• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMAS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMAS"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

i

UNI VERSI TAS BI NA NUSANTARA

_________________________________________________________________________

Program Studi Ganda

Teknik I ndustri – Sistem I nformasi

Skripsi Sarjana Program Ganda Semester Ganjil 2006/ 2007

Analisis dan Perancangan Sistem I nformasi Pengendalian Kualitas Pada Produk bitmap dengan Metode DMAI C di PT. Percetakan Penebar Sw adaya

SKRI PSI PROGRAM GANDA UNI VERSI TAS BI NA NUSANTARA

Andry Suryawan 0600663525

ABSTRAK

Masalah yang dihadapi oleh PT. Percetakan Penebar Swadaya saat ini adalah adanya komplain dari pelanggan terhadap kualitas majalah yang diproduksi. Hal ini diakibatkan oleh kurang ketatnya proses sortir yang dilakukan oleh perusahaan sehingga majalah defect sampai ke tanggan pelanggan. Selain itu, proses di bagian lain seperti cetak, susun, dan potong juga perlu terus ditingkatkan agar kualitas produk dapat dijaga. Oleh karena itu penulis merasa perlu mengusulkan pemecahan masalah untuk menjaga kualitas produk sebelum sampai ke tangan pelanggan.

Metode yang digunakan untuk pemecahan masalah atas kualitas produk ini yaitu menggunakan metode Define, Measure, Analyze, dan I mprove (DMAI C) yang terdapat di dalam Six Sigma. Metode DMAI C ini terdiri dari serangkaian langkah-langkah mendetil yang diharapkan bisa memecahkan masalah timbulnya cacat dan bagaimana cara mengurangi variasi cacat yang timbul. Dengan demikian, dengan menggunakan metode DMAI C ini, perusahaan dapat mengurangi komplain dari pelanggan sehingga menaikkan image perusahaan.

Dari sistem informasi pengendalian kualitas yang telah dibuat ini, perusahaan dapat dengan mudah mengidentifikasi, mengukur, menganalisa, dan melakukan tindakan perbaikan di proses selanjutnya berdasarkan data historis. Hal ini juga dapat dibuktikan dengan menggunakan metoda DMAI C, penyebab cacat dan tindakan yang harus diambil dapat diketahui dengan cepat. Oleh sebab itu, dengan bantuan sistem informasi yang mengotomatisasi ini diharapkan perusahaan dapat semakin cepat menganalisa dan melakukan tindakan perbaikan atas variasi cacat yang timbul dalam proses produksi.

Kata Kunci:

(2)

ii

KATA PENGANTAR

Se b e lumnya p e nulis me ng uc a p ka n syukur d a n te rima ka sih

ke p a d a Tuha n Ya ng Ma ha Esa se hing g a d a p a t me nye le sa ika n

skrip si ini.

Walaupun tugas membuat Skripsi ini terasa berat oleh penulis, namun berkat bimbingan dari para dosen, akhirnya skripsi ini dapat diselesaikan walaupun masih jauh dari kesempurnaan.

Skripsi ini disusun berdasarkan data yang diperoleh dari tempat penulis melakukan survey ditambah dengan penjelasan dari para dosen dan buku-buku yang ada hubungannya dengan topik skripsi.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada para pembimbing yang telah meluangkan waktu untuk memberikan petunjuk dalam mewujudkan Skripsi ini, terutama kepada:

1. Orang tua dan Saudara-saudari penulis yang telah memberikan banyak dukungan, baik secara moril, materil maupun ilmu pengetahuan kepada penulis.

2. Prof.Dr.Gerardus Polla, M.App.Sc., selaku Rektor Universitas Bina Nusantara

3. Ir. Gunawarman Hartono, M.Eng., selaku Kepala Jurusan Teknik Industri. Universitas Bina Nusantara

4. Siswono. Skom. MM, selaku Kepala Jurusan Sistem Informasi. Universitas Bina Nusantara

5. Budi Aribowo, ST., M.Si., selaku Koordinator Mata Kuliah Program Ganda Manajemen-Teknik Industri dan Sistem Informasi-Teknik Industri

6. Evo Sampetua Hariandja, Ir., MM. yang selama penulisan ini telah membimbing dan memberikan masukan yang berharga untuk penyelesaian skripsi ini.

7. M. Qomarul Huda, S.Kom., M.Kom. yang selama penulisan ini telah membimbing dan memberikan masukan yang berharga untuk penyelesaian skripsi ini.

8. Adi Nugroho selaku Manajer Produksi PT. Percetakan Penebar Swadaya yang telah banyak memberi dukungan dan informasi selama penulisan skripsi ini.

(3)

iii

10. Rafael selaku Sales PT. Percetakan Penebar Swadaya yang telah banyak memberi dukungan dan informasi selama penulisan skripsi ini.

11. Seluruh dosen Universitas Bina Nusantara atas bimbingan dan pengajaran yang telah diberikan selama ini.

12. Semua pihak yang telah membantu penyusunan skripsi ini baik secara langsung maupun tidak langsung yang mungkin terlewatkan dan tidak dapat disebutkan satu persatu.

Semoga semua kebaikan dan kemurahan hati mereka akan mendatangkan berkah berupa kesehatan dan kebahagiaan untuk mereka dan keluarga. Penulis menyadari masih banyak kekurangan–kekurangan di dalam Skripsi ini, sehingga penulis sangat mengharapkan bantuan berupa saran dan kritik dari para dosen serta cara-cara yang baik untuk menyusun karya ilmiah di masa yang akan datang. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi pembaca dan semua pihak yang membutuhkan.

Jakarta, 31 Januari 2007 Penulis

(4)

DAFTAR ISI

Halaman

Abstrak i

Kata Pengantar ii

Daftar Isi iv

Daftar Gambar viii

Daftar Diagram x

Daftar Tabel xi

Daftar Lampiran L1

BAB 1 PENDAHULUAN 1

1.1. Latar Belakang 1

1.2. Identifikasi dan Perumusan Masalah 3

1.3. Ruang Lingkup 4

1.4. Tujuan dan Manfaat 5

BAB 2 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 6

2.1. Sejarah Perusahaan 6

2.2. Jasa Pelayanan 8

2.3. Produk yang Dihasilkan 9

2.4. Proses Produksi 10

2.5. Ruang Lingkup Perusahaan dan Struktur Organisasi 18

(5)

v

BAB 3 LANDASAN TEORI 22

3.1. Pengertian Kualitas 22

3.2. Statistical Process Control (SPC) 23

3.2.1. Pengertian Statistical Process Control 23 3.2.2. Tujuan dari Statistical Process Control (SPC) 23

3.3. Definisi Data dalam Konteks Statistical Process Control (SPC) 24

3.4. Variasi 25

3.4.1. Variasi Penyebab Khusus (Special Causes) 26 3.4.2. Variasi Penyebab Umum (Common Causes) 26

3.5. Six Sigma 27

3.5.1. Pengertian Six Sigma 27

3.5.2. Tujuan Six Sigma 27

3.5.3. Six Sigma dari Sudut Pandang Statistik 28 3.5.4. Langkah-Langkah Penerapan Six Sigma 30 3.5.5. Karakeristik Kualitas Kunci (Critical to Quality) 32

3.5.6. Sigma Quality Level 33

3.6.6. Peta Kontrol (Control Chart) 40

3.6.7. Kapabilitas Proses 43

3.6.7.1. Kapabilitas 43

3.6.7.2. Kapabilitas Proses 44

3.6.7.3. Indeks Kapabilitas 44

3.6.7.4. Keuntungan Analisis Kapabilitas Proses 45 3.6.8 Diagram Sebab Akibat (Cause and Effect Diagram) 46 3.6.9. Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) 48

3.7. Sistem 54

3.8. Informasi 56

3.9. Sistem Informasi 57

3.10. Unified Modelling Language (UML) 57

3.10.1. Sejarah UML 57

3.10.2. Konsep Bahasa UML 59

(6)

vi

3.11. Object Oriented Analysis and Design (OOAD) 60

3.12. System Choice 62

3.13. Problem Domain Analysis 63

3.13.1 Classes 63

3.13.2. Structure 64

3.13.3. Behavior 67

3.14. Application Domain Analysis 68

3.14.1. Usage 68

3.14.2. Function 69

3.14.3. Interface 69

3.15. Architectural Design 70

3.15.1. Criteria 70

3.15.2. Components 70

3.15.3. Processes 71

BAB 4 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH 72

4.1. Teknik Pengumpulan Data dan Penentuan Parameter 80

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN 81

5.1. Tahapan Pengolahan Data 81

5.1.1. Define 81

5.1.1.1. Mengidentifikasi Produk dan Proses yang Diteliti 81 5.1.1.2. Mendefinisikan Proses Kunci dengan Metode SIPOC Diagram 86 5.1.1.3. Mendefinisikan Kebutuhan Pelanggan (VOC) 87

5.1.1.4. Menetapkan Pernyataan Tujuan dari Proyek Six Sigma 88

5.1.2. Measure 90

5.1.2.1. Karakteristik Kualitas Kunci (Critical to Quality) 90 5.1.2.2. Pengendalian Proses Statistik (Statistical Process Control) 90

5.1.3. Analyze 97

5.1.3.1. Diagram Pareto 97

5.1.3.2. Diagram Sebab Akibat (Fishbone Diagram) 99 5.1.3.3. FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) 103

5.2. Tahapan Usulan Peningkatan dan Penerapan 107

5.2.1. Improve 107

(7)

vii

5.4. Pengembangan Sistem Informasi 111 5.4.1. Analisis dan Pembahasan Sistem Berjalan 111 5.4.2. Pembahasan Sistem Usulan 113

5.4.3. Kriteria FACTOR 115

5.5. Problem Domain Analysis 116

5.5.1 Event Table 116

5.5.2. Statechart Diagram 118

5.6. Application Domain Analysis 120

5.6.1. Use Case Diagram 120

5.6.2. Function List 129

5.6.3. Sequence Diagram 130

5.6.4. Navigation Diagram 136

5.7. Architecture Design 137

5.7.1 Criteria 137

5.7.2 Component Diagram 139

5.7.3 Deployment Diagram 140

5.8. Rancangan Layar 141

5.9. Pemprogaman 154

5.10. Technical Platform 154

BAB 6 Kesimpulan dan Saran 156

6.1 Kesimpulan 156

(8)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Proses Produksi Majalah 10

Gambar 2.2 Bagian Pracetak 12

Gambar 2.3 Mesin Cetak Majalah 13

Gambar 2.4 Proses Susun 14

Gambar 2.5 Mesin Lem 15

Gambar 2.6 Mesin Potong 16

Gambar 2.7 Proses Sortir Manual 17

Gambar 2.8 Proses Packaging 17

Gambar 2.9 Struktur Organisasi PT. Percetakan Penebar Swadaya 19 Gambar 3.1 Urutan Six Sigma (DMAIC) 32

Gambar 3.2 Histogram 35

Gambar 3.3 Diagram Pareto 36

Gambar 3.4 Contoh Diagram SIPOC 38 Gambar 3.5 Penggunaan Peta Kontrol 41 Gambar 3.6 Contoh Peta Kendali (Peta P) 43

Gambar 3.7 Contoh Diagram Fishbone 48

Gambar 3.8 Contoh FMEA 49

Gambar 3.9 Struktur Sistem 56

Gambar 3.10 Terbentuknya Unified Modelling Language (UML) 58

Gambar 3.11 System Context 61

Gambar 3.12 System Architecture 61

Gambar 3.13 Aktivitas-Aktivitas dalam OOAD 62

Gambar 3.14 Compositon Structure 64

Gambar 3.15 Aggregation Structure 65

Gambar 3.16 Assocation Structure 65

Gambar 3.17 Generalization Structure 66

Gambar 3.18 Cluster Structure 66

Gambar 3.19 Statechart Diagram 67

Gambar 3.20 Use Case Diagram 68

Gambar 3.21 Function 69

Gambar 3.22 Deployment Diagram 71

Gambar 4.1 Metodologi Pemecahan Masalah 73 Gambar 4.1 Metodologi Pemecahan Masalah (Lanjutan) 74 Gambar 4.1 Metodologi Pemecahan Masalah (Lanjutan) 75 Gambar 4.1 Metodologi Pemecahan Masalah (Lanjutan) 76 Gambar 4.1 Metodologi Pemecahan Masalah 77 Gambar 5.1 Histogram Data Penyebab Jenis Cacat Bulan Ags 2005 – Juli 2006 85

Gambar 5.2 Project Charter 89

Gambar 5.3 Peta Kendali P Majalah bitmap 94

(9)

ix

Gambar 5.5 Rich Picture Sistem Informasi yang Diusulkan 114

Gambar 5.6 User Interface Login 141

(10)

x

DAFTAR DIAGRAM

Halaman

Diagram 5.1 Diagram SIPOC Proses Sortir Majalah bitmap 87 Diagram 5.2 Diagram Pareto majalah bitmap 98 Diagram 5.3 Diagram Fishbone Defect untuk Proses Sortir 100 Diagram 5.4 Diagram Fishbone Defect untuk Proses Susun 101 Diagram 5.5 Diagram Fishbone Defect untuk Proses Pemotongan 102

Diagram 5.6 Class Diagram 117

Diagram 5.7 Class Diagram dengan atribute 117

Diagram 5.8 Statechart Diagram PPKP 118

Diagram 5.9 Statechart Diagram Manajer Produksi 118 Diagram 5.10 Statechart Diagram Kepala Sortir 118

Diagram 5.11 Statechart Diagram Proyek Six Sigma 119 Diagram 5.12 Statechart Diagram Form Data Defect 119 Diagram 5.13 Statechart Diagram Kantong Order 119

Diagram 5.14 Use Case Diagram 120

Diagram 5.15 Uraian Use Case Diagram untuk proses Define 121 Diagram 5.16 Uraian Use Case Diagram untuk proses Measure 122 Diagram 5.17 Uraian Use Case Diagram untuk proses Analyze 122 Diagram 5.18 Uraian Use Case Diagram untuk proses Improve 123 Diagram 5.19 Uraian Use Case Diagram untuk proses Control 123

Diagram 5.20 Sequence Login 130

Diagram 5.21 Sequence Menginput data Kantong Order 130 Diagram 5.23 Sequence Measure 132

Diagram 5.24 Sequence Analyze 133

Diagram 5.25 Sequence Improve 133

Diagram 5.26 Sequence Control 134

Diagram 5.27 Sequence Mencetak Laporan 134

Diagram 5.28 Sequence Entry Form Data Defect 135

Diagram 5.29 Navigation Diagram 136

Diagram 5.30 Component Diagram 139

(11)

xi Tabel 5.2 Data Persentase Error Majalah Bulan Agustus 2005 – Juli 2006 83 Tabel 5.3 Data Penyebab Defects (Jenis) Cacat Produk Majalah bitmap Bulan Agustus 2005 – Juli 2006 84 Tabel 5.4 Data Penyebab Defects (Jenis) dari Klien Majalah bitmap Bulan Agustus 2005 – Juli 2006 85 Tabel 5.5 Data Pengamatan Cacat Majalah bitmap 91 Tabel 5.6 Perhitungan UCL dan LCL Peta P 93

Tabel 5.7 Data Jenis Cacat 98

Tabel 5.8 FMEA Proses Sortir 104

Tabel 5.9 FMEA Proses Susun 105

Tabel 5.10 FMEA Proses Pemotongan 106

Tabel 5.11 Usulan Form “Data Defect” 109

Tabel 5.12 Kriteria FACTOR 115

Tabel 5.13 Event Table 116

Tabel 5.14 Use Case Specification PPKP 124 Tabel 5.15 Use Case Specification Manajer Produksi 124 Tabel 5.16 Use Case Specification Kepala Sortir 125 Tabel 5.17 Use Case Specification Login 125 Tabel 5.18 Use Case Specification Menginput Data Kantong Order 126 Tabel 5.19 Use Case Specification Mengentry Form ”Data Defect Majalah” Harian 126

Tabel 5.20 Use Case Specification Define 127

Tabel 5.21 Use Case Specification Measure 127

Tabel 5.22 Use Case Specification Analyze 127

Tabel 5.23 Use Case Specification Improve 128

Tabel 5.24 Use Case Specification Control 128

Tabel 5.25 Function List 129

Referensi

Dokumen terkait

Kriteria Keaktifan Frek. Dengan demikian jumlah siswa ya- ng memiliki kkeaktifan belajar tidak aktif, cukup aktif, dan kurang aktif lebih banyak dibandingkan jumlah

Intervensi yang GLODNXNDQ GHQJDQ PLFUR¿EHU WULDQJOH SLOORZ 0LFUR¿EHU WULDQJOH SLOORZ EHUVLIDW NDOL OHELK KDOXV dari sutra dan 30 kali lebih halus dari katun, sehingga gaya gesek

Dalam penilitian ini akan dibahas terkait dengan Strategi Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan

Adapun alat media yang digunakan Guru mata Pelajaran Al Qur’an. Hadist ini adalah : Laptop, Speaker kecil, dan LCD

Pengguna Narkoba Menggunakan Metode Learning Vector Quantization (LVQ) ” dapat diketahui bahwa parameter seperti learning rate , pengali learning rate , jumlah data

TEXT COMPLEXITY OF SENIOR HIGH SCHOOL ENGLISH TEXTBOOKS: A SYSTEMIC FUNCTIONAL PERSPECTIVE.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |

Latar Belakang ( memuat maksud dan tujuan PPL, permasalahan yang timbul dari hasil observasi kelas)..

Penambahan air tanah pada pori-pori tanah atau batuan akan memperbesar beban dan pada akhirnya menimbulkan gaya penggerak yang dapat mengakibatkan terjadinya longsor. Kondisi