikan dan rinci masalah secara jelas
2.Gambarkan struktur dari pohon keputusan
3.Tentukan nilai payoff dari setiap kombinasi
alternatif kemungkinan
4.Tentukan nilai peluang dari seluruh
kemungkinan dan keputusan
5.Selesaikanmasalahdenganmenghitung
Expected Monetary Value (EMV)
Tiap jalur dalam pohon keputusan, yaitu tiap
rangkaian alternatif dan keputusan akan
menghasilkan suatu nilai payoff tertentu yang
dituliskan di ujung tiap cabang pada pohon
keputusan.
Dengan demikian untuk menentukan pilihan diantara
alternatif-alternatif yang ada, pertama-tama harus
ditentukan nilai payoff dari setiap alternatif.
Pay off : nilai yang menunjukkan hasil yang
diperoleh dari kombinasi suatu alternatif tindakan
dengan kejadian tidak pasti tertentu.
Saturday, December 10, 2016 Chapter 2 | Keputusan Perencanaan Strategi
Setiap alternatif kemungkinan harus ditentukan
nilai peluangnya. Penetapan nilai peluang dari
setiap kejadian ditentukan secara subyektif (nilai
kemungkinan subyektif) didasarkan pada data
yang dapat dipertanggungjawabkan
contohnya dokumen perusahaan, hasil-hasil
penelitian, data-data resmi, dan pengalaman
perusahaan.
CONTOH KASUS
Asumsikan anda mempunyai sejumlah dana
untuk diinvestasikan pada dua alternatif
proyek, yaitu proyek A dan B. Peluang proyek
A akan memberikan keuntungan adalah 20%
dengan nilai keuntungan 50 juta. Peluang
proyek B akan memberikan keuntungan
adalah 45% dengan nilai keuntungan 10
juta.Buatlah pohon keputusan untuk
Saturday, December 10, 2016 Chapter 2 | Keputusan Perencanaan Strategi
Teknik Penyelesaian Pengambilan Keputusan
Dalam Kondisi Berisiko
l
Nilai Harapan (Expected Value) adalah jumlah dari nilai-nilai
kemungkinan yang diharapkan terjadi terhadap probabilitas
masing-masing dari suatu kejadian yang tidak pasti.
l
Nilai Kesempatan yang Hilang (Oppurtunity Less) adalah
sejumlah pay off yang, oleh karena tidak dipilihnya suatu
alternatif/tindakan dengan pay off terbesar bagi kejadian tidak
pasti yang sebenarnya terjadi.
l
Nilai Harapan Informasi Sempurna (Expected Value of
Perfect Information) adalah selisih antara nilai harapan
dengan nilai informasi sempurna dan nilai harapan tanpa
informasi sempurna.
Saturday, December 10, 2016 Chapter 2 | Keputusan Perencanaan Strategi
PENGERTIAN
Analisis sensivitas merupakan analisis yang dilakukan untuk mengetahui
akibat dari perubahan parameter-parameter produksi terhadap perubahan
kinerja system produksi dalam menghasilkan keuntungan.
Dengan melakukan analisis sentivitas maka akibat yang mungkin terjadi
dari perubahan-perubahan tersebut dapat diketahui dan diantisifikasi
sebelumnya.
Contoh :
Perubahan biaya produksi dapat mempengaruhi tingkat kelayakan.
Alasan dilakukannya analisis sentivitas adalah untuk mengantisipasi
adanya perubahan-perubahan berikut :
1. Adanya cost over, yaitu kenaikan biaya-biaya, seperti biaya
konstruksi, biaya bahan baku, produksi, dsb.
2. Penurunan produktivitas
3. Mundurnya jadwal pelaksanaan proyek
TUJUAN ANALISIS SENSITIVITAS
Menilai apa yang terjadi dengan hasil analisis kelayakan suatu kegiatan
investasi atau bisnis apabila terjadi perubahan di dalam perhitungan biaya
atau manfaat.
v
Analisis kelayakan suatu usaha ataupun bisnis perhitungan umumnya di
dasarkan pada proyeksi-proyeksi yang mengandung ketidakpastian
tentang apa yang akan terjadi di waktu yang akan datang
v
Analisis pasca criteria investasi yang digunakan untuk melihat apa yang
akan terjadi dengan kondisi ekonomi dan hasil analisis bisnis jika terjadi
perubahan atau ketidaktepatan dalam perhitungan biaya atau manfaat
Bisnis sangat sensitivitas terhadap perubahan akibat beberapa hal :
1.
Harga
2.
Keterlambatan pelaksanaan
3.
Kenaikan biaya
l
ANALISIS NILAI PENGGANTI (SWITCHING
VALUEANALYSIS)
Gittinger (1986) menyatakan bahwa suatu variasi
pada analisis sensivitas adalah nilai pengganti
(switching value).switching value ini adalah
perhitungan untuk mengukur perubahan
maksimum.Perbedaan yang mendasar antara
analisis sensivitas yang biasa dilakukan dengan
switching value adalah pada analisis sensivitas
besarnya perubahan sudah diketahui secara empirik.
Perumusan strategi atau formulasi
strategi merupakan proses penyusunan
langkah-langkah ke depan yang
dimaksudkan untuk membangun visi dan
misi organisasi, menetapkan tujuan
strategis dan keuangan perusahaan,
serta merancang strategi untuk mencapai
tujuan tersebut dalam rangka
menyediakan customer value terbaik.
Saturday, December 10, 2016 Chapter 2 | Keputusan Perencanaan Strategi
Langkah yang perlu dilakukan perusahaan sebagai
berikut :
l
Identifikasi lingkungan yang akan dimasuki oleh
perusahaan pada masa depan. Tentukan misi
perusahaan untuk mencapai visi yang dicita-citakan
dalam lingkungan tersebut.
l
Lakukan analisis lingkungan intern dan ekstern untuk
mengukur kekuatan dan kelemahan serta peluang dan
ancaman yang akan dihadapi perusahaan dalam
menjalani misi dan meraih keunggulan bersaing
(competitive advantage).
l
Rumuskan faktor-faktor penting ukuran keberhasilan (key
succes factors) sesuai dengan perubahan lingkungan
Formulasi Strategi
1.
Tentukan tugas utama
2.
Menilai kompetensi inti
3.
Menentukan urutan pemenang
dan urutan kualifikasi
4.
Posisi perusahaan
Persaingan pada Biaya
✍
Hilangkan semua limbah
✍Berinvestasi dalam hal,
✍
Fasilitas & peralatan Diperbarui
✍
merampingkan operasi
✍
Pelatihan dan pengembangan
Meraih keungulan bersaing melalui operasi
Keunggulan bersaing dapat diartikan menciptakan
sistem yang mempunyai keunggulan yang unik atas
pesaing lain. Idenya adalah menciptakan nilai penggan
(customer value) dengan cara yang efisien dan
Persaingan pada Kualitas
✅
Menyenangkan pelanggan
✅
Memahami sikap pelanggan terhadap
kualitas dan harapan
Persaingan pada Flexibilitas
⛽
Memproduksi berbagai macam produk
⛽
Memperkenalkan produk baru
⛽
Memodifikasi produk yang ada dengan
cepat
Persaingan pada Kecepatan
⛄
Cepat bergerak
⛄
Cepat Adaptasi
⛄
Hubungan yang erat
Pilihan Stategi Operasi Global
l
Manajer Operasi perusahaan internasional dan
multinasional menghadapi peluang global
dengan satu dari empat strategi operasi.
Strategi operasi tersebut adalah
−
S.Intenasional, masuk ke pasar global
dengan menggunkan ekpor dan lisensi
−
S.Multidomestik, membagi kewewenang
(disentralisasi) dengan memberikan otonomi
yang cukup berati pada setiap bisnis
−
S.Global, mempunyai tingkat disentralisasi
yang tinggi, kantor pusat mengkoordinasikan
organisasi untuk mencari stadart dan
pemebelanjaan diantara pabrik sehingga
menghasilkan skala ekonomis.
−
S.Transnasional, memanfaatkan skala
ekonomi dan pengetahuan, penekanan pada
respon dengan mengetahui bahwa
pengetahuan tidak hanya ada di negra “asal”
tetapi dapat berada di mana saja.
Peran Operasi dalam Strategi
Perusahaan
ü
Memberikan dukungan untuk strategi
keseluruhan dari suatu perusahaan
ü
Sajikan sebagai kompetensi khas
perusahaan
ü
Harus konsisten
ü
Harus konsisten dengan strategi
keseluruhan
Operations Strategy at Wal-Mart
Provide value for our customers
Low prices, everyday
Low inventory levels
Linked communications between stores
Short flow times
Fast transportation system Wal-Mart Mission Competitive Priority Operations Strategy Operations Structure
Strategi dan Internet
✏
Buat strategi bisnis yang khas
✏
Memperkuat keunggulan kompetitif
yang ada Mengintegrasikan kegiatan
baru dan tradisional
✏
Harus memberikan nilai unik kepada
pelanggan
Keputusan strategis di Operasi
Products
Processes and
Technology
Capacity
Human
Resources
Quality
Facilities
Sourcing
Services
Operating
Systems
Produk & Jasa
✨
Membuat untuk memesan
✨
Dibuat untuk spesifikasi pelanggan
setelah pesanan diterima
✨
Membuat untuk stock
✨
Dibuat dalam mengantisipasi permintaan
✨
Merakit untuk pesanan
✨
Tambahkan pilihan sesuai dengan
spesifikasi pelanggan
Proces & Teknologi
⚓
Project
⚓
Satu kali produksi produk untuk pesanan
pelanggan
⚓
batch produksi
⚓
Memproses banyak pekerjaan pada waktu yang
sama dalam batch
⚓
produksi massal
⚓
Menghasilkan produk standar volume besar untuk
pasar massal produksi yang berkesinambungan
Matriks Proses-Produk
Vo
lu
m
e
Low
Low
High
High
Projects
Batch
Production
Mass
Production
Continuous
Production
Standardization
Figure 2.3
Matriks Proses-Service
Vo
lu
m
e
Low
Low
High
High
Professional ServiceService
Shop
Mass
Service
Service
Factory
Kapasitas & Fasilitas
✏
Berapa banyak kapasitas untuk
menyediakan
✏
Ukuran perubahan kapasitas
✏
Penanganan kelebihan permintaan
✏
Mempekerjakan pekerja
✏
Kebutuhan untuk fasilitas baru
Fasilitas
ü
Ukuran yang bagus untuk Fasilitas
ü
Besar dan Kecilnya Fasilitas
ü
Fasilitas yang dipentingkan
ü
Lokasi Fasilitas
Sumberdaya manusia
⛽
Tingkat keterampilan yang diperlukan
⛽
Degree of autonomy
⛽
Kebijakan
⛽
Bagi Hasil
⛽
Individual or tim kerja
⛽
Metode Pengawasan
⛽
Tingkat management
⛽
Pelatihan
Kualitas
✅
Target level
✅pengukuran
✅
Employee involvement
✅Pelatihan
✅
Sistem yang dibutuhkan untuk memastikan
kualitas
✅
Menjaga kualitas awareness
✅Evaluasi quality efforts
Sourcing
(sumber)
ü
Tingkat integrasi vertikal
ü
Pemilihan Supplier
(pemasok)
ü
Hubungan Supplier
ü
Kualitas Supplier
ü
Kerjasama Supplier
Operating Systems
☃
Melaksanakan strategi harian
☃
Dukungan teknologi informasi
☃
Perencanaan & pengendalian
sistem yang efektif
☃
Penyelarasan tingkat persediaan,
prioritas penjadwalan & sistem
reward
Perencanaan Strategis
Mission and
Vision
Corporate
Strategy
Voice of the
Business
Voice of the
Customer
Marketing
Strategy
Operations
Strategy
Financial
Strategy
Figure 2.5
Policy Deployment
☄
Perencanaan Hoshin
☄
Fokus pada tujuan bersama prioritas
& karyawan
☄
Menerjemahkan strategi ke dalam
tujuan yang terukur
☄
Berjalannya keputusan sehari- hari
Balanced Scorecard
✨
Keuangan
✨
Bagaimana kita harus melihat kepada para pemegang
saham ?
✨
Pelanggan
✨
Bagaimana kita harus melihat kepada pelanggan kami ?
✨
Proses
✨
Pada proses bisnis yang harus kita unggul ?
✨
Belajar dan Tumbuh
✨
Bagaimana kita akan mempertahankan kemampuan kita
untuk berubah dan memperbaiki ?
Mobil’s Strategy Map
Nongasoline products &
services More premium brands
Volume growth
Delight the customer
Create new
products & services
Personal growth
Net margin
Win-win dealer relations
Deliver products on spec, on time
Process improvement Build best-in-class
franchise
Functional excellence Revenue Growth Strategy
Finances Customers Processes Learning and Growth Clean/safe/fast Convenience store Align goals Teamwork, quality
Strategic & job skills
Develop business skills
Inventory management
Issues and Trends
Global markets,
sourcing, operations
Virtual companies
Greater choice
(Pilihan yang besar)
Emphasis on service
(penekanan pada layanan)
Speed and flexibility
✅
Supply chains
(kuota)
✅
E-commerce
✅
Technological
advances
✅
Knowledge
✅
Environment and
social responsibilities
1.
Jelaskan pengertian dari
1.
Manajemen Operasi (10)
2.
Starategi Operasi (10)
3.
Perencanaan stategis (10)
4.
Pay off (10)
2.
Sebutkan dan jelaskan yang ada ketahui tentang
4 komponen penting dalam statergi Operasi? (30)
3.
Jelaskan tahap-tahap dalam proses pengambilan
keputusan? (30)
Saturday, December 10, 2016 Chapter 3 | Peramalan (Forecasting)