Analisis Perbandingan Efisiensi Bank Syariah di Indonesia Dengan Metode Data Envelopment Analysis (periode Tahun 2005) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil penelitian pada kelima unit usaha syariah yang diteliti yaitu Bank Danamon, Bank Internasional Indonesia, Bank CIMB NIAGA, Bank DKI dan BPD Yogyakarta
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bank-bank umum syariah yang tetap mengalami efisiensi 100 persen adalah Bank Mega Syariah, Bank Panin Syariah dan Maybank
Bank Tabungan Negara Syariah (BTNS) masih kurang efisien dalam penggunaan input beban administrasi umum dan beban lain-lain, selain itu output yang dihasilkan BTNS juga tidak
Penelitian selanjutnya dapat mengembang- kan penelitian ini dengan membandingan tingkat efisiensi antara Bank Umum Konvensional dengan Bank Umum Syariah, BPR Konvensional
Dengan menggunakan metode parametrik didapatkan bahwa bank yang paling efisiensi adalah bank swasta devisa sedangkan penelitian berikutnya menggunakan metode
Bagaimanakah perbandingan indeks pelaporan sosial keislaman (Indeks PSKI) pada tema investasi dan keuangan antara bank-bank umum syariah di Indonesia.. Bagaimanakah perbandingan
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkandan mengetahui kinerja perbankan syariah di Indonesia khususnya Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) pada
Sedangkan pada tahun 2011, dengan skor efisiensi 0,975 (97,5%) berarti tidak efisien, agar berubah menjadi efisien dengan skor 1 (100%) Bank Mega Syariah