Antijamur Minyak Atsiri Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.) Terhadap Candida albicans dan Kesetaraannya dengan Mikonazol Nitrat Serta Profil Komponen Minyak Atsirinya - Ubaya Repository
Teks penuh
Dokumen terkait
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) terhadap tahapan perkembangan embrio praimplantasi,
Minyak atsiri rimpang temu giring mempunyai aktivitas antij terhadap Candida albicans dengan KHM 0,25% v/v, zat berkhasiat yang berfungsi sebagai antijamur adalah 1,
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) mempunyai efek penurunan kadar kolesterol total pada
PENGARUH EKSTRAK RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) TERHADAP PERKEMBANGAN EMBRIO PRAIMPLANTASI MENCIT (Mus musculus) SWISS WEBSTER.. Universitas Pendidikan Indonesia
STUDI PEMBUATAN TABLET EKSTRAK RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) DENGAN METODE GRANULASI BASAH DAN CETAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) terhadap tahapan perkembangan embrio praimplantasi,
Tanaman yang dapat digunakan sebagai anti jamur adalah rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) dan daun Daun sirih hijau (Piper betle Linn) yang memiliki kandungan
Minyak atsiri rimpang temu giring (Curcuma heyneana Val & Zijp) memiliki sifat antijamur terhadap Candida albicans dengan kadar hambat minimal (KHM) 0,25% v/v. Formulasi krim dilakukan untuk mengoptimalkan daya lekat minyak atsiri pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi krim terhadap sifat fisik dan daya antijamur minyak atsiri rimpang temu giring terhadap Candida